<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>MaximaDAILY Berita terpercaya dari sumber berita &amp; : Bekasi Raya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/rss/category/bekasi-raya</link>
<description>MaximaDAILY Berita terpercaya dari sumber berita &amp; : Bekasi Raya</description>
<dc:language>id</dc:language>
<dc:rights>MaximaDAILY @ 2023</dc:rights>

<item>
<title>Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bekasi-diminta-jadi-percontohan-nasional-penegakan-ham-bagi-penyandang-disabilitas-mental</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bekasi-diminta-jadi-percontohan-nasional-penegakan-ham-bagi-penyandang-disabilitas-mental</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2fd0c5a68a.jpg" length="126007" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 13:52:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Kota Bekasi</strong> — Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi percontohan nasional dalam penegakan hak asasi manusia (HAM) bagi penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas mental dan psikososial. Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan melalui penguatan layanan yang terintegrasi, termasuk rehabilitasi sosial, layanan kesehatan, fasilitas, dan dukungan anggaran.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kalau saran saya, mungkin nanti diajukan juga di Komisi XIII. Kota Bekasi ini menjadi percontohan nasional penegakan HAM bagi penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas mental dan psikososial,” ujar Rieke dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI dalam rangka Pengawasan Pemenuhan dan Perlindungan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental dalam Penyelenggaraan Rehabilitasi Sosial di Yayasan Galuh, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2026).</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Rieke menilai penguatan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun model tersebut. Rumah sakit dan puskesmas perlu memiliki fasilitas serta layanan yang mampu memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas mental dan psikososial, termasuk dukungan layanan psikiatri. “Bagaimana kelengkapan rumah sakit dan puskesmasnya harus mempunyai klinik psikiatrik tertentu. Begitu, itu juga menjadi penting,” katanya.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Disamping itu Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menuturkan  pemenuhan hak penyandang disabilitas merupakan tanggung jawab negara sehingga perlu didukung melalui pembiayaan pemerintah pusat dan daerah. Ia juga mendorong agar temuan terkait fasilitas dan honorarium pengurus di Yayasan Galuh menjadi bahan pembahasan serta tindak lanjut Komisi XIII DPR RI.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Karena sebetulnya ini, pada undang-undang dasar menyatakan jelas bahwa seharusnya ini menjadi tanggung jawab negara. Anggaran APBN, APBD saya kira kita bisa konstruksikan sama-sama,” jelasnya.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Rieke juga secara khusus mendorong perbaikan infrastruktur Yayasan Galuh sebagai bagian dari langkah konkret penguatan layanan penyandang disabilitas di Kota Bekasi. Ia berharap dukungan pemerintah dapat diwujudkan melalui program yang melibatkan kementerian terkait, sehingga hasil kunjungan Komisi XIII dapat ditindaklanjuti secara nyata.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Karena jangan sampai Komisi XIII nyampe sini nggak bawa apa-apa. Jadi setidaknya perbaikan infrastruktur ini bagaimana kalau kita ajukan. Minimal Yayasan Galuh ini habis Komisi XIII datang, bangunannya dibenerin,” pungkas Rieke.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi Robert TP Siagian mengungkapkan pelayanan terhadap warga binaan Yayasan Galuh dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, antara lain Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, serta RSUD Jatisampurna. Kerja sama tersebut mencakup layanan kesehatan dan pemeriksaan rutin bagi warga binaan.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Sebagaimana tadi disampaikan bahwa Yayasan Galuh merupakan bagian juga bersama Dinas Sosial. Kami melakukan kolaborasi dalam pelayanannya. Di RSUD Jatisampurna ada khusus untuk kesehatan rawat inap pasien jiwa, dan secara rutin setahun sekali warga binaan di Yayasan Galuh diperiksa. Setiap bulan kami juga bekerja sama dengan puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan rutin,” ujarnya.</span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menambahkan, Dinas Sosial Kota Bekasi terus berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan yang tersedia, termasuk bantuan pemenuhan kebutuhan makanan bagi warga binaan. Pemerintah Kota Bekasi juga tengah memproses pemberian hibah kepada Yayasan Galuh. </span></p>
<p><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Minggu depan kami akan menyalurkan bantuan permakanan. Memang dengan segala keterbatasan jumlahnya, mudah-mudahan bisa tercukupi. Tahun ini Pemkot Bekasi juga memberikan hibah yang sedang dalam proses, jumlahnya tidak besar, sebesar Rp130 juta,” tuturnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain dukungan sosial dan kesehatan, Dinas Sosial bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga melakukan pendataan terhadap warga binaan baru yang belum memiliki atau belum teridentifikasi identitas kependudukannya. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kecamatan dan kelurahan. </span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Apabila ada warga binaan baru yang identitasnya belum teridentifikasi, kami bekerja sama dengan Dinas Kependudukan, kecamatan, dan kelurahan untuk melakukan pemeriksaan. Proses-proses bertahap ini yang sedang kami lakukan dengan segala keterbatasan,” imbuhnya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DLH Kota Bekasi Kembali Laporkan Dugaan Pencemaran Kali Bekasi ke KLH/BPLH</title>
<link>https://www.maximadaily.com/dlh-kota-bekasi-kembali-laporkan-dugaan-pencemaran-kali-bekasi-ke-klhbplh</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/dlh-kota-bekasi-kembali-laporkan-dugaan-pencemaran-kali-bekasi-ke-klhbplh</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9edcfaf1864.jpg" length="117185" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 07:33:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Kota Bekasi</strong> — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi kembali melaporkan dugaan pencemaran Kali Bekasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) setelah air sungai kembali berubah menjadi hitam dan menimbulkan bau tidak sedap.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tim DLH Kota Bekasi mendeteksi aliran air berwarna hitam dan berbau menyengat sejak 30 Agustus 2026 di kawasan perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada 31 Agustus 2026, aliran tersebut terpantau bergerak perlahan menuju wilayah Kota Bekasi akibat debit sungai yang sangat kecil. Sehari kemudian, 1 September 2026, kondisi air di Bendungan Presdo terpantau mulai berbusa dan mengeluarkan aroma tidak sedap.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Temuan terbaru tersebut langsung dilaporkan DLH Kota Bekasi kepada KLH/BPLH RI, disertai data hasil pemantauan dan kegiatan susur sungai bersama Komunitas Peduli Ciliwung-Cikeas (KP2C) dan TNI Angkatan Laut pada 27 Agustus 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebelumnya, hasil pengujian UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kota Bekasi terhadap sampel air yang diambil pada 20 dan 22 Juli 2026 menunjukkan sejumlah parameter kualitas air melebihi baku mutu, antara lain TSS, BOD, COD, penurunan DO, kandungan nikel, seng, tembaga, serta Fecal Coliform.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas dugaan pencemaran lintas wilayah tersebut, DLH Kota Bekasi juga telah meminta fasilitasi pengawasan kepada DLH Provinsi Jawa Barat. Pada 10 Agustus 2026, KLH/BPLH RI kemudian menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait untuk membahas langkah penanganan pencemaran.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Salah satu tindak lanjut yang disepakati adalah pengawasan terhadap industri, pengawasan izin pemanfaatan air, serta usulan pengawasan lapangan terhadap dugaan pembuangan limbah ilegal melalui “pipa siluman”.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, hasil susur sungai bersama KP2C dan TNI AL pada 27 Agustus 2026 tidak menemukan pipa siluman maupun aktivitas pembuangan limbah industri di sepanjang aliran Kali Bekasi yang berada dalam wilayah administrasi Kota Bekasi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">DLH Kota Bekasi memastikan pemantauan dan koordinasi lintas wilayah bersama KLH/BPLH RI terus dilakukan untuk mendorong penindakan terhadap sumber pencemaran yang diduga berasal dari wilayah hulu serta mempercepat pemulihan kualitas dan ekosistem Kali Bekasi. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia</title>
<link>https://www.maximadaily.com/erupsi-anak-krakatau-berdampak-ke-bekasi-tri-minta-perhatian-lebih-untuk-anak-dan-lansia</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/erupsi-anak-krakatau-berdampak-ke-bekasi-tri-minta-perhatian-lebih-untuk-anak-dan-lansia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9edc49caf49.jpg" length="95023" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 22:47:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Kota Bekasi</strong> - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa masyarakat Kota Bekasi tidak perlu panik menyikapi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mulai terpantau di sejumlah wilayah Kota Bekasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pemerintah Kota Bekasi terus memantau perkembangan situasi bersama perangkat daerah dan unsur terkait. Sampai saat ini, kondisi di Kota Bekasi masih aman dan terkendali serta belum terdapat laporan dampak signifikan terhadap masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Warga Bekasi tidak perlu panik. Sampai saat ini situasi masih aman dan terkendali, tidak ada dampak signifikan yang kami terima. Tetapi kita tetap harus waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi yang berwenang,” kata Tri di Bekasi, Minggu (6/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tri meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar ruang. Warga juga diimbau menggunakan masker dan kacamata guna menghindari paparan abu secara langsung, khususnya bagi lansia dan anak.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Sebaiknya kurangi aktifitas diluar jika tidak ada keperluan mendesak, gunakan masker atau kacamata. Dan yang perlu mendapat perhatian lebih adalah anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap kualitas udara," ungkapnya</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi melalui perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan aktivitas Anak Gunung Krakatau dan potensi dampaknya terhadap wilayah Kota Bekasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami terus pantau dan koordinasi dengan instansi terkait. Kalau ada perkembangan yang perlu diketahui masyarakat, akan kami sampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bekasi. Jadi tetap tenang, tetap waspada, dan jangan mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya,” tutur Tri. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Kembali Penataan Pasar Baru, Walikota Bekasi Lakukan Percepatan Penataan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tinjau-kembali-penataan-pasar-baru-walikota-bekasi-lakukan-percepatan-penataan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tinjau-kembali-penataan-pasar-baru-walikota-bekasi-lakukan-percepatan-penataan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a959233e5a5f.jpg" length="106320" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 21:42:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Bekasi</span></b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"> – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi Pasar Baru Bekasi setelah lapak pedagang yang sebelumnya berada di sepanjang Jalan Prof. Moh. Yamin direlokasi. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan penataan sekaligus memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan baik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Tri juga mengecek sejumlah lokasi yang sedang menjalani proses renovasi, khususnya di Blok 2 Pasar Baru. Penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk PT Mitra Patriot (PTMP), sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi pasar dan memberikan fasilitas yang lebih layak bagi pedagang maupun pengunjung.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Tidak hanya melihat kondisi fisik pasar, Tri juga berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Sejumlah pedagang menyampaikan keluhan mengenai harga sewa lapak yang dinilai cukup tinggi serta kondisi pengunjung yang masih sepi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Berdasarkan keluhan yang disampaikan, harga sewa lapak saat ini berada di kisaran Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang akan dibahas lebih lanjut oleh Pemerintah Kota Bekasi bersama PTMP.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Penataan pasar harus dilakukan dengan melihat kondisi dan keberlangsungan pedagang. Kita tidak hanya membenahi bangunannya, tetapi juga harus mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka, termasuk soal harga sewa dan aktivitas pengunjung,” ujar Tri.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Tri mengatakan, pemerintah bersama PTMP akan mengkaji berbagai persoalan tersebut secara menyeluruh. Pembahasan lanjutan direncanakan dilakukan pada Senin mendatang agar dapat ditemukan solusi yang tepat dan tetap memperhatikan kepentingan pedagang.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Kita akan diskusikan untuk mencari solusi terbaiknya. Targetnya bukan hanya pasar menjadi lebih tertata, tetapi bagaimana pedagang bisa berusaha dengan nyaman dan pengunjung kembali ramai datang ke Pasar Baru,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Salah seorang pedagang, Berlan (54), menyampaikan harapannya agar penataan yang dilakukan pemerintah dapat diikuti dengan upaya meningkatkan jumlah pengunjung.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Kami para pedagang berharap pasar semakin ramai dan kembali laris dagangannya. Kalau tempatnya sudah diperbaiki, kami juga berharap harga sewanya bisa disesuaikan agar tidak terlalu memberatkan pedagang,” ungkap Berlan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"><o:p></o:p></span><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa pembenahan Pasar Baru akan dilakukan secara bertahap. Selain memperbaiki dan menata fasilitas, pemerintah juga perlu mencari strategi agar Pasar Baru kembali menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan yang ramai dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hobi Ngopi Warga Bekasi: Dari Sekadar Gaya Hidup Menjadi Ruang Produktivitas Baru</title>
<link>https://www.maximadaily.com/hobi-ngopi-warga-bekasi-dari-sekadar-gaya-hidup-menjadi-ruang-produktivitas-baru</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/hobi-ngopi-warga-bekasi-dari-sekadar-gaya-hidup-menjadi-ruang-produktivitas-baru</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a931233bb3bd.jpg" length="84018" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 18:47:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Bekasi</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> – Tren minum kopi di Kota Bekasi kini bukan lagi sekadar aktivitas pengisi waktu luang atau gaya hidup musiman. Berdasarkan pantauan terbaru pada akhir pekan ini, puluhan <i>coffee shop</i> berkonsep unik di kawasan Bekasi—mulai dari pusat kota hingga area residensial seperti Galaxy dan Rawalumbu—dipadati oleh pengunjung dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda dan pekerja digital.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Fenomena ini menandai pergeseran fungsi <i>coffee shop</i>. Tempat ngopi kini telah bermutasi menjadi ruang komunal yang produktif, atau yang populer dengan istilah tempat <i>Work from Cafe</i> (WFC). Keberadaan fasilitas Wi-Fi berkecepatan tinggi, area semi-outdoor yang asri, hingga konsep arsitektur lanskap yang estetis menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berjam-jam.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Perubahan perilaku konsumen ini diakui langsung oleh para pelaku usaha lokal. Pemilik salah satu jaringan kopi estetik di Bekasi mengungkapkan bahwa jam sibuk kedai kopi kini tidak hanya terjadi pada malam hari atau akhir pekan saja.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Sejak tren bekerja fleksibel meningkat, meja-meja kami justru mulai penuh sejak pagi hari oleh orang-orang yang membawa laptop. Mereka tidak hanya membeli kopi, tetapi juga mencari atmosfer yang tenang dan mendukung kreativitas mereka yang tidak didapatkan di rumah atau kantor konvensional," ujar Rian, pemilik kedai kopi lokal.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Selain kenyamanan ruang, variasi menu juga menjadi strategi utama para pengusaha kopi di Bekasi untuk bertahan di tengah persaingan yang ketat. Mulai dari kreasi es kopi susu lokal, racikan <i>mocktail</i> kopi yang segar, hingga menu makanan berat bergaya fusion kini dihadirkan untuk memanjakan lidah pengunjung yang kian selektif.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Dengan ekosistem yang terus berkembang ini, industri <i>coffee shop</i> di Bekasi diprediksi akan tetap tumbuh subur. Kehadiran tempat-tempat ngopi ini tidak hanya menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah, tetapi juga sukses membentuk budaya baru masyarakat urban Bekasi yang lebih dinamis dan produktif. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragedi Subuh di Cikarang: Ledakan Gas LPG 3 Kg Tewaskan Ayah dan Anak</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tragedi-subuh-di-cikarang-ledakan-gas-lpg-3-kg-tewaskan-ayah-dan-anak</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tragedi-subuh-di-cikarang-ledakan-gas-lpg-3-kg-tewaskan-ayah-dan-anak</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a9308ecc4a21.jpg" length="134255" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:18:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Bekasi</strong> – Insiden memilukan melanda satu keluarga di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Sebuah ledakan tabung gas LPG 3 kg mengakibatkan seorang ayah bernama Deni Setiawan (36) dan anak kandungnya, Raihan Alfarizky (7), meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis darurat akibat luka bakar ekstrem.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, sang ibu (Enah) berniat menghangatkan nasi, namun kompor tidak kunjung menyala akibat diduga adanya kebocoran gas yang memenuhi ruangan. Ketika kerabat berusaha membantu memperbaiki tabung gas, seketika ledakan hebat satu kali terjadi dan menyambar seluruh anggota keluarga yang terjebak di dalam rumah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Keluarga korban sekaligus saksi mata yang tinggal berse</span><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">belahan langsung mengonfirmasi suara dentuman keras tersebut saat fajar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Katanya itu gas ada yang bocor. Dia minta tolong sama mant</span><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">unya, minta dibenerin. Tiba-tiba satu kali meledak. Pokoknya ngebledug gitu kedengarannya," ujar Tami (55), selaku bibi korban, menceritakan kembali kronologi awal insiden memilukan tersebut kepada pihak media.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Hingga kini, empat korban luka lainnya masih harus menjalani perawatan intensif. Sang ibu dilaporkan dalam kondisi kritis di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi karena mengalami luka bakar serius. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, jenazah ayah dan anak yang menjadi korban tewas kini telah dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum terdekat. Kasus ledakan ini kini tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut Bantargebang Jadi Pusat Inovasi Lingkungan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/wali-kota-bekasi-tri-adhianto-sebut-bantargebang-jadi-pusat-inovasi-lingkungan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/wali-kota-bekasi-tri-adhianto-sebut-bantargebang-jadi-pusat-inovasi-lingkungan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8efa06ab8c9.jpg" length="81977" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:51:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><b><span style="color: rgb(55, 65, 81); background: white;">Kota Bekasi</span></b><span style="color: rgb(55, 65, 81); background: white;"> - Pemerintah Kota Bekasi hari ini melaksanakan ground breaking pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Bantargebang. Momentum tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya mengubah pengelolaan sampah sekaligus mendorong lahirnya kawasan yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.</span><span style="color: rgb(55, 65, 81);"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa ground breaking PSEL hari ini bukan sekadar dimulainya pembangunan fasilitas pengolahan sampah, tetapi menjadi titik awal perubahan wajah Bantargebang. Kawasan yang selama ini identik sebagai tempat pembuangan sampah diharapkan ke depan dapat berkembang menjadi pusat pengolahan sampah, penghasil energi baru, sekaligus kawasan inovasi lingkungan.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“Bantargebang sudah lama menjadi tempat sampah. Hari ini kita mulai menjadikannya tempat lahirnya energi. Harapan ke depan, Bantargebang ini akan menjadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan industri hijau yang tentunya membawa peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Tri Adhianto.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Menurut Tri, pembangunan PSEL merupakan salah satu langkah strategis dalam mengurangi persoalan sampah di Kota Bekasi. Dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.500 ton sampah per hari, PSEL diharapkan dapat mengurangi beban sampah yang selama ini masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Namun, Tri menegaskan bahwa dimulainya pembangunan PSEL bukan berarti seluruh persoalan sampah otomatis selesai. Masih terdapat pekerjaan rumah sekitar 300 ton sampah setiap hari yang harus diselesaikan secara bersama-sama.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“PSEL ini kapasitasnya 1.500 ton per hari. Artinya masih ada PR sekitar 300 ton setiap harinya. Ini yang harus kita selesaikan bersama, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah,” tegasnya.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Tri menilai, persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari rumah tangga, sekolah, perkantoran, pusat perbelanjaan, pelaku usaha, pedagang, hingga lingkungan masyarakat harus mengambil peran dalam mengurangi timbulan sampah.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Menurutnya, teknologi merupakan bagian penting dari solusi, tetapi bukan satu-satunya jawaban dalam menyelesaikan persoalan persampahan.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“Tapi teknologi saja tidak cukup. Sebagus apa pun teknologinya, pengelolaan sampah tidak akan berhasil tanpa kesadaran masyarakat. Karena itu, perubahan harus dimulai dari rumah: bagaimana kita mengurangi sampah, memilah dan membuangnya dengan benar,” katanya.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Ia pun mengajak masyarakat Kota Bekasi menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari. Sampah organik dan anorganik perlu dipisahkan sejak dari sumbernya agar dapat dikelola dengan lebih baik dan jumlah sampah yang harus diolah semakin berkurang.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Bagi Tri, ground breaking PSEL hari ini harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran baru bahwa sampah bukan hanya persoalan yang harus dibuang, tetapi juga memiliki potensi untuk diolah menjadi sumber energi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Tri berharap kehadiran PSEL Bantargebang tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan sampah, tetapi juga menjadi awal perubahan besar dalam membangun ekosistem lingkungan yang berkelanjutan.</span></span><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="--tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / 0.5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“Bantargebang harus kita ubah. Dari tempat sampah menjadi tempat lahirnya energi baru, menjadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan industri hijau. Tetapi semua itu hanya bisa terwujud kalau pemerintah, dunia usaha dan masyarakat bergerak bersama,” pungkasnya.</span> (red/ist)</span></span></span><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p></o:p></span></b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buntut Dugaan Pungli PKL di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Kewilayahan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/buntut-dugaan-pungli-pkl-di-plaza-patriot-wali-kota-bekasi-nonaktifkan-5-pejabat-kewilayahan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/buntut-dugaan-pungli-pkl-di-plaza-patriot-wali-kota-bekasi-nonaktifkan-5-pejabat-kewilayahan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d2cbfb4508.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 13:31:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Bekasi</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> – Langkah tegas diambil oleh Pemerintah Kota Bekasi dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan menata kesemrawutan kota. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi menonaktifkan sementara lima pejabat struktural dan operasional di lingkungan Pemkot Bekasi mulai Senin (24/8/2026). <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Keputusan berani ini diambil menyusul temuan mengejutkan saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan langsung oleh Wali Kota di kawasan Taman Plaza Patriot Chandrabhaga, Kecamatan Bekasi Selatan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sidak yang digelar pada Sabtu (22/8/2026) malam tersebut mengungkap adanya puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat berjualan di area fasilitas publik publik yang dilarang. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Ketegangan sempat terjadi ketika beberapa oknum pedagang berdalih telah membayarkan sejumlah uang keamanan dan kebersihan agar bisa menggelar lapak di lokasi ilegal tersebut. Berdasarkan pengakuan para pedagang, dugaan pungli ini diduga kuat melibatkan kelalaian pengawasan dari jajaran aparatur wilayah setempat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Merespons pelanggaran serius ini, Wali Kota Bekasi langsung mengambil tindakan tegas demi menjaga integritas birokrasi dan kenyamanan masyarakat pengguna ruang terbuka hijau.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Hasil pemeriksaan dari pihak Inspektorat nantinya akan menjadi dasar utama bagi kami dalam menentukan langkah dan sanksi final selanjutnya. Untuk mempermudah proses investigasi yang berjalan secara intensif, sementara waktu para pejabat terkait kami bebastugaskan terlebih dahulu dari posisinya," tegas Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi, saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemkot Bekasi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kelima pejabat yang kini resmi dibebastugaskan sementara dan dipindahkan ke Kantor BKPSDM untuk menjalani pembinaan serta pemeriksaan menyeluruh meliputi Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya, Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar, Kepala UPTD GOR Yudi, Kepala UPTD Kebersihan Protokol Irwan Sukirno, serta Komandan Regu Satpol PP Kota Bekasi Aslim Khoil.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa penonaktifan ini bukanlah vonis sanksi final, melainkan prosedur wajib agar Inspektorat dapat mengusut tuntas tingkat tanggung jawab dan unsur kelalaian dari masing-masing instansi terkait. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Di sisi lain, Pemkot tetap mengizinkan para PKL untuk mencari nafkah, asalkan menempati zona-zona perdagangan resmi yang telah disediakan agar tidak mengganggu ketertiban umum. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Bekasi Siapkan Sumur Satelit untuk Warga Guna Atasi Kekeringan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pemkab-bekasi-siapkan-sumur-satelit-untuk-warga-guna-atasi-kekeringan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pemkab-bekasi-siapkan-sumur-satelit-untuk-warga-guna-atasi-kekeringan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89e0fdd956c.jpg" length="96172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 14:01:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 10.5pt; color: rgb(136, 136, 136); background: white;"><strong>Kab. Bekasi </strong>- </span><span style="color: rgb(66, 66, 66);">Pemkab Bekasi menyalurkan 5.095.300 liter air bersih dan mendorong sumur satelit mengatasi kekeringan.</span><span style="font-size: 10.5pt; color: rgb(136, 136, 136); background: white;"><o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengatakan sumur satelit di desa terdampak dapat menjadi sumber air permanen.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">"Kalau setiap desa yang wilayahnya kekurangan air paling tidak memiliki satu sumur satelit, ini bisa menjadi solusi permanen dan persoalan kekeringan sedikit demi sedikit bisa kita atasi," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 10.5pt; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Endin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda dan sarana sumber air bersih di Desa Ridomanah. <o:p></o:p></span><span style="font-size: 10.5pt; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Peresmian tersebut dilakukan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Kecamatan Cibarusah.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Menurut Endin, distribusi air menggunakan tangki masih menjadi langkah pemerintah daerah membantu warga menghadapi krisis air bersih.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">"Kalau sekarang yang bisa kita lakukan masih distribusi air bersih menggunakan tangki, masyarakat juga sudah terbiasa menyiapkan galon, ember dan sebagainya. Dengan adanya sumur satelit, kami berharap ke depan tidak ada lagi antrean seperti itu," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi mencatat kekeringan terjadi di 172 titik pada 32 desa di 11 kecamatan. Krisis air tersebut berdampak terhadap 18.801 kepala keluarga atau sekitar 57.639 jiwa di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Kekeringan juga berdampak terhadap 1.827 hektare lahan pertanian yang tersebar di 45 desa pada 15 kecamatan. Wilayah terdampak terparah berada di Kecamatan Cibarusah dengan 53 titik dan Bojongmangu sebanyak 42 titik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: georgia, palatino, serif; color: rgb(136, 136, 136); background: white;">Dampak berikutnya tercatat di Serang Baru 36 titik, Cikarang Selatan tujuh titik, dan Cikarang Pusat satu titik. Sementara wilayah utara terdampak meliputi Babelan 10 titik, Tarumajaya dua titik, Sukatani delapan titik, dan Pebayuran sembilan titik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 10.5pt; font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Dampak lainnya terdapat di Sukawangi satu titik dan Cabangbungin satu titik, sehingga distribusi air terus dilakukan. Hingga (13/8/2026), Pemkab Bekasi bersama berbagai pihak telah menyalurkan sedikitnya 5.095.300 liter air bersih kepada warga terdampak. (red/ist)</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketegangan Ruang Publik: Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL di Plaza Stadion Patriot</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ketegangan-ruang-publik-wali-kota-bekasi-tertibkan-pkl-di-plaza-stadion-patriot</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ketegangan-ruang-publik-wali-kota-bekasi-tertibkan-pkl-di-plaza-stadion-patriot</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89e7da15509.jpg" length="61322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 11:44:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi</strong> — Suasana di kawasan Plaza Stadion Patriot Chandrabaga mendadak memanas pada Sabtu malam (22/8). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto turun langsung memimpin inspeksi mendadak (sidak) penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang nekat menggelar lapak liar di area utama fasilitas publik tersebut.</p>
<p>Langkah tegas ini sempat diwarnai aksi adu mulut antara petugas dan para pedagang. Sejumlah oknum PKL melayangkan protes keras karena merasa sudah membayar uang koordinasi kepada pihak tertentu agar bisa berjualan. </p>
<p>Namun, pemerintah daerah menyatakan tidak pernah memberikan izin resmi berjualan di zona steril olahraga tersebut.</p>
<p>Di tengah situasi yang memanas, Tri Adhianto dengan nada bicara yang tegas langsung meredam perdebatan di lokasi kejadian. Beliau menekankan bahwa aturan tata ruang kota tidak dapat ditawar oleh pihak mana pun.</p>
<p>"Angkat aja angkat! Cepat angkat aja! Kenapa? Karena nggak ada pengunjung di sini, nggak ada keramaian! Bayar sama siapa? Siapa-siapa yang bayar? Tidak ada hak yang ngatur pemerintah!" tegas Wali Kota Bekasi di hadapan para pedagang yang memprotes penertiban.</p>
<p>Sidak ini sengaja digencarkan demi mempersiapkan kenyamanan fasilitas publik menjelang gelaran besar Festival Olahraga Masyarakat Kota Bekasi (FORKOT) 2026.</p>
<p>Pemkot Bekasi menegaskan tidak melarang aktivitas ekonomi warga. Melalui dinas terkait, para pedagang diarahkan untuk menempati zona kuliner yang legal di sepanjang lorong luar stadion. Langkah relokasi ini diambil agar fungsi utama plaza sebagai tempat olahraga, bermain, dan rekreasi warga tidak terganggu oleh semrawutnya lapak liar. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Krisis Air Bersih Meluas, Puluhan Ribu Warga Kabupaten Bekasi Menjerit di Puncak Kemarau</title>
<link>https://www.maximadaily.com/krisis-air-bersih-meluas-puluhan-ribu-warga-kabupaten-bekasi-menjerit-di-puncak-kemarau</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/krisis-air-bersih-meluas-puluhan-ribu-warga-kabupaten-bekasi-menjerit-di-puncak-kemarau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89bd4cefe19.jpg" length="153606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 22:10:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Bekasi</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> — Dampak ekstrem dari puncak musim kemarau panjang kian memperparah krisis lingkungan di wilayah Jawa Barat. Hingga akhir Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat bahwa bencana kekeringan telah meluas secara masif dan melanda 45 desa yang tersebar di 12 kecamatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Berdasarkan data termutakhir yang dirilis posko kedaruratan, sedikitnya 68.577 jiwa atau setara dengan 22.381 kepala keluarga (KK) kini kehilangan akses stabil terhadap air bersih untuk menopang kebutuhan hidup mendasar mereka sehari-hari.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, dan Serang Baru menjadi wilayah di zona selatan Bekasi yang menanggung beban penderitaan paling berat. Di Kecamatan Cibarusah sendiri, petaka kekeringan dilaporkan mengunci 60 titik lokasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sumur bor milik warga yang biasanya menjadi andalan kini telah surut total, menyisakan debu gersang dan tanah yang mulai merekah. Aliran Sungai Cipamingkis yang melintasi kawasan tersebut pun terpantau mengering tanpa menyisakan aliran air sama sekali.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Di tengah situasi yang kian pelik, jerit dan keluhan langsung dari masyarakat terdengar makin nyaring. Aminah (44), salah seorang warga di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, membeberkan kepedihan yang harus ia lalui bersama keluarganya demi bertahan di tengah krisis.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Sudah hampir satu bulan ini sumur di rumah sama sekali tidak keluar air, mas. Untuk memasak, mandi, dan mencuci baju, kami cuma bisa pasrah menunggu kiriman bantuan tangki dari pemerintah," keluh Aminah saat ditemui di tengah antrean jeriken.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Kalau bantuan terlambat datang, terpaksa kami harus menyisihkan uang belanja untuk membeli air galon isi ulang atau terpaksa berjalan kaki ke kubangan sungai yang masih tersisa, walaupun airnya keruh." Katanya lebih lanjut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Menanggapi eskalasi bencana ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan status siaga darurat. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, menegaskan bahwa seluruh instansi gabungan terus bergerak cepat di lapangan demi menahan dampak buruk kekeringan agar tidak semakin meluas.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Semua armada tangki dari BPBD, PDAM Tirta Bhagasasi, hingga relawan PMI Pusat terus dikerahkan secara bergiliran ke 192 titik lokasi kejadian," jelas Dodi Supriyadi saat mengonfirmasi pergerakan logistik. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Hingga hari ini, total lebih dari 5,7 juta liter air bersih telah disalurkan. Tantangan kami saat ini adalah keterbatasan toren penampung di tingkat RT/RW agar pembagian air bisa berjalan lebih optimal dan merata." Sambung Dodi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Krisis ini tidak hanya mengancam sektor domestik warga, melainkan juga memukul telak sektor pertanian regional yang mengancam ketahanan pangan. Tercatat, sekitar 1.827 hektare lahan sawah di Kabupaten Bekasi kini mengalami kekeringan ekstrem dan terancam gagal panen (puso) akibat menyusutnya pasokan air irigasi makro. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sebagai langkah penyelamatan darurat, Pemkab Bekasi mulai memasang puluhan pompa air di sekitar aliran sungai yang masih menyisakan debit air serta berencana mempercepat pembuatan sumur bor satelit baru di titik-titik pemukiman terpadat. Warga di wilayah perkotaan maupun pedesaan pun diimbau kuat untuk terus menghemat penggunaan air baku selama masa paceklik kemarau ini berlangsung. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Salut! Puluhan ODGJ di Bekasi Berebut Jadi Petugas Upacara HUT ke&amp;81 RI</title>
<link>https://www.maximadaily.com/salut-puluhan-odgj-di-bekasi-berebut-jadi-petugas-upacara-hut-ke-81-ri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/salut-puluhan-odgj-di-bekasi-berebut-jadi-petugas-upacara-hut-ke-81-ri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a872a50598db.jpg" length="80512" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:17:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi</strong> – Suasana khidmat menyelimuti lapangan Yayasan Jamrud Biru di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Senin pagi, 17 Agustus 2026. Di bawah terik matahari, sebanyak 85 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berdiri tegap mengikuti upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. </p>
<p>Mengenakan pakaian adat dan seragam rapi, mereka membuktikan bahwa keterbatasan mental bukan penghalang untuk mencintai tanah air.Menariknya, seluruh petugas upacara—mulai dari komandan, pengibar bendera, hingga pembaca teks Proklamasi—adalah para pasien itu sendiri. </p>
<p>Mereka yang terlibat merupakan pasien "zona hijau" atau mereka yang kondisinya sudah stabil dan dalam proses pemulihan untuk kembali ke masyarakat. Suasana haru menyeruak saat bendera Merah Putih perlahan dinaikkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan lantang oleh para peserta.</p>
<p>Tentu saja, melatih para penyandang disabilitas mental ini bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk memandu mereka agar bisa berbaris dengan tertib dan menghafal seluruh rangkaian acara tata upacara bendera. </p>
<p>Faktor emosi dan fokus yang mudah terdistraksi menjadi tantangan terbesar bagi para pendamping panti selama masa persiapan.</p>
<p>Suhartono, Pendiri Yayasan Jamrud Biru, mengungkapkan perjuangan berat sekaligus rasa bangganya saat diwawancarai di lokasi acara.</p>
<p>"Tantangan terbesarnya ada pada ingatan mereka. Kami harus melatih mereka enam kali seminggu karena ingatan mereka sering hilang-timbul. Kadang saat latihan mereka tiba-tiba berhalusinasi atau lupa harus melangkah ke mana. Tapi antusiasme mereka luar biasa, bahkan mereka sampai berebut untuk bisa jadi petugas upacara hari ini. Ini bukti mereka punya semangat pulih yang tinggi." ujarnya.</p>
<p>Bagi pihak yayasan, upacara bendera ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari terapi psikososial. </p>
<p>Kegiatan ini dirancang untuk melatih kembali daya ingat, konsentrasi, kedisiplinan, serta kemampuan motorik pasien dalam merespons instruksi. </p>
<p>Suksesnya upacara ini menjadi modal kepercayaan diri yang besar bagi para pasien untuk bersosialisasi kembali. </p>
<p>Setelah upacara selesai, keceriaan mereka berlanjut dengan mengikuti berbagai lomba khas 17-an, seperti lomba makan kerupuk dan catur, yang disambut dengan gelak tawa bahagia. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>13 Desa di Kabupaten Bekasi Masih Menunggu Pencairan Dana Desa Tahap Dua</title>
<link>https://www.maximadaily.com/13-desa-di-kabupaten-bekasi-masih-menunggu-pencairan-dana-desa-tahap-dua</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/13-desa-di-kabupaten-bekasi-masih-menunggu-pencairan-dana-desa-tahap-dua</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202510/image_870x580_6903679cc47ff.jpg" length="49160" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 20:27:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="ds-markdown-paragraph"><strong><span>KABUPATEN BEKASI</span></strong><span> - Sebanyak 13 desa di wilayah Kabupaten Bekasi saat ini masih menunggu realisasi pencairan Dana Desa (DD) tahap kedua untuk tahun 2024. Kondisi ini mendapatkan perhatian serius mengingat dana tersebut berperan penting dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, penundaan pencairan dana tahap kedua ini sedang dalam proses koordinasi dengan pemerintah pusat. Meski demikian, pihak DPMD memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana desa berjalan dengan transparan dan akuntabel.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Deddy Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mempercepat proses pencairan. "Untuk DD tahap dua, ada 13 desa yang belum cair. Itu sedang kami koordinasikan dengan pusat," ujar Deddy, Jumat (23/8/2024).</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Deddy menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dalam seluruh tahapan pengelolaan dana desa. "Kami pastikan transparansi Dana Desa. Mulai dari tahap perencanaan, kami awali. Termasuk tata cara penggunaannya, pelaporannya, dan pertanggungjawabannya," tegasnya.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Penundaan pencairan dana desa tahap kedua ini berpotensi mempengaruhi pelaksanaan berbagai program pembangunan di desa yang bersangkutan. Dana Desa sendiri merupakan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang dialokasikan langsung dari APBN kepada pemerintah desa.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Masyarakat desa yang terdampak mengharapkan proses pencairan dapat segera terealisasi agar berbagai program pembangunan seperti perbaikan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan program lainnya tidak terganggu.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>DPMD Kabupaten Bekasi akan terus memantau perkembangan proses pencairan dan berkomitmen memberikan pendampingan kepada desa-desa yang terdampak untuk memastikan penyerapan dana berjalan optimal ketika telah cair nantinya.</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Bekasi Lima Besar Nasional Penerapan Standar Pelayanan Minimal Terbaik</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pemkab-bekasi-lima-besar-nasional-penerapan-standar-pelayanan-minimal-terbaik</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pemkab-bekasi-lima-besar-nasional-penerapan-standar-pelayanan-minimal-terbaik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202505/image_870x580_68359f1cbe5f4.jpg" length="53085" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 May 2025 18:18:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kab, Bekasi, Maximadaily.com</strong> -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berhasil meraih nilai 99,43 dan masuk dalam lima besar nasional penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terbaik pada SPM Awards 2025. Acara penghargaan digelar di Gedung Serbaguna Ditjen Bina Bangda, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta (23/5/2025).</p>
<p>Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Dirjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri berdasarkan pelaksanaan dan pelaporan SPM tahun 2024.</p>
<p>Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyampaikan bahwa Pemkab Bekasi menempati peringkat kelima untuk kategori kabupaten dalam evaluasi nasional. Nilai 99,43 menunjukkan keberhasilan pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan layanan sosial.</p>
<p>“Alhamdulillah, berkat dukungan dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, kami meraih prestasi ini. Penghargaan ini menegaskan komitmen Pemkab Bekasi untuk memenuhi standar pelayanan minimal sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” ujar Ade Kunang.</p>
<p>SPM Awards merupakan penghargaan tahunan Kementerian Dalam Negeri untuk mengapresiasi pemerintah daerah yang unggul dalam pelayanan publik.</p>
<p>“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>