<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>MaximaDAILY Berita terpercaya dari sumber berita &amp; : Hukum</title>
<link>https://www.maximadaily.com/rss/category/hukum</link>
<description>MaximaDAILY Berita terpercaya dari sumber berita &amp; : Hukum</description>
<dc:language>id</dc:language>
<dc:rights>MaximaDAILY @ 2023</dc:rights>

<item>
<title>Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/operasi-patuh-2026-digelar-serentak-korlantas-polri-utamakan-edukasi-dan-keselamatan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/operasi-patuh-2026-digelar-serentak-korlantas-polri-utamakan-edukasi-dan-keselamatan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ae097e00bb2b.jpg" length="392809" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2026 19:53:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta </strong>— Korlantas Polri menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak di seluruh Indonesia mulai Senin (26/10/2026) hingga 8 November 2026. Dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta membangun budaya tertib berlalu lintas.</p>
<p>Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menegaskan, keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya pelanggar yang dikenai sanksi tilang. Menurutnya, tujuan utama operasi adalah mendorong perubahan perilaku pengendara agar semakin patuh terhadap aturan dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.</p>
<p>“Operasi ini harus mampu membangun kesadaran hukum masyarakat secara mandiri. Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan tilang,” kata Aries dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).</p>
<p>Ia meminta seluruh personel lalu lintas di tingkat Polda dan Polres menerapkan pendekatan persuasif selama operasi berlangsung. Edukasi dan sosialisasi menjadi bagian penting agar masyarakat memahami aturan lalu lintas serta menyadari risiko dari setiap pelanggaran.</p>
<p>Untuk memperluas jangkauan edukasi, Korlantas Polri akan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas otomotif, hingga pengemudi angkutan umum. Sosialisasi juga dilakukan melalui media massa dan media sosial agar pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak pengguna jalan.</p>
<p>Aries mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat berawal dari pelanggaran yang dianggap sepele. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan harus tumbuh dari kesadaran setiap pengendara, bukan hanya karena adanya petugas atau operasi kepolisian.</p>
<p>“Indikator keberhasilan yang sesungguhnya adalah perubahan perilaku masyarakat di jalan raya yang semakin tertib, patuh pada aturan, dan saling menghargai sesama pengguna jalan demi keselamatan jiwa,” ujarnya.</p>
<p>Melalui Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan dan sikap saling menghargai di jalan raya diharapkan menjadi kebiasaan yang terus diterapkan, bahkan setelah operasi berakhir pada 8 November mendatang.(red/ist)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Bongkar Sindikat BBM Ilegal di Muratara, Oplosan Disulap Jadi Solar Industri Pertamina</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bongkar-sindikat-bbm-ilegal-di-muratara-oplosan-disulap-jadi-solar-industri-pertamina</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bongkar-sindikat-bbm-ilegal-di-muratara-oplosan-disulap-jadi-solar-industri-pertamina</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adf808e6b00e.jpg" length="315721" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2026 12:17:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Muratara</strong> - Jajaran Bareskrim Polri berhasil membongkar praktik pengolahan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penindakan tegas tersebut dilakukan penyidik di dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Desa Mekar Sari pada Jumat (23/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pengungkapan ini, polisi menetapkan dua orang tersangka, yaitu SP selaku pemilik tempat pengolahan minyak mentah ilegal dan AT yang menjabat sebagai Manajer PT Ratiga Abdi Meksa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasubdit V Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Teddy Ristiawan, mengungkapkan bahwa modus operandi yang digunakan para tersangka tergolong sangat kompleks dan terstruktur. Minyak mentah didatangkan dari Musi Banyuasin (Muba) untuk diolah secara tradisional sebelum diproses kembali agar menyerupai produk resmi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Selanjutnya BBM itu diduga didistribusikan menggunakan truk tangki milik PT Ratiga Abdi Meksa ke sejumlah perusahaan kontraktor di wilayah Kabupaten Muratara," ujar Kombes Teddy Ristiawan pada Sabtu (24/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada TKP pertama, penyidik menemukan fasilitas penyulingan tradisional milik tersangka SP. Minyak mentah yang dipasok dari Muba dimasak menggunakan tungku besi untuk menghasilkan bensin, minyak tanah, dan solar. Aktivitas ilegal tanpa izin serta tanpa pengolahan limbah B3 ini diketahui telah beroperasi sejak Januari 2025.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari lokasi pertama, polisi mengamankan seorang pekerja berinisial OP beserta barang bukti berupa 13.000 liter minyak mentah, 10.000 liter solar olahan, 2.200 liter bensin, 42 toren plastik, peralatan memasak minyak, mesin pompa, hingga satu unit mobil pikap.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, di TKP kedua yang dikelola oleh PT Ratiga Abdi Meksa di bawah kendali tersangka AT, petugas menemukan lokasi penampungan sekaligus tempat pemrosesan ulang minyak olahan ilegal tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di lokasi kedua, penyidik menyita 26.000 liter solar olahan, dua unit truk tangki, bahan <i>bleaching</i>, 25 liter asam sulfat, belasan toren, mixer, mesin penyaring, serta dokumen <i>delivery order</i> (DO) dan surat jalan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Modus operandi pada TKP dua ini adalah PT Ratiga Abdi Meksa membeli minyak dari hasil olahan ilegal dari tersangka SP di TKP pertama. Jadi ini suatu rangkaian dari TKP pertama dan kedua," jelas Teddy.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Minyak olahan tersebut dicampur dengan bahan kimia tertentu hingga warna dan tampilannya sangat mirip dengan solar industri asli Pertamina. BBM oplosan itu kemudian diangkut menggunakan truk tangki biru-putih berlogo PT Ratiga Abdi Meksa untuk dipasok ke perusahaan-perusahaan kontraktor.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidikan mengungkapkan bahwa PT Ratiga Abdi Meksa beroperasi secara ilegal tanpa mengantongi izin usaha maupun izin resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas perbuatannya, tersangka SP dijerat Pasal 53 huruf a UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang telah diubah dalam UU No. 6 Tahun 2023.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sedangkan untuk TKP kedua, penyidik menerapkan Pasal 54 juncto Pasal 28 ayat (1) UU Migas serta Pasal 98 ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Pengungkapan ini menjadi gambaran bagaimana aktivitas pengolahan minyak ilegal diduga dilakukan secara berantai, mulai dari pengolahan minyak mentah, pembelian hasil olahan, pemrosesan kembali hingga pendistribusian kepada pengguna akhir," tandas Kombes Teddy Ristiawan.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Selidiki Penganiayaan Berat Tenaga Honorer RSUD Dekai, Dugaan Keterlibatan KKB Didalami</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-selidiki-penganiayaan-berat-tenaga-honorer-rsud-dekai-dugaan-keterlibatan-kkb-didalami</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-selidiki-penganiayaan-berat-tenaga-honorer-rsud-dekai-dugaan-keterlibatan-kkb-didalami</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adf7fc30f956.jpg" length="317544" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Oct 2026 11:12:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Papua Pegunungan </strong></span>- Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyelidiki kasus penganiayaan berat berupa penikaman terhadap seorang tenaga honorer bagian Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai berinisial LM (32). Peristiwa tersebut terjadi di area belakang kios di kawasan Perumahan Guru SMA Negeri 1 Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIT.</p>
<p>Berdasarkan hasil penyidikan awal, korban sedang duduk di bagian belakang kios ketika tiba-tiba diserang menggunakan senjata tajam oleh dua orang tidak dikenal (OTK). Serangan tersebut diduga dilakukan dari arah samping kiri dan belakang korban hingga menyebabkan dua luka tusuk, masing-masing pada punggung kanan dan perut kiri.</p>
<p>Saat kejadian, kondisi di sekitar lokasi minim pencahayaan akibat pemadaman listrik. Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha melakukan perlawanan hingga kedua pelaku melarikan diri. Warga yang mendengar teriakan kemudian mendatangi korban dan membawanya ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat dijumpai media, pada hari Sabtu (24/10), menjelaskan bahwa saat korban tiba di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Dekai, sebilah senjata tajam berbentuk menyerupai samurai pendek tanpa gagang masih tertancap di punggung kanan korban.</p>
<p>“Korban mengalami dua luka tusuk, masing-masing pada bagian perut sebelah kiri dan punggung sebelah kanan. Saat dibawa ke rumah sakit, senjata tajam yang diduga digunakan pelaku masih tertancap di punggung kanan korban. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini kondisinya sudah stabil, tetapi masih dalam pengawasan tim medis,” jelas Kasatgas Humas.</p>
<p>Setelah menerima laporan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo merespons dengan mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban, kemudian melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP). Personel melakukan penyisiran, memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa temuan yang berkaitan dengan perkara, serta melaksanakan olah TKP guna mendukung proses penyidikan.</p>
<p>Dalam olah TKP tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan mengumpulkan barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa penikaman. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu buah gagang senjata tajam dan sepasang sandal. Temuan tersebut diamankan untuk mendukung proses penyidikan lebih lanjut.</p>
<p>Petugas juga mendalami keterangan saksi serta kondisi di lokasi kejadian guna membantu mengungkap kronologi peristiwa, mengidentifikasi pelaku, dan memastikan fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.</p>
<p>Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, menyampaikan bahwa penyidik telah memperoleh informasi awal mengenai ciri-ciri para pelaku. Berdasarkan pola dan karakteristik aksi, keduanya diduga memiliki keterkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan lebih lanjut.</p>
<p>“Berdasarkan pendalaman awal, kami telah memperoleh informasi mengenai ciri-ciri para pelaku yang diduga memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan. Kami bersama Polres Yahukimo terus melakukan penyidikan dan pengembangan untuk mengungkap identitas serta menangkap para pelaku,” ujar Kasatgas Humas.</p>
<p>Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 menambahkan, setiap tindak pidana dan aksi kekerasan akan ditindaklanjuti melalui proses hukum berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh. Menurutnya, dukungan masyarakat dibutuhkan untuk membantu penyidik memperoleh informasi yang relevan dengan perkara tersebut.</p>
<p>“Dalam kejadian ini, korban merupakan warga sipil yang bekerja sebagai tenaga honorer di bagian Radiologi RSUD Dekai. Kami menilai aksi kekerasan seperti ini merupakan bentuk teror terhadap masyarakat sipil. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat untuk menyampaikan informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” tegas Kasatgas Humas.</p>
<p>Perkara penganiayaan berat tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/57/X/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua tanggal 23 Oktober 2026. Dalam laporan tersebut, penyidik menerapkan sangkaan primair Pasal 469 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait penganiayaan berat yang direncanakan terlebih dahulu, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.</p>
<p>Dan sangkaan subsidair Pasal 468 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, tentang penganiayaan berat, dengan ancaman pidana penjara paling lama 8 tahun. Penerapan pasal-pasal tersebut tetap mengacu pada hasil penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan kasus penikaman tersebut akan dilakukan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>“Setiap tindak kekerasan terhadap masyarakat harus ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum. Kami mendukung proses penyelidikan agar perkara ini dapat diungkap berdasarkan bukti dan fakta yang terverifikasi,” tegas Kaops.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta melaporkan informasi yang berkaitan dengan perkara tersebut kepada kepolisian.</p>
<p>“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Setiap informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur, dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pemberi informasi,” ujar Wakaops.</p>
<p>Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., turut mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi maupun melakukan tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Apabila mengetahui informasi terkait kejadian ini maupun dugaan tindak pidana lainnya, segera sampaikan kepada kepolisian. Polri bersama masyarakat berkomitmen menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” tutup Kasatgas Humas.</p>
<p>Hingga saat ini, penyidik Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo masih mendalami keterangan saksi dan temuan di lapangan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku. Dugaan keterkaitan pelaku dengan kelompok bersenjata juga masih diverifikasi melalui proses penyidikan lebih lanjut.(red/ist)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-tim-gabungan-sita-hampir-12-ton-sabu-dari-laboratorium-gelap-di-aceh</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-tim-gabungan-sita-hampir-12-ton-sabu-dari-laboratorium-gelap-di-aceh</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ade1c4fb1c5b.jpg" length="369556" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2026 22:13:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Pidie</strong> - Kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai mengungkap laboratorium gelap pembuatan sabu yang diduga menjadi bagian dari jaringan narkotika internasional di Kabupaten Pidie, Aceh. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita hampir 1,2 ton bruto narkotika, menjadikannya pengungkapan laboratorium gelap dengan barang bukti terbesar di Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penindakan dilakukan secara serentak pada 21 Oktober 2026 di lima lokasi yang tersebar di Kabupaten Pidie, Bireuen, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe. Pengungkapan ini berawal dari pengembangan informasi intelijen serta pemantauan pergerakan jaringan dan logistik yang diduga digunakan untuk memproduksi sabu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di sebuah ruko di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, petugas menemukan laboratorium gelap yang diduga digunakan untuk mengolah meth oil atau sabu cair menjadi sabu kristal. Dari lokasi tersebut, petugas menyita 20 drum berisi meth oil, sekitar 500 kilogram sabu kristal, serta sejumlah peralatan produksi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Secara keseluruhan, barang bukti yang disita dalam operasi tersebut mencapai hampir 1,2 ton bruto. Sebanyak 11 orang yang diamankan terdiri atas dua WNA dan sembilan WNI. Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan keterkaitan mereka dengan jaringan narkotika internasional.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bahan narkotika cair tersebut diduga bergerak dari kawasan Asia Tenggara sebelum tiba di Aceh. Tim gabungan kemudian memantau pergerakan sejumlah orang yang diduga terlibat hingga menemukan lokasi yang digunakan sebagai laboratorium gelap.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengapresiasi kerja sama lintas lembaga dan dukungan masyarakat dalam pengungkapan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Saya ucapkan selamat atas pengungkapan dalam rangka menyelamatkan anak bangsa ini. Polisi dan masyarakat kita berhasil mengungkap jaringan narkoba skala besar,” kata Suyudi di Pidie, Jumat (23/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik ruko, kontrakan, dan rumah sewa, untuk memastikan identitas serta aktivitas penyewa dapat dipertanggungjawabkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“ Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilik ruko, kontrakan, atau rumah sewa, agar senantiasa selektif dan memastikan identitas serta aktivitas penyewa dapat dipertanggungjawabkan. Jangan apatis dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik masih mendalami jaringan yang terlibat, mengejar sejumlah pihak yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), serta menelusuri dugaan aliran dana hasil kejahatan. Polri bersama instansi terkait juga akan berkoordinasi dengan otoritas luar negeri untuk mengungkap keterkaitan jaringan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri turut mengapresiasi personel Polri, BNN, Bea Cukai, dan National Narcotics Control Commission (NNCC) Tiongkok yang terlibat dalam pengungkapan tersebut. Kerja sama lintas negara dinilai penting untuk memutus rantai pasokan narkotika dan mencegah Indonesia digunakan sebagai lokasi produksi maupun jalur distribusi jaringan internasional.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Selamatkan Induk dan Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-selamatkan-induk-dan-anak-orang-utan-terdampak-karhutla-di-kalimantan-tengah</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-selamatkan-induk-dan-anak-orang-utan-terdampak-karhutla-di-kalimantan-tengah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ade1ac2a0bbf.jpg" length="227885" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2026 22:07:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Polisi bersama tim gabungan yang terdiri dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, komunitas PPS, Animal Rescue Sampit, serta Yayasan Orangutan Foundation International (OFI), Menyelamatkan seekor induk dan anak orang utan di Desa Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (23/10/2026) dini hari. Induk orang utan bernama Gadis ditemukan mengalami luka jeratan pada kedua pergelangan tangannya, sementara anaknya, Garis, turut dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyelamatan tersebut melibatkan personel Baharkam Polri dan Polda Kalimantan Tengah bersama dengan tim gabungan. Operasi dipimpin Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Tory Kristianto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Adapun dua orang utan yang diselamatkan. Induk orang utan bernama Gadis, beserta anaknya bernama Garis. Berdasarkan pemeriksaan awal, Gadis merupakan orang utan betina dengan berat sekitar 30,5 kilogram dan perkiraan usia 25 tahun. Adapun Garis, merupakan anak dari diperkirakan berusia sembilan bulan. Kondisi keduanya menjadi perhatian tim gabungan, terutama luka yang dialami induk dan perlunya pemeriksaan lebih lanjut terhadap anaknya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tim medis BKSDA Kalimantan Tengah memberikan penanganan awal terhadap luka jeratan pada pergelangan tangan Gadis. Sementara itu, Garis menjalani observasi dan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium, termasuk mengevaluasi kemungkinan dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah evakuasi, penanganan lanjutan kedua orang utan diserahkan kepada BKSDA Kalimantan Tengah untuk proses rehabilitasi dan pemulihan sebelum dititipkan kepada Yayasan OFI. Langkah ini dilakukan agar keduanya memperoleh perawatan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyelamatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk melindungi satwa liar yang menghadapi ancaman di habitatnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penyelamatan ini menunjukkan pentingnya respons cepat dan sinergi lintas instansi dalam melindungi satwa liar. Kepolisian berkomitmen mendukung upaya penyelamatan dan pemulihan satwa sekaligus mendorong pencegahan untuk meminimalkan dampak karhutla terhadap ekosistem satwa liar dan habitatnya,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Jumat (23/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Trunoyudo, penanganan satwa liar yang terdampak bencana lingkungan membutuhkan kerja sama antara aparat, petugas konservasi, lembaga rehabilitasi, dan masyarakat. Selain penyelamatan, pemulihan satwa dan perlindungan habitat juga menjadi bagian penting dalam meminimalkan dampak terhadap keberlangsungan hidup satwa dilindungi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Upaya tersebut sejalan dengan pendekatan green policing, yakni dukungan kepolisian terhadap perlindungan lingkungan melalui pencegahan, penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan, dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepolisian bersama instansi terkait terus mendorong penguatan upaya perlindungan lingkungan dan satwa liar, termasuk melalui kesiapsiagaan penyelamatan serta penanganan satwa yang membutuhkan pertolongan.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapolri : Berpotensi Selamatkan 5,8 Juta Jiwa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ungkap-penyelundupan-116-ton-ketamin-di-sumut-kapolri-berpotensi-selamatkan-58-juta-jiwa</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ungkap-penyelundupan-116-ton-ketamin-di-sumut-kapolri-berpotensi-selamatkan-58-juta-jiwa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adc4d6277dde.jpg" length="346466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2026 22:35:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Medan </strong>- Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) di perairan Sumatera Utara bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga langkah strategis untuk melindungi jutaan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam operasi laut gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara, petugas berhasil mengamankan 1.160 kilogram ketamin HCl dari kapal tanker MT Global 168.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan estimasi dalam bahan rilis operasi, barang bukti tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan ketamin. Sementara itu, nilai ekonomis barang bukti diperkirakan mencapai Rp1,856 triliun, meskipun angka tersebut masih perlu dikonfirmasi berdasarkan perhitungan resmi penyidik.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Barang bukti yang disita hari ini bukan sekadar angka pencapaian, melainkan potensi penyelamatan jutaan jiwa generasi muda bangsa,” ujar Suyudi dalam keterangannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata keseriusan negara dalam menghadapi kejahatan transnasional yang mengancam keselamatan masyarakat. Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga mencegah zat berbahaya beredar dan merusak masa depan generasi penerus bangsa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Sebagai bentuk komitmen nyata negara dalam melindungi masyarakat dari kejahatan transnasional, pengungkapan yang kita saksikan hari ini merupakan wujud keseriusan aparat TNI, Polri, Bea Cukai, BNN, dan pemerintah daerah,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapal MT Global 168 Dipantau Sebelum Dicegat</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan kasus ini berawal dari analisis intelijen terhadap pergerakan kapal MT Global 168 yang terpantau mencurigakan di kawasan Selat Malaka hingga Laut Andaman. Tim gabungan melakukan pemantauan terhadap pergerakan kapal sebelum menyusun strategi pencegatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menjelaskan, operasi tersebut dilaksanakan secara senyap melalui koordinasi lintas instansi untuk memastikan penindakan berjalan efektif.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Langkah strategis ini diwujudkan melalui operasi gabungan atau joint operation secara senyap,” ujar Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada 20 Oktober 2026, tim gabungan berhasil mencegat kapal tersebut di perairan sekitar Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Kapal kemudian dikawal menuju Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Petugas menemukan 58 karung berwarna hijau yang disimpan di ruang pompa kapal. Karung tersebut berisi 1.160 bungkus ketamin HCl dengan berat masing-masing satu kilogram. Hasil pengujian laboratorium memastikan barang bukti tersebut positif mengandung ketamin HCl.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam operasi itu, petugas juga mengamankan delapan awak kapal, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan. Penyidik Bareskrim Polri menetapkan seorang warga negara Taiwan berinisial YCY (42) sebagai tersangka, sedangkan tujuh awak kapal lainnya masih berstatus saksi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain ketamin, petugas menyita satu unit kapal MT Global 168, 14 alat komunikasi, serta sejumlah perlengkapan kapal lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri: Tidak Ada Ruang bagi Sindikat Narkotika</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Suyudi menegaskan, keberhasilan pengungkapan tersebut harus menjadi pengingat bahwa ancaman narkotika membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan. Menurutnya, jaringan penyelundupan dapat memanfaatkan jalur laut dan pola pengiriman lintas negara sehingga diperlukan pengawasan serta pertukaran informasi yang kuat antarlembaga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami tegaskan kembali bahwa seluruh aparat penegak hukum di Indonesia akan terus berdiri di garis terdepan untuk melindungi generasi muda dari sindikat narkotika,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri juga mengapresiasi seluruh personel dan instansi yang terlibat dalam operasi gabungan tersebut. Ia menilai sinergi aparat menjadi kunci dalam mempersempit ruang gerak penyelundup sekaligus memperkuat perlindungan terhadap masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kecurigaan di lapangan dan kepedulian masyarakat merupakan mata dan telinga yang menjadi bagian dari benteng pertahanan bangsa,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam mencegah peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Untuk itu, mari kita rapatkan barisan dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, tangguh, dan bersih dari narkoba,” kata Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menegaskan, upaya pemberantasan narkotika akan terus diperkuat melalui penindakan terhadap jaringan pemasok, pengawasan jalur masuk, pencegahan penyalahgunaan, serta kolaborasi bersama masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan 1,16 ton ketamin di Sumatera Utara menjadi bagian dari komitmen tersebut, dengan tujuan utama melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga masa depan generasi muda Indonesia.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Modus Penyelundupan Narkoba Diungkap, Kapolri: Para Pelaku Berulang Kali Ganti Nama Kapal</title>
<link>https://www.maximadaily.com/modus-penyelundupan-narkoba-diungkap-kapolri-para-pelaku-berulang-kali-ganti-nama-kapal</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/modus-penyelundupan-narkoba-diungkap-kapolri-para-pelaku-berulang-kali-ganti-nama-kapal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adc4cc3dc2ca.jpg" length="287161" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2026 15:21:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Medan </strong>— Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkap modus penyelundup narkotika yang berulang kali mengganti nama kapal untuk mengelabui aparat. Modus tersebut terungkap dalam pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin menggunakan kapal tanker MT Global 168 di Perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“"Nah, inilah salah satu strategi para penyelundup selalu merubah-rubah nama kapal ya,” ujar Suyudi dalam konferensi pers di Medan, Jumat (23/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menjelaskan, kapal tersebut terdeteksi melalui pemantauan terhadap pergerakan mencurigakan di Selat Malaka hingga Laut Andaman. Setelah dilakukan penelusuran, tim gabungan BNN, Bea Cukai, dan Polri berhasil mengamankan kapal di Perairan Tanjung Balai Asahan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapal yang diamankan diketahui bernama MT Global 168, berjenis tanker dan berbendera Mongolia. Namun, kapal tersebut diketahui berasal dari Malaysia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan penelusuran identitas, kapal itu memiliki nomor IMO 9078787, MMSI 4576155, dan Call Sign JWM8. Dibangun pada 1993, kapal tersebut tercatat masih aktif beroperasi dan sebelumnya pernah menggunakan nama Sulosio Maru No. 08.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Jadi benderanya Mongolia, tapi kapalnya dari Malaysia,” kata Kapolri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari sisi spesifikasi, kapal tersebut memiliki panjang sekitar 56,99 hingga 57 meter, lebar 9,02 meter, gross tonnage (GT) 370, serta deadweight tonnage (DWT) di kisaran 726 hingga 776 ton.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tim gabungan juga telah mengidentifikasi perusahaan yang tercatat sebagai pemilik kapal atau registered owner, yakni Makmur Marine Petroleum.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menyebut pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan secara senyap yang melibatkan sejumlah unsur penegak hukum. Upaya ini dilakukan untuk membongkar penyelundupan narkotika melalui jalur laut dan mencegah peredarannya di Indonesia.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun, Delapan Kru Kapal Ditangkap</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-ungkap-penyelundupan-116-ton-ketamin-senilai-rp348-triliun-delapan-kru-kapal-ditangkap</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-ungkap-penyelundupan-116-ton-ketamin-senilai-rp348-triliun-delapan-kru-kapal-ditangkap</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adc4c1ebde52.jpg" length="409753" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Oct 2026 13:58:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>– Tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) menggunakan kapal tanker MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap delapan awak kapal dan menyita barang bukti yang ditaksir bernilai Rp3,48 triliun di pasar gelap.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan, delapan awak kapal yang diamankan terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA) asal Taiwan. Masing-masing awak kapal memiliki peran berbeda dalam mengoperasikan kapal yang digunakan untuk mengangkut ketamin tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Ke-8 awak kapal ini terdiri dari 7 orang warga negara Indonesia ya, dan 1 orang warga negara asing ya, WNA asal Tiongkok, Taiwan. Mereka memiliki peran masing-masing dalam mengoperasikan kapal,” kata Suyudi dalam konferensi pers di Dermaga Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Suyudi menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari pemantauan intelijen terhadap anomali rute pergerakan kapal MT Global 168 di Selat Malaka yang melintasi Laut Andaman. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui operasi gabungan lintas instansi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada Senin (19/10/2026), tim dari BNN, Bea Cukai, dan Bareskrim Polri bersiaga di Kuala Tanjung dengan menggunakan kapal patroli Bea Cukai BC 20006 dan KP Murai 4018. Intersepsi awalnya direncanakan sebelum kapal memasuki Pelabuhan Port Klang, Malaysia.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Namun, kapal tersebut akhirnya berhasil diamankan di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Selanjutnya, MT Global 168 ditarik menuju Dermaga Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari hasil penggeledahan, tim gabungan menemukan 58 karung berisi ketamin HCl dengan berat bruto mencapai 1,16 ton. Petugas juga menyita satu unit kapal MT Global 168 dan 14 unit telepon genggam milik para tersangka yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Tim gabungan berhasil mengamankan obat keras jenis ketamin HCl. Barang bukti ini ditemukan dalam 58 karung dengan total berat bruto mencapai 1,16 ton,” ungkap Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri memaparkan, berdasarkan asumsi harga pasar gelap sebesar Rp3 juta per gram, nilai barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp3,48 triliun. Penggagalan penyelundupan ini juga diperkirakan menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari risiko penyalahgunaan narkotika.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain itu, negara dan masyarakat diperkirakan dapat menghindari potensi biaya rehabilitasi hingga Rp116 triliun. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi biaya rehabilitasi sebesar Rp20 juta per orang selama enam bulan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Angka-angka fantastis ini merupakan bukti nyata betapa besarnya daya rusak sindikat internasional terhadap ketahanan nasional kita,” ujar Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan narkotika lintas negara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penyelamatan 5,8 juta jiwa dan pencegahan kerugian hingga ratusan triliun menegaskan bahwa negara selalu hadir, tanggap, dan tidak akan pernah kalah dalam melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman kejahatan internasional,” pungkasnya.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Ungkap Penyalahgunaan LPG Bersubsidi di Sidoarjo, Sita 1.820 Tabung dan Tetapkan Dua Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-ungkap-penyalahgunaan-lpg-bersubsidi-di-sidoarjo-sita-1820-tabung-dan-tetapkan-dua-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-ungkap-penyalahgunaan-lpg-bersubsidi-di-sidoarjo-sita-1820-tabung-dan-tetapkan-dua-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adafc18c8db3.jpg" length="448813" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 22:35:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Sidoarjo</strong> – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap praktik penyalahgunaan LPG bersubsidi melalui pemindahan isi tabung secara ilegal di Desa Kendal Pecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, Polisi menyita sebanyak 1.820 tabung LPG berbagai ukuran dan menetapkan dua orang sebagai tersangka.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasubdit 1 Dittipidter Bareskrim Polri, AKBP Wahyu Norman H., menjelaskan, petugas awalnya mengamankan tujuh orang yang berada di lokasi untuk menjalani pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, penyidik menetapkan dua orang berinisial EPPS dan SO sebagai tersangka.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Petugas mengamankan 1.820 tabung LPG, terdiri atas 1.187 tabung ukuran 3 kilogram, 583 tabung ukuran 12 kilogram, dan 50 tabung ukuran 50 kilogram, baik dalam kondisi berisi maupun kosong,” ujar Wahyu.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain ribuan tabung LPG, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa empat unit kendaraan roda empat, 53 selang regulator, dua timbangan digital, serta satu kardus segel tabung LPG berbagai ukuran.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil pendalaman sementara, aktivitas ilegal tersebut diduga telah berlangsung sejak Juni hingga Oktober 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari lokasi tersebut, para pelaku diperkirakan mampu memproduksi rata-rata 2.400 tabung LPG ukuran 12 kilogram dan 40 tabung ukuran 50 kilogram setiap bulan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">LPG hasil pemindahan isi tabung secara ilegal tersebut diduga dipasarkan di sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga luar Pulau Jawa, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan perhitungan sementara penyidik, dengan asumsi aktivitas tersebut telah berlangsung selama empat bulan penuh, potensi kerugian negara akibat penyalahgunaan subsidi diperkirakan mencapai Rp2.149.440.000 atau sekitar Rp2,1 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Nilai tersebut masih berupa estimasi dan akan didalami lebih lanjut dalam proses penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, menegaskan bahwa pengungkapan kasus di Sidoarjo tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas penyalahgunaan LPG bersubsidi agar distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Mohammad Irhamni menyampaikan, secara nasional Dittipidter Bareskrim Polri telah menangani sekitar 777 kasus penyalahgunaan LPG bersubsidi dengan jumlah tersangka sekitar 600 orang.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Gas LPG bersubsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu untuk meringankan beban ekonomi. Seharusnya subsidi ini tepat sasaran, tetapi faktanya masih ada oknum yang menyalahgunakannya demi keuntungan pribadi,” kata Irhamni.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menambahkan, penyidik juga akan mendalami kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) apabila dalam proses penyidikan ditemukan alat bukti yang mendukung.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menegaskan Polda Jatim mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan Dittipidter Bareskrim Polri terhadap penyalahgunaan LPG bersubsidi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Pengawasan terhadap distribusi barang bersubsidi sangat penting karena LPG bersubsidi merupakan hak masyarakat yang memenuhi kriteria penerima. Penyalahgunaan distribusi dapat merugikan masyarakat dan mengganggu ketepatan sasaran program pemerintah,” ujar Abast.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia juga mengajak masyarakat turut berperan dalam mengawasi distribusi LPG bersubsidi di lingkungannya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami mengimbau masyarakat membeli LPG melalui pangkalan resmi dan segera melaporkan kepada kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun distribusi yang tidak sesuai ketentuan,” pungkas Abast.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah melalui Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing tersangka, asal-usul pasokan LPG, mekanisme pemindahan isi tabung, aliran hasil kejahatan, serta jaringan distribusi yang berkaitan dengan perkara tersebut.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-naikkan-kasus-dugaan-penipuan-investasi-tambang-ke-tahap-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-naikkan-kasus-dugaan-penipuan-investasi-tambang-ke-tahap-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6adafd5ced4f3.jpg" length="342947" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 14:51:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>– Bareskrim Polri meningkatkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan terkait investasi tambang yang dilaporkan oleh warga negara Malaysia ke tahap penyidikan. Peningkatan status tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada 13 Oktober 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, keputusan meningkatkan perkara ke tahap penyidikan diambil berdasarkan hasil gelar perkara yang menyimpulkan adanya peristiwa yang diduga merupakan tindak pidana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Berdasarkan hasil gelar perkara, dalam proses penyelidikan ditemukan adanya peristiwa yang diduga merupakan tindak pidana, sehingga penanganan perkara dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menjelaskan, perkara tersebut ditangani penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/379/VIII/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI. Laporan itu disampaikan oleh Bagas Pangestu selaku kuasa hukum pelapor.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa 19 orang saksi untuk mendalami dugaan tindak pidana yang dilaporkan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya mengumpulkan informasi dan memperjelas rangkaian peristiwa dalam perkara tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penyidik saat ini masih melakukan pengumpulan alat bukti untuk mendalami perkara ini. Proses penanganan akan terus berjalan sesuai ketentuan hukum dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh,” jelas Johnny.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polri menegaskan bahwa peningkatan status perkara ke tahap penyidikan merupakan bagian dari proses penegakan hukum untuk mengungkap dugaan tindak pidana secara profesional dan berdasarkan fakta hukum. Penyidik akan terus mendalami perkara tersebut guna menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai hasil penyidikan.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-ungkap-dugaan-beras-fortifikasi-tak-sesuai-label-sita-1194-kemasan-senilai-rp155-juta</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-ungkap-dugaan-beras-fortifikasi-tak-sesuai-label-sita-1194-kemasan-senilai-rp155-juta</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ada51d29debc.jpg" length="434590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 12:45:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>– Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus bersama Satuan Tugas Pangan mengungkap dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dalam produksi dan perdagangan beras khusus fortifikasi atau beras yang diperkaya vitamin, yang kandungan gizinya diduga tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik telah menyita sebanyak 1.194 kemasan beras dengan berat total 6.405 kilogram, dengan estimasi nilai Rp155.290.000. Selain itu, penyidik turut menyita satu lini rangkaian mesin rice milling unit yang diperkirakan bernilai Rp1 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari praktik produksi dan perdagangan pangan yang berpotensi merugikan konsumen.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Penanganan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polisi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya konsumen pangan. Kami terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan kementerian serta lembaga terkait untuk memastikan setiap dugaan pelanggaran yang merugikan masyarakat dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Erdi dalam konferensi pers di Lobby Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Suhasto menjelaskan, pengungkapan perkara ini berawal dari tindak lanjut atas surat Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional kepada Kapolri tertanggal 15 September 2026 mengenai permasalahan beras fortifikasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menindaklanjuti hal tersebut, penyidik bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan penyelidikan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi klaim kandungan gizi pada label kemasannya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil pengambilan sampel oleh petugas pengambil contoh (PPC) Bapanas yang telah tersertifikasi dan pengujian laboratorium, ditemukan lima merek beras yang mutu serta kandungan gizinya dinyatakan tidak sesuai dengan label kemasan. Kelima merek tersebut adalah Idola Hijau Fortifikasi, Idola Merah Fortifikasi, Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Atas temuan tersebut, Bapanas RI melaporkan kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," jelas Suhasto.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa 12 saksi, termasuk pihak pelapor dari Bapanas RI, Direktur PT DTA, Kepala Produksi PT DTA, serta meminta keterangan ahli laboratorium dan ahli perlindungan konsumen.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi, keterangan ahli, dan hasil pengujian laboratorium, penyidik menyatakan telah menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti. Perkara tersebut kemudian ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan melalui gelar perkara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Adapun barang bukti yang disita terdiri atas 388 kemasan beras Idola Merah ukuran 5 kilogram, 190 kemasan Idola Hijau ukuran 5 kilogram, 148 kemasan Cantik Manis ukuran 5 kilogram, 380 kemasan Dewa Tunggal Rojo Lele ukuran 5 kilogram, serta 87 kemasan Wijaya Kusuma ukuran 10 kilogram. Penyidik juga menyita satu lini rangkaian mesin produksi beras fortifikasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Suhasto menerangkan, lokasi produksi yang menjadi tempat kejadian perkara berada di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Dalam proses produksinya, beras jadi ditambahkan kernel sebagai sumber vitamin, melalui tahapan penggilingan, pembersihan, pengayakan, pemisahan batu (destoner), pencampuran (blending), penimbangan, hingga penyegelan kemasan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyelidikan, dalam periode April hingga Agustus 2026, perusahaan tersebut diketahui memproduksi beras fortifikasi sekitar 2.500.000 kilogram. Dengan asumsi harga jual rata-rata Rp18.100 hingga Rp27.998 per kilogram, nilai ekonomis produksi diperkirakan mencapai Rp69.995.000.000.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Suhasto menegaskan, penyidik akan terus mendalami perkara tersebut dan melengkapi alat bukti sesuai prosedur hukum.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Polisi berkomitmen melindungi konsumen melalui penindakan terhadap dugaan tindak pidana yang merugikan masyarakat, termasuk pelanggaran di bidang produksi dan perdagangan pangan yang berpotensi menyesatkan konsumen terkait mutu dan kandungan gizi produk. Penanganan perkara ini akan terus kami dalami dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Atas dugaan perbuatan tersebut, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a, huruf d, huruf e, dan huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penanganan perkara ini dilakukan melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan Bareskrim Polri, Bapanas, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pertanian. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap produksi dan peredaran pangan serta memastikan masyarakat memperoleh produk yang sesuai dengan informasi pada label kemasan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Bareskrim Polri bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pendalaman dan langkah-langkah penyidikan sesuai ketentuan hukum guna memberikan kepastian hukum serta melindungi kepentingan masyarakat sebagai konsumen.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Suyudi Beri Dukungan kepada Iptu Agus yang Alami ISPA saat Bertugas Padamkan Karhutla</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-suyudi-beri-dukungan-kepada-iptu-agus-yang-alami-ispa-saat-bertugas-padamkan-karhutla</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-suyudi-beri-dukungan-kepada-iptu-agus-yang-alami-ispa-saat-bertugas-padamkan-karhutla</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ada514b5a38c.jpg" length="241525" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 12:45:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memberikan perhatian kepada Iptu M. Agus Setiawan, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangka Raya, yang viral setelah mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga kehilangan suara akibat paparan asap saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Melalui sambungan telepon, Kapolri menyampaikan apresiasi atas dedikasi Iptu Agus dan seluruh personel yang terus berjuang di lapangan untuk mengatasi karhutla. Di tengah beratnya kondisi yang dihadapi, Kapolri juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar personel dapat menjalankan tugas secara optimal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Memberikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota di lapangan, khususnya Pak Agus dan rekan-rekan, yang tanpa lelah berjibaku memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” kata Suyudi, Rabu (21/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menilai semangat yang ditunjukkan Iptu Agus merupakan bentuk pengabdian tulus dalam menjalankan tugas. Dedikasi personel di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya penanganan karhutla yang membutuhkan tenaga, ketahanan fisik, dan kewaspadaan tinggi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Saya sebagai Kapolri, ikut bangga. Anda punya semangat yang luar biasa. Semoga ini menjadi ibadah dan juga tentunya akan membawa perubahan, terutama dalam memadamkan api di sana,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam percakapan tersebut, Suyudi secara khusus mengingatkan Iptu Agus agar tidak mengabaikan kondisi kesehatannya. Ia meminta agar personel segera mendapatkan penanganan medis apabila kondisi fisik mulai memburuk, sehingga pemulihan dapat dilakukan tanpa menunda-nunda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Tapi tetap jaga kesehatan ya Pak ya, itu yang pertama. Kalau Bapak merasa sudah agak berat, jangan sampai terlambat datang ke rumah sakit untuk juga berobat ya,” tutur Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebelumnya, Iptu M. Agus Setiawan tetap berupaya membantu rekan-rekannya dalam pemadaman karhutla meski mengalami ISPA hingga kehilangan suara. Paparan asap dan panasnya kobaran api menjadi tantangan selama bertugas, terlebih ketika kabut asap masih menyelimuti sejumlah kawasan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dokter telah merekomendasikan Agus untuk beristirahat selama satu minggu guna memulihkan kondisi kesehatannya. Namun, ia mengaku masih ingin membantu proses pemadaman selama kondisi fisiknya memungkinkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Memang kondisi kesehatan saya sedang kurang baik karena ISPA, bahkan sampai kehilangan suara. Dokter juga sudah menyarankan saya untuk beristirahat selama satu minggu. Namun, selagi masih mampu, saya ingin tetap membantu rekan-rekan dalam upaya pemadaman karhutla,” ujar Agus.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Perhatian Kapolri kepada Iptu Agus menjadi pengingat bahwa pengabdian anggota Polri di lapangan perlu diiringi kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan personel. Dalam penanganan karhutla, semangat menjalankan tugas harus berjalan seiring dengan langkah pencegahan risiko kesehatan akibat paparan asap dan kondisi lingkungan yang berbahaya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Semangat tersebut juga sejalan dengan komitmen Polisi Bersama Masyarakat, di mana Polri hadir untuk melindungi masyarakat sekaligus mengedepankan kepedulian terhadap personel yang menjalankan tugas demi kepentingan bersama.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT DSI, Tiga Klaster Berkas P21</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-telusuri-aset-lebih-dari-rp500-miliar-dalam-kasus-pt-dsi-tiga-klaster-berkas-p21</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-telusuri-aset-lebih-dari-rp500-miliar-dalam-kasus-pt-dsi-tiga-klaster-berkas-p21</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad884f438a0f.jpg" length="465041" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2026 22:13:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) terus mengusut kasus dugaan tindak pidana yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI). Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah melakukan penelusuran aset (asset tracing) dengan nilai lebih dari Rp500 miliar yang diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan kerugian para pemberi dana (lender).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Perkembangan lainnya, berkas perkara tersangka berinisial FH dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum pada 15 Oktober 2026. FH merupakan tersangka dalam klaster ketiga dari empat klaster perkara yang disusun penyidik untuk mengusut kasus PT DSI. Hingga saat ini, berkas perkara dari tiga klaster telah dinyatakan lengkap, sedangkan klaster keempat yang menyasar PT DSI sebagai korporasi masih dalam tahap penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol. Suhasto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan perkara PT DSI tidak hanya berfokus pada penetapan tersangka, tetapi juga pada upaya memulihkan kerugian para korban.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Keberhasilan penanganan perkara PT DSI tidak hanya kami ukur dari berapa banyak orang yang kami tetapkan sebagai tersangka. Namun juga hingga sejauh mana hak para korban bisa dipulihkan. Karena itu, penyidikan kami jalankan beriringan dengan penelusuran aset, mengikuti ke mana pun uang para lender mengalir,” tegas Suhasto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menambahkan, penyidik juga menelusuri pertanggungjawaban pidana korporasi agar pengusutan perkara tidak hanya berhenti pada pelaku perorangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Korporasinya juga kami mintai pertanggungjawaban pidana. Pesannya jelas, siapa pun yang menyalahgunakan kepercayaan masyarakat di sektor keuangan akan kami kejar sampai ke aliran uangnya,” lanjutnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Besarnya nilai aset yang ditelusuri menjadi salah satu perkembangan penting dalam perkara tersebut. Kasubdit II/Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol. Dr. M. Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.H., M.M., menjelaskan bahwa penanganan perkara dibagi ke dalam empat klaster dengan penyitaan aset yang melekat pada masing-masing berkas perkara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Perkara ini kami bagi ke dalam empat berkas, dan aset yang disita melekat pada masing-masing berkas. Jadi kalau publik hanya melihat satu berkas, angkanya tidak akan menggambarkan keseluruhan. Secara total, tracing aset yang telah dilakukan Subdit Perbankan nilainya lebih dari Rp500 miliar, dan itu masih terus kami kembangkan,” ujar Arsal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam berkas perkara tersangka FH, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa 52 dokumen kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Tangerang Selatan, Jakarta, dan Bekasi. Selain itu, terdapat delapan dokumen agunan aset hasil pengalihan piutang (cessie) sebuah BPRS yang berlokasi mulai dari Bekasi hingga Palembang, serta uang tunai hampir Rp5,4 miliar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di sisi lain, penyidik mengingatkan para korban agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang menawarkan pengembalian dana dengan imbalan tertentu. Arsal meminta para lender menyimpan bukti penempatan dana dan mengikuti mekanisme hukum yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami memahami keresahan para lender. Kami minta korban tetap tenang, menyimpan seluruh bukti penempatan dana, dan jangan percaya kepada pihak mana pun yang menjanjikan dana bisa cepat kembali dengan imbalan tertentu. Pengembalian aset hanya melalui mekanisme hukum,” pesan Arsal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan data hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2025, sejak 2018 PT DSI telah menghimpun dana dari 23.266 lender dengan akumulasi mencapai Rp11,49 triliun. Sementara itu, per 22 September 2025, dana lender yang belum kembali tercatat lebih dari Rp2,47 triliun milik 11.151 lender.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,87 triliun diduga tersalur ke proyek fiktif, sedangkan dana yang benar-benar mengalir ke proyek riil hanya sekitar Rp145 miliar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pengusutan perkara ini, penyidik membagi penanganan ke dalam empat klaster. Klaster pertama menjerat tiga tersangka, yakni TA selaku Direktur Utama, MY selaku pendiri sekaligus mantan direktur dan pemegang saham, serta ARL selaku komisaris. Klaster kedua menjerat satu tersangka, sedangkan klaster ketiga menjerat FH. Berkas perkara dari ketiga klaster tersebut telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Adapun klaster keempat diarahkan pada pertanggungjawaban pidana PT DSI sebagai korporasi dan masih dalam tahap penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penanganan perkara ini bermula dari tujuh laporan polisi yang diterima Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya sejak Oktober 2025. Para tersangka dijerat dengan Pasal 488 dan/atau Pasal 486 dan/atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua UU ITE, Pasal 299 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta tindak pidana pencucian uang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Bareskrim Polri menyatakan penelusuran aset masih terus dikembangkan seiring proses penyidikan, termasuk terhadap korporasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus membuka peluang pemulihan kerugian para korban sesuai mekanisme hukum yang berlaku.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>125 Personel Polisi Gerebek Kampung Ambon, Sita Sabu hingga Senjata Tajam Disita</title>
<link>https://www.maximadaily.com/125-personel-polisi-gerebek-kampung-ambon-sita-sabu-hingga-senjata-tajam-disita</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/125-personel-polisi-gerebek-kampung-ambon-sita-sabu-hingga-senjata-tajam-disita</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad8761c560a5.jpg" length="114600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Oct 2026 20:24:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan lima pria dalam penggerebekan terkait penyalahgunaan narkotika di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026). Kelimanya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mengatakan, lima pria tersebut diamankan dalam operasi penindakan yang dilakukan di kawasan tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Tim berhasil mengamankan lima orang laki-laki," kata Bismo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kelima pria yang diamankan masing-masing berinisial NP (57), TFK (58), RK (37), CDM (50), dan FRT (30). Hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa seluruhnya positif mengonsumsi narkoba.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penggerebekan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, mulai dari narkotika hingga senjata tajam. Barang bukti yang diamankan meliputi dua klip sabu dengan berat 0,45 gram, dua klip tembakau sintetis seberat 1,06 gram, serta 10 alat isap sabu atau bong.</span><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Petugas juga menemukan dua plastik klip berisi gula batu, sembilan senjata tajam, dan satu unit kamera pengawas atau CCTV.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dalam penggerebekan tersebut, personel gabungan menyita sejumlah barang bukti berupa dua klip sabu seberat 0,45 gram, dua klip tembakau sintetis seberat 1,06 gram, 10 alat hisap sabu (bong), dua plastik klip berisi gula batu, sembilan senjata tajam, serta satu unit kamera pengawas (CCTV)," papar Bismo.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono menjelaskan, penindakan tersebut diawali dengan apel gabungan yang melibatkan 125 personel.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Operasi itu merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), yang difokuskan untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di kawasan Kampung Ambon.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dilaksanakan apel gabungan dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di kawasan Kampung Ambon," pungkas Ardyan.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejar Pemulihan Dana Korban PT DSI, Polri Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kejar-pemulihan-dana-korban-pt-dsi-polri-telusuri-aset-lebih-dari-rp500-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kejar-pemulihan-dana-korban-pt-dsi-polri-telusuri-aset-lebih-dari-rp500-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad8751c52eb8.jpg" length="117112" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 20:53:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Polri terus menelusuri aset dalam kasus dugaan penipuan investasi yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Langkah ini dilakukan untuk mendukung upaya pemulihan kerugian para korban, sekaligus mengusut aliran dana yang dihimpun dari para pemberi pinjaman atau lender.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menegaskan, keberhasilan penanganan perkara tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah tersangka yang diproses, tetapi juga dari sejauh mana aset dapat ditelusuri untuk mendukung pemulihan hak para korban.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol. Suhasto mengatakan, penyidikan dilakukan bersamaan dengan penelusuran aset agar aliran dana para lender dapat ditelusuri.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Karena itu, penyidikan kami jalankan beriringan dengan penelusuran aset, mengikuti ke mana pun uang para lender mengalir,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (20/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain menelusuri aset, penyidik juga mendalami pertanggungjawaban pidana korporasi. Dengan demikian, pengusutan perkara tidak hanya menyasar individu, tetapi juga dugaan keterlibatan perusahaan sebagai badan hukum.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pesannya jelas, siapa pun yang menyalahgunakan kepercayaan masyarakat di sektor keuangan akan kami kejar sampai ke aliran uangnya,” ucapnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasubdit II/Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol. M. Arsal Sahban mengungkapkan, nilai aset yang telah ditelusuri Subdit Perbankan mencapai lebih dari Rp500 miliar. Angka tersebut merupakan akumulasi penanganan perkara yang dibagi ke dalam empat klaster, dengan aset yang ditelusuri dan disita sesuai berkas masing-masing.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Klaster pertama menjerat tiga tersangka, yakni TA selaku Direktur Utama PT DSI, MY sebagai pendiri sekaligus mantan direktur dan pemegang saham, serta ARL selaku komisaris.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Klaster kedua menjerat AS, mantan Direktur PT DSI. Sementara itu, klaster ketiga menyasar FH, pendiri sekaligus penasihat PT DSI.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berkas perkara ketiga klaster tersebut telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Adapun klaster keempat difokuskan pada dugaan pertanggungjawaban pidana PT DSI sebagai korporasi dan masih dalam tahap penyidikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Arsal menegaskan, penilaian terhadap total aset yang ditelusuri perlu memperhitungkan seluruh klaster, bukan hanya satu berkas perkara.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Jadi, kalau publik hanya melihat satu berkas, angkanya tidak akan menggambarkan keseluruhan. Secara total, tracing asset yang telah dilakukan Subdit Perbankan nilainya lebih dari Rp500 miliar, dan itu masih terus kami kembangkan,” ucapnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam penanganan perkara tersangka FH, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa 52 dokumen kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Tangerang Selatan, Jakarta, dan Bekasi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain itu, penyidik menemukan delapan dokumen agunan aset hasil pengalihan piutang (cessie) dari sebuah BPRS, dengan lokasi aset mulai dari Bekasi hingga Palembang. Polisi juga menyita uang tunai hampir Rp5,4 miliar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penelusuran tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik mengidentifikasi aset yang berkaitan dengan perkara. Namun, proses penelusuran dan penyitaan aset tidak serta-merta berarti seluruh nilai tersebut telah dikembalikan kepada korban.</span><br><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Besarnya penelusuran aset menjadi perhatian karena dana milik ribuan lender masih tercatat belum kembali. Berdasarkan data hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2025, sejak 2018 PT DSI telah menghimpun dana dari 23.266 lender dengan akumulasi mencapai Rp11,49 triliun. Sementara itu, per 22 September 2025, dana lender yang belum kembali tercatat lebih dari Rp2,47 triliun milik 11.151 lender.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,87 triliun diduga disalurkan ke proyek fiktif. Adapun dana yang benar-benar mengalir ke proyek riil disebut hanya sekitar Rp145 miliar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Angka-angka tersebut menggambarkan besarnya persoalan yang harus ditangani, termasuk penelusuran aliran dana, pengungkapan pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta upaya pemulihan kerugian para lender.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di tengah proses hukum yang berjalan, Arsal mengingatkan para korban agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan pengembalian dana dengan meminta imbalan tertentu.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami memahami keresahan para lender. Kami minta korban tetap tenang, menyimpan seluruh bukti penempatan dana, dan jangan percaya kepada pihak mana pun yang menjanjikan dana bisa cepat kembali dengan imbalan tertentu. Pengembalian aset hanya melalui mekanisme hukum,” ucapnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polri memastikan penanganan perkara masih berlanjut. Berkas perkara tersangka dalam tiga klaster telah dinyatakan lengkap, sedangkan penyidikan klaster keempat yang menyasar PT DSI sebagai korporasi masih berlangsung.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penelusuran aset dan pendalaman pertanggungjawaban pidana diharapkan dapat memperjelas aliran dana dalam perkara ini sekaligus mendukung proses pemulihan hak para korban sesuai mekanisme hukum yang berlaku.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Bongkar Produksi Obat Keras Ilegal di Sukoharjo, 7 Juta Butir Disita</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-bongkar-produksi-obat-keras-ilegal-di-sukoharjo-7-juta-butir-disita</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-bongkar-produksi-obat-keras-ilegal-di-sukoharjo-7-juta-butir-disita</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad8733ea5c06.jpg" length="126728" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 15:10:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar dua lokasi yang diduga menjadi tempat produksi obat keras ilegal jenis Tramadol dan Triheksifenidil di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 16 orang dan menyita lebih dari 7 juta butir obat keras beserta bahan baku serta mesin produksi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Perkembangan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026). Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan atas temuan ratusan ribu butir Tramadol di Jakarta Utara.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus bermula dari informasi Bea dan Cukai mengenai temuan 20 koli berisi 650 ribu butir Tramadol di Kompleks Pergudangan Kereta Api Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara, pada 7 Oktober 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk menelusuri asal barang dan pihak yang diduga terlibat. Hasilnya, petugas mengarah ke dua lokasi di Kecamatan Kartasura dan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, yang ditindak pada 15 Oktober 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari kedua lokasi tersebut, polisi mengamankan 11 orang di Kartasura dan lima orang di Gatak. Petugas juga menemukan lebih dari 7 juta butir obat keras, bahan baku, serta sejumlah mesin yang diduga digunakan dalam proses produksi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, penyidik masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan. Polisi juga memburu dua orang yang diduga berperan sebagai pemilik dan pihak yang membantu mengendalikan kegiatan produksi tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain itu, penyidik menelusuri asal bahan baku, jaringan distribusi, serta aliran dana yang berkaitan dengan dugaan produksi dan peredaran obat keras ilegal.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penindakan ini merupakan bagian dari upaya melindungi masyarakat agar tidak terpapar bahaya penyalahgunaan obat keras yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, penyelidikan dilakukan dengan menelusuri dokumen pengiriman dan rekaman kamera pengawas atau CCTV hingga petugas menemukan lokasi yang diduga menjadi tempat produksi di Sukoharjo.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan hasil penyelidikan awal, obat-obatan tersebut diduga diedarkan melalui jasa ekspedisi. Polisi masih mendalami pihak penerima barang serta jaringan distribusi yang terkait dengan perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di sisi lain, Kepala Balai Besar POM di Jakarta Jeffeta Pradeko Putra mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memperoleh dan menggunakan obat keras. Menurutnya, obat-obatan tersebut memiliki kegunaan medis jika digunakan sesuai indikasi dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan, tetapi penyalahgunaannya dapat membahayakan kesehatan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Masyarakat juga diimbau menerapkan prinsip Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum menggunakan produk obat. Obat keras harus diperoleh melalui sarana pelayanan kefarmasian resmi dan digunakan sesuai resep dokter.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa pemberantasan peredaran obat keras ilegal membutuhkan kerja sama lintas instansi serta dukungan masyarakat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak seluruh elemen meningkatkan kepedulian dan bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya peredaran serta penyalahgunaan obat keras. Jika mengetahui adanya dugaan peredaran ilegal, segera sampaikan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110,” pungkasnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polda Metro Jaya bersama instansi terkait masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam produksi dan distribusi obat keras ilegal tersebut.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri: 98 Kasus Karhutla Korporasi Masuk Penyidikan, Kumpulkan Bukti untuk Tetapkan Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-98-kasus-karhutla-korporasi-masuk-penyidikan-kumpulkan-bukti-untuk-tetapkan-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-98-kasus-karhutla-korporasi-masuk-penyidikan-kumpulkan-bukti-untuk-tetapkan-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac0961b4d58b.jpg" length="296641" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 14:10:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polri terus mendalami dugaan keterlibatan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Sebanyak 98 laporan polisi (LP) terkait karhutla yang melibatkan korporasi telah dinaikkan ke tahap penyidikan oleh Bareskrim Polri.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri Suyudi Ario Seto mengatakan, penyidik saat ini masih mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat penanganan perkara sebelum menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Jadi, per hari ini, dari Bareskrim Polri telah melakukan penyidikan</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">dari 98 LP naik sidik ada 98 kasus terkait dengan korporasi," ujar Suyudi saat memberikan keterangan media di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Suyudi, proses penyidikan terhadap seluruh kasus tersebut masih berlangsung. Penyidik terus menelusuri bukti dan mengembangkan perkara guna mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas terjadinya karhutla.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menegaskan, penetapan tersangka ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat, setelah penyidik memperoleh bukti yang cukup untuk mendukung proses hukum.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Untuk itu, tentunya penyidik masih dalam upaya mengumpulkan alat-alat bukti, sehingga dalam waktu yang dekat pastinya kita akan menetapkan para tersangka," terangnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri juga menegaskan bahwa pertanggungjawaban hukum dalam kasus karhutla tidak hanya berpotensi menyasar perusahaan sebagai badan usaha. Pemilik perusahaan hingga pemegang saham yang bertanggung jawab terhadap korporasi terkait juga dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hasil penyidikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Baik itu sebagai pemilik perusahaan maupun juga para pemegang sahamnya, yang bertanggung jawab terhadap korporasi yang terkait dengan terjadinya karhutla di Indonesia," imbuh Suyudi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Langkah ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan karhutla yang melibatkan korporasi. Penetapan tersangka nantinya akan bergantung pada hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti yang diperoleh penyidik.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 12 Boks Benih Lobster Senilai Rp5,8 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-gagalkan-penyelundupan-12-boks-benih-lobster-senilai-rp58-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-gagalkan-penyelundupan-12-boks-benih-lobster-senilai-rp58-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad77ac8322e3.jpg" length="269633" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 21:29:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>— Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyelundupan benih bening lobster (BBL) asal Pangandaran, Jawa Barat, yang diduga akan dikirim ke luar negeri melalui jaringan distribusi lintas negara. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik mengamankan 12 boks benih lobster senilai sekitar Rp5,8 miliar dan menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai pelaku lapangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan terkait pengangkutan benih lobster. Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemantauan selama beberapa hari hingga petugas menghentikan kendaraan pengangkut benih lobster di Jalan Raya Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (19/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Berdasarkan informasi dari masyarakat, tim melakukan penyelidikan dan pemantauan hingga akhirnya berhasil menghentikan aktivitas pengangkutan benih lobster yang diduga akan diselundupkan ke luar negeri,” ujar Irhamni dalam konferensi pers di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Senin (19/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam operasi tersebut, penyidik menyita satu unit mobil Daihatsu Gran Max hitam bernomor polisi B 1617 SF yang digunakan untuk mengangkut 12 boks benih lobster dari Pangandaran. Benih tersebut rencananya dibawa ke Tangerang sebagai lokasi transit sebelum diteruskan melalui jalur distribusi berikutnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dua orang yang diamankan, yakni Raffles Valentino Jose Rijal dan Ferdi Avansah, diketahui berasal dari Lampung. Berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya diduga bertugas mengambil dan mengangkut benih lobster atas perintah pemodal. Keduanya mengaku tidak mengenal pihak yang menyerahkan benih lobster di wilayah Pangandaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik kini mendalami identitas pemasok, pemodal yang mengendalikan pengiriman, hingga calon pembeli di luar negeri. Berdasarkan keterangan awal, jaringan tersebut diduga memanfaatkan jalur darat menuju Sumatera, kemudian Jambi, sebelum benih lobster diteruskan ke sejumlah negara, antara lain Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Vietnam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap siapa saja pelaku dan aktor di belakangnya, termasuk pemodal serta pembeli di luar negeri. Tidak menutup kemungkinan terdapat tersangka lain maupun jaringan yang lebih besar,” tegas Irhamni.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Hasil pemeriksaan sementara juga mengungkap bahwa kedua pelaku mengaku telah melakukan pengiriman benih lobster sebanyak 10 kali dalam tiga bulan terakhir. Pengiriman yang dihentikan di Depok merupakan pengiriman kesepuluh, sedangkan sembilan pengiriman sebelumnya diduga berhasil lolos dari penindakan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Irhamni, sembilan pengiriman terdahulu masing-masing diperkirakan mencapai 40 boks. Sementara itu, pengiriman yang berhasil diungkap kali ini berjumlah 12 boks. Setiap boks rata-rata berisi sekitar 6.000 ekor benih lobster dengan harga pasar yang disebut mencapai Rp80.000 per ekor.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tidak berhenti pada penindakan terhadap pelaku lapangan, Bareskrim juga menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut. Penyidik mendalami kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU), terutama untuk mengidentifikasi dan mengejar hasil kejahatan dari sembilan pengiriman sebelumnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk menikmati hasil kejahatannya di bumi Indonesia. Kami akan menelusuri dan mengejar hasil kejahatan dari sembilan pengiriman sebelumnya melalui penerapan tindak pidana pencucian uang,” kata Irhamni.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam perkara ini, kedua tersangka dijerat Pasal 92 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP KKP), Pung Nugroho Saksono, mengapresiasi pengungkapan tersebut. Menurutnya, pemberantasan penyelundupan benih lobster membutuhkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga agar rantai distribusi ilegal dapat diputus.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pemerintah melalui Satgas BBL memperkuat pengawasan dengan melibatkan Polri, TNI, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk menelusuri keuntungan yang diperoleh dari praktik penyelundupan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Negara tidak boleh kalah oleh pelaku yang melakukan tindak kejahatan ini. Kami akan terus bekerja, melakukan operasi, dan memperkuat kerja sama seluruh unsur untuk menghentikan penyelundupan benih bening lobster,” ujar Pung.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Benih lobster yang diamankan selanjutnya direncanakan diserahkan kepada KKP untuk dibudidayakan di wilayah Batam. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan sekaligus mendorong pemanfaatan benih lobster di dalam negeri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Bareskrim Polri bersama kementerian dan lembaga terkait akan terus mengembangkan penyidikan, termasuk mengungkap jaringan lintas negara dan menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari aktivitas ilegal tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga pihak-pihak yang diduga mengendalikan dan memperoleh keuntungan dari penyelundupan sumber daya laut Indonesia.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Operasi Gabungan, BNN Pastikan Penyalahguna Narkotika &amp;apos;Murni&amp;apos; Mendapatkan Rehabilitasi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/gelar-operasi-gabungan-bnn-pastikan-penyalahguna-narkotika-murni-mendapatkan-rehabilitasi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/gelar-operasi-gabungan-bnn-pastikan-penyalahguna-narkotika-murni-mendapatkan-rehabilitasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad50049b9781.jpg" length="83688" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 22:10:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"><strong>Jakarta </strong>- Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bareskrim Polri menggelar operasi gabungan di empat tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur pada Sabtu (17/10). Dari 328 pengunjung yang menjalani tes urine, 13 orang di antaranya terdeteksi positif mengonsumsi narkotika. Delapan orang terindikasi menggunakan etomidate, empat orang positif methamphetamine, dan satu orang positif THC.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Plt. Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Adri Irniadi, menjelaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan kelanjutan dari upaya pemberantasan narkotika yang dalam beberapa minggu terakhir dilakukan oleh BNN Provinsi bersama Polda di sejumlah kawasan rawan narkoba di Indonesia. Kali ini, operasi menyasar tempat hiburan malam sebagai langkah untuk mengawasi potensi penyalahgunaan narkotika di ruang publik, khususnya etomidate yang marak disalahgunakan melalui rokok elektrik atau vape dan menjadi ancaman yang perlu diwaspadai karena berisiko membahayakan kesehatan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Sebagai tindak lanjut hasil operasi, 13 orang yang terdeteksi positif berdasarkan hasil tes urine, menjalani asesmen oleh Deputi Bidang Rehabilitasi BNN untuk menentukan bentuk penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Hasil asesmen menunjukkan bahwa seluruhnya berada dalam kategori penggunaan ringan. Lima orang direkomendasikan menjalani intervensi singkat, tujuh orang mengikuti rehabilitasi rawat jalan, sedangkan satu orang lainnya memerlukan asesmen lanjutan untuk menentukan penanganan yang tepat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Plt. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi, menegaskan bahwa penanganan terhadap individu yang terindikasi menggunakan narkotika perlu didasarkan pada hasil asesmen agar layanan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya BNN untuk memastikan penyalahguna narkotika mendapatkan intervensi dan layanan rehabilitasi secara tepat, sehingga dapat mencegah risiko penggunaan berlanjut sekaligus mendukung proses pemulihan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Langkah ini mencerminkan pendekatan humanis BNN yang tidak hanya berfokus pada pemberantasan peredaran gelap narkotika, tetapi juga mengedepankan pemulihan bagi individu yang membutuhkan layanan rehabilitasi. Melalui operasi bersama ini, sinergi BNN dan Polri tidak hanya memperkuat upaya penindakan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika saja, tetapi juga memastikan bahwa upaya pemberantasan narkotika dapat berjalan beriringan dengan langkah penyelamatan dan pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkotika.(red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri&amp;Menkum Teken SKB Sinkronisasi Sistem Peradilan Pidana, Perkuat Kepastian Hukum</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-menkum-teken-skb-sinkronisasi-sistem-peradilan-pidana-perkuat-kepastian-hukum</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-menkum-teken-skb-sinkronisasi-sistem-peradilan-pidana-perkuat-kepastian-hukum</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad4ed7484fc7.jpg" length="399379" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 11:16:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mendukung upaya sinkronisasi sistem peradilan pidana terpadu melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Sinkronisasi Ketatalaksanaan Sistem Peradilan Pidana Terpadu. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga penegak hukum dalam penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">SKB tersebut ditandatangani dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum yang digelar Kementerian Hukum (Kemenkum) di Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri mengapresiasi langkah Menteri Hukum dalam mendorong sinkronisasi antarlembaga tersebut. Menurutnya, sistem peradilan pidana merupakan satu kesatuan yang membutuhkan koordinasi agar pelaksanaan penegakan hukum berjalan efektif dan mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Mudah-mudahan dengan upaya yang dilakukan oleh Pak Menkum bisa membuat sistem peradilan di Indonesia ini lebih efektif, lebih terbuka, dan dapat menjawab serta memberikan kepastian hukum di Indonesia,” ujar Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi juga dapat dimanfaatkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi terkait proses peradilan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Apalagi dengan sekarang teknologi informasi yang sangat luar biasa, ini bisa memudahkan masyarakat mengakses sehingga menjadi jawaban bagi masyarakat lebih efektif dan lebih mudah,” imbuhnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan, SKB tersebut disusun untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas dan kewenangan masing-masing lembaga penegak hukum, terutama dalam penerapan KUHP dan KUHAP yang baru. Langkah ini juga ditujukan untuk mencegah tumpang tindih kewenangan serta menangani persoalan yang melibatkan lebih dari satu lembaga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Melalui SKB ini, masing-masing lembaga menyelaraskan pelaksanaan tugas dan kewenangannya, menyamakan pemahaman, mencegah tumpang tindih, dan menangani persoalan lintas lembaga agar sistem peradilan pidana berjalan terpadu, efektif, dan konsisten,” kata Supratman.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menegaskan, kesepakatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antarlembaga tanpa mengganggu independensi masing-masing institusi. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung penegakan hukum yang semakin baik dan menciptakan keadilan bagi masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Melalui penandatanganan SKB tersebut, sinkronisasi pelaksanaan tugas dan kewenangan antarlembaga diharapkan dapat memperkuat keterpaduan sistem peradilan pidana, sekaligus mendukung proses penegakan hukum yang efektif dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Bali Tetapkan 7 Tersangka Kasus BBM Subsidi, Solar Ditimbun dan Pertalite Dijual Mahal</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-bali-tetapkan-7-tersangka-kasus-bbm-subsidi-solar-ditimbun-dan-pertalite-dijual-mahal</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-bali-tetapkan-7-tersangka-kasus-bbm-subsidi-solar-ditimbun-dan-pertalite-dijual-mahal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad4efe3e56aa.jpg" length="105253" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 09:45:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Denpasar</strong> - Polda Bali menetapkan tujuh tersangka dalam pengungkapan kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah wilayah Bali. Kasus tersebut meliputi dugaan penimbunan 300 liter solar subsidi di Kabupaten Tabanan serta penjualan Pertalite dengan harga tinggi di beberapa daerah.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy menegaskan, kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Polda Bali dan jajaran tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan atau penyelewengan BBM yang disubsidi pemerintah. Tindakan tegas ini kami lakukan demi melindungi hak masyarakat yang memang membutuhkan BBM subsidi tersebut,” kata Ariasandy di Denpasar, Jumat (16/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan kasus ini melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali bersama Satreskrim Polresta Denpasar, Polres Buleleng, Polres Badung, dan Polres Gianyar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus pertama diungkap Ditreskrimsus Polda Bali di Kabupaten Tabanan. Polisi mengamankan seorang pria berinisial IMS (64) yang diduga menimbun 300 liter solar bersubsidi untuk dijual kembali demi memperoleh keuntungan pribadi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Petugas kemudian melakukan penindakan di sebuah lahan kosong di sebelah SPBU <a href="https://54.821.04,/">54.821.04,</a> Jalan Dr. Soekarno, Delod Peken, Tabanan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">IMS diduga membeli solar bersubsidi di SPBU dengan memanfaatkan kode batang kendaraan dan kode batang petani yang dimilikinya. Solar tersebut kemudian ditampung dalam sejumlah jeriken dan diangkut menggunakan mobil Suzuki Carry ST 100 berwarna abu-abu metalik bernomor polisi DK 1216 GD.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">BBM tersebut diduga akan dijual kembali melalui warung milik IMS. Berdasarkan keterangan dalam pengungkapan kasus, praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak awal 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari lokasi kejadian, polisi menyita 300 liter solar bersubsidi, satu unit Suzuki Carry ST 100, serta 15 jeriken berkapasitas 35 liter. Dari jumlah tersebut, 10 jeriken berisi solar dan lima lainnya kosong. Petugas juga mengamankan tiga jeriken kosong berkapasitas 30 liter.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Barang bukti lain yang disita meliputi satu kode batang kendaraan bernomor polisi DK 8187 GC dan satu lembar surat rekomendasi pembelian solar untuk pertanian.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain kasus penimbunan solar, polisi menangani enam orang lainnya yang diduga menyalahgunakan distribusi Pertalite dengan menjualnya kembali dalam botol berukuran 1,5 liter seharga Rp50.000 hingga Rp100.000 per botol.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penjualan tersebut diduga ditawarkan melalui Facebook Marketplace, dengan transaksi menggunakan sistem pembayaran di tempat atau cash on delivery (COD).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Enam orang yang ditangani jajaran kepolisian di Bali tersebut masing-masing berinisial F (31), yang ditangani Polresta Denpasar pada 14 Oktober 2026; PSAA (25), GAW (17), dan GR (31), yang ditangani Polres Buleleng; U (27), di wilayah Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung; serta IGRA (23), di wilayah Batubulan, Kabupaten Gianyar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pengungkapan di sejumlah wilayah tersebut, petugas menyita berbagai barang bukti berupa botol dan wadah berisi Pertalite, jeriken, kendaraan, uang tunai hasil penjualan, selang, tas, serta telepon seluler.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Barang bukti yang diamankan antara lain empat botol plastik berukuran 1,5 liter berisi Pertalite, lima botol air mineral berukuran 1,5 liter yang terisi penuh, serta satu galon berkapasitas 15 liter yang berisi sekitar empat liter Pertalite.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi juga menyita uang tunai yang diduga berasal dari hasil penjualan sebesar Rp70.000 dan Rp750.000, empat botol kosong, satu mobil pikap Carry bernomor polisi DK 8492 PR, satu sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 6610 UBD, dan satu sepeda motor Suzuki Thunder bernomor polisi DK 2804 RG.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Barang bukti lainnya meliputi 13,5 liter Pertalite dalam sembilan botol berukuran 1,5 liter, satu botol berisi sekitar 0,3 liter Pertalite, selang bening sepanjang dua meter, satu tas hitam, serta satu telepon seluler Redmi Note 12.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas dugaan perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, terkait penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ketentuan tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ariasandy mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan fasilitas pemerintah, termasuk kode batang pembelian BBM dan surat rekomendasi bagi petani, untuk mendapatkan keuntungan pribadi secara ilegal.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia juga mengajak masyarakat ikut mengawasi distribusi BBM bersubsidi dan segera melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan atau penjualan yang tidak sesuai ketentuan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami meminta kerja sama dari masyarakat. Apabila menemukan atau mencurigai adanya aktivitas penimbunan maupun penyelewengan distribusi BBM dan gas bersubsidi, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui kanal aduan resmi Kepolisian 110,” kata Ariasandy.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Ingatkan Bahaya Judi Online, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-ingatkan-bahaya-judi-online-ajak-masyarakat-perkuat-pencegahan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-ingatkan-bahaya-judi-online-ajak-masyarakat-perkuat-pencegahan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad4ed08302f4.jpg" length="308337" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 07:38:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Polri mengajak masyarakat lebih waspada terhadap penyebaran judi daring atau judi online yang memanfaatkan berbagai saluran digital untuk menarik pengguna. Upaya pencegahan ini menjadi bagian dari perhatian Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui program Quick Wins atau program prioritas Kapolri pada poin ketiga, yakni Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital. Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, keterlibatan publik diperlukan untuk mengenali modus perjudian digital, mencegah penyebarannya, serta melindungi diri dan keluarga dari risiko yang ditimbulkan. Promosi di media sosial, komentar spam, pesan pribadi, hingga tautan menuju situs perjudian kerap dikemas dengan tawaran kemenangan dan keuntungan instan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada promosi tersebut karena judi online berisiko menimbulkan kerugian finansial dan berdampak pada kehidupan sosial maupun keluarga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pencegahan judi online membutuhkan upaya penegakan hukum yang disertai peningkatan kesadaran masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat dan program prioritas Kapolri, khususnya poin ketiga mengenai Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Sebagaimana dengan program prioritas Quick Wins Kapolri, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk promosi judi online dan tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan dalam waktu singkat. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari mengenali modus yang berkembang, melindungi keluarga dari paparan perjudian digital, hingga melaporkan aktivitas yang diduga melanggar hukum,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menjelaskan, promosi perjudian digital dapat membentuk persepsi keliru bahwa judi online merupakan cara mudah untuk memperoleh penghasilan. Padahal, kemenangan sesaat tidak menjamin keuntungan berkelanjutan. Keinginan untuk mengembalikan uang yang hilang akibat kekalahan justru dapat mendorong seseorang terus bermain dan mempertaruhkan dana dalam jumlah lebih besar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Apabila berlangsung terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan sehari-hari, memicu utang, serta menimbulkan persoalan dalam keluarga. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menggunakan uang kebutuhan pokok sebagai taruhan dan tidak mengambil keputusan keuangan berdasarkan janji keuntungan yang tidak realistis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Jangan sampai tawaran keuntungan instan membuat masyarakat mengabaikan risiko yang dapat muncul di kemudian hari. Kami mengajak masyarakat untuk bersikap kritis terhadap promosi judi online, tidak mengeklik tautan mencurigakan, serta tidak menyebarluaskan konten yang mengarahkan orang lain ke situs perjudian. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran diri dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polri juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan data pribadi dan informasi keuangan dengan tidak memberikannya kepada pihak yang tidak dapat dipercaya. Orang tua dan keluarga diharapkan mendampingi penggunaan internet, khususnya bagi anak dan remaja, serta membangun komunikasi terbuka mengenai risiko perjudian digital. Apabila terdapat anggota keluarga yang mulai kesulitan menghentikan kebiasaan berjudi, pendekatan yang mendukung dan tidak menghakimi dapat menjadi langkah awal untuk membantu mencegah dampak yang lebih luas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Masyarakat yang menemukan konten atau aktivitas yang diduga berkaitan dengan judi online dapat melaporkannya melalui kanal resmi yang berwenang. Informasi yang relevan dapat disampaikan agar ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga diminta tidak ikut menyebarkan tautan maupun materi promosi perjudian, baik melalui unggahan, komentar, maupun pesan berantai.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Trunoyudo menegaskan, pemberantasan judi online tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga pada upaya melindungi masyarakat dari risiko kerugian dan dampak sosial yang ditimbulkan. Keterlibatan masyarakat dalam mengenali modus, mencegah penyebaran promosi, dan menyampaikan laporan menjadi bagian penting dari upaya bersama tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Melalui Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung program Kapolri, Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital. Dengan meningkatkan kewaspadaan, tidak memberi ruang bagi promosi perjudian, dan saling mengingatkan mengenai risikonya, kita dapat bersama-sama mencegah dampak judi online dan mendukung terciptanya ruang digital yang lebih aman serta bertanggung jawab,” tutup Trunoyudo.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Cianjur Bongkar Markas Judi Online di Vila, 9 Operator Ditangkap</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polres-cianjur-bongkar-markas-judi-online-di-vila-9-operator-ditangkap</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polres-cianjur-bongkar-markas-judi-online-di-vila-9-operator-ditangkap</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad30bc3bdcf8.jpg" length="113553" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2026 11:52:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Cianjur </strong>- Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap sembilan orang yang diduga menjadi operator judi online (judol) di sebuah vila di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita puluhan ponsel, laptop, tablet, perangkat jaringan internet, serta uang tunai.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, Kamis (15/10/2026). pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di vila tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sembilan tersangka yang ditangkap berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Sebagian besar di antaranya mengaku pernah bekerja sebagai operator judi online di Kamboja.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Tersangka TCZ (20) perempuan asal Tebing Tinggi, KW (28) mahasiswa asal Cianjur, MIG (29) asal Ogan Komering Ulu, N (30) perempuan asal Medan, dan PS (26) mahasiswa asal Tasikmalaya," katanya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain kelima tersangka tersebut, polisi turut menangkap J (23), mahasiswa asal Deli Serdang; RS (30), karyawan swasta asal Bogor; RS (24), mahasiswa asal Tangerang; serta OCW (33), mahasiswa asal Tangerang Selatan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam menjalankan operasinya, delapan tersangka bertugas sebagai telemarketing, sedangkan OCW berperan sebagai customer service. Polisi menyita 46 unit ponsel, dua unit laptop, satu unit tablet, empat unit modem, lima unit router, serta uang tunai sebesar Rp641 ribu.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan keterangan para tersangka, aktivitas operasional di vila tersebut telah berlangsung selama tiga minggu. Selama periode itu, mereka disebut mampu menghasilkan keuntungan sekitar Rp14 juta per hari.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Sejak beroperasi hingga akhirnya terbongkar lokasi judi online para tersangka sudah menghasilkan sekitar Rp294 juta, dimana uang-nya ditampung salah seorang perekrut sekaligus pengendali operasional berinisial YN alias J," katanya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi menyebut seorang tersangka berinisial J berhasil melarikan diri saat penggerebekan. Ia kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Cianjur. Petugas masih melakukan pencarian untuk menangkap tersangka tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Mereka terancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Jateng Bongkar Dugaan Aksi Premanisme Berkedok Penagihan Utang di Kudus</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-jateng-bongkar-dugaan-aksi-premanisme-berkedok-penagihan-utang-di-kudus</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-jateng-bongkar-dugaan-aksi-premanisme-berkedok-penagihan-utang-di-kudus</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad30a3b888e1.jpg" length="352291" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 20:49:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Kudus</strong> - Persoalan utang-piutang berujung dugaan aksi kekerasan di Desa Jepang, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sebanyak 24 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang diduga melibatkan kelompok penagih utang (debt collector) asal Yogyakarta.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan , Rabu (14/10/2026) mengatakan, dari total tersangka tersebut, 21 orang merupakan anggota kelompok penagih utang, sedangkan tiga lainnya diduga berperan sebagai pengguna jasa dan perantara penagihan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Puluhan orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu, antara lain 21 'debt collector' dari Yogyakarta, serta tiga orang pengguna jasa dan perantaranya," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Roy menjelaskan, perkara tersebut bermula dari persoalan utang-piutang yang kemudian melibatkan jasa penagihan melalui PT Jawara Mandiri Solution.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak pengguna jasa diduga mengerahkan sejumlah penagih utang untuk mendatangi rumah keluarga pihak yang memiliki kewajiban pembayaran di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Rombongan tersebut tiba di lokasi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kedatangan mereka kemudian memicu perselisihan dengan pihak keluarga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi sempat berupaya memediasi kedua belah pihak. Namun, upaya tersebut belum membuahkan kesepakatan. Situasi kembali memanas pada sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan keterangan yang dihimpun penyidik, insiden tersebut diduga melibatkan aksi pemukulan, pelemparan batu, penggunaan senjata tajam, hingga perusakan bagian rumah. Peristiwa itu juga mengakibatkan korban mengalami luka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain menetapkan 24 orang sebagai tersangka, polisi turut mengamankan tujuh kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Roy menilai, cara penagihan yang diduga disertai kekerasan dan pemaksaan kehendak tersebut mengarah pada tindakan premanisme. Ia menegaskan, persoalan utang-piutang tidak boleh diselesaikan dengan intimidasi ataupun tindakan yang melanggar hukum.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Mereka datang ke Kudus bertemu dengan orang tua yang memiliki kewajiban pembayaran yang diduga dilakukan dengan aksi premanisme atau memaksakan kehendak untuk meminta pelunasan," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolda menegaskan, setiap persoalan pembayaran utang harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Penggunaan jasa penagihan tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan, intimidasi, maupun tindakan melawan hukum lainnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Termasuk dalam kesempatan ini saya sampaikan kepada siapa pun yang berdalih, apakah itu 'debt collector' ataupun aksi-aksi lain yang mengatasnamakan organisasi tertentu untuk memaksakan kehendak atau haknya dengan cara melawan hukum. Kita akan tindak tegas," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan dugaan aksi premanisme kepada kepolisian. Menurutnya, laporan masyarakat diperlukan untuk membantu aparat menindak setiap tindakan yang meresahkan dan melanggar hukum.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pengembangan kasus ini, penyidik berencana meminta keterangan dari pihak PT Jawara Mandiri Solution guna mendalami dugaan pengerahan kelompok penagih utang ke rumah warga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Atas dugaan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang di muka umum, Pasal 448 tentang pemaksaan secara melawan hukum, serta Pasal 257 tentang memasuki rumah atau pekarangan orang lain secara melawan hukum.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolda Jawa Tengah menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut saat meninjau lokasi kejadian di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tetapkan 9 Tersangka TPPO ABK KM Maulana 23</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polres-pelabuhan-tanjung-priok-tetapkan-9-tersangka-tppo-abk-km-maulana-23</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polres-pelabuhan-tanjung-priok-tetapkan-9-tersangka-tppo-abk-km-maulana-23</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad30569aa5bf.jpg" length="121164" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 20:49:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Para tersangka diduga terlibat dalam rangkaian perekrutan, penampungan, hingga eksploitasi ABK.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan, perkara tersebut memenuhi tiga unsur utama TPPO sesuai Pasal 455 KUHP, yakni proses, cara, dan tujuan eksploitasi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kasus perbudakan ini memenuhi tiga unsur utama TPPO sesuai Pasal 455 KUHP, yaitu proses, cara, dan tujuan eksploitasi,” kata Fajri di Jakarta, Kamis (15/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Fajri, para korban diduga dijerat utang atau kasbon, mengalami pemotongan gaji tanpa persetujuan, serta menjadi korban penganiayaan. Selain itu, dokumen perjanjian kerja mereka diduga dipalsukan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dari janji gaji Rp4 juta per bulan, korban justru hanya diberi upah Rp35 ribu per hari," kata Fajri.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menjelaskan, kasus tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari pemilik kapal, kapten, pengurus dokumen, hingga penampung ABK. Para korban disebut direkrut melalui media sosial Facebook.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Salah satu tersangka, Suyadi, selaku Direktur PT Anugerah Maritim Indonesia Raya sekaligus pemilik KM Maulana 23, diduga menyediakan dana kasbon yang menjerat ABK.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia juga diduga membiarkan pemalsuan dokumen Perjanjian Kerja Laut (PKL) serta melanggar ketentuan pengupahan ABK dalam Permen KKP Nomor 4 Tahun 2026.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapten KM Maulana 23, Sarman, diduga memberikan target kerja yang berlebihan, melakukan penganiayaan, menyita 10 ponsel milik ABK, serta membatasi pemberian makanan dan minuman yang layak apabila target kerja tidak tercapai.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tersangka Ahmad Ramadhan alias Rama diduga mengoordinasikan pendaftaran dan penampungan ABK yang direkrut melalui Facebook. Ia juga diduga melakukan pemotongan uang kasbon secara sepihak serta memobilisasi korban.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Asep Saepudin alias Ujang diduga bertugas menjemput dan mengawasi ABK di tempat penampungan serta mengawal mereka agar tidak melarikan diri sebelum naik kapal. Kusdinar alias Babe Bule diduga menjemput dan menyalurkan korban ke jaringan penampungan lain dengan imbalan komisi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tersangka Rahmat Dani alias Agam diduga mengawasi dan menyekap korban di tempat penampungan agar tidak melarikan diri. Adapun Kusnadi diduga membuat dokumen PKL palsu dan memalsukan tanda tangan ABK atas izin pimpinan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tersangka Ahmad Bayhaki alias Wiki diduga memalsukan tanda tangan pemohon Surat Keterangan Kecakapan (SKK) perwira kapal serta mengurus dokumen keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Sugiono, yang disebut sebagai atasan pengurus dokumen, diduga mengawasi dan menyetujui pemalsuan tanda tangan PKL maupun SKK serta melaporkan kegiatan operasional kepada direktur.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari sembilan tersangka yang ditetapkan, polisi menahan tujuh orang. Satu tersangka lainnya sedang ditangani Polres Kepulauan Aru terkait kasus penganiayaan, sedangkan seorang tersangka berusia 72 tahun tidak ditahan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami menahan tujuh dari sembilan pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Satu pelaku saat ini ditangani Polres Kepulauan Aru terkait kasus penganiayaan dan satu lagi tersangka berusia 72 tahun, sehingga tidak dilakukan penahanan,” kata dia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Para tersangka dijerat Pasal 455 KUHP tentang TPPO dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda golongan VII sebesar Rp15 miliar.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pemadaman Karhutla</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-polri-perkuat-penegakan-hukum-dan-pemadaman-karhutla</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-polri-perkuat-penegakan-hukum-dan-pemadaman-karhutla</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad301abcf062.jpg" length="410239" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 15:13:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>— Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan Polri terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penegakan hukum, pemadaman di wilayah terdampak, serta penguatan langkah pencegahan dan deteksi dini. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung untuk menangani kebakaran sekaligus menindak pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/10/2026), Kapolri menyampaikan bahwa dari 97 laporan polisi (LP) terkait karhutla, sebanyak 92 laporan telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Proses penanganan perkara juga mengarah pada dugaan keterlibatan korporasi yang saat ini masih dalam pemeriksaan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kita lakukan penyelidikan, dari 97 LP, menjadi 92 naik sidik. Kemudian sekarang ini sudah mengerucut pada korporasi yang sedang kita periksa,” ujar Kapolri.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menjelaskan, proses penyidikan masih berlangsung untuk mendalami perkara dan menentukan pihak yang harus bertanggung jawab. Hasil pengusutan tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik setelah proses hukum dan penetapan pihak terkait dilakukan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Ya tentunya sedang dalam proses penyidikan, nanti kalau sudah kita tetapkan akan kita ekspos oleh Pak Kabareskrim,” jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penegakan hukum terhadap karhutla menjadi salah satu langkah Polri untuk memastikan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya ditangani dari sisi pemadaman, tetapi juga melalui pertanggungjawaban hukum pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Dalam perkembangan penanganan perkara hingga 13 Oktober 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Bareskrim Polri juga telah mengungkap penanganan kasus yang melibatkan korporasi dan perorangan, termasuk penetapan sembilan tersangka dalam perkara korporasi serta 223 tersangka dalam perkara perorangan. Penanganan perkara tersebut terus dikembangkan berdasarkan hasil penyidikan dan bukti yang ditemukan di lapangan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain penegakan hukum, Polri terus mengoptimalkan dukungan operasional untuk membantu pemadaman di sejumlah wilayah. </span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri menyebut evaluasi terus dilakukan guna memperkuat langkah penanganan, termasuk dengan mengerahkan personel dan menggunakan peralatan yang dapat menjangkau titik api di medan yang sulit diakses.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kita menguatkan operasi di kewilayahan, untuk memadamkan api dengan berbagai cara termasuk penggunaan X-Fire, kemudian dengan menggunakan motor trail, ATV, untuk bisa tembus ke daerah yang menjadi titik api,” ungkapnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada aspek pencegahan, Polri juga melakukan Langkah mencakup peningkatan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), kesiapan personel, penguatan sinergi lintas sektor, serta pelibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polri juga mendorong langkah yang memperhatikan dampak karhutla terhadap kehidupan masyarakat, termasuk edukasi pencegahan kebakaran, pembentukan kelas aman asap bagi pelajar, dan pendampingan psikologis bagi warga terdampak. Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman dan penegakan hukum, tetapi juga pada upaya mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polri mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah karhutla, menjaga lingkungan, serta melaporkan potensi kebakaran sejak dini. Sinergi antara kepolisian, masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah kebakaran berulang.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Dalami Perkara Dugaan Korupsi Kredit Perbankan, Koordinasi dengan Instansi Terkait Terus Dilakukan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-dalami-perkara-dugaan-korupsi-kredit-perbankan-koordinasi-dengan-instansi-terkait-terus-dilakukan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-dalami-perkara-dugaan-korupsi-kredit-perbankan-koordinasi-dengan-instansi-terkait-terus-dilakukan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad2ffbff3135.jpg" length="325230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 11:57:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polri terus melakukan pendalaman terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait fasilitas kredit perbankan yang ditangani Kortastipidkor Polri. Sejumlah langkah penyidikan dilakukan, meliputi permintaan keterangan, penggeledahan, pengumpulan dokumen, serta penelusuran informasi transaksi keuangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, proses penanganan perkara dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan prosedur hukum dan kebutuhan pembuktian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penyidik terus melakukan pendalaman melalui pengumpulan keterangan, dokumen, dan informasi yang relevan dengan perkara. Seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh berdasarkan fakta dan alat bukti,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam proses tersebut, penyidik telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait, termasuk pihak yang memiliki keterkaitan dengan perusahaan yang sedang didalami. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi dan mengamankan dokumen yang relevan untuk kepentingan penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain itu, Polri melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), untuk mendukung pengumpulan dan pendalaman informasi transaksi keuangan yang berkaitan dengan perkara tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kadiv Humas menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Koordinasi lintas instansi menjadi bagian dari upaya mendukung kelengkapan informasi dan proses pembuktian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Polri berkomitmen menangani setiap perkara secara profesional, objektif, dan akuntabel. Setiap tahapan dilakukan sesuai prosedur serta berdasarkan fakta dan alat bukti, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam proses penegakan hukum,” tutupnya.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kembangkan Jaringan Peredaran Amunisi Ilegal Di Jayapura, Satgas Damai Cartenz Amankan Dua Orang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kembangkan-jaringan-peredaran-amunisi-ilegal-di-jayapura-satgas-damai-cartenz-amankan-dua-orang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kembangkan-jaringan-peredaran-amunisi-ilegal-di-jayapura-satgas-damai-cartenz-amankan-dua-orang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad249bb7ae1a.jpg" length="300331" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 22:59:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Jayapura – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polda Papua mengamankan dua pria berinisial RS (37) dan SW (33) dalam pengembangan penyidikan dugaan jaringan distribusi senjata api dan amunisi ilegal di Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Papua, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIT.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengamanan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/1/III/SPKT.DITKRIMUM/POLDA PAPUA tanggal 13 Maret 2026. Setelah diamankan, keduanya dibawa ke Polda Papua untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran amunisi dan senjata api ilegal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat dijumpai media, Kamis (15/10), menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari pengembangan pengungkapan jaringan yang telah ditangani dalam beberapa bulan terakhir.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kegiatan ini merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus jaringan peredaran amunisi dan senjata api ilegal yang telah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir,” kata Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kasatgas Humas menyampaikan RS telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan peredaran amunisi ilegal. Sementara itu, SW masih berstatus saksi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami kemungkinan keterlibatannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“RS telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan peredaran amunisi ilegal. Sementara itu, SW masih berstatus sebagai saksi dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik akan mendalami perannya untuk menentukan apakah terdapat keterlibatan dalam tindak pidana tersebut. Penetapan status hukum selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil penyidikan,” ujar Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan hasil penyelidikan, RS diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan distribusi dan penjualan amunisi ilegal serta masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait perkara tersebut. RS dan SW juga diduga memiliki keterkaitan sebagai penghubung dalam jaringan yang dikaitkan dengan SP. Meski demikian, penyidik masih mendalami hubungan masing-masing pihak serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang saat ini menjadi bagian dari proses penyidikan. Barang bukti yang diamankan meliputi:</span></p>
<ul>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1 butir amunisi kaliber 9 milimeter</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1 pucuk <i>airsoft gun</i></span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">4 bilah senjata tajam (terdiri dari 2 sangkur dan 2 parang)</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">2 unit <i>laptop</i> atau <i>netbook</i></span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1 unit tablet</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">15 unit telepon genggam dari berbagai merek (13 unit dalam kondisi aktif/normal dan 2 unit rusak)</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1 unit proyektor beserta kabel</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1 unit kamera <i>drone</i> lengkap dengan <i>remote</i> dan baterai</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1 unit sepeda motor Honda Sonic R150</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Seluruh barang bukti tersebut akan diperiksa dan dianalisis lebih lanjut oleh penyidik untuk mengetahui relevansinya dengan perkara yang sedang ditangani, termasuk kemungkinan adanya informasi yang dapat membantu mengungkap hubungan antarpihak dalam jaringan distribusi senjata api dan amunisi ilegal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa pengembangan kasus jaringan distribusi dan peredaran senjata api serta amunisi ilegal di Jayapura telah melibatkan 19 orang dalam tahapan penanganan perkara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Dari pengungkapan jaringan peredaran amunisi dan senjata api ilegal di Jayapura, sebanyak 19 orang telah diamankan. Dari jumlah tersebut, dua orang perkaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan pada Tahap I, 13 orang telah memasuki Tahap II, dan empat orang lainnya masih dalam proses penyidikan,” ungkap Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Rincian pihak-pihak yang telah masuk dalam tahapan penanganan perkara tersebut adalah sebagai berikut:</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Tahap I (Penyerahan berkas perkara kepada jaksa penuntut umum):</strong></span></p>
<ol>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">LNR – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">BEI – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Tahap II (Pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum):</strong></span></p>
<ol>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">SP – diduga berperan sebagai pembeli senjata api dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">OB – diduga berperan sebagai penyumbang dana/pembeli senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">YP – diduga berperan sebagai penyumbang dana.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">MKM – diduga berperan sebagai perantara senjata.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">DK – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">KO – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">SM – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">HM – diduga berperan sebagai penjual amunisi dan magazen.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">AKW – diduga berperan sebagai penyedia amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">NH – diduga berperan sebagai penyumbang dana.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">HLT – diduga berperan sebagai penyedia amunisi kepada AKW.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">YK – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">AG – diduga berperan sebagai perantara senjata dan amunisi.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Masih dalam tahap penyidikan:</strong></span></p>
<ol>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">YYS alias OS alias K – diduga berperan sebagai penghubung dalam jaringan senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">IHB alias H – diduga berperan sebagai penghubung dalam jaringan senjata dan amunisi.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">RS – telah ditetapkan sebagai tersangka dan diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan peredaran amunisi ilegal.</span></li>
<li style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">SW – masih berstatus saksi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik masih mengembangkan perkara untuk mendalami peran masing-masing pihak, menelusuri hubungan antarpihak, serta mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan jaringan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Terkait dugaan tindak pidana kepemilikan atau penguasaan senjata api dan amunisi tanpa hak, dalam transkrip wawancara disebutkan penerapan Pasal 306 <i>juncto</i> Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Penerapan pasal terhadap masing-masing pihak tetap harus disesuaikan dengan status hukum, dugaan perbuatan, dan hasil penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas menegaskan bahwa pengembangan perkara akan terus dilakukan untuk menelusuri rantai pasokan serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya penegakan hukum dengan menyampaikan informasi yang relevan kepada kepolisian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus peredaran amunisi dan senjata api ilegal di Tanah Papua kepada kepolisian, khususnya Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz,” ujar Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faisal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan jaringan peredaran senjata api dan amunisi ilegal harus dilakukan secara menyeluruh melalui proses penegakan hukum yang profesional dan berdasarkan alat bukti yang sah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penanganan perkara ini harus dilakukan secara profesional, berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah. Kami mendorong penyidik untuk terus mendalami setiap mata rantai jaringan, sehingga pihak-pihak yang terbukti terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kaops.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam kepemilikan, penyimpanan, penyaluran, maupun transaksi senjata api dan amunisi tanpa hak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di Tanah Papua. Apabila mengetahui informasi mengenai dugaan peredaran senjata api dan amunisi ilegal, segera sampaikan kepada aparat keamanan melalui jalur pelaporan resmi. Setiap informasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum dengan tetap memperhatikan keamanan dan kerahasiaan identitas pemberi informasi. Pada prinsipnya, kepolisian hadir untuk melindungi masyarakat, dan keberhasilan menjaga keamanan membutuhkan kerja sama antara Polisi dan masyarakat,” ujar Wakaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polda Papua memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap pihak-pihak yang masih menjalani pemeriksaan.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dirresnarkoba Polda Sumsel Pimpin Penggerebekan di Sekonjing, Sejumlah Gubuk Dibongkar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/dirresnarkoba-polda-sumsel-pimpin-penggerebekan-di-sekonjing-sejumlah-gubuk-dibongkar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/dirresnarkoba-polda-sumsel-pimpin-penggerebekan-di-sekonjing-sejumlah-gubuk-dibongkar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad118c4532d3.jpg" length="119639" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 22:02:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Ogan Ilir </strong>- Polda Sumatera Selatan bersama Polres Ogan Ilir menindak lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan transaksi narkotika di Desa Sekonjing, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam operasi yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Patar M.H. Silalahi, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> petugas mengamankan dua orang dengan hasil tes urine positif metamfetamina serta menyita sejumlah barang bukti, mulai dari sabu dan pil ekstasi hingga peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika. Dilansir dari TBN Sumsel, Rabu (14/10/26).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Operasi gabungan tersebut menyasar sejumlah pondok atau gubuk berdasarkan informasi lapangan dan keresahan masyarakat mengenai dugaan aktivitas narkotika di kawasan tersebut. Sebelum bergerak ke lokasi, personel gabungan melaksanakan apel persiapan guna memastikan kesiapan personel dan kelancaran pelaksanaan penindakan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam operasi itu, petugas mengamankan AS (29), seorang buruh yang berdomisili di Kecamatan Tanjung Raja Timur, serta AY (49), warga Desa Tanjung Agas. Keduanya menjalani tes urine di lokasi dengan hasil positif mengandung metamfetamina.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Petugas turut menyita dua paket sabu, 10 butir pil ekstasi, 12 alat hisap atau bong, dua timbangan digital, empat bungkus plastik klip bening, empat senjata tajam, uang tunai, serta sejumlah kartu identitas, informasi rekening bank, dan dompet.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain mengamankan orang dan barang bukti, petugas membongkar sejumlah pondok atau gubuk liar yang diduga digunakan untuk memfasilitasi aktivitas penyalahgunaan narkotika. Garis polisi juga dipasang di sekitar lokasi untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi masih perlu mendalami kepemilikan barang bukti, peran kedua orang yang diamankan, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Hasil tes urine positif metamfetamina merupakan salah satu temuan pemeriksaan, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan seseorang dalam peredaran gelap narkotika.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.H., menyatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian merespons keresahan masyarakat sekaligus menjaga keamanan wilayah.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami tidak akan membiarkan wilayah Ogan Ilir dijadikan tempat peredaran narkoba. Kegiatan penindakan dan razia berkala akan terus kami tingkatkan hingga seluruh lingkungan masyarakat benar-benar aman dan bersih dari pengaruh barang haram,” tegas Rizka.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Patar M.H. Silalahi, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> menegaskan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam dugaan aktivitas narkotika tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.H., menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan narkotika. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan narkotika sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba,” ujar Nandang.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Jatim Selidiki Penyebab Kebakaran Bromo yang Tewaskan 3 Orang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-jatim-selidiki-penyebab-kebakaran-bromo-yang-tewaskan-3-orang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-jatim-selidiki-penyebab-kebakaran-bromo-yang-tewaskan-3-orang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad119cac63c6.jpg" length="70419" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 17:46:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Surabaya </strong>- Polda Jawa Timur mendalami penyebab dan kronologi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mendoakan para korban luka agar segera pulih.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami dari Polda Jawa Timur menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya tiga orang dalam peristiwa ini. Kami juga mendoakan para korban yang mengalami luka agar segera mendapatkan kesembuhan,” ujar Jules di Surabaya, Kamis (15/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, sebanyak 12 orang yang terdiri atas petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api, dan karyawan hotel berangkat menuju lokasi kebakaran di Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka datang untuk membantu proses pemadaman api.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, petugas dan relawan di lokasi menerima informasi bahwa sejumlah orang yang ikut memadamkan api diduga terjebak di sekitar area kebakaran.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan enam korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Berdasarkan informasi awal yang kami terima, terdapat enam korban. Tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar. Saat ini penanganan terhadap para korban menjadi prioritas,” ujar Jules.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untuk mendapatkan penanganan medis, satu korban luka dirujuk ke RSUD Tongas, sementara dua korban lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Sukapura.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hingga kini, identitas lengkap seluruh korban dan kondisi medis para korban luka masih dalam proses pendataan serta konfirmasi dengan pihak terkait.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Di sisi lain, upaya penanganan kebakaran masih berlangsung dengan melibatkan petugas TNBTS, personel kepolisian, relawan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk menyusun kronologi kejadian secara menyeluruh, termasuk menelusuri rangkaian peristiwa yang menyebabkan para korban terjebak di area kebakaran.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Jules menegaskan, penyebab kebakaran maupun faktor yang mengakibatkan jatuhnya korban masih dalam penyelidikan. Pihaknya meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan sebelum menarik kesimpulan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Untuk penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia dan luka, masih dilakukan pendalaman. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum memperoleh fakta yang cukup dari hasil pemeriksaan di lapangan,” katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati kawasan yang masih terdampak kebakaran serta mematuhi arahan petugas demi menghindari risiko keselamatan.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Perintahkan Seluruh Kapolda Petakan Kampung Narkoba, Bandar Diburu</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-perintahkan-seluruh-kapolda-petakan-kampung-narkoba-bandar-diburu</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-perintahkan-seluruh-kapolda-petakan-kampung-narkoba-bandar-diburu</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace1bf69328d.jpg" length="350215" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 17:20:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong> - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menginstruksikan seluruh kepala kepolisian daerah (kapolda) untuk memetakan kawasan rawan peredaran narkoba dan mengidentifikasi para bandar di wilayah masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pemberantasan narkoba di seluruh Indonesia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Suyudi mengatakan, pemetaan wilayah menjadi langkah awal agar kepolisian dapat menentukan sasaran penindakan secara tepat, terutama di kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Saya telah menginstruksikan untuk seluruh kapolda untuk melakukan mapping terhadap kampung-kampung, terutama ya, kampung-kampung narkoba yang ada di wilayahnya. Begitu juga bandar-bandar narkoba," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menyebut sejumlah kepolisian daerah telah mulai melakukan penindakan di kawasan yang terindikasi menjadi lokasi peredaran narkoba.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dengan demikian, sudah mulai para kapolda melakukan penindakan di kampung-kampung yang ada di wilayahnya masing-masing," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Suyudi, penindakan tersebut antara lain telah dilakukan di Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Bahari, Jakarta Utara.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Di Jakarta Barat, tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan satuan kerja Polri lainnya kembali menggelar penggerebekan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Kamis (15/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tujuh orang. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan enam orang di antaranya positif narkoba. Ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono mengatakan, pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mengungkap dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas narkoba.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kami mengamankan tujuh orang totalnya yang kami lakukan cek urine positif sehingga kami akan lakukan pemeriksaan," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain mengamankan tujuh orang, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa klip kecil yang diduga berisi sabu dan sejumlah senjata tajam.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Ardyan, senjata tajam tersebut diduga disiapkan untuk melakukan penyerangan. Namun, petugas berhasil mengamankannya sebelum digunakan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penggerebekan terbaru ini merupakan lanjutan dari operasi pemberantasan narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat (09/10/2026). Dalam operasi sebelumnya, petugas mengamankan 24 orang, terdiri atas 16 orang dari Kampung Ambon dan delapan orang dari Kampung Boncos.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba juga dilakukan di sejumlah daerah lain. Di Sumatera Utara, polisi mengamankan 36 orang dalam operasi di sembilan lokasi dan menyita barang bukti sekitar 102 gram sabu.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, di Riau, sebanyak 68 orang diamankan dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam. Dari jumlah tersebut, 63 orang dinyatakan positif berdasarkan hasil tes urine.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Operasi serupa juga berlangsung di Makassar, Palu, Palembang, dan Palangka Raya. Dalam rangkaian penindakan tersebut, total 104 orang diamankan, termasuk tiga orang yang diduga sebagai bandar narkoba.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Secara terpisah, BNN pada Mei 2026 menyebut terdapat sekitar 9.720 kawasan rawan narkotika yang tersebar di tingkat desa dan kelurahan di Indonesia. Data tersebut menunjukkan luasnya wilayah yang membutuhkan perhatian serius dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ardyan menegaskan, polisi masih melakukan operasi di Kampung Ambon karena diduga masih terdapat aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dalam operasi ini tentunya masih ada orang-orang yang kami dapati masih berjualan, tapi kami masih belum mendapatkan buktinya. Makanya kami terus melakukan operasi ini untuk masyarakat juga," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik kini masih mendalami peran orang-orang yang diamankan serta memeriksa barang bukti yang ditemukan. Polri juga mendorong jajaran di daerah untuk terus meningkatkan pemetaan, pengawasan, dan penindakan guna menekan peredaran narkoba.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Orang Jadi Korban Penyerangan di Kampung Ambon, Polisi Telusuri Motif</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tiga-orang-jadi-korban-penyerangan-di-kampung-ambon-polisi-telusuri-motif</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tiga-orang-jadi-korban-penyerangan-di-kampung-ambon-polisi-telusuri-motif</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad11b7b0d85f.jpg" length="97303" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 17:20:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Polisi terus mengusut insiden penyerangan disertai penembakan yang terjadi di kawasan Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (14/10/2026) sore.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik kini melakukan uji balistik terhadap barang bukti yang ditemukan di lokasi untuk mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan pelaku.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi mengatakan, petugas menemukan dua selongsong peluru dan satu proyektil peluru yang masih utuh di tempat kejadian perkara (TKP).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Di TKP kita dapatkan dua proyektil peluru yang sudah tinggal selongsongnya, dan satu proyektil peluru yang masih utuh. Kita akan cek balistik peluru tersebut," kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pemeriksaan balistik dilakukan untuk mengetahui karakteristik peluru, termasuk jenis dan kalibernya. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengidentifikasi senjata yang digunakan dalam penyerangan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Peluru yang kita temukan, kita akan cek, akan cek senjata yang digunakan, ya. Kita belum bisa mengatakan di sini. Kita akan cek balistik peluru tersebut jenisnya apa, kemudian kalibernya berapa. Kita akan cek segera untuk mengetahui jenis senjata yang mereka gunakan," ujar Nasriadi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam insiden tersebut, tiga orang dilaporkan menjadi korban. Dua korban mengalami luka akibat senjata tajam, masing-masing pada bagian punggung dan lengan. Sementara satu korban lainnya mengalami luka tembak di bagian telinga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Ketiga korban dalam keadaan saat ini telah kita bawa langsung ke rumah sakit dalam proses perawatan, dan korban dinyatakan sehat, sadar, bisa menyampaikan kronologis kejadian," tutur Nasriadi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Di sisi lain, polisi masih memburu sejumlah orang tak dikenal yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya hubungan antara insiden itu dan pembongkaran lapak narkoba yang sebelumnya dilakukan aparat kepolisian di kawasan Kampung Ambon.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penggerebekan Kampung Ambon ini atau tidak ada, kita akan terus melakukan penyelidikan," tutur Nasriadi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dugaan tersebut turut menjadi perhatian penyidik setelah area lapak yang sebelumnya dibongkar dilaporkan terbakar beberapa waktu setelah penyerangan terjadi. Namun, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran dan belum menyimpulkan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan insiden penembakan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa yang kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya atau memang terbakar," kata Nasriadi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa barang bukti, serta menelusuri keberadaan para pelaku untuk mengungkap motif dan rangkaian peristiwa tersebut. Dugaan keterkaitan dengan aktivitas penindakan narkoba juga masih dalam pendalaman.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Periksa 19 Pria Usai Penggerebekan di Kampung Kunti Surabaya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-periksa-19-pria-usai-penggerebekan-di-kampung-kunti-surabaya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-periksa-19-pria-usai-penggerebekan-di-kampung-kunti-surabaya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ad123e1a7176.jpg" length="56256" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 08:27:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Surabaya</strong> - Polda Jawa Timur bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggerebek kawasan Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Surabaya, yang menjadi sasaran penindakan terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam operasi yang berlangsung sejak Rabu (14/10/2026) pagi tersebut, petugas mengamankan 19 pria untuk menjalani pemeriksaan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, seluruh orang yang diamankan masih diperiksa guna mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kami tidak ingin mendahului proses yang ada sehingga saat ini tentu belum bisa kami sampaikan secara rinci berapa jumlah calon tersangka maupun barang bukti yang didapatkan dari hasil penindakan pada hari ini," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Jules menjelaskan, petugas juga telah melakukan tes urine terhadap 19 orang tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan. Namun, hasil pemeriksaan urine, jumlah barang bukti yang disita, serta pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka belum diumumkan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Jules, penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama BNNP Jawa Timur untuk menekan peredaran narkotika sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat, khususnya di kawasan Jalan Kunti yang dikenal dengan sebutan Kampung Kunti.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Langkah ini untuk memberantas peredaran narkoba di kawasan tersebut, terlebih menyelamatkan generasi muda," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polda Jawa Timur menegaskan penindakan tersebut tidak akan berhenti pada penggerebekan. Sebagai langkah lanjutan, kepolisian merencanakan pendirian pos polisi permanen yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Keberadaan pos tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan di kawasan Jalan Kunti, mencegah aktivitas peredaran narkotika kembali terjadi, serta membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Oleh karena itu, penindakan pada hari ini tidak akan berhenti sampai di sini. Untuk kegiatan selanjutnya direncanakan kami secara bersama-sama akan mendirikan pos polisi bersama masyarakat dan seluruh 'stakeholder' terkait," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Saat ini, polisi masih mendalami hasil penggerebekan melalui pemeriksaan terhadap 19 orang yang diamankan. Penentuan tersangka dan langkah hukum selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan serta bukti yang ditemukan penyidik.(red/ist)</span><br><br></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba Lintas Wilayah, Ratusan Orang Diamankan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-gencarkan-pemberantasan-narkoba-lintas-wilayah-ratusan-orang-diamankan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-gencarkan-pemberantasan-narkoba-lintas-wilayah-ratusan-orang-diamankan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace1e5c85efe.jpg" length="129692" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Oct 2026 21:12:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polri memperluas langkah pemberantasan narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah rawan peredaran narkotika.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah daerah di Sulawesi dan Kalimantan, aparat bergerak menindak dugaan penyalahgunaan narkoba sekaligus mempersempit ruang gerak bandar dan pengedar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Operasi lintas wilayah tersebut menjadi bagian dari komitmen Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto untuk menekan peredaran narkoba yang dinilai semakin masif di Indonesia.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (13/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sejak awal Oktober 2026, Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah unsur terkait meningkatkan operasi di kawasan yang diduga menjadi titik peredaran narkotika.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Suyudi menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya penindakan tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga mampu menjangkau jaringan pemasok dan bandar yang mengendalikan peredaran.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas,” ucapnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sejumlah Wilayah Jadi Sasaran Operasi</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di Jakarta Barat, operasi gabungan pada Jumat (09/10/2026) menyasar Kampung Ambon, Cengkareng, dan Kampung Boncos, Palmerah.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan 24 orang serta menyita sejumlah barang bukti narkotika dan peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, di Sumatera Utara, petugas melakukan operasi di sembilan titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Sebanyak 36 orang diamankan, dengan barang bukti sekitar 102 gram sabu serta sejumlah barang lainnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penindakan juga dilakukan di Provinsi Riau. Dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam, polisi mengamankan 68 orang. Dari jumlah tersebut, 63 orang dinyatakan positif mengonsumsi zat narkotika berdasarkan hasil tes urine.</span><br><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di Makassar, Sulawesi Selatan, operasi di kawasan Borta, Kecamatan Tallo, turut mengamankan 104 orang, termasuk tiga orang yang diduga berperan sebagai bandar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain wilayah-wilayah tersebut, penindakan juga berlangsung di Palu, Palembang, dan Palangka Raya sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan serta menekan peredaran narkoba di berbagai daerah.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengguna Direhabilitasi, Bandar Diproses Hukum Dalam pelaksanaan operasi, Polri menegaskan pentingnya membedakan penanganan terhadap pengguna narkoba dengan bandar maupun pengedar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengguna yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan diarahkan untuk menjalani rehabilitasi, sedangkan bandar dan pengedar diproses melalui jalur hukum.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pendekatan tersebut dilakukan agar pemberantasan narkoba tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mencakup pemulihan bagi pengguna serta pencegahan agar penyalahgunaan narkotika tidak terus meluas.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Suyudi menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan perlindungan dan keamanan masyarakat sebagai bagian penting dari tugas kepolisian.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia memastikan Polri akan terus memperkuat koordinasi lintas lembaga, termasuk menelusuri jaringan pemasok dan pihak-pihak yang berada di balik peredaran narkoba.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Melalui penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi, dan keterlibatan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba diharapkan berjalan secara berkelanjutan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(red/ist)</span><br><br></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-gencarkan-pemberantasan-narkoba-kapolri-tegaskan-negara-tak-boleh-kalah-dari-bandar-narkoba</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-gencarkan-pemberantasan-narkoba-kapolri-tegaskan-negara-tak-boleh-kalah-dari-bandar-narkoba</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace1bf69328d.jpg" length="350215" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Oct 2026 14:04:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan langkah yang masif dan berkelanjutan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” tegas Kapolri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sejak awal Oktober 2026, Polri dibawah Kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama BNN, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait mengintensifkan operasi di sejumlah kawasan rawan narkoba. Di Jakarta Barat, operasi gabungan pada Jumat (9/10/2026) menyasar Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah. Sebanyak 24 orang diamankan dalam penindakan tersebut, disertai penyitaan sejumlah barang bukti narkotika dan peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas penyalahgunaan narkoba.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Operasi serupa juga dilakukan di Sumatera Utara dengan menyasar sembilan titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Sebanyak 36 orang diamankan, sementara petugas menyita sekitar 102 gram sabu dan sejumlah barang bukti lainnya. Di Riau, 68 orang turut diamankan dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam, dengan 63 orang dinyatakan positif mengonsumsi zat narkotika berdasarkan hasil tes urine.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penindakan juga berlangsung di Makassar, Palu, Palembang, dan Palangka Raya. Di kawasan Borta, Kecamatan Tallo, Makassar, sebanyak 104 orang diamankan, termasuk tiga orang yang diduga sebagai bandar. Rangkaian operasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menindak pelaku sekaligus mengungkap jaringan peredaran narkoba di berbagai daerah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas,” ujar Suyudi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri menegaskan, upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan perlindungan dan keamanan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian. Partisipasi warga diperlukan untuk membantu mencegah peredaran narkoba dan menjaga lingkungan agar tidak dimanfaatkan sebagai tempat transaksi narkotika.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam penanganannya, Polri juga membedakan pengguna dengan bandar maupun pengedar. Pengguna yang memenuhi ketentuan diarahkan untuk menjalani rehabilitasi, sedangkan bandar dan pengedar diproses sesuai hukum yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polri akan terus memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam pemberantasan narkoba, termasuk menelusuri jaringan pemasok dan pihak-pihak yang berada di balik peredaran narkotika. Melalui penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi, serta keterlibatan masyarakat, upaya pemberantasan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Jambi Tangani 18 Kasus Karhutla, 16 Orang Jadi Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-jambi-tangani-18-kasus-karhutla-16-orang-jadi-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-jambi-tangani-18-kasus-karhutla-16-orang-jadi-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace234d25b81.jpg" length="67668" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 22:41:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jambi </strong>- Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama jajaran polres terus mengusut kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, polisi telah menangani 18 laporan perkara karhutla dan menetapkan 16 orang sebagai tersangka.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, seluruh perkara tersebut ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi bersama jajaran kepolisian resor di wilayah hukumnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Dari 18 laporan polisi tersebut, penyidik telah menetapkan 16 orang tersangka," katanya di Jambi, Senin (12/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan rekapitulasi Polda Jambi, penanganan 18 perkara tersebut kini berada pada tahapan hukum yang berbeda. Sebanyak 10 perkara masih dalam proses penyidikan, tujuh perkara telah memasuki tahap I atau pelimpahan berkas kepada jaksa penuntut umum, sedangkan satu perkara telah mencapai tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi menangani tiga laporan polisi. Sementara itu, Polresta Jambi dan Polres Muaro Jambi masing-masing menangani satu laporan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polres Tanjung Jabung Barat menangani tiga laporan dengan empat orang tersangka. Adapun Polres Tanjung Jabung Timur menangani satu laporan, Polres Batanghari dua laporan, Polres Tebo dua laporan, Polres Bungo satu laporan, Polres Sarolangun dua laporan, serta Polres Merangin dua laporan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari keseluruhan perkara tersebut, satu kasus yang ditangani Polres Sarolangun telah memasuki tahap II. Sementara tujuh perkara yang berstatus tahap I tersebar di Polresta Jambi, Polres Tanjung Jabung Barat, Polres Tebo, Polres Sarolangun, dan Polres Merangin.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Erlan menegaskan, penanganan perkara karhutla tidak berhenti pada penetapan tersangka. Proses penyidikan dan penegakan hukum akan terus berjalan untuk memastikan setiap perkara ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polda Jambi juga menegaskan komitmennya untuk menindak pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik secara perorangan maupun melalui korporasi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Hingga Oktober 2026, penanganan masih terus berjalan. Polda Jambi menegaskan komitmen untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, baik perorangan maupun korporasi," katanya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari upaya menekan praktik pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu aktivitas masyarakat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polda Jambi mengingatkan bahwa pihak yang terbukti melakukan tindak pidana karhutla akan diproses sesuai ketentuan hukum.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polresta Tanggerang Tetapkan Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah di GKPI Rajeg</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polresta-tanggerang-tetapkan-tersangka-kasus-pembubaran-ibadah-di-gkpi-rajeg</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polresta-tanggerang-tetapkan-tersangka-kasus-pembubaran-ibadah-di-gkpi-rajeg</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace2858322e1.jpg" length="29296" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 22:40:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Kabupaten Tangerang</strong> - Polresta Tangerang, Polda Banten, menetapkan seorang pria berinisial AC sebagai tersangka dalam kasus dugaan gangguan terhadap kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg, Kabupaten Tangerang.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Senin (12/10/2026) mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan berdasarkan tiga laporan polisi yang diterima pada 21 September 2026.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pembubaran kegiatan ibadah jemaat GKPI pada Minggu (20/9/2026). Dalam peristiwa itu, tersangka diduga melakukan ancaman menggunakan senjata tajam.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Terhadap tersangka kita sangkakan Pasal 303 ayat (2) atau (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana terhadap kehidupan beragama (khususnya gangguan terhadap kegiatan ibadah)," jelasnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Indra menjelaskan, penanganan perkara dilakukan melalui prosedur hukum dengan menerbitkan surat perintah penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Pemeriksaan tidak hanya berhenti pada saksi pelapor, namun juga menyasar pihak-pihak terkait lainnya, termasuk terlapor," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Meski telah menetapkan AC sebagai tersangka, penyidik memutuskan untuk tidak melakukan penahanan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan sejumlah pertimbangan objektif dan subjektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dengan mempertimbangkan harkamtibmas di lingkungan tempat kejadian perkara, sikap kooperatif tersangka selama proses pemeriksaan, serta adanya permohonan dari penasihat hukum dan tokoh masyarakat setempat, penyidik mengambil keputusan untuk tidak melakukan penahanan terhadap tersangka," jelasnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Meski tidak ditahan, AC tetap diwajibkan melapor secara berkala kepada penyidik selama proses hukum berlangsung.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Tersangka tetap diwajibkan melapor kepada penyidik setiap dua hari sekali sebagai bentuk pengawasan selama proses hukum berlangsung. Namun, kami tetap melihat perkembangan dalam proses hukum di kemudian hari," kata dia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar mengapresiasi penanganan perkara tersebut. Menurutnya, setiap persoalan yang berkaitan dengan kebebasan beragama dan beribadah harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Setiap orang memiliki hak untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya. Hak tersebut harus dihormati dan dilindungi, sebagaimana dijamin oleh konstitusi kita. Tidak boleh ada intimidasi atau tindakan kekerasan dalam kehidupan beragama," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Gugun menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, bukan dengan intimidasi maupun tindakan main hakim sendiri.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kerukunan bukan berarti tidak ada perbedaan, tetapi bagaimana kita menghormati hak satu sama lain dan menyelesaikan persoalan secara bermartabat," kata dia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penanganan kasus ini diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan hukum sekaligus menjadi pengingat bahwa hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah harus dihormati dan dilindungi.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Pulangkan Buron Kasus Dugaan Pembunuhan di Surabaya yang Kabur ke Malaysia</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-pulangkan-buron-kasus-dugaan-pembunuhan-di-surabaya-yang-kabur-ke-malaysia</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-pulangkan-buron-kasus-dugaan-pembunuhan-di-surabaya-yang-kabur-ke-malaysia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace2953bab2d.jpg" length="69805" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 21:19:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri berhasil memulangkan buron kasus dugaan pembunuhan berinisial MKA dari Malaysia ke Indonesia pada Minggu (11/10/2026). MKA selanjutnya diserahkan kepada Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Divhubinter Polri Irjen Pol. Untung Widyatmoko mengatakan, MKA sebelumnya diamankan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) pada 2 Oktober 2026. Pemulangan tersebut terlaksana melalui koordinasi antara Atase Polri di Kuala Lumpur dan otoritas Malaysia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Yang bersangkutan (MKA, red.) telah berhasil diamankan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) pada 2 Oktober 2026 dan dipulangkan ke Indonesia pada Minggu, 11 Oktober 2026, melalui koordinasi dan kerja sama Atase Polri Kuala Lumpur dengan otoritas Malaysia," kata Untung di Jakarta, Senin (12/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untung menjelaskan, MKA merupakan tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial SNI. Peristiwa tersebut terjadi di Surabaya, Jawa Timur, pada 25 Juni 2026. Korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dua hari setelah kejadian, MKA diduga melarikan diri ke Malaysia melalui jalur Surabaya–Dumai–Port Dickson. Keberangkatannya disebut diduga difasilitasi oleh sebuah agensi yang menawarkan pekerjaan di Malaysia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setibanya di negara tersebut, MKA melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dan bekerja di sebuah perusahaan kontraktor di kawasan Sungai Buloh, Selangor.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Berdasarkan informasi yang diterima, yang bersangkutan diduga bekerja tanpa izin kerja yang sah dan terdapat dugaan permasalahan dokumen keimigrasian selama berada di Malaysia," jelas Untung.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada September 2026, kepolisian Malaysia bersama Atase Polri di Kuala Lumpur menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan MKA. Petugas kemudian melakukan pemantauan dan pendalaman melalui koordinasi dengan otoritas setempat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dilaksanakan pemantauan dan pendalaman terhadap keberadaan serta aktivitas DPO melalui koordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia," kata Untung.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Upaya tersebut membuahkan hasil pada Jumat (02/10/2026) pukul 01.11 waktu Malaysia. MKA diamankan oleh Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh dalam penindakan terkait dugaan pelanggaran aturan keimigrasian Malaysia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah penangkapan, Atase Polri Kuala Lumpur berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses keimigrasian dan persiapan pemulangan berjalan sesuai prosedur.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada Rabu (07/10/2026), otoritas Malaysia menerbitkan perintah pengusiran sebagai bagian dari proses penanganan keimigrasian sebelum MKA dipulangkan ke Indonesia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">MKA akhirnya tiba di Jakarta pada Minggu (11/10/2026). Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum terkait perkara dugaan pembunuhan tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Setibanya di Indonesia, yang bersangkutan selanjutnya akan diserahkan kepada penyidik yang berwenang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Untung.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK tangkap 14 orang dalam OTT BNPB, termasuk Sestama Rustian</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-tangkap-14-orang-dalam-ott-bnpb-termasuk-sestama-rustian</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-tangkap-14-orang-dalam-ott-bnpb-termasuk-sestama-rustian</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace9197cfe31.jpg" length="66494" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 10:38:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><strong>DIY</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">"Dalam peristiwa ini, tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo seperti diberitakan kantor berita ANTARA.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">Sementara itu, Budi mengatakan 13 orang lainnya terdiri atas pejabat pembuat komitmen (PPK) pada BNPB dan pihak swasta.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">"Untuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut. Hal yang pasti, terhadap 14 orang ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, baik dari pihak-pihak di BNPB maupun pihak-pihak swasta yang diduga terkait dengan peristiwa ini," katanya.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">Di sisi lain, dia mengatakan KPK pada Selasa malam diagendakan melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum dari belasan orang tersebut.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">"Malam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini," katanya.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ke-22 sepanjang 2026 di lingkungan BNPB.</span><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;">"Benar," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada ANTARA di Jakarta, Selasa. (red/ist)</span></p>
<p><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"></span></p>
<p><span style="color: rgb(26, 26, 26); font-family: Roboto, sans-serif; font-size: 17.6px;"></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Temukan Siswi 16 Tahun Asal Tasikmalaya yang Hilang 10 hari di Apartemen PIK 2</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-temukan-siswi-16-tahun-asal-tasikmalaya-yang-hilang-10-hari-di-apartemen-pik-2</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-temukan-siswi-16-tahun-asal-tasikmalaya-yang-hilang-10-hari-di-apartemen-pik-2</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ace1fdf1a1a2.jpg" length="78738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2026 19:22:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Tasikmalaya</strong> - Polres Tasikmalaya berhasil menemukan Delis Lisnidilah (16), siswi kelas X SMK asal Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang sejak 2 Oktober 2026. Korban ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Tokyo PIK 2, Tangerang, Banten, dalam kondisi selamat dan sehat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan, keberadaan korban diketahui setelah polisi melakukan penelusuran berdasarkan laporan dari pihak keluarga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Korban sudah ditemukan anggota kami di sebuah apartemen di Tangerang," kata Heru kepada wartawan di Tasikmalaya, Senin (12/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Heru menjelaskan, sebelum dilaporkan hilang, korban diketahui meninggalkan tempat kosnya dengan tujuan membeli makanan di warung nasi. Namun, setelah itu korban tidak kembali sehingga keluarga khawatir dan berupaya mencari keberadaannya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ibu korban kemudian melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Bantarkalong setelah pencarian secara mandiri tidak membuahkan hasil.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Sebelumnya keluarga korban melakukan pencarian mandiri, setelah pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, keluarga baru melapor ke Polsek Bantarkalong," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah menerima laporan tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan korban. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak laporan diterima, petugas menemukan korban di apartemen kawasan Tokyo PIK 2, Tangerang, pada Minggu (12/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Meski ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat, korban belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai alasan dirinya berada di lokasi tersebut. Saat ini, penanganan korban dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Heru mengatakan, kepolisian juga berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan dan pemulihan psikologis.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Sudah ditempatkan di Rumah Aman karena masih harus mendapat penanganan pemulihan psikologisnya," kata Heru.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Aiptu Josner Ringgo menyampaikan bahwa keberhasilan menemukan korban tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama dengan Polda Metro Jaya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menjelaskan, petugas sempat mengalami kesulitan saat melacak keberadaan korban karena lokasi yang dicari berada di kawasan padat penduduk dan berseberangan dengan apartemen.</span><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah berhasil ditemukan, korban dibawa ke Polres Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi juga akan mendalami latar belakang hilangnya siswi tersebut guna memastikan kronologi dan alasan korban meninggalkan tempat tinggalnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kami masih dalami motif korban hilang," katanya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Jabar Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Pelajar di Garut</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-jabar-berhasil-tangkap-terduga-pelaku-penembakan-pelajar-di-garut</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-jabar-berhasil-tangkap-terduga-pelaku-penembakan-pelajar-di-garut</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6acb61ec2b220.jpg" length="181102" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Oct 2026 18:41:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Bandung </strong>- Tim Resmob Polda Jawa Barat bersama Polres Garut berhasil menangkap seorang pria berinisial MHA (19) yang diduga menembak seorang pelajar hingga mengalami cedera serius pada mata kiri. Penangkapan dilakukan pada Jumat (09/10/2026) sore di Gang Babakan Pogor, Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, setelah beberapa hari dilakukan pencarian.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, Sabtu (10/10/2026) menyampaikan kepada wartawan, bahwa MHA diamankan bersama barang bukti berupa satu unit senjata airsoft gun jenis Glock 19 warna hitam perak yang diduga terkait dengan insiden tersebut. Terduga pelaku kini dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kronologi kejadian berawal saat korban, seorang pelajar SMA bernama Pazwa Pahaludin (15) dari Kecamatan Cilawu, mengikuti kegiatan berkemah bersama teman-temannya pada Minggu, 27 September 2026, di Kecamatan Sukawening, Garut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah kegiatan, korban mengalami pembengkakan dan pendarahan pada mata kiri hingga harus mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Cicendo.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Awalnya, luka korban diduga akibat terkena bola plastik, namun hasil pemeriksaan medis mengungkap adanya serpihan logam di mata kiri. Keterangan dari salah satu teman korban menyebutkan bahwa MHA diduga melepaskan tiga kali tembakan dari senjata tersebut yang mengenai mata korban.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polda Jawa Barat kini masih mendalami keterangan para saksi dan memeriksa barang bukti untuk mengungkap keseluruhan peristiwa serta menentukan unsur pidana yang dapat dikenakan. Kasus ini menarik perhatian publik seiring dengan upaya aparat penegak hukum memastikan keselamatan pelajar di wilayah tersebut.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPR RI Dukung Rotasi 88 Pejabat Polri, Minta Pengawasan Internal Diperkuat</title>
<link>https://www.maximadaily.com/dpr-ri-dukung-rotasi-88-pejabat-polri-minta-pengawasan-internal-diperkuat</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/dpr-ri-dukung-rotasi-88-pejabat-polri-minta-pengawasan-internal-diperkuat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6accdf9dde615.jpg" length="90047" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 20:47:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai rotasi 88 pejabat Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai langkah penyegaran organisasi. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut diiringi pengawasan internal yang konsisten untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Rotasi ala kepemimpinan Jenderal Suyudi sangat-sangat baik,” kata Sahroni saat dihubungi di Jakarta, Senin (12/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Sahroni, pergantian pejabat di tingkat pusat hingga daerah diperlukan untuk memperkuat kinerja institusi kepolisian sekaligus mendukung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan internal agar setiap personel menjalankan tugas secara profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan kepolisian, kata dia, tidak seharusnya baru mendapat perhatian setelah suatu persoalan menjadi sorotan publik.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Tidak boleh viral dulu baru dapat perhatian,” katanya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri sehari setelah dilantik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Mutasi tahap pertama itu mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Markas Besar Polri hingga kewilayahan. Beberapa jabatan yang masuk dalam rotasi tersebut antara lain Kabareskrim, Kabaintelkam, Irwasum, Kabaharkam, Asisten Utama Kapolri bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena), serta sejumlah kepala kepolisian daerah (kapolda), termasuk di Pulau Jawa.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selanjutnya, pada 10 Oktober 2026, Suyudi kembali menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 yang memuat mutasi terhadap 199 personel Polri, terdiri atas perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, di antaranya Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, serta Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Rotasi jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri. Pengawasan internal dan evaluasi kinerja diharapkan berjalan beriringan agar penyegaran organisasi berdampak pada peningkatan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.(red/ist)</span><br><br></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guru Pesantren di Bekasi jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Santriwati</title>
<link>https://www.maximadaily.com/guru-pesantren-di-bekasi-jadi-tersangka-dugaan-kekerasan-seksual-terhadap-santriwati</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/guru-pesantren-di-bekasi-jadi-tersangka-dugaan-kekerasan-seksual-terhadap-santriwati</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6acb65b26b795.jpg" length="42016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 14:26:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Bekasi </strong>- Polres Metro Bekasi Kota menetapkan seorang pria berinisial MHH (28), yang berprofesi sebagai guru di sebuah pondok pesantren, sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati di wilayah Bekasi Selatan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pelayanan Perempuan dan Orang (PPO) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait, mengatakan bahwa tersangka telah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik pada Jumat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Berdasarkan hasil penyidikan, MHH telah ditetapkan sebagai tersangka. Kami mendalami dugaan perbuatannya, termasuk hubungan yang bersangkutan dengan korban serta kedudukannya di lingkungan pesantren,” kata Rosdiana di Bekasi, Jumat (09/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan keterangan salah satu korban, MHH telah mengenalnya sejak 2023, ketika korban masih menempuh pendidikan di pondok pesantren tersebut. Korban juga menyebutkan bahwa MHH menjabat sebagai ketua pondok pesantren.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Saat ini, penyidik masih mencocokkan keterangan tersangka dengan keterangan korban, para saksi, serta alat bukti yang sah guna memperjelas dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain memeriksa MHH, polisi juga mendalami dugaan keterlibatan tiga orang lainnya. Salah satu di antaranya diketahui merupakan petugas keamanan pesantren. Penyidik masih menelusuri peran masing-masing pihak untuk memastikan keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami terus mengembangkan perkara ini untuk memastikan seluruh pihak yang diduga terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum. Setiap perkembangan akan disampaikan berdasarkan hasil penyidikan, dengan tetap mengutamakan perlindungan dan kerahasiaan identitas korban,” ujar Rosdiana.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polres Metro Bekasi Kota masih mengusut kasus dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren wilayah Bekasi Selatan tersebut. Berdasarkan informasi dalam penanganan perkara, jumlah korban yang teridentifikasi disebut lebih dari 10 orang.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi terus mendalami perkara ini untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana serta memastikan proses hukum berjalan dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap para korban.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerebek Saritem, Polisi Amankan 21 Orang dan Belasan Alat Isap</title>
<link>https://www.maximadaily.com/gerebek-saritem-polisi-amankan-21-orang-dan-belasan-alat-isap</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/gerebek-saritem-polisi-amankan-21-orang-dan-belasan-alat-isap</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6acb6b9374780.jpg" length="109024" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2026 21:57:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Kota Bandung</strong> - Polrestabes Bandung menggerebek kawasan Saritem, Kota Bandung, yang terindikasi menjadi lokasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 21 orang yang hasil tes urinenya menunjukkan indikasi positif metamfetamin atau sabu.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi mengatakan, penggerebekan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk memberantas kawasan yang rawan peredaran narkoba. Dalam operasi itu, sekitar 300 personel dikerahkan untuk menyisir permukiman.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Sore hari ini Polrestabes Bandung merilis hasil operasi dalam rangka menindaklanjuti arahan Kapolri untuk memberantas kampung narkoba. Kami menerjunkan kekuatan kurang lebih 300 personel melakukan penggeledahan,” kata Dedi di Bandung, Jumat (09/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir gang-gang permukiman dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk belasan alat isap yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dedi menegaskan, operasi pemberantasan narkoba tersebut tidak berhenti di kawasan Saritem. Kepolisian telah memetakan sejumlah permukiman di Kota Bandung yang dinilai rawan menjadi lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Nanti akan terus berlanjut tentunya ke kampung-kampung ataupun permukiman yang sudah masuk target operasi, yang mana dinilai rawan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Polrestabes Bandung,” ujarnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tes urine di lokasi, sebanyak 21 orang terindikasi positif metamfetamin. Mereka terdiri atas 18 laki-laki dan tiga perempuan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Untuk orang-orang yang telah kami amankan ini kami bawa ke mako untuk dimintai keterangan, guna menentukan mana yang memang sebagai pengguna saja atau mungkin terikat jaringan, sehingga dapat kami telusuri sampai ke akar-akarnya,” kata Oliestha.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menambahkan, pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mendalami peran masing-masing orang yang diamankan. Polisi akan menelusuri apakah mereka hanya sebagai pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Adapun warga yang hasil tes urinenya negatif akan mendapatkan pendekatan preventif melalui penyuluhan. Kegiatan tersebut akan melibatkan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polrestabes Bandung bersama jajaran polsek.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Melalui operasi ini, Polrestabes Bandung menegaskan komitmennya untuk menindak peredaran narkotika sekaligus meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kawasan permukiman Kota Bandung.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Bongkar Komplotan Love Scamming di Sulut, Raup Rp 1 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-bongkar-komplotan-love-scamming-di-sulut-raup-rp-1-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-bongkar-komplotan-love-scamming-di-sulut-raup-rp-1-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac9dd01b40e9.jpg" length="91813" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Oct 2026 12:58:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Sulut </strong>- Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Utara mengungkap jaringan penipuan daring berupa love scamming dan investasi bodong. Empat tersangka berhasil ditangkap dalam kasus ini.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hal ini dibeberkan Dirreskrimsus Polda Sulut, Kombes Pol FX Winardi Prabowo, saat konferensi pers, Rabu (7/10/2026). "Komplotan ini eks Kamboja dan diketahui telah beroperasi di Sulut sejak bulan Juli 2026," terangnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelum beroperasi di Sulut, keempat tersangka bekerja di perusahaan di bidang serupa di Poipet, Kamboja. Bahkan, 3 dari 4 tersangka beberapa kali masih bolak-balik ke Kamboja.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Keempat tersangka adalah lelaki berinisial DW alias Eboi yang merupakan aktor utama, lelaki BS alias Ontong yang merupakan dmin pengoperasian, perempuan MP alias Moy yang memanipulasi korban, serta lelaki RL alias Ridel sebagai penarik dana. Keempatnya baru beroperasi di Sulut pada Juli 2026.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dalam kurun waktu 3 bulan mereka berhasil meraup total keuntungan mencapai Rp 1 miliar," tambah Winardi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasus ini terungkap ketika seorang korban berinisial JZ melapor ke polisi usai ditipu pada 15 September 2026. Ia mengaku dijebak asmara palsu dan investasi bodong hingga rugi Rp <a href="https://850.180.000./">850.180.000.</a></span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penipuan dilakukan melalui situs Facebook. DW membuat akun palsu bernama Marvel Supit untuk mencari dan merayu korban.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah berhasil membuat korbannya terbuai dengan hubungan asmara daring, DW langsung mengajak korbannya berkomunikasi tatap muka melalui panggilan video manipulatif. Di situ, DW mengarahkan kamera ke video orang lain sambil menyuarakan percakapan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Setelah korban benar-benar percaya pelaku langsung mengajak korban ke bisnis fiktif berupa nonton drama pendek di aplikasi Melolo dengan menghubungi admin fiktif yang dikendalikan BS," sambung Winardi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Awalnya, korban dipancing dengan deposit kecil senilai Rp 35.000 dan Rp 370.000 yang dananya kemudian langsung dikembalikan sekaligus diberi keuntungan instan. Korban yang tergiur kemudian mengambil paket tugas deposit besar senilai Rp <a href="https://95.780.000./">95.780.000.</a> Agar tak mencurigakan, korban mengirim uang tersebut sebanyak 15 kali.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Korban juga dimasukkan ke grup WhatsApp bernama 007VIP MEMBER 95780K yang berisi akun-akun fiktif yang dikendalikan BS dan MP. Keuntungan yang didapat tersangka kemudian digunakan untuk membeli mobil, motor, elektronik, hingga berpesta.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik juga meyita uang tunai senilai Rp <a href="https://133.781.000,/">133.781.000,</a> 2 unit mobil Honda Brio, 5 unit sepeda motor berupa Honda Vario dan CRF 150, komputer dan PC, 8 unit smartphone, 1 unit iPad 11, serta belasan lembar dokumen bukti transaksi. "Para tersangka dijerat dengan Pasal 28 Ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 1 miliar," tutup Winardi.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ringkus 24 Pengedar Narkoba di Kampung Ambon dan Boncos</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-ringkus-24-pengedar-narkoba-di-kampung-ambon-dan-boncos</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-ringkus-24-pengedar-narkoba-di-kampung-ambon-dan-boncos</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac9dc217e9a2.jpg" length="84448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 18:10:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, BNN, TNI, hingga Satpol PP menangkap 24 pengedar narkotika dalam penggerebekan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, Jumat (09/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso menyebutkan 16 orang ditangkap di Kampung Ambon dan 8 orang lainnya diringkus di Kampung Boncos. Seluruhnya langsung menjalani pemeriksaan intensif dan tes urine.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Di lapangan kami temukan fakta adanya lapak persewaan alat isap (bong), hingga tempat penyimpanan narkoba di kamar kos dan dalam sepeda motor," terang Bismo di Jakarta, Jumat (09/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain penindakan hukum, aparat menggandeng Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Tenaga Kerja untuk memberikan program pelatihan kerja bagi warga setempat agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi sarang barang haram.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa pengawasan kawasan rawan ini akan dilakukan secara berkesinambungan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebagai langkah lanjutan, Polres Metro Jakarta Barat tengah menyiapkan posko pengamanan khusus, meningkatkan patroli, serta menggelar program pemulihan (trauma healing) bagi warga sekitar.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Ambon &amp;amp; Boncos</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-gerebek-sarang-narkoba-kampung-ambon-boncos</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-gerebek-sarang-narkoba-kampung-ambon-boncos</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac9dc9283856.jpg" length="84448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 13:52:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, Jumat (09/10/2026) pagi. Penggerebekan skala besar ini digelar untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Kristian Parluhutan Siagian mengonfirmasi penindakan yang melibatkan personel gabungan dari Brimob, Sabhara, Tim Perintis, hingga Propam.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kami bergerak bersama Polda Metro Jaya menyisir wilayah Boncos dan Kampung Ambon. Pasukan diterjunkan lengkap," ujar Kristian di Jakarta.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Operasi ini merupakan langkah tegas kepolisian dalam menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto terkait pemberantasan sarang-sarang narkoba.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hingga Jumat pukul 10.00 WIB, operasi penyisiran di lapangan masih terus berjalan. Pihak kepolisian belum merinci jumlah tersangka maupun barang bukti yang disita, dan berencana menyampaikan hasil resmi operasi tersebut pada sore hari.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Perkuat Pemberantasan Premanisme untuk Jaga Kepastian Hukum Dunia Usaha</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-perkuat-pemberantasan-premanisme-untuk-jaga-kepastian-hukum-dunia-usaha</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-perkuat-pemberantasan-premanisme-untuk-jaga-kepastian-hukum-dunia-usaha</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac870a9f01fa.jpg" length="70559" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 12:26:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><strong>Jakarta</strong> - Polisi memperkuat pemberantasan premanisme, pungutan liar, dan pemerasan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha. Langkah tersebut dilakukan mulai dari pencegahan gangguan keamanan saat proses pembangunan hingga penindakan terhadap tindak pidana yang meresahkan.</span><br><br><span>Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat mengatakan kepastian hukum menjadi salah satu komitmen Polisi dalam menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif. Menurutnya, gangguan terhadap dunia usaha perlu ditangani sejak awal agar tidak berkembang menjadi persoalan pidana.</span><br><br><span>“Menjamin kepastian hukum, memberantas premanisme, dan mendukung investasi nasional, ini yang menjadi komitmen Polisi dalam menjaga kepastian masyarakat dalam dunia usaha,” kata Wahyu.</span><br><br><span>Ia menjelaskan, gangguan keamanan di sektor usaha dapat terjadi sejak tahap pembangunan. Karena itu, Polisi melakukan pelayanan, mediasi, dan mitigasi untuk mencegah berbagai persoalan yang muncul di lapangan berkembang menjadi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana.</span><br><br><span>“Di dalam dunia usaha, memang banyak sekali keluhan-keluhan masyarakat dan pengusaha ketika dia mau membangun usaha di satu tempat kemudian sudah banyak yang ngerecokin dan gangguan-gangguan kamtibmas yang terjadi saat proses pembangunan,” jelasnya.</span><br><br><span>“Dari tahap pembangunan saja, kita sudah melayani dan melakukan mediasi dan memitigasi supaya tidak ada gangguan kamtibmas tidak menjadi pidana. Sehingga iklim investasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” lanjut Wahyu.</span><br><br><span>Sepanjang 2026, Polisi mencatat 1.281 laporan polisi terkait gangguan sektor usaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 915 laporan telah diselesaikan dengan Clearance Rate sebesar 71,43 persen. Penanganannya mencakup kawasan pasar, pertokoan dan sentra UMKM, Proyek Strategis Nasional (PSN), serta sektor konstruksi dan logistik.</span><br><br><span>Penguatan penegakan hukum juga dilakukan melalui penanganan kasus premanisme. Dari 41.873 kasus yang ditangani, sebanyak 29.197 perkara telah diselesaikan dengan 55.941 tersangka ditetapkan.</span><br><br><span>Dalam penanganan perkara tersebut, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 4.255 unit kendaraan bermotor, 2.717 senjata tajam, 6.510 alat komunikasi, serta uang tunai Rp16,1 miliar.</span><br><br><span>Sementara untuk perkara pungutan liar dan pemerasan, Polisi menangani 12.015 kasus. Sebanyak 8.378 perkara di antaranya telah diselesaikan dengan menetapkan 16.096 tersangka.</span><br><br><span>Kinerja penanganan perkara tersebut sejalan dengan peningkatan Clearance Rate Polisi dalam beberapa tahun terakhir. Angka tersebut meningkat dari 68,00 persen pada 2024 menjadi 70,00 persen pada 2025 dan mencapai 71,47 persen pada 2026, atau meningkat total 3,47 persen.</span><br><br><span>Selain memperkuat penegakan hukum, Polisi juga melakukan pembenahan pada aspek pelayanan publik. Penguatan pelayanan di tingkat polsek sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat dilakukan, antara lain melalui penambahan personel.</span><br><br><span>Kecepatan respons terhadap laporan masyarakat juga ditingkatkan melalui layanan Call Center 110 dengan standar baru, yakni laporan dijawab petugas dalam waktu 10 detik.</span><br><br><span>Penguatan pelayanan dan penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari semangat “Polisi Bersama Masyarakat” di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Semangat tersebut diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan perlindungan dan kepastian hukum.</span><br><br><span>Wahyu mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polisi saat ini berada di angka 71 persen. Ia berharap angka tersebut dapat meningkat menjadi 81 persen melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.</span><br><br><span>“Harapannya adalah dengan bantuan tagline Polisi Bersama Masyarakat, insyaallah yang 71 persen ini bisa menjadi 81 persen,” ujar Wahyu.</span><br><br><span>Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Polisi menjaga rasa aman masyarakat sekaligus memastikan aktivitas ekonomi dan dunia usaha dapat berlangsung secara aman, tertib, dan memiliki kepastian hukum.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/empat-tersangka-kasus-km-virgo-ditahan-termasuk-tiga-pihak-perusahaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/empat-tersangka-kasus-km-virgo-ditahan-termasuk-tiga-pihak-perusahaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac886ff7c16b.jpg" length="326508" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Oct 2026 23:09:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> – Polri terus melakukan penyidikan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terjadi pada 13 September 2026. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap empat tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pelayaran yang mengakibatkan korban meninggal dunia, luka-luka, serta kerugian harta benda.</p>
<p>Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan, empat tersangka tersebut terdiri dari nakhoda KM Virgo Transport 8 dan tiga pihak dari perusahaan terkait.</p>
<p>"Benar, dalam perkembangan penyidikan perkara kecelakaan KM Virgo Transport 8, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dan seluruhnya telah dilakukan penahanan," kata Trunoyudo.</p>
<p>Trunoyudo menjelaskan, satu tersangka merupakan nakhoda KM Virgo Transport 8, yakni AY. Ia telah ditahan sejak 25 September 2026.</p>
<p>Sementara tiga tersangka lainnya merupakan pihak perusahaan, yakni LBA selaku agen PT Virgo Karya Shipping, RH selaku Manager Operasional PT Virgo Karya Shipping, serta YR selaku General Manager Cabang Surabaya PT Virgo Karya Shipping. Ketiganya mulai ditahan sejak 4 Oktober 2026.</p>
<p>"Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan konstruksi perkara yang melihat adanya dugaan kelalaian, penyertaan, maupun pembantuan yang berkaitan dengan terjadinya kecelakaan kapal," ujarnya.</p>
<p>Dalam perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 302 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Pasal 474 ayat (3) KUHP, serta ketentuan penyertaan dan pembantuan dalam Pasal 20 dan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</p>
<p>"Jadi, penyidikan tidak hanya diarahkan kepada pihak yang secara langsung mengoperasikan kapal, tetapi juga mendalami keterlibatan pihak perusahaan apabila berdasarkan alat bukti terdapat dugaan penyertaan atau pembantuan dalam terjadinya kecelakaan," jelas Trunoyudo.</p>
<p>Keempat tersangka saat ini ditempatkan di Rutan Dit Tahti Polda Kalimantan Selatan. Masa penahanan terhadap AY berlangsung pada 25 September hingga 14 Oktober 2026, sedangkan tiga tersangka dari pihak perusahaan ditahan pada 4 hingga 23 Oktober 2026.(red/ist)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wadankorbrimob Berganti, Irjen Pol. Victor Alexander Lateka Resmi Menjabat</title>
<link>https://www.maximadaily.com/wadankorbrimob-berganti-irjen-pol-victor-alexander-lateka-resmi-menjabat</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/wadankorbrimob-berganti-irjen-pol-victor-alexander-lateka-resmi-menjabat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac8882684c64.jpg" length="367570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Oct 2026 14:26:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Depok </strong>– Jabatan Wakil Komandan Korps Brimob Polri resmi berganti. Irjen Pol. Victor Alexander Lateka mengemban amanah sebagai Wadankorbrimob Polri setelah mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Lapangan Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).</p>
<p>Sertijab dipimpin langsung Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat selaku Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti para pejabat utama, perwira, dan personel Korbrimob Polri.</p>
<p>Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan Keputusan Kapolri, dilanjutkan penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan. Tahapan berikutnya meliputi penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan pakta integritas.</p>
<p>Suasana semakin khidmat saat pengambilan sumpah jabatan berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh penghormatan, mencerminkan tradisi serta nilai-nilai kedinasan yang melekat dalam setiap pergantian jabatan di Korbrimob Polri.</p>
<p>Dalam upacara tersebut, Kombes Pol. Fajar Dani Susanto bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara Kombes Pol. Esty Setyo Nugroho dipercaya sebagai Perwira Upacara.</p>
<p>Sejumlah pejabat utama Korbrimob turut hadir, di antaranya Teknisi KBR Utama Tk. I Korbrimob Polri Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, Teknisi KBR Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Rudy Harianto, Karorenminops Korbrimob Brigjen Pol. Yuri Karsono, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., Danpas Gegana Korbrimob Brigjen Pol. Mulyadi, Danpas Brimob II Korbrimob Brigjen Pol. Heru Novianto, bersama para pejabat serta perwira Korbrimob lainnya.</p>
<p>Dengan resmi menjabat sebagai Wadankorbrimob Polri, Irjen Pol. Victor Alexander Lateka diharapkan dapat memperkuat jajaran pimpinan Korbrimob dalam mendukung pelaksanaan tugas, menjaga kesiapsiagaan personel, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(red/ist)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Bekuk Direktur PT TSI yang Diduga Terlibat Impor Ilegal Ponsel Bekas</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bekuk-direktur-pt-tsi-yang-diduga-terlibat-impor-ilegal-ponsel-bekas</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bekuk-direktur-pt-tsi-yang-diduga-terlibat-impor-ilegal-ponsel-bekas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac86ffaef52f.jpg" length="296862" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Oct 2026 13:23:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span><strong>Jakarta</strong> - Bareskrim Polri menangkap Direktur PT TSI, Tatang Winata (TW), yang sempat kabur ke luar negeri saat proses penyidikan kasus dugaan importasi ilegal ponsel bekas dan perlengkapan bayi dari Korea Selatan ke Indonesia.</span><br><br><span>Tatang ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (06/10/2026).</span><br><br><span>Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, Kamis (08/10/2026) mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari petugas Imigrasi terkait keberadaan Tatang yang masuk dalam daftar subject of interest (SOI).</span><br><br><span>“Dittipideksus Bareskrim Polri telah melakukan upaya paksa penangkapan terhadap tersangka atas nama Tatang Winata yang sempat melarikan diri ke luar negeri saat dilakukan penyidikan atas perkara penyelundupan ponsel bekas ilegal dan perlengkapan bayi dari Korea Selatan ke Indonesia,” katanya.</span><br><br><span>Safri menjelaskan, informasi keberadaan Tatang diterima penyidik setelah yang bersangkutan terdeteksi baru tiba dari Seoul, Korea Selatan.</span><br><br><span>Penyidik kemudian berkoordinasi dengan petugas Imigrasi dan mendatangi lokasi pemeriksaan. Sekitar pukul 20.00 WIB, Tatang diamankan oleh penyidik.</span><br><br><span>Dari penggeledahan, petugas menyita dua unit ponsel, paspor, serta KTP atas nama Tatang Winata.</span><br><br><span>Setelah ditangkap, Tatang dibawa ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan. Selanjutnya, tersangka ditahan di Rutan Bareskrim Polri.</span><br><br><span>Tatang merupakan salah satu tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana di bidang perdagangan dan/atau tindak pidana lainnya terkait kegiatan importasi ilegal barang elektronik berupa ponsel bekas dan perlengkapan bayi dari Korea Selatan ke Indonesia.</span><br><br><span>Dalam perkara tersebut, Tatang bersama tersangka berinisial MT diduga berperan membantu proses pembuatan, pengurusan, serta penyediaan dokumen yang digunakan untuk memfasilitasi kegiatan importasi ilegal.</span><br><br><span>Sementara tersangka lainnya, DCP, yang merupakan warga negara China, diduga berperan mengendalikan kegiatan importasi ilegal barang elektronik berupa ponsel, mulai dari pengadaan barang dari luar negeri hingga distribusinya di Indonesia.</span><br><br><span>Dalam kasus tersebut, total nilai barang bukti yang disita mencapai Rp253 miliar.</span><br><br><span>Para tersangka disangkakan Pasal 111 juncto Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan juncto Pasal 20 atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diminta Jadi Teladan, KPK Minta Nusron Wahid Prioritaskan Penjadwalan Ulang Pemeriksaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/diminta-jadi-teladan-kpk-minta-nusron-wahid-prioritaskan-penjadwalan-ulang-pemeriksaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/diminta-jadi-teladan-kpk-minta-nusron-wahid-prioritaskan-penjadwalan-ulang-pemeriksaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac87d5956309.jpg" length="42355" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Oct 2026 12:39:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi mengingatkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk memenuhi penjadwalan ulang pemeriksaan agar tidak menimbulkan preseden menunda-menunda penegakan hukum.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Jangan sampai kemudian muncul persepsi atau preseden menunda-menunda penegakan hukum," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis seperti diberitakan kantor berita Antara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Budi, KPK mengingatkan Nusron mengenai hal tersebut karena pejabat publik seharusnya menjadi teladan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Terlebih, sebagai pejabat publik hendaknya juga menjadi teladan dalam bernegara. Salah satunya dengan mendukung proses penegakan hukum," katanya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Budi mengingatkan Nusron untuk memprioritaskan penjadwalan ulang pemeriksaan oleh penyidik KPK.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Adapun sebelumnya Nusron absen dari pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada 7 Oktober 2026 dengan alasan ada agenda internal kementerian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"KPK mengimbau agar saksi kooperatif dan hadir dalam penjadwalan ulang tersebut, serta memprioritaskan kepatuhan dan penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan," ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sehari setelah OTT, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Mereka adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara Summarecon.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. Keempatnya diduga KPK merupakan orang kepercayaan Nusron.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada 17 September 2026, penyidik KPK menggeledah ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN Asnaedi, serta ruangan direktorat terkait kasus tersebut. Namun, KPK menegaskan tidak menggeledah ruangan Nusron.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pada 18 September 2026, KPK melanjutkan kegiatan penggeledahan dengan menggeledah kantor Summarecon di Jakarta, dan rumah Lampri di Bekasi. KPK pada 21 September 2026 menggeledah kantor Summarecon di Kabupaten Bogor.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dua hari setelahnya, KPK menggeledah Kantor Pertanahan Kota Mojokerto. Kemudian, KPK pada 24 September 2026 menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur, dan rumah Lampri di Nganjuk.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">KPK pada 29 September 2026 menggeledah kantor PT Bela Parahiyangan Investindo di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.(red/ist/ant)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Damai Cartenz Amankan DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Papua</title>
<link>https://www.maximadaily.com/satgas-damai-cartenz-amankan-dpo-jaringan-senjata-dan-amunisi-di-papua</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/satgas-damai-cartenz-amankan-dpo-jaringan-senjata-dan-amunisi-di-papua</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6abea52d567d4.jpg" length="431014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 19:16:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jayapura </strong>- Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Ditreskrimum Polda Papua kembali melakukan pengembangan terhadap jaringan senjata dan amunisi di wilayah Jayapura. Dalam pengembangan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial IHB alias H (23) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Selasa (6/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">IHB diamankan sekitar pukul 13.34 WIT di kawasan Padang Bulan, Distrik Heram, Kota Jayapura. Setelah diamankan, yang bersangkutan dibawa ke Ditreskrimum Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan senjata dan amunisi yang sedang ditangani penyidik.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengamanan IHB merupakan hasil pengembangan perkara berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/1/III/2026/SPKT.DITKRIMUM/POLDA PAPUA tanggal 13 Maret 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam perkara tersebut, IHB tercatat dalam DPO Nomor DPO/17/IV/2026/<a href="https://res.1.17./Ditreskrimum">RES.1.17./Ditreskrimum</a> tertanggal 15 April 2026. Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, IHB diduga memiliki peran sebagai penghubung atau perantara dalam transaksi senjata dan amunisi bersama YYS alias OS alias K, yang menghubungkan pihak pembeli SP dengan pihak penjual YK.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.T., saat diwawancarai, Rabu (7/10), menjelaskan bahwa sejumlah barang bukti telah diamankan sejak Maret. Barang bukti tersebut terdiri atas 298 butir amunisi, 4 buah magasin SS1 panjang, 1 buah magasin SS1 pendek, 1 pucuk senjata api rakitan, serta 6 pucuk laras senjata api bekas Perang Dunia II yang ditemukan dalam kondisi berkarat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kita juga telah berhasil mengamankan 17 orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan amunisi dan senjata api ilegal ini,” jelas Kasatgas Humas.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">17 orang yang masuk dalam tahapan penanganan perkara jaringan senjata dan amunisi, dengan rincian sebagai berikut:</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Terdapat 13 orang yang masuk dalam Tahap II:</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1. SP – pembeli senjata api dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">2. OB – penyumbang dana/pembeli senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">3. YP – penyumbang dana;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">4. MKM – perantara senjata;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">5. DK – perantara senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">6. KO – perantara senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">7. SM – perantara senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">8. HM – penjual amunisi dan magazen;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">9. AKW – penyedia amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">10. NH – penyumbang dana;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">11. HLT – penyedia amunisi kepada AKW;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">12. YK – perantara senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">13. AG – perantara senjata dan amunisi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Terdapat 2 orang yang masuk dalam Tahap I:</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1. LNR – perantara senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">2. BEI – perantara senjata dan amunisi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dan 2 orang yang masuk dalam Tahap Penyidikan:</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1. YYS alias OS alias K – penghubung ke jaringan senjata dan amunisi;</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">2. IHB alias H – penghubung ke jaringan senjata dan amunisi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengamanan IHB menjadi perkembangan lanjutan setelah sebelumnya Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan YYS alias OS alias K pada 29 September 2026 di kawasan Argapura, Kota Jayapura. YYS juga merupakan DPO dalam perkara yang sama dan diduga memiliki peran sebagai penghubung dalam jaringan senjata dan amunisi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Terhadap IHB, lanjut Kasatgas Humas, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 306 jo. Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait dugaan penguasaan atau kepemilikan senjata api, amunisi, bahan peledak, atau bahan berbahaya lainnya tanpa hak. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami peran dan keterlibatan yang bersangkutan serta keterkaitannya dengan pihak-pihak lain dalam jaringan tersebut.</span><br><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penyidik Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Ditreskrimum Polda Papua tetap akan mengembangkan kasus ini, karena dengan berhasilnya kita mengungkap kasus ini, artinya peredaran dan penyelundupan itu masih ada. Kita harus terus mengembangkan kasus ini sampai kita putus mata rantai penyelundupan amunisi dan senjata api ilegal,” tutup Kasatgas Humas.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.H., mengatakan pengamanan IHB merupakan bagian dari pengembangan perkara yang dilakukan secara bertahap untuk mengungkap mata rantai jaringan senjata dan amunisi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pengamanan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara yang sedang ditangani. IHB diduga memiliki peran sebagai penghubung dalam jaringan transaksi senjata dan amunisi. Namun, seluruh peran dan keterkaitan masing-masing pihak masih terus didalami berdasarkan fakta dan alat bukti,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menegaskan, proses pengembangan akan terus dilakukan secara profesional dan terukur untuk memastikan setiap pihak yang diduga memiliki keterkaitan dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Setiap informasi akan kami verifikasi dan setiap keterlibatan akan didalami secara objektif. Penyidik akan memastikan proses hukum berjalan berdasarkan fakta, keterangan para pihak, serta alat bukti yang sah,” tegasnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.Hum., mengatakan pengembangan terhadap jaringan tersebut masih berlangsung untuk mengungkap keseluruhan rangkaian peredaran senjata dan amunisi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Setelah IHB diamankan, penyidik akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran yang bersangkutan sebagai bagian dari pengembangan jaringan yang sedang ditangani. Kami memastikan prosesnya dilakukan secara profesional dan berdasarkan ketentuan hukum,” kata Wakaops Damai Cartenz-2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wakaops juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas peredaran, penyimpanan, penguasaan maupun transaksi senjata api dan amunisi secara ilegal.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang berkaitan dengan senjata dan amunisi. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat ini, IHB alias H masih berada di Ditreskrimum Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik akan terus mengembangkan perkara untuk mendalami peran masing-masing pihak, menelusuri mata rantai jaringan, serta mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki keterkaitan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam penyidikan, dengan tetap mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, serta asas praduga tak bersalah.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Minggu, Polda Sumut Ungkap 654 Kasus Curas dan Curat, 712 Tersangka Diamankan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tiga-minggu-polda-sumut-ungkap-654-kasus-curas-dan-curat-712-tersangka-diamankan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tiga-minggu-polda-sumut-ungkap-654-kasus-curas-dan-curat-712-tersangka-diamankan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac6c8b808c81.jpg" length="108199" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 09:54:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Medan</strong> – Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres, Polresta, dan Polrestabes mengungkap 654 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dalam kurun waktu tiga minggu, terhitung sejak 14 September hingga 4 Oktober 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari ratusan kasus tersebut, polisi mengamankan 712 orang yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat. Rincian pengungkapan terdiri atas 35 kasus curas dengan 43 tersangka dan 619 kasus curat dengan 669 tersangka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, pengungkapan ratusan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Selama tiga minggu, Polda Sumut bersama seluruh jajaran berhasil mengungkap 654 kasus curas dan curat dengan 712 tersangka. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” tuturnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ferry menjelaskan, pengungkapan dilakukan melalui serangkaian langkah kepolisian, mulai dari penyelidikan hingga penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain penegakan hukum, jajaran Polda Sumut juga mengintensifkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus menjaga situasi kamtibmas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami tidak hanya melakukan penindakan setelah terjadi kejahatan, tetapi juga mengintensifkan patroli sebagai langkah pencegahan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Ferry, upaya penegakan hukum akan terus diperkuat bersamaan dengan langkah-langkah pencegahan. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan tindak pidana maupun aktivitas yang mencurigakan kepada petugas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan pencegahan terhadap berbagai bentuk kejahatan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas yang mencurigakan,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ferry menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Dengan mengedepankan penegakan hukum, patroli, dan langkah preventif, Polda Sumut berupaya menekan angka kejahatan, khususnya curas dan curat, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Pencurian dan Penganiayaan Mahasiswa UI</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-selidiki-dugaan-pencurian-dan-penganiayaan-mahasiswa-ui</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-selidiki-dugaan-pencurian-dan-penganiayaan-mahasiswa-ui</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac0a8f49e389.jpg" length="99287" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 08:15:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki laporan dugaan pencurian dengan kekerasan, penganiayaan berencana, dan pengancaman yang dialami seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, penyidik masih mendalami bukti-bukti serta keterangan para saksi. Status pihak yang dilaporkan dalam kasus tersebut juga masih dalam tahap penyelidikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Polda Metro Jaya turut prihatin atas kejadian yang menimpa korban. Saat ini tim penyidik sedang bekerja melakukan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengusut tuntas peristiwa ini," kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (07/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Budi menegaskan, kepolisian akan menangani laporan tersebut secara profesional dan transparan. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian sekaligus mencari pihak yang diduga terlibat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar menyampaikannya kepada petugas untuk membantu proses pengungkapan kasus.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Laporan tersebut sebelumnya diajukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait dugaan penyerangan terhadap Hafidz Hernanda, Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI 2024.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Konsultan Hukum BEM UI Adi Luhung menyebut laporan itu telah teregistrasi dengan Nomor LP: LP/B/7493/X/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Selasa (06/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam laporan tersebut, dugaan tindak pidana yang dilaporkan meliputi pencurian dengan kekerasan pada malam hari di jalan umum sebagaimana Pasal 497 ayat (2) KUHP, penganiayaan dengan rencana Pasal 467 ayat (1) KUHP, serta pengancaman pembunuhan Pasal 449 ayat (1).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra mengatakan laporan dibuat setelah Hafidz diduga diserang orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu (04/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIB di Jalan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Menimbang urgensi dari kasus ini, BEM UI dengan persetujuan korban telah menaruh laporan kepada pihak kepolisian atas delik pencurian disertai kekerasan di jalan umum, penganiayaan terencana, dan pengancaman," kata Fathimah di Polda Metro Jaya, Selasa (06/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Fathimah, peristiwa tersebut terjadi ketika korban dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor setelah menghadiri konsolidasi organisasi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami cedera kepala, memar pada wajah, luka robek di bibir, serta lecet pada bagian punggung dan kaki.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pelaporan tersebut, BEM UI turut menyerahkan sejumlah dokumen pendukung, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan dan forensik dari Rumah Sakit Tebet serta Rumah Sakit Universitas Indonesia.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Korban saat ini masih menjalani pemulihan setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas saat Dibekuk Polisi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pelaku-pembunuhan-satu-keluarga-di-tulang-bawang-tewas-saat-dibekuk-polisi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pelaku-pembunuhan-satu-keluarga-di-tulang-bawang-tewas-saat-dibekuk-polisi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac63d803a088.jpg" length="104443" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 19:39:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Lampung </strong>- Polisi menembak mati pria berinisial AF (35), yang diduga sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tindakan tersebut dilakukan saat petugas hendak menangkap AF di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Lampung Timur. Polisi menyebut pelaku melakukan perlawanan dengan menyerang anggota menggunakan senjata tajam.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Tindakan tegas terukur ini diberikan karena pelaku ini menyerang anggota menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Lampung Timur," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang Ajun Komisaris Polisi Apfryyadi Pratama saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa (06/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam dan sepeda motor yang diduga digunakan pelaku.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Untuk sementara itu yang bisa kami sampaikan perkembangan kasus ini," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelumnya, Polres Tulang Bawang menyelidiki kasus tewasnya satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, pada Senin (05/10/2026) pagi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Benar, peristiwa pagi tadi pukul 08.30 WIB. Ada tiga orang yang meninggal dunia terdiri dari ayah, ibu dan anaknya," kata Apfryyadi saat dikonfirmasi pada Senin (05/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan identifikasi awal, ketiga korban masing-masing bernama Rachmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti dan petunjuk, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kami telah melakukan olah TKP dengan mencari bukti-bukti petunjuk pada peristiwa tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hasil olah TKP menunjukkan adanya sejumlah luka tusukan akibat senjata tajam pada tubuh para korban.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Rahmat ditemukan di kamar utama dengan sejumlah luka tusukan di sekujur tubuh. Sementara Hasanah dan anaknya ditemukan di kamar berbeda dalam kondisi berada di atas tempat tidur.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh motif dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan satu keluarga tersebut meninggal dunia.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Amankan Dua Orang Terkait Kasus Kepemilikan Senpi AR&amp;15</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-amankan-dua-orang-terkait-kasus-kepemilikan-senpi-ar-15</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-amankan-dua-orang-terkait-kasus-kepemilikan-senpi-ar-15</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac4efc40539b.jpg" length="75660" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 20:19:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Lampung Selatan</strong> - Kepolisian Resor Lampung Selatan terus mengembangkan kasus kepemilikan senjata api yang terungkap di wilayah Kalianda. Dalam pengembangan tersebut, polisi bergerak hingga Jakarta dan mengamankan dua orang di sebuah apartemen di Kemayoran, Jakarta Pusat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, di Kalianda, Senin (05/10/2026), mengatakan dua orang yang diamankan yakni RRS (35), warga Lubuk Linggau, dan IH (38), warga Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami juga mengamankan satu pucuk Glock beserta 33 butir amunisi kaliber 7,65/32 mm, serta empat orang lainnya untuk dimintai keterangan,” kata dia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menjelaskan, pengembangan kasus tersebut dilakukan setelah polisi mengungkap keberadaan senjata api jenis AR-15 yang ditemukan di dalam mobil Toyota Innova Zenix di kawasan Kalianda, Lampung Selatan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pengungkapan bermula saat petugas melakukan pemeriksaan kendaraan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Namun, seorang pria yang hendak diperiksa justru melarikan diri.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan kendaraan yang diduga berkaitan dengan pria tersebut di sebuah homestay di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, pada Kamis (01/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pria berinisial DS (31) kembali melarikan diri ketika hendak diamankan. Setelah dilakukan penyisiran, polisi menemukan DS bersembunyi di atas loteng ruang guru.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari hasil penggeledahan kendaraan, polisi menemukan sebuah tas khusus senjata. Di dalam tas tersebut terdapat satu pucuk AR-15 dan satu magasin berisi 15 butir amunisi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan hingga ke Jakarta. Hasilnya, RRS dan IH diamankan di Apartemen Graha Cempaka Mas, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (02/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkembangan penyidikan, IH ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara kepemilikan senjata api AR-15. Senjata tersebut diduga dijadikan jaminan atas utang rekannya, sementara DS diduga membawa senjata tersebut untuk diservis.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, RRS ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara kepemilikan narkotika jenis etomidate yang ditemukan dalam pengungkapan awal.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Saat mengamankan RRS di Jakarta, polisi juga menemukan satu pucuk senjata api jenis Glock beserta 33 butir amunisi kaliber 7,65/32 mm. Menurut keterangan polisi, senjata tersebut diakui milik RRS dan memiliki izin kepemilikan resmi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkara kepemilikan AR-15, tersangka disangkakan melanggar Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai perbuatan tanpa hak memiliki, menguasai, membawa, menyimpan, atau menggunakan senjata api. Tersangka terancam pidana penjara paling lama 15 tahun.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ledakan Ruko San Antonio Surabaya, Polisi Pastikan Tak Ada Bom</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ledakan-ruko-san-antonio-surabaya-polisi-pastikan-tak-ada-bom</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ledakan-ruko-san-antonio-surabaya-polisi-pastikan-tak-ada-bom</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac4ed7da8a04.jpg" length="25448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 19:46:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Surabaya</strong> - Polisi menyebut ledakan yang terjadi di sebuah rumah toko (ruko) di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (06/10/2026) pagi, diduga kuat disebabkan kebocoran gas.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, polisi bersama Tim Jibom telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya bahan peledak.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Saat ini, kami bersama tim Jibom (Penjinak Bom) sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, sampai saat ini tidak ditemukan kandungan atau bahan peledak. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kemungkinan besar ledakan tersebut diduga kuat berasal dari kebocoran gas," kata Kombes Pol Luthfie, di Surabaya, Selasa (06/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, ledakan terjadi saat seorang koki sedang memasak. Sebelum ledakan, koki tersebut sempat mencium bau gas.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Petugas kemudian menemukan tiga tabung elpiji berkapasitas masing-masing 50 kilogram di lokasi kejadian. Namun, ketiga tabung tersebut tidak meledak.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Indikasi sementara menunjukkan sumber ledakan berasal dari kebocoran pada bagian pipa. Polisi masih mendalami apakah kebocoran berasal dari salah satu atau seluruh tabung.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ketiga tabung elpiji tersebut dipastikan sudah kosong karena gas di dalamnya telah keluar.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Akibat ledakan, lima orang yang terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan mengalami luka. Seluruh korban telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ledakan juga mengakibatkan sekitar 41 bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 15 bangunan merupakan rumah yang berada di bagian belakang lokasi kejadian.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Sebagian besar kerusakan berupa kaca pecah akibat getaran kuat dari ledakan, sedangkan lima bangunan yang berada persis di sisi lokasi mengalami kerusakan parah. Bangunan lainnya mengalami kerusakan ringan," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi saat ini masih memprioritaskan pengamanan lokasi kejadian dan penanganan korban. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait belum dilakukan karena penyelidikan masih difokuskan untuk memastikan sumber kebocoran serta penyebab ledakan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Sandi menyatakan tidak menemukan unsur bahan peledak maupun bom dalam pemeriksaan di lokasi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dari hasil penyelidikan kami, unsur bahan peledak atau unsur-unsur yang mengandung bom tidak kami temukan. Kejadian ini murni karena tekanan gas yang terkumpul dalam satu ruangan," tuturnya.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sopir Dibakar Majikan, Polisi Ungkap Motif Pelaku Gelap Mata</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sopir-dibakar-majikan-polisi-ungkap-motif-pelaku-gelap-mata</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sopir-dibakar-majikan-polisi-ungkap-motif-pelaku-gelap-mata</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac272c509092.jpg" length="43782" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 05 Oct 2026 07:56:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Bali </strong>- Polisi mengungkap sosok I Putu CP (37), pemilik usaha sekaligus tersangka kasus pembakaran sopir truk, I Gede Selamet (20), di Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari hasil pendalaman penyidik, I Putu CP diketahui memiliki sekitar 13 unit truk dan mengelola usaha bengkel mobil. Polisi juga memperoleh informasi mengenai keseharian tersangka yang disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika mengatakan, informasi tersebut menjadi salah satu gambaran yang diperoleh penyidik terkait aktivitas tersangka sehari-hari.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Informasinya pelaku orangnya kurang bersosialisasi dengan masyarakat. Mungkin karena sibuk mengurus pekerjaannya,” kata Santika, Sabtu (03/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Santika, tersangka diduga mudah tersulut emosi ketika menghadapi persoalan. Hal tersebut disebut terlihat dari cara tersangka merespons masalah yang terjadi sebelum aksi pembakaran.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Mungkin kurang sosialisasi dengan tetangga dan keluarga, sehingga memiliki pikiran-pikiran pendek saat menghadapi permasalahan dan cepat tersulut emosinya,” ujarnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi menyebut persoalan keuangan menjadi pemicu pertengkaran antara tersangka dan korban. Saat kejadian, tersangka disebut sedang memiliki kewajiban membayar angsuran sejumlah truk.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di sisi lain, uang yang menjadi modal usaha disebut belum disetorkan korban kepada tersangka. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi pertengkaran.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat itu, korban yang sedang sakit dan beristirahat disebut sempat dipukul dan ditampar oleh tersangka.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Situasi kemudian semakin memanas. Tersangka diduga menyiramkan bahan bakar jenis pertalite ke tubuh korban sebelum menyalakan korek api.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Akibat tindakan tersebut, I Gede Selamet mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah Denpasar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi sebelumnya menyatakan belum menemukan indikasi bahwa aksi tersebut sejak awal direncanakan sebagai pembunuhan. Berdasarkan pemeriksaan sementara terhadap saksi dan tersangka, tindakan tersebut diduga bermula dari niat untuk menakut-nakuti atau mengancam korban.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Namun, aksi tersebut berakhir fatal. Setelah beberapa hari mendapatkan perawatan medis, I Gede Selamet akhirnya dinyatakan meninggal dunia.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut untuk mengungkap secara utuh motif, kronologi, serta pertanggungjawaban hukum tersangka.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-gelar-sertijab-sejumlah-pju-mabes-dan-kapolda</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-gelar-sertijab-sejumlah-pju-mabes-dan-kapolda</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac229cfa6b89.jpg" length="336413" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2026 22:31:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polri melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Rangkaian kegiatan tersebut juga diikuti pelaksanaan Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat. Mereka terdiri atas 7 Pati berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 2 Pati berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus pembinaan karier personel.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 88 Pati dan Pamen Polri yang mengalami mutasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada tingkat Mabes Polri, terdapat sejumlah pergantian jabatan PJU, antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain itu, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Bali, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng, Sulbar, dan DIY.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Johnny mengatakan Kapolri berharap seluruh personel yang menerima amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ini Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Dirotasi oleh Kapolri Jenderal Sayudi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ini-daftar-pejabat-utama-polda-metro-jaya-yang-dirotasi-oleh-kapolri-jenderal-sayudi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ini-daftar-pejabat-utama-polda-metro-jaya-yang-dirotasi-oleh-kapolri-jenderal-sayudi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac216c05545c.jpg" length="86925" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2026 17:20:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Metro Jaya. Pergantian mencakup posisi Kapolda, Wakapolda, direktur reserse, hingga Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Mutasi tersebut merupakan bagian dari pergeseran 88 pejabat Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam telegram tersebut, sejumlah posisi strategis di Polda Metro Jaya mengalami pergantian.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada posisi Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri dimutasi menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Jabatan Kapolda Metro Jaya selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol. Dadang Hartanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pergantian juga terjadi pada posisi Wakapolda Metro Jaya. Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Jawa Timur. Posisinya kemudian diisi Brigjen Pol. Adex Yudiswan yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di jajaran reserse kriminal umum, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin dimutasi sebagai Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Pendidik (Kabidbingadik) Sespim Lemdiklat Polri. Posisi tersebut kini diisi Kombes Pol. Imron Ermawan sebagai Ps. Dirreskrimum Polda Metro Jaya, yang sebelumnya merupakan Pamen Bareskrim Polri dalam penugasan pada BNN.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Untuk bidang pemberantasan narkoba, Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Utama Tk. II Akpol Lemdiklat Polri. Jabatan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya selanjutnya diisi Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Barat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Dirressiber Polda Metro Jaya Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono dimutasi sebagai Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya Tk. II Bareskrim Polri. Posisi Dirressiber Polda Metro Jaya kini diisi Kombes Pol. Fian Yunus yang sebelumnya menjabat Dirressiber Polda Jawa Barat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pergantian juga menyentuh jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Kombes Pol. Wisnu Wardana dimutasi sebagai Kabidlabfor Polda Bali. Jabatan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta selanjutnya diemban Kombes Pol. Handrio Wicaksono yang sebelumnya menjabat Kabidlabfor Polda Bali.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Para perwira yang tercantum dalam surat telegram tersebut diwajibkan segera melaksanakan tugas di jabatan baru paling lambat 14 hari sejak tanggal penetapan keputusan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Mutasi ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny dalam keterangan pers, Sabtu (03/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Johnny berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program serta tugas yang telah berjalan di satuan masing-masing.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat," tutur Johnny.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Densus 88 Bekuk Tiga Terduga Teroris di Parigi Moutong dan Poso</title>
<link>https://www.maximadaily.com/densus-88-bekuk-tiga-terduga-teroris-di-parigi-moutong-dan-poso</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/densus-88-bekuk-tiga-terduga-teroris-di-parigi-moutong-dan-poso</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac218327a107.jpg" length="111216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 04 Oct 2026 16:43:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Palu</strong> - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme di Sulawesi Tengah, Jumat (02/10/2026) malam.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dua terduga teroris ditangkap di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Sementara satu orang lainnya diamankan di wilayah Kabupaten Poso.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penangkapan terhadap dua warga di Desa Tomoli Utara dibenarkan Sekretaris Desa Tomoli Utara, Muhlis. Ia mengatakan kedua orang tersebut telah menetap di wilayah itu sejak 2015.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Ada dua orang yang ditangkap di Tomoli. Keduanya sejak 2015 sudah menetap di desa kami, tetapi memang belum melaporkan kepindahannya secara resmi," ujarnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Muhlis, kedua warga tersebut sehari-hari bekerja sebagai petani kakao. Dalam kesehariannya, keduanya disebut cenderung tertutup dan tidak banyak berinteraksi dengan warga sekitar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Pekerjaan sehari-hari mereka petani kakao. Kalau berinteraksi dengan warga sekitar memang agak tertutup," ucapnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penangkapan tersebut dilakukan Densus 88 bersama personel Brimob Polda Sulawesi Tengah sebagai bagian dari upaya penindakan dan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas jaringan terorisme di wilayah tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Hingga berita ini diturunkan pada Jumat malam, Densus 88 Antiteror Polri dan Polda Sulawesi Tengah belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas ketiga orang tersebut maupun dugaan keterkaitannya dengan jaringan terorisme tertentu.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ketiga terduga teroris kini telah diamankan Densus 88 Antiteror Polri untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peran serta dugaan keterlibatan masing-masing dalam perkara tersebut.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrak Lari Tewaskan Remaja di Batam, Polisi Bekuk Tersangka Setelah 3 Tahun</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tabrak-lari-tewaskan-remaja-di-batam-polisi-bekuk-tersangka-setelah-3-tahun</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tabrak-lari-tewaskan-remaja-di-batam-polisi-bekuk-tersangka-setelah-3-tahun</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac0acbcc2a07.jpg" length="115038" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Oct 2026 22:02:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Batam</strong> - Kasus tabrak lari yang menewaskan seorang remaja berusia 17 tahun di Batam, Kepulauan Riau, pada 2023 akhirnya menemui titik terang. Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang menangkap tersangka berinisial APNL di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan APNL telah diamankan dan dibawa ke Batam untuk menjalani proses hukum.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam konferensi pers di Batam, Kamis (01/10/2026), Afiditya menjelaskan kecelakaan maut tersebut terjadi pada 9 Agustus 2023 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Letjen Suprapto, dekat Hotel Venia, Kecamatan Sagulung.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat kejadian, APNL mengemudikan kendaraan roda empat dari arah Muka Kuning menuju Batu Aji. Di lokasi yang sama, korban RN (17) melaju menggunakan sepeda motor.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sepeda motor korban kemudian terjatuh ke sisi kanan. Korban terhempas hingga masuk ke bawah kendaraan yang dikemudikan APNL dan terlindas.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Korban mengalami luka memar pada bagian perut sebelah kiri dan meninggal dunia setelah mendapat penanganan di rumah sakit,” kata Afiditya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti. Perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan melalui gelar perkara pada 13 Desember 2024.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah proses penyidikan berjalan, polisi menetapkan APNL sebagai tersangka pada 26 September 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Keberadaan tersangka akhirnya terdeteksi di Padang Lawas pada 24 September 2026. Tim Polresta Barelang berkoordinasi dengan Polres Padang Lawas hingga berhasil menangkap APNL di sebuah rumah di Busonik Padan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, pada 27 September 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, tersangka dibawa ke Batam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">APNL dijerat Pasal 310 ayat (4) dan/atau Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pasal 310 ayat (4) mengatur kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian pengemudi yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Pelanggaran tersebut dapat dikenai pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara Pasal 312 mengatur kewajiban pengemudi yang terlibat kecelakaan untuk menghentikan kendaraan, memberikan pertolongan, dan melaporkan kejadian kepada kepolisian. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai pidana penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak Rp75 juta.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Afiditya menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan kepastian hukum terhadap perkara kecelakaan lalu lintas.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara dan tidak meninggalkan lokasi apabila terlibat kecelakaan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu merencanakan perjalanan dengan baik dan tidak terburu-buru, karena lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan dan seluruh masyarakat menggunakan jalan. Jangan sampai karena terburu-buru justru mengakibatkan kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Afiditya.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penganiayaan ABK yang Viral di Medsos</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-selidiki-dugaan-penganiayaan-abk-yang-viral-di-medsos</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-selidiki-dugaan-penganiayaan-abk-yang-viral-di-medsos</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac0a8f49e389.jpg" length="99287" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Oct 2026 20:52:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polda Metro Jaya bergerak menangani informasi dugaan penganiayaan terhadap sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) yang beredar di media sosial. Melalui Polres Pelabuhan Tanjung Priok, polisi berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan para ABK.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan informasi tersebut telah ditindaklanjuti. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang diduga menjadi lokasi kejadian berada di perairan sekitar Kepulauan Aru, Maluku.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru (Maluku)," kata Budi di Jakarta, Jumat (02/10/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi kemudian berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah tersebut untuk memastikan kondisi para ABK. Mereka telah dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Saat ini, para korban telah dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis," ujar Budi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polda Metro Jaya bersama kepolisian setempat masih memantau kondisi para ABK serta melakukan langkah-langkah kepolisian untuk mendalami dugaan penganiayaan tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap para ABK sebelumnya ramai di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @bndct.id yang memperlihatkan video dugaan penyiksaan di atas kapal penangkap ikan Indonesia.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam unggahan tersebut disebutkan sejumlah pekerja diduga mengalami kekerasan, seperti dipukul dan ditendang ketika dianggap melakukan kesalahan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Sejumlah pekerja disebut mengalami kekerasan, termasuk dipukul dan ditendang ketika dianggap melakukan kesalahan. Informasi beredar melalui percakapan yang memuat kesaksian mengenai perlakuan kekerasan di kapal," tulis akun tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Unggahan itu belum mencantumkan lokasi pasti kejadian. Namun, terdapat dugaan kapal tersebut berkaitan dengan kawasan Muara Baru, Jakarta.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi masih melakukan penelusuran untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penganiayaan tersebut.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tetapkan 4 Tersangka dalam Kasus Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-tetapkan-4-tersangka-dalam-kasus-kapal-virgo-transport-8-tenggelam</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-tetapkan-4-tersangka-dalam-kasus-kapal-virgo-transport-8-tenggelam</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6ac0a9d2541d5.jpg" length="134050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Oct 2026 15:50:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Banjarmasin</strong> - Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada 13 September 2026. Keempatnya berasal dari pihak nakhoda dan manajemen perusahaan kapal.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penetapan tersangka dilakukan tim penyidik gabungan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Empat tersangka ini nakhoda, pihak agen PT Virgo Karya Shipping, manajer cabang dan manajer operasional," kata Sigit di Banjarmasin, Jumat (02/10/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sigit belum merinci identitas keempat tersangka. Perkara tersebut kini telah dilimpahkan ke Subdit Gakkum Korpolairud Baharkam Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untuk tersangka yang merupakan nakhoda, polisi telah melakukan penahanan di Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalsel. Sementara tiga tersangka lainnya telah dikirimkan surat panggilan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Sigit, pelimpahan perkara ke Korpolairud dilakukan untuk memperlancar proses penyidikan. Hal itu karena penyidik masih perlu memeriksa sejumlah pihak yang berada di luar wilayah Kalimantan Selatan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum tenggelam di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam insiden tersebut, Basarnas telah mengevakuasi 186 orang dari total 243 penumpang dan kru kapal. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat, sedangkan 78 orang meninggal dunia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hingga kini, masih terdapat 57 korban yang dalam proses pencarian.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penetapan empat tersangka menjadi bagian dari proses hukum untuk mengusut penyebab dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YSS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Terus Dilakukan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/satgas-damai-cartenz-amankan-dpo-yss-pengembangan-jaringan-senjata-dan-amunisi-terus-dilakukan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/satgas-damai-cartenz-amankan-dpo-yss-pengembangan-jaringan-senjata-dan-amunisi-terus-dilakukan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6abea52d567d4.jpg" length="431014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2026 23:35:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jayapura </strong> - Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan seorang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), YYS alias OS alias K (33), di kawasan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Selasa (29/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">YYS diamankan sekitar pukul 15.15 WIT setelah penyidik melakukan pengembangan terhadap perkara jaringan pengadaan senjata dan amunisi yang ditangani sejak Maret 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan YYS diduga memiliki peran sebagai perantara dalam transaksi jual beli senjata dan amunisi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“YYS merupakan DPO dalam rangkaian pengembangan perkara jaringan senjata dan amunisi di wilayah Jayapura yang ditangani sejak Maret 2026,” ujar Yusuf.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurutnya, YYS merupakan residivis perkara narkoba yang sebelumnya menjalani hukuman selama tujuh tahun dan baru selesai menjalani pidana pada awal 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengamanan YYS merupakan hasil pengembangan dari 13 orang yang sebelumnya telah diamankan dalam rangkaian perkara jaringan senjata dan amunisi tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ketiga belas tersangka tersebut masing-masing berinisial SP, OB, YP, MKM, DK, KO, SM, HM, AKW, NH, HLT, YK, dan AG. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari pembeli, penyumbang dana, penyedia amunisi hingga perantara senjata dan amunisi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari pengembangan perkara, Satgas Damai Cartenz mencatat sejumlah barang bukti yang telah diamankan, di antaranya 298 butir amunisi, empat magazen SS1 panjang, satu magazen SS1 pendek, satu pucuk senjata api rakitan, serta enam pucuk laras senjata api bekas Perang Dunia II dalam kondisi berkarat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Terhadap YYS, penyidik menerapkan Pasal 306 jo. Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan penguasaan atau kepemilikan senjata api, amunisi, bahan peledak, atau bahan berbahaya lainnya tanpa hak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Perkara tersebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada 12 Maret 2026 di Jalan Pertigaan Lampu Merah Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura. YYS terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas menegaskan penyidik masih terus mendalami perkara tersebut. Tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan jaringan tersebut berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat ini YYS telah diamankan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan penangkapan YYS merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan yang dilakukan secara bertahap.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pengamanan terhadap yang bersangkutan merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan secara bertahap. Selanjutnya, penyidik akan mendalami peran dan keterlibatan yang bersangkutan berdasarkan fakta serta alat bukti yang diperoleh,” kata Faizal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan pengembangan jaringan senjata dan amunisi masih terus dilakukan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Setelah YYS diamankan, penyidik akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran yang bersangkutan sebagai bagian dari pengembangan jaringan yang sedang ditangani. Kami memastikan prosesnya dilakukan secara profesional dan berdasarkan ketentuan hukum,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Satgas Damai Cartenz-2026 menegaskan proses penegakan hukum dalam perkara tersebut dilakukan secara terukur dan profesional dengan tetap mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan serta asas praduga tak bersalah.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Tetapkan Nakhoda Jadi Tersangka Kasus Tenggelam KM Virgo Transport 8</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-tetapkan-nakhoda-jadi-tersangka-kasus-tenggelam-km-virgo-transport-8</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-tetapkan-nakhoda-jadi-tersangka-kasus-tenggelam-km-virgo-transport-8</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6abea4af093c8.jpg" length="312237" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 02 Oct 2026 15:55:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong> - Polri menetapkan nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY sebagai tersangka dalam perkara tenggelamnya kapal tersebut di perairan Laut Jawa. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, AY langsung ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penetapan tersangka dilakukan Direktorat Kepolisian Perairan Baharkam Polri setelah penyidik melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Saat ini kami sementara sudah menetapkan tersangka nakhodanya dan sudah dilakukan penahanan,” Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombes Pol. Kukuh Prabowo kepada awak media di Jakarta, Rabu (30/09/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kukuh mengatakan, AY saat ini ditahan di ruang tahanan Polda Kalimantan Selatan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkara tersebut, AY dijerat Pasal 302 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan/atau Pasal 474 ayat (3) juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kukuh belum membeberkan secara rinci dugaan perbuatan pidana yang menjadi dasar penetapan AY sebagai tersangka. Menurutnya, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Untuk release resmi nanti menunggu hasil pemeriksaan seluruhnya selesai,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/09/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/09/2026) dengan membawa 243 penumpang.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penanganan perkara tenggelamnya kapal kemudian dilimpahkan dari Polda Kalimantan Selatan kepada Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelimpahan tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan proses penanganan perkara yang sejak awal dilakukan secara terpadu bersama sejumlah pemangku kepentingan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan sebelumnya telah melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan tenggelamnya KM Virgo Transport 8.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pihak yang diperiksa antara lain nakhoda, anak buah kapal (ABK) yang selamat, serta pihak-pihak terkait lainnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dan berkoordinasi bersama stakeholder terkait, sehingga setiap fakta yang ditemukan dapat menjadi bagian dari proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik masih melanjutkan pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8 sekaligus memastikan pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tangkap 3 Pelaku Dugaan Pengeroyokan Berujung Maut di Tanjung Priok Jakarta Utara</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-3-pelaku-dugaan-pengeroyokan-berujung-maut-di-tanjung-priok-jakarta-utara</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-3-pelaku-dugaan-pengeroyokan-berujung-maut-di-tanjung-priok-jakarta-utara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6abd488ea229b.jpg" length="45062" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 21:41:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong> - Kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan yang menewaskan seorang pria berinisial EY (28) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai menemui titik terang. Polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ketiga pelaku yang diamankan Polres Metro Jakarta Utara masing-masing berinisial YG, RA, dan JAT.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Adhe Hariadi mengatakan penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini, ketiga pelaku berinisial YG, RA dan JAT,” kata Adhe di Jakarta, Selasa (29/09/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kasus tersebut diduga berawal dari persoalan sepeda motor milik BS yang disebut telah digadaikan oleh korban.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pelaku kemudian meminta bantuan YG untuk mencari keberadaan sepeda motor tersebut. Persoalan itu selanjutnya berkembang hingga korban dibawa oleh para pelaku pada Minggu (06/09/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perjalanan peristiwa tersebut, korban diduga mengalami kekerasan di sejumlah lokasi di wilayah Tanjung Priok.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Korban kemudian ditemukan warga dan segera dibawa ke RSUD Tanjung Priok untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, setelah menjalani perawatan, EY dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (09/09/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi kini masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk peran masing-masing orang yang terlibat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sejumlah barang bukti telah diamankan penyidik, di antaranya hasil pemeriksaan visum dan rekaman kamera pengawas atau CCTV.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Para tersangka dijerat terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dan/atau penculikan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain tiga orang yang telah ditangkap, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka masing-masing berinisial BS, B, dan J.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Ada tiga pelaku lainnya yakni BS, B, dan J masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO,” kata dia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polres Metro Jakarta Utara mengimbau ketiga DPO tersebut segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Argo Bromo&amp;KRL, Masinis Terlambat Mengerem</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-ungkap-penyebab-kecelakaan-argo-bromo-krl-masinis-terlambat-mengerem</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-ungkap-penyebab-kecelakaan-argo-bromo-krl-masinis-terlambat-mengerem</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6abd462db2d72.jpg" length="73304" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 20:02:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Polisi mengungkap temuan dalam penyelidikan kecelakaan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Masinis yang telah ditetapkan sebagai tersangka disebut baru melakukan pengereman ketika kereta berjarak sekitar 263 meter dari titik yang membutuhkan penghentian.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kanit 1 Subdit 1 Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Muhammad Rizka mengatakan, berdasarkan pra-rekonstruksi, seluruh sinyal yang menjadi petunjuk bagi masinis terlihat jelas dan berfungsi normal saat kejadian.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Rambu pengulang itu jaraknya 400 meter, jadi total 800 meter. Dari jarak sinyal pengulang 200 meter sebelumnya pun masih kelihatan. Total kurang lebih dari jarak satu kilometer sinyal masih terlihat," kata Rizka di Jakarta, Selasa (29/09/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Rizka, keterangan ahli perkeretaapian yang menggunakan rumusan teori Minden menunjukkan kereta sebenarnya memiliki kemampuan untuk berhenti dalam jarak sekitar 600 meter berdasarkan kecepatan yang tercatat pada kotak hitam atau data logger.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Namun, fakta di lapangan menunjukkan masinis baru mengaktifkan pengereman pada jarak 263 meter," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepada penyidik, masinis menyampaikan alasan dirinya ragu melakukan pengereman darurat dari jarak jauh karena khawatir tindakan tersebut justru membuat gerbong kereta terbalik.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Itu (alasan masinis) terbantahkan dan bisa dipatahkan dari keterangan ahli perkeretaapian melalui rumus teori Minden. Harusnya kapabel berhenti total di 600 meter," tegas Rizka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi juga menemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengoperasian kereta api.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Rizka menjelaskan, Peraturan Dinas Nomor 19 Pasal 50 tentang Kereta Api mengatur bahwa masinis yang ragu terhadap indikasi sinyal harus mengambil tindakan paling aman, yakni menghentikan kereta terlebih dahulu sebelum melakukan konfirmasi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Apabila dia ragu-ragu sinyalnya merah atau tidak, di Pasal 50 dinyatakan: ambil tindakan terberat, yakni menghentikan kereta, baru kemudian konfirmasi," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penyelidikan, polisi juga memastikan kondisi sinyal saat kecelakaan terjadi dalam keadaan aman dan berfungsi normal. Sinyal utama dan sinyal pengulang diketahui saling tersinkronisasi (mirroring) dalam memberikan perintah berhenti.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untuk memperdalam penyelidikan dan evaluasi sistem perkeretaapian, penyidik masih berkoordinasi dengan para ahli dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Adapun mengenai apakah tindakan masinis tersebut nantinya dinilai sebagai kelalaian, polisi menyerahkan keputusan tersebut kepada proses hukum di pengadilan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kalau vonis kelalaian, itu kewenangan hakim yang menentukan," tambah Rizka.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Kematian Presenter TVRI Masuk Babak Baru, Polda Papua Barat Tetapkan 2 Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kasus-kematian-presenter-tvri-masuk-babak-baru-polda-papua-barat-tetapkan-2-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kasus-kematian-presenter-tvri-masuk-babak-baru-polda-papua-barat-tetapkan-2-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202610/image_870x580_6abd4a45adb3c.jpg" length="61568" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 18:42:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Papua Barat </strong>- Kasus kematian presenter TVRI Papua Barat, Suryanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway, memasuki babak baru. Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelumnya, kematian Yanto dikaitkan dengan peristiwa terseret arus Sungai Memti, Pegunungan Arfak. Namun, penyelidikan polisi kemudian menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Trihadi Kuncahyo mengatakan penetapan kedua tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Jumat (25/09/2026). Dari hasil gelar perkara, penyidik menyimpulkan telah memiliki sekurang-kurangnya dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan D dan P sebagai tersangka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dua orang ditetapkan tersangka," kata Trihadi dalam siaran pers, Minggu (27/09/2026) malam.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kedua tersangka dijerat dengan sangkaan tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Polisi menerapkan Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Terhadap kedua tersangka, penyidik menerapkan sangkaan tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penetapan tersangka tersebut merupakan perkembangan terbaru setelah polisi sebelumnya meningkatkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan pada Senin (31/08/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Kombes Hesman Sotarduga Napitupulu sebelumnya mengatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik menemukan indikasi tindak pidana berdasarkan hasil gelar perkara.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Hasil gelar perkara hari ini ditemukan adanya indikasi tindak pidana sehingga kami tingkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Hesman, Senin (310/8/2026) lalu.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penyidikan, polisi mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian Yanto. Penyidik menggabungkan keterangan para saksi dengan hasil pemeriksaan forensik, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta barang bukti yang telah diamankan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hingga saat ini, sebanyak 23 saksi telah diperiksa. Polisi juga masih membuka kemungkinan meminta keterangan tambahan dari saksi lain untuk melengkapi alat bukti.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Ada kemungkinan penambahan saksi yang akan dimintai keterangan oleh penyidik untuk kelengkapan alat bukti," ujar Hesman.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik juga telah menerima hasil autopsi jenazah Yanto. Namun, polisi masih meminta keterangan lanjutan dari ahli untuk memperdalam temuan dalam hasil pemeriksaan tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelum kasus berkembang menjadi dugaan tindak pidana, Yanto dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Memti pada Sabtu (18/07/2026) sekitar pukul 11.05 WIT.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pencarian kemudian dilakukan selama sembilan hari oleh tim gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Basarnas, masyarakat, relawan, dan keluarga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Yanto akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (27/07/2026). Saat itu, polisi menyampaikan korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di wilayah Pegunungan Arfak.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Namun, penyelidikan yang terus dilakukan kemudian menemukan indikasi adanya tindak pidana. Pendalaman tersebut berujung pada dugaan penganiayaan yang melibatkan D dan P hingga keduanya ditetapkan sebagai tersangka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Meski telah menetapkan dua tersangka, polisi belum mengungkap motif yang diduga melatarbelakangi perkara tersebut. Kronologi lengkap dugaan penganiayaan yang menyebabkan Yanto meninggal dunia juga masih didalami penyidik.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Trihadi menegaskan proses penyidikan masih berlangsung. Polisi memastikan setiap langkah hukum dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan selama proses penyidikan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Polda Papua Barat berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel serta memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik," tandasnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dengan ditetapkannya D dan P sebagai tersangka, perkara kematian Yanto kini memasuki proses hukum lebih lanjut. Sementara motif serta rangkaian lengkap peristiwa yang menyebabkan presenter TVRI Papua Barat tersebut meninggal dunia masih menunggu hasil pendalaman penyidik.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri &amp;amp; Bea Cukai Gagalkan 5 Kg Etomidate Asal Malaysia, Bongkar Lab Rahasia di Apartemen Jakut</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-bea-cukai-gagalkan-5-kg-etomidate-asal-malaysia-bongkar-lab-rahasia-di-apartemen-jakut</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-bea-cukai-gagalkan-5-kg-etomidate-asal-malaysia-bongkar-lab-rahasia-di-apartemen-jakut</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6abbe33feea3c.jpg" length="78267" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 30 Sep 2026 13:21:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>– Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan penyelundupan 5 kilogram narkotika jenis baru, Etomidate, dari Malaysia ke Indonesia. Pengungkapan tersebut turut membongkar sebuah apartemen di Jakarta Utara yang diduga dijadikan laboratorium rahasia atau <i>clandestine lab</i> untuk memproduksi vape yang mengandung Etomidate.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri Irjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan tersebut melibatkan jaringan lintas negara. Sebanyak tujuh orang diamankan, terdiri atas lima warga negara Malaysia, satu warga negara Indonesia, dan satu warga negara Tiongkok.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/9/2026), Eko menjelaskan pengungkapan bermula dari penindakan terhadap lima WNA Malaysia oleh petugas DJBC Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta pada Jumat (25/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kelima WNA tersebut, yakni Mohammad Zulhusni bin Ab Salin, Nur Aisyah binti Abdullah, Emanuel bin Harry, Prince Alvin Robin, dan Muhammad Adam bin Julle, diduga berperan sebagai kurir.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat tiba dari Kuala Lumpur, petugas Bea Cukai menemukan masing-masing dua bungkus serbuk yang diduga Etomidate pada kelima WNA tersebut. Barang tersebut disembunyikan di bagian <i>insole</i> sepatu yang mereka kenakan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Secara keseluruhan ditemukan 10 bungkus dengan berat bruto 5 kg. Serbuk tersebut diuji laboratorium oleh Bea Cukai positif mengandung Etomidate,” ujar Eko.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari pemeriksaan terhadap para kurir, penyidik memperoleh informasi bahwa mereka diperintah seorang perempuan yang hanya dikenal dengan panggilan “Madam” untuk membawa Etomidate dari Malaysia ke Indonesia. Komunikasi dilakukan melalui aplikasi Telegram.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sesampainya di Jakarta, para kurir kemudian diarahkan berkumpul di Yello Hotel Harmoni untuk mengumpulkan sepatu berisi Etomidate ke dalam sebuah koper berwarna merah. Koper tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Wu Song, WNA Tiongkok yang diduga berperan sebagai kurir sekaligus menguasai <i>clandestine lab</i>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik kemudian mengembangkan informasi tersebut dan mengamankan Wu Song. Dari tangannya, polisi menemukan kunci sebuah unit apartemen di Mediterania Marina Residence, Jakarta Utara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penggeledahan di apartemen tersebut mengungkap sejumlah peralatan dan perlengkapan yang diduga digunakan untuk memproduksi vape mengandung Etomidate. Polisi juga menemukan bahan baku cair, <i>cartridge</i> kosong, kemasan, serta berbagai perlengkapan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Wu Song ini berada di Indonesia sejak 19 September 2026 dan tinggal di unit apartemen tersebut,” kata Eko.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan pemeriksaan, Wu Song mengaku mendapat arahan melalui grup komunikasi bernama “SIGNAL” untuk melakukan pencatatan stok barang yang berada di apartemen. Ia juga mengaku mendapat perintah mengambil Etomidate yang disimpan dalam koper di kawasan Yello Hotel Harmoni pada Jumat (25/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Laboratorium Forensik Bareskrim Polri pada Minggu (27/9/2026) juga menunjukkan barang tersebut positif mengandung Etomidate.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik turut mendalami riwayat pengiriman yang dilakukan jaringan tersebut. Dari pemeriksaan, Mohammad Zulhusni bin Ab Salin dan Nur Aisyah binti Abdullah diketahui sebelumnya telah dua kali menerima pekerjaan pengiriman Etomidate.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengiriman pertama dilakukan dari Malaysia menuju Tokyo dengan bayaran RM7.000. Pengiriman kedua dilakukan dari Malaysia menuju Indonesia dengan bayaran RM9.000. Sementara Emmanuel bin Harry, Prince Alvin Robin, dan Muhammad Adam bin Julle disebut baru pertama kali menerima pekerjaan dari “Madam”.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pengembangan lebih lanjut, Wu Song mengaku awalnya datang ke Indonesia pada 19 September 2026 untuk berlibur. Setibanya di Indonesia, ia mengaku dihampiri seorang pria yang memperkenalkan diri sebagai Qing dan menawarkan tempat tinggal gratis di apartemen tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wu kemudian tinggal di apartemen itu dan mendapat tugas mencatat stok barang yang tersedia, termasuk jeriken berisi cairan, <i>cartridge</i> kosong, dan berbagai kemasan. Informasi tersebut kemudian dilaporkan melalui grup komunikasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Wu diberi upah 4.000 RM atau sekitar Rp10 juta,” ungkap Eko.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari penggeledahan, polisi menemukan sekitar 85.000 mililiter bahan baku cair. Dengan asumsi setiap pod berukuran 2 mililiter, bahan tersebut secara teoritis berpotensi menghasilkan sekitar 42.500 pod.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan asumsi harga jual Rp3 juta per pod, nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp127,5 miliar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Berdasarkan penghitungan sementara tersebut, barang bukti diperkirakan berkaitan dengan potensi beredarnya sekitar 42.400 pods mengandung Etomidate, dengan estimasi penyelamatan sekitar 21.250 jiwa,” ujar Eko.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain Wu Song, polisi mengamankan Satria Surya Sumantri, WNI yang diduga berperan sebagai sopir. Sementara lima WNA Malaysia diduga berperan sebagai kurir.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Bareskrim Polri bersama Bea Cukai masih melakukan pendalaman terhadap jaringan tersebut, termasuk pihak yang disebut menggunakan nama “Madam” dan “Qing”.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polri dan Bea Cukai membongkar jaringan peredaran Etomidate lintas negara sekaligus mencegah produksi dan peredarannya dalam bentuk vape di Indonesia.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SMPN 18 Malang Didalami, Polisi Dampingi Korban</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kasus-dugaan-kekerasan-siswa-smpn-18-malang-didalami-polisi-dampingi-korban</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kasus-dugaan-kekerasan-siswa-smpn-18-malang-didalami-polisi-dampingi-korban</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aba9a9c6c2f3.jpg" length="93976" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 21:41:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Malang - </strong>Penanganan laporan dugaan kekerasan terhadap siswa SMP Negeri 18 Kota Malang masih terus dilakukan oleh Polresta Malang Kota. Polisi saat ini melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta memastikan pihak-pihak yang terlibat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi korban sekaligus mendukung proses penanganan perkara, Dirreskrimum PPA-PPO Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum bersama Kanit PPA Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah mendatangi para korban pada Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial setempat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Peristiwa yang diduga berkaitan dengan persoalan seragam lurik tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam kunjungan itu, perhatian utama diarahkan pada kondisi psikologis siswa dan upaya pemulihan trauma, termasuk terhadap salah satu korban yang merupakan siswa inklusi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami hadir untuk memastikan adik-adik korban kekerasan mendapatkan pendampingan dan pemulihan terbaik agar mereka tetap mau bersekolah,” ujar Kombes Pol Ganis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain memberikan pendampingan kepada korban yang telah teridentifikasi, aparat kepolisian juga masih menggali kemungkinan adanya siswa lain yang mengalami kekerasan di lingkungan sekolah tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari informasi sementara yang diperoleh, terdapat siswa yang dilaporkan mengalami luka lebam. Namun, polisi belum menetapkan jumlah keseluruhan korban lantaran proses pemeriksaan dan pengumpulan informasi masih berlangsung.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kombes Ganis turut mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan kekerasan terhadap anak maupun perempuan. Ia mendorong masyarakat berpartisipasi melalui gerakan Raise and Speak Up sebagai salah satu langkah untuk mencegah kekerasan terus berulang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Jangan takut melapor agar kami bisa memberikan perlindungan maksimal," ujar Kombes Ganis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Kanit PPA Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pengumpulan serta pemeriksaan alat bukti. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalani proses visum medis terhadap korban.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pihak kepolisian juga akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap kepala sekolah yang dilaporkan dalam perkara tersebut. Pemeriksaan akan dilaksanakan sesuai dengan tahapan dan ketentuan hukum yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Semua keterangan dan bukti yang diperoleh akan kami analisis secara mendalam untuk menerapkan pasal perlindungan anak maupun KUHP secara tepat," pungkas Iptu Khusnul.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Sulsel Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-sulsel-tetapkan-bupati-gowa-tersangka-dugaan-korupsi-dan-tppu</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-sulsel-tetapkan-bupati-gowa-tersangka-dugaan-korupsi-dan-tppu</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aba97d7ba166.jpg" length="319832" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 10:42:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Makassar</strong> – Polda Sulawesi Selatan menetapkan Bupati Gowa berinisial HT sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengurusan perizinan di Kabupaten Gowa periode 2025 hingga 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik dari Kortastipidkor, Ditreskrimsus Polda Sulsel, dan Satreskrim Polres Gowa melakukan serangkaian penyidikan. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 30 saksi dan empat ahli serta melakukan penggeledahan di empat lokasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, penggeledahan dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kantor Bupati Gowa, kediaman HA, serta kediaman RP alias Oma. Setelah rangkaian pemeriksaan dan penggeledahan tersebut, penyidik kemudian melakukan gelar perkara sebelum menetapkan HT sebagai tersangka.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian kegiatan penyidikan, pemeriksaan saksi dan ahli, penggeledahan, serta gelar perkara,” jelas Didik dalam konferensi pers di Lobi Mapolda Sulsel, Senin (28/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penyidikan tersebut, terdapat empat rangkaian peristiwa yang didalami penyidik. Pertama, pengurusan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) oleh pengembang perumahan yang berkaitan dengan dugaan penerimaan sejumlah uang dari PT Royal Persada dan PT Renjana.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kedua, pengurusan pembukaan gerai Indomaret. Penyidik mendalami dugaan penerimaan sejumlah uang yang kemudian diduga digunakan untuk pembayaran rumah pribadi dan pembelian satu unit kendaraan Toyota Hiace.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ketiga, pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Perumahan Royal Spring. Dalam rangkaian ini, penyidik mendalami dugaan penerimaan sejumlah uang yang dikaitkan dengan pengadaan enam unit ambulans Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa tahun 2025. Dana tersebut diduga digunakan untuk pembelian rumah di kawasan Royal Spring.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Keempat, penyidik mendalami dugaan permintaan dana sponsor untuk kegiatan Beautiful Malino. Untuk rangkaian ini, proses pendalaman masih dilakukan guna mengungkap lebih lanjut pihak-pihak yang berkaitan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam proses penyidikan, tim juga telah menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang yang disita antara lain satu unit rumah di kawasan Royal Spring, Kabupaten Gowa, senilai sekitar Rp1,4 miliar beserta dokumen kepemilikannya, satu unit rumah di kawasan Waterfront, Kota Makassar, senilai sekitar Rp3,5 miliar beserta dokumen kepemilikan, serta satu unit Toyota Hiace senilai sekitar Rp682 juta.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Terhadap HT, penyidik menerapkan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c dan Pasal 126 KUHP Nasional. Penyidik juga menerapkan Pasal 607 ayat (1) huruf a KUHP Nasional terkait dugaan tindak pidana pencucian uang.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulsel AKBP Jufri mengatakan, setelah penetapan tersangka, penyidik telah melakukan sejumlah langkah hukum lanjutan. Di antaranya menyampaikan pemberitahuan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Kortastipidkor dan kepada Gubernur terkait penetapan tersangka, serta mengajukan permohonan pencegahan ke luar negeri.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik juga telah melayangkan surat panggilan kepada HT untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Selain itu, sejumlah saksi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan perkara turut dipanggil untuk memberikan keterangan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Selanjutnya kami masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang diduga melakukan intervensi, menghalangi, atau merintangi proses penyidikan, termasuk dengan mendatangi maupun memengaruhi saksi-saksi yang akan dimintai keterangan,” ujar Jufri.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polda Sulsel menegaskan penyidikan masih terus berjalan. Penyidik akan mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan kemungkinan keterlibatan pihak lain sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Arisan Online Berujung Laporan Polisi, Warga Pontianak Rugi Puluhan Juta Rupiah</title>
<link>https://www.maximadaily.com/arisan-online-berujung-laporan-polisi-warga-pontianak-rugi-puluhan-juta-rupiah</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/arisan-online-berujung-laporan-polisi-warga-pontianak-rugi-puluhan-juta-rupiah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab7a660a5a95.jpg" length="89612" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 22:52:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Pontianak </strong>- Tawaran arisan online yang menjanjikan keuntungan dalam waktu singkat berujung laporan polisi. Seorang ibu rumah tangga berinisial RM ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan berkedok arisan online di Pontianak.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus tersebut bermula ketika RM menawarkan arisan melalui akun Instagram “DAPUREMBAAH” pada 7 Juni 2026. Dalam unggahannya, tersangka menawarkan arisan dengan nominal tertentu dan menjanjikan keuntungan yang dapat diterima peserta dalam waktu sekitar satu minggu hingga satu bulan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, korban awalnya tertarik mengikuti arisan dengan menyerahkan uang sebesar Rp7,4 juta.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Awalnya pelapor membeli arisan dari tersangka pada tanggal 7 Juni 2026 dengan harga Rp7,4 juta,” jelasnya saat konferensi pers di Polresta Pontianak, Jalan Gusti Johan Idrus, Pontianak, Kalbar, Kamis (24/09/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Korban kemudian dijanjikan menerima uang sebesar Rp11 juta pada 28 Juli 2026. Pembayaran tersebut disebut benar-benar diterima korban setelah memasuki waktu yang dijanjikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pembayaran pertama itu membuat korban kembali mengikuti arisan yang ditawarkan RM. Transaksi berikutnya dilakukan beberapa kali dengan nominal yang semakin besar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Mulai dari Rp10 juta pada 29 Juli, Rp13,5 juta pada 15 Agustus, Rp6,3 juta pada 17 Agustus, Rp17,15 juta pada 26 Agustus, Rp36 juta pada 29 Agustus, hingga Rp5,15 juta pada 31 Agustus 2026.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Namun, setelah sejumlah transaksi tersebut, korban tidak lagi menerima uang modal maupun keuntungan sesuai dengan waktu yang dijanjikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Akibatnya, korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp62,1 juta dan kemudian melaporkan perkara tersebut kepada Polresta Pontianak.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus tersebut juga diduga menimbulkan korban lainnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Selain pelapor, ada juga banyak yang menjadi korban akibat arisan yang dijual oleh tersangka,” katanya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi masih menangani perkara tersebut dan menyelesaikan proses pemberkasan sebelum nantinya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pontianak.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pemeriksaan, RM disebut mengaku menawarkan arisan karena mengalami tekanan ekonomi. RM diketahui menjalankan usaha katering yang mengalami masalah sehingga membutuhkan uang untuk menutup kerugian sekaligus memenuhi kebutuhan modal usaha.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">RM merupakan perempuan kelahiran Sanggau, 5 November 1992 dan berdomisili di Kecamatan Pontianak Barat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam kasus tersebut, penyidik menyita print out rekening koran BNI Taplus Muda serta satu unit ponsel Samsung A03 warna hitam sebagai barang bukti.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">RM disangkakan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan penipuan dan/atau penggelapan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Tersangka terancam pidana penjara paling lama empat tahun,” ungkapnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik Polresta Pontianak selanjutnya berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk menyelesaikan pemberkasan sebelum perkara tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pontianak. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Ungkap Kasus Penembakan ASN Konsultan BPKAD di Yahukimo</title>
<link>https://www.maximadaily.com/satgas-kepolisian-operasi-damai-cartenz-ungkap-kasus-penembakan-asn-konsultan-bpkad-di-yahukimo</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/satgas-kepolisian-operasi-damai-cartenz-ungkap-kasus-penembakan-asn-konsultan-bpkad-di-yahukimo</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab7967212324.jpg" length="83419" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 13:49:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Yahukimo</strong> – Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang pria berinisial NB, yang berdasarkan hasil penyelidikan diduga merupakan salah satu pasukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue, Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. NB diamankan pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 16.25 WIT di area Ruko Blok A dan B, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan pengamanan NB merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan dan penyidikan terhadap sejumlah perkara penembakan di wilayah Yahukimo. Setelah diamankan, NB dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Pada Selasa, 22 September 2026, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo telah mengamankan seorang pria berinisial NB. Yang bersangkutan diamankan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo. Saat diamankan, petugas juga menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (23/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pengamanan tersebut berkaitan dengan perkara sebagaimana tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/24/IV/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua tanggal 27 April 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidikan, dan alat bukti yang diperoleh, NB ditetapkan sebagai tersangka dalam dua aksi penembakan yang terjadi pada 27 April 2026 di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Aksi pertama berupa penembakan terhadap mobil Grand Max van warna putih di Jembatan Jalan Kurima, tepatnya di Jembatan Kali Biru, yang mengakibatkan korban yang merupakan seorang PNS konsultan BPKAD berinisial RK meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian leher sebelah kiri. Sementara aksi kedua berupa penembakan terhadap kendaraan roda empat jenis Toyota Fortuner warna silver yang terjadi di sekitar Jembatan Kali Biru, Jalan Kurima, Distrik Dekai.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Saat diamankan, petugas menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang berada di dalam noken milik NB. Barang tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk untuk mendalami keterkaitannya dengan perkara penembakan yang sedang ditangani. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan serta kemungkinan keterkaitan NB dengan perkara penembakan lainnya di wilayah Yahukimo berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan berdasarkan proses penegakan hukum, mulai dari penyelidikan dan penyidikan hingga penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) sesuai ketentuan hukum.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dalam bertindak dan berbuat berdasarkan proses penegakan hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan hingga penerbitan Daftar Pencarian Orang atau DPO terhadap seseorang sesuai dengan ketentuan hukum,” tambahnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, proses penegakan hukum dilakukan secara terukur dan diarahkan kepada pihak-pihak yang berdasarkan proses hukum diduga terlibat dalam tindak pidana.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Yang kami kejar dan kami buru adalah orang-orang yang memang berdasarkan proses hukum diduga terlibat dalam suatu tindak pidana. Hal ini kami lakukan agar penegakan hukum tepat sasaran dan menghindari jatuhnya korban dari masyarakat sipil yang tidak tahu apa-apa dan tidak terlibat dalam tindak pidana,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan melalui proses penegakan hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Setiap dugaan tindak pidana yang mengakibatkan korban maupun mengancam keselamatan masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses hukum. Proses penanganan perkara akan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh penyidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.,” tegas Kaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Apabila masyarakat memiliki informasi terkait kejadian atau aktivitas yang dapat mengganggu keamanan, kami berharap informasi tersebut dapat disampaikan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” kata Wakaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menjaga situasi kamtibmas, serta menyampaikan informasi terkait gangguan keamanan kepada aparat kepolisian dan tidak mengambil tindakan sendiri. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Tersangka Berhasil Dibawa Pulang ke Indonesia</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-tangkap-dpo-kasus-judi-online-di-thailand-tersangka-berhasil-dibawa-pulang-ke-indonesia</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-tangkap-dpo-kasus-judi-online-di-thailand-tersangka-berhasil-dibawa-pulang-ke-indonesia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab7a4650f96f.jpg" length="392859" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 17:59:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil menangkap dan membawa pulang tersangka berinisial FP yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait perkara perjudian online yang melibatkan sejumlah situs judi internasional.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penangkapan FP dilakukan melalui kerja sama Dittipidsiber Bareskrim Polri dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Kepolisian Thailand, dan Imigrasi Thailand. Tersangka diamankan di Thailand sebelum kemudian dibawa kembali ke Indonesia untuk menjalani proses hukum.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo Koes Heriyanto mengatakan, keberhasilan membawa pulang FP merupakan hasil kerja sama dan koordinasi dengan pihak berwenang di Thailand.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Pada malam hari ini kami dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, bersama dengan SET NCB Interpol dan tentunya dibantu oleh Imigrasi, melakukan penangkapan terhadap tersangka FP,” kata Setyo di Jakarta, Jumat (25/9/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setyo menjelaskan, FP merupakan tersangka dalam perkara perjudian online yang melibatkan situs Empire88, 1XBET, dan AJ8KEREN. Ketiga situs tersebut diketahui menawarkan berbagai jenis permainan judi online, di antaranya slot, kasino, dan judi bola.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyidikan, perputaran uang dari aktivitas perjudian online pada ketiga situs tersebut dalam periode Januari hingga April 2026 mencapai sekitar Rp1 triliun.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pengungkapan perkara tersebut, penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri sebelumnya telah menangkap lima tersangka pada 13 dan 21 Juli 2026. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah tersangka mengakui keterlibatannya dalam menyediakan badan usaha dan rekening bank yang digunakan sebagai rekening penampung transaksi perjudian online.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dari hasil penyidikan, kami mendapatkan keterangan dari beberapa tersangka yang telah kami amankan terkait penyediaan PT dan rekening bank yang digunakan untuk menampung transaksi pada website perjudian online tersebut,” ujar Setyo.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkara ini, penyidik kemudian menetapkan FP sebagai DPO pada 29 Juli 2026. FP diketahui telah meninggalkan Indonesia dan berada di luar negeri.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Upaya pencarian terhadap FP terus dilakukan melalui kerja sama kepolisian lintas negara. Pada 10 September 2026, Dittipidsiber Bareskrim Polri melakukan kerja sama penyidikan dengan Atase Kepolisian RI di Singapura setelah memperoleh informasi bahwa FP sudah tidak berada di negara tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dari informasi yang kami dapatkan, yang bersangkutan sudah tidak berada di Singapura dan kemudian diketahui bergeser ke Thailand,” kata Setyo.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pihak Thailand. Pada 22 September 2026 sekitar pukul 17.30 waktu Thailand, penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri bersama Divhubinter Polri, Kepolisian Thailand, dan Imigrasi Thailand melakukan upaya penangkapan terhadap FP.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Tersangka tersebut juga melarikan diri ke luar negeri dan dengan kerja sama kami dengan pihak Thailand, kami dapat menangkap yang bersangkutan dan membawa kembali ke Indonesia,” tuturnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Saat ini, FP telah berada di Indonesia dan selanjutnya menjalani proses hukum atas dugaan keterlibatannya dalam perkara perjudian online tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian perkara, termasuk peran FP serta keterkaitan para pihak lainnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Untuk rilis resminya nanti, kita akan jelaskan peran pelaku ini, baik dalam kooperasinya maupun pelariannya,” ujar Setyo.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang yang Dilaporkan WNA Malaysia Berjalan Profesional</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-pastikan-penanganan-kasus-dugaan-penipuan-investasi-tambang-yang-dilaporkan-wna-malaysia-berjalan-profesional</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-pastikan-penanganan-kasus-dugaan-penipuan-investasi-tambang-yang-dilaporkan-wna-malaysia-berjalan-profesional</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab795485c891.jpg" length="299603" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:50:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Jakarta – Polri memastikan penanganan laporan dugaan tindak pidana yang melibatkan anggota Polri berinisial Kombes F dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik juga menjunjung tinggi prinsip _equality before the law_ dalam setiap tahapan penanganan perkara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kombes F sebagai saksi pada hari ini pukul 10.00 WIB.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Betul, hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap saudara F sebagai saksi pada pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan yang sedang dilakukan penyidik untuk mendalami dugaan tindak pidana yang dilaporkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menegaskan, dalam setiap penanganan perkara pidana, Polri berpedoman pada asas _equality before the law_, yakni setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa membedakan status sosial, jabatan maupun kepangkatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Prinsipnya adalah _equality before the law_. Setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, status, jabatan maupun pangkat seseorang tidak menjadi alasan untuk membedakan proses penegakan hukum,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Trunoyudo, penyidik saat ini masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai dugaan tindak pidana yang dilaporkan. Tahapan tersebut antara lain dilakukan melalui pemeriksaan saksi, pendalaman dokumen maupun alat bukti lain yang relevan, serta pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Sulawesi Utara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penyidik masih bekerja dan mendalami laporan yang disampaikan oleh pelapor. Sejumlah saksi telah diperiksa, dokumen-dokumen juga didalami, dan penyidik telah melakukan pengecekan TKP di wilayah Sulawesi Utara. Seluruh rangkaian tersebut dilakukan untuk membuat terang suatu perkara dan menentukan ada atau tidaknya dugaan tindak pidana,” jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain proses penanganan perkara pidana, Polri juga memastikan terdapat mekanisme pengawasan dan pemeriksaan internal terhadap anggota yang bersangkutan. Kombes F saat ini ditempatkan di tempat khusus (Patsus) oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri dalam rangka proses pemeriksaan internal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Untuk aspek internal, Divpropam Polri juga telah melakukan langkah-langkah pemeriksaan dan pendalaman. Ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan internal Polri terhadap setiap anggota yang diduga melakukan pelanggaran,” kata Trunoyudo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menambahkan, penanganan aspek pidana dan pemeriksaan internal merupakan proses yang berjalan sesuai kewenangan masing-masing. Polri memastikan seluruh proses tersebut dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang diperoleh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Polri memastikan proses hukum berjalan secara objektif, profesional dan sesuai prosedur. Tidak ada perlakuan yang berbeda karena yang bersangkutan merupakan anggota Polri,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Trunoyudo menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk menjaga integritas institusi serta memastikan tidak terdapat ruang bagi impunitas terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Polri berkomitmen untuk bertindak tegas dan profesional. Tidak ada impunitas bagi anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran. Namun demikian, seluruh proses tetap harus berpedoman pada hukum, fakta dan alat bukti yang ada,” pungkasnya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Banten: Jasad 1 Kru Kapal Arupadhatu Cocok dengan DNA Anak</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-banten-jasad-1-kru-kapal-arupadhatu-cocok-dengan-dna-anak</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-banten-jasad-1-kru-kapal-arupadhatu-cocok-dengan-dna-anak</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab3f4497f901.jpg" length="391648" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:44:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Serang</strong> – Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi salah satu korban kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Korban yang berhasil diidentifikasi merupakan SU salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Arupadhatu 1. Identifikasi dilakukan terhadap jenazah laki-laki tanpa identitas yang sebelumnya ditemukan di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kegiatan ini dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kabasarnas Banten Al Amrad dan Lanal Banten.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui koordinasi antara Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Banten dengan Biddokkes Polda Bengkulu, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh tim DVI.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Setelah menerima informasi adanya penemuan jenazah di wilayah Pulau Enggano, kami berkoordinasi dengan Polda Bengkulu untuk dilakukan proses identifikasi dan pencocokan dengan data antemortem dari keluarga korban kapal Arupadhatu 1,” ujar Kapolda Banten pada saat Presscon Rabu (23/09).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data primer berupa sidik jari, data gigi, dan DNA dari keluarga korban dengan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA oleh Operasi DVI Pusdokkes Polri, jenazah Mr X tersebut secara genetis teridentifikasi sebagai SU yang merupakan ABK kapal Arupadhatu 1 dan salah satu korban hilang kontak saat kapal tersebut melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau,” jelas Irjen Pol Hengki.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolda Banten menyampaikan bahwa hasil identifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pencarian dan penanganan para korban kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelumnya, kapal Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis dan tiga kru bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Informasi hilangnya kontak dengan kapal tersebut diterima Kapolsek Carita Iptu Supandi pada Selasa, 8 September 2026 pukul 13.55 WIB dari seorang jurnalis Antara Banten. Sejak saat itu, pencarian dilakukan bersama unsur terkait dengan membagi wilayah pencarian ke dalam sejumlah sektor.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pelaksanaan pencarian hingga hari ke-10, jumlah unsur kapal yang dikerahkan mencapai 24 kapal pada 11 sektor pencarian. Sejumlah benda sempat ditemukan di beberapa lokasi, di antaranya life jacket, pelampung botol, helm plastik, jeriken, terpal, dan galon air.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Kabasarnas Banten Al Amrad menjelaskan bahwa operasi pencarian dilaksanakan sesuai dengan ketentuan, yakni selama tujuh hari dan kemudian dilakukan perpanjangan selama tiga hari berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Secara aturan, pencarian kami terlaksana selama tujuh hari. Setelah tujuh hari, kami lakukan perpanjangan selama tiga hari. Pada pelaksanaan tujuh hari tersebut kami mendapatkan informasi adanya penemuan jenazah pada tanggal 12, kemudian sampai tanggal 14 kami lakukan evaluasi dan kami perpanjang tiga hari,” ujar Al Amrad.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Al Amrad menambahkan, selama pelaksanaan perpanjangan operasi selama tiga hari, tim tidak menemukan tanda-tanda korban lainnya selain sejumlah objek yang sebelumnya telah disampaikan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dari tiga hari pelaksanaan perpanjangan yang kami laksanakan, tidak ada tanda-tanda korban yang kami temukan selain objek-objek yang sudah kami sampaikan pada saat di lapangan. Karena itu, kami melakukan tindak lanjut evakuasi dan penghentian operasi pencarian,” jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Terkait jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Al Amrad menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak langsung disampaikan sebagai bagian dari korban kapal Arupadhatu 1 karena masih harus menunggu proses identifikasi secara ilmiah dan pencocokan dengan data keluarga.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kenapa tidak disampaikan dari awal? Karena seperti yang tadi disampaikan Kapolda, kita harus menunggu hasil identifikasi lebih lanjut dengan data keluarga. Setelah proses identifikasi dan pencocokan dilakukan, hasilnya dapat kita sampaikan bersama,” ungkapnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah operasi pencarian dihentikan, Basarnas tetap melakukan langkah tindak lanjut melalui koordinasi dengan sejumlah Kantor SAR dan unsur terkait di wilayah yang diperkirakan memiliki keterkaitan dengan area pencarian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Hingga saat ini kami sudah melakukan koordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Kantor SAR Lampung untuk wilayah pesisir, termasuk dengan para nelayan yang ada di sekitar wilayah tersebut,” kata Al Amrad.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, koordinasi dan pemantauan juga masih dilakukan oleh unsur SAR di Bengkulu, termasuk penyisiran di sekitar Pulau Enggano berdasarkan informasi yang diterima.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Untuk wilayah Bengkulu sampai saat ini teman-teman dari tim gabungan masih melakukan penyisiran dengan informasi-informasi yang kami terima. Tindakan yang saat ini kami lakukan adalah koordinasi, termasuk edukasi kepada instansi terkait, nelayan dan masyarakat yang berada di wilayah pesisir, termasuk di sekitar Pulau Enggano,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Al Amrad menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut setelah operasi pencarian resmi dihentikan berdasarkan hasil evaluasi dan ketentuan operasi SAR.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pencarian kapal Arupadhatu 1 melibatkan unsur gabungan dari berbagai instansi dan mencakup wilayah perairan yang luas, mulai dari wilayah Banten, Lampung hingga Bengkulu. Selama pelaksanaan operasi, petugas mengerahkan unsur Alut untuk melakukan penyisiran di sejumlah sektor pencarian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polri dan Basarnas juga terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat pesisir untuk menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi berkaitan dengan keberadaan korban maupun objek yang berasal dari kapal Arupadhatu 1. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kortastipidkor Polri Sita Empat Boks Dokumen dalam Pengusutan Dugaan Korupsi PBG di Gowa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kortastipidkor-polri-sita-empat-boks-dokumen-dalam-pengusutan-dugaan-korupsi-pbg-di-gowa-2068</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kortastipidkor-polri-sita-empat-boks-dokumen-dalam-pengusutan-dugaan-korupsi-pbg-di-gowa-2068</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab3fb3788cba.jpg" length="74460" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 09:09:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Gowa </strong>– Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menggeledah Kantor Bupati Gowa dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Senin (21/9/2026), penyidik mengamankan empat boks plastik berisi dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Tiga boks diamankan dari Kantor Bupati Gowa dan satu boks dari Rumah Jabatan Bupati Gowa.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Kortastipidkor Polri Brigjen Pol Hernowo Yulianto mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengamankan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, termasuk dokumen dan barang bukti elektronik.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Hari ini, kami melakukan serangkaian proses penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan proses perizinan PBG dan perizinan lainnya,” kata Hernowo, Senin (21/9/2026) malam.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hernowo menjelaskan, penggeledahan merupakan bagian dari proses penyidikan untuk membuat perkara tersebut semakin terang. Dalam kegiatan itu, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang dinilai berkaitan dengan perkara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Proses penyidikan salah satunya kita lakukan hari ini melakukan penggeledahan. Penggeledahan ini tujuannya adalah untuk menemukan alat bukti supaya tindak pidana ini semakin terang,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penggeledahan dilakukan tim gabungan Kortastipidkor Polri bersama Unit Tipidkor Satreskrimsus Polda Sulsel dan Unit Tipidkor Polresta Gowa. Kegiatan dimulai sekitar pukul 15.57 WITA dan dilakukan di dua lokasi, yakni Kantor Bupati Gowa beserta bagian umum serta Rumah Jabatan Bupati Gowa.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hernowo memastikan seluruh proses penggeledahan dilakukan berdasarkan prosedur hukum, termasuk dengan membawa surat perintah dan izin pengadilan. Saat penggeledahan berlangsung, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang tidak berada di kedua lokasi tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Tim gabungan dari Mabes dan Polda baru dilakukan satu kali ini. (Bupati) tidak ada,” kata Hernowo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Gowa Kombes Pol Muh Yusuf Usman menambahkan, proses penggeledahan sepenuhnya dilakukan oleh Kortastipidkor Polri bersama Unit Tipidkor Satreskrimsus Polda Sulsel. Sementara Polresta Gowa bertugas mengamankan lokasi selama kegiatan berlangsung.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sehari sebelumnya, Minggu (20/9/2026), penyidik Tipidkor Polda Sulsel juga menyita satu unit kendaraan Toyota Hiace di Dusun Doja, Desa Tangke Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Kendaraan tersebut diketahui menggunakan dua pelat nomor, yakni DD 7010 HT dan DD 1 SRA.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyitaan kendaraan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkara tersebut, penyidik sebelumnya telah menetapkan mantan Kepala Dinas Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Penyidik juga telah memeriksa 58 saksi dalam rangka mendalami perkara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain itu, penyidik tengah menelusuri aliran dana sekitar Rp1,8 miliar serta melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk Kantor PT GMTD di Makassar, untuk menelusuri transaksi pembelian properti senilai sekitar Rp3 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pungutan liar dan gratifikasi dalam proses pengurusan PBG, SLF, serta perizinan lainnya di Kabupaten Gowa.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gagalkan Dugaan Penyelundupan Manusia ke Australia, WNI yang Jadi Pemandu Ditahan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/gagalkan-dugaan-penyelundupan-manusia-ke-australia-wni-yang-jadi-pemandu-ditahan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/gagalkan-dugaan-penyelundupan-manusia-ke-australia-wni-yang-jadi-pemandu-ditahan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2bbd091ddc.jpg" length="304186" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 22:25:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>NTT</strong> – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Nusa Tenggara Timur berhasil menggagalkan dugaan aksi penyelundupan manusia atau <i>human smuggling</i> yang diduga hendak menuju Australia melalui wilayah Rote Ndao.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua Warga Negara Asing (WNA) masing-masing berasal dari India dan Sri Lanka. Selain itu, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga berperan sebagai pemandu perjalanan juga turut diamankan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasus tersebut terungkap setelah tim Subdit III Ditres PPA dan PPO Polda NTT menerima informasi terkait rencana keberangkatan dua WNA melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bolok, Kabupaten Kupang, menuju Rote Ndao. Informasi itu diterima pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., membenarkan adanya pengungkapan dugaan tindak pidana keimigrasian tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Benar, jajaran Ditres PPA dan PPO Polda NTT berkoordinasi dengan Polsek KP3 Laut Bolok berhasil mengamankan dua WNA asal India dan Sri Lanka serta seorang WNI berinisial DEL alias P yang bertindak sebagai pemandu lapangan," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa kedua WNA tersebut tidak membawa dokumen keimigrasian dalam bentuk fisik dengan alasan dokumen tersebut telah hilang. Namun, salinan dokumen justru ditemukan tersimpan di telepon seluler milik DEL alias P.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik juga menemukan adanya komunikasi serta dugaan aliran dana dari seorang penyandang dana berinisial R yang diketahui berdomisili di NTB. Dana tersebut diduga digunakan untuk membiayai perjalanan kedua WNA melalui jalur darat dan laut, mulai dari Sape di NTB, Aimere di Flores, Kupang, Rote Ndao, hingga menuju Australia.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan gelar perkara, polisi meningkatkan penanganan kasus tersebut ke tahap penyidikan. DEL alias P kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan oleh penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Terhitung mulai Senin, 21 September 2026 pukul 00.10 WITA, penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penahanan terhadap tersangka DEL alias P. Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan hingga 10 Oktober 2026 di Rutan Dittahti Polda NTT," jelas Kabidhumas.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelum menjalani penahanan, tersangka telah menjalani pemeriksaan berita acara pemeriksaan (BAP) dengan didampingi penasihat hukum. Ia juga menjalani pemeriksaan kesehatan di Biddokkes RS Bhayangkara Kupang dan dinyatakan dalam kondisi sehat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Atas perbuatannya, tersangka DEL alias P dijerat dengan Pasal 120 ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, kedua WNA yang diamankan masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Dalam proses pemeriksaan tersebut, penyidik menggunakan bantuan penerjemah bahasa Inggris untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan penyelundupan manusia lintas negara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Polda NTT berkomitmen tegas untuk menindak segala bentuk tindak pidana keimigrasian dan kejahatan perdagangan maupun penyelundupan manusia yang memanfaatkan wilayah NTT sebagai jalur transit ilegal," pungkas Kombes Pol Henry Novika Chandra.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda NTB Tahan Karyawan Hostel Terkait Dugaan Kekerasan Seksual terhadap WNA Inggris</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-ntb-tahan-karyawan-hostel-terkait-dugaan-kekerasan-seksual-terhadap-wna-inggris</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-ntb-tahan-karyawan-hostel-terkait-dugaan-kekerasan-seksual-terhadap-wna-inggris</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2ba90c9e0e.jpg" length="158770" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 21:08:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>NTB</strong> – Polda Nusa Tenggara Barat menahan seorang karyawan hostel berinisial BI alias S dalam perkara dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial MSG. Penanganan perkara tersebut dilakukan setelah kepolisian menerima pengaduan pada 15 September 2026. Penyidik kemudian melakukan serangkaian langkah penyelidikan hingga menerbitkan Laporan Polisi Nomor 168 pada 16 September 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Direktur Reserse PPA/PPO Polda NTB Kombes Pol. Ni Made Pujewati, mengatakan penyidik bergerak menindaklanjuti laporan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, perkara ini langsung kami tingkatkan ke tahap penyidikan pada 16 September 2026. Selanjutnya pada 17 September 2026, tersangka BI alias S resmi dilakukan penahanan di Rutan Polda NTB,” kata Ni Made saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Perkara tersebut terjadi di salah satu hostel di kawasan Kuta Mandalika. Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang dinilai berkaitan dengan perkara, di antaranya satu unit flashdisk yang berisi foto dan video kedekatan antara terduga pelaku dan korban.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain itu, sambung Kombes Pujewati, penyidik mengamankan pakaian yang berkaitan dengan perkara serta dokumen hasil pemeriksaan medis korban. Pemeriksaan medis tersebut antara lain didukung hasil visum dari Bali International Hospital tertanggal 11 September 2026 dan pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia mengatakan seluruh barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memperjelas rangkaian peristiwa dan memastikan pemenuhan unsur pidana berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Barang bukti yang kami amankan menjadi bagian dari proses penyidikan. Penyidik masih terus melengkapi alat bukti dan melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan perkara ini ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">BI alias S disangkakan melanggar Pasal 473 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Atas sangkaan tersebut, tersangka terancam pidana penjara paling lama 12 tahun serta denda maksimal Rp300 juta. Pihak Kepolisian hingga saat ini juga masih melanjutkan proses penyidikan untuk melengkapi berkas perkara serta mendalami seluruh fakta dan alat bukti yang telah diperoleh.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polda NTB menegaskan penanganan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi korban sekaligus memastikan setiap laporan dugaan kekerasan seksual diproses berdasarkan alat bukti dan ketentuan perundang-undangan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami berkomitmen menangani setiap laporan dugaan kekerasan seksual secara serius, profesional dan sesuai prosedur hukum. Penanganan ini juga merupakan bagian dari upaya kami memberikan perlindungan kepada korban dan memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tandas Ni Made Pujewati. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ungkap Pencurian Kapal Pesiar WNA Jerman, Kerugian Rp250 Juta</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-ungkap-pencurian-kapal-pesiar-wna-jerman-kerugian-rp250-juta</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-ungkap-pencurian-kapal-pesiar-wna-jerman-kerugian-rp250-juta</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2bb21adc35.jpg" length="394485" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:35:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Sorong</strong> – Polresta Sorong Kota mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar kapal pesiar milik warga negara asing (WNA) asal Jerman yang sedang berlabuh di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp250 juta. Polisi masih mendalami kasus tersebut dan memburu empat orang lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota AKP Afriangga U. Tan mengatakan, penyidik masih memeriksa terduga pelaku dan mendalami barang bukti yang telah diamankan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan pendalaman terhadap barang bukti yang telah diamankan. Kami juga terus melakukan pengejaran terhadap empat DPO yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut,” kata Afriangga di Sorong, Senin (21/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial O.J.D.F. Sementara empat orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai DPO, yakni FK, SG, A, dan YA, masih dalam pengejaran.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasus tersebut dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/910/IX/2026/SPKT/Polresta Sorong Kota/Polda Papua Barat Daya tertanggal 19 September 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Afriangga menjelaskan, pencurian terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIT. Saat itu, kapal pesiar milik korban sedang berlabuh di kawasan Jalan Usaha Mina, Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Korban yang merupakan WNA asal Jerman baru mengetahui sejumlah barang berharganya hilang setelah kembali ke kapal usai berbelanja. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polresta Sorong Kota.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari hasil pengungkapan, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian. Barang tersebut antara lain telepon seluler, laptop Apple, satu set drone, pengeras suara, headphone, perlengkapan menyelam, dive computer, dua unit spear gun, perlengkapan memancing, serta sejumlah jerigen.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Total kerugian korban akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta,” ujar Afriangga.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pengungkapan kasus dilakukan tim gabungan Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota bersama Opsnal Macan Polsek Sorong Kota. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku di wilayah Sorong.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tim kemudian melakukan pemetaan sebelum bergerak melakukan penangkapan. Saat hendak diamankan, terduga pelaku disebut sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankannya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi selanjutnya melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti yang diduga disembunyikan. Dari hasil pengembangan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan untuk kepentingan penyidikan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku disebut mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian yang diduga dilakukan bersama sejumlah orang lainnya. Aksi tersebut diduga dilakukan dengan memasuki kapal pesiar saat sedang berlabuh dan tidak berpenghuni.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polresta Sorong Kota masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Polisi juga terus memburu empat DPO untuk mengungkap seluruh rangkaian pencurian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan keempat DPO agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” pungkas Afriangga.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Periksa WN Tiongkok Terkait Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-periksa-wn-tiongkok-terkait-dugaan-perburuan-penyu-di-raja-ampat</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-periksa-wn-tiongkok-terkait-dugaan-perburuan-penyu-di-raja-ampat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2bfb2a4db0.jpg" length="82901" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:22:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Sorong</strong> - Polda Papua Barat Daya memeriksa warga negara Tiongkok berinisial WS terkait dugaan perburuan penyu sisik di kawasan konservasi perairan Kabupaten Raja Ampat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">WS diserahkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong kepada kepolisian setelah menjalani pemeriksaan keimigrasian selama tujuh hari.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasubdit Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya AKBP Erwin Togar Haasian Situmorang di Sorong, Selasa, mengatakan polisi kini melakukan pemeriksaan awal terhadap WS untuk mendalami dugaan kasus tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Selama tujuh hari mereka melakukan pemeriksaan terkait keimigrasiannya. Pada hari ini dari pihak Imigrasi menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk kita tangani,” kata Erwin.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Erwin menjelaskan, polisi memiliki waktu 24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap WS. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan dibahas dalam gelar perkara untuk menentukan perkembangan penanganan kasus.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Untuk substansi kasusnya sendiri, kami selama ini belum ada pemeriksaan langsung terhadap saudara terduga WS. Nanti apabila sudah ada pemeriksaan, kemungkinan dari pimpinan kami juga akan melaksanakan rilis,” ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia mengatakan hasil pemeriksaan selama 24 jam akan menjadi bahan dalam gelar perkara yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu. Gelar perkara tersebut akan menentukan langkah penanganan selanjutnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penanganan kasus ini, Polda Papua Barat Daya juga mendapat asistensi dari Bareskrim Polri.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Rekan-rekan dari Bareskrim sifatnya memberikan asistensi terhadap perkara yang sedang ditangani,” katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong melakukan pencegahan terhadap WS setelah menerima laporan dari pejabat daerah Kabupaten Raja Ampat terkait dugaan pelanggaran konservasi yang melibatkan warga negara asing tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong Orall Robert S. Wanggai mengatakan laporan tersebut juga disampaikan masyarakat adat Meos Mansar kepada pejabat daerah Raja Ampat dengan tembusan kepada Kantor Imigrasi Sorong.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menindaklanjuti laporan tersebut, Imigrasi berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengecek keberadaan serta rencana perjalanan WS melalui Sistem Informasi Profil Penumpang (SIPP).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari hasil pengecekan, WS diketahui memiliki agenda perjalanan ke luar negeri pada 14 September 2026. Kantor Imigrasi kemudian memasukkan yang bersangkutan dalam sistem Subject of Interest (SOI) Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencegah keberangkatannya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Imigrasi dari Makassar berhasil melakukan pencegahan terhadap yang bersangkutan dan kemudian mengirimkan kembali ke Sorong,” katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Orall menjelaskan, dari sisi keimigrasian, WS untuk sementara tidak ditemukan melakukan pelanggaran karena izin tinggal yang bersangkutan masih berlaku dan sesuai dengan peruntukannya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, terhadap dua orang lainnya yang diduga bersama WS dalam aktivitas tersebut, Imigrasi telah melakukan tindakan keimigrasian. Namun, kedua orang tersebut diketahui telah meninggalkan Indonesia.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami sudah melakukan tindakan tersebut, tetapi saat ini yang diduga dua orang itu sudah keluar dari Indonesia. Itu nanti kami berkolaborasi dan bersinergi dengan rekan-rekan kepolisian untuk melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polda Papua Barat Daya sebelumnya mendalami dugaan perburuan penyu sisik yang terjadi pada 8–11 September 2026 di sekitar Keruwo Homestay, Kepulauan Fam, Kabupaten Raja Ampat.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Tetapkan Enam Tersangka Dugaan Korupsi Alat Konstruksi BUMN Senilai Rp37 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-tetapkan-enam-tersangka-dugaan-korupsi-alat-konstruksi-bumn-senilai-rp37-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-tetapkan-enam-tersangka-dugaan-korupsi-alat-konstruksi-bumn-senilai-rp37-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2c25fc8e9a.jpg" length="101737" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:24:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Polda Metro Jaya mengusut dugaan korupsi dalam proyek pekerjaan alat konstruksi yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp37,35 miliar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam penyidikan kasus tersebut, polisi menggeledah sembilan lokasi yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor untuk mencari dokumen serta barang bukti yang berkaitan dengan perkara.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus ini berkaitan dengan proyek pekerjaan alat konstruksi yang melibatkan PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkom Infra) dan PT Green Line Indonesia untuk PT Agro Wahana Bumi pada periode 2018–2019.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Victor Dean Mackbon mengatakan penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Penggeledahan dilakukan di sembilan lokasi untuk mencari dan mengamankan dokumen maupun barang lain yang berkaitan dengan perkara," kata Victor, Minggu (20/9/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sembilan lokasi tersebut antara lain kantor PT Agro Wahana Bumi di Bogor, kantor virtual PT Green Line Indonesia di Jakarta Selatan, serta sejumlah lokasi lainnya di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Tangerang Selatan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang yang dinilai penting untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Penyidik menemukan sejumlah dokumen perjanjian, kuitansi, cek, buku tabungan bisnis, dokumen kendaraan roda dua, dan roda empat, serta dokumen lainnya," tuturnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Seluruh barang bukti yang ditemukan kini tengah diperiksa dan dianalisis penyidik untuk memperkuat pembuktian serta mengungkap lebih jauh alur proyek dan dugaan kerugian negara dalam perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, yakni MSS, DAA, JW, PNS, AS, dan MDR.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari enam tersangka tersebut, empat orang merupakan pihak dari PT Telkom Infra.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara dua tersangka lainnya masing-masing berasal dari PT Green Line Indonesia dan PT Agro Wahana Bumi.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain mengumpulkan alat bukti, penyidik juga terus menelusuri aset yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan upaya pemulihan kerugian keuangan negara.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Telusuri Aliran Dana Rp3,9 Miliar Dugaan Investasi Ilegal Zahra Berkah</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-telusuri-aliran-dana-rp39-miliar-dugaan-investasi-ilegal-zahra-berkah</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-telusuri-aliran-dana-rp39-miliar-dugaan-investasi-ilegal-zahra-berkah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab214bc06062.jpg" length="110262" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 23:15:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Ternate </strong>- Kepolisian Resor Ternate, Maluku Utara, masih mendalami aliran dana dalam kasus dugaan investasi ilegal Zahra Berkah (ZB). Hingga kini, polisi telah mengidentifikasi dana sekitar Rp3,9 miliar dalam perkara yang menjerat pemilik Zahra Berkah, Sahriyani A. Hi. Madi (34), sebagai tersangka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, Senin (21/09/2026) mengatakan, penyidik masih menelusuri empat rekening yang digunakan untuk menampung dana investasi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui jumlah dana yang sebenarnya dihimpun.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dengan demikian, total dana yang telah teridentifikasi mencapai sekitar Rp3,9 miliar," kata Anita.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari hasil penyidikan sementara, polisi menemukan dana sekitar Rp3,5 miliar yang dihimpun dari 88 orang melalui salah satu koordinator atau leader.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dana tersebut terdiri dari sekitar Rp1,5 miliar yang dijadwalkan cair pada 13 September 2026. Sementara sekitar Rp1,9 miliar lainnya dijadwalkan cair mulai Oktober 2026 hingga Februari 2027.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain dana yang dihimpun melalui koordinator, penyidik juga menemukan sekitar Rp400 juta yang diserahkan langsung kepada tersangka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Seluruh dana tersebut diketahui ditampung dalam empat rekening berbeda. Penyidik masih melakukan penelusuran terhadap rekening-rekening tersebut, termasuk aliran dananya, untuk memastikan jumlah keseluruhan dana yang dihimpun serta menghitung kerugian masing-masing pihak.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Untuk jumlah keseluruhan dana yang dihimpun maupun kerugian para donatur, masih dalam proses penghitungan karena penyidikan masih berlangsung," ujarnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Anita mengatakan, sebelum menggunakan nama Zahra Berkah, tersangka terlebih dahulu menjalankan kegiatan investasi dengan nama Finance Wise sejak April 2025.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka selaku pemilik (owner) Zahra Berkah sebelumnya menjalankan kegiatan investasi bernama Finance Wise sejak April 2025, namun pada Juni 2025 namanya berubah menjadi Investasi Zahra Berkah," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam kegiatan tersebut, tersangka menawarkan imbal hasil antara lima hingga 10 persen. Besaran dana yang disetorkan para peserta bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta, puluhan juta rupiah, bahkan tanpa batas.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untuk menghimpun peserta, tersangka disebut mengangkat 27 koordinator atau leader. Mereka terdiri dari 18 orang di Ternate, tujuh orang di Halmahera Selatan, serta dua orang di Lelilef, Weda, Halmahera Tengah.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Anita mengatakan kegiatan investasi Zahra Berkah tersebut tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sahriyani telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum. Penyidik masih mendalami aliran dana serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Bali Tahan Mantan Kepala Kantah Badung, Diduga Terlibat Pemalsuan Surat</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-bali-tahan-mantan-kepala-kantah-badung-diduga-terlibat-pemalsuan-surat</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-bali-tahan-mantan-kepala-kantah-badung-diduga-terlibat-pemalsuan-surat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab2175c14471.jpg" length="82658" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 22:51:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Denpasar </strong>- Polda Bali menahan mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung berinisial IMD (57). Ia ditahan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan surat terkait penanganan persoalan pertanahan di kawasan Pura Dalem Balangan, Badung.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, Kamis (17/09/2026) mengatakan penyidik melakukan penahanan setelah memperoleh dua alat bukti yang cukup serta memenuhi persyaratan formil, materiil, subjektif, dan objektif.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Tersangka IMD telah diperiksa sebagai tersangka dan selanjutnya dilakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Polda Bali," kata Ariasandy.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">IMD menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali pada Rabu (16/09/2026), mulai pukul 10.30 Wita hingga selesai. Dalam pemeriksaan tersebut, IMD didampingi tim advokat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebelum menjalani penahanan, IMD juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter Rumah Sakit Trijata Polda Bali. Hasil pemeriksaan menyatakan tersangka dalam kondisi sehat dan selanjutnya ditempatkan di Rutan Polda Bali.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ariasandy menjelaskan, perkara tersebut bermula dari laporan pengempon Pura Dalem Balangan, Drs. I Made Tarip Widarta, melalui kuasa hukumnya kepada Ombudsman RI pada 12 September 2018.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Laporan itu berkaitan dengan dugaan maladministrasi dan penundaan berlarut dalam penyelesaian persoalan tanah Telajakan Pura Dalem Balangan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), termasuk Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali dan Kantor Pertanahan Kabupaten Badung.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ombudsman RI kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan menemukan dugaan maladministrasi dalam penyelesaian perkara pertanahan di Kantor Pertanahan Badung.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebagai tindak lanjut, Ombudsman meminta penyelesaian persoalan tersebut, di antaranya melalui pengukuran serta penelitian data fisik dan data yuridis terhadap bidang tanah yang disengketakan. Langkah itu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada para pihak.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kantor Pertanahan Kabupaten Badung kemudian melakukan pengukuran terhadap sejumlah sertifikat hak milik (SHM) di sekitar Pura Dalem Balangan pada 5 Agustus 2020.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Hasil pengukuran tersebut dituangkan dalam surat Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Badung tertanggal 8 September 2020 mengenai laporan akhir penanganan kasus.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Ariasandy, surat tersebut menjadi objek perkara karena diduga memuat keterangan yang tidak benar.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam proses penyidikan, polisi telah menyita 59 surat atau dokumen, dua unit laptop, serta dua buah flashdisk sebagai barang bukti.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik juga telah memeriksa 31 saksi dan delapan ahli untuk mendalami dugaan pemalsuan surat tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">IMD diketahui merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang pernah menjabat Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Badung pada 2020. Saat ini, ia menjalani penahanan di Rutan Polda Bali.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik selanjutnya akan melengkapi administrasi penyidikan dan melakukan pemberkasan. Setelah itu, berkas perkara akan dikirimkan serta dikoordinasikan dengan jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Bali.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam perkara ini, IMD disangkakan melanggar Pasal 391 dan Pasal 392 KUHP tentang pemalsuan surat.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pasal 391 mengatur ancaman pidana penjara paling lama enam tahun atau denda kategori VI. Sementara itu, Pasal 392 mengatur pidana penjara paling lama delapan tahun untuk pemalsuan terhadap surat tertentu, termasuk surat keterangan mengenai hak atas tanah. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Olah TKP Kasus Dugaan Pembakaran Lahan Untuk Sawit Libatkan Oknum Anggota Dewan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-olah-tkp-kasus-dugaan-pembakaran-lahan-untuk-sawit-libatkan-oknum-anggota-dewan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-olah-tkp-kasus-dugaan-pembakaran-lahan-untuk-sawit-libatkan-oknum-anggota-dewan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab20a4f5d15c.jpg" length="451864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 21:27:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Kalbar</strong> - Polres Mempawah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait aktivitas pembakaran lahan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Mempawah di wilayah Kabupaten Mempawah, Minggu (20/09/2026)</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Olah TKP tersebut dilakukan oleh Satreskrim Polres Mempawah bersama Polsek Mempawah Hilir dan Tim Inafis, sebagai tindak lanjut atas sebuah video yang viral dan beredar luas di media sosial.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan, pihaknya telah menurunkan personel Inafis dan Satreskrim bersama Polsek Mempawah Hilir untuk mengecek dan melakukan olah TKP.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Si Jago Merah Mengamuk di Sungai Duri, ERT PT BAI Berjibaku Bantu Pemadaman.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan,” ujar Ade Chandra, Minggu (20/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menegaskan, penyidik tidak hanya berpatokan pada potongan video yang beredar, melainkan akan menghimpun fakta secara menyeluruh melalui pemeriksaan lokasi, dokumentasi, keterangan para pihak, hingga bukti pendukung lainnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ade Chandra meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum proses pemeriksaan kepolisian rampung. Ia memastikan penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kortastipidkor Polri Sita Empat Boks Dokumen dalam Pengusutan Dugaan Korupsi PBG di Gowa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kortastipidkor-polri-sita-empat-boks-dokumen-dalam-pengusutan-dugaan-korupsi-pbg-di-gowa</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kortastipidkor-polri-sita-empat-boks-dokumen-dalam-pengusutan-dugaan-korupsi-pbg-di-gowa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab211637789c.jpg" length="328432" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 19:13:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Gowa </strong>– Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menggeledah Kantor Bupati Gowa dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Senin (21/9/2026), penyidik mengamankan empat boks plastik berisi dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Tiga boks diamankan dari Kantor Bupati Gowa dan satu boks dari Rumah Jabatan Bupati Gowa.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Kortastipidkor Polri Brigjen Pol Hernowo Yulianto mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengamankan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, termasuk dokumen dan barang bukti elektronik.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Hari ini, kami melakukan serangkaian proses penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan proses perizinan PBG dan perizinan lainnya,” kata Hernowo, Senin (21/9/2026) malam.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hernowo menjelaskan, penggeledahan merupakan bagian dari proses penyidikan untuk membuat perkara tersebut semakin terang. Dalam kegiatan itu, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang dinilai berkaitan dengan perkara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Proses penyidikan salah satunya kita lakukan hari ini melakukan penggeledahan. Penggeledahan ini tujuannya adalah untuk menemukan alat bukti supaya tindak pidana ini semakin terang,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penggeledahan dilakukan tim gabungan Kortastipidkor Polri bersama Unit Tipidkor Satreskrimsus Polda Sulsel dan Unit Tipidkor Polresta Gowa. Kegiatan dimulai sekitar pukul 15.57 WITA dan dilakukan di dua lokasi, yakni Kantor Bupati Gowa beserta bagian umum serta Rumah Jabatan Bupati Gowa.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hernowo memastikan seluruh proses penggeledahan dilakukan berdasarkan prosedur hukum, termasuk dengan membawa surat perintah dan izin pengadilan. Saat penggeledahan berlangsung, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang tidak berada di kedua lokasi tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Tim gabungan dari Mabes dan Polda baru dilakukan satu kali ini. (Bupati) tidak ada,” kata Hernowo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Gowa Kombes Pol Muh Yusuf Usman menambahkan, proses penggeledahan sepenuhnya dilakukan oleh Kortastipidkor Polri bersama Unit Tipidkor Satreskrimsus Polda Sulsel. Sementara Polresta Gowa bertugas mengamankan lokasi selama kegiatan berlangsung.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sehari sebelumnya, Minggu (20/9/2026), penyidik Tipidkor Polda Sulsel juga menyita satu unit kendaraan Toyota Hiace di Dusun Doja, Desa Tangke Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Kendaraan tersebut diketahui menggunakan dua pelat nomor, yakni DD 7010 HT dan DD 1 SRA.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyitaan kendaraan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam perkara tersebut, penyidik sebelumnya telah menetapkan mantan Kepala Dinas Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Penyidik juga telah memeriksa 58 saksi dalam rangka mendalami perkara.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain itu, penyidik tengah menelusuri aliran dana sekitar Rp1,8 miliar serta melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk Kantor PT GMTD di Makassar, untuk menelusuri transaksi pembelian properti senilai sekitar Rp3 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pungutan liar dan gratifikasi dalam proses pengurusan PBG, SLF, serta perizinan lainnya di Kabupaten Gowa. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peredaran Vape Etomidate Terungkap, WN China dan Dua WNI Ditahan Polisi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/peredaran-vape-etomidate-terungkap-wn-china-dan-dua-wni-ditahan-polisi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/peredaran-vape-etomidate-terungkap-wn-china-dan-dua-wni-ditahan-polisi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab21290f13c9.jpg" length="315854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 14:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Tangerang</strong> – Jaringan peredaran rokok elektronik atau vape yang diduga mengandung zat etomidate berhasil diungkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya. Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan empat orang dan menyita 99 cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan, pengungkapan tersebut melibatkan dua warga negara Indonesia berinisial RR dan RN serta seorang warga negara China berinisial XC.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Keterangan tersebut disampaikan Michael di Tangerang, Sabtu (19/09/2026). Selain mengungkap jaringan peredaran, polisi juga mengamankan selebgram Julia Prastini alias Jule yang diketahui menggunakan zat tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari empat orang yang diamankan, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sementara Jule tidak ditetapkan sebagai tersangka dan ditempatkan dalam program rehabilitasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Dari pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan tiga orang tersangka, sementara sang selebgram ditempatkan dalam program rehabilitasi," katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Michael menerangkan, pengungkapan bermula dari penyelidikan yang dilakukan jajaran Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pembuntutan pada Senin (14/09/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Awalnya kami melakukan pembuntutan. Kami menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat," paparnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari lokasi tersebut, petugas menemukan dan menyita 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate. Penyelidikan kemudian dikembangkan setelah polisi menemukan indikasi transaksi serta bukti pengiriman barang yang berkaitan dengan selebgram Jule.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Petugas selanjutnya melakukan pengembangan hingga mengamankan Jule di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Selatan. Pemeriksaan urine terhadap yang bersangkutan menunjukkan hasil positif mengandung etomidate.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Polisi kemudian bergerak mengamankan Jule di sebuah apartemen Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil tes urine, dinyatakan positif menggunakan zat etomidate," terangnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidik kemudian melanjutkan pengembangan terhadap jaringan tersebut hingga mengarah kepada XC, seorang warga negara China. Polisi mengamankan XC dan menemukan 71 cartridge vape yang diduga mengandung zat serupa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Sehingga ini tuntas dari bandar sampai pemakai. Total ada empat orang yang kita amankan, di mana tiga orang di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka," katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan hasil penyidikan, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah RR, RN, serta warga negara China berinisial XC.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polisi juga mengungkap bahwa jaringan tersebut telah menjalankan aktivitas peredarannya sejak Juli 2026. Distribusi dilakukan secara tertutup dengan memanfaatkan jaringan pertemanan dan komunikasi dari mulut ke mulut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Sindikat tersebut beroperasi sejak bulan Juli dengan keuntungan mencapai sekitar Rp700.000 per cartridge. Pemasaran dilakukan secara tertutup melalui jaringan pertemanan atau dari mulut ke mulut," kata dia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari keseluruhan proses pengungkapan tersebut, aparat menyita 99 cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate sebagai barang bukti. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Prajurit Korpasgat BKO Kogabwilhan III Amankan OPM DPO Mabes Polri di Yahukimo</title>
<link>https://www.maximadaily.com/prajurit-korpasgat-bko-kogabwilhan-iii-amankan-opm-dpo-mabes-polri-di-yahukimo</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/prajurit-korpasgat-bko-kogabwilhan-iii-amankan-opm-dpo-mabes-polri-di-yahukimo</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab1f457b1e45.jpg" length="85282" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 10:22:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yahukimo</strong> – Prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU yang melaksanakan tugas BKO Kogabwilhan III di wilayah Kodau III berhasil mengamankan seorang pria yang diduga merupakan Wakil Komandan Batalyon Kodap 35 Bintang Timur dan masuk dalam daftar pencarian pihak berwenang.</p>
<p>Penindakan dilakukan pada Sabtu (19/9/2026) di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pengamanan dilakukan prajurit Korpasgat yang bertugas di Pos Korpasgat Yahukimo bersama unsur terkait berdasarkan informasi yang diterima sebelumnya.</p>
<p>Pria yang diamankan diketahui bernama Abdon Kisamdu. Berdasarkan pemeriksaan awal, Abdon Kisamdu diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok OPM Kodap 35 Bintang Timur serta diduga memiliki tujuan melakukan transaksi pembelian senjata di wilayah Yahukimo.</p>
<p>Setelah diamankan, Abdon Kisamdu dibawa ke Pos Korpasgat Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Dari pemeriksaan tersebut, prajurit turut mengamankan barang bukti berupa percakapan pada telepon seluler yang selanjutnya akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk kepentingan penyelidikan.</p>
<p>Selanjutnya, DPO Mabes Polri tersebut diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>"Pengamanan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas prajurit Korpasgat BKO Kogabwilhan III dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Papua, khususnya di wilayah penugasan Kodau III" ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI, I Nyoman Suadnyana S.T., M.M dalam keterangan tertulisnya. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polres-metro-jakpus-gagalkan-peredaran-252-kg-sabu-senilai-rp30-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polres-metro-jakpus-gagalkan-peredaran-252-kg-sabu-senilai-rp30-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6ab1516b57e23.jpg" length="261250" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 23:11:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>– Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut dilakukan dalam Operasi Nila Jaya 2026 setelah polisi memburu seorang tersangka berinisial S (47).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kesigapan personel di lapangan dalam menindak jaringan peredaran narkotika.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Keberhasilan ini merupakan bukti kesigapan personel kami di lapangan dalam menindak tegas pelaku peredaran narkotika,” kata Reynold dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (21/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tersangka S ditangkap Tim Opsnal Unit 3 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (10/9/2026) sore. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama sekitar dua pekan terhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menjelaskan, saat dibuntuti petugas, tersangka sempat berupaya mengecoh polisi dengan berganti kendaraan di kawasan Sawangan, Depok. Karena merasa dicurigai, tersangka kemudian memacu sepeda motor Yamaha NMAX dengan kecepatan tinggi hingga terjadi aksi kejar-kejaran.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Karena mencurigakan, tersangka kemudian memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi hingga terjadi aksi kejar-kejaran,” ujar Wisnu.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Petugas akhirnya berhasil menghentikan kendaraan tersangka. Dari pemeriksaan, polisi menemukan 25 bungkus plastik hitam yang berisi sabu dengan berat bruto 25.236,4 gram atau sekitar 25,2 kilogram. Kepada penyidik, S mengaku hanya diperintah seseorang untuk membawa barang tersebut menuju wilayah Grogol, Jakarta Barat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya,” kata Wisnu. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Barang Rampasan Belum Laku Dilelang, KPK: Aset Tetap Dirawat dan Tidak Menganggur</title>
<link>https://www.maximadaily.com/barang-rampasan-belum-laku-dilelang-kpk-aset-tetap-dirawat-dan-tidak-menganggur</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/barang-rampasan-belum-laku-dilelang-kpk-aset-tetap-dirawat-dan-tidak-menganggur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aad77143c566.jpg" length="100047" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 20:56:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Dalam proses lelang, tidak serta merta semua barang laku terjual. Bisa jadi, belum ada peminat atau pembeli pada kesempatan pertama atas aset tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mungki Hadipratikto, menjelaskan, jika barang belum laku terjual, pihaknya tetap merawatnya dan akan kembali melakukan pengajuan lelang di periode berikutnya atau dimanfaatkan melalui beberapa mekanisme, seperti Penetapan Status Penggunaan (PSP) untuk kementerian/lembaga ataupun hibah kepada pemerintah daerah atau pemerintah desa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Mekanisme lain juga bisa dilakukan dengan pemanfaatan melalui sewa, pinjam pakai, dan kerja sama pemanfaatan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan,” jelas Mungki di Jakarta, Jumat (11/9).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Lanjut Mungki, tidak lakunya barang rampasan dalam sebuah lelang bukan berarti ada persoalan pada penetapan harga. Terdapat berbagai faktor yang dapat memengaruhi minat calon pembeli, seperti karakteristik barang, lokasi aset, maupun nilai limit yang kurang kompetitif.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Terhadap keadaan ini maka jaksa eksekusi akan melakukan evaluasi, apabila memang dirasa nilai limitnya kurang kompetitif maka sesuai kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan, jaksa eksekusi dapat menurunkan nilai limit,” jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Mekanisme ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 162 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Nilai Aset Dievaluasi</strong></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di tengah proses penyelesaian aset yang kurang diminati, aset tersebut tetap dikelola dan dilakukan pemeliharaan oleh KPK. Hal ini dilakukan agar nilai aset tidak mengalami depresiasi atau penyusutan. Besaran biaya perawatannya pun disesuaikan dengan jenis dan karakteristik masing-masing aset.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Biaya yang dikeluarkan dalam menyimpan dan memelihara aset yang tidak laku merupakan bagian dari biaya perawatan yang dianggarkan secara global setiap tahunnya, besar kecilnya tergantung jenis barang dan kekhususan dari barang tersebut,” jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Namun demikian, Mungki tidak memungkiri pada akhirnya nilai aset dapat mengalami perubahan apabila proses lelang berlangsung setelah masa berlaku penilaian berakhir.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penilaian ini merujuk pada penilaian aset yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) pada setiap barang rampasan, yang berlaku selama enam bulan untuk barang bergerak dan satu tahun untuk barang tidak bergerak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Apabila lelang ulang dilakukan dalam rentang waktu tersebut, nilai aset tetap mengacu pada penilaian masa berlaku. Namun, apabila lelang dilakukan setelah masa berlaku penilaian berakhir, aset akan dinilai kembali dengan mempertimbangkan kondisi terkini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pada umumnya untuk aset tidak bergerak nilainya cenderung naik, sedangkan untuk aset bergerak cenderung turun,” kata Mungki.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyelesaian barang rampasan tidak berhenti pada persoalan apakah aset berhasil terjual atau tidak dalam satu kali lelang. Justru KPK terus memastikan setiap aset tetap memiliki jalur penyelesaian yang dapat ditempuh sesuai karakteristik, kondisi, dan kebutuhan penggunaannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan aset (<em>asset recovery</em>), sehingga hasil tindak pidana korupsi tidak berhenti sebagai barang sitaan atau rampasan, tetapi dapat kembali memberikan nilai dan manfaat bagi negara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Barang rampasan negara tetap harus diselesaikan dan dioptimalkan sesuai ketentuan. Tapi, kalau belum laku pada satu kali lelang bukan berarti barang itu kemudian menjadi aset yang tidak memiliki nilai atau tidak dapat dimanfaatkan. KPK dapat menempuh beberapa mekanisme dalam pemanfaatan barang rampasan,” pungkas Mungki. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Bongkar Sindikat SIM Palsu, 8 Tersangka Ditangkap di Riau</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-bongkar-sindikat-sim-palsu-8-tersangka-ditangkap-di-riau</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-bongkar-sindikat-sim-palsu-8-tersangka-ditangkap-di-riau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aad75dded391.jpg" length="100014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 22:50:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Siak </strong>- Sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) lintas wilayah dibongkar Polres Siak, Riau. Polisi menangkap delapan tersangka dan mengungkap sekitar 500 SIM palsu yang diduga telah diedarkan di sejumlah daerah di Provinsi Riau.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dalam konferensi pers di Siak, Selasa (15/09/2026), mengatakan sindikat tersebut telah beroperasi sejak Juni 2026. Pengungkapan dilakukan secara bertahap mulai akhir Agustus hingga awal September.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Modus pemalsuan dilakukan dengan mengedit data SIM menggunakan perangkat digital. Aktivitas pengeditan dilakukan di sebuah toko di Kota Pekanbaru sebelum SIM palsu dicetak dan diedarkan kepada pemesan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan delapan tersangka, puluhan lembar blangko SIM, serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi SIM palsu.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Sindikat ini telah mengedarkan sedikitnya 33 lembar SIM palsu di wilayah hukum Kabupaten Siak, serta sekitar 500 lembar SIM palsu yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Riau," katanya didampingi Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi masih mendalami wilayah-wilayah lain di Riau yang menjadi sasaran peredaran SIM palsu tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sepuh mengatakan pengungkapan ini menguak jaringan dengan pembagian peran yang cukup lengkap. Mulai dari penyedia bahan baku, penyunting data, pencetak, hingga pihak yang memasarkan SIM palsu melalui internet.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Jasa pembuatan SIM palsu ditawarkan melalui berbagai platform, mulai dari pesan dan status WhatsApp, marketplace Facebook, hingga menggunakan jasa perantara.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Tarif yang ditawarkan berbeda berdasarkan jenis SIM. Untuk SIM A dipatok Rp750 ribu, SIM C Rp550 ribu, SIM B1 Rp1,2 juta, SIM B1 Umum Rp1,5 juta, dan SIM B2 Umum Rp1,7 juta.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Sindikat ini telah mengedarkan sedikitnya 33 lembar SIM palsu di wilayah hukum Kabupaten Siak, serta sekitar 500 lembar SIM palsu yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Riau," katanya didampingi Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sepuh menjelaskan, calon pembeli cukup mengirimkan foto dan KTP kepada pelaku. Data tersebut kemudian diedit dan dilengkapi kode batang agar tampak seperti SIM resmi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Pelaku meminta pembuat SIM untuk mengirimkan foto dan KTP. Selanjutnya pelaku akan mengedit identitas dan foto dengan menggunakan aplikasi tambahkan teks dan kode barkode. Sehingga apabila barkode yang ada di SIM di-'scan' maka akan keluar data identitas pemilik SIM dengan logo Korlantas Polri," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah data dan foto diedit, pelaku mencetak hasilnya menggunakan printer berwarna pada kertas stiker bening yang disesuaikan dengan ukuran SIM.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hasil cetakan kemudian ditempel pada blangko atau kartu SIM bekas. Sebelum digunakan, kartu tersebut terlebih dahulu dibersihkan dengan menghapus identitas pemilik sebelumnya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 391 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pemalsuan surat.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Para tersangka terancam pidana penjara paling lama enam tahun. Polres Siak masih mengembangkan kasus tersebut dan memburu satu tersangka lainnya berinisial R alias K yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Tangkap Pria Terduga Aniaya Wanita di Mall Senayan City</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-tangkap-pria-terduga-aniaya-wanita-di-mall-senayan-city</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-tangkap-pria-terduga-aniaya-wanita-di-mall-senayan-city</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aad70c551a41.jpg" length="82649" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 22:50:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Polisi menangkap seorang pria berinisial R (44) yang diduga menganiaya seorang perempuan di Mal Senayan City, Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasubdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan, pria tersebut telah diamankan dan kini menjalani proses pemeriksaan untuk mengungkap kronologi serta motif kejadian.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta mendalami kronologi dan motif kejadian," kata Kasubdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim di Jakarta, Jumat (18/09/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Abdul mengatakan terduga pelaku diamankan di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.55 WIB.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah mengamankan terduga pelaku, penyidik juga telah memeriksa empat orang saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperjelas rangkaian kejadian sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat tidak membuat spekulasi terkait motif kejadian sebelum proses penyidikan selesai.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Kami mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan perkara kepada penyidik dan sampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut," ujar Budi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah video dugaan penganiayaan beredar di media sosial Instagram melalui akun @lbj_jakarta. Dalam video itu terlihat seorang pria mengenakan pakaian hitam menendang seorang perempuan dari belakang.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan:</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Antrean di food court Senayan City mendadak ricuh. Seorang wanita berinisial A ditendang pria berbaju hitam saat sedang mengantre di gerai Baso Afung, Minggu sore, 13 September 2026," tulis akun tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penangkapan terduga pelaku menjadi langkah lanjutan kepolisian untuk mengungkap secara utuh kejadian yang sebelumnya viral di media sosial tersebut. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Petakan 12 Risiko Korupsi di Perguruan Tinggi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-petakan-12-risiko-korupsi-di-perguruan-tinggi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-petakan-12-risiko-korupsi-di-perguruan-tinggi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aad77ed5eb1d.jpg" length="103445" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 20:25:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong> - Upaya memperkuat integritas di perguruan tinggi mulai diarahkan pada pembenahan sistem yang mampu mengenali dan mengendalikan risiko korupsi secara lebih konkret. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama perguruan tinggi tengah mengembangkan model penguatan integritas yang memetakan 12 potensi risiko korupsi dan menyiapkan delapan perangkat pengendalian.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hal tersebut disampaikan Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam kegiatan penguatan integritas perguruan tinggi yang berlangsung di Auditorium Algoritma, Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya, Malang, Jumat (18/9).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Setyo, pemetaan risiko tersebut merupakan bagian dari inisiatif Program Penguatan Integritas Perguruan Tinggi Negeri (PIEPTN) yang dikembangkan melalui kerja sama perguruan tinggi dengan KPK. Tim perumus yang terlibat dalam program tersebut telah mengidentifikasi sejumlah area yang berpotensi menjadi celah terjadinya korupsi sekaligus merumuskan perangkat yang dapat digunakan untuk mengendalikannya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“PIEPTN ini, datangnya, inisiasinya, ya, dari perguruan tinggi. Kemudian bekerja sama dengan KPK, ada tim perumus, ya, sampai kemudian menemukan 12 potensi-potensi korupsi dan celah-celah perangkat yang bisa dilakukan. Nah, salah satunya perangkatnya adalah dengan melakukan kegiatan ini,” ujar Setyo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Salah satu perangkat yang tengah diuji adalah Program Pengendalian Gratifikasi (PPG). KPK menempatkan UB dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bagian dari piloting untuk menguji bagaimana perangkat tersebut dapat diterapkan dalam tata kelola perguruan tinggi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Percontohan PPG di kedua perguruan tinggi tersebut terlaksana dengan dukungan Australia-Indonesia Partnership for Justice 3 (AIPJ 3), sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan dan penerapan pengendalian gratifikasi di lingkungan perguruan tinggi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setyo menegaskan, status piloting justru membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk menemukan kekurangan dalam sistem sebelum model tersebut diterapkan lebih luas. Evaluasi menjadi bagian penting agar perangkat pengendalian tidak berhenti sebagai dokumen atau kelengkapan administratif.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, ini pertama mungkin, karena sistemnya masih piloting, mudah-mudahan kita bisa segera petakan. Syukur-syukur kalau ada cacat, ada kekurangan, ada hal-hal yang belum sempurna, dan saya yakin mungkin belum sempurna. Tapi setidaknya itu bisa segera kita evaluasi,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Sistem Pengendalian Harus Bekerja</strong></span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Bagi KPK, keberadaan regulasi dan perangkat pengendalian belum dapat disebut berhasil apabila tidak menghasilkan perubahan dalam praktik. Setyo mengingatkan agar pengendalian gratifikasi tidak hanya mengandalkan keberadaan sistem pelaporan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Karena kalau kita hanya mengandalkan program pengendalian gratifikasi, kemudian hanya mengandalkan atau cuma sekadar menunggu laporan. Fisiknya ada. Tapi kemudian tidak ada dampaknya,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun mekanisme yang mampu menangani persoalan sejak risiko dikenali hingga persoalan tersebut ditindaklanjuti. Menurut Setyo, ketika muncul persoalan, kampus tidak cukup hanya meneruskannya kepada institusi penegak hukum, tetapi juga perlu memiliki mekanisme internal untuk menangani, mencari solusi, dan memberikan sanksi sesuai ketentuan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dengan mekanisme tersebut, sistem dan ekosistem tata kelola kampus diharapkan dapat terus diperbaiki sehingga persoalan yang sama tidak kembali terjadi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setyo juga mengingatkan bahwa pola gratifikasi dapat berkembang dalam bentuk yang semakin beragam. Pemberian tidak selalu disampaikan secara langsung kepada pihak yang memiliki jabatan. Dalam praktiknya, pemberian dapat dititipkan kepada keluarga atau teman dekat dengan tujuan tertentu.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Misalkan tidak diberikan langsung. Tapi dititipkan kepada keluarga jauh. Dititipkan kepada teman dekat dan lain-lain. Nah, ini juga bagian kritis yang harus kita masukkan sebagai sebuah risiko,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, dinamika tersebut menunjukkan pentingnya pembaruan pemetaan risiko secara berkala. Sistem pengendalian harus mampu membaca pola baru yang muncul dalam lingkungan perguruan tinggi, bukan hanya mengantisipasi bentuk-bentuk pemberian yang sudah dikenal.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Dari Risiko Menjadi Perbaikan Tata Kelola</strong></span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pengembangan PIEPTN juga diarahkan agar perguruan tinggi memiliki kapasitas untuk mencegah persoalan sebelum berkembang menjadi pelanggaran yang lebih serius. Keterlibatan seluruh unsur kampus menjadi bagian penting karena KPK tidak mungkin hadir setiap saat untuk menangani persoalan di masing-masing perguruan tinggi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Tidak akan mungkin bisa dijalankan dengan baik kalau tidak ada kebersamaan. Tidak ada partisipasi kontribusi dari semua pihak,” kata Setyo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia berharap hasil piloting di UB dan UIN Malang dapat memberikan pembelajaran bagi pengembangan model penguatan integritas di perguruan tinggi lainnya. Dengan demikian, pemetaan 12 risiko dan delapan perangkat pengendalian tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat terus diuji, dievaluasi, dan disempurnakan berdasarkan kondisi nyata di lingkungan kampus.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penguatan sistem tersebut juga sejalan dengan pesan bahwa integritas perguruan tinggi tidak hanya menjadi tanggung jawab unit pengawasan atau pengendalian gratifikasi. Seluruh unsur perguruan tinggi perlu berkontribusi agar perangkat yang telah dibangun benar-benar bekerja dalam tata kelola sehari-hari.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Melalui piloting ini, KPK mendorong perguruan tinggi membangun sistem yang mampu mengenali risiko, mengendalikan celah, menangani persoalan, serta memperbaiki tata kelola secara berkelanjutan. Keberhasilan pengendalian bukan semata dilihat dari keberadaan perangkat, tetapi dari kemampuannya mengurangi risiko dan mencegah persoalan yang sama kembali terjadi.(red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Jayawijaya dan Koops TNI Habema Tangani Dugaan Pembunuhan Sopir Lajuran di Habema</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polres-jayawijaya-dan-koops-tni-habema-tangani-dugaan-pembunuhan-sopir-lajuran-di-habema</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polres-jayawijaya-dan-koops-tni-habema-tangani-dugaan-pembunuhan-sopir-lajuran-di-habema</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa82324623b6.jpg" length="73860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 16:13:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Wamena </strong>- Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya, Batalyon B Satbrimobda Papua dan Satgas Koops TNI Habema bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pembunuhan terhadap seorang sopir kendaraan lajur rute Wamena–Mbua berinisial AS (41) di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Peristiwa tersebut terjadi ketika korban AS berangkat dari Ilekma menuju Mbua dengan membawa bahan kebutuhan pokok dan sembilan orang penumpang. Sekitar pukul 08.30 WIT, rombongan diduga mengalami penghadangan oleh kelompok bersenjata di kawasan Habema.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat diwawancarai, Rabu (16/9) menjelaskan, laporan awal diterima dari masyarakat yang merupakan penumpang angkutan lajuran. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi hingga malam hari.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pada malam hari kita lakukan penyisiran. Namun karena kabut tebal, kita belum menemukan posisi dari kendaraan tersebut. Yang kita temukan hanya sisa-sisa barang milik para penumpang yang tertinggal,” ujar Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada Rabu (16/9/2026) pagi, Satgas Koops TNI Habema melaksanakan pergantian penyisiran ke lokasi. Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan kendaraan yang dilaporkan berada di bibir jurang dengan kedalaman sekitar 13 meter dari bahu jalan dalam kondisi hangus terbakar. Di dalam kendaraan juga ditemukan korban dengan keadaan hangus terbakar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Mendapat informasi tersebut, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya dan Batalyon B Satbrimobda Papua langsung merespons dengan melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan olah TKP. Pengamanan perimeter lokasi dilakukan dengan dukungan personel Satgas Koops TNI Habema.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pada saat olah TKP, ditemukan jenazah korban dalam kondisi hangus terbakar. Beberapa bagian tubuh korban mengalami karbonisasi. Selain itu, ditemukan satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas yang berisi identitas korban,” jelas Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter dan tenaga medis. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Selanjutnya kami melakukan langkah-langkah penyelidikan dan proses identifikasi untuk mengetahui pelaku dalam kejadian ini,” kata Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Terkait dugaan keterlibatan kelompok tertentu, Kasatgas mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh di lapangan. Salah satu informasi yang sedang didalami mengarah pada kelompok Kodap III Ndugama yang disebut berada di sekitar lokasi kejadian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Memang ada informasi yang mengarah kepada kelompok Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi, namun informasi tersebut masih harus kami dalami dan verifikasi lebih lanjut,” ujar Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasatgas Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Jayawijaya, agar tetap berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, termasuk klaim yang disampaikan oleh kelompok kriminal bersenjata.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia menegaskan, terkait adanya klaim yang menyebut sopir angkutan lanjuran tersebut merupakan anggota intelijen aparat keamanan, informasi tersebut tidak benar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami bisa pastikan bahwa berita yang menyebut sopir lanjuran ini merupakan anggota intel aparat keamanan adalah berita bohong atau hoaks. Sopir tersebut memang bekerja sebagai sopir dan sudah menjalankan pekerjaannya selama sekitar 13 tahun di jalur tersebut,” tegas Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang terlibat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini,” pungkas Kasatgas Humas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan gangguan keamanan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap masyarakat di wilayah Habema. Kami melakukan langkah penanganan secara profesional dan terukur, mulai dari pencarian, TPTKP, olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga evakuasi korban,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kaops menegaskan bahwa setiap pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap masyarakat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan terukur. Kami akan memastikan seluruh fakta dikumpulkan dan setiap pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Koops TNI Habema terus bersinergi dalam penanganan kejadian tersebut, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel. Dan meminta masyarakat yang mengetahui adanya gangguan keamanan untuk segera menyampaikan informasi kepada aparat agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Masyarakat yang membutuhkan pengawalan dalam perjalanan juga dapat mengajukan permintaan kepada petugas keamanan terdekat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan,” ujar Wakaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat ini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Ko Ops TNI Habema dan unsur terkait masih melanjutkan penyelidikan terhadap rangkaian kejadian, termasuk dugaan penghadangan, perampasan, pembunuhan, dan pembakaran kendaraan, serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat akan ditangani melalui proses penegakan hukum secara profesional, terukur, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan perlindungan serta keselamatan masyarakat. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 910 Tabung Diamankan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bongkar-penyalahgunaan-lpg-subsidi-910-tabung-diamankan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bongkar-penyalahgunaan-lpg-subsidi-910-tabung-diamankan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aad7a2030468.jpg" length="113091" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:08:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Tangerang</strong> - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap penyalahgunaan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi dengan cara memindahkan isinya ke tabung LPG nonsubsidi ukuran 12 kg dan 50 kg di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan dilakukan pada Rabu (16/9/2026) setelah penyidik mendapat informasi terkait praktik pemindahan LPG subsidi tersebut. Dari dua lokasi, petugas mengamankan lima orang untuk dimintai keterangan serta 910 tabung LPG.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan, barang bukti yang diamankan terdiri dari 560 tabung LPG 3 kg, 12 tabung LPG 5,5 kg, 318 tabung LPG 12 kg, dan 20 tabung LPG 50 kg. Selain itu, turut diamankan 35 regulator modifikasi, empat mobil, dan dua timbangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, penyidik menetapkan satu orang tersangka berinisial E alias HB,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh Irhamni dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Brigjen Pol. Irhamni menjelaskan, tersangka memperoleh LPG 3 kg subsidi dari warung, toko kelontong, dan pangkalan untuk kemudian dipindahkan ke tabung nonsubsidi menggunakan regulator yang telah dimodifikasi. Untuk mengisi satu tabung 12 kg diperlukan isi dari empat tabung 3 kg, sedangkan tabung 50 kg membutuhkan 17 tabung 3 kg.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar. Kerugian negara akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp159,6 juta.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Dittipidter Bareskrim Polri berkomitmen terus melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan barang subsidi agar subsidi pemerintah tepat sasaran dan diterima masyarakat yang berhak,” tegas Irhamni.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM maupun gas bersubsidi kepada kepolisian terdekat. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-tangkap-tangan-tersangka-dugaan-suap-dan-penerimaan-lainnya-di-kementerian-atrbpn</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-tangkap-tangan-tersangka-dugaan-suap-dan-penerimaan-lainnya-di-kementerian-atrbpn</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aad767b4e2e8.jpg" length="99641" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 12:03:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta - </strong>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap 8 (delapan) orang tersangka yang tertangkap tangan melakukan dugaan tindak pidana korupsi berupa dugaan suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Para tersangka tersebut, yakni LMP selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN; SON sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I; ADR yang merupakan Direktur Utama (Dirut) Summarecon; LEV selaku pihak swasta; serta ARF, FEZ, MF, dan ERW selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selanjutnya, para tersangka ditahan untuk 20 hari pertama sejak 15 September s.d 4 Oktober 2026, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam konstruksi perkara pada klaster dugaan penerimaan suap bermula dari adanya pengajuan perpanjangan HGB (Hak Guna Bangunan) atau pemecahan HGB ke SHM (Sertifikat Hak Milik) serta pembukaan blokir SHGB atas tanah yang dikelola pihak Summarecon di Kabupaten Bogor.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dimana sebagian dari tanah tersebut bermasalah/sengketa dengan beberapa pemilik (ahli waris) sebelumnya. Adapun sejumlah pihak ahli waris diduga mengajukan blokir atas SHGB Summarecon dan melayangkan gugatan di PTUN Bandung atas nama Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Jawa Barat (Jabar) dan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Bogor.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sebagai tindak lanjut penyelesaian sengketa, YA dan LEV mendekati ERW yang merupakan orang kepercayaan atau representasi Menteri ATR/BPN, agar dibantu berkomunikasi dengan SON. Sebab, diketahui sebelumnya bahwa SON tidak mau menurut kecuali mendapat arahan dari atasannya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari komunikasi antara YA dan LEV, diperoleh informasi bahwa untuk pembukaan blokir dan atau penerbitan sertifikat tanah Summarecon, SON melalui ERW meminta fee dengan kode “dua” yang diduga sejumlah Rp2 miliar. Namun, pihak Summarecon hanya menyanggupi sejumlah Rp1,5 miliar, karena diduga masih ada pihak-pihak lain yang akan mendapatkan “fee broker” dari pengurusan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Setelah terjadi pemufakatan jahat, ADR melalui YA dan LEV diduga menyerahkan uang sebesar Rp1,5 miliar kepada ERW. Dimana sebesar Rp200 juta diserahkan ERW kepada SON di sebuah kafe di Jakarta Selatan untuk fee pembukaan blokir dan pemecahan HGB atas pihak Summarecon.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain dugaan penerimaan suap, juga diduga terjadi penerimaan lainnya/gratifikasi oleh para oknum di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait mutasi-promosi jabatan pelayanan pertahanan lainnya. Diantaranya terkait proses pengurusan HGB yang melibatkan ERW dan ARF, pengurusan layanan pertanahan yang melibatkan ARF, MF, FEZ, hingga penerimaan lainnya yang melibatkan LMP bersama-sama ARF.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari peristiwa ini, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya Barang Bukti Elektronik (BBE) serta uang tunai dalam pecahan rupiah, USD, SGD, SAR, dan RM dengan total kurang lebih Rp106,3 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Atas perbuatannya, terhadap Sdr. ADR bersama-sama dengan Sdr. LEV selaku pihak pemberi, disangkakan telah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 605 ayat (1) huruf a atau huruf b Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana jo Pasal VII angka 48 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana atau Pasal 606 ayat (1) Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana jo Pasal VII angka 49 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 20 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara terhadap Sdr. SON bersama-sama dengan Sdr. ERW, Sdr. LMP bersama-sama dengan Sdr. ARF, Sdr. FEZ, dan Sdr. MF, disangkakan telah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b dan/atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau pasal 606 ayat (2) Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana jo Pasal VII angka 49 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 20 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">KPK berkomitmen untuk terus mendorong perbaikan akar masalah pertanahan dari hulu hingga ke hilir. Salah satunya melalui upaya pencegahan hingga edukasi antikorupsi bagi jajaran Kementerian ATR/BPN yang digencarkan sepanjang setahun terakhir. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Riau Tangani 55 Perkara Karhutla dan 55 Tersangka Sepanjang 2026</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-riau-tangani-55-perkara-karhutla-dan-55-tersangka-sepanjang-2026</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-riau-tangani-55-perkara-karhutla-dan-55-tersangka-sepanjang-2026</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa979ac10beb.jpg" length="133880" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 17:19:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Pekanbaru</strong> - Polda Riau bersama jajaran telah menangani 55 perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2026. Dari puluhan perkara tersebut, polisi menetapkan 55 orang sebagai tersangka dengan total area terbakar yang berkaitan dengan perkara mencapai 3.378,23 hektare.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol. Ade Kuncoro Ridwan di Pekanbaru, Senin (14/09/2026) mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data pada Jumat (11/9). Saat itu, kepolisian mencatat 50 perkara dengan 53 tersangka dan area terbakar seluas 3.234,96 hektare.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Dengan demikian, terdapat penambahan lima perkara, dua tersangka dan sekitar 143,27 hektare area terbakar yang masuk dalam penanganan perkara," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan wilayah penanganan, Polres Pelalawan menjadi satuan wilayah dengan area terbakar terkait perkara paling luas, yakni mencapai 2.503,1 hektare.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berikutnya, Polres Bengkalis mencatat area terbakar 349,26 hektare, Ditreskrimsus Polda Riau 152,68 hektare, Polres Indragiri Hulu 108,15 hektare, Polres Kepulauan Meranti 86,5 hektare, dan Polres Indragiri Hilir 73,5 hektare.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari total 55 perkara tersebut, sebanyak 36 perkara masih dalam proses penyidikan. Dua perkara berstatus P19, sementara 17 perkara lainnya telah selesai tahap II atau dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Untuk jumlah perkara, Polres Bengkalis dan Polres Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan penanganan terbanyak, masing-masing 10 perkara dengan 10 tersangka. Sementara Polres Pelalawan menangani sembilan perkara dengan 10 tersangka.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ade mengatakan peningkatan jumlah perkara menunjukkan proses penegakan hukum terhadap kasus karhutla tetap berjalan bersamaan dengan penanganan kebakaran di lapangan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut dia, kepolisian tidak hanya berhenti pada penetapan tersangka, tetapi juga memastikan proses pembuktian setiap perkara dapat dipertanggungjawabkan hingga tahap penuntutan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti. Kami memastikan setiap perkara ditangani sampai tuntas dan siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana karhutla harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Ade.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol. Akmadi mengatakan langkah pencegahan, pemadaman, dan penegakan hukum terhadap karhutla terus dilakukan secara beriringan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Kami mengingatkan bahwa setiap aktivitas pembakaran yang memenuhi unsur tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum," katanya.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Polda Riau dan jajaran menekan kejadian karhutla sekaligus memastikan setiap dugaan tindak pidana yang terjadi ditangani sesuai ketentuan hukum. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Turun Tangan, Tiga Perkara Karhutla Korporasi di Kaltim Ditingkatkan ke Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-turun-tangan-tiga-perkara-karhutla-korporasi-di-kaltim-ditingkatkan-ke-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-turun-tangan-tiga-perkara-karhutla-korporasi-di-kaltim-ditingkatkan-ke-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa9788f9321d.jpg" length="71957" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 14:53:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Kaltim </strong>- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Timur bersama jajaran Polres mendapat asistensi dari Tim Bareskrim Polri dalam penanganan perkara tindak pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melibatkan korporasi. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan gelar perkara tingkat penyidikan terhadap tiga kasus Karhutla yang ditangani Polres Berau, Polres Kutai Timur (Kutim), dan Polres Paser.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kegiatan berlangsung pada Senin (14/9/2026) mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WITA, bertempat di Ruang Rapat Ditreskrimsus Polda Kaltim dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh jajaran Polres Kutim, Polres Berau, dan Polres Paser.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Asistensi dipimpin oleh Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri BJP Widi Atmoko, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.H., bersama Kasubdit IV Dittipidter Bareskrim Polri KBP Raden Bambang Tjahjo Bawono, <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> S.H., M.Hum., M.Si., Kanit 5 Subdit IV Dittipidter AKBP Niko Purba, S.H., <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.Si., Kasubnit 5 Subdit IV AKP M. Safii, S.H., M.H., serta Banit 5 Subdit IV Brigadir Aldi Nuryasfa, S.H., M.H.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dari Polda Kaltim, kegiatan diikuti Dirreskrimsus Polda Kaltim KBP Dr. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., <a href="https://s.i.k.,/">S.I.K.,</a> M.Si., Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus beserta personel. Sementara dari jajaran kewilayahan turut mengikuti Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres Kutim, Polres Berau, dan Polres Paser melalui konferensi video.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam kegiatan tersebut, Tim Bareskrim Polri memberikan arahan dan asistensi kepada Ditreskrimsus Polda Kaltim serta jajaran terkait langkah penanganan perkara Karhutla yang diduga melibatkan korporasi. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara terhadap tiga laporan informasi yang menjadi objek penanganan masing-masing satuan kewilayahan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tiga perkara yang digelar yakni Laporan Informasi Nomor R/LI/270/IX/Res 1.24/2026/Reskrim tanggal 11 September 2026 terkait PT Puji Sampurna Raharja, Laporan Informasi Nomor LI/230/IX/2026/Reskrim tanggal 21 Agustus 2026 terkait PT Inhutani I Tahan Grogot, serta Laporan Informasi Nomor LI/316/IX/Res 1.24/2026/Reskrim tanggal 11 September 2026 terkait PT Diva Perdana Pesona.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah dilakukan pemaparan dan pembahasan terhadap masing-masing perkara, peserta gelar perkara menyepakati bahwa penanganan ketiga kasus tersebut dapat ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam proses penyidikan, ketiga perkara tersebut akan didalami dengan sangkaan Pasal 98 atau Pasal 99 juncto Pasal 116 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Asistensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas penanganan perkara Karhutla, khususnya perkara yang berkaitan dengan aktivitas korporasi. Sinergi antara Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Kaltim, dan Polres jajaran diharapkan mampu memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Melalui langkah tersebut, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengedepankan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, tetapi juga melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Timur. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Krimum PMJ Periksa Eselon 1 ATR/BPN Terkait Kasus Mafia Tanah PTSL Bojong Gede</title>
<link>https://www.maximadaily.com/krimum-pmj-periksa-eselon-1-atrbpn-terkait-kasus-mafia-tanah-ptsl-bojong-gede</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/krimum-pmj-periksa-eselon-1-atrbpn-terkait-kasus-mafia-tanah-ptsl-bojong-gede</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa980719a507.jpg" length="102658" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:39:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Polda Metro Jaya terus menyelidiki dugaan mafia dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 di Kecamatan Bojonggede, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Polda Metro kini memeriksa Eselon 1 Kementerian ATR/BPN terkait kasus itu.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan informasi, Eselon 1 Kementerian ATR/BPN yang diperiksa tersebut adalah mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) ATR BPN Bogor 1 tahun 2019, Agustyarsyah yang saat ini menjabat Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan telah berlangsung kurang lebih 15 jam.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, dalam penyelidikan, polisi menemukan praktik curang yang dilakukan dalam pelaksanaan PTSL. Hal ini berdampak pada terjadinya sertifikat dobel ataupun tumpang-tindih kepemilikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Pemerintah menyiapkan program PTSL ini untuk memberikan kepastian dan perlindungan hak atas tanah bagi masyarakat. namun yang terjadi adalah, penyalahgunaan program tersebut oleh pelaksananya itu sendiri. Memang kami menemukan, bahwa selama ini pejabat pejabat atau petugas di BPN selalu menyerahkan kepada pengadilan ketika terjadi konflik hak atas tanah," jelasnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat dilakukan penggeledahan beberapa waktu lalu, petugas mendapati praktik curang itu, yakni 140 dokumen asli tanah warga tidak ada pada dokumen arsip. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Bahwa dalam program tersebut, pemilik tanah sudah menyerahkan dokumen aslinya. Dokumen asli ini sudah diterima oleh petugas. Kami menemukan dugaan, pada saat kami melakukan penggeledahan, ada 140 lebih yang seyogianya ada itu tidak ditemukan. Sedang kami telusuri, sementara dokumen sudah diterima, namun seharusnya ada di dokumen arsip namun tidak ditemukan," jelasnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Iman memerinci, pejabat nakal tersebut memanipulasi data menggunakan cairan pemutih pakaian untuk mengubah data seseorang terkait kepemilikan tanah dengan data milik orang lain. Para pelaku juga menjual sertifikat dam mengganti data nomor identifikasi bidang tanah (NIB).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Karena modus operandi yang dilakukan mereka, kami menemukan modus operandi pertama dengan menghapus menggunakan Byclin, jadi yang sudah dicetak dihapus kemudian diisi data dengan data orang lain. Persyaratan menggunakan si A setelah jadi dihapus pakai Byclin dimasukkan dengan data si B, kemudian mengubah data," tuturnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Iman mengatakan pihaknya masih menelusuri perkara tersebut. Penyidik turut mendalami dugaan korupsi hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus itu.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Kami akan melakukan pengembangan dan pertanggungjawaban. Karena ketika sudah terjadi konflik pertanahan, kita semua menghadapi konflik itu sendiri. Kami akan melakukan pengembangan baik itu Undang-Undang Kearsipan, Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, baik itu yang diatur dalam KUHP maupun Undang-Undang Tindak Pidana korupsi itu sendiri," kata dia.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Jika ditemukan, kami juga akan melakukan pengembangan ke Undang-Undang Tindak pidana Pencucian Uang. Ini harapannya, menjadi deterrent effect bagi para pelaksana supaya tidak mengulang hal yang sama," imbuhnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polda Metro Geledah BPN Kabupaten Bogor</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebagai informasi, penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya sendiri menggeledah kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor terkait kasus tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penggeledahan dilakukan di tiga tempat, salah satunya di kantor BPN Kabupaten Bogor. Selain kantor BPN, penyidik melakukan penggeledahan di Kecamatan Cibinong dan Bojonggede.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Penggeledahan di tiga lokasi ini berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan mafia tanah terkait PTSL tahun 2019 di Kecamatan Bojonggede," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Rabu (9/9).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP DK Zendrato mengatakan sejumlah barang bukti diamankan dalam penggeledahan itu. Di antaranya sejumlah dokumen dan perangkat elektronik.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Barang bukti yang kita amankan berupa dokumen fisik, kemudian juga ada dokumen elektronik, terus perangkat mesin tik dan komputer, dan barang bukti lainnya," kata Zendrato secara terpisah.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Zendrato menyebutkan penggeledahan bertujuan mencari barang bukti penyidikan kasus dugaan pemalsuan program PTSL 2019. Penyidikan kasus sudah berjalan sejak Desember 2025 dan diduga melibatkan banyak pihak.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Perlu diketahui, penyidikan kita ini merupakan target operasi mafia tanah 2026. Ini yang terlibat adalah beberapa oknum, baik dalam oknum tim judifikasi, panitia PTSL, kemudian oknum pokmas dari tingkat kelurahan ataupun desa, maupun sampai dengan oknum dari BPN itu sendiri," kata Zendrato.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam rangkaian penyelidikan kasus tersebut, penyidik Subdit Harda telah memeriksa puluhan orang saksi.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Penyidikan kita dimulai dari Desember 2025 sampai dengan sekarang, dan sudah melakukan pemeriksaan hampir 50 orang," imbuhnya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Zendrato mengatakan dugaan pemalsuan dokumen diduga terjadi saat pendaftaran program PTSL di Bojonggede. Sertifikat yang diajukan menggunakan dokumen palsu itu pun sudah dibatalkan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Jadi untuk detailnya, yang dipalsukan adalah dalam proses pendaftarannya sehingga beberapa produk PTSL itu telah dibatalkan, tetapi dalam pendaftaran dan prosesnya, dalam verifikasi ataupun judifikasi pendaftaran PTSL, itu ada dokumen yang dipalsukan," kata Zendrato.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dugaan pidana tersebut berlangsung di Kecamatan Bojonggede. Diketahui, pada 2019, Kecamatan Bojonggede telah melakukan sertifikasi 10 ribu sertifikat tanah pada program PTSL.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Jadi untuk diketahui, untuk locus delicti-nya kita fokus pada Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Itu di program PTSL 2019 ada 10 ribu sertifikat PTSL, tetapi kita baru berfokus pada 52 sertifikat. Sisanya lagi kita akan lakukan pengembangan," imbuhnya. (sumber: detik.com)</span><br><br><br><br></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Operasi Damai Cartenz Berhasil Evakuasi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata di Jila</title>
<link>https://www.maximadaily.com/satgas-operasi-damai-cartenz-berhasil-evakuasi-korban-penculikan-kelompok-bersenjata-di-jila</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/satgas-operasi-damai-cartenz-berhasil-evakuasi-korban-penculikan-kelompok-bersenjata-di-jila</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa82324623b6.jpg" length="73860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 21:12:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Timika </strong>- Satu dari sembilan perempuan yang dibawa kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akhirnya berhasil dievakuasi ke Timika setelah hampir 30 hari bertahan dalam kondisi sulit.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Evakuasi dilakukan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat. Korban berinisial DU dievakuasi dari Kampung Bela 1, Distrik Alama, menggunakan helikopter pada Senin (14/09/2026) pagi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Satuan Tugas Humas ODC 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo saat dihubungi dari Timika, Senin (14/09/2026) membenarkan proses evakuasi tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">"Iya benar, sudah dievakuasi ke Timika," kata Yusuf.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan keterangan resmi Satgas ODC 2026, DU berhasil dievakuasi setelah hampir 30 hari bertahan dalam kondisi sulit. Setibanya di Timika, korban langsung mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Timika.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi korban setelah melalui situasi sulit selama berada di wilayah tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Satgas ODC 2026 menyebut keberhasilan evakuasi DU merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan perlindungan serta memastikan keselamatan masyarakat sipil di Papua Tengah.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">DU merupakan satu dari sembilan perempuan yang dilaporkan dibawa kelompok bersenjata dalam rangkaian aksi kekerasan di Distrik Jila pada pertengahan Agustus 2026.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam rangkaian peristiwa tersebut, seorang warga bernama Neregingget Magai meninggal dunia setelah ditembak. Jenazah korban kemudian dikremasi oleh pihak keluarga.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Hingga kini, aparat TNI-Polri masih melakukan pencarian terhadap warga lainnya yang dilaporkan dibawa kelompok bersenjata. Aparat juga terus mengejar kelompok yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto sebelumnya mengatakan kelompok yang membawa warga sipil tersebut diduga berasal dari KKB Kodap III Ndugama.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain persoalan keamanan, kondisi masyarakat di Distrik Jila juga menjadi perhatian. Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Teuku Jozanda mengatakan warga Jila membutuhkan bantuan bahan pangan menyusul gangguan keamanan yang terjadi di wilayah tersebut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pemerintah Kabupaten Mimika kemudian mengirimkan bantuan bahan pangan ke Jila. Pemerintah juga melakukan evakuasi terhadap petugas kesehatan, guru, serta pegawai Pemerintah Distrik Jila ke Timika.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Evakuasi DU menjadi langkah penting dalam upaya menyelamatkan warga sipil yang terdampak gangguan keamanan di wilayah Jila. Aparat bersama pemerintah dan masyarakat masih berupaya memastikan warga lainnya dapat ditemukan dan mendapatkan perlindungan. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Desk Ketenagakerjaan Polri Bantu 4.236 Buruh Kembali Bekerja</title>
<link>https://www.maximadaily.com/desk-ketenagakerjaan-polri-bantu-4236-buruh-kembali-bekerja</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/desk-ketenagakerjaan-polri-bantu-4236-buruh-kembali-bekerja</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa8223e18317.jpg" length="99396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 12:30:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Sukabumi </strong>— Kapolri menegaskan kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri telah memberikan hasil nyata dalam membantu penyelesaian persoalan buruh. Sejak 2025 hingga Agustus 2026, sebanyak 4.236 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) telah difasilitasi hingga dapat kembali bekerja.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Capaian tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri puncak HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di Sukabumi, Senin (14/9/2026).</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri mengatakan, Desk Ketenagakerjaan Polri dibentuk untuk memberikan perlindungan sekaligus membantu pekerja ketika menghadapi persoalan hubungan industrial. Kehadirannya diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan yang sebelumnya berlarut-larut.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Desk Ketenagakerjaan yang kita bentuk untuk memberikan perlindungan terhadap rekan-rekan ketika ada permasalahan industrial, hari ini bisa membantu ratusan peristiwa yang mungkin bertahun-tahun tidak selesai, bisa kita selesaikan. Kemudian ribuan pekerja juga bisa kembali bekerja,” ujar Kapolri.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan data hingga Agustus 2026, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menangani 358 perkara ketenagakerjaan serta memfasilitasi 4.236 pekerja terdampak PHK untuk kembali bekerja. Ke depan, desk tersebut akan terus hadir sebagai instrumen penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara cepat, objektif, profesional, dan berkeadilan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri menilai capaian itu menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan ketenagakerjaan membutuhkan komunikasi dan kolaborasi antarpihak. Sebab, persoalan buruh tidak hanya menyangkut hubungan pekerja dengan perusahaan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan pekerjaan dan kesejahteraan keluarga pekerja.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengapresiasi dukungan kalangan buruh yang mendorong agar Desk Ketenagakerjaan Polri masuk dalam revisi RUU Ketenagakerjaan. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan ruang bagi Polri untuk terus berkontribusi dalam membantu menyelesaikan persoalan perburuhan.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri menekankan bahwa hubungan antara buruh dan pengusaha harus dibangun sebagai kemitraan yang saling membutuhkan dan menguatkan. Kesejahteraan pekerja akan mendorong produktivitas, sementara perusahaan yang sehat akan menjaga lapangan kerja dan memperkuat investasi.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Karena itu, sengketa hubungan industrial diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Polri juga berkomitmen menjaga keamanan kawasan industri sekaligus membantu penyelesaian persoalan hubungan industrial guna melindungi pekerja dan menjaga keberlangsungan usaha.</span><br><br><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kapolri berharap sinergi antara Polri, buruh, pengusaha, dan pemerintah terus diperkuat sehingga kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri semakin memberikan manfaat nyata, terutama dalam memastikan persoalan pekerja dapat diselesaikan secara adil dan semakin banyak buruh memperoleh kembali kepastian kerja. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OTT Sektor Pertanahan Jabodetabek: KPK Amankan Dirjen ATR/BPN, Dua Kepala Kantah, dan 20 Koper Uang Ratusan Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ott-sektor-pertanahan-jabodetabek-kpk-amankan-dirjen-atrbpn-dua-kepala-kantah-dan-20-koper-uang-ratusan-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ott-sektor-pertanahan-jabodetabek-kpk-amankan-dirjen-atrbpn-dua-kepala-kantah-dan-20-koper-uang-ratusan-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa89d6c32981.jpg" length="92169" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 08:22:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kab. Bogor </strong>- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) berskala besar di wilayah Jabodetabek, salah satunya menyasar Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor, pada Senin (14/9/2026). </p>
<p>Dalam operasi senyap ke-20 sepanjang tahun 2026 ini, tim penyelidik KPK mengamankan total 17 orang pejabat teras dan politikus, serta menyita barang bukti uang tunai fantastis yang dikemas dalam puluhan koper.</p>
<p>Pihak yang diamankan meliputi Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi, serta politikus Fahd El Fouz Arafiq. </p>
<p>Kasus ini diduga kuat terkait suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) dan pemanfaatan ruang yang melibatkan perusahaan properti besar.</p>
<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam konferensi pers membenarkan penangkapan 17 orang termasuk pejabat ATR/BPN.</p>
<p>"Tim mengamankan sejumlah 17 orang. Di antaranya dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian kepala Kantah di Kabupaten Bogor, dan juga terkait dengan adanya dugaan penerimaan-penerimaan lainnya," ujar Budi.</p>
<p>Selain itu, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dalam bentuk rupiah maupun valas yang dikemas dalam sekitar 20 koper dengan estimasi mencapai ratusan miliar rupiah. </p>
<p>Budi juga menyayangkan tindakan ini karena mencederai kualitas pelayanan publik di sektor agraria.</p>
<p>Saat ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif sebelum melakukan gelar perkara guna menentukan status hukum para pihak terkait. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buron ke Singapura, Tersangka Penipuan Rp37 Miliar Diamankan Bareskrim Polri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/buron-ke-singapura-tersangka-penipuan-rp37-miliar-diamankan-bareskrim-polri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/buron-ke-singapura-tersangka-penipuan-rp37-miliar-diamankan-bareskrim-polri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa44b2dd4dbb.jpg" length="95297" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 20:34:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Surabaya </strong>- Pelarian panjang tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan, Erick Soedjasa, akhirnya terhenti. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil menangkapnya di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pada Rabu (9/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Erick diringkus tepat di area Tempat Pemeriksaan Imigrasi kedatangan bandara. Ia baru saja mendarat dari pelariannya di Singapura menggunakan pesawat Singapore Airlines SQ922 sekitar pukul 09.50 WIB.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Tim penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan upaya paksa penangkapan terhadap tersangka Erick Soedjasa di tempat pemeriksaan imigrasi kedatangan Bandara Internasional Juanda,” ujar Dir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, S.I.K., M.Si., dalam keterangan tertulisnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Operasi penangkapan ini berjalan mulus berkat sinergi lintas instansi. Bareskrim Polri dibantu secara langsung oleh petugas Divhubinter Polri, jajaran Polresta Sidoarjo, dan pihak Imigrasi.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Erick merupakan sosok penting dalam pusaran kasus kejahatan korporasi di PT Asli Rancangan Indonesia. Perusahaan tersebut selama ini dikenal sebagai penyedia sistem verifikasi biometrik dan layanan e-KYC.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasus yang dilaporkan sejak 14 Februari 2022 ini menelan angka kerugian yang tidak main-main. Total kerugian dari pokok perkara tersebut ditaksir mencapai Rp37,4 miliar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam melancarkan aksinya, Erick diduga menjadi perantara yang mempertemukan Michael WW Cheung dengan Rionald Anggara Soerjanto. Ia bertugas mengatur kesepakatan <i>fee</i> gelap dan diduga kuat mengantongi aliran dana sebesar Rp4,6 miliar dari keduanya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Status tersangka sebenarnya telah disandang Erick sejak 29 November 2023. Namun, proses penyidikannya mandek lantaran ia memilih kabur dan bersembunyi di Singapura.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polri pun merespons cepat dengan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Melalui koordinasi intensif bersama Divhubinter, Interpol resmi menerbitkan <i>Red Notice</i> atas nama Erick pada 2 Februari 2024.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pergerakan Erick selama di luar negeri terus dipantau secara ketat. Atase Kepolisian RI di Singapura berkoordinasi langsung dengan otoritas setempat guna melacak jejak pelarian tersangka.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Usai diciduk di Surabaya, tersangka langsung diterbangkan menuju Jakarta dengan pengawalan ketat. Tim penyidik beserta Erick mendarat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada malam harinya, sekitar pukul 20.50 WIB.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Penangkapan Erick menjadi kepingan terakhir dari kasus dugaan penipuan ini. Sebelumnya, enam orang rekannya telah lebih dulu diseret ke meja hijau dan mendapat putusan pidana berkekuatan hukum tetap (inkracht).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kini, Erick telah diamankan di kantor Dittipideksus Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan maraton. Penyidik tengah bergegas merampungkan berkas perkara agar kasus ini dapat segera disidangkan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penyidik akan memenuhi petunjuk P-19 dari JPU, berupa pemeriksaan terhadap tersangka, kemudian melengkapi dan mengirimkan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum,” tegas Brigjen Ade Safri menutup keterangannya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tiga-pegawai-dinas-pertanian-tewas-ditembak-pemerintah-harus-susun-roadmap-berantas-kkb</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tiga-pegawai-dinas-pertanian-tewas-ditembak-pemerintah-harus-susun-roadmap-berantas-kkb</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2ddee18f06.jpg" length="127292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 19:03:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta -</strong> Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya hingga tewas di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Oleh Soleh menilai aksi kekerasan tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan terus berulang. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta aparat keamanan bergerak cepat untuk mengusut kasus tersebut secara tuntas.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Saya sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini. Tiga pegawai pemerintah yang sedang menjalankan tugas justru menjadi korban kekerasan. Aparat TNI dan Polri harus bergerak cepat mengusut kasus ini dan menindak tegas para pelakunya,” ujar Oleh Soleh dalam keterangan tertulis yang diterima <em><strong>Parlementaria,</strong></em> di Jakarta, Jumat (11/9/2026).\</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, negara tidak boleh memberikan ruang bagi kelompok bersenjata untuk terus melakukan kekerasan terhadap masyarakat maupun aparat dan pegawai pemerintah yang menjalankan tugas pelayanan publik.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Oleh Soleh mengatakan, kejadian tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat langkah pemerintah dalam memberantas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua secara menyeluruh.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Ini harus menjadi momentum untuk membersihkan KKB dari Papua, Indonesia. Sudah berulang kali mereka melakukan kekerasan dan pembunuhan. Negara tidak boleh terus berada dalam posisi reaktif setiap kali terjadi korban,” kata Politisi Fraksi PKB ini.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia menekankan bahwa penanganan persoalan KKB tidak cukup dilakukan secara parsial atau kasus per kasus. Pemerintah bersama TNI dan Polri perlu menyusun strategi komprehensif yang memiliki sasaran, tahapan, indikator, serta evaluasi yang jelas.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Jangan hanya kasus per kasus. Aparat harus menyusun strategi secara menyeluruh untuk memberantas KKB. Harus ada roadmap pemberantasan KKB di Papua, sehingga langkah negara tidak hanya muncul ketika ada kasus,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurut Oleh Soleh, roadmap tersebut penting agar penanganan keamanan di Papua dapat dilakukan secara lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan. Strategi keamanan juga harus berjalan beriringan dengan pendekatan pembangunan, pelayanan publik, serta perlindungan masyarakat sipil.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Ia mengingatkan bahwa pendekatan yang hanya bersifat responsif berpotensi membuat pola kekerasan terus berulang. Karena itu, pemerintah harus memiliki strategi jangka panjang untuk menciptakan keamanan dan memastikan masyarakat Papua dapat menjalani kehidupan secara aman dan bermartabat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Pemerintah harus lebih serius menyelesaikan masalah KKB di Papua. Kalau penanganannya hanya parsial, kasus serupa akan terus terulang. Negara harus hadir secara konsisten, bukan hanya ketika terjadi penembakan atau pembunuhan,” ujar Oleh Soleh.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Oleh Soleh juga meminta aparat melakukan investigasi secara profesional untuk mengungkap pelaku, jaringan, serta motif di balik penembakan tersebut. Penegakan hukum, kata dia, harus dilakukan secara tegas sekaligus tetap menjunjung tinggi hukum dan perlindungan terhadap masyarakat sipil. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditembak KKB di Muliama, Jenazah ASN Jayawijaya Diterbangkan ke Kupang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ditembak-kkb-di-muliama-jenazah-asn-jayawijaya-diterbangkan-ke-kupang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ditembak-kkb-di-muliama-jenazah-asn-jayawijaya-diterbangkan-ke-kupang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2e260055d2.jpg" length="109529" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:36:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jayapura</strong> - Jenazah Wili Mbuik (26), salah satu dari tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, akhirnya dievakuasi ke Jayapura, Kamis (10/09/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setibanya di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, jenazah Wili Mbuik selanjutnya akan diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan di kampung halamannya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan, dua korban lainnya, yakni Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35), masih berada di Wamena.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Sedangkan dua jenazah lainnya, yaitu Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35) masih berada di Wamena," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito di Jayapura, Kamis (10/09/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, ketiga korban ditembak saat dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah menyalurkan bantuan ternak babi ke Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">ia mengatakan para korban kemudian diserang ketika melintas di sekitar Distrik Muliama.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Saat dalam perjalanan dan berada di sekitar Distrik Muliama, KKB menembak ketiga korban," kata Cahyo.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Kasatgas Humas ODC Kombes Polisi Yusuf Sutejo mengatakan, penyelidikan sementara mengarah pada dugaan keterlibatan KKB kelompok Nduga. Meski demikian, polisi masih terus mendalami identitas pelaku untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Kami masih mendalami untuk memastikan siapa pelaku penembakan terhadap ketiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama," kata Yusuf. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Damai Cartenz Bersama Polres Jayawijaya Respons Cepat Gangguan Tembakan di Muliama</title>
<link>https://www.maximadaily.com/satgas-damai-cartenz-bersama-polres-jayawijaya-respons-cepat-gangguan-tembakan-di-muliama</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/satgas-damai-cartenz-bersama-polres-jayawijaya-respons-cepat-gangguan-tembakan-di-muliama</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2ddee18f06.jpg" length="127292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 18:19:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jayawijaya</strong> - Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya tengah melakukan penyelidikan dan penyisiran pascaaksi penembakan terhadap tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026) sore.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.53 WIT di Kampung Muliama, Distrik Muliama. Rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang berjumlah 11 orang sebelumnya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam kejadian tersebut menyebabkan tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi korban penembakan. Petugas keamanan masih mendalami rangkaian kejadian dan motif di balik peristiwa tersebut untuk memastikan fakta secara menyeluruh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Adapun identitas korban sebagai berikut:</strong></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">1. WB (24), perempuan, sebagai pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Korban mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wamena yang sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">2. AR (49), perempuan, sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Korban mengalami luka tembak pada bagian perut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">3. AAM (35), laki-laki, sebagai pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Korban mengalami luka tembak pada bagian kepala bagian belakang dan tangan kiri dinyatakan meninggal dunia dilokasi kejadian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ketiga korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 juga melakukan penyisiran di sekitar area Puskesmas Muliama serta lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya aksi penembakan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Petugas juga mengamankan delapan orang saksi yang berada bersama rombongan korban saat kejadian. Para saksi selanjutnya dimintai keterangan guna membantu penyidik mengungkap kronologi serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga. Namun, petugas keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah pengamanan terkait kejadian tersebut dengan melakukan penyelidikan mendalam serta mengecam tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya langsung melakukan langkah-langkah penanganan setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kaops Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, petugas keamanan akan terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap dan menangkap para pelaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan perkara ini kepada petugas keamanan. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya akan mengusut tuntas aksi penembakan ini dan berupaya semaksimal mungkin mengungkap serta menangkap para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Wakaops Damai Cartenz-2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wakaops Damai Cartenz-2026 juga mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi atas informas-informasi yang tidak valid, yang dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Saat ini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya masih melakukan penyelidikan, penyisiran, serta pengumpulan keterangan dari para saksi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh aksi penembakan yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, terukur, dan berdasarkan alat bukti serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan keamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Jayawijaya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BNN Dorong Pelarangan Total Rokok Elektrik</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bnn-dorong-pelarangan-total-rokok-elektrik</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bnn-dorong-pelarangan-total-rokok-elektrik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa2f33c0369e.jpg" length="49757" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 10:42:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Badan Narkotika Nasional (BNN) mendorong penguatan kebijakan tata kelola peredaran rokok elektrik atau vape sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya penyalahgunaan zat berbahaya. Hal tersebut disampaikan BNN dalam rapat pembahasan kebijakan tata kelola peredaran rokok elektrik yang digelar pada Rabu (9/9), di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat.</p>
<p>Dalam diskusi yang melibatkan Kemenko PMK, Kemenko Bidang Perekonomian, BNN, Kementerian Perdagangan, BPOM, Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian PPPA, serta Kantor Staf Presiden tersebut, masing-masing instansi menyampaikan perspektif sesuai tugas dan kewenangannya, tersmasuk BNN.</p>
<p>BNN yang diwakili Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Aldrin M.P. Hutabarat, mengungkapkan bahwa sepanjang 2026 BNN telah menyita total 8.276,15 mililiter etomidate, 3.485 cartridge vape, 1,3 ton ketamin, 3,37 ton bunga ganja serta sediaan farmasi berupa 2,6 ton metamfitamina cair dan 800 kilogram ketamin HCL.</p>
<p>Dari barang bukti tersbut 3,37 ton kuncup bunga cannabinoid diunkap di Gresik, Jawa Timur pada bulan Juli. Sementara 1,3 ton ketamin diungkap di Kepualan Riau pada bulan Agustus, dan masih di bulan yang sama BNN kembali mengungkap 2,6 ton metamfetamin cair di Kepulauan Riau. Selain daerah-daerah tersebut BNN juga melakukan pengungkapan Sumatera Utara, Bali, Jambi, dan Maluku.</p>
<p>Menurutnya, temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan adanya potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai salah satu sarana peredaran zat berbahaya.</p>
<p>“Tingginya peredaran narkotika cair tentu akan meningkatkan jumlah penyalahguna narkotika dan zat adiktif yang akan memberikan dampak buruk tidak hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada aspek lainnya,” ujar Aldrin.</p>
<p>Ia menjelaskan, peningkatan peredaran zat narkotika dan zat adiktif dalam bentuk cair tidak hanya berimplikasi terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan beban sosial dan ekonomi bagi negara. Jika tidak segera diantisipasi, negara harus menanggung konsekuensi yang lebih besar, mulai dari kebutuhan biaya rehabilitasi bagi penyalahguna, biaya pemasyarakatan bagi kurir dan bandar, hingga biaya pemulihan kesehatan masyarakat yang terpapar.</p>
<p>Atas dasar pertimbangan tersebut, BNN mengusulkan adanya pelarangan total rokok elektrik melalui Peraturan Presiden (Perpres) sebagai salah satu opsi kebijakan untuk mencegah semakin meluasnya penyalahgunaan zat berbahaya melalui produk tersebut.</p>
<p>Meski demikian, BNN menegaskan bahwa usulan tersebut tetap menjadi bagian dari proses pembahasan bersama antarkementerian dan lembaga. BNN akan menunggu hasil kajian yang dilakukan secara komprehensif oleh seluruh pemangku kepentingan terkait agar kebijakan yang nantinya ditetapkan memiliki dasar bukti dan data yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bongkar-praktik-live-streaming-pornografi-di-tiktok-dan-tevi-enam-tersangka-diamankan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-bongkar-praktik-live-streaming-pornografi-di-tiktok-dan-tevi-enam-tersangka-diamankan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa16f39935de.jpg" length="65882" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 21:59:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta </strong>- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik siaran langsung bermuatan pornografi melalui aplikasi TikTok dan Tevi selama periode Juni 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam orang tersangka yang diduga menjalankan aksi live streaming pornografi untuk memperoleh keuntungan dari penonton.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan mengatakan, pengungkapan dilakukan terhadap dua perkara berbeda dengan modus yang relatif serupa. Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung di media sosial untuk menarik penonton, kemudian mengarahkan mereka ke aplikasi Tevi untuk mendapatkan tayangan yang lebih vulgar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Dalam menjalankan aksinya, RA berperan sebagai talent, sedangkan RY bertindak sebagai host. Keduanya melakukan siaran langsung melalui fitur Pertarungan Koin (PK) untuk meningkatkan jumlah penonton dan interaksi,” kata Adex dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (8/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam perkara pertama, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial RA (20), RY (26), dan MK (21) di wilayah Bandung hingga Cianjur. RA berperan sebagai talent, sementara RY menjadi host yang mengarahkan jalannya siaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Adex menjelaskan, dalam siaran tersebut RA sengaja dibuat kalah dalam fitur Pertarungan Koin sehingga melakukan aksi membuka dan menutup pakaian. Sementara itu, RY mengarahkan penonton untuk memberikan tap-tap layar hingga mencapai target sekitar 5K-10K.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“RY kemudian mengarahkan penonton untuk berpindah ke aplikasi Tevi, dengan menawarkan tayangan lanjutan yang lebih vulgar dari RA. Penonton yang ingin mengikuti siaran lanjutan diwajibkan memiliki deposit dan membeli Star atau Bintang sebagai akses menonton, dengan nilai sekitar Rp5.000,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain melalui pembelian Star atau Bintang, para pelaku juga memperoleh keuntungan melalui transfer langsung ke akun DANA dengan nominal sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per transaksi. Dari rangkaian aktivitas tersebut, para pelaku menargetkan memperoleh imbalan sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu dari penonton.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Pada siaran lanjutan di aplikasi Tevi, RA diduga menampilkan konten seksual secara eksplisit. Dalam pelaksanaannya, RA juga dibantu oleh MK untuk melakukan siaran tersebut,” jelas Adex.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam perkara kedua, Bareskrim Polri juga membongkar praktik live streaming bermuatan pornografi di wilayah Lampung, Yogyakarta, dan Jawa Barat. Dalam pengungkapan ini, tiga orang diamankan, yakni PA (31), DI (36), dan SS (25).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Dalam aktivitas tersebut, talent melakukan adegan asusila dengan memamerkan atau mempertontonkan area intim kepada penonton. Selanjutnya, host mengarahkan penonton untuk memberikan donasi, sawer, atau gift dengan target nominal sekitar Rp250 ribu sampai dengan Rp400 ribu,” kata Adex.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah target donasi terpenuhi, talent kemudian diarahkan untuk berpindah ke aplikasi Tevi. Di platform tersebut, pelaku kembali melakukan siaran bermuatan asusila yang dinilai lebih leluasa karena tidak terkena pemblokiran atau banned.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Apabila target tersebut terpenuhi, talent akan berpindah ke aplikasi Tevi, di mana pada aplikasi tersebut talent dapat melakukan live asusila tanpa di-banned oleh platform Tevi,” tambahnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas perbuatannya, keenam tersangka diduga melakukan tindak pidana terkait pembuatan, penyebarluasan, penyiaran, penawaran, atau penyediaan pornografi serta penyertaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Bareskrim Polri menegaskan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan ruang digital, khususnya praktik penyebarluasan konten pornografi yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan ekonomi. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Geledah 3 Lokasi, Usut Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019 di Kabupaten Bogor</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-geledah-3-lokasi-usut-dugaan-mafia-tanah-ptsl-2019-di-kabupaten-bogor</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-geledah-3-lokasi-usut-dugaan-mafia-tanah-ptsl-2019-di-kabupaten-bogor</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa17c92928b2.jpg" length="90014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 23:03:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> - Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah tiga lokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terkait penyidikan dugaan tindak pidana mafia tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penggeledahan dilakukan pada Rabu di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I serta dua lokasi lainnya yang berada di wilayah Cibinong dan Bojonggede.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP DK Zendrato mengatakan, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan kasus dugaan mafia tanah yang berkaitan dengan program PTSL 2019 di Kecamatan Bojonggede.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Penggeledahan di tiga lokasi ini berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan mafia tanah terkait PTSL tahun 2019 di Kecamatan Bojonggede," kata Zendrato di Jakarta, Rabu (09/09/2026).</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasubdit Harda bersama tim penyidik. Dalam kegiatan tersebut, polisi menemukan dan menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara untuk kepentingan penyidikan.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">"Barang bukti yang diamankan meliputi dokumen pertanahan, perangkat elektronik, printer, hingga mesin ketik," ungkap Zendrato.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan untuk diperiksa dan dianalisis penyidik guna mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi dalam pelaksanaan program PTSL 2019 tersebut.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Meski penggeledahan dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Zendrato memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa. "Pelayanan administrasi bagi masyarakat yang mengurus dokumen pertanahan tidak terganggu selama proses penggeledahan berlangsung," tutur Zendrato.</span><br><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk memeriksa barang bukti yang telah diamankan dari tiga lokasi penggeledahan.</span><br><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Penyidikan dilakukan untuk mengungkap dugaan praktik mafia tanah yang berkaitan dengan program PTSL 2019 di wilayah Kecamatan Bojonggede. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Moratorium Perkara yang Berkaitan Konflik Agraria</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-moratorium-perkara-yang-berkaitan-konflik-agraria</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-moratorium-perkara-yang-berkaitan-konflik-agraria</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6aa0311b2d485.jpg" length="83609" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 18:53:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong> – Polri memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara terhadap penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan erat dengan konflik agraria struktural. Kebijakan tersebut diambil berpedoman pada kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI pada 26 Agustus 2026.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Syahar Diantono mengatakan, moratorium tersebut merupakan langkah strategis Polri untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas dengan hasil kesepakatan bersama lembaga legislatif.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Sebagai wujud kepatuhan dan penyelarasan visi dengan lembaga legislatif, kami telah mengambil langkah strategis dengan memberlakukan moratorium atau penangguhan sementara terhadap seluruh penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan erat dengan konflik agraria struktural,” ujar Syahar dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria di Baleg DPR RI, Senin (7/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Syahar menjelaskan, kebijakan moratorium diterapkan karena konflik agraria tidak selalu berkaitan dengan persoalan pidana. Dalam sejumlah kasus, konflik tersebut juga memiliki aspek keperdataan maupun menyangkut hak masyarakat adat.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Oleh karena itu, Polri mengedepankan penyelesaian konflik melalui mekanisme mediasi dan keadilan restoratif. Polri juga menerapkan penundaan proses pidana secara prejudisial terhadap perkara yang memiliki keterkaitan dengan perjuangan masyarakat dalam mempertahankan hak atas tanah.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Sementara itu, dalam menyikapi esensi perjuangan hak atas tanah yang kental dengan aspek keperdataan maupun adat, Polri secara konsisten mengedepankan asas penundaan proses pidana prejudisial,” kata Syahar.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi para pihak menyelesaikan konflik melalui pendekatan musyawarah, mediasi, dan keadilan restoratif. Dengan demikian, proses hukum pidana diharapkan tidak mengganggu substansi perjuangan masyarakat dalam mempertahankan hak atas tanah.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Kami memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi penyelesaian berbasis mediasi dan keadilan restoratif, guna memastikan bahwa instrumen hukum pidana tidak mencederai esensi perjuangan hak masyarakat itu sendiri,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dalam kesempatan tersebut, Syahar juga mengungkapkan terdapat 78 titik rawan konflik agraria di seluruh Indonesia. Data tersebut tercatat dalam basis data terpusat pada aplikasi Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP) berdasarkan laporan polisi yang diterima penyidik.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Berdasarkan basis data terpusat pada aplikasi E-MP, terdapat 78 titik rawan konflik agraria yang berbasis laporan polisi, artinya ini berdasarkan laporan polisi yang diterima oleh penyidik, dengan tipologi konflik agraria antara perusahaan atau swasta dengan masyarakat di seluruh Indonesia,” ungkapnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Syahar tidak merinci lokasi 78 titik rawan konflik agraria tersebut. Namun, dia menjelaskan bahwa konflik agraria yang ditangani kepolisian memiliki sejumlah tipologi, di antaranya konflik antarmasyarakat, konflik antara pemerintah dengan masyarakat, serta konflik antara pemerintah dan perusahaan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polri, kata Syahar, terus mendorong penyelesaian konflik agraria secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek hukum pidana, perdata, maupun hak masyarakat adat. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-instruksikan-jajaran-siaga-hadapi-dampak-erupsi-gunung-anak-krakatau</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-instruksikan-jajaran-siaga-hadapi-dampak-erupsi-gunung-anak-krakatau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9ee7c2e5142.jpg" length="96865" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 15:23:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Polri untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kapolda, Kapolres hingga Kapolsek diminta memastikan personel siap bergerak cepat memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Instruksi tersebut disampaikan Kapolri menyusul meluasnya dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek dan sekitarnya. Kapolri menekankan kehadiran personel di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan warga dapat segera ditangani.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Untuk dampak vulkanik tolong untuk seluruh rekan-rekan agar siap siaga membantu masyarakat yang butuhkan bantuan Polri,” kata Sigit dalam instruksi terbarunya, Minggu (6/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kapolri meminta seluruh Kasatwil merespons kondisi tersebut secara cepat dengan mengoptimalkan pelayanan kepolisian, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menyiapkan dukungan kesehatan serta peralatan yang dibutuhkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Mulai dari masker, dampak ISPA yang perlu rujukan RS, atau mungkin air bersih dan lain yang diperlukan,” ujar Sigit.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sigit juga menekankan agar jajaran tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi mampu mengantisipasi kebutuhan di wilayah masing-masing. Personel diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, unsur kesehatan, kebencanaan serta instansi terkait untuk memastikan penanganan dampak erupsi berjalan terpadu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Lebih dalam, Sigit menegaskan, personel Polri harus segera hadir apabila masyarakat membutuhkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Termasuk evakuasi dan pengungsian bila diperlukan, dan masalah lain yang perlu kehadiran Polri. Termasuk membantu sosialisasi dan lain-lain,” tegas Sigit.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sejalan dengan arahan tersebut, jajaran Polri di sejumlah wilayah telah melakukan langkah mitigasi. Polda Lampung, misalnya, menyiapkan dukungan kesehatan dan distribusi masker kepada masyarakat serta memastikan kesiapan pelayanan apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi maupun penanganan kesehatan dalam jumlah besar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polres Bogor juga telah membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik yang terpantau mencapai wilayah Kabupaten Bogor dan mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan endapan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Bogor. Sementara itu, personel kepolisian di Lampung Selatan bersama Dinas Kesehatan turut melakukan pembagian masker sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Polresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya turut menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker bagi penumpang serta pengguna jasa bandara yang terdampak penundaan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Polri terus menguatkan koordinasi dan kesiapsiagaan di wilayah yang berpotensi terdampak. Selain aspek keselamatan masyarakat, jajaran juga diminta mengantisipasi gangguan aktivitas warga, lalu lintas, pelayanan publik serta kebutuhan evakuasi apabila situasi berkembang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Di sisi lain, Sigit mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan kebutuhan kepada kepolisian apabila membutuhkan bantuan ataupun pertolongan. Polri memastikan jajaran di kewilayahan siap memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat di tengah situasi bencana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Masyarakat juga diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker apabila berada di wilayah terdampak abu vulkanik, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun petugas di lapangan. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Gerak Cepat Dukung Pemadaman Karhutla Sumsel dengan Formula X&amp;Fire</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-gerak-cepat-dukung-pemadaman-karhutla-sumsel-dengan-formula-x-fire</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-gerak-cepat-dukung-pemadaman-karhutla-sumsel-dengan-formula-x-fire</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9eeb263d104.jpg" length="81469" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:52:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta</strong>  – Polri terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. Salah satunya dengan mengirimkan sebanyak 4.000 liter formula pemadam X-Fire untuk mendukung pemadaman karhutla, khususnya di kawasan lahan gambut.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pengiriman dilakukan melalui Slog Polri pada Minggu (6/9/2026). Sebanyak 200 jerigen berisi formula X-Fire dengan kapasitas masing-masing 20 liter dimuat ke dalam dua unit truk dari Gudang Slog Polri.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman tersebut merupakan bagian dari penguatan dukungan operasional Polri dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Polri terus memperkuat dukungan terhadap jajaran di wilayah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan mengirimkan dukungan formula pemadam X-Fire yang akan digunakan untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Trunoyudo menjelaskan, sebanyak 4.000 liter formula tersebut diangkut menggunakan dua unit truk. Masing-masing truk membawa 100 jerigen berkapasitas 20 liter atau sebanyak 2.000 liter.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan personel di lapangan dalam melakukan pemadaman dan pengendalian karhutla, sehingga api tidak semakin meluas dan dapat segera ditangani,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Formula X-Fire sebelumnya telah digunakan dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Dalam penerapannya, formula tersebut dicampurkan dengan air dengan komposisi 200 liter formula dan 800 liter air untuk setiap 1.000 liter campuran. Penggunaan formula tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan penggunaan air ketika petugas melakukan pemadaman di medan yang sulit dijangkau.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Selain penggunaan formula pemadam, penanganan karhutla di lahan gambut juga dilakukan dengan teknik penyiraman spiral. Metode tersebut dilakukan dari sisi luar area terbakar secara bertahap menuju titik api utama untuk membantu memutus rambatan api sekaligus mempercepat proses pendinginan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi antara kesiapan personel, dukungan peralatan, metode pemadaman yang tepat, serta kecepatan dalam merespons setiap titik api. Polri memastikan dukungan tersebut terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan optimal,” jelas Trunoyudo.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dua truk pengangkut formula X-Fire tersebut diberangkatkan dari Slog Polri pada Minggu (6/9/2026) sekitar menuju Polda Sumatera Selatan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Trunoyudo menegaskan, Polri tidak hanya mengedepankan langkah pemadaman, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan agar karhutla tidak terus meluas.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” pungkasnya. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla</title>
<link>https://www.maximadaily.com/322-personel-diterjunkan-polri-perkuat-edukasi-dan-kehadiran-negara-cegah-karhutla</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/322-personel-diterjunkan-polri-perkuat-edukasi-dan-kehadiran-negara-cegah-karhutla</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9eec03d1d70.jpg" length="101958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 06:57:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Jakarta</strong> – Polri memperkuat pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan memperluas kehadiran personel di tengah masyarakat. Sebanyak 322 personel Satgas Edukasi, Penyuluhan dan Pencegahan Karhutla gelombang kedua diberangkatkan ke empat wilayah, yakni Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pemberangkatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membangun pencegahan Karhutla yang lebih dekat dengan masyarakat melalui edukasi, komunikasi dan pendekatan humanis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum setelah kebakaran terjadi. Kesadaran masyarakat dan kemampuan mencegah potensi kebakaran sejak dini harus menjadi kekuatan utama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Rekan-rekan harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, berikan pemahaman dan ajak masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini,” ujar Wakapolri dalam pembekalan di Jakarta, Senin (7/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebanyak 322 personel tersebut terdiri dari 64 peserta Sespimti, 207 peserta Sespimmen, 29 peserta SPPK dan 22 pendamping. Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Sebelumnya, 189 peserta didik telah lebih dahulu diberangkatkan untuk melaksanakan tugas di wilayah. Gelombang kedua ini menjadi bagian dari kesinambungan dan lintas ganti agar kegiatan di lapangan tetap berjalan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wakapolri meminta para personel tidak datang dengan pendekatan yang menggurui. Mereka harus mendengarkan masyarakat, memahami karakteristik wilayah dan memberikan edukasi yang mudah dipahami.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Datanglah dengan pendekatan yang baik dan humanis. Dengarkan masyarakat, pahami kondisi di lapangan, kemudian berikan edukasi yang mudah dipahami,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurut Wakapolri, masyarakat bukan objek penanganan Karhutla, melainkan bagian dari solusi. Bhabinkamtibmas, Babinsa, Masyarakat Peduli Api, kepala desa dan tokoh adat harus menjadi bagian dari jejaring pencegahan di tingkat tapak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Karena itu, edukasi harus diarahkan pada tindakan nyata, mulai dari tidak melakukan pembakaran, menjaga lingkungan hingga segera melaporkan potensi kebakaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Karhutla bukan hanya tanggung jawab Polri atau pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama. Partisipasi masyarakat menjadi kunci agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum meluas,” tegas Wakapolri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Wakapolri juga mengingatkan personel bahwa penugasan ini bukan semata-mata kegiatan penyuluhan. Para peserta pendidikan kepemimpinan harus menggunakan kesempatan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan efektivitas organisasi di lapangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Rekan-rekan adalah middle dan top manager. Karena itu, lihat bagaimana organisasi bekerja, bagaimana kondisi wilayah dan bagaimana kebijakan diimplementasikan,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara negara dan masyarakat sekaligus menghasilkan pemahaman yang lebih baik mengenai akar persoalan Karhutla.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dengan pendekatan humanis dan partisipatif, Polri ingin memastikan masyarakat menjadi bagian aktif dalam mencegah kebakaran sejak dari tingkat tapak, sebelum api berkembang menjadi bencana yang lebih luas. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Tindak Tegas Pelaku Karhutla, 113 Orang Jadi Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-tindak-tegas-pelaku-karhutla-113-orang-jadi-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-tindak-tegas-pelaku-karhutla-113-orang-jadi-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9d771c69659.jpg" length="94277" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:27:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><strong>Jakarta </strong>- Polri terus memperkuat penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 4 September 2026, Polri telah menangani sebanyak 169 laporan polisi dengan luas areal terbakar mencapai 4.741,8915 hektare dan menetapkan 113 orang sebagai tersangka.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol. Pipit Subiyanto mengatakan, para tersangka yang telah ditetapkan hingga saat ini didominasi oleh perorangan yang melakukan pembakaran di lahan miliknya sendiri, antara lain dengan motif membuka lahan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Dari hasil penanganan perkara yang kami lakukan, tersangka sejauh ini didominasi perorangan. Mereka melakukan pembakaran di lahan yang berada di sekitar atau merupakan miliknya sendiri, salah satunya dengan motif untuk membuka lahan,” ujar Pipit dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Pipit menjelaskan, penanganan perkara dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan di masing-masing wilayah. Polda Riau menjadi wilayah dengan jumlah tersangka terbanyak, yakni 42 orang, disusul Polda Sumatera Selatan dan Polda Kalimantan Tengah masing-masing 20 orang. Selanjutnya Polda Kalimantan Timur 13 orang, Polda Jambi 8 orang, Polda Kalimantan Barat 7 orang, dan Polda Kalimantan Selatan 3 orang.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Ini terus kami dalami. Apabila dalam proses penyelidikan maupun penyidikan ditemukan adanya keterlibatan korporasi, tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Pipit.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Sementara itu, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penegakan hukum merupakan bagian dari upaya Polri untuk mencegah karhutla sekaligus memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang melakukan pembakaran secara melawan hukum.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Polri tidak hanya melakukan pemadaman dan penanganan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga memastikan aspek penegakan hukum berjalan. Setiap informasi dan temuan terkait dugaan tindak pidana karhutla akan ditindaklanjuti secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Trunoyudo menegaskan, Polri terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Penegakan hukum dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pembakaran hutan dan lahan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Polri mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” tuturnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan data pada periode 1 Januari sampai 4 September 2026, dari 169 laporan polisi, sebanyak 55 perkara masih dalam tahap penyelidikan dan 79 perkara dalam tahap penyidikan. </span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Dari keseluruhan penanganan tersebut, Polda Riau mencatat luas areal terbakar terbesar yakni 2.112,25 hektare, disusul Polda Kalimantan Barat 1.696,3 hektare dan Polda Lampung 637,4 hektare.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;">Polri memastikan proses penegakan hukum terhadap pelaku karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tangkap Oknum Kades Di Musi Rawas Terkait Dugaan Pemerasan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-oknum-kades-di-musi-rawas-terkait-dugaan-pemerasan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-oknum-kades-di-musi-rawas-terkait-dugaan-pemerasan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9d8392867c4.jpg" length="81957" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 12:10:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Musi Rawas</strong> — Polda Sumatera Selatan melalui Tim Opsnal Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas menangkap seorang oknum kepala desa berinisial A (48) yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan disertai ancaman kekerasan terhadap seorang karyawan perusahaan. Polisi menangkap tersangka di sebuah rumah kos di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (31/8/2026), setelah melakukan pengejaran lintas provinsi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kasus tersebut bermula pada Rabu (4/3/2026) di Jalan Lintas Desa Trijaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas. Saat itu, korban berinisial B (34) bersama seorang saksi melintas menggunakan kendaraan roda empat operasional perusahaan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Tersangka A yang saat itu menjabat sebagai kepala desa diduga menyalip, menghadang, dan memepet kendaraan korban. Tersangka kemudian mengambil kunci kontak kendaraan dari luar melalui kaca mobil yang terbuka dan mengancam korban ketika mempertanyakan tindakan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam kondisi tertekan, korban bersama saksi akhirnya menyerahkan kendali kendaraan kepada pihak tersangka. Kendaraan operasional perusahaan tersebut kemudian dibawa ke kediaman tersangka dan ditahan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Musi Rawas. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi bahwa tersangka berada di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. kemudian memerintahkan Kanit Pidum Ipda Nofrianto, S.IP. bersama tim opsnal melakukan pengejaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pada Senin (31/8/2026), tim bergerak menuju Kabupaten Deli Serdang dan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi keberadaan tersangka. Petugas kemudian menggerebek sebuah rumah kos dan menangkap A tanpa perlawanan berarti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Setelah ditangkap, tersangka dibawa ke Mapolres Musi Rawas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil operasional perusahaan, satu lembar STNK, serta satu buah kunci kendaraan yang diduga sebelumnya diambil secara paksa dari korban.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Atas perbuatannya, tersangka diproses dalam perkara dugaan tindak pidana pemerasan disertai ancaman kekerasan. Ketentuan pasal yang diterapkan terhadap tersangka akan diproses sesuai hasil penyidikan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Pengungkapan ini menunjukkan komitmen jajaran Polda Sumatera Selatan dalam menindak dugaan aksi pemerasan, intimidasi, dan premanisme yang dapat meresahkan masyarakat serta mengganggu aktivitas dunia usaha. Penegakan hukum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan iklim usaha yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi setiap bentuk kejahatan yang merugikan masyarakat maupun mengganggu ketertiban umum.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk kejahatan, premanisme, maupun pemerasan yang merugikan masyarakat dan mencederai ketertiban umum,” ujar Nandang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Ia juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindakan kriminal, pemerasan, maupun intimidasi. Kepolisian memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perputaran Dana Judi Daring Turun pada 2026, Polri Terus Putus Rantai Transaksi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/perputaran-dana-judi-daring-turun-pada-2026-polri-terus-putus-rantai-transaksi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/perputaran-dana-judi-daring-turun-pada-2026-polri-terus-putus-rantai-transaksi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9af3ac11911.jpg" length="89460" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 17:23:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;"><b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta </span></b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">– Perputaran dana perjudian daring menunjukkan penurunan hingga semester pertama 2026. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), perputaran dana judi daring tercatat sekitar Rp86,8 triliun atau turun dibandingkan dua tahun sebelumnya.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan mengatakan, pada 2024 perputaran dana judi daring mencapai sekitar Rp359,8 triliun. Angka tersebut kemudian turun menjadi sekitar Rp286,8 triliun pada 2025 dan kembali menurun menjadi Rp86,8 triliun pada semester pertama 2026.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Adex mengatakan penurunan tersebut tidak terlepas dari upaya pemberantasan yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penindakan terhadap pelaku, pemutusan akses situs, penelusuran aset, pembekuan rekening, hingga pemutusan sarana pembayaran yang digunakan jaringan perjudian daring.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">"Upaya ini terus kami lakukan tidak hanya melalui penindakan terhadap pelaku, tetapi juga melalui akses situs, penelusuran dan pemutusan aliran dana serta sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait memutus rantai perjudian online tersebut," ujar Adex dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/9/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Menurut Adex, jaringan perjudian daring terus mengubah modus operandi mengikuti perkembangan teknologi. Pelaku dapat berpindah domain, membuat situs tiruan atau mirror site, hingga mengubah pola promosi melalui berbagai platform media sosial setelah situs sebelumnya diblokir.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">"Ketika satu domain diputus aksesnya, para pelaku dapat dengan cepat berpindah ke domain lain dan membuat 'mirror site' atau mengubah pola promosi melalui berbagai platform media sosial," kata Adex.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Selain mengubah infrastruktur digital, pelaku juga menggunakan berbagai metode untuk menyamarkan aliran dana, antara lain melalui pola pelapisan transaksi (layering), rekening nominee, dompet elektronik, hingga aset kripto.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Rekening nominee merupakan rekening atau akun yang menggunakan nama pihak lain, sementara penguasaan atau manfaat atas aset tersebut tetap berada pada pihak yang sebenarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Karakter perjudian daring yang lintas negara juga menjadi tantangan tersendiri. Server, operator, tim pemasaran, dan infrastruktur jaringan dapat berada di negara berbeda dengan sistem hukum yang berbeda.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Untuk memutus rantai tersebut, Dittipidsiber Bareskrim Polri bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam melakukan pemutusan akses terhadap situs dan konten perjudian daring. Koordinasi juga dilakukan dengan PPATK untuk menganalisis serta menelusuri aliran dana.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Sinergi turut dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia untuk memutus sarana pembayaran yang dimanfaatkan jaringan perjudian daring.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Upaya pemberantasan juga terlihat dari jumlah perkara yang ditangani Polri. Pada 2024, Polri menangani 1.626 perkara dengan 1.999 tersangka. Jumlah tersebut turun menjadi 665 perkara dengan 754 tersangka pada 2025. Sementara hingga September 2026, Polri telah menangani 55 perkara dengan 123 tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Dalam penelusuran aliran dana, Dittipidsiber Bareskrim Polri telah menyita dana sekitar Rp131,1 miliar dari 353 rekening serta 4.738 dolar AS dari satu rekening. Data tersebut merupakan pemutakhiran hingga 2 September 2026.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><span style="font-size: 12pt;">Adex menegaskan pemberantasan perjudian daring tidak hanya mengandalkan penindakan. Polri juga melakukan langkah pencegahan melalui literasi dan edukasi kepada masyarakat agar memahami risiko perjudian daring serta tidak mudah menjadi sasaran promosi maupun jaringan perjudian. (red/ist)</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geledah Toko Emas di Cikini, Bareskrim Polri Dalami Dugaan Jaringan Penyelundupan Lintas Negara</title>
<link>https://www.maximadaily.com/geledah-toko-emas-di-cikini-bareskrim-polri-dalami-dugaan-jaringan-penyelundupan-lintas-negara</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/geledah-toko-emas-di-cikini-bareskrim-polri-dalami-dugaan-jaringan-penyelundupan-lintas-negara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9af61aa1313.jpg" length="95449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:39:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;"><b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta – </span></b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). Penggeledahan dilakukan untuk mendalami kasus dugaan pengolahan dan penyelundupan emas ilegal yang diduga melibatkan jaringan lintas negara.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Irhamni membenarkan penggeledahan tersebut. Ia mengatakan proses penggeledahan masih berlangsung saat dikonfirmasi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini. Sedang berlangsung,” kata Irhamni saat ditemui di Bareskrim Polri, Rabu (2/9/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Irhamni belum memerinci hasil penggeledahan. Namun, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengolahan emas.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Hasilnya (yang digeledah) adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, pemurnian. Ini jaringan China,” ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan jaringan penambangan, pengolahan, dan penyelundupan emas ilegal yang diduga memiliki jalur pengiriman hingga ke Dubai.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Dalam pengembangan kasus tersebut, penyidik sebelumnya menangkap dua warga negara India yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Keduanya diamankan dalam penindakan di dua apartemen di kawasan Jakarta Utara pada Minggu (16/8/2026) dini hari.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Dari penindakan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain emas, residu hasil pengolahan, uang tunai, serta peralatan yang diduga digunakan untuk mengolah dan memurnikan emas sebelum dikirim ke luar negeri.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jaringan tersebut diduga menjalankan aktivitas pengolahan emas secara intensif. Material emas yang diolah diperkirakan mencapai sekitar 30 kilogram per hari.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Kalau satu hari sesuai informasi yang kami terima kurang lebih 30 kilogram per hari. Bisa dibayangkan 30 kilogram itu kali 30 hari, kurang lebih satu ton. Kalau satu gram itu harganya Rp 2,6 juta, hampir Rp 3 triliun yang diselundupkan ke luar negeri tanpa kita ketahui,” kata Irhamni.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Setelah penangkapan dua warga negara India tersebut, Dittipidter Bareskrim Polri terus mengembangkan penyidikan dengan melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi lain. Langkah tersebut dilakukan untuk menelusuri lebih jauh aktivitas pengolahan emas, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><span style="font-size: 12pt;">Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap keseluruhan jaringan dan memastikan alur penyelundupan emas ilegal yang diduga mengarah ke luar negeri. (red/ist)</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>11 Hakim Agung Dan 3 Hakim Ad Hoc Resmi Dilantik Oleh Ketua MA</title>
<link>https://www.maximadaily.com/11-hakim-agung-dan-3-hakim-ad-hoc-resmi-dilantik-oleh-ketua-ma</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/11-hakim-agung-dan-3-hakim-ad-hoc-resmi-dilantik-oleh-ketua-ma</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9d39dc654cd.jpg" length="278026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 10:52:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> - 11 (sebelas) Hakim Agung dan 3 (tiga) Hakim Ad Hoc pada Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan pada Rabu, 02 September 2026 bertempat di ruang Koesoemah Atmadja, Lantai 14 Tower MA, Jakarta Pusat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Pelantikan ini berdasar pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc pada Mahkamah Agung Republik Indonesia<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Dipandu oleh Ketua MA, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., prosesi diawali pengucapan sumpah jabatan para Hakim Agung yang dilantik untuk senantiasa memenuhi kewajiban dengan berpegang teguh pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap para Hakim Agung yang dilantik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan penyematan tanda jabatan Hakim Agung serta penyampaian kata pelantikan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Setelahnya Ketua MA kembali menandu pengucapan sumpah jabatan bagi para Hakim Ad Hoc yang berjanji untuk memenuhi kewajibannya dengan berpegang teguh pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Akan memenuhi kewajiban Hakim Ad Hoc dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,”<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Prosesi diakhiri dengan penutupan sidang paripurna pelantikan dan pemberian ucapan selamat kepada seluruh Hakim Agung serta Hakim Ad Hoc yang dilantik oleh Ketua MA, Ketua Komisi Yudisial (KY), Wakil Ketua MA Bidang Yudisial serta Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial diikuti para undangan yang hadir.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Adapun 11 Hakim Agung yang dilantik sebagai berikut:<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kamar Pidana<br>•    Dr. Syamsul Arief, S.H., M. H.<br>•    Sugiyanto, S.H., M.H.<br>•    Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M. Hum.<br>•    Dr. Dhifla Wiyani, S.H., M.H. <br> <br>Kamar Perdata<br>•    Dr. Sobandi, S.H., M.H.<br>•    Dr. Nurnaningsih, S.H., M.Kn.<br> <br>Kamar Agama<br>•    Dr. Musthofa, S.H., M.H.<br>•    Dr. Mamat Ruhimat, S.H., M.H.<br> <br>Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Khusus Pajak<br>•    Dr. Maftuh Effendi, S.H., M.H.<br>•    Dr. L.Y. Hari Sih Advianto, S.ST., S.H., M.M., M.H.<br>•    Prof. Dr. Yeheskiel Minggus Tiranda, S.H., M.H., PCCP., C.L.A.<br> <br>Sementara tiga Hakim Ad Hoc di antaranya:<br> <br>Hakim Ad Hoc HAM<br>•    Edwin Partogi Pasaribu, S.H., M.H.<br>•    Roki Panjaitan, S.H.<br> <br>Hakim Ad Hoc Tipikor<br>•    Sudiyo, S.H., M.H. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kini terdapat 57 Hakim Agung yang terdiri dari 10 (sepuluh) pimpinan, baik itu Ketua MA, Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua Bidang Non Yudisial, dan tujuh Ketua Kamar. Serta terdapat 15 Hakim Agung Kamar Pidana, 13 Hakim Agung Kamar Perdata, lima Hakim Agung Kamar Agama, 11 Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara, dan tiga Hakim Agung Kamar Militer.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sementara dengan ini ada empat Hakim Ad Hoc Tipikor, lima Hakim Ad Hoc Perselisihan Hubungan Industrial (PHI), dan tiga Hakim Ad Hoc HAM pada Mahkamah Agung.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #111111; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan lembaga peradilan di Indonesia. seluruh Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc diharapkan mampu memperkuat kualitas dan mempercepat penyelesaian perkara di Mahkamah Agung, sekaligus semakin meneguhkan komitmen dalam menegakkan hukum dan keadilan yang berintegritas bagi seluruh masyarakat Indonesia. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Buru Pengendali Jaringan Internasional di Balik Penyelundupan Narkotika Jalur Laut Kepri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-buru-pengendali-jaringan-internasional-di-balik-penyelundupan-narkotika-jalur-laut-kepri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-buru-pengendali-jaringan-internasional-di-balik-penyelundupan-narkotika-jalur-laut-kepri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9af8dc391f1.jpg" length="68219" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 09:07:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;"><b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta </span></b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">– Bareskrim Polri terus mendalami jaringan internasional yang diduga menjadi pengendali sejumlah penyelundupan narkotika melalui jalur laut di Kepulauan Riau (Kepri). Penyidik tidak hanya memburu pelaku yang terlibat di lapangan, tetapi juga menelusuri aktor utama yang diduga mengendalikan jaringan tersebut dari luar negeri.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, pengungkapan kasus narkotika di perairan Kepri merupakan bagian dari penyelidikan berkelanjutan. Setiap informasi yang diperoleh dari pengungkapan sebelumnya menjadi bahan untuk mengembangkan penyelidikan berikutnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Prinsip penyelidikan adalah prinsip yang berkelanjutan. Jadi apa yang kita temukan hari ini juga merupakan hasil pengolahan data dan penyelidikan yang dilakukan jauh hari sebelumnya. Demikian juga nanti hasil pendalaman menjadi cara menentukan penyelidikan berikutnya,” kata Eko di Batam, Selasa (1/9/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Dalam satu bulan terakhir, aparat menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut Kepri. Pengungkapan tersebut antara lain 1,3 ton ketamin dari kapal MV King Sun, 2,6 ton sabu cair dari MV Ocean Porter, serta 800 kilogram ketamin dari kapal Fu Chang Xing I.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Rentetan pengungkapan tersebut kini didalami untuk mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan antarperkara sekaligus memetakan jaringan yang berada di balik pengiriman narkotika tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Eko mengatakan, dugaan keterlibatan jaringan internasional terlihat dari pergerakan kapal dan awak kapal yang bersinggungan dengan wilayah perairan internasional. Kondisi tersebut membuat penyidikan membutuhkan koordinasi dan pertukaran informasi dengan aparat penegak hukum dari negara lain.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Untuk aktor dalam kasus penyelundupan ini ada, tapi tidak berada di negara kita. Masih diolah oleh beberapa counterpart kita yang berada di luar negeri, baik itu di Malaysia, Singapura, China dan lain-lain,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Bareskrim Polri telah membangun kerja sama bilateral dengan aparat penegak hukum sejumlah negara untuk bertukar informasi serta menelusuri pihak-pihak yang diduga berperan dalam jaringan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Selain mengidentifikasi pengendali jaringan, penyidik juga mendalami pola pergerakan kapal asing yang masuk ke wilayah Indonesia. Polisi masih menelusuri apakah Indonesia menjadi negara tujuan akhir pengiriman narkotika atau hanya dimanfaatkan sebagai wilayah transit.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Kita belum bisa berhipotesa. Selama itu masuk wilayah hukum Indonesia, kita melakukan penindakan. Terkadang ada yang hanya lewat, terkadang ada tujuan,” kata Eko.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Menurut Eko, jaringan penyelundupan narkotika menggunakan pola komunikasi dan pengendalian yang sulit dideteksi. Instruksi kepada pelaku di lapangan dapat diberikan secara bertahap saat kapal telah berada di tengah perjalanan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Kadang mereka dikendalikan, terputus, menunggu kira-kira lima menit. Ke mana harus mereka meluncur, ke mana mereka harus komunikasi, siapa yang akan menemui mereka dan lain-lain,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Untuk mengungkap pola tersebut, penyidik mengandalkan kombinasi informasi lapangan, human intelligence, teknologi intelijen, serta pertukaran informasi dengan aparat penegak hukum negara lain.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Eko juga membenarkan adanya korelasi dalam proses penyelidikan terhadap sejumlah kasus penyelundupan narkotika yang diungkap dalam beberapa pekan terakhir. Pendalaman masih dilakukan untuk memastikan keterkaitan antarperkara dan mengidentifikasi pihak yang berada di balik jaringan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">“Kalau kita lakukan pendalaman terus ke depan dan ada kemungkinan untuk kita melakukan intercept, akan kita lakukan,” tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><span style="font-size: 12pt;">Bareskrim Polri memastikan penyelidikan masih terus berjalan. Penindakan tidak hanya diarahkan kepada pelaku yang terlibat langsung dalam penyelundupan, tetapi juga terhadap pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan narkotika dari luar negeri. (red/ist)</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Ungkap Tiga Kasus Judi Online, Sita dan Bekukan Dana Puluhan Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-ungkap-tiga-kasus-judi-online-sita-dan-bekukan-dana-puluhan-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-ungkap-tiga-kasus-judi-online-sita-dan-bekukan-dana-puluhan-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9af78dc0d60.jpg" length="103591" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 08:37:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta – </span></b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Bareskrim Polri mengungkap tiga kasus tindak pidana perjudian daring yang memanfaatkan website dan media sosial dengan berbagai modus, termasuk spam komentar untuk mengarahkan pengguna ke situs judi online. Pengungkapan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Polri dalam memberantas praktik perjudian daring yang terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, pengungkapan tiga perkara tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus menindak jaringan perjudian online sekaligus memutus berbagai sarana yang digunakan para pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">“Konferensi pers hari ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengungkap dan menindak tindak pidana perjudian online. Kami akan terus melakukan penindakan secara simultan, termasuk terhadap jaringan yang memanfaatkan teknologi digital untuk menjalankan aktivitas perjudian,” kata Erdi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/9/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Erdi juga menjelaskan, dalam pengungkapan kali ini terdapat tiga laporan polisi yang menjadi dasar penyidikan Dittipid Siber Bareskrim Polri. Perkara tersebut mencakup penggunaan sejumlah website judi online serta modus spam komentar pada platform media sosial dengan target akun yang memiliki engagement dan jumlah pengikut tinggi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Selanjutnya, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, pemberantasan judi online menghadapi tantangan yang semakin kompleks karena perkembangan infrastruktur digital dan modus operandi pelaku berjalan sangat cepat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">“Konsep judi online itu bukan konsep permainan, melainkan konsep penipuan. Untuk menambah omzet, mereka menggabungkan segala kemampuan teknologi untuk mengambil dana dari masyarakat kita,” kata Adex.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Adex menjelaskan, ketika satu domain diputus aksesnya, pelaku dapat dengan cepat berpindah ke domain lain, membuat mirror site, maupun mengubah pola promosi melalui media sosial. Dalam menyamarkan aliran dana, pelaku juga menggunakan rekening nominee, e-wallet, layering hingga aset kripto.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Berdasarkan pengungkapan yang dilakukan, Dittipid Siber Bareskrim Polri menetapkan sejumlah tersangka dalam tiga perkara tersebut. Penyidik juga menetapkan beberapa orang sebagai daftar pencarian orang (DPO) yang diduga memiliki peran dalam jaringan perjudian online.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Pada perkara pertama berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/53/III/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER tanggal 2 Maret 2026, penyidik mengungkap jaringan website 1xbet, ij8keren, dan empire88. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya berinisial EP masuk dalam DPO.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Dari transaksi sistem pembayaran perjudian melalui PT Ultra Payment Terpercaya (PT UPT), penyidik menemukan transaksi mencapai sekitar Rp1,03 triliun. Selain itu, dana pada lima penyedia jasa pembayaran berhasil dibekukan dengan total Rp51.991.693.314.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Sementara itu, perkara kedua berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/19/VII/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER tanggal 2 Juli 2026 mengungkap praktik spam komentar yang mengarahkan pengguna menuju website perjudian online, antara lain garam26, sor54, rawit14, pusatjp68, paris52, hantam01, manis36, dan jaribos.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Dalam perkara tersebut, tiga tersangka diamankan dan dua orang ditetapkan sebagai DPO<b>. </b>Kemudian pada perkara ketiga berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/25/VII/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER tanggal 15 Juli 2026, penyidik mengungkap jaringan spam komentar dengan target akun media sosial yang memiliki jumlah pengikut tinggi. Tiga tersangka diamankan dan lima orang lainnya ditetapkan sebagai DPO.<b><o:p></o:p></b></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Dari dua perkara spam komentar tersebut, penyidik menyita atau memblokir 42 rekening dengan nominal sekitar Rp83,1 juta. Omzet dari dua perkara yang melibatkan delapan website perjudian online tersebut mencapai sekitar Rp7,5 miliar per bulan atau Rp90 miliar per tahun.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Adex menegaskan, karakteristik perjudian online yang bersifat borderless membuat pemberantasannya membutuhkan sinergi lintas kementerian, lembaga, maupun negara.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">“Dunia siber, terutama judi online, sifatnya borderless. Tim marketing bisa berada di satu negara, pengelola website di negara lain, dan infrastrukturnya di negara yang berbeda lagi. Ini yang menjadi kesulitan kita, sehingga membutuhkan kolaborasi antarnegara, antarkementerian dan lembaga, serta antarpenegak hukum,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosadi mengatakan, pihaknya terus memperkuat upaya pemutusan akses terhadap konten dan situs perjudian online. Hingga 2 September 2026, Komdigi telah melakukan pemutusan akses terhadap lebih dari 8,8 juta situs sejak 2017.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Sementara sejak 20 Oktober 2024, pemutusan akses telah mencapai 3.981.834 yang terdiri atas situs, IP, dan konten media sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">“Penanganan persoalan ini hanya bisa efektif jika kolaborasi antarlembaga terus diperkuat sesuai mandat dan kewenangan masing-masing, mulai dari proses pencegahan, pemblokiran ruang siber, pelacakan aliran dana, hingga penegakan hukum pidana yang tegas,” kata Safriansyah.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Di sisi lain, Direktur Kerja Sama Dalam Negeri PPATK Kombes Pol. Yuliani menegaskan komitmen PPATK untuk terus mendukung penyidik melalui analisis dan penelusuran aliran dana dalam perkara perjudian online.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">“Kami berkomitmen sebagai leading sector dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang untuk selalu berperan aktif mendampingi dan bekerja sama dengan penyidik,” ujar Yuliani.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Secara nasional, Polri mencatat 1.626 kasus judi online dengan 1.999 tersangka pada 2024. Angka tersebut menurun menjadi 665 kasus dengan 744 tersangka pada 2025. Sementara hingga September 2026, tercatat 55 kasus dengan 123 tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Polri memastikan penanganan judi online akan terus dilakukan melalui penegakan hukum, pemutusan akses, penelusuran dan pemutusan aliran dana, serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya perjudian daring. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Ungkap Judi Daring Manfaatkan AI untuk Hindari Pemblokiran dan Samarkan Dana</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-ungkap-judi-daring-manfaatkan-ai-untuk-hindari-pemblokiran-dan-samarkan-dana</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-ungkap-judi-daring-manfaatkan-ai-untuk-hindari-pemblokiran-dan-samarkan-dana</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a979ca1bf05c.jpg" length="91337" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 08:18:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;"><b><span style="font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta</span></b><span style="font-family: 'Georgia',serif;"> – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap jaringan perjudian daring kini memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk menghindari pemblokiran situs sekaligus menyamarkan aliran dana hasil kejahatan.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan mengatakan, perkembangan teknologi membuat pelaku dapat dengan cepat mengganti situs maupun rekening yang digunakan untuk menjalankan operasional perjudian daring.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Menurutnya, tingginya permintaan terhadap perjudian daring turut mendorong munculnya pihak-pihak yang memanfaatkan teknologi untuk menjalankan bisnis ilegal tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">"Jadi, antara demand dengan pasar itu konsepnya hampir sama. Kalau tindak pidana lain mungkin dia terpaksa untuk melakukan, tapi kalau judi, apa pun ceritanya mereka yang mencari. Sehingga kalau demand (permintaan)-nya tinggi, tentunya ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan," kata Adex dalam konferensi pers pengungkapan kasus judi daring di Jakarta, Kamis (3/9/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Adex menjelaskan, pelaku menggunakan akun nominee dan pola layering untuk menyamarkan aliran dana. Teknologi juga dimanfaatkan untuk mempercepat pembuatan situs baru ketika situs sebelumnya telah diblokir.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">"Sehingga saat akun website itu dilakukan pemblokiran, dengan cepat dia akan membentuk website yang baru. Saat akun personal daripada rekening itu ditutup, dengan cepat dia sudah berpindah kepada akun yang lain," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Selain mengganti situs dan rekening, jaringan perjudian daring juga memanfaatkan sistem otomatis berupa bot maupun AI untuk mengelola sejumlah aktivitas operasional. Penggunaan teknologi tersebut membuat pelaku dapat bergerak lebih cepat ketika infrastruktur digital atau rekening yang digunakan berhasil ditindak.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Adex menuturkan, karakter perjudian daring yang tidak mengenal batas wilayah atau borderless turut menjadi tantangan dalam pengungkapannya. Satu jaringan dapat menempatkan bagian berbeda dari operasionalnya di sejumlah negara.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">"Dan juga, kami sampaikan bahwa di dunia siber ini, terutama judi online, itu borderless. Bisa marketing-nya berada di suatu negara, misalnya di Kamboja, kemudian pengelola website-nya bisa berada di Cina, kemudian tempat-tempat negara lain," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Kondisi tersebut membuat penanganan perjudian daring membutuhkan kerja sama lintas negara, kementerian dan lembaga, serta aparat penegak hukum. Kolaborasi diperlukan untuk menelusuri jaringan, infrastruktur digital, rekening, hingga aliran dana yang digunakan dalam operasional perjudian daring.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">"Ini yang tentunya menjadikan kita agak kesulitan dalam prosesnya, sehingga ini membutuhkan kolaborasi antarnegara, kolaborasi antarkementerian dan lembaga, dan juga kolaborasi antarpenegak hukum," kata Adex.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia, serif; font-size: 12pt;">Ia menegaskan, pemberantasan perjudian daring tidak berhenti pada pemblokiran situs. Dittipidsiber Bareskrim Polri terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan dan pola operasional yang berada di balik aktivitas tersebut, termasuk menelusuri aliran dana hasil kejahatan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><span style="font-size: 12pt;">"Jadi, konsep judi online itu sudah kami sampaikan dari awal, itu adalah bukan konsep permainan, tetapi konsep penipuan," tegas Adex. (red/ist)a</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>37 Perkara Karhutla Diungkap Polda Riau, 40 Tersangka Dan 904 Hektare Lahan Terbakar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/37-perkara-karhutla-diungkap-polda-riau-40-tersangka-dan-904-hektare-lahan-terbakar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/37-perkara-karhutla-diungkap-polda-riau-40-tersangka-dan-904-hektare-lahan-terbakar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a999fd554df6.jpg" length="108991" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 10:31:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Riau</span></b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"> - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau tidak hanya menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga berujung pada proses hukum. Hingga Jumat (28/8), Polda Riau bersama jajaran telah menangani 37 perkara karhutla dengan 40 tersangka, dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 904 hektare.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Penanganan perkara tersebut menjadi bukti keseriusan Polda Riau dalam menindak setiap dugaan tindak pidana karhutla. Polisi tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga menelusuri penyebab kebakaran hingga pihak yang bertanggung jawab.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, karhutla menjadi salah satu atensi pimpinan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Karhutla merupakan salah satu atensi pimpinan karena akan menjadi keresahan bagi masyarakat karena berdampak pada kesehatan, perekonomian, dan lingkungan,” kata Ade saat konferensi pers di Media Center 91 Polda Riau, Jumat (28/8).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dalam perkembangan terbaru, jajaran Polda Riau mengungkap tiga perkara karhutla. Salah satunya ditangani Polres Rokan Hilir terkait kebakaran di Kampung Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, yang terjadi pada 6 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan MA (28) sebagai tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kasus lainnya ditangani Polres Pelalawan terkait kebakaran di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Polisi mengamankan NR (54), warga Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Sementara itu, satu perkara lainnya terjadi di Jalan Koridor RAPP Kilometer 13, Pangkalan Kerinci. Kasus yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian tersebut berhasil diungkap Satreskrim Polres Pelalawan dengan mengamankan EPT (40), warga setempat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dari akumulasi perkara yang ditangani, sejumlah wilayah tercatat memiliki jumlah kasus cukup tinggi. Polres Pelalawan menangani tujuh perkara dengan delapan tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Jumlah yang sama juga ditangani Polres Indragiri Hilir, yakni tujuh perkara dengan tujuh tersangka. Sementara Polres Bengkalis menangani tujuh perkara dengan delapan tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Selanjutnya, Polres Kampar menangani empat perkara dengan tiga tersangka. Polres Rokan Hilir tiga perkara dengan tiga tersangka dan Polres Indragiri Hulu tiga perkara dengan tiga tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polres Tapung menangani dua perkara dengan dua tersangka. Sedangkan Polres Dumai, Polres Siak dan Polres Kepulauan Meranti masing-masing menangani satu perkara dengan satu tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Selain jajaran Polres, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau juga menangani satu perkara di wilayah Bengkalis dengan dua tersangka. Perkara tersebut berkaitan dengan kebakaran lahan di kawasan konsesi PT TKWL yang diduga dirambah oleh dua warga.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dari penyidikan terhadap perkara-perkara tersebut, polisi menemukan sejumlah modus yang diduga menjadi penyebab terjadinya karhutla. Sebagian besar perkara mengarah pada dugaan kesengajaan dalam membuka lahan dengan cara dibakar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Lahan yang dibakar diduga dipersiapkan untuk kepentingan perkebunan, baik kelapa sawit maupun tanaman hortikultura lainnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Namun, tidak seluruh kebakaran diduga dilakukan dengan sengaja. Polisi juga menangani perkara yang berawal dari kelalaian saat membakar sampah. Api yang tidak terkendali kemudian merembet hingga menyebabkan kebakaran meluas.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Ade menegaskan, setiap peristiwa kebakaran ditangani melalui proses penyelidikan dan penyidikan guna memastikan sumber api, penyebab kebakaran serta pihak yang harus bertanggung jawab.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Setiap laporan dan peristiwa kebakaran akan kami tangani secara profesional melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang didasarkan pada fakta, alat bukti, dan pendekatan scientific criminal investigation untuk mengungkap secara objektif pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Menurut Ade, penyidik juga mengonstruksikan secara menyeluruh unsur-unsur tindak pidana, mulai dari dugaan perbuatan melawan hukum, unsur kesalahan hingga pertanggungjawaban pidana yang dilakukan perorangan maupun korporasi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dalam penanganan perkara karhutla, penyidik dapat menerapkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jika kebakaran terjadi di kawasan hutan, penyidik juga dapat menggunakan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Selain itu, ketentuan terbaru dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 308, juga dapat diterapkan sesuai konstruksi masing-masing perkara.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengingatkan masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah sembarangan, terutama ketika cuaca panas dan angin kencang. Kondisi tersebut dapat membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke lahan di sekitarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Tidak ada kompromi terhadap setiap tindakan yang dengan sengaja maupun karena kelalaiannya mengakibatkan terjadinya pembakaran hutan dan lahan,” tegas Akmadi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Ia mengatakan, pencegahan tetap menjadi langkah utama dalam penanganan karhutla. Namun, terhadap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana, Polda Riau memastikan proses hukum akan dilakukan secara tegas, profesional, transparan dan berkeadilan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Riau melindungi masyarakat dari dampak karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Jaksel</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-selidiki-dugaan-lowongan-kerja-bodong-di-jaksel</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-selidiki-dugaan-lowongan-kerja-bodong-di-jaksel</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a99a16ade967.jpg" length="115107" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 08:21:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"> - Polisi tengah menyelidiki dugaan lowongan kerja palsu yang beredar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.Sejumlah calon pelamar mengaku mengalami kerugian mulai dari puluhan ribu hingga hampir Rp2 juta.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus Echeal mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti untuk memastikan dugaan tersebut, termasuk mengecek legalitas perusahaan yang menawarkan lowongan pekerjaan. “Kami masih mengumpulkan bukti-bukti terbaru, apakah itu perusahaan berizin ataupun tidak. Kami masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya,” kata Theo, Kamis (03/09/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polisi telah menerima informasi awal terkait dugaan tersebut dan meminta keterangan dari sejumlah orang yang diduga menjadi calon korban. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan polisi yang secara resmi dibuat oleh para calon korban. Polisi masih menampung informasi dan keterangan awal sebagai bahan penyelidikan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dalam prosesnya, petugas telah mendatangi lokasi perusahaan yang disebut menawarkan lowongan kerja tersebut. Empat calon korban juga telah dibawa untuk dimintai keterangan awal.Dari keterangan sementara, nilai kerugian yang dialami calon korban berbeda-beda. Ada yang mengaku kehilangan Rp50 ribu sebagai uang jaminan atau tanda jadi, sementara korban lainnya mengaku telah mengeluarkan Rp1,8 juta hingga Rp1,9 juta.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Di sini ada kerugian-kerugian yang variatif, ada yang Rp1,9 juta, ada yang Rp1,8 juta, dan bahkan ada uang jaminan atau tanda jadi sebesar Rp50 ribu,” ujar Theo.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polisi masih mendalami modus yang digunakan serta memastikan apakah tawaran pekerjaan tersebut benar-benar akan disalurkan kepada para calon pelamar atau tidak.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Legalitas perusahaan juga menjadi salah satu hal yang tengah diperiksa polisi untuk mengungkap duduk perkara sebenarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kapolsek Pasar Minggu mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang mengharuskan calon pekerja membayar sejumlah uang di awal.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Janganlah pernah percaya terhadap bujuk rayu yang menjanjikan suatu pekerjaan dengan mengeluarkan uang sebagai tanda jadi,” kata Theo.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polsek Pasar Minggu juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa dirugikan atau memiliki informasi terkait dugaan lowongan kerja tersebut untuk memberikan keterangan kepada polisi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kasus ini mencuat setelah video yang memperlihatkan sejumlah warga mengaku menjadi korban tawaran pekerjaan beredar di media sosial. Mereka mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah dugaan lowongan kerja bodong tersebut memenuhi unsur tindak pidana. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Karhutla 30 Hektare Di Rohil Dugaan Rokok Pekerja, Polri  Naikkan Kasus Ke Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/karhutla-30-hektare-di-rohil-dugaan-rokok-pekerja-polri-naikkan-kasus-ke-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/karhutla-30-hektare-di-rohil-dugaan-rokok-pekerja-polri-naikkan-kasus-ke-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a999ee938a43.jpg" length="117909" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 07:19:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"><strong>Riau</strong> - Kepolisian Resor Rokan Hilir mengusut kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar sekitar 30 hektare lahan di Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kebakaran diduga berawal dari rokok seorang pekerja saat melakukan pengukuran lahan. Kebakaran terjadi pada Kamis (6/8) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), Jalan Sepakat, Dusun II, Kepenghuluan Raja Bejamu.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait kepulan asap di lokasi. Bhabinkamtibmas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan warga sedang berupaya memadamkan api.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Hasil penyelidikan polisi mengungkap titik awal api diduga berasal dari lahan yang dikuasai MF. Polisi kemudian menemukan fakta bahwa pada 4 Agustus 2026, seorang pekerja berinisial MA bersama dua orang lainnya melakukan pengukuran di lahan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Saat pengukuran, yang bersangkutan diketahui sambil menyalakan dan menghisap rokok. Tiba-tiba muncul kepulan asap dan kobaran api,” demikian hasil penyelidikan polisi, dikutif Jum’at (7/8).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Api sempat berupaya dipadamkan menggunakan batang dan ranting kayu, namun justru semakin meluas dan merembet ke lahan lainnya. Kebakaran baru berhasil dipadamkan pada 9 Agustus 2026 dengan luas lahan terdampak sekitar 30 hektare.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta mengumpulkan barang bukti, termasuk hasil analisis penginderaan jauh citra satelit.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Berdasarkan hasil gelar perkara, kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan MA sebagai pihak yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, peningkatan status perkara tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara yang menemukan adanya dugaan tindak pidana.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Polres Rokan Hilir berkomitmen menangani setiap perkara karhutla secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang ada. Peningkatan perkara ke tahap penyidikan dilakukan setelah melalui proses penyelidikan dan gelar perkara,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Menurutnya, penanganan karhutla menjadi perhatian serius karena kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Kami mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Jangan menganggap api kecil tidak berbahaya, karena apabila tidak dikendalikan dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Aldi juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan hutan dan lahan untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi menjadi sumber api.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dalam perkara ini, polisi mengamankan tiga batang kayu bekas terbakar dan satu lembar hasil analisis penginderaan jauh citra satelit.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">MA diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dan/atau Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, berkoordinasi dengan ahli, melengkapi administrasi penyidikan, dan melakukan gelar perkara untuk proses hukum selanjutnya.<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mau Bikin SIM B? Kenali Dulu Batas Usia dan Syaratnya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/mau-bikin-sim-b-kenali-dulu-batas-usia-dan-syaratnya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/mau-bikin-sim-b-kenali-dulu-batas-usia-dan-syaratnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9805a34c81d.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 19:19:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;"> – Tidak semua Surat Izin Mengemudi (SIM) dapat dibuat setelah seseorang menginjak usia 17 tahun. Khusus untuk SIM golongan B yang diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan besar, terdapat ketentuan usia dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Dikutip dari website resmi Korlantas Polri https://korlantas.polri.go.id/, Ketentuan tersebut berkaitan dengan karakteristik kendaraan yang dikemudikan. Kendaraan dengan ukuran dan bobot besar, termasuk kendaraan angkutan barang maupun kendaraan penarik, membutuhkan kemampuan serta pengalaman berkendara yang lebih matang. Karena itu, batas usia pemohon SIM golongan B ditetapkan lebih tinggi dibandingkan golongan SIM lainnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) serta Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi, terdapat beberapa kategori SIM golongan B dengan batas usia yang berbeda.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif;">SIM B I, digunakan untuk mengemudikan kendaraan penumpang atau barang perseorangan dengan berat lebih dari 3.500 kilogram, pemohon harus berusia minimal 20 tahun. Sementara SIM B I Umum, yang diperuntukkan bagi kendaraan umum penumpang atau barang, memiliki batas usia minimal 22 tahun. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ungkap 800 Kg Ketamin HCL, BNN Dorong Ketamin Masuk Golongan Narkotika</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ungkap-800-kg-ketamin-hcl-bnn-dorong-ketamin-masuk-golongan-narkotika</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ungkap-800-kg-ketamin-hcl-bnn-dorong-ketamin-masuk-golongan-narkotika</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202609/image_870x580_6a9766276f821.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 07:43:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Polda Kepulauan Riau, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengungkap penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di wilayah perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau. Pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan informasi dan penyelidikan terhadap aktivitas kapal yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran gelap narkotika.</p>
<p>Salah satu kapal yang menjadi bagian dari pengembangan adalah Fuchangxing I. Pada 24 Agustus 2026, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kapal dan menemukan sekitar 800 kilogram barang yang berdasarkan pemeriksaan awal terindikasi mengandung Ketamine HCl. </p>
<p>Barang tersebut ditemukan di bagian buritan kapal dan dikemas dalam 40 karung. Tim gabungan selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pengujian laboratorium untuk memastikan kandungan serta status hukum barang bukti tersebut.</p>
<p>Selain temuan ketamin pada kapal Fuchangxing I, pengembangan kasus juga mengungkap dugaan keterkaitan dengan kapal MV Ashley. </p>
<p>Tim gabungan telah mengamankan MV Ashley pada 25 Agustus 2026. Kapal tersebut selanjutnya dalam perjalanan menuju Dermaga Bea dan Cukai Batam, Tanjung Uncang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. </p>
<p>Tim gabungan juga melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap dokumen kapal, alat komunikasi, catatan perjalanan, serta bagian-bagian kapal yang berpotensi digunakan untuk menyembunyikan narkotika dan barang bukti lainnya.</p>
<p>Pemeriksaan terhadap Fuchangxing I dan MV Ashley dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran gelap narkotika internasional, termasuk hubungan antara kedua kapal serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat.</p>
<p>Ditemukannya 800 kg ketamin ini menjadi alarm serius BNN menyusul maraknya peredaran ketamin lewat modus baru. Sepanjang tahun 2026, BNN telah menguji 1.434 sampel cairan vape, di mana 1.420 sampel (99%) di antaranya positif mengandung narkotika, termasuk ketamin.</p>
<p>Temuan pada sejumlah sampel cairan vape menunjukkan bahwa perangkat vape telah dimanfaatkan sebagai salah satu media dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Modus ini semakin berkembang dengan ditemukannya ketamin dalam bentuk cair pada cartridge vape, termasuk yang dicampur dengan zat narkotika lainnya.</p>
<p>Rangkaian temuan tersebut memperkuat urgensi penguatan kebijakan terhadap ketamin, termasuk mendorong agar ketamin dapat masuk dalam penggolongan narkotika sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah ini penting untuk memperkuat upaya pencegahan, pemberantasan, serta penanganan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap ketamin.</p>
<p>"Pengungkapan 800 kilogram ketamin di perairan Natuna Utara ini merupakan bukti nyata bahwa sindikat narkotika internasional terus mencari celah dan modus baru untuk menyelundupkan zat adiktif ke Indonesia, termasuk melalui pemanfaatan perangkat vape yang kini marak disalahgunakan.</p>
<p>Temuan laboratorium kami yang menunjukkan 99% dari ribuan sampel cairan vape positif mengandung narkotika, termasuk ketamin, adalah ancaman nyata bagi generasi bangsa yang harus kita hadapi bersama secara tegas" ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto. </p>
<p>"Oleh karena itu, BNN secara tegas mendesak agar ketamin segera dimasukkan ke dalam golongan narkotika dalam sistem hukum nasional kita. Celah regulasi ini selama kerap dimanfaatkan oleh para bandar untuk mengelabui penegak hukum," sambung Suyudi. </p>
<p>BNN bersama tim gabungan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan, menelusuri jalur distribusi, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Seluruh proses penanganan perkara dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerhati Hukum Pidana Minta Pelaku Kerusuhan Usai Aksi Damai Diproses Tegas</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pemerhati-hukum-pidana-ubhara-jakarta-minta-pelaku-kerusuhan-usai-aksi-damai-diproses-tegas</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pemerhati-hukum-pidana-ubhara-jakarta-minta-pelaku-kerusuhan-usai-aksi-damai-diproses-tegas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92ab9884173.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:47:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';"> — Pemerhati hukum pidana Universitas Bhayangkara Jakarta, Dr. Edi Saputra Hasibuan, mengecam aksi kerusuhan yang terjadi setelah kegiatan penyampaian pendapat secara damai di sekitar Gedung DPR berakhir. Ia meminta aparat penegak hukum memproses secara tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan kerusuhan maupun pengrusakan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">“Kita minta kelompok perusuh yang diamankan Polda Metro Jaya diproses secara hukum. Jika terbukti melakukan tindak pidana, berikan hukuman tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Edi Hasibuan di Jakarta.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Menurut Edi, munculnya kelompok yang melakukan tindakan kerusuhan setelah massa aksi damai meninggalkan lokasi perlu didalami secara menyeluruh. Ia menilai, aparat perlu mengusut kemungkinan adanya pihak tertentu yang menggerakkan maupun memanfaatkan situasi untuk menciptakan gangguan keamanan dan ketertiban.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">“Kita minta ini harus diusut tuntas. Jangan sampai aksi penyampaian pendapat yang semula damai justru ditunggangi pihak tertentu untuk memancing kerusuhan,” tegas Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Edi juga mengamati bahwa dalam pelayanan kegiatan penyampaian pendapat, aparat kepolisian telah berupaya mengedepankan pendekatan humanis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Namun, ia menyayangkan adanya kelompok yang kemudian melakukan tindakan kerusuhan dan pengrusakan setelah aksi penyampaian pendapat berlangsung.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Terkait data kepolisian yang menyebutkan sebanyak 323 orang telah diamankan, dengan 160 di antaranya merupakan anak-anak, Edi meminta persoalan tersebut menjadi perhatian serius semua pihak.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam situasi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan perlu ditelusuri lebih lanjut, termasuk untuk mengetahui bagaimana mereka dapat berada di lokasi dan terlibat dalam kelompok tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa kelompok yang diamankan diduga datang ke sekitar Gedung DPR untuk mengganggu keamanan dan ketertiban. Sejumlah video yang beredar juga memperlihatkan adanya aksi pelemparan barang ke arah petugas yang memberikan pelayanan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Edi pun meminta kepolisian mengusut secara transparan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">“Kita minta identitas kelompok perusuh ini dibuka kepada publik seluas-luasnya. Yang terpenting, peran masing-masing pihak harus diungkap secara jelas agar masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujar dosen pascasarjana tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">Ia menegaskan, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Namun, pelaksanaannya harus tetap dilakukan secara tertib dan damai serta tidak boleh disertai tindakan yang mengganggu keamanan maupun merugikan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';">“Jangan sampai hak menyampaikan pendapat yang dijamin oleh undang-undang justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan kekerasan dan menciptakan kerusuhan,” pungkasnya. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi III Kawal RUU Perampasan Aset Tidak Jadi Alat Kekuasaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/komisi-iii-kawal-ruu-perampasan-aset-tidak-jadi-alat-kekuasaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/komisi-iii-kawal-ruu-perampasan-aset-tidak-jadi-alat-kekuasaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a93274a421af.jpg" length="77993" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 09:34:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><b><span style="line-height: 107%;">Jakarta</span></b><span style="line-height: 107%;"> – Komisi III DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal penerapan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset agar tidak disalahgunakan sebagai alat kekuasaan. Pengawasan terhadap pelaksanaan aturan tersebut dinilai penting untuk memastikan kewenangan perampasan aset tetap berjalan sesuai prinsip hukum dan tidak merugikan masyarakat.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya hingga saat ini terus menerima dan mencermati berbagai masukan masyarakat mengenai cakupan penerapan UU Perampasan Aset. Pasalnya, perampasan aset tidak hanya diusulkan untuk tindak pidana korupsi, tetapi juga sejumlah tindak pidana lainnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">“Beberapa hari belakangan, kami banyak mendapat masukan soal pemberlakuan UU Perampasan Aset ternyata bukan hanya untuk tindak pidana korupsi. Sejauh ini ada 13 jenis tindak pidana yang diusulkan untuk dapat dikenakan perampasan aset,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Senin (31/8/2026)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Menurutnya, 13 tindak pidana tersebut mencakup korupsi, narkoba dan psikotropika, terorisme, penyelundupan manusia, penyelundupan senjata, amunisi dan bahan berbahaya, kehutanan, lingkungan hidup, perpajakan, perbankan, perasuransian, pertambangan, kelautan dan perikanan, serta perdagangan orang<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Habiburokhman menyebut perluasan cakupan tersebut menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian Komisi III DPR. Kekhawatiran muncul karena masyarakat biasa juga berpotensi terdampak apabila pelaksanaan kewenangan perampasan aset tidak disertai mekanisme pengawasan yang kuat dan akuntabel.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">“Tentu kita harus tegaskan bahwa konstitusi kita memperlakukan asas persamaan di muka hukum, siapapun yang melakukan pelanggaran hukum maka harus mendapat sanksi tanpa memandang latar belakang jabatannya,” tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Di sisi lain, Komisi III DPR juga menilai penerapan perampasan aset untuk berbagai jenis tindak pidana memiliki kemiripan dengan praktik di sejumlah negara. Habiburokhman menyebut Inggris dan Amerika Serikat sebagai contoh negara yang telah menerapkan ketentuan serupa.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Meski demikian, DPR menilai aspek pengawasan tidak boleh diabaikan. Karena itu, Komisi III tengah mencari formula terbaik untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan UU Perampasan Aset, terutama untuk mencegah munculnya tindakan aparat yang sewenang-wenang.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">“Yang tidak boleh terjadi adalah penegakan hukum perampasan aset sewenang-wenang kepada masyarakat. Jangan sampai justru nanti UU Perampasan Aset menjadi alat kekuasaan untuk memeras masyarakat, mengkriminalisasi lawan politik, membungkam mereka yang bersifat kritis,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Terakhir, legislatordari fraksi Partai Gerindra<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>ini menegaskan, pengawasan tersebut perlu didukung dengan mekanisme penindakan terhadap aparat penegak hukum yang menyalahgunakan kewenangannya. Menurutnya, diperlukan lembaga yang kuat agar oknum penegak hukum yang melakukan penyimpangan dapat ditindak secara tegas.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">“Harus ada lembaga yang kuat yang bisa menindak oknum penegak hukum kotor yang menyalahgunakan kekuasaan dalam pelaksanaan perampasan aset dan harus ada sanksi hukum etis, profesi dan pidana bagi penegak hukum kotor tersebut,” pungkas Habiburokhman.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Komisi III DPR RI menerangkan beberapa hal kepada publik mengenai penyusunan RUU tentang Perampasan Aset terkait Tindak Pidana. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan hal tersebut khususnya menyangkut ruang lingkup jenis tindak pidana dalam RUU ini setelah melakukan riset dan pendalaman.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 107%; font-family: georgia, palatino, serif;">Selain memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan perampasan aset, berdasarkan masukan dari para Ahli Hukum, maka aspek perampasan aset dibatasi hanya untuk tindak pidana yang bermotif ekonomi, merugikan negara dan masyarakat luas, atau memiliki tingkat keseriusan tinggi dan berdampak pada publik secara ekonomi<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 24.0pt 0in 24.0pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman';"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">“Sebagian para ahli menyampaikan tentang perlunya pembatasan terhadap jenis tindak pidana yang menjadi ruang lingkup mekanisme Perampasan Aset tanpa melalui putusan pidana. Komisi III DPR RI juga melakukan perbandingan dengan beberapa ketentuan terkait yang diberlakukan di negara lain,” ujar Habiburokhman. (red/ist)</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ungkap Kronologi Tewasnya Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-ungkap-kronologi-tewasnya-bambang-setiyawan-saat-kericuhan-di-pejompongan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-ungkap-kronologi-tewasnya-bambang-setiyawan-saat-kericuhan-di-pejompongan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a931d8d4fb21.jpg" length="72686" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 12:18:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><b><span style="color: rgb(33, 37, 41); background: white;">Jakarta</span></b><span style="color: rgb(33, 37, 41); background: white;"> - Polda Metro Jaya menjelaskan kronologi meninggalnya seorang warga dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/08/2026) malam.</span><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, proses evakuasi korban dilakukan setelah situasi di lokasi mulai aman. Petugas tidak dapat langsung mendatangi lokasi karena masih mempertimbangkan keselamatan personel di tengah kericuhan.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“Begitu lokasi sudah berhasil diamankan, Tim Biddokkes Polda Metro Jaya langsung mengevakuasi seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi pingsan,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/08/2026).</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Mintohardjo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.</span></span><br style="mso-special-character: line-break; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><!-- [if !supportLineBreakNewLine]--><br style="mso-special-character: line-break;"><!--[endif]--><span style="background: white;"><o:p></o:p></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="color: rgb(33, 37, 41); background: white;">Jenazah korban kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan visum.</span><span style="color: rgb(33, 37, 41);"> <span style="background: white;">Polisi juga telah menemui keluarga korban, termasuk anak kandungnya, untuk berkoordinasi terkait penanganan lebih lanjut.</span></span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Budi mengatakan penyidik sempat mengajukan prosedur otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Namun, keluarga menolak tindakan tersebut.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi. Kami memahami dan berempati atas kondisi duka yang dialami keluarga, sehingga untuk sementara, penyidik belum meminta keterangan lebih lanjut,” ujar Budi.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Korban diketahui bernama Bambang Setiyawan (59), seorang pedagang cermin yang beraktivitas di kawasan Pejompongan.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Istri korban, Sudarsi (56), mengatakan dirinya masih bersama Bambang berjualan pada Kamis sore hingga sekitar pukul 16.30 WIB.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Biasanya, keduanya menutup tempat usaha sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, saat melihat massa mulai berdatangan, Sudarsi meminta suaminya menutup usaha lebih awal.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">“Sebenarnya kita belum tutup. Tutupnya itu jam 18.00. Tapi karena saya lihat massa sudah banyak, akhirnya saya bilang sama Bapaknya, ‘Itu massa sudah banyak, tutup’,” kata Sudarsi saat ditemui wartawan, Jumat (28/08/2026).</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Setelah kejadian tersebut, Bambang diketahui berada di rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.</span></span><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><br style="box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;"><span style="background: white; font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;"><span style="font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; float: none; word-spacing: 0px;">Polda Metro Jaya masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Polisi juga menghormati keputusan keluarga yang menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.</span> (red/ist)</span><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelarian Berakhir: Yuwanky, DPO Narkoba Kakap, Ditangkap Bareskrim di Bandara Soetta</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pelarian-berakhir-yuwanky-dpo-narkoba-kakap-ditangkap-bareskrim-di-bandara-soetta</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pelarian-berakhir-yuwanky-dpo-narkoba-kakap-ditangkap-bareskrim-di-bandara-soetta</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a934606cf35f.jpg" length="116233" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 10:29:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Langkah pelarian Yuwanky, pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) terkenal Planet Batam sekaligus buronan kelas kakap kasus peredaran narkotika, akhirnya resmi terhenti. Setelah sempat melarikan diri ke luar negeri dan bersembunyi di Singapura, Yuwanky berhasil diringkus oleh jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri. </p>
<p>Penangkapan dramatis tersebut terjadi di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Petugas kepolisian yang telah mengendus pergerakan sang buron langsung melakukan pengadangan begitu target turun dari pesawat. </p>
<p>Berdasarkan visual yang beredar, Yuwanky yang mengenakan jaket denim hitam tampak dikawal ketat oleh sejumlah aparat kepolisian berpakaian preman dan bermasker taktis saat digiring keluar dari area terminal bandara. </p>
<p><strong>Kronologi dan Jejak Pelarian ke Singapura</strong></p>
<p>Kasus yang menjerat Yuwanky bermula dari penggerebekan intensif yang dilakukan oleh aparat gabungan di THM Planet Batam. </p>
<p>Dalam operasi tersebut, polisi menemukan barang bukti narkotika dalam jumlah signifikan serta mengamankan beberapa orang yang diduga kuat merupakan kaki tangan jaringan peredaran tersebut. Namun, Yuwanky berhasil lolos dari sergapan awal petugas dan memanfaatkan jalur laut untuk menyeberang secara ilegal ke Singapura demi menghindari kejaran hukum. </p>
<p>Merespons kaburnya sang bandar, Bareskrim Polri langsung menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Yuwanky dengan nomor DPO/142/VIII/2026/Dittipidnarkoba. </p>
<p>Kepolisian juga berkoordinasi secara intensif dengan divisi imigrasi dan kepolisian negara tetangga untuk memantau setiap pergerakan keluar-masuk target. Jalur pelariannya terus dipantau ketat hingga ia memutuskan kembali ke Indonesia, yang berujung pada penyergapan instan di Bandara Soetta. </p>
<p><strong>Pernyataan Resmi Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri</strong></p>
<p>Di tengah proses penyidikan awal yang berjalan di markas kepolisian, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memberikan keterangan resmi mengenai keberhasilan operasi penangkapan ini. Pihaknya menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkotika, sekecil atau sekuat apa pun jaringan yang mereka miliki. </p>
<p>Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi penangkapan DPO Yuwanky pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Terminal 3 Bandara Soetta setelah mendarat dari Singapura, dan menyatakan bahwa tersangka langsung dibawa ke Bareskrim.</p>
<p>“Iya benar bahwa DPO Yuwanky telah dilakukan penangkapan pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar jam 16.47 WIB di Terminal 3 Bandara Soetta, Jakarta, sesaat setelah mendarat dengan penerbangan dari Singapura,” kata Eko melalui pesan singkat.</p>
<p><strong>Pengembangan Jaringan dan Ancaman Hukuman</strong></p>
<p>Setelah diamankan di Bareskrim Polri, Yuwanky menjalani pemeriksaan mendalam terkait perannya dalam peredaran narkoba dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Tersangka dijerat dengan UU Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup, sementara polisi berkomitmen untuk mengusut tuntas jaringan ini. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gugatan Dikabulkan, MK Hapus Pasal Penghinaan Pemerintah dalam KUHP</title>
<link>https://www.maximadaily.com/gugatan-dikabulkan-mk-hapus-pasal-penghinaan-pemerintah-dalam-kuhp</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/gugatan-dikabulkan-mk-hapus-pasal-penghinaan-pemerintah-dalam-kuhp</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a928f9dbc06b.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 15:27:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><strong>Jakarta</strong> – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan untuk seluruhnya permohonan uji materiil Pasal 240 dan Penjelasannya serta Pasal 241 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Mahkamah menilai pasal penghinaan terhadap pemerintah atau lembaga negara sebagaimana tercantum dalam Pasal 240 dan Penjelasan Pasal 240 serta Pasal 241 KUHP membuka kemungkinan untuk menjadi instrumen yang dapat mereduksi atau mematikan bahkan menghilangkan hak konstitusional warga negara sebagaimana dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sidang Pengucapan Putusan Nomor 282/PUU-XXIII/2025 ini digelar pada Jumat (28/8/2026) di Ruang Sidang Pleno, Gedung 1 MK. Permohonan ini diajukan oleh Tania Iskandar (Pemohon I), Sila Fide Novira Nggebu (Pemohon II), Muhammad Restu (Pemohon III), Yuni Wulan Ningsih (Pemohon IV), Ika Minawati (Pemohon V), Putra Muhamad Fadilla (Pemohon VI), Tasya Ayu Hapsari (Pemohon VII), Mawar Prasiska Nur Rizki (Pemohon VIII), dan Riesa Zhafirah (Pemohon IX).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Dalam pertimbangan hukum yang diucapkan oleh Hakim Konstitusi Adies Kadir, Mahkamah menilai norma Pasal 240 beserta Penjelasannya dan norma Pasal 241 UU 1/2023 menempatkan lembaga negara sebagai objek yang dilindungi oleh norma larangan penghinaan. Dalam batas penalaran yang wajar, semua lembaga termasuk lembaga negara adalah subjek hukum yang tidak memiliki rasa, baik rasa dipuji, rasa dicela, maupun rasa dihina. Apabila diletakkan dalam dasar argumentasi menjaga muruah atau martabat lembaga, sambung Adies, termasuk lembaga negara, individu yang berada dalam lembaga negara dimaksud juga harus menjaga muruah atau martabat dimaksud, dengan melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing lembaga sesuai dengan tujuan pembentukannya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Oleh karena itu, sambung Adies, dalam menilai dan sekaligus menakar proporsionalitas antara melindungi lembaga-lembaga negara menggunakan rezim ”larangan penghinaan” dengan kepentingan melindungi hak konstitusional warga negara menyampaikan pikiran dan pendapat secara terbuka sebagai wujud nyata ikut serta dalam pemerintahan, Mahkamah meletakkan jaminan atas hak menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nurani dalam mengeluarkan pendapat sebagai hak yang harus dijaga dan dilindungi sebagaimana yang dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Mahkamah menilai tanpa jaminan tersebut, pemenuhan hak-hak asasi, termasuk hak kebebasan sipil lainnya menjadi terancam dan akan kehilangan makna dalam pengertian yang sesungguhnya. Dengan demikian, dalil para Pemohon yang menyatakan norma Pasal 240 beserta penjelasannya dan norma Pasal 241 UU 1/2023 membuka ruang interpretasi subjektif dalam penegakan hukum.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Sehingga dapat menimbulkan ancaman kriminalisasi atas kritik, evaluasi dan pendapat yang sah dan dapat menimbulkan efek menakut-nakuti (chilling effect) bagi masyarakat dalam menyatakan pikiran dan sikap secara terbuka menyebabkan pelanggaran atas hak asasi sebagaimana dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945 adalah dalil yang berdasar, sehingga harus dinyatakan beralasan menurut hukum,” tegas Adies menekankan pertimbangan hukum Mahkamah atas permohonan ini.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Mahkamah juga mempertimbangkan bahwa norma Pasal 240 dan Penjelasannya serta Pasal 241 KUHP telah tidak menjamin hak untuk atas pengakuan, jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum, hak atas kebebasan menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya serta hak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat, hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya seperti dijamin dalam Pasal 28D ayat (1), Pasal 28E ayat (2) dan ayat (3), serta Pasal 28F UUD NRI Tahun 1945 sebagaimana yang didalilkan para Pemohon. Oleh karena itu, dalil para Pemohon harus dinyatakan beralasan menurut hukum untuk seluruhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Menyatakan Pasal 240 dan Penjelasan Pasal 240 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Menyatakan Pasal 241 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” ucap Ketua MK Suhartoyo. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PN Jaksel Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Lawan Kejagung, Penetapan Tersangka Tetap Sah</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pn-jaksel-tolak-praperadilan-febrie-adriansyah-lawan-kejagung-penetapan-tersangka-tetap-sah</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pn-jaksel-tolak-praperadilan-febrie-adriansyah-lawan-kejagung-penetapan-tersangka-tetap-sah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a92661cdc6d5.jpg" length="84723" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 00:11:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta </span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">- Upaya hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, untuk menggugurkan status tersangka dan penahanannya resmi kandas. Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Richard Edwin Basoeki, menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan oleh Febrie dalam sidang putusan berturut-turut pada 27 dan 28 Agustus 2026.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p></o:p></span><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Hakim menyatakan bahwa seluruh rangkaian tindakan paksa yang dilakukan oleh tim penyidik, mulai dari penggeledahan rumah di Sentul, penyitaan barang bukti emas 74 kilogram, pencegahan ke luar negeri, hingga penetapan status tersangka dan penahanan terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), adalah sah dan mempunyai kekuatan hukum mengikat. Hakim menilai dalil yang diajukan pemohon tidak beralasan hukum karena penyidik telah mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Mengadili, menolak permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya," kata hakim. "Membebankan biaya perkara yang timbul dalam permohonan ini kepada pemohon sejumlah nihil," tambah dia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p></o:p></span><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Hakim berpendapat dalil-dalil dan alasan yang diajukan Febrie Adriansyah tidak beralasan hukum dan tidak cukup membuktikan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Kejagung selaku Kejagung.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Oleh karena permohonan praperadilan yang diajukan pemohon tidak beralasan menurut hukum maka permohonan praperadilan tersebut haruslah ditolak untuk seluruhnya," kata hakim.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Dalam permohonan kali ini, Febrie Adriansyah menggugat penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan Kejagung. Kubu Febrie menilai Surat Perintah Penahanan Nomor PRIN-43/F/Fd.2/07/2026 yang diterbitkan 24 Juli 2026 tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Diberitakan, Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka kasus pencucian uang terkait emas 74 kilogram dan valuta asing (valas) miliaran rupiah. Seusai menjalani pemeriksaan, Febrie langsung ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (24/7/2026) malam.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Penetapan tersangka terhadap Febrie ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) nomor Sprint-03/F.2/Fd.2/07/2026 terkait kasus TPPU yang sebelumnya diterbitkan Kejagung pada 20 Juli 2026.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1; margin: 24pt 0in;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p></o:p></span><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sprindik TPPU itu berkaitan dengan barang bukti valuta asing miliaran rupiah dan emas 74 kilogram hasil penggeledahan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya yang kemudian dilimpahkan kepada Kejagung beberapa waktu lalu. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Usut Isu Liar Wabup Sumedang, Gubernur KDM Bentuk Tim Investigasi Khusus</title>
<link>https://www.maximadaily.com/usut-isu-liar-wabup-sumedang-gubernur-kdm-bentuk-tim-investigasi-khusus</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/usut-isu-liar-wabup-sumedang-gubernur-kdm-bentuk-tim-investigasi-khusus</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8e6177a8dc8.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 21:06:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Bandung</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat merespons isu miring yang viral di media sosial mengenai dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan yang menyeret nama Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, secara resmi mengumumkan pembentukan tim investigasi khusus untuk mengusut perkara tersebut secara transparan dan objektif.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Langkah tegas ini diambil menyusul beredarnya narasi berantai di grup WhatsApp dan platform digital terkait dugaan tindakan tak senonoh yang dilakukan oleh Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya (sekpri) berinisial R pada pertengahan Agustus 2026. Isu tersebut berkembang liar hingga memicu berbagai asumsi negatif di tengah masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa tim investigasi ini diterjunkan langsung agar seluruh duduk perkara dapat dibuka berdasarkan fakta materiil, bukan sekadar opini publik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini membentuk tim investigasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Sumedang agar peristiwa itu bisa tersaji secara objektif. Untuk itu, kepada semua pihak mohon bersabar sebelum hasil kami sampaikan, tidak dulu memberikan opini atau narasi," ujar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan resmi pada Jumat (28/8/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA;">Saat ini, tim investigasi gabungan Pemprov Jabar sedang mengumpulkan data lapangan guna menyusun laporan komprehensif. Sementara itu, situasi di lingkungan Pemkab Sumedang dilaporkan tetap berjalan kondusif demi menjaga kelancaran pelayanan. (red/ist)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragis! Pedagang Cermin Lansia Tewas Dikeroyok Massa OTK dalam Kericuhan di Pejompongan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tragis-pedagang-cermin-lansia-tewas-dikeroyok-massa-otk-dalam-kericuhan-di-pejompongan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tragis-pedagang-cermin-lansia-tewas-dikeroyok-massa-otk-dalam-kericuhan-di-pejompongan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a915a19f30e8.jpg" length="88360" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 17:44:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> – Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026) malam menyisakan duka mendalam. Seorang pedagang cermin lansia bernama Bambang Setiawan (60) tewas mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) saat kericuhan pecah di Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.</p>
<p>Korban yang merupakan warga Bendungan Hilir ini sehari-hari mencari nafkah dengan menggelar dagangannya di pinggir jalan kawasan tersebut. Namun naas, situasi demonstrasi yang semula damai berubah menjadi bentrokan anarkis menjelang malam hari hingga dini hari, menjebak korban di lokasi kejadian.</p>
<p>Menurut keterangan warga sekitar, istri korban sebenarnya sudah mengkhawatirkan kondisi keamanan sejak sore hari melihat pergerakan massa yang mulai memanas.</p>
<p>"Istrinya itu sebenarnya sudah sempat menyuruh korban untuk tutup dagangan lebih cepat karena massa demo di jalan sudah ramai sekali dari sore. Tapi sepertinya korban terlambat mengemas barangnya sampai kericuhan pecah," ujar Hendra (42), salah seorang saksi mata di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Nahas, saat kelompok massa mulai memblokade jalan dan melakukan tindakan destruktif, Bambang dikeroyok secara brutal oleh sekelompok pemuda tanpa alasan yang jelas. Selain Bambang, seorang pelajar berusia 18 tahun bernama Faturohman juga menjadi korban penganiayaan di lokasi yang sama hingga mengalami luka parah.</p>
<p>Jenazah korban kini telah dievakuasi, sementara aparat kepolisian terus memperketat pengamanan di sekitar kawasan Pejompongan dan melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu para pelaku pengeroyokan. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Sebut Perusakan di Kawasan Senayan Ulah Kelompok Perusuh</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-sebut-perusakan-di-kawasan-senayan-ulah-kelompok-perusuh</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-sebut-perusakan-di-kawasan-senayan-ulah-kelompok-perusuh</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a913d9838e4d.jpg" length="77775" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:33:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan aksi perusakan dan pembakaran di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/8) malam merupakan ulah kelompok perusuh atau pengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dikutip Antara, </p>
<p>​Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI sempat memanas menjelang Rabu (27/8) malam akibat ulah massa susulan yang tidak lagi bertujuan menyampaikan aspirasi.</p>
<p>​"Aksi penyampaian aspirasi awal dari massa AMPB Pati sebenarnya sudah selesai pada sore hari dan mereka telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu perwakilan DPR. Namun, kemudian datang sekelompok massa lain yang memicu kericuhan dengan mencoba membakar dan mendorong pagar utama," kata Budi di Jakarta, Jumat.</p>
<p>Budi menegaskan pihak kepolisian sebelumnya telah memberi peringatan agar massa menjaga ketertiban.</p>
<p>Mengingat eskalasi tindakan anarkis yang meningkat serta melanggar ketentuan batas waktu penyampaian pendapat di muka umum sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, Polri mengambil langkah penertiban secara bertahap.</p>
<p>"​Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas melakukan upaya pembubaran terukur (soft approach) menggunakan armada water cannon terhadap massa yang masih bertahan dan merusak fasilitas umum," katanya.</p>
<p>​Budi menegaskan pihak kepolisian tidak memberikan ruang bagi segala bentuk aksi kekerasan yang merugikan publik.</p>
<p>​"Tindakan perusakan fasilitas umum dapat merusak keteraturan sosial dan berujung pada terganggunya pelayanan kepada masyarakat luas," ujarnya.</p>
<p>​Polda Metro Jaya menegaskan pengamanan aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8), dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.</p>
<p>"Polri telah memberikan peringatan untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan-tindakan berupa perusakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis malam.</p>
<p>Budi mengatakan langkah pengamanan ditingkatkan setelah situasi di sekitar kompleks parlemen mengalami eskalasi pada sore hingga malam hari.</p>
<p>Menurut dia, setelah penyampaian aspirasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) selesai, sejumlah massa dari elemen lain masih berada dan berdatangan ke lokasi.</p>
<p>Sebagian massa kemudian disebut mencoba mendorong dan merusak pagar utama Gedung DPR/MPR serta melakukan pembakaran di sekitar pintu gerbang. (red/ist/ant)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siasat Kelompok Anarko Tunggangi Demo RUU Perampasan Aset di DPR Dibongkar, Polisi Sita Ratusan Molotov</title>
<link>https://www.maximadaily.com/siasat-kelompok-anarko-tunggangi-demo-ruu-perampasan-aset-di-dpr-dibongkar-polisi-sita-ratusan-molotov</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/siasat-kelompok-anarko-tunggangi-demo-ruu-perampasan-aset-di-dpr-dibongkar-polisi-sita-ratusan-molotov</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a91154823a18.jpg" length="159376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 13:01:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> – Polda Metro Jaya berhasil membongkar rencana sistematis kelompok yang diduga kuat terafiliasi dengan jaringan Anarko. </p>
<p>Kelompok ini teridentifikasi berusaha menunggangi aksi unjuk rasa terkait tuntutan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI. </p>
<p>Lewat operasi pencegahan dini (preventive strike), aparat mengamankan total 65 orang sebelum mereka berhasil menyusup ke tengah-tengah massa aksi utama mahasiswa dan masyarakat.</p>
<p>Penyelidikan intensif menunjukkan bahwa kelompok ini bergerak secara terstruktur melalui beberapa tahapan, mulai dari penguatan narasi provokatif di media sosial hingga mobilisasi massa secara berjenjang. </p>
<p>Tak main-main, polisi juga menemukan adanya skema penggalangan dana ilegal berkedok kegiatan sosial dan acara musik di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, yang dialihkan untuk membiayai gerakan operasional lapangan mereka.</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa pergerakan kelompok ini terpantau sangat rapi demi memicu chaos di tengah aksi damai. </p>
<p>Dari hasil pemetaan siber dan lapangan, polisi membagi penanganan perkara ke dalam dua klaster utama, yakni klaster pembiayaan dan klaster pelaksana.</p>
<p>"Berdasarkan hasil pemetaan dan pemantauan terhadap dinamika kelompok masyarakat serta mahasiswa yang diduga terafiliasi Anarko, kami mendapati adanya proses konsolidasi yang matang. Mereka membangun kesamaan isu, lalu menyiapkan sarana dan prasarana yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindakan kekerasan serta mengganggu keamanan umum," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya.</p>
<p>Dari total 65 orang yang diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Direktorat Reserse Siber, sebanyak 10 orang kini diperiksa intensif dalam klaster pembiayaan, sementara 53 orang berada di klaster pelaksana. Hingga saat ini, polisi telah menetapkan 2 orang di antaranya sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan resmi.</p>
<p>Selain mengamankan puluhan orang, pihak kepolisian juga menyita ratusan barang bukti berbahaya yang telah dipersiapkan. Barang bukti tersebut meliputi 39 pucuk senjata tajam, 2 pucuk senjata airsoft gun, 7 jerigen bensin, serta 201 botol kaca lengkap dengan sumbunya yang siap dirakit menjadi bom molotov. </p>
<p>Saat ini, penyidik masih terus mendalami aliran dana dan memburu aktor intelektual yang memberikan perintah di balik pergerakan kelompok penyusup tersebut. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Ini, Ruben Onsu Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/hari-ini-ruben-onsu-diperiksa-sebagai-tersangka-kasus-penipuan-investasi-rp35-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/hari-ini-ruben-onsu-diperiksa-sebagai-tersangka-kasus-penipuan-investasi-rp35-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a90fbcc1b636.jpg" length="63946" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 11:50:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> – Kasus dugaan penipuan investasi senilai Rp3,5 miliar yang menyeret nama presenter kondang Ruben Onsu memasuki tahap krusial. Hari ini, Jumat (28/8/2026), tim penyidik Satreskrim <a href="https://entertainment.kompas.com/read/2026/08/28/092141566/ruben-onsu-diperiksa-sebagai-tersangka-kasus-penipuan-hari-ini" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">Polres Metro Jakarta Selatan</span></a> menjadwalkan pemeriksaan perdana terhadap Ruben dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Status hukum sang artis resmi dinaikkan setelah pihak kepolisian mengantongi minimal dua alat bukti yang sah serta memeriksa lebih dari enam saksi berkepentingan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Perkara ini bermula dari laporan korban berinisial DM yang masuk sejak 22 Agustus 2025. DM mengaku tergiur tawaran investasi pada bisnis produk milik Ruben yang menjanjikan keuntungan berkala. Namun, seiring berjalannya waktu, modal investasi tak kunjung dikembalikan dan profit yang dijanjikan berujung nihil.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Pihak kepolisian menegaskan bahwa surat panggilan pemeriksaan pertama sebagai tersangka sudah dilayangkan secara resmi dan tim penyidik kini tengah menunggu kehadiran sang figur publik di ruang penyidikan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Terkait surat panggilan terhadap RSO sudah dikirimkan untuk jadwal pemeriksaan hari Jumat tanggal 28 Agustus 2026," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo saat memberikan keterangan resmi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Di sisi lain, kepolisian belum melakukan penahanan fisik terhadap Ruben lantaran dinilai tidak menunjukkan indikasi melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Keputusan ini diambil merujuk pada ketentuan Pasal 100 ayat 5 UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang syarat penahanan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Meski terancam jeratan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, pihak Ruben memilih langkah diplomatis melalui tim hukumnya. Pihak manajemen menegaskan kesiapannya untuk mengikuti seluruh prosedur hukum sekaligus membuka peluang perdamaian demi menyelesaikan masalah modal investasi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Ruben pastinya kooperatif apabila dipanggil sebagai tersangka. Fokus kami saat ini adalah mengupayakan pengembalian ganti kerugian melalui jalur mediasi," tegas kuasa hukum Ruben Onsu, Machi Ahmad, seperti dikutip dari laporan <a href="https://www.tribunnews.com/metropolitan/7873420/ruben-onsu-jadi-tersangka-polisi-ungkap-alasan-belum-menahan-mantan-suami-sarwendah" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">Tribunnews</span></a>. Penyidik memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan objektif guna memberikan kepastian keadilan bagi kedua belah pihak. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua Komisi 3 DPR RI Habiburokhman Minta Rekening Botok Segera Bisa Diakses Kembali</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ketua-komisi-3-dpr-ri-habiburokhman-minta-rekening-botok-segera-bisa-diakses-kembali</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ketua-komisi-3-dpr-ri-habiburokhman-minta-rekening-botok-segera-bisa-diakses-kembali</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8ede7155ae3.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:40:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta - </span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Komisi III DPR RI mendorong agar rekening milik aktivis asal Pati, Supriyono alias Botok, segera dapat kembali digunakan apabila dalam proses penanganannya tidak ditemukan unsur pidana. Dorongan tersebut disampaikan menyusul persoalan rekening Botok yang tidak dapat digunakan untuk bertransaksi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengatakan pihaknya menerima masukan masyarakat terkait rekening aktivis dan sejumlah pihak yang tidak dapat digunakan, baik karena pemblokiran maupun penundaan transaksi. Komisi III kemudian mencermati persoalan tersebut dan berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya serta Direktur Utama Bank Mandiri.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Komisi III, atas arahan pimpinan DPR, mencermati persoalan ini dan kami mengatakan sebaiknya rekening tersebut bisa diakses kembali oleh pemiliknya. Karena menurut kami, tidak ada hal ihwal terkait pidana dalam masalah tersebut,” kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Menurut Habiburokhman, akses rekening perlu dikembalikan agar pemilik dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. Komisi III juga meminta kepolisian dan Bank Mandiri segera mencari solusi serta memberikan kepastian mengenai status rekening tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Kita menghadirkan Pak Kapolda, berkoordinasi Pak Kapolda dan Pak Dirut Mandiri. Kami minta untuk segera memulihkan rekening itu,” tutur Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sebelumnya, rekening Bank Mandiri milik Botok menjadi perhatian setelah tidak dapat digunakan untuk bertransaksi. Botok menyebut rekening tersebut berkaitan dengan aktivitas dan penghimpunan dana masyarakat. Sementara itu, kepolisian menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan merupakan penundaan transaksi dalam rangka proses penyelidikan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri mengatakan pihaknya menghormati perhatian dan masukan Komisi III DPR RI terkait persoalan tersebut. Kepolisian memastikan penanganan dilakukan secara objektif dan profesional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Kami menghormati dan juga menyampaikan terima kasih Bapak Ketua Komisi III atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk memberikan penjelasan terkait informasi mengenai penghimpunan dana,” kata Asep.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">“Setiap langkah dilaksanakan secara objektif dan profesional dan tetap melibatkan asas berlakunya praduga tak bersalah,” pungkasnya. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Belum Menahan Ruben Onsu Karena Dinilai Tak Hambat Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-belum-menahan-ruben-onsu-karena-dinilai-tak-hambat-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-belum-menahan-ruben-onsu-karena-dinilai-tak-hambat-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a872753e75f7.jpg" length="66155" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 13:42:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height: 1.1; background: white; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-size: 12pt;"><b><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #333333;">Jakarta </span></b><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #333333;">- Polisi menyatakan belum menahan artis Ruben Onsu sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp3,5 miliar karena dinilai tak menghambat selama proses penyidikan serta memberikan informasi sesuai fakta.<o:p></o:p></span></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">"Tersangka tidak memberikan informasi yang tidak sesuai fakta pada saat pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta.<o:p></o:p></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">Iskandarsyah mengatakan syarat penahanan seorang tersangka diatur dalam Pasal 100 ayat 5 Undang-Undang 20 Tahun 2025. Dia menuturkan Ruben tidak pernah mengabaikan panggilan penyidik dua kali berturut-turut tanpa alasan yang jelas.<o:p></o:p></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">Selain itu, Ruben juga dinilai tidak menghambat proses penyidikan dan tidak berupaya melarikan diri. "Tersangka tidak berupaya merusak dan menghilangkan barang bukti. Tersangka tidak mempengaruhi saksi untuk tidak mengatakan kejadian sebenarnya," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">Ia menjelaskan Ruben dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat (28/8) mendatang. Adapun kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.<o:p></o:p></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">Ruben dan DM kemudian membuat perjanjian kerja sama terkait investasi tersebut. Ruben juga disebut menjanjikan keuntungan dari kerja sama itu.<o:p></o:p></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, korban tidak mendapatkan keuntungan yang dijanjikan sebelumnya. Total kerugian yang dialami korban dalam kasus ini diduga mencapai Rp3,5 miliar.<o:p></o:p></span></p>
<p style="line-height: 1.1; background: white; margin: 0in 0in 0.25in;"><span style="font-family: Georgia, serif; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12pt;">Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menjelaskan kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan sejak 25 April 2026 setelah penyidik memeriksa enam orang saksi termasuk ahli. Setelahnya, polisi melakukan gelar perkara dan menetapkan Ruben Onsu sebagai tersangka. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 1.1;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Sembunyikan Sabu di Rak Sepatu</title>
<link>https://www.maximadaily.com/aktor-revaldo-kembali-ditangkap-kasus-narkoba-sembunyikan-sabu-di-rak-sepatu</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/aktor-revaldo-kembali-ditangkap-kasus-narkoba-sembunyikan-sabu-di-rak-sepatu</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8dc5deb36de.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 10:34:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> – Jagat hiburan tanah air kembali diguncang kabar mengejutkan. Aktor kawakan Revaldo Fifaldi (RF) kembali berurusan dengan hukum setelah diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Penangkapan dilakukan pada Senin (24/8/2026) malam di sebuah apartemen di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Aksi penindakan ini berawal dari adanya laporan keresahan masyarakat terkait aktivitas terlarang tersebut. Saat melakukan penggeledahan taktis, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan sang aktor di tempat tak terduga.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti tiga plastik klip bekas sabu, dua korek, tiga pipet, tiga bong, setengah butir alprazolam, setengah butir sanax, dua kotak penyimpanan dan satu unit handphone milik tersangka RF yang ditemukan di rak sepatu," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kombes Pol Nasriadi menambahkan bahwa berdasarkan hasil interogasi awal, Revaldo mengaku membeli paket sabu tersebut seharga Rp650.000 secara transfer. Setelah dilakukan pemeriksaan medis di markas komando, hasil tes urine aktor film 'Ada Apa dengan Cinta?' ini dinyatakan positif mengandung narkotika dan psikotropika. Pihak kepolisian kini telah resmi menaikkan status Revaldo menjadi tersangka.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kasus ini menjadi catatan hitam yang panjang bagi karier sang aktor. Ini merupakan kali keempat Revaldo terjerat kasus serupa, setelah sebelumnya pernah ditangkap atas kepemilikan narkoba pada tahun 2006, 2010, dan awal tahun 2023 silam. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman intensif guna memburu penyuplai atau jaringan narkoba yang mengalirkan barang haram tersebut kepada tersangka. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penggerebekan DPO Narkoba di Lampung Utara Berujung Baku Tembak, Tiga Polisi Terluka dan Pelaku Tewas</title>
<link>https://www.maximadaily.com/penggerebekan-dpo-narkoba-di-lampung-utara-berujung-baku-tembak-tiga-polisi-terluka-dan-pelaku-tewas</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/penggerebekan-dpo-narkoba-di-lampung-utara-berujung-baku-tembak-tiga-polisi-terluka-dan-pelaku-tewas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8dd6d3393ac.jpg" length="39455" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 08:14:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lampung Utara</strong> – Aksi penggerebekan terhadap gembong narkoba di wilayah Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, berujung pada insiden baku tembak yang menegangkan. </p>
<p>Peristiwa berdarah ini terjadi pada Selasa dini hari, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 02.45 WIB, di kawasan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi.</p>
<p>Insiden ini bermula saat jajaran Tim Tekab Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara bergerak ke sebuah lokasi hiburan organ tunggal setelah menerima laporan valid mengenai keberadaan seorang buronan. </p>
<p>Target operasi tersebut adalah Popi Handika Purba (PHP), seorang pria yang telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akibat kasus peredaran gelap narkotika.</p>
<p>Namun, proses penegakan hukum ini tidak berjalan mulus. Ketika petugas mengepung lokasi dan hendak melakukan pengamanan, pelaku memberikan perlawanan yang sangat agresif. </p>
<p>Tanpa disangka, PHP mencabut senjata api rakitan tersembunyi dan langsung melepaskan tembakan bertubi-tubi ke arah petugas. Rentetan tembakan tersebut memicu aksi saling tembak yang tidak terhindarkan di tengah kerumunan.</p>
<p>Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, memberikan pernyataan resmi di markas kepolisian terkait kronologi serta dampak dari bentrokan bersenjata tersebut.</p>
<p>"Benar bahwa telah terjadi baku tembak saat tim di lapangan berupaya mengamankan seorang DPO kasus narkoba berinisial PHP. Petugas terpaksa melepaskan tembakan balasan yang terukur karena nyawa anggota di lapangan berada dalam posisi terancam. Akibat kejadian ini, tiga personel kami mengalami luka tembak dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Sementara itu, tersangka PHP dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian setelah terkena tindakan tegas dan terukur dari petugas," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun saat dikonfirmasi media, Selasa sore.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun, ketiga polisi yang terluka dalam tugas tersebut adalah Aipda Adizar yang menderita luka tembak di kaki kanan, Aipda Adi Agus Candra dengan luka gores peluru di pelipis mata, serta Brigpol Ariyadi yang mengalami luka tembak cukup serius di bagian perut. </p>
<p>Karena kondisi luka perut yang dideritanya, Brigpol Ariyadi langsung dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo di Kota Bandarlampung untuk menjalani penanganan bedah intensif.</p>
<p>Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian berhasil menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna krom dengan gagang cokelat milik pelaku. </p>
<p>Selain senjata, polisi juga mengamankan dua butir amunisi aktif kaliber 9 milimeter beserta tiga selongsong peluru yang sempat diletuskan oleh pelaku.</p>
<p>Saat ini, pihak Polda Lampung bersama Polres Lampung Utara masih terus mendalami kasus ini guna mengusut tuntas asal-usul senjata api ilegal tersebut. Investigasi juga diarahkan untuk memetakan apakah terdapat keterlibatan jaringan pengedar narkoba maupun sindikat senjata api ilegal lainnya yang menyokong pelarian tersangka selama ini. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Modus &amp;apos;Alibi Memancing&amp;apos; Terbongkar, Polda Riau Buru Korporasi di Balik Karhutla</title>
<link>https://www.maximadaily.com/modus-alibi-memancing-terbongkar-polda-riau-buru-korporasi-di-balik-karhutla</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/modus-alibi-memancing-terbongkar-polda-riau-buru-korporasi-di-balik-karhutla</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d39139c579.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 18:59:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Pekanbaru</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> – Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus memperketat pengawasan dan penegakan hukum terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Hingga paruh kedua tahun 2026, aparat dilaporkan telah memproses puluhan laporan kasus karhutla dengan menetapkan puluhan tersangka perorangan yang kedapatan sengaja membakar lahan demi menekan biaya operasional perkebunan kelapa sawit.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Namun, di balik penangkapan para pelaku di lapangan, polisi mencium adanya pola sistematis yang mengarah pada keterlibatan korporasi besar. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah modus 'alibi memancing'. Modus ini dilakukan dengan memanfaatkan warga atau petani lokal untuk masuk ke kawasan hutan sekunder atau lahan gambut dengan membawa alat pancing guna menghindari kecurigaan petugas, lalu menyulut api secara sengaja saat situasi dirasa aman.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengungkapkan bahwa pola kejahatan lingkungan ini terus didalami secara intensif menggunakan pendekatan hukum multisektor (<i>multi-door approach</i>) guna menyasar dalang utama dan aktor intelektualnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Hasil investigasi kami menemukan pola unik pada penanganan perkara. Ada beberapa tersangka yang diamankan di lokasi kebakaran berdalih hanya sedang memancing. Padahal, setelah tim memeriksa titik tersebut, sama sekali tidak ada spot atau sumber air untuk pemancingan. Modus ini sengaja disiapkan pelaku sebagai alibi agar keberadaan mereka tidak dicurigai," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dalam keterangannya saat rapat koordinasi penanganan karhutla di Pekanbaru.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Polda Riau menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menindak pelaku karhutla, baik perorangan maupun korporasi yang terbukti menyuruh atau mendanai pembakaran. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau kini tengah mengaudit sejumlah konsesi perusahaan, termasuk area lahan konservasi yang terindikasi memiliki titik api, guna mencari bukti keterlibatan korporasi secara menyeluruh. Langkah tegas berupa ancaman pidana dan denda miliaran rupiah disiapkan sebagai efek jera demi menyelamatkan ekosistem lingkungan. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Bantah Tangkap &amp;apos;Botok&amp;apos; Pati di Gedung DPR, Sebut Hanya Salah Paham</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-bantah-tangkap-botok-pati-di-gedung-dpr-sebut-hanya-salah-paham</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-bantah-tangkap-botok-pati-di-gedung-dpr-sebut-hanya-salah-paham</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8d34a57f966.jpg" length="106091" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:53:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">– Polda Metro Jaya membantah isu media sosial mengenai penangkapan terhadap Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian menyatakan rekaman video viral yang memperlihatkan massa mengepung mobil polisi di lokasi kejadian murni merupakan kesalahpahaman di lapangan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Peristiwa tersebut sempat memicu ketegangan saat ratusan demonstran asal Pati secara spontan mengerumuni mobil dinas kepolisian. Mereka salah mengira bahwa pimpinan mereka sedang diamankan secara sepihak oleh aparat keamanan yang bertugas.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan simpang siur informasi tersebut. Menurutnya, Supriyono naik ke mobil polisi atas dasar kesepakatan bersama, bukan karena tindakan represif.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Kami menegaskan tidak ada penangkapan atau pengamanan paksa terhadap saudara Supriyono alias Botok. Keberadaan yang bersangkutan di dalam kendaraan dinas adalah untuk kami fasilitasi menuju Mapolda Metro Jaya dalam rangka koordinasi administrasi perizinan kegiatan dan pengantaran surat pemberitahuan aksi," ujar Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangan resminya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Klarifikasi ini diperkuat tim hukum AMPB, Vander, yang membenarkan rombongan mereka mengalami kendala karena bus operasional rusak. Supriyono berinisiatif menumpang kendaraan polisi agar pengurusan dokumen perizinan aksi tetap berjalan lancar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Namun, koordinasi itu disalahartikan oleh massa yang berada di lokasi. Guna menjaga situasi tetap kondusif, polisi dan AMPB sepakat membatalkan rencana perjalanan tersebut, lalu Supriyono kembali turun untuk menenangkan massa. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif; mso-bidi-font-family: Arial;"><o:p> </o:p></span></p>
<h1 style="background: white;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; color: #292627;"><o:p> </o:p></span></h1>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><o:p> </o:p></span></p>
<h1 style="background: white;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; color: #292627;"><o:p> </o:p></span></h1>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%; font-family: 'Georgia',serif; color: #333333; background: white;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangerang Selatan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-bongkar-pabrik-uang-palsu-rp36-miliar-di-tangerang-selatan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-bongkar-pabrik-uang-palsu-rp36-miliar-di-tangerang-selatan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8ca18140ad7.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 12:39:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> - Polda Metro Jaya berhasil membongkar pabrik pembuatan uang palsu berskala besar di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel). Penggerebekan dilakukan di ruko pergudangan Taman Tekno, Setu, BSD, pada Jumat (21/8/2026) malam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Polisi menyita barang bukti berupa 360.000 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dengan total nilai mencapai Rp36 miliar. Uang palsu berkualitas tinggi tersebut berhasil diamankan sebelum sempat beredar dan merugikan masyarakat luas.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Komplotan ini diketahui telah beroperasi sejak Maret 2026. Mereka memproduksi uang dengan kemiripan visual yang sangat tinggi untuk mengecoh mata awam. Sindikat ini berencana memasukkan uang palsu tersebut ke dalam sistem perbankan dengan metode pencampuran.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Victor Dean Mackbon, memberikan keterangan resmi mengenai kualitas dari komoditas ilegal yang disita tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> "Para pelaku menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan kualitas Grade A. Mereka meniru nomor seri, benang pengaman, hingga hologram. Namun, kami memastikan seluruh lembaran senilai tiga puluh enam miliar rupiah ini belum sempat beredar ke masyarakat," ujar Kombes Pol. Victor Dean Mackbon.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Polisi menetapkan empat tersangka, yakni S, NC, dan D sebagai tim pembuat di Tangsel, serta AB sebagai pemodal utama yang ditangkap di PIK, Jakarta Utara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Dua di antaranya merupakan residivis kasus serupa. Selain uang palsu, polisi menyita mesin cetak dan perlengkapan senilai Rp1 miliar. Para tersangka kini dijerat UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman penjara maksimal hingga 15 tahun. (red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Selidiki Aliran Dana Rekening Donasi Demo, Panggil Mas Botok dan OJK</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-selidiki-aliran-dana-rekening-donasi-demo-panggil-mas-botok-dan-ojk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-selidiki-aliran-dana-rekening-donasi-demo-panggil-mas-botok-dan-ojk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8c5c766d530.jpg" length="109932" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 06:55:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Polda Metro Jaya mengambil langkah tegas dengan mengajukan permohonan penundaan transaksi terhadap rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok. </p>
<p>Tindakan hukum ini memicu perhatian publik karena rekening pribadi tersebut menampung dana donasi warga sebesar Rp80,9 juta yang rencananya akan digunakan untuk membiayai operasional, logistik, serta sewa bus massa aksi unjuk rasa di Jakarta pada 27 Agustus 2026.</p>
<p>Untuk mendalami legalitas pengumpulan dana dalam jumlah besar oleh perorangan, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik rekening serta pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>
<p>Langkah penyidikan ini didasarkan pada dugaan pelanggaran aturan penghimpunan dana masyarakat tanpa izin resmi badan usaha.</p>
<p>Di tengah bergulirnya penyelidikan, pihak kepolisian memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar terkait status pembekuan akun bank tersebut.</p>
<p>"Surat yang diajukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu tentang penundaan transaksi, bukan pemblokiran permanen atau penyitaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat memberikan keterangan resmi kepada media. "Tindakan ini berlaku selama lima hari kerja untuk mendalami aliran dana, karena penghimpunan dana besar melanggar Pasal 237 UU P2SK yang mewajibkan adanya izin badan usaha." sambungnya.</p>
<p>Meskipun akses keuangan operasional mereka tertahan, pihak pendemo menegaskan bahwa agenda penyampaian aspirasi rakyat akan tetap berjalan sesuai rencana awal. Pihak penyelenggara aksi menyayangkan penundaan transaksi yang dinilai mendadak dan mengganggu persiapan teknis keberangkatan logistik dari daerah.</p>
<p>"Uang di rekening itu murni hasil patungan sukarela warga dan uang pribadi saya untuk sewa bus, bukan hasil kriminal," ujar Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Mas Botok dalam pernyataan klarifikasinya. "Penundaan transaksi ini membuat kami terzalimi dan kebingungan memenuhi kebutuhan akomodasi massa yang akan menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset di Jakarta."</p>
<p>Polda Metro Jaya menjamin uang di dalam rekening tersebut aman dan akan dipulihkan sepenuhnya setelah proses klarifikasi selesai pada Jumat, 28 Agustus 2026. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Tetapkan 72 Tersangka Kasus Karhutla di Sumatera dan Kalimantan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-tetapkan-72-tersangka-kasus-karhutla-di-sumatera-dan-kalimantan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-tetapkan-72-tersangka-kasus-karhutla-di-sumatera-dan-kalimantan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8b15c724a01.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 06:17:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;"><b><span style="font-size: 12pt;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12pt;"> – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengambil langkah tegas dalam menindak pelaku perusakan lingkungan. Hingga akhir Agustus 2026, kepolisian resmi menetapkan 72 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Langkah ini diambil setelah jajaran kepolisian menindaklanjuti puluhan laporan masyarakat serta pantauan titik api di lapangan.<o:p></o:p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, mengonfirmasi bahwa penetapan tersangka perorangan ini berasal dari akumulasi penanganan 89 Laporan Polisi (LP) yang tersebar di sembilan jajaran Kepolisian Daerah (Polda). Berdasarkan hasil investigasi, total luasan area hutan dan lahan yang hangus terbakar akibat aksi ilegal ini diperkirakan mencapai 1.006,67 hektare.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri, Minggu (23/8/2026), pihak kepolisian memaparkan bahwa sebagian besar pelaku terbukti sengaja membakar vegetasi demi keuntungan ekonomi sepihak. Penyelidikan intensif di lokasi kejadian mengungkap adanya motif penghematan modal untuk membuka lahan perkebunan baru.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: georgia, palatino, serif;">“Rata-rata modus operandi pada sembilan Polda tersebut, sebagian besar digunakan oleh para tersangka adalah membuka lahan dengan cara sengaja membakar agar biaya operasional kegiatan berkebun menjadi murah atau ekonomis,” kata Brigjen Pol. Moh. Irhamni, Dirtipidter Bareskrim Polri.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Arial',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Barang bukti seperti korek api, jeriken bahan bakar, hingga alat tebang disita dari lokasi kebakaran, menegaskan unsur kesengajaan. Lebih lanjut, Polri menggandeng PPATK untuk menelusuri aliran dana dan aktor intelektual, menyasar 9 Polda aktif: Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Aceh, dan Kaltara. Tersangka dijerat UU Kehutanan, Perkebunan, dan Lingkungan Hidup. (red/ist)</span><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Perdana, Pihak Ruben Onsu Pastikan Kooperatif</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-jadwalkan-pemeriksaan-perdana-pihak-ruben-onsu-pastikan-kooperatif</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-jadwalkan-pemeriksaan-perdana-pihak-ruben-onsu-pastikan-kooperatif</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8a861a5abd7.jpg" length="68548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 14:36:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta - </span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Polres Metro Jakarta Selatan bersiap melayangkan surat panggilan resmi kepada presenter kondang Ruben Onsu (RSO) untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada pekan depan. Langkah ini diambil menyusul peningkatan status hukum sang artis setelah gelar perkara kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp 3,5 miliar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan kini tengah merampungkan berkas administrasi pemanggilan. Penyidik menegaskan bahwa pemeriksaan ini krusial untuk mendalami peran dan meminta keterangan lanjutan dari Ruben dalam kapasitas barunya sebagai tersangka utama.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Saat dikonfirmasi mengenai jadwal pasti kedatangan sang artis, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, <a href="https://www.youtube.com/watch?v=Mge1zGpJxyM" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">AKP Joko Adi Wibowo</span></a>, memberikan penjelasan mengenai teknis pemanggilan yang sedang dipersiapkan oleh tim penyidik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Untuk jadwal pastinya, penyidik Satreskrim saat ini sedang menyusun agenda pemanggilan resmi. Surat panggilan sebagai tersangka akan kami layangkan dalam waktu dekat ini agar yang bersangkutan bisa hadir pada pekan depan. Pemeriksaan perdana ini sangat penting untuk mendalami keterangan materi perkara setelah statusnya resmi dinaikkan. Kami berharap proses ini berjalan lancar demi kepastian hukum kedua belah pihak." Sebut AKP Joko.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Merespons rencana pemanggilan tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memastikan bahwa kliennya akan menghadapi proses hukum ini secara ksatria. Pihaknya mengaku siap memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya di hadapan penyidik <a href="https://news.detik.com/berita/d-8627503/polres-jaksel-tetapkan-ruben-onsu-tersangka-kasus-penipuan" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">Polres Metro Jakarta Selatan</span></a>.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Klien kami, Mas Ruben, dari awal berkomitmen untuk selalu kooperatif terhadap jalannya proses hukum. Begitu surat panggilan resmi dari penyidik Polres Jaksel kami terima, kami pastikan Mas Ruben akan hadir memenuhi panggilan tersebut pekan depan. Kami tidak akan mangkir. Kehadiran kami nanti juga sekaligus untuk membawa bukti-bukti pendukung berkas laporan keuangan operasional bisnis, guna meluruskan bahwa perkara ini murni masalah dinamika bisnis, bukan niat jahat untuk menipu." Ujar Minola.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Hingga saat ini, polisi belum mengeluarkan kebijakan pencekalan ke luar negeri terhadap <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ruben_Onsu" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">Ruben Onsu</span></a> lantaran sang publik figur dinilai sangat kooperatif selama masa penyelidikan hingga penetapan tersangka.(red/ist)<o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bahaya Narkoba Cair Mengintai Generasi Muda, BNN Rekomendasikan Vape Dilarang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bahaya-narkoba-cair-mengintai-generasi-muda-bnn-rekomendasikan-vape-dilarang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bahaya-narkoba-cair-mengintai-generasi-muda-bnn-rekomendasikan-vape-dilarang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a89b9822cfa5.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 22:02:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Jakarta</span></b><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;"> – Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi <a href="https://news.detik.com/berita/d-8628793/kepala-bnn-rekomendasikan-larangan-total-vape-narkotika-sudah-berevolusi" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">merekomendasikan pelarangan total terhadap peredaran vape</span></a> atau rokok elektrik di Indonesia. Langkah agresif ini diambil menyusul maraknya modus operandi sindikat narkoba internasional yang memanfaatkan cairan (<i>liquid</i>) vape sebagai media baru penyelundupan zat adiktif.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Sinyal darurat ini diperkuat oleh keberhasilan tim gabungan <a href="https://bnn.go.id/fgd-pengaturan-rokok-elektrik-vape-dan-pembatasan-penggunaan-dinitrogen-oksida-whip-pink-di-indonesia/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">BNN</span></a>, Bea Cukai, dan Polda Kepri yang menggagalkan penyelundupan fantastis berupa 2,6 ton metamfetamin cair di perairan Kepulauan Riau. Cairan murni tersebut diketahui akan diolah menjadi jutaan <i>cartridge</i> vape narkotika siap edar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa perubahan bentuk narkoba dari padat ke cair merupakan strategi licik sindikat untuk mengelabui petugas dan menyasar generasi muda di ruang publik.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0in; line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">"Pengungkapan ini bukanlah sekadar angka statistik, melainkan penyelamatan nyawa manusia dalam skala yang sangat masif. BNN RI secara tegas merekomendasikan pelarangan total terhadap vape guna menyelamatkan dan melindungi Generasi Emas Indonesia dari ancaman bahaya narkoba," ujar <a href="https://news.detik.com/berita/d-8628793/kepala-bnn-rekomendasikan-larangan-total-vape-narkotika-sudah-berevolusi" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: blue;">Suyudi Ario Seto</span></a> saat memberikan keterangan resmi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Berdasarkan uji laboratorium Pusat BNN terhadap ratusan sampel liquid vape yang beredar, ditemukan kandungan zat mematikan seperti ganja sintetis (<i>synthetic cannabinoid</i>), sabu, hingga obat bius etomidate. Zat-zat kimia berbahaya ini dikemas sedemikian rupa dengan berbagai perisa buah yang membuat masyarakat tidak menyadari ancaman di dalamnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Georgia',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: Arial; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none;">Rekomendasi pelarangan total ini telah diajukan ke DPR RI untuk dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang Narkotika. Jika disetujui, Indonesia akan mengikuti jejak negara-negara tetangga di Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam yang sudah lebih dulu melarang peredaran rokok elektrik demi keselamatan warga mereka. (red)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ruben Onsu Jadi Tersangka Penggelapan Bisnis, Kuasa Hukum Luruskan Duduk Perkara</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ruben-onsu-jadi-tersangka-penggelapan-bisnis-kuasa-hukum-luruskan-duduk-perkara</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ruben-onsu-jadi-tersangka-penggelapan-bisnis-kuasa-hukum-luruskan-duduk-perkara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a899dde19ae5.jpg" length="63946" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 19:49:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;"><strong>Jakarta</strong> – Kabar mengejutkan datang dari panggung hiburan sekaligus dunia bisnis tanah air. Presenter kondang Ruben Onsu resmi menyandang status sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi bisnis. Penetapan status hukum baru ini dikonfirmasi oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan setelah melakukan gelar perkara mendalam pada Rabu, 20 Agustus 2026. Kasus yang menyeret nama besar sang artis ini berawal dari laporan polisi tertanggal 22 Agustus 2025 lalu oleh pelapor berinisial P yang mewakili korban berinisial DM, dengan total kerugian yang fantastis mencapai Rp3,5 miliar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Duduk perkara ini bermula ketika korban ditawarkan sebuah kerja sama investasi yang menjanjikan dalam bisnis jual beli produk yang dikelola langsung oleh unit usaha milik Ruben Onsu. Tergiur dengan nama besar dan reputasi Ruben sebagai pengusaha sukses, korban kemudian menyetorkan modal secara bertahap hingga menyentuh angka miliaran rupiah. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Namun, seiring berjalannya waktu, janji manis mengenai pembagian keuntungan berkala tidak kunjung terealisasi. Jangankan profit yang didapat, modal awal milik korban pun tidak kunjung dikembalikan bahkan setelah melewati batas waktu kesepakatan yang telah ditentukan bersama. Setelah upaya penagihan mandiri menemui jalan buntu, pihak korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum guna mencari keadilan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Menanggapi babak baru yang cukup berat dalam permasalahan hukumnya ini, Ruben Onsu akhirnya memilih untuk buka suara dan tidak menghindar dari kejaran awak media. Melalui unggahan tertulis di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 22 Agustus 2026, Ruben secara ksatria menyampaikan permohonan maaf yang mendalam sekaligus mengklarifikasi situasi pelik yang kini menjerat dirinya kepada seluruh masyarakat Indonesia.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Di tengah tekanan opini publik yang berkembang liar, Ruben mengungkapkan isi hatinya mengenai kendala internal serta komitmennya dalam menghadapi kasus ini:<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada publik atas kegaduhan yang terjadi saat ini. Saya akui proses pencarian bukti dokumen dan data klarifikasi di internal kami sempat terkendala berat karena beberapa mantan karyawan yang memegang kendali penuh atas urusan operasional ini sudah tidak dapat dihubungi lagi atau terkesan menghilang. Namun, dari lubuk hati yang paling dalam, saya menegaskan tidak ada sedikit pun niat untuk lari dari tanggung jawab atau sekadar membela diri mencari pembenaran. Saya sangat ingin masalah ini segera selesai dengan baik, menempuh jalur kekeluargaan, dan menyelesaikannya secepat mungkin." Ujar Ruben.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Di sisi lain, tim kuasa hukum Ruben Onsu yang dipimpin oleh advokat senior Minola Sebayang, memberikan penjelasan hukum yang sedikit berbeda untuk meluruskan asumsi liar di masyarakat. Minola menegaskan bahwa perkara ini sejatinya bukanlah sebuah praktik investasi bodong atau murni penggelapan seperti yang dituduhkan. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Menurut versinya, hubungan hukum yang terjadi pada awalnya adalah urusan pinjaman dana atau utang piutang murni sebesar Rp3,5 miliar yang murni digunakan untuk menyokong kebutuhan modal bisnis kliennya. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Di tengah jalan, sempat ada pembicaraan untuk mengonversi utang tersebut menjadi saham atau kerja sama bisnis, namun rencana itu batal atas permintaan sepihak dari pemberi dana, sehingga menyisakan kewajiban utang pokok yang harus dikembalikan secara utuh oleh Ruben.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Lebih lanjut, Minola membeberkan bahwa kliennya berada dalam posisi sulit karena sempat mengalami krisis keuangan dan kerugian internal yang cukup parah. Hal ini dipicu oleh tindakan tidak terpuji dari mantan karyawan kepercayaan Ruben sendiri yang diduga melakukan penggelapan aset perusahaan secara masif sebelum mengundurkan diri. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Kendati menjadi korban di dalam lingkaran bisnisnya sendiri, Ruben Onsu memilih tetap bertanggung jawab penuh atas seluruh ekosistem usahanya.Saat ini, pihak Ruben Onsu dipastikan akan mengambil langkah yang sangat kooperatif terhadap proses pemeriksaan lanjutan di Polres Metro Jakarta Selatan. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif; color: #888888; background: white;">Tim hukum Ruben sedang berfokus penuh menyusun skema mediasi ulang guna mencapai kesepakatan perdamaian di luar persidangan (out of court settlement). Ruben berkomitmen untuk segera melunasi dan mengembalikan dana hak korban sebesar Rp3,5 miliar tersebut dalam waktu singkat. Langkah cepat ini diambil dengan harapan pihak pelapor bersedia mencabut laporan polisinya, sehingga kasus ini dapat diselesaikan secara damai melalui mekanisme keadilan restoratif (restorative justice) demi memulihkan nama baik sang presenter di mata publik.(red/ist)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: 'Georgia',serif;"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Ungkap 3 Klaster Korupsi Unsoed, Direktur Penyidikan: Ini Kategori Pemerasan!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-ungkap-3-klaster-korupsi-unsoed-direktur-penyidikan-ini-kategori-pemerasan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-ungkap-3-klaster-korupsi-unsoed-direktur-penyidikan-ini-kategori-pemerasan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8964f6a2bef.jpg" length="82643" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 17:04:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - KPK resmi menahan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq beserta lima orang lainnya usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Mereka menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru (maba) jalur mandiri.</p>
<p>Plt. Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, menyatakan praktik rasuah ini terbagi dalam tiga klaster. Pada klaster pertama, Wakil Rektor III Norman Arie Prayogo diduga mematok "mahar" masuk Fakultas Kedokteran sebesar Rp650 juta per calon mahasiswa atas sepengetahuan Rektor. Tragisnya, maba yang sudah menyetor uang tersebut tetap tidak diloloskan dalam seleksi.</p>
<p>"Tindakan ini kami kategorikan pemerasan karena ada penyalahgunaan kekuasaan. Orang tua calon mahasiswa dipaksa membayar biaya besar di luar ketentuan resmi demi kelulusan anaknya," ujar Plt. Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK.</p>
<p>Klaster kedua mengungkap dugaan aliran dana gratifikasi senilai Rp680 juta kepada Rektor Akhmad Sodiq. Uang haram tersebut disinyalir dialihkan untuk membeli aset berupa tiga bidang tanah. Pembelian properti disamarkan menggunakan nama keponakannya.</p>
<p>Sementara itu, klaster ketiga membongkar keterlibatan oknum guru SMA yang bertindak sebagai pengepul. Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto terekam melakukan tawar-menawar kuota maba melalui pesan singkat WhatsApp. </p>
<p>Satu "kursi" haram di sejumlah fakultas ditransaksikan dengan tarif Rp50 juta hingga Rp500 juta.</p>
<p>KPK menemukan bukti bahwa Rektor memberikan akses user ID elektroniknya agar panitia bisa mengonfirmasi kelulusan maba penyetor secara instan. </p>
<p>Total 73 kursi mandiri sengaja dikondisikan untuk diperjualbelikan. Saat OTT, penyidik menyita uang tunai Rp665 juta dan saldo rekening penampung Rp99 juta. Para tersangka kini ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim dan Interpol Tangkap Basri Lewaimang, Bandar Ekstasi yang Kabur ke Malaysia</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-dan-interpol-tangkap-basri-lewaimang-bandar-ekstasi-yang-kabur-ke-malaysia</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-dan-interpol-tangkap-basri-lewaimang-bandar-ekstasi-yang-kabur-ke-malaysia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a873fbc31149.jpg" length="90341" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 19:53:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Pelarian buronan kasus narkoba kelas kakap, Basri Lewaimang (50), resmi berakhir. Tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, dan Interpol berhasil membekuk tersangka di Johor Bahru, Malaysia. </p>
<p>Tersangka yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) ini tiba di Jakarta dengan pengawalan ekstra ketat.</p>
<p><strong>Akhir Pelarian Sang Bandar di Malaysia</strong></p>
<p>Penangkapan Basri Lewaimang merupakan hasil kerja sama intelijen internasional yang solid. Basri diketahui kabur dari Batam menggunakan kapal feri menuju Malaysia hanya sehari setelah tempat usahanya digerebek petugas pada Senin, 10 Agustus 2026. Langkahnya terhenti setelah posisinya di Johor Bahru terendus oleh kepolisian.</p>
<p>Saat ditangkap, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial dari tangan tersangka. Di antaranya adalah dua unit alat komunikasi, mata uang asing (Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia), serta tiga lembar catatan rekapan transaksi peredaran barang haram.</p>
<p>Pihak Bareskrim Polri menegaskan bahwa pemeriksaan intensif masih terus berjalan untuk menguliti struktur jaringan ini hingga ke akar-akarnya.</p>
<p>"Jadi untuk DPO Basri ini diamankan bersama-sama dari Divhubinter Polri dan Interpol di daerah Johor Bahru, Malaysia," ujar Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kompol Drago, dalam sesi wawancara resmi di Mabes Polri. </p>
<p>"Dari pemeriksaan saksi dan tersangka lain, peran Basri diduga kuat sebagai koordinator sekaligus bandar utama yang mengendalikan peredaran narkotika di tempat hiburan Planet 1, Planet 2, dan Planet 3 di Batam." tambah Kompol Drago.</p>
<p><strong>Jaringan Besar dan Penyitaan Aset Mewah</strong></p>
<p>Berdasarkan hasil data penyidikan, peredaran ekstasi yang dikendalikan oleh Basri di kawasan hiburan malam Batam tergolong sangat masif. </p>
<p>Setiap bulannya, kelab malam di bawah jaringannya mampu mengedarkan minimal 40.000 butir ekstasi kepada para pengunjung. Angka transaksi haram ini bahkan melonjak drastis saat akhir pekan atau ketika kelab berada dalam kapasitas maksimal.</p>
<p>Selain hukuman pidana narkotika, Bareskrim Polri juga menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Polisi bergerak cepat menyegel dan menyita aset bernilai fantastis milik tersangka yang diduga kuat bersumber dari bisnis gelap ini. </p>
<p><strong>Deretan aset mewah yang telah dipasang garis polisi meliputi:</strong></p>
<p>- Mobil mewah seperti Hummer, Rubicon, Land Cruiser, Pajero Sport, Fortuner, dan Jeep Wrangler.</p>
<p>- Properti tidak bergerak berupa rumah mewah dan beberapa ruko di kawasan Batam Kota.</p>
<p>- Empat unit apartemen eksklusif di Pollux Habibie Meisterstadt.</p>
<p>- Dua unit kapal cepat (speedboat) serta bisnis restoran di Punggur.</p>
<p>Kini, dengan foto wajah yang telah diperjelas, identitas sang bandar semakin benderang di mata publik. Kepolisian memastikan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain dalam jaringan distribusi narkoba Batam-Malaysia. (red/ist)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Jaksel Tetapkan Ruben Onsu Tersangka Penipuan Investasi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polres-jaksel-tetapkan-ruben-onsu-tersangka-penipuan-investasi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polres-jaksel-tetapkan-ruben-onsu-tersangka-penipuan-investasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a872753e75f7.jpg" length="66155" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 10:29:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> — Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan resmi menetapkan artis Ruben Samuel Onsu (RSO) sebagai tersangka. Ia terjerat kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana investasi. </p>
<p>Status hukum ini diputuskan setelah penyidik melakukan gelar perkara beberapa hari lalu.Kasus mencuat dari laporan polisi nomor LP/B/310/VIII/2025/SPKT/Polres Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2025. </p>
<p>Pelapor berinisial P mengadukan kerugian yang dialami korban berinisial DM. Perkara ini bermula saat Ruben menawarkan investasi bisnis produk kepada korban. </p>
<p>Korban yang tergiur lalu menyerahkan sejumlah uang modal. Namun, janji keuntungan tidak pernah terwujud. Modal pokok korban pun tidak dikembalikan.</p>
<p>Penyidik menaikkan kasus ke tahap penyidikan pada 25 April 2026. Polisi juga telah memeriksa lebih dari enam orang saksi serta saksi ahli.Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, menjelaskan kronologi perkara tersebut kepada media.</p>
<p>"Tiba waktu kesepakatan, ternyata keuntungan belum didapatkan dan modal pun juga belum dikembalikan. Terkait itu, makanya si korban melaporkan kejadian ini," ujar AKP Joko Adi Wibowo di Jakarta, Kamis (20/8/2026).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa status hukum sang artis diubah berdasarkan kesepakatan hasil gelar perkara. </p>
<p>"Peserta gelar sepakat terhadap terlapor saudara RSO statusnya dialihkan sebagai tersangka. Kemudian dibuatkan surat penetapan sebagai tersangka," jelas Joko.</p>
<p>Polisi kini menjadwalkan panggilan resmi kepada Ruben Onsu. Ia akan diperiksa perdana sebagai tersangka pada pekan depan. Hingga saat ini, pihak Ruben Onsu belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi mengenai kasus investasi tersebut. (red/ist)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sahroni Minta Bareskrim Bongkar Pembeking Lokal Jaringan Emas Ilegal WNA India</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sahroni-minta-bareskrim-bongkar-pembeking-lokal-jaringan-emas-ilegal-wna-india</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sahroni-minta-bareskrim-bongkar-pembeking-lokal-jaringan-emas-ilegal-wna-india</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a845f8ea9f58.jpg" length="74982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 20:36:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan mafia emas internasional yang dikelola warga negara asing (WNA) India di Jakarta. Operasi senyap Direktorat Tindak Pidana Tertentu ini mengungkap fakta mencengangkan.</p>
<p>Jaringan ini mampu memproduksi emas ilegal berbentuk gel hingga 30 kilogram per hari. Modus kejahatan dilakukan di dalam dua unit apartemen mewah untuk mengelabui aparat hukum sebelum diselundupkan ke Dubai. </p>
<p>Kejahatan terstruktur ini tidak hanya merugikan negara secara masif, tetapi juga merusak kedaulatan ekonomi bangsa.</p>
<p>Merespons pembongkaran skandal besar tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni langsung melayangkan kecaman keras. Ia menilai aktivitas ilegal berskala besar tersebut mustahil berjalan mulus tanpa adanya kontribusi dari aktor dalam negeri. </p>
<p>Sahroni mendesak Polri tidak sekadar menangkap pelaku asing di permukaan, melainkan membongkar seluruh akar konspirasi hingga tuntas ke bawah.</p>
<p>"Aktivitas ilegal dengan kapasitas sebesar ini tidak mungkin berjalan tanpa adanya perlindungan atau keterlibatan pihak lokal di lapangan. Saya meminta Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, termasuk jika ada oknum aparat atau pembeking lokal yang turut melancarkan aksi mereka. Ini bukan lagi sekadar pencurian biasa, ini adalah penjarahan kekayaan alam Indonesia secara terang-terangan yang terstruktur dan merusak sistem ekonomi kita," tegas Ahmad Sahroni.</p>
<p>Langkah Bareskrim ini dinilai sangat sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas kebocoran sumber daya alam. Sahroni mengingatkan bahwa ketahanan ekonomi nasional akan rapuh jika aset berharga negara terus dikuras secara ilegal oleh pihak asing melalui jalur penyelundupan tersembunya. (red/ist)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BNN Tangkap &amp;apos;Bos Gendut&amp;apos; di Kampung Bahari, Ahmad Sahroni: Sikat Habis Bandar Besar Lainnya!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bnn-tangkap-bos-gendut-di-kampung-bahari-ahmad-sahroni-sikat-habis-bandar-besar-lainnya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bnn-tangkap-bos-gendut-di-kampung-bahari-ahmad-sahroni-sikat-habis-bandar-besar-lainnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a825817db78d.jpg" length="61593" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 08:53:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggerebek dan menangkap seorang bandar narkoba kelas kakap berinisial MR, yang akrab disapa "Bos Gendut", di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. </p>
<p>Operasi penangkapan yang berlangsung pada Kamis (13/8) lalu ini sempat diwarnai aksi ketegangan setelah sekelompok massa loyalis pelaku mencoba menyerang petugas menggunakan petasan dan mercon.</p>
<p>Meski mendapatkan perlawanan sengit, petugas BNN tetap berhasil mengamankan Bos Gendut beserta sejumlah provokator aksi penyerangan. Operasi tegas ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.</p>
<p>"Saya mengapresiasi ketegasan BNN dalam menangkap Bos Gendut di Kampung Bahari. Wilayah tersebut memang memerlukan perhatian khusus dan tindakan tanpa kompromi. Namun, jangan berhenti di sini. Aparat harus terus mengejar dan menangkap bandar-bandar besar lainnya yang masih berkeliaran dan merusak generasi muda," ujar Sahroni saat memberikan keterangannya kepada media.</p>
<p>Legislator asal Tanjung Priok ini juga meminta pihak kepolisian dan BNN untuk memperketat pengamanan di titik-titik rawan Jakarta Utara. </p>
<p>Menurutnya, serangan mercon terhadap petugas membuktikan bahwa para pelaku jaringan narkoba sudah berani bertindak nekat, sehingga diperlukan efek jera yang jauh lebih kuat dari penegak hukum.</p>
<p>Saat ini, Bos Gendut bersama para kaki tangannya telah ditahan oleh pihak BNN untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga tengah mendalami jaringan pemasok utama guna memutus total mata rantai peredaran barang haram tersebut dari wilayah Kampung Bahari. (red)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bikin Mewek, Alasan Humanis Brigpol Taufiq Lepas Borgol Tersangka Saat Dijenguk Anak</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bikin-mewek-alasan-humanis-brigpol-taufiq-lepas-borgol-tersangka-saat-dijenguk-anak</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bikin-mewek-alasan-humanis-brigpol-taufiq-lepas-borgol-tersangka-saat-dijenguk-anak</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a81dc0f0f2ae.jpg" length="66107" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 22:56:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kaltim</strong> - di balik dinginnya jeruji besi dan kaku sebuah aturan hukum, selalu ada ruang bagi ketukan hati kemanusiaan. Sore itu, di sudut ruang tunggu Subdit Jatanras Polda Kaltim, suasana tegang mendadak luluh. </p>
<p>Seorang pria berbaju tahanan duduk terpaku, menatap pintu masuk. Di sana, langkah kaki kecil berlari riang tanpa beban. Itu adalah anaknya, buah hati yang sudah tak ia dekap. Sang anak tak pernah tahu bahwa ayahnya sedang tersandung masalah hukum.</p>
<p>Melihat momen tersebut, hati Brigpol Muhammad Taufiq tergerak. Sebagai penegak hukum, ia tahu persis setiap tahanan wajib terikat prosedur keamanan yang ketat. </p>
<p>Namun, sebagai seorang manusia dan seorang ayah, ia tak tega membiarkan mata polos bocah kecil itu merekam trauma mendalam: melihat tangan sang ayah terbelenggu rantai besi.</p>
<p>Tanpa ragu namun tetap waspada, Brigpol Taufiq melangkah mendekat. Ia mengambil kunci, lalu membuka borgol besi. Tindakan ini murni sebuah diskresi kemanusiaan. </p>
<p>Sebuah keputusan berani demi menjaga psikologis seorang anak agar ingatan indahnya tentang sosok ayah tidak cacat oleh kenyataan pahit.</p>
<p>"Jangan menangis, bersikaplah biasa di depan anakmu," bisik Brigpol Taufiq lirih kepada tersangka.</p>
<p>Seketika, ruang pemeriksaan yang dingin berubah hangat. Begitu borgol terlepas, sang ayah langsung bersimpuh dan mendekap erat tubuh mungil anaknya. Ia mencium pucuk kepala sang anak. </p>
<p>Detik-detik itu terasa begitu magis. Sang anak tertawa renyah, memeluk leher ayahnya dengan manja, sama sekali tidak menyadari bahwa di balik punggung ayahnya, ada para petugas yang berjaga dengan mata berkaca-kaca.</p>
<p><!-- x-tinymce/html -->Kisah humanis anggota ini sempat viral dijagat maya dan mendapat simpatik publik. Polisi tidak sedang melunakkan hukum. Mereka hanya sedang merawat sisi paling rapuh dari kemanusiaan: masa depan seorang anak. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dugaan Kekerasan Seksual DJ Anggun Maharani Ditangani Polda Metro Jaya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-pastikan-dugaan-kekerasan-seksual-dj-anggun-maharani-naik-ke-tahap-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-pastikan-dugaan-kekerasan-seksual-dj-anggun-maharani-naik-ke-tahap-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a8197149d2f4.jpg" length="124059" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:06:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan berat yang menimpa disjoki (DJ) Anggun Maharani (AM) terus bergulir di ranah hukum. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa perkara tindak pidana di salah satu ruang privat kawasan SCBD, Jakarta Selatan masih ditangani penyidik Polda Metro Jaya.</p>
<p>Berdasarkan hasil resmi visum et repertum medis, tim penyidik Ditres PPA dan PPO menemukan bukti nyata berupa cedera fisik pada tubuh korban. </p>
<p>"Ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang menurut kesimpulan medis disebabkan kekerasan tumpul," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto seperti dikutip Eraid.com.</p>
<p>Temuan medis ini selaras dengan pengakuan korban yang diseret, dipukul, hingga kepalanya dibenturkan ke dinding setelah dua kali menolak paksaan kontak fisik dari pelaku.</p>
<p>Hingga saat ini, polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa korban, saksi-saksi, dan terlapor berinisial TI.</p>
<p>Guna memastikan kecocokan antara karakteristik waktu luka dan kronologi kejadian, penyidik dijadwalkan segera meminta keterangan tambahan dari dokter ahli.</p>
<p>Langkah hukum ini menjadi atensi publik setelah DJ Anggun melakukan aksi buka suara (speak up) melalui media sosial.</p>
<p>Korban membagikan bukti surat tanda terima laporan bernomor LP/B/1266/II/SPKT/POLDA METRO JAYA yang ia layangkan sejak 15 Februari 2026. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tim-gabungan-bnn-ri-dan-polda-metro-jaya-ringkus-bos-narkoba-kampung-bahari</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tim-gabungan-bnn-ri-dan-polda-metro-jaya-ringkus-bos-narkoba-kampung-bahari</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202608/image_870x580_6a7f47ecba36a.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 23:54:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Jakarta - Operasi besar-besaran kembali digelar di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika. Tim gabungan yang terdiri dari BNN RI, Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara sukses meringkus buronan (DPO) berinisial Muhammad Ridwan alias Bos Gendut. </p>
<p class="MsoNormal">Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari operasi penertiban Kampung Narkoba yang dilakukan pada Oktober 2025 silam, di mana pelaku melarikan diri setelah tersangkut kasus kepemilikan 98 kg sabu, uang tunai Rp1,4 miliar, berbagai logam mulia, serta tujuh pucuk senjata api.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan operasi gabungan ini diawali dengan apel kesiapan personel yang dipusatkan di Kantor BNNK Jakarta Utara pada pukul 05.30 WIB. Setelah melakukan koordinasi matang, tim gabungan bergerak menuju beberapa target operasi di wilayah Kampung Bahari. Sasarannya tidak hanya kediaman pribadi MR, tetapi juga rumah milik dua bandar narkoba lainnya yang beroperasi di wilayah tersebut, yaitu A alias Lopes dan seorang bandar berinisial Kimmul.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam proses penggeledahan, tim gabungan menyisir lokasi yang diduga menjadi titik utama penyimpanan barang bukti narkotika dan senjata. Lokasi yang digeledah meliputi garasi serta kediaman MR di Jalan Bak Air dan Jalan Samudra, serta rumah milik A alias Lopes dan Kimmul di kawasan Jalan Bak Air, Tanjung Priok. Operasi ini ditujukan untuk memutus mata rantai distribusi narkoba yang selama ini meresahkan warga Kampung Bahari.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Situasi di lapangan sempat memanas saat tim gabungan melakukan penindakan. Sejumlah warga sekitar sempat melakukan perlawanan dengan melemparkan kembang api ke arah petugas keamanan. Menanggapi situasi yang berpotensi membahayakan tersebut, tim gabungan dengan sigap mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata guna membubarkan massa dan mengamankan perimeter operasi agar penggeledahan dapat terus berjalan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Setelah situasi berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan rangkaian penggeledahan hingga seluruh target tercapai. Selain menangkap Bos Gendut, petugas juga mengamankan tiga orang lainnya yang diduga berperan sebagai pengedar narkoba di wilayah tersebut. Seluruh pihak yang diamankan segera dibawa ke Kantor BNNK Jakarta Utara bersama dengan barang bukti temuan untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terkait jaringan narkotika mereka.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti krusial yang memperkuat bukti keterlibatan para pelaku dalam jaringan kejahatan terorganisir. Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit mobil mewah, yakni BMW X1 putih dan Mitsubishi Xpander hitam, serta berbagai peralatan pendukung operasional bandar narkoba, seperti timbangan digital, perangkat CCTV, alat komunikasi HT, dan ponsel iPhone.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kekhawatiran akan senjata api ilegal di tangan para bandar terbukti nyata dengan disitanya berbagai perlengkapan berbahaya dari lokasi kejadian. “Tim gabungan berhasil mengamankan satu pucuk senjata api, satu buah laras panjang, 54 butir peluru tajam kaliber 9 mm, 71 butir peluru karet, serta holster senjata. Barang-barang ini menjadi indikasi kuat bahwa kelompok ini memiliki potensi ancaman keamanan yang sangat serius di lingkungan Masyarakat” ujar Karo Humas dan Protokol BNN, Brigjen Putu Putera Sadana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Operasi ini menjadi bukti nyata komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis peredaran gelap. BNN RI dan Polda Metro Jaya menegaskan akan terus memburu pelaku kejahatan narkoba lainnya tanpa pandang bulu. Penangkapan Muhammad Ridwan diharapkan menjadi titik balik dalam upaya menciptakan Kampung Bahari yang bersih dari narkoba dan kondusif bagi masyarakat. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laporan Pencemaran Nama Baik Terbukti, Hendra Lie Dijatuhi Hukuman 10 Bulan Penjara</title>
<link>https://www.maximadaily.com/laporan-pencemaran-nama-baik-fredie-tan-terbukti-hendra-lie-ptmeis-dijatuhi-hukuman-10-bulan-penjara</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/laporan-pencemaran-nama-baik-fredie-tan-terbukti-hendra-lie-ptmeis-dijatuhi-hukuman-10-bulan-penjara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202510/image_870x580_6904601f62f70.jpg" length="66741" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 14:07:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, pimpinan Yusti Cinianus Radja, didampingi Hakim anggota Hafnizar dan Wijawiyata, sesuai agenda persidangan hari ini adalah pembacaan isi putusan yaitu sebagai berikut: (1) Menyatakan terdakwa Hendra Lie terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dalam dakwaan alternatif kedua, (2) Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 bulan dan denda sebesar 200 juta rupiah dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan, pada persidangan Kamis 30/10/2025.</p>
<p>Majelis Hakim menghukum terdakwa 72 tahun warga Penjaringan Jakarta Utara tersebut, lebih ringan dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Peter Low, Arga Febrianto dan Dawin Gaja, yang sebelumnya memohon kepada Majelis dalam tuntutannya agar menjatuhkan hukuman selama 1 tahun penjara dan denda 200 juta rupiah terhadap terdakwa.</p>
<p>Ditemui ditempat terpisah, kuasa hukum korban yakni Dr.Suriyanto.SH.,MH. menyambut baik putusan majelis hakim hari ini.</p>
<p>“Klien kami Bapak Fredie Tan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Majelis Hakim yang telah memutus perkara ini dengan seadil-adilnya, hal ini tentu membuktikan bahwa semua perkataan terdakwa semuanya adalah fitnah yang sangat keji, yang tak lain hanya bertujuan untuk membunuh karakter klien kami di mata masyarakat.” Ucap kuasa hukum korban</p>
<p>“Pada kesempatan ini juga kami ingin menyampaikan himbauan mewakili klien kami, ditujukan kepada khalayak ramai khususnya pelaku media dan wartawan, dimohon untuk tidak kembali memposting, mengulas dan/atau membuat berita-berita negatif yang bertujuan menggiring opini bahwa klien kami tersangkut kasus hukum dan/atau melakukan tindak pidana terhadap seseorang, dan lain-lainnya, bahwa kami akan mengambil langkah tegas guna menindak secara hukum apabila kembali terjadi tayangan berita-berita negatif terhadap pribadi Bapak Fredie Tan klien kami. ” Tegas Dr.Suriyanto.SH.,MH selaku kuasa hukum </p>
<p>Dalam kedua tayangan tersebut sosok Fredie Tan alias Awi digambarkan sebagai seorang pengusaha hitam dan koruptor besar yang pantas dipenjara. “Klien kami Bapak Fredie Tan adalah pengusaha yang taat hukum dan Beliau tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka, semua tudingan dalam podcast itu kini terbukti adalah Fitnah.” terang Suriyanto </p>
<p>Bahwa perbuatan terdakwa Hendra Lie bos PT. Mata Elang Production itu/MEIS, telah terbukti bersama sama dengan terdakwa Rudi Santoso MM alias Rudi S Kamri, membuat video podcast youtube melalui akun Kanal Anak Bangsa, yang berisikan tentang ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap orang lain yaitu korban Fredie Tan.</p>
<p>Video podcast tersebut berisikan fitnah/HOAX tentang pribadi korban, lalu kemudian diunggah ke publik dan dapat di akses oleh masyarakat luas, hal tersebut jelas merugikan Fredie Tan selaku korban. Dalam tayangan youtube yang sempat viral tersebut, saksi Rudi S Kamri berperan sebagai host, pengelola, sekaligus pemilik atau penanggungjawab akun youtube Kanal Anak Bangsa, sementara terdakwa Hendra Lie sebagai narasumber podcast.</p>
<p>“Kedua terdakwa sepakat secara bersama-sama membuat dan merekam tayangan podcast youtube lalu mempostingnya sebanyak dua kali yaitu pada tanggal 20 November 2022 dan 8 Maret 2023, hingga tayangan itu dapat diakses publik dan menjadi viral”, ucap Majelis Hakim </p>
<p>Terdakwa secara terang-terangan telah menyerang kehormatan korban Fredie Tan yaitu pengusaha yang merasa dicemarkan nama baiknya. Bahwa terdakwa melontarkan fitnah dan menyebar berita HOAX dalam podcast yang ditujukan kepada pribadi korban, seperti menyebut korban sebagai pengusaha hitam, melakukan korupsi dan merugikan negara, bahkan korban Fredie Tan sudah pernah dicekal dan dijadikan tersangka.</p>
<p>Padahal menurut Majelis pernyataan yang dilontarkan terdakwa melalui elektronik tersebut tidak dapat dibuktikan secara konkrit, hal ini terbukti ketika agenda persidangan tahap pembuktian oleh terdakwa, terdakwa gagal menunjukan bukti-bukti yang mendukung ucapannya tersebut.</p>
<p>Sehingga perbuatan terdakwa terbukti telah dengan sengaja dan dengan sadar melakukan fitnah dan mencemarkan nama baik seseorang melalui elektronik. Menurut Majelis Hakim perbuatan terdakwa merupakan perbuatan yang dilarang sebagaimana diatur dalam UU ITE tentang  tindak pidana turut serta melakukan perbuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik melalui media elektronik dan/atau menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan lisan dan/atau fitnah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1.</p>
<p>Ahli hukum pidana Dr Flora Dianti SH MH, sekaligus Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) sebelumnya dalam persidangan telah mengatakan terkait pembuktian unsur unsur pelanggaran undang undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) harus membuktikan pasal 27 ayat 3 UU ITE. Dimana di dalam pasal tersebut mengatur larangan menyebarkan konten elektronik yang bersifat penghinaan dan pencemaran nama baik seseorang.</p>
<p>Unsur dengan sengaja tanpa hak mentransmisikan, mendistribusikan suatu informasi elektronik supaya dapat diakses orang banyak merupakan pidana dan harus dibuktikan sesuai fakta terhadap pasal 27 UU ITE yaitu dengan kehendak, sengaja dengan melawan hukum, ungkap Ahli.</p>
<p>Lebih lanjut Ahli menyampaikan, podcast itu merupakan pasal delik aduan absolut, sehingga apabila dalam podcast itu ada yang dicemarkan nama baiknya dan ada yang merasa gak nyaman dan dirugikan, maka ada kehormatan nama baik yang dicemarkan.</p>
<p>“Yang bisa menilai apakah ada pencemaran nama baik terhadap diri sendiri jika di posting dalam konten, maka yang bisa menilai apakah dirinya telah dicemarkan atau tidak adalah korbannya sendiri. Konten itu tergantung penilaian harga diri seseorang yang merasa dicemarkan”, ungkap Flora Dianti, 23/10/2025.</p>
<p>Apabila ada yang dirugikan atau terganggu kepribadiannya terhadap suatu penayangan youtube podcast, maka pengelola, pemilik akun, Host dan Narasumber dapat dipidana.</p>
<p>Fredie Tan alias Awi dikenal sebagai pemilik PT.Wahana Agung Inodonesia Propertindo, bekerjasama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk dalam membangun dan mengelola gedung musik stadium di pantai timur karnaval ancol dikenal Beach City International Stadium.</p>
<p>Terdakwa Hendra Lie merupakan penyewa salah satu ruangan di gedung musik stadium Ancol tersebut, dengan menggunakan bendera Mata Elang Internasional (MEIS). Namun kontraknya diputus (incrach) oleh Pengadilan karena terbukti melakukan WANPRESTASI, sehingga perjanjian sewanya diakhiri. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Operasi Besar, Aparat Ungkap 114 Kasus Narkoba dan Musnahkan 21 Ton Barang Bukti</title>
<link>https://www.maximadaily.com/gelar-operasi-besar-aparat-ungkap-114-kasus-narkoba-dan-musnahkan-21-ton-barang-bukti</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/gelar-operasi-besar-aparat-ungkap-114-kasus-narkoba-dan-musnahkan-21-ton-barang-bukti</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202510/image_870x580_690365fabe4b5.jpg" length="78572" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 20:21:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="ds-markdown-paragraph"><strong><span>CILEGON</span></strong><span> – Sebuah pencapaian signifikan kembali ditorehkan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Aparat penegak hukum berhasil mengamankan dan memusnahkan barang bukti narkoba dengan total berat mencapai </span><strong><span>21 ton</span></strong><span>. Barang bukti yang terdiri dari sabu, ganja, dan ekstasi tersebut merupakan hasil dari pengungkapan </span><strong><span>114 kasus terpisah</span></strong><span> yang telah ditangani.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di sebuah lokasi di Cilegon, Banten. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menghancurkan barang bukti secara fisik, tetapi juga menjadi pernyataan tegas komitmen negara dalam memerangi kejahatan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>"Pemusnahan ini adalah bukti nyata keseriusan kita dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Setiap gram yang kita musnahkan hari ini berarti menyelamatkan ribuan jiwa dari kehancuran," ujar seorang perwakilan aparat dalam kesempatan tersebut.</span></p>
<h4><strong><span>Kinerja Diakui, Meski Tantangan Kian Berat</span></strong></h4>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Prestasi ini pun mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk organisasi masyarakat yang fokus pada pencegahan penyalahgunaan narkotika. Seorang tokoh anti narkoba menyatakan bahwa pengungkapan puluhan ribu ton narkoba dalam beberapa waktu terakhir merupakan sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>"Kita harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Namun, harus diakui bahwa jalan yang ditempuh tidaklah mudah. Tingkat kesulitan dalam mengungkap kasus-kasus narkoba modern sangatlah tinggi," tuturnya.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Ia menjelaskan, sindikat narkoba internasional terus berinovasi dengan metode yang semakin canggih dan tersembunyi. Modus operandi yang digunakan terus berevolusi, mulai dari teknik penyelundupan, kemasan, hingga transaksi yang memanfaatkan teknologi, membuat kerja aparat di lapangan kian sulit.</span></p>
<h4><strong><span>Peringatan untuk Sindikat dan Seruan untuk Masyarakat</span></strong></h4>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Operasi besar-besaran ini mengirimkan dua pesan penting. Pertama, bagi para pelaku kejahatan narkoba, pesannya jelas: upaya mereka akan terus dipersulit dan tidak ada ruang yang aman. Aparat tidak akan berhenti untuk membongkar jaringan mana pun, betapapun rumitnya.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Kedua, bagi masyarakat, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba masih nyata dan ada di sekitar kita. Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melindungi lingkungan dari bahaya narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.</span></p>
<p class="ds-markdown-paragraph"><span>Dengan sinergi antara penegak hukum dan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan perlindungan terhadap bangsa dari jerat narkoba dapat semakin diperkuat.</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jaktim Ngadu ke Ketua Komisi 3 DPR Habiburokhman soal Dugaan Mafia Tanah</title>
<link>https://www.maximadaily.com/warga-jaktim-ngadu-ke-ketua-komisi-3-dpr-habiburokhman-soal-dugaan-mafia-tanah</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/warga-jaktim-ngadu-ke-ketua-komisi-3-dpr-habiburokhman-soal-dugaan-mafia-tanah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x580_685bf564a8631.jpg" length="49412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 20:11:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta -  Juhaeriyah selaku ahli waris dari Siti Hadidjah yang juga keturunan dari Pangeran Djayakarta mewakili para ahli waris lainnya mendatangani Gedung DPR MPR RI Rabu (25/06/2025).</p>
<p>Mereka mohon perlindungan hukum atas tanah miliknya dan para ahli waris lainnya kepada Ketua Komisi 3 DPR   Habiburokhman. Tanah mereka  diduga kuat dirampas dan dikuasai oleh mafia tanah dengan dasar Surat Ijin Penunjukkan Penggunaan Tanah Nomor : 2432/ III/ 1981, tanggal 13 Maret 1981 </p>
<p>Dengan adanya surat ijin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut dan Akta Pelepasan Hak Atas Tanah No. 61, tertanggal 25 November 1981, Notaris Lieke L. Tukgali, SH, tanah-tanah milik warga telah menjadi Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) Rawa Kepiting, dengan diterbitkannya Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor : 114/ Jatinegara seluas 30.207 M2 atas nama PT. Tarumah Indah. </p>
<p><img src="https://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x_685bf5663eef3.jpg" alt=""></p>
<p><br>" Padahal PT. Tarumah Indah mendapatkan ijin penggunaan lahan hanya untuk Kelurahan Rawaterate bukan Kelurahan Jatinegara" ungkap Kuasa hukum ahli waris, Wilson Harahap.  </p>
<p>Selain itu, Wilson Harahap juga mengungkapkan Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor : 114/ Jatinegara seluas 30.207 M2 atas nama PT. Tarumah Indah dipecah menjadi Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor : 248/ Jatinegara seluas 12.510 M2 dan Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor : 247/ Jatinegara seluas 8320 M2 (Overlap) atas nama PT. Tarumah Indah yang mana saat ini tanah-tanah milik warga lainnya seluas + 2Ha diduga akan dilakukan Lelang oleh PT. Bank Victoria dan atau PT. Bank ICBC karena dijadikan Hak Tanggungan.</p>
<p>R. Suryadi maupun para ahli waris lainnya yang telah membuat pengaduan pada Polres Metro Jakarta Timur maupun Polda Metro Jaya atas tanah miliknya seluas + 2,1 Ha yang telah dikuasai dan dipagari PT. Master Steel dan atau PT. Pulogadung Steel selalu dihentikan (SP3) walaupun sudah ada Tersangka.</p>
<p><img src="https://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x_685bf56223239.jpg" alt=""></p>
<p><br>" Bahkan pengaduan masyarakat ke Mabes Polri pun dihentikan padahal jelas adanya peristiwa hukum, dimana Akta Pelepasan Hak atas Tanah Tahun 2021 dari PT. Tarumah Indah kepada PT. Pulogadung Steel/ PT. Mater Steel dibuat pada saat sedang ada perkara di Polda Metro Jaya" kata Wilson Harahap.</p>
<p>Oleh karenanya warga Cakung, Jakarta Timur berharap agar dapat diberikan hak dan jaminannya sebagai warga Negara Indonesia dengan semua orang sama di hadapan hukum. Warga berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi apapun dengan tidak ada kecualinya terkait adanya Pengaduan Masyarakat di Mabes Polri maupun Kejaksaan Agung RI.</p>
<p>" Mereka meminta kepada bapak Habiburokhman selaku wakil rakyat turun langsung agar adanya Keadilan dan Penegakkan Hukum atas permasalahan ini yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat maupun negara, tutup Wilson Harahap. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Mohon Terbitkan Sertifikat, BPN Jaktim Malah Suruh Mediasi, Bang Nusron Menteri ATR Turun Donk!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/warga-mohon-terbitkan-sertifikat-bpn-jaktim-malah-suruh-mediasi-bang-nusron-menteri-atr-turun-donk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/warga-mohon-terbitkan-sertifikat-bpn-jaktim-malah-suruh-mediasi-bang-nusron-menteri-atr-turun-donk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x580_6848c6113b44a.jpg" length="107596" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 06:57:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>MD - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, diminta turun tangan.</p>
<p>Evaluasi dan bersihkan pejabat di lingkungan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Jakarta Timur yang diduga marak praktek kolusi dengan mafia tanah.</p>
<p><img src="https://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x_6848c612589c3.jpg" alt=""></p>
<p>Dugaan maraknya kolusi pejabat dengan mafia tanah di lingkungan BPN Jakarta Timur, tampak jelas dari program penerbitan sertifikat tanah yang saat ini sedangkan ditekankan pemerintah, bertolak belakang dengan Madrais yang sejak Tahun 2018, sertifikatnya tak kunjung terbit, ironisnya Madrais selalu diberikan alasan - alasan yang tidak masuk akal saat mempertanyakan sertifikatnya.</p>
<p>Diberitakan, Madrais, mengajukan permohonan sertipikat atas sebagian tanahnya seluas + 5000 M2 dari total keseluruhan 8330 M2 berdasarkan Girik C Nomor 454 Persil 10 S I atas nama Djimun Bin Nikun  sedangkan sisa tanahnya seluas + 3300 M2 sudah pernah berperkara dengan PUTUSAN DITOLAK (BUKAN KALAH) dan sudah Inkracht sejak Tahun 2013 sesuai Putusan Nomor: Nomor : 139/ Pdt.G/ 2004/ PN.Jkt.tim, tertanggal 14 April 2005, Jo. Nomor: 128/ PDT/ 2006/ PT. DKI, tertanggal 10 Juli 2006, Jo. Nomor: 1444 K/ Pdt/ 2009, tertanggal 14 Juli 2010, Jo. Nomor : 672 PK/ PDT/ 2012, tertanggal 17 April 2013. </p>
<p>“Atas tanah seluas + 5000 M2 tersebut, BPN Jakarta Timur sebelumnya telah melakukakn Penelitian Lapangan atas Permintaan Polda Metro Jaya sesuai Berita Acara Penelitian Kantor Pertanahan Jakarta Timur No. 157/BA/SIP/JT/2018, tertanggal 19 Juli 2018, yang hasilnya tanah tersebut tidak masuk dalam areal milik PT. Tarumah Indah yang menjadikan Direktur PT. Tarumah Indah menjadi Terdakwa karena menyewakan tanah milik Madrais Cs dengan menggunakan Surat Palsu dengan Vonis 1 Tahun Penjara sesuai Putusan Nomor: 878/ Pid.B/ 2019/ PN.Jkt.tim, tertanggal 14 November 2019, Jo. Nomor : 27/ PDT/ 2020/ PT. DKI, tertanggal 14 Februari 2020, Jo. Nomor : 1292 K/ Pid/ 2020, tertanggal 10 Desember 2020 Jo. Nomor : 101 PK/ Pid/ 2023, tertanggal 5 September 2023,” ungkap Kuasa Hukum Madrais Cs, Edy Wilson Harahap SH.</p>
<p>Pada Tahun 2022, ujar Edy Wilson melanjutkan, Madrais Cs diminta kembali untuk mengajukan pendaftaran pengukuran atas sebagian tanahnya, sehingga terbitlah Peta Bidang Tanah Nomor : 1390/ 2022 seluas 5237 M2 tertanggal 22 Desember 2022 dan Surat Ukur Nomor : 00254/ Jatinegara/ 2022 seluas 5327 M2, Pemohon Madrais Cs tertanggal 04 Januari 2023.</p>
<p>“Setelah itu, Slamet Sihabudin (Lurah Jatinegara) dan Pihak dari BPN Jakarta Timur selaku Panitia A bersama Madrais turun langsung ke Tanah yang dimohonkannya namun Risalah Panitia A sampai saat ini belum dibuatkan maupun ditandatanganinya dengan alasan-alasan ada sengketa, mau cek PBB, tidak ada girik aslinya, mau minta petunjuk ke Kanwil dan seribu alasan lainnya,” terang Edy Wilson Harahap SH.</p>
<p><img src="https://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x_6848c6146597d.jpg" alt=""></p>
<p>Anehnya lagi, ungkap Edy Wilson Harahap SH, dalam waktu dekat ini, BPN Jakarta Timur akan melakukan Mediasi antara Madrais Cs dengan PT. Tarumah Indah dan mengecek Girik C Nomor: 454 Persil 10 S I seluas 8330 M2 atas nama Djimun Bin Nikun karena Girik nya diduga Palsu, dimana undangan sebelumnya, Madrais Cs menolak untuk hadir.</p>
<p>“Karena sekarang ini ahli waris Djimun Bin Nikun sudah tidak ada sengketa lagi dengan PT. Tarumah Indah sejak Tahun 2013 dan juga BPN Jakarta Timur adalah Badan Pelayanan Bukan Badan Peradilan untuk memeriksa Girik Djimun Bin Nikun,” kata Edy Wilson Harahap SH.</p>
<p>“Ada tidaknya sengketa terkait tanah yang dimohonkan Madrais Cs, sebelumnya kami telah bersurat Ke Bapak Menteri ATR/ BPN RI yang kemudian di disposisikan ke Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah karena di Dirjen Sengketa tanah yang dimohonkan Madrais Cs, sudah tidak ada masalah”.</p>
<p>“Begitu juga kata Bapak Iljas Tedjo Prijono,SH selaku Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/ BPN RI yang di damping oleh Bpk. Eko Priyangodo dan Muda Saleh selaku Staff Khusus Kementerian ATR/ BPN RI untuk permohonan hak Madrais Cs tidak ada masalah dan bisa dilanjutkan untuk diterbitkan Sertipikatnya, saat pertemuan dikantornya (11/4/2025),” jelas Edy Wilson Harahap SH.</p>
<p>“Jadi, untuk apa Mediasi dan Cek Girik C Nomor: 454 Persil 10 S I seluas + 8330 M2 atas nama Djimun Bin Nikun yang Jelas-Jelas terdaftar pada Buku C Kelurahan Jatinegara dan fisik kami kuasai sampai saat ini sedangkan keberatan PT. Tarumah Indah tidak ada relevansinya dengan kepemilikan Madrais Cs dengan kata lain Girik yang diklaim oleh PT. Tarumah Jelas Berbeda yaitu Girik C Nomor: 454 Persil 10 S II seluas 6720 M2 atas nama MUSA BIN MUIN yang dapat dipastikan Girik tersebut tidak tercatat/ tidak terdaftar pada Buku Letter C Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur,” tandas Edy Wilson Harahap SH. </p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, secara tegas memperingatkan pihak yang terlibat dalam mafia tanah. </p>
<p>Ia menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan langsung oknum yang terlibat ke aparat penegak hukum.</p>
<p>"Ini adalah peringatan bagi siapa pun yang terlibat dalam mafia tanah. Jika menyangkut aparatur negara, terutama dari ATR/BPN, saya tidak akan segan-segan. Bukan orang lain yang akan menghantarkan kepada aparat penegak hukum, tapi saya sendiri," ujarnya belum lama ini.</p>
<p>Menteri Nusron juga mengungkapkan bahwa kementerian telah mengidentifikasi akar persoalan dari sengketa dan konflik pertanahan, termasuk keterlibatan oknum internal ATR/BPN. </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Negara Dirugikan Ratusan Miliar, Warga Jaktim Lapor Kejagung Minta Segera Turun Tangan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/diduga-negara-dirugikan-ratusan-miliar-warga-jaktim-lapor-kejagung-minta-segera-turun-tangan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/diduga-negara-dirugikan-ratusan-miliar-warga-jaktim-lapor-kejagung-minta-segera-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x580_684296ef9588e.jpg" length="114088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 14:21:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<article>
<div class="content-article">
<div>
<p><strong>MD- Sejumlah ahli waris yang memiliki tanah warisan di Jl. Rawa Kepitng, Kelurahan Jatinegara dan Kelurahan Rawaterate, Cakung, Jakarta Timur, ngadu ke Kejagung  (Kejaksaan Agung), Kamis(5/6/2025).</strong></p>
<p>Masyarakat membuat laporan pengaduan atas dugaan adanya Penyalahgunaan Izin Penggunaan Lahan dari Pemprov DKI Jakarta yang mengakibatkan kerugian negara Ratusan Miliar dan hilangnya tanah milik mereka, melalui Pengacara Wilson-Harahap &amp; Rekan.</p>
<p><img src="https://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x_68429744e0903.jpg" alt=""></p>
<p>“Pengaduan Masyarakat ini dikarenakan Presiden Prabowo Subianto meminta kepada seluruh aparatur penegak hukum untuk memproses semua permasalahan hukum baik itu yang baru maupun yang lama jika terdapat adanya kerugian negara, dan juga harapan tanah warisan semua milik para ahli waris kembali,” ujar salah satu ahli waris Hj. Juhaeriyah, kepada awak media, Kamis  (5/6/2025).</p>
<p>Adanya dugaan penyalahgunaan Surat izin penggunaan tanah dari Pemprov DKI Jakarta karena tanah yang diserahkan oleh PT. TI telah menjadi Rumah Pemotongan Hewan Ungas (RPHU) Rawa Kepiting seharusnya sudah terbit Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemda DKI Jakarta sejak Tahun 1994.</p>
<p>“Namun sampai sekarang, Rumah Pemotongan Hewan Ungas (RPHU) Rawa Kepiting tersebut masih tercatat atas nama PT. TI dan diduga belum ada SPPT PBB nya sehingga jelas sangat merugikan negara,” ungkap Edy Wilson Harahap SH.</p>
<p>Wilson Harahap mengungkapkan, Akta Pelepasan Hak Atas Tanah Nomor : 61 tertanggal 25 November 1981, Notaris Lieke L. Tukgali, SH patut dipertanyakan karena Kelurahan Rawaterate, Kecamatan Cakung muapun Kecamatan Pulogadung tidak mengetahui adanya pembebasan tanah yang dilakukan oleh PT. TI di wilayahnya dan juga pada awal/ pembukaan akta tertulis tanggal 25 November 1981, diakhir akta/ penutup tertulis tanggal 14 Agustus 2002.</p>
<p>“Lebih mengejutkan lagi, Izin Penggunaan Tanah yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Akta Pelepasan Hak Atas Tanah Nomor: 61 tersebut yang sudah digunakan sebagai dasar penerbitan Sertifikat, digunakan kembali untuk Akta Pelepasan Hak Atas Tanah Prioritas kepada PT. PS seluas 9250 M2 bahkan Girik yang terdapat dalam SHGB Nomor: 87/ Rawaterate digunakan lagi untuk pelepasan hak atas tanah prioritas tersebut padahal tanah tersebut milik sah ahli waris Siti Hadidjah Cs (Hananpi, lamah, Muhammad, Niah, Simbong dan Katjung) yang belum pernah dijualbelikan kepada pihak manapun,” beber  Edy Wilson Harahap SH.</p>
<p>Madrais, salah satu ahli waris pemilik lahan lainnya berharap, Presiden Prabowo maupun Kejaksaan Agung dapat menindak tegas semua para pelaku yang telah merugikan negara maupun para ahli waris lainnya.</p>
<p>“Karena saya merasakan perjuangannya mempertahankan tanah warisan milik Djimun Bin Nikun baik yang 3300 M2 yang diambil secara paksa untuk diserahkan ke Pemda DKI maupun 5000 M2 yang saat ini sedang dimohonkan penerbitan Sertifikat pada Kantor Pertanahan Jakarta Timur,” terang Madrais.</p>
<p>Terkait isu yang disebarkan, Girik Palsu dan Madrais telah kalah, Wilson Harahap menanggapi dengan senyuman.</p>
<p>“Kita akan bertemu di Pengadilan karena terkait tanah 3300 M2, Madrais Cs masih punya hak karena Putusan yang sudah Inkrach tersebut bukan KALAH tapi DITOLAK dan kami pastikan bahwa Djimun Bin Nikun tidak mempunyai tanah dengan Persil 10 S II seluas 6720 M2 sehingga sudah pasti Girik C Nomor 454 dengan Persil 10 S II tidak ada/ tidak tercatat pada buku Letter C Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur,” tegas Edy Wilson Harahap SH.</p>
</div>
</div>
</article>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kepala Kantor BPN Jaktim Disebut Diduga Jadi Beking Mafia Tanah?</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kepala-kantor-bpn-jaktim-disebut-diduga-jadi-beking-mafia-tanah</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kepala-kantor-bpn-jaktim-disebut-diduga-jadi-beking-mafia-tanah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202506/image_870x580_683f9f6a0ad16.jpg" length="64795" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 08:14:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>myadmin</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta - Madrais (76) terus berjuang tak kenal lelah. Masih memperjuangkan kembali tanah warisannya berdasarkan Girik C Nomor 454 Persil 10 S I seluas + 8330 M2 atas nama Djimun Bin Nikun yang dirampas oleh mafia tanah.</p>
<p>Sebagian tanahnya seluas + 3300 M2 telah masuk dalam Sertipkat HGB Nomor: 114/ Jatinegara atas nama PT. Tarumah Indah (dipecah menjadi HGB 247 dan 248), yang kemudian Madrais Cs mengajukan Gugatan atas tanah seluas + 3300 M2 namun Gugatannya DITOLAK, esuai Putusan Nomor: 139/ Pdt.G/ 2004/ PN.Jkt.tim, tertanggal 14 April 2005, Jo. Nomor: 128/ PDT/ 2006/ PT. DKI, tertanggal 10 Juli 2006, Jo. Nomor : 1444 K/ Pdt/ 2009, tertanggal 14 Juli 2010, Jo. Nomor : 672 PK/ PDT/ 2012, tertanggal 17 April 2013 dan Putusan Nomor : 51/ 6/ 2011/ PTUN JKT.</p>
<p>Begitu dikatakan Kuasa Hukum Madrais Cs, Edy Wilson Harahap SH, sisa tanahnya Madrais Cs seluas + 5000 M2 saat ini sedang diajukan permohonan Sertifikat. Namun hingga saat ini  BPN Jakarta Timur tak kunjung menerbitkan.</p>
<p><img src="https://maximadaily.com/uploads/images/202506/image_430x256_683f9d1cb4b4e.jpg" width="730" height="454" alt=""></p>
<p>“Sebelumnya, lahan tersebut telah dikuasai dan disewakan oleh Direktur PT. Tarumah Indah. Akibat perbuatan itu, Direktur PT. Tarumah Indah divonis 1 tahun penjara dan bersalah karena telah menggunakan Surat Palsu untuk menyewakan tanah milik Madrais Cs sesuai Putusan Nomor: 878/ Pid.B/ 2019/ PN.Jkt.tim, tertanggal 14 November 2019, Jo. Nomor: 27/ PDT/ 2020/ PT. DKI, tertanggal 14 Februari 2020, Jo. Nomor: 1292 K/ Pid/ 2020, tertanggal 10 Desember 2020 Jo. Nomor : 101 PK/ Pid/ 2023, tertanggal 5 September 2023,” beber Edy Wilson.</p>
<p>Dalam Putusan pidana tersebut sebelumnya telah dilakukan Penelitian Lapangan oleh BPN Jakarta Timur atas permintaan Polda Metro Jaya, tanah yang ditunjuk oleh Madrais Cs seluas + 5000 M2 tidak masuk dalam area HGB Nomor: 248/ Jatinegara atas nama PT. Tarumah Indah, masih kosong, belum bersertifikat sesuai Berita Acara Penelitian Kantor Pertanahan Jakarta Timur No. 157/BA/SIP/JT/2018, tertanggal 19 Juli 2018.</p>
<p>Dengan perkara perdata yang sudah inkracht sejak tahun 2013, imbuh, Edy Wilson Iskandar Harahap SH menegaskan, sudah tidak ada perkara lagi antara Madrais Cs dengan PT. Tarumah Indah sehingga buat apa dimediasikan, yang dimohonkan Madrais Cs itu kan sisanya yang seluas + 5000 M2 dan tanah tersebut sampai saat ini dikuasai oleh Madrais Cs yang sudah terbit Peta Bidang Tanah dan Surat Ukurnya dari Kantor BPN Jakarta Timur.</p>
<p>Edy Wilson juga mengungkapkan, sewaktu Rizal Rasyudin menjabat Kasie Pengukuran,beliau pernah mengundang Madrais Cs dan PT. Tarumah Indah untuk dimintai data-data namun PT. Tarumah Indah tidak pernah memberikan data-datanya yang diminta oleh Rizal Rasyudin.</p>
<p>“Terkait klaim PT. Tarumah Indah, (almarhum) Djimun Bin Nikun tidak mempunyai tanah berdasarkan Girik C Nomor 454 Persil 10 S II seluas + 6720 M2 melainkan Girik C Persil 10 S I seluas + 8330 M2 atas nama Djimun Bin Nikun, pertanyaanya, Girik C Nomor 454 Persil 10 S II seluas + 6720 M2 atas nama siapa? dan tercatatkah pada buku Letter C Kelurahan Jatinegara?,” cetus Edy Wilson Harahap.</p>
<p>Selain itu, tambah Wilson Harahap SH, pada 11 April 2025 juga telah dterima oleh Bpk iljas Tedjo Prijono, Bpk. Eko Priyangodo dan Muda Saleh selaku Staff Khusus dikantornya (Dirjen 7) Kementerian ATR/ BPN RI, dimana dalam pertemuan tersebut intinya untuk permohonan hak Madrais Cs tidak ada masalah dan bisa dilanjutkan untuk diterbitkan sertifikatnya.</p>
<p>“Jadi jelas sudah tidak ada kendala terkait permohonan sertipikat yang diajukan oleh Madrais, selama data fisik dan data yuridis sesuai, terbitkan sertipikatnya, justru jadi pertanyaan jika BPN Jakarta Timur takut dengan PT. Tarumah Indah, ada apa ini? apa karena HGB Nomor 247/ Jatinegara atas nama PT. Tarumah Indah yang Overlap? apakah ada warkahnya Sertifikat atas nama PT. Tarumah Indah tersebut?,” tegas Wilson Harahap.</p>
<p>Selain itu, Wilson Harahap SH juga mengatakan, saat ini juga sedang melakukan upaya hukum kepada PT. Tarumah Indah atas dugaan Membuat, Menggunakan Surat Palsu dan Menyuruh Memasukkan Keterangan Palsu Kedalam Akte Otentik atas tanah milik Para Ahli Waris seluas + 2,1 Ha yang dialihkan/ dijual kepada PT. Pulogadung Steel/ Master Steel tahun 2021.</p>
<p>Sementara itu, hingga berita ini  dipublish, Kepala  Kantor BPN Jakarta Timur, Rizal Rasyudin, belum bisa dihubungi. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penampakan  67 Kotak Berisi 2 Ton Sabu di Kepri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/penampakan-67-kotak-berisi-2-ton-sabu-di-kepri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/penampakan-67-kotak-berisi-2-ton-sabu-di-kepri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202505/image_870x580_68335f52ebfdd.jpg" length="115175" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 May 2025 01:28:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepri, Maximadaily.com</strong> - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) RI, Marthinus Hukom, tiba di Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (21/5). Setibanya di sana, Kepala BNN RI langsung meninjau Kapal MT Sea Dragon Tarawa yang memuat narkotika jenis sabu, di dermaga Bea Cukai Batam Tanjung Uncang. </p>
<p>Kepala BNN RI didampingi Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, Komandan Lantamal Kepri, Berkat Widjanarko, Direktur Interdiksi Narkotika DJBC, R. Syarif Hidayat, Direktur Interdiksi BNN, Tery Zakiar Muslim, dan Direktur Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan memeriksa isi kapal yang mengangkut narkotika jenis sabu tersebut.</p>
<p>Di saat yang sama, Kepala BNN RI memerintahkan anggota untuk melakukan pengamanan dan pengawalan ketat terhadap barang bukti yang besar ini. " Penyitaan yang dilakukan BNN ini merupakan prestasi terbesar sepanjang sejarah pengungkapan narkotika di Indonesia" ungkap Martinus.</p>
<p>Berdasarkan temuan petugas gabungan, sabu ditemukan dalam dus-dus tersembunyi pada kompartemen khusus di lambung kapal. Terdapat 67 dus berwarna cokelat yang sudah dibungkus plastik. Di dalam masing-masing dus berisi bungkusan teh China berisi sabu.</p>
<p>Dari kasus penyelundupan narkotika jenis sabu di Kapal MT Sea Dragon, tim gabungan berhasil membekuk enam orang Anak Buah Kapal (ABK), yang terdiri dari empat orang WNI, dan dua orang WNA asal Thailand.</p>
<p>Pengungkapan kasus penyelundupan narkotika ini merupakan bukti nyata kolaborasi antar instansi dapat memberikan hasil luar biasa dalam upaya pemberantasan narkotika guna melindungi bangsa dari ancaman narkoba. </p>
<p>Hingga saat ini, BNN bersama tim gabungan masih melakukan gelar perkara dan penghitungan jumlah barang bukti narkotika yang disita. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BREAKING NEWS! Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK</title>
<link>https://www.maximadaily.com/breaking-news-sekjen-pdi-perjuangan-hasto-kristiyanto-jadi-tersangka-kpk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/breaking-news-sekjen-pdi-perjuangan-hasto-kristiyanto-jadi-tersangka-kpk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202412/image_870x580_676a33f45a982.jpg" length="60329" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 10:27:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maximadaily.com </strong>- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka kasus dugaan suap yang juga melibatkan buronan Harun Masiku.</p>
<p>Penyebutan nama Hasto Kristiyanto sebagai tersangka tercantum dalam surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Mengutip Detikcom, surat perintah penyidikan atau sprindik penetapan tersangka Hasto adalah Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tanggal 23 Desember 2024.</p>
<p>Penetapan Hasto sebagai tersangka dilakukan setelah ekspose perkara pada 20 Desember 2024 atau setelah pimpinan baru KPK mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Surat itu juga menyebutkan bahwa Hasto sebagai pihak pemberi suap bersama Harun Masiku kepada mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Suap itu diduga berkaitan dengan pergantian antarwaktu atau PAW anggota DPR.</p>
<p>Pihak KPK, baik dari unsur pimpinan maupun juru bicara KPK, belum memberikan respons saat dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar penetapan Hasto sebagai tersangka. (Hendro)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sopir Tabrak Showroom Porsche di PIK Dites Urine, Polisi: Negatif Narkoba</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sopir-tabrak-showroom-porsche-di-pik-dites-urine-polisi-negatif-narkoba</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sopir-tabrak-showroom-porsche-di-pik-dites-urine-polisi-negatif-narkoba</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202403/image_870x580_65f6e683cda59.jpg" length="56489" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 19:46:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanggerang, Maximadaily.com</strong> - Polisi telah melakukan tes urine terhadap SJ (42), pengemudi mobil Mitsubishi Xpander yang menabrak showroom mobil mewah di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Insiden ini juga membuat mobil Porsche ringsek.</p>
<p>"Kami sudah lakukan pemeriksaan (urine)," ujar Kapolsek Teluk Naga, AKP Wahyu Hidayat Sabtu (16/3/2024).</p>
<p>Wahyu menjelaskan, berdasarkan hasil tes urine menunjukan SJ negatif narkoba. Menurut dia, sopir Xpander itu dipastikan mabuk usai mengonsumsi Vodka sebelum kejadian.</p>
<p>"Yang bersangkutan negatif (narkoba) urine-nya," tukasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil Mitsubishi Xpander menyeruduk showroom dan menabrak mobil mewah Porsche seharga Rp9 miliar di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (14/3) ini sempat viral di media sosial.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pengemudi mobil Xpander berinisial SJ kemudian dibawa ke Polsek untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, polisi menyebut saat kejadian sopir dalam kondisi mabuk.</p>
<p>Kapolsek Teluk Naga AKP Wahyu Hidayat menjelaskan polisi telah menetapkan SJ sebagai tersangka. "(Pengemudi) sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Wahyu Hidayat.</p>
<p>Setelah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Wahyu, polisi langsung melakukan penahanan terhadap SJ. Tersangka dijerat dengan pasal 200 KUHP tentang perusakan bangunan dan atau Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang milik orang lain.</p>
<p>"Pasal 200 KUHP dan atau 406 KUHP," ucapnya. (red/dro)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seruduk Mobil Porsche di Showroom PIK, Sopir Xpander Jadi Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/seruduk-mobil-porsche-di-showroom-pik-sopir-xpander-jadi-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/seruduk-mobil-porsche-di-showroom-pik-sopir-xpander-jadi-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202403/image_870x580_65f423b223435.jpg" length="56489" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 17:32:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Sebuah mobil Mitsubishi Xpander menyeruduk showroom dan menabrak mobil mewah Porsche seharga Rp9 miliar di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (14/3) ini sempat viral di media sosial.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pengemudi mobil Xpander berinisial SJ kemudian dibawa ke Polsek untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, polisi menyebut saat kejadian sopir dalam kondisi mabuk.</p>
<p>Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan pengemudi Xpander merupakan warga sekitar PIK 2. SJ diketahui pada pagi harinya mengonsumsi minuman keras.</p>
<p>"Pagi harinya minum mirasnya di rumahnya di sekitar lokasi dan pada saat keluar rumah membawa mobil dalam pengaruh miras. Pada saat melewati jalan di depan showroom tidak bisa mengendalikan mobil, sehingga menabrak showroom," ungkap Zain, Jumat (15/3/2024).</p>
<p>Terpisah, Kapolsek Teluk Naga AKP Wahyu Hidayat menjelaskan polisi telah menetapkan SJ sebagai tersangka. "(Pengemudi) sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Wahyu Hidayat.</p>
<p>Setelah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Wahyu, polisi langsung melakukan penahanan terhadap SJ. Tersangka dijerat dengan pasal 200 KUHP tentang perusakan bangunan dan atau Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang milik orang lain.</p>
<p>"Pasal 200 KUHP dan atau 406 KUHP," ucapnya. (red/dro)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tokk! Pengadilan Tiinggi DKI Jakarta Vonis Rafael Alun 14 Tahun Penjara dan Denda</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tokk-pengadilan-tiinggi-dki-jakarta-vonis-rafael-alun-14-tahun-penjara-dan-denda</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tokk-pengadilan-tiinggi-dki-jakarta-vonis-rafael-alun-14-tahun-penjara-dan-denda</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202403/image_870x580_65f3c85c6913a.jpg" length="53970" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 11:03:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kasus gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Ditjen Pajak dengan terdakwa Rafael Alun Trisambodo diputus oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Dalam putusannya itu, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat sebelumnya.</p>
<p>"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rafael Alun Trisambodo dengan pidana penjara selama 14 tahun," bunyi amar putusan banding kasus Rafael Alun sebagaimana dilihat di laman resmi Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Kamis (14/3/2024).</p>
<p>Putusan itu disampaikan dalam sidang terbuka pada Kamis, 7 Maret 2024 lalu dengan Nomor Perkara 8/Pid.Sus-TPK/2024/PT DKI. Putusan diadili oleh Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rai Suamba dan Hakim Anggota dari PT DKI Tony Pribadi dan Erwan Munawar, serta Hakim Ad Hoc Tipikor Margareta Yulie Bartin Setyaningsih dan Gatut Sulistyo dengan Panitera Pengganti Effendi P. Tampubolon.</p>
<p>Terdakwa Rafael Alun juga dijatuhi pidana denda sebanyak Rp500.000.000 subsider tiga bulan kurungan. Rafael Alun juga dihukum dengan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebanyak Rp10.079.095.519 subsider tiga tahun penjara. Rafael dinilai terbukti menerima gratifikasi dan melakukan TPPU sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 B Jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.</p>
<p>Ia terbukti melanggar Pasal 3 ayat 1 huruf a dan c UU 25/2003 tentang TPPU Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP dan Pasal 3 UU 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.</p>
<p>"Menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan," bunyi amar putusan itu lagi.</p>
<p>Dalam kasus Gratifikasi dan TPUU itu, Rafeal disebut bersama istirnya, Ernie Meike Torondek menerima gratifikasi berupa uang seluruhnya sebanyak Rp16,6 miliar. Penerimaan gratifikasi tersebut melalui PT ARME, PT Cubes Consulting, PT Cahaya Kalbar dan PT Krisna Bali International Cargo, yang mana berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas Rafael. Bahkan, keduanya disebut melakukan TPPU hingga puluhan miliar sejak 2003-2023. (red/dro)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rekonstruksi Pembunuhan Dante, Tersangka Peragakan 115 Adegan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/rekonstruksi-pembunuhan-dante-tersangka-peragakan-115-adegan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/rekonstruksi-pembunuhan-dante-tersangka-peragakan-115-adegan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65df453cd6109.jpg" length="93889" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Feb 2024 21:38:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anak Tamara Tyasmara, Dante (6) di dua lokasi. Reka adegan ini berlangsung di Mapolda Metro Jaya dan kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satria Triputra mengatakan tersangka Yudha Arfandi memperagakan total 115 adegan</p>
<p>Menurut dia, kegiatan rekonstruksi ini berdasarkan hasil keterangan saksi. Selain itu, didukung bukti petunjuk termasuk keterangan ahli diharapkan mrnggambarkan kejadian sebenarnya.</p>
<p>"Jadi total adegan yang kita laksanakan sebanyak 115 adegan. Rekonstruksi dihadiri tim jaksa penuntut umum, Kejati DKI Jakarta, dengan menghadirkan tim penyidik harapannya memberikan gambaran kronologis peristiwa yang terjadi," ungkap Wira kepada wartawan.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Wira menjelaskan proses penyidikan total saksi yang diperiksa hingga kini telah mencapai 29 orang. "Kemudian kita juga memeriksa pemeriksaan saksi ahli 9 orang, dan pemeriksaan tersangka," ujarnya.</p>
<p>Dengan selesainya serangkaian reka ulang ini, Wira berharap kasus pembunuhan dengan cara menenggelamkan Dante ini dapat diselesaikan secara tuntas.</p>
<p>"Ke depan kita akan lakukan pemberkasan dan melakukan pendalaman untuk pemeriksaan lanjutan. Besar harapan kasus ini bisa diselesaikan dengan tuntas," tukasnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fakta Baru Rekonstruksi: Tamara Tyasmara Tak Bertemu Yudha Saat Mengantar Dante</title>
<link>https://www.maximadaily.com/fakta-baru-rekonstruksi-tamara-tyasmara-tak-bertemu-yudha-saat-mengantar-dante</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/fakta-baru-rekonstruksi-tamara-tyasmara-tak-bertemu-yudha-saat-mengantar-dante</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65df437a29ac9.jpg" length="92526" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Feb 2024 21:30:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Terdapat fakta baru saat digelarnya rekonstruksi kasus tewasnya anak Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante, yang ditenggelamkan kekasih Tamara, Yudha Arfandi di kolam renang wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.</p>
<p>Ternyata saksi Tamara Tyasmara tidak bertemu dengan tersangka Yudha Arfandi saat mengantar anaknya Dante, ke rumahnya di Jalan Kelapa Kopyor.</p>
<p>Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Bara Libra mengatakan bahwa pada reka adegan ketiga rekonstruksi, kejadian bermula pada Sabtu, 27 Januari 2024, sekitar pukul 11.30 WIB, saksi Tamara bersama korban Dante berangkat ke rumah tersangka.</p>
<p>“Tamara bersama dengan korban Dante yang disupiri oleh Farhan didampingi oleh Karel berangkat dari rumahnya menuju ke rumah (tersangka) Yudha Arfandi dengan tujuan mau mengantarkan korban anak Dante ketemu dengan Moura,” kata Bara Libra, di Mapolda Metro Jaya, pada Rabu (28/2).</p>
<p>Kemudian pada adegan keempat yakni saksi Tamara Tyasmara bersama dengan korban Dante tiba di rumah tersangka Yudha Arfandi sekitar pukul 12.00 WIB.</p>
<p>“Adegan kelima saksi Tamara Tyasmara mengantar korban anak Dange kedalam rumah (tersangka) dan menaruh barang kelengkapan baju renang didalam tas,” jelas Bara Libra.</p>
<p>Selanjutnya saksi Tamara saat berada di rumah tersangka Yudha, menitipkan korban Dante ke asisten rumah tangga (ART) Yudha yang bernama Ahmad. Kemudian Tamara menghubungi tersangka Yudha dan memberitahukan bahwa korban Dante telah tiba dengan membawa perlengkapan renang.</p>
<p>“Adegan ketujuh saksi Tamara menghubungi tersangka Yudha untuk menjelaskan bahwa sudah sampai dirumah dan untuk baju serta perlengkapan korban sudah ditaruh di meja makan,” ungkap Bara Libra. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Rektor UP Dinonaktifkan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/buntut-kasus-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-dinonaktifkan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/buntut-kasus-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-dinonaktifkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65de05f4a9d54.jpg" length="94580" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Feb 2024 22:56:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) memutuskan menonaktifkan Prof ETH dari jabatannya sebagai rektor Universitas Pancasila.</p>
<p>Keputusan ini diambil setelah ETH dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap dua orang bawahannya.</p>
<p>Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila, Yoga Satrio mengatakan pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk menonaktifkan ETH sebagai rektor.</p>
<p>"Tidak mencopot, tapi menonaktifkan sampai berakhirnya masa bakti Rektor tanggal 14 Maret 2024," ujar Yoga Satrio kepada wartawan di Universitas Pancasila, Selasa (27/2/2024).</p>
<p>Selain menonaktifkan ETH, lanjut Yoga, Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila juga meminta kepada terduga pelaku agar kooperatif menjalani proses hukum dari kepolisian.</p>
<p>"Yayasan minta Pak Rektor kooperatif, ikuti proses di kepolisian. Jadi yayasan mendukung proses kepolisian," ujarnya.</p>
<p>Yoga juga menjamin proses tersebut tanpa intervensi dari pihak mana pun. "Jadi ikuti saja prosesnya, jadi kita jamin proses itu tetap berlangsung tanpa ada intervensi," ucapnya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Aiman Witcaksono, Polda Metro Periksa Sejumlah Ahli</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kasus-aiman-witcaksono-polda-metro-periksa-sejumlah-ahli</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kasus-aiman-witcaksono-polda-metro-periksa-sejumlah-ahli</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65d0a4a5a6961.jpg" length="71384" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Feb 2024 19:49:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya memastikan proses penyidikan terhadap Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono terus berjalan. Polisi menyebutkan masih memeriksa beberapa ahli.</p>
<p>"Saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan beberapa ahli, untuk dimintai keterangannya berdasarkan keahliannya masing-masing. Jadi proses penyidikan masih berjalan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi kepada wartawan, Senin (26/2/2024).</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya kembali melakukan pemeriksaan terhadap Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono. Diketahui, dia dilaporkan terkait penyataan 'polisi tak netral'.</p>
<p>"Pastinya (bakal periksa lagi). Nanti kita update kapan waktunya," ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (17/2/2024).</p>
<p>Ade menjelaskan, pihaknya saat ini masih memeriksa sejumlah saksi ahli. Mulai dari ahli bahasa, ahli sosiologi hukum dan tiga orang lainya saksi pidana.</p>
<p>"Tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi lainnya dan termasuk para ahli Dalam penanganan perkara a quo, penyidik memeriksa tujuh orang ahli," tukasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Limpahkan Laporan Dugaan Pelecehan Rektor UP ke Polda Metro Jaya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-limpahkan-laporan-dugaan-pelecehan-rektor-up-ke-polda-metro-jaya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-limpahkan-laporan-dugaan-pelecehan-rektor-up-ke-polda-metro-jaya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65da1da1babfe.jpg" length="63896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Feb 2024 19:44:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong> - Bareskrim Polri melimpahkan laporan kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan Rektor Universitas Pancasila berinisial ETH ke Polda Metro Jaya.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan kasus dugaan pelecehan seksual itu akan ditangani juga oleh Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.</p>
<p>"Benar (telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya). Tentunya ada pertimbangan-pertimbangan dari Mabes untuk melimpahkan, karena dalam proses penanganan penyelidikan atau penyidikan ada lapis kemampuan," ungkap Ade Ary Syam Indradi dikutip pada Selasa (27/2/2024).</p>
<p>Lebih lanjut Ade menjelaskan, pelimpahan penyidikan ini merupakan hal yang bisas. Diketahui, Polda Metro Jaya juga menangani kasus serupa dengan pelapor yang berbeda.</p>
<p>"Ada kasus-kasus yang dapat dilakukan penyelidikan atau penyidikan oleh Polsek, Polres, Polda hingga Mabes," sambung dia.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan tersebut dengan terlapor berinisial ETH.</p>
<p>Laporan teregister dengan nomor LP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 12 Januari 2024. Korban melaporkannya terkait Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).</p>
<p>Lebih lanjut Ade Ary menjelaskan, pihak kepolisian sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ETH di Mapolda Metro Jaya pada hari Senin, 26 Februari 2024.</p>
<p>"Betul (Terlapor ETH akan diperiksa Senin)," ujar Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/2/2024).</p>
<p>Ade menambahkan, pemeriksaan terhadap ETH dilakukan terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang diduga telah dilakukan pada seorang pegawai wanita berinisial R. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tersangka KKB Alenus Tabuni Dipindahkan dari Ilaga ke Timika</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tersangka-kkb-alenus-tabuni-dipindahkan-dari-ilaga-ke-timika</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tersangka-kkb-alenus-tabuni-dipindahkan-dari-ilaga-ke-timika</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65da271deb2e0.jpg" length="102387" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 25 Feb 2024 00:28:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jayapura, Maximadaily.com</strong> – Proses penyidikan terhadap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) an. Alenus Tabuni alias Kobuter, pimpinan Goliath Tabuni, terus berlanjut.</p>
<p>Tersangka sebelumnya berhasil diamankan oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024 pada minggu 18 februari 2024, di depan Puskesmas Distrik Ilaga Kabupaten Puncak.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz-2024, AKBP. Dr. Bayu Suseno saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini tersangka Alenus Tabuni alias Kobuter telah dipindahkan dari Ilaga Kabupaten Puncak ke Kabupaten Mimika, pada Kamis (22/4/2024) pukul 06.00 WIT menggunakan pesawat Caravan PK-NGA.</p>
<p>“Tersangka tiba pukul 08.15 WIT dan dikawal oleh personel Sat Reskrim Polres Puncak dipimpin Kasat Reskrim Puncak Iptu Nur Kholis, SH., M.H,” jelas kasatgas Humas.</p>
<p>AKBP Bayu Suseno juga mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan intensif yang saat ini tengah dilakukan oleh personel Satgas Gakkum Unit Investigasi Ops Damai Cartenz di Timika untuk mengungkap sejumlah catatan kriminal yang dimiliki oleh Alenus Tabuni alias Kobuter.</p>
<p>“Hal ini dilakukan dalam rangka mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum serta memberikan rasa keadilan bagi para korban,” ungkapnya.</p>
<p>Perlu diktahui, anggota KKB Alenus Tabuni alias Kobuter, mempunyai sejumlah catatan kriminal dari aksi-aksi yang terjadi di Kabupaten Puncak, antara lain:</p>
<p>1. Pada tanggal 11 Februari 2021, terlibat dalam pembakaran basecame milik PT.Unggul di Kampung Jenggerpaga, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak.</p>
<p>2. Pada tanggal 14 April 2021, terlibat dalam penembakan tukang ojek A.n UDIN di dekat Balai kampung Eromaga yang mengakibatkan korban meninggal dunia.</p>
<p>3. Pada tanggal tanggal 24 April 2021, melakukan pemukulan terhadap kepala Distrik Gome, saudara NIUS TABUNI, di Distrik Gome, Kabupaten Puncak.</p>
<p>4. Pada tanggal 3 Mei 2021, terlibat dalam peristiwa penembakan anggota TNI dikampung Undome Distrik Gome Kabupaten Puncak dari peristiwa tersebut korban selamat.</p>
<p>5. Pada tanggal 9 Mei 2021, terlibat dalam pembakaran bangunan pariwisata di seputaran bandara udara Aminggaru, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak.</p>
<p>6. Pada tanggal 11 Mei 2021, hendak melakukan pembakaran terhadap truck yang digunakan oleh aparat TNI-Polri di sekitar lokasi bagunan parawisata seputaran bandara udara Aminggaru, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, namun niatnya itu tidak terlaksana dikarenakan truck tersebut telah berpindah tempat.</p>
<p>7. Pada tanggal 3 Juni 2021, terlibat dalam penembakan terhadap saudara HABEL ALENGPEN yang mengakibatkan korban meninggal dunia.</p>
<p>8. Kemudian, pada tanggal yang sama pula yaitu, 3 juni 2021, kembali melakukan perusakan dan pembakaran rumah warga dan sejumlah fasilitas di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak</p>
<p>9. Pada tanggal 16 Agustus 2021, terlibat dalam kontak senjata dengan anggota TNI di Kampung Welenggaru dan kampung Kugibur, Distrik Gome Utara, kabupaten puncak</p>
<p>10. Pada tanggal 18 Agustus 2021, terlibat dalam kontak senjata dengan anggota TNI di kampung Mundidok dan kampung Tuanggi, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Dalam kontak tembak tersebut tidak ada korban.</p>
<p>11. Dan pada tanggal 4 Februari 2024, terlibat lagi dalam kontak tembak dengan aparat keamanan TNI-POLRI pada area PT. Unggul, di Kampung Jenggerpaga, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak. Dalam kontak tembak tersebut tidak ada korban.</p>
<p>Bayu Suseno menambahkan bahwa Alenus Tabuni alias Kobuter juga terlibat dalam membantu pimpinan KKB, Numbuk Telenggen, dengan membawakan amunisi dan senjata api saat terjadi kontak tembak, serta menyimpan serta mengamankan amunisi beserta senjata api.</p>
<p>Kasatgas Humas menyampaikan, saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan di posko Ops Damai Cartenz 2024 wilayah timika terkait dengan aksi-aksi Kriminal yang pernah dilakukan bersama barang bukti lainnya yang belum terungkap, masih dalam tahap penyelidikan oleh penyidik Ops Damai Cartenz-2024.</p>
<p>Pemeriksaan intensif terhadap Alenus Tabuni alias Kobuter merupakan langkah serius dari aparat keamanan untuk mengungkap dan mempertanggungjawabkan aksi kriminal yang telah dilakukan.</p>
<p>“Hal ini sejalan dengan komitmen Ops Damai Cartenz-2024 dalam menegakkan hukum dan menciptakan keamanan di wilayah Papua,” tegasnya.</p>
<p>Bayu Suseno juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan percaya pada upaya aparat keamanan dalam menanggulangi kegiatan kriminal KKB. Dukungan dan kerjasama dari masyarakat sangat dihargai untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Papua.</p>
<p>“Polri melalui Ops Damai Cartenz-2024 akan terus bekerja keras dalam mengusut tuntas tindakan kriminal yang dilakukan oleh KKB. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya penegakan hukum demi keamanan dan kesejahteraan bersama,” tutup Kasatgas Humas AKBP. Dr. Bayu Suseno.(red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Kasus TPPU Panji Gumilang ke Kejagung</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-limpahkan-berkas-kasus-tppu-panji-gumilang-ke-kejagung</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-limpahkan-berkas-kasus-tppu-panji-gumilang-ke-kejagung</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65da250ca6ebe.jpg" length="81331" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 25 Feb 2024 00:19:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah merampungkan penyidikan dan melimpahkan berkas perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang ke Kejaksaan Agung (Kejagung)..</p>
<p>"Berkas perkara sudah dikirim (proses tahap 1) ke Kejaksaan Agung sejak Rabu tanggal 21 Februari 2024," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan kepada wartawan Jumat (23/2/2024).</p>
<p>Lebih lanjut Whisnu mengatakan, saat ini berkas perkara kasus dugaan TPPU tersebut tengah diteliti oleh jaksa penuntut umum (JPU). "Masih proses penelitian berkas oleh JPU Kejagung," ucapnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri menetapkan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, sebagai tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).</p>
<p>Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan status tersangka tersebut naik setelah sebelumnya sebagai saksi dalam kasus tersebut.</p>
<p>“Meningkatkan statusnya menjadi tersangka,” ujar Whisnu kepada wartawan, Kamis (2/11/2023).</p>
<p>Whisnu menjelaskan, penetapan tersangka terhadap Panji Gumilang itu merupakan hasil dari gelar perkara yang dilakukan pihaknya hari ini bersama dengan sejumlah ahli dan juga melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.</p>
<p>Penetapan tersangka Panji Gumilang dilakukan berdasarkan hasil temuan penyidik yang menemukan fakta adanya ratusan rekening dan juga ribuan transaksi.</p>
<p>Lebih lanjut, Whisnu menyampaikan bahwa penyidik juga menemukan adanya pinjaman dari Bank sekitar Rp 73 miliar yang masuk rekening pribadi dan untuk kepentingan pribadi, namun dicicil dengan menggunakan dana rekening yayasan.</p>
<p>“Sehingga terbukti bahwa ada tindak pidana asal, yaitu tindak pidana yayasan dan tindak pidana penggelapan,” ucapnya.</p>
<p>“Dari rekening-rekening yang ada, penyidik bisa menemukan adanya rekening di Bank Mandiri nomor sekian yang masuk sebesar Rp 900 miliar. Dan juga ada transaksi keluar dari rekening tersebut yang digunakan oleh kepentingan pribadi sebesar kurang lebih Rp13 miliar dan (Rp) 223,” imbuhnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rektor Universitas di Jakarta Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Dugaan Pencabulan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/rektor-universitas-di-jakarta-dilaporkan-ke-polda-metro-terkait-dugaan-pencabulan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/rektor-universitas-di-jakarta-dilaporkan-ke-polda-metro-terkait-dugaan-pencabulan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65da1da1babfe.jpg" length="63896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Feb 2024 23:47:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Seorang rektor perguruan tinggi di Jakarta dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan pejabat di universitas tersebut.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombe Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan tersebut dengan terlapor berinisial ETH.</p>
<p>Laporan teregister dengan nomor LP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 12 Januari 2024. Korban melaporkannya terkait Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).</p>
<p>Lebih lanjut Ade Ary menjelaskan, pihak kepolisian sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ETH di Mapolda Metro Jaya pada hari Senin, 26 Februari 2024.</p>
<p>"Betul (Terlapor ETH akan diperiksa Senin)," ujar Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/2/2024).</p>
<p>Ade menambahkan, pemeriksaan terhadap ETH dilakukan terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang diduga telah dilakukan pada seorang pegawai wanita berinisial R. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dittipidkor Bareskrim Polri Tetapkan 2 Tersangka Suap Pengurusan DID Kota Balikpapan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/dittipidkor-bareskrim-polri-tetapkan-2-tersangka-suap-pengurusan-did-kota-balikpapan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/dittipidkor-bareskrim-polri-tetapkan-2-tersangka-suap-pengurusan-did-kota-balikpapan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65d72f7074565.jpg" length="69808" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Feb 2024 23:43:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>– Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi berupa suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran 2018 di Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur.</p>
<p>Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, kedua tersangka yakni TA selaku Kadis PU Kota Balikpapan tahun 2016-2018 dan FI yang merupakan ASN BPK RI (Kasub Auditorat Kaltim I BPK-RI Perwakilan Kaltim tahun 2017-2019).</p>
<p>“Dari hasil gelar perkara penetapan tersangkapada 7 Februari, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim telah menetapkan TA dan FI sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian sesuatu oleh penyelenggara negara terkait pengurusan DID,” kata Erdi dalam keterangan tertulis, Jumat (23/2/2024).</p>
<p>Erdi mengatakan, kedua tersangka dipersangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001.</p>
<p>Seperti diberitakan, pengusutan kasus dugaan suap pengurusan DID di Kota Balikpapan merupakan pelimpahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Agustus 2023 lalu. “Bahwa pada tanggal 8 Januari 2024 telah dilakukan peningkatan status perkara aquo dari tahap penyelidikan ke penyidikan,” jelas Erdi.</p>
<p>Ia mengungkapkan, pada Maret 2017 lalu, RE selaku Walikota Balikpapan saat itu meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencari cara untuk meningkatkan anggaran DID Kota Balikpapan untuk tahun 2018.</p>
<p>Akhirnya, anak buah RE yaitu MM yang menjabat sebagai Kepala BPKAD meminta bantuan FI anggota BPK perwakilan Kaltim untuk meningkatkan anggaran DID. Kemudian FI menghubungi YP yang merupakan ASN di Kemenkeu.</p>
<p>“Saudara YP akhirnya menghubungi RS yang juga ASN di Kemenkeu yang mengklaim bisa mencairkan dan mengarahkan agar Pemkot Balikpapan mengajukan surat usulan DID,” terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Erdi mengatakan Pemkot Balikpapan mengirimkan surat usulan DID untuk nantinya digunakan kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum yang saat itu Kadis PU adalah TA. “FI menyampaikan kepada TA bahwa Kota Balikpapan mendapatkan dana Rp26 miliar,” kata Erdi</p>
<p>Namun untuk mencairkan dana tersebut, bahwa ada permintaan uang dari YP dan RS sebesar 5 persen atau sekitar Rp1,36 miliar. Apabila tidak diberikan, maka DID tersebut akan diserahkan ke daerah lain.</p>
<p>Akhirnya, TA mengiyakan permintaan uang yang diminta oleh YP dan RS melalui FI sebagai imbalan pengurusan DID. “Uang tersebut ditaruh ke dalam dua buku tabungan, yang nantinya buku tabungan dan kartu ATM beserta PIN diserahkan ke YP dan RS melalui FI,” bebernya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Bekerja Sama Imigrasi Tangkap DPO Interpol WN Jepang di Batam</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-bekerja-sama-imigrasi-tangkap-dpo-interpol-wn-jepang-di-batam</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-bekerja-sama-imigrasi-tangkap-dpo-interpol-wn-jepang-di-batam</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65d72f7074565.jpg" length="69808" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 18:27:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau bekerja sama dengan Satuan Polisi Perairan dan Udara Kepolisian Resor Kota Barelang (Satpolairud Polresta Barelang), serta Divisi Hubungan Internasional Markas Besar Kepolisian RI (Divhubinter Mabes Polri) menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Interpol (blue notice) berinisial YY, yang merupakan WN Jepang di wilayah perairan Kota Batam.</p>
<p>Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Erdi A. Chaniago mengatakan, kronologi penangkapan WN Jepang berinisial YY yaitu berawal saat personel Satpolairud Polresta Barelang melakukan patroli di Perairan Perairan Pulau Bulan Kecamatan Bulang, Kota Batam pada 31 Januari 2024.</p>
<p>Adapun temuan pada patroli yakni satu kapal boat memuat 7 (tujuh) orang dengan keterangan identitas yaitu satu orang pria sebagai Tekong, satu orang pria sebagai ABK, dan lima orang penumpang yang terdiri atas satu orang pria berkewarganegaraan asing (WNA), dua orang pria dan dua orang wanita yang merupakan WNI.</p>
<p>Setelah dilakukan interogasi mendalam di perairan, ditemukan dugaan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural menuju negara Malaysia terhadap empat orang penumpang WNI tersebut.</p>
<p>Atas dugaan terjadinya perlintasan keluar wilayah Indonesia secara ilegal, seluruh penumpang termasuk Tekong dan ABK dibawa ke Kantor Satpolairud Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Satpolairud Polresta Barelang juga menemukan hasil pemeriksaan terhadap satu orang penumpang pria WNA bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kartu identitas dan dokumen penting lainnya.</p>
<p>Pada tanggal 2 Februari 2024, telah dilakukan serah terima tahanan satu orang WNA oleh Satpolairud Polresta Barelang kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kerjasama antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau dan Satuan Polisi Perairan dan Udara Kepolisian Resor Kota Barelang (Satpolairud Polresta Barelang), tahanan deteni WNA tersebut pertama kali mengakui bahwa yang bersangkutan bernama Hajime Hatanaka dan lahir di kota Nagoya negara Jepang pada tanggal 15 Maret 1984 dengan nomor paspor MU9811812.</p>
<p>“Namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam dan berkoordinasi kepada Direktorat Kerjasama Keimigrasian dan Divisi Hubungan Internasional Markas Besar Kepolisian RI (Divhubinter Mabes Polri), kami menemukan bahwa identitas asli tahanan deteni WNA tersebut berinisial YY dan lahir di Miyatsu, Kyoto, Jepang pada tanggal 28 Januari 1981. YY diketahui masuk ke wilayah Indonesia pada tanggal 2 April 2021 melalui Bandara Internasioonal Soekarno-Hatta dan menggunakan paspor No. TR3821024,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/2/2024).</p>
<p>Erdi menuturkan, pihaknya menemukan bahwa WN Jepang berinisial YY merupakan DPO Interpol (Blue Notice) dengan No. Notice: B-3931/12-2022 atas dugaan pelanggaran penipuan.</p>
<p>Erdi menegaskan, pengungkapan ini merupakan koordinasi yang baik antara Polri dengan pihak Imigrasi.</p>
<p>“Polri telah koordinasi dengan pihak imigrasi, kemudian komunikasi Polri dengan kepolisian Jepang sangat baik dalam wadah interpol,” katanya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkas Kasus Situs Judi Online SBOTOP Dinyatakan Lengkap</title>
<link>https://www.maximadaily.com/berkas-kasus-situs-judi-online-sbotop-dinyatakan-lengkap</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/berkas-kasus-situs-judi-online-sbotop-dinyatakan-lengkap</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65d72d8faae18.jpg" length="89017" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 18:18:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Berkas perkara kasus situs judi online ‘SBOTOP‘ telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Hal tersebut diungkapkan oleh Wakabareskrim Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri, selaku Kasatgas Anti Mafia Bola Polri</p>
<p>Asep mengatakan, berkas dinyatakan lengkap (P21) pada Kamis 15 Februari dengan total ada 4 orang tersangka.</p>
<p>“Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/A/19/X/2023/SPKT.Dittipidsiber/Bareskrim polri, tanggal 23 Oktober 2023, penyidikan perkara perjudian online melalui url https://www.bolehplay.com/ dan www.sepaktop.com dengan website yang bernama SBOTOP, telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Agung dengan diterima dua surat P21 untuk empat tersangka oleh penyidik pada hari Kamis, tanggal 15 Februari 2024,” kata Asep dalam keterangan tertulisnya, rabu (21/2/2024).</p>
<p>Adapun empat tersangka tersebut yakni atas nama Luis, Deddy Riswanto, Santoso dan Tan Roland Rustan. Keempatnya memiliki peran yang berbeda-beda.</p>
<p>Tersangka Luis bertugas menyiapkan rekening deposit dan rekening withdrawal, akun payment gateway, handphone, SIM card, serta token yang sudah terkoneksi dengan rekening (M-banking) pada situs SBOTOP, yang kemudian diserahkan kepada saudara “U” selaku pemilik situs SBOTOP yang merupakan warga negara Thailand.</p>
<p>Sementara Deddy Riswanto berperan menawarkan atau mencari kepada orang-orang untuk membuat rekening bank yang digunakan di website judi online. Setelah rekening-rekening didapatkan akan diberikan kepada tersangka Luis untuk digunakan di website judi online.</p>
<p>Selanjutnya tersangka Santoso berperan sebagai penyedia rekening dan akun payment gateway atas perintah dari tersangka Deddy Riswanto yang diperuntukan operasional penyelenggaraan perjudian online website SBOTOP.</p>
<p>Terakhir tersangka Tan Roland Rustan berperan sebagai penyedia layanan payment gateway dengan bentuk Qris, Virtual Account dan Disbrusement kepada website Judi online.</p>
<p>"Adapun penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap 2) akan dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 22 Februari 2024 di Kejaksaan Negeri Batam,” kata Asep.</p>
<p>Dalam kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti yakni dari tersangka Luis yaitu 76 buku tabungan, 5 token key, 6 stempel PT, 90 kartu atm bank, 1 bundel QR code, 1 Unit Apartement One Residence Batam dan uang sebesar kurang lebih Rp 5 miliar.</p>
<p>Dari tersangka Deddy Riswanto disita 1 unit tablet, 3 unit handphone, 22 buku tabungan, 27 kartu ATM, 1 bundel kartu perdana dan 1 bundel cek.</p>
<p>Selanjutnya dari tersangka Santoso disita 3 unit handphone, 1 unit laptop, 1 token key, 1 buku rekening, 9 kartu ATM, 1 bundel bukti setoran awal pembukaan rekening, 1 bundel bungkus kartu perdana, 6 bundel cek, 1 bundel dokumen PT. Badang dan 3 unit handphone.</p>
<p>Penyidik juga menyita beberapa barang bukti dari tersangka Tan Roland Rustan yakni 1 lembar foto copy KTP atas nama Tan Roland Rustan, dua unit Handphone merk Iphone, 1 unit laptop merk Apple jenis Macbook Pro warna silver, satu unit tablet merk Apple jenis Ipad Air 4th Generation warna grey, tiga buah buku tabungan Bank, satu buah pasport atas nama Tan Roland Rustan, satu buah kartu ATM Bank BNI atas nama Cahaya Jakarta Selatan dan tujuh unit token Bank.</p>
<p>Adapun para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP, Pasal 45 ayat (2) Jo 27 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 55 ayat 1 Ke (1) KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bidkum Polda Metro Siap Hadiri Sidang Gugatan Praperadilan Aiman Witjaksono</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bidkum-polda-metro-siap-hadiri-sidang-gugatan-praperadilan-aiman-witjaksono</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bidkum-polda-metro-siap-hadiri-sidang-gugatan-praperadilan-aiman-witjaksono</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65d190098b259.jpg" length="67884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Feb 2024 12:05:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono mengajukan gugatan praperadilan terkait penyitaan handphone (HP) saat pemeriksaan di Polda Metro Jaya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Bidang Hukum Polda Metro Jaya memastikan akan menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan yang dilayangkan Aiman Witjaksono di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin 19 Februari 2024 mendatang.</p>
<p>"Siap hadir (sidang gugatan praperadilan Aiman Witjaksono) dan sudah kami persiapkan, " ujar Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Leonardus Simamarta, Sabtu (17/2/2024).</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan pengajuan gugatan praperadilan itu hak Aiman sebagai saksi.</p>
<p>"Itu hak saksi untuk mengajukan gugatan praperadilan dan kami menghormati itu," ujar Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (6/2/2024).</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Ade Safri juga mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidkum Polda Metro Jaya dan menyatakan siap menghadapi gugatan Aiman tersebut.</p>
<p>"Selanjutnya penyidik melalui tim advokasi Bidkum Polda Metro Jaya siap untuk menghadapinya," tegas Ade. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Bakal Periksa Kembali Aiman Witjaksono</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-bakal-periksa-kembali-aiman-witjaksono</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-bakal-periksa-kembali-aiman-witjaksono</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65d0a4a5a6961.jpg" length="71384" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 19:21:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Polda Metro Jaya akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono. Diketahui, dia dilaporkan terkait penyataan 'polisi tak netral'.</p>
<p>"Pastinya (bakal periksa lagi). Nanti kita update kapan waktunya," ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (17/2/2024).</p>
<p>Ade menjelaskan, pihaknya saat ini masih memeriksa sejumlah saksi ahli. Mulai dari ahli bahasa, ahli sosiologi hukum dan tiga orang lainya saksi pidana.</p>
<p>"Tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi lainnya dan termasuk para ahli Dalam penanganan perkara a quo, penyidik memeriksa tujuh orang ahli," tuturnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor di kasus pernyataan 'polisi tak netral'. Aiman dicecar sebanyak 59 pertanyaan.</p>
<p>"Dari kurang lebih 12 jam ini ada memang istirahat dan ada 59 pertanyaan dan telah dijawab oleh Aiman berdasarkan fakta-fakta yang kita miliki," ungkap kuasa hukum Aiman, Finsensius Mendrofa di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/1/2024) malam. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sita HP Kekasih Tamara Tysamara di Kasus Kematian Dante, Polisi Selidiki Bukti Chat</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sita-hp-kekasih-tamara-tysamara-di-kasus-kematian-dante-polisi-selidiki-bukti-chat</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sita-hp-kekasih-tamara-tysamara-di-kasus-kematian-dante-polisi-selidiki-bukti-chat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65c8f4cb22bf2.jpg" length="209145" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 20:29:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya telah menyita handphone (HP) atau telepon seluler (ponsel) milik Yudha Arfandi alias YA, tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap anak Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6).</p>
<p>"Terkait hp dari pada tersangka, itu sudah kita sita pada saat dilakukan penangkapan," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya Senin (12/2/2024).</p>
<p>Wira mengatakan, saat ini pihaknya meneliti bukti percakapan Yudha dengan orang lain. Termasuk chat antara Yudha dan Tamara.</p>
<p>"Dan saat ini masih dilakukan proses analisis terhadap digital forensik dari pada hp tersangka," ungkapnya.</p>
<p>Wira menambahkan, Yudha sendiri mempunyai hubungan asmara dengan Tamara. </p>
<p>"Hubungan ibu korban dengan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan mereka statusnya berpacaran," katanya.</p>
<p>"Nanti sudah berapa lamanya akan kita periksa kembali tapi berdasarkan hasil pemeriksaan mereka adalah berpacaran," sambungnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya resmi menetapkan Yudha Arfandi alias YA sebagai tersangka kasus kematian anak Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6). Yudha merupakan kekasih Tamara.</p>
<p>Yudha dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, yakni Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p>Kemudian Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan/atau Pasal 359 KUHP. Yudha pun terancam pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Connie Rahakundini Dilaporkan ke Bareskrim Polri Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik</title>
<link>https://www.maximadaily.com/connie-rahakundini-dilaporkan-ke-bareskrim-polri-atas-dugaan-fitnah-dan-pencemaran-nama-baik</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/connie-rahakundini-dilaporkan-ke-bareskrim-polri-atas-dugaan-fitnah-dan-pencemaran-nama-baik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65cb50b09a64b.jpg" length="64959" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 18:21:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan dugaan pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong. Connie dilaporkan atas ucapannya dalam video di kanal YouTube ‘Kanal Anak Bangsa‘.</p>
<p>Dalam laporan bernomor LP/B/52/II/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI, pelapor dalam kasus ini adalah Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Rosan Perkasa Roeslani. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago membenarkan perihal adanya laporan tersebut.</p>
<p>“Iya benar ada laporan tersebut ke Bareskrim Polri,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (13/2/2024).</p>
<p>Erdi menuturkan, dengan adanya laporan tersebut, penyidik Bareskrim Polri akan meneliti terlebih dahulu. Nantinya, pelapor dan terlapor akan dimintai keterangan.</p>
<p>“Proses laporan selanjutnya akan diteliti oleh penyidik dan setelahnya akan meminta klarifikasi dari pelapor dan terlapor,” ujar Erdi.</p>
<p>Dalam laporan ini, Connie diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong yang menyesatkan sebagaimana dimaksud Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27A UURI Nomor 1 tahun 2024 perubahan kedua atas UURI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP, Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 14 dan Pasal 15 UURI Nomor 1 tahun 1946. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Teka&amp;teki Motif Kekasih Tamara Tyasmara Tega Habisi Dante di Kolam Renang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/teka-teki-motif-kekasih-tamara-tyasmara-tega-habisi-dante-di-kolam-renang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/teka-teki-motif-kekasih-tamara-tyasmara-tega-habisi-dante-di-kolam-renang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65caed7eaf7aa.jpg" length="91511" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 11:18:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Motif Yudha Arfandi alias YA tega menghabisi anak Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6) masih menjadi teka-teki.</p>
<p>Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengaku masih mendalami alasan Yudha menenggelamkan Dante.</p>
<p>"Terkait dengan motif, kami dari tim penyidik masih melakukan pendalaman," kata Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya Senin (12/2/2024).</p>
<p>Wira menjelaskan, saat ini pihaknya menunggu hasil analisis dari Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Mabes Polri.</p>
<p>"Jadi kami tidak bergerak sendiri dalam hal ini penyidik Polda, kami akan menggandeng Apsifor untuk natinya kita bisa menggali motif apa yang dilakukan oleh tersangka," ujar Wira.</p>
<p>Lebih lanjut, Wira mengatakan bahwa sejumlah saksi juga bakal turut diperiksa guna mengungkap kasus tersebut.</p>
<p>"Nanti kami selaraskan keterangan-keterangan saksi yg ada namun dari pasal yang kita terapkan kami sudah menerapkan pasal 340 yang mana pasal pembunuhan berencana," kata dia.</p>
<p>"Untuk masalah pembuktiannya, indikasi ada pembunuhan berencana kami sudah terapkan, kami akan perkuat dengan keterangan saksi maupun ahli, termasuk kami akan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang memiliki sertifikasi untuk melatih renang, maupun ahli di bidang renang," ujarnya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi: Pacar Tamara Tyasmara Tenggelamkan Dante di Depan Anak Kandungnya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-pacar-tamara-tyasmara-tenggelamkan-dante-di-depan-anak-kandungnya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-pacar-tamara-tyasmara-tenggelamkan-dante-di-depan-anak-kandungnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65c34124ec8d3.jpg" length="76858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Feb 2024 23:54:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kasus kematian anak artis Tamara Tyasmaa dan Angger Dimas, Dante (6), yang diduga ditenggelamkan oleh pria berinisial YA.</p>
<p>Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan pelaku YA yang juga kekasih Tamara Tyasmara diduga menenggelamkan Dante di depan anak kandungnya sendiri.</p>
<p>"Kebetulan yang bersangkutan saat itu membawa anaknya yang perempuan, seumuran korban juga," ujar Wira Satya Triputra kepada wartawan, Sabtu (10/2/2024).</p>
<p>Di sisi lain, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu juga membenarkan fakta pelaku menenggelamkan korban di depan anak kandungnya.</p>
<p>"Iya itu ada beberapa kali dilakukan di depan anaknya sendiri," ucap Rovan.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Polisi mengamankan pacar artis Tamara Tyasmara. Pria berinisial YA itu ditangkap terkait dugaan kasus pembunuhan terhadap anak kekasihnya bernama Dante (6).</p>
<p>Dalam video yang diterima wartawan, YA dibawa ke Polda Metro Jaya dengan kondisi tangan diborgol. Pelaku mengenakan kaus berwarna navy dan sesekali menundukkan kepala.</p>
<p>Ade Ary menjelaskan, YA ditangkap hari ini di kediamannya daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Dia menyebut, pelaku tidak melakukan perlawanan saat proses penangkapan.</p>
<p>"Tadi pagi sekitar jam 9 hari Jumat, 9 Februari. penyidik Subdit Jatanras telah melakukan penangkapan terhadap saudara YA. Saudara YA kekasih dari saudari Tamara," tuturnya.</p>
<p>"Saudara YA ditangkap di rumah kontrakan di daerah Pondok Kelapa, Duren Sawit. YA sedang tidur, di rumah kontrakan tersebut ada saudara YA dan seorang laki-laki pembantunya," imbuhnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyidik Jatanras Lakukan Penahanan Setelah Menetapkan Kekasih Tamara Tyasmara Sebagai Tersangka Dalam Kasus Kematian Dante</title>
<link>https://www.maximadaily.com/penyidik-jatanras-lakukan-penahanan-setelah-menetapkan-kekasih-tamara-tyasmara-sebagai-tersangka-dalam-kasus-kematian-dante</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/penyidik-jatanras-lakukan-penahanan-setelah-menetapkan-kekasih-tamara-tyasmara-sebagai-tersangka-dalam-kasus-kematian-dante</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65c8f4cb22bf2.jpg" length="209145" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Feb 2024 23:24:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan penahanan pelaku YA setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante (6), anak Tamara Tyasmara.</p>
<p>“Sudah ditahan, Kemarin (Sabtu),” ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu saat dihubungi, Minggu (11/2/2024).</p>
<p>Adapun penetapan YA sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara kepolisian yang telah menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Untuk tahap penyidikan polisi telah memeriksa sebanyak 16 orang saksi.</p>
<p>Dimana dalam kasus kematian Dante, penyidik telah menyiapkan Pasal Dugaan 359 KUHP terkait kelalaian menyebabkan orang lain meninggal dunia.</p>
<p>“Penahanan akan dilakukan selama 20 hari kedepan, sesuai Pasal 24 dan Pasal 25 KUHAP. Hal itu dilakukan selama proses untuk tingkat penyidikan sampai pelimpahan ke kejaksaan,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan proses pemeriksaan masih berjalan untuk mengetahui motif dibalik peristiwa tesebut.</p>
<p>“Motif sedang didalami karena pemeriksaan setelah proses pemeriksaan kesehatan terhadap saudara YA akan dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka di situ akan dilakukan pendalaman terhadp motif,” terang Ade Ary di Polda Metro Jaya, Jumat (9/2/2024).</p>
<p>“Nanti perkembangan akan kami sampaikat lebih lanjut,” pungkasnya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Dalami Motif Pacar Tamara Tyasmara Bunuh Anaknya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-dalami-motif-pacar-tamara-tyasmara-bunuh-anaknya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-dalami-motif-pacar-tamara-tyasmara-bunuh-anaknya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65c343d7e1e99.jpg" length="90035" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Feb 2024 04:48:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Pria berinisial YA telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan kepada anak Tamara Tyasmara bernama Dante (6). Saat ini, Polda Metro Jaya masih mendalami motif pelaku membunuh korban.</p>
<p>"Motif sedang didalami karena pemeriksaan setelah proses pemeriksaan kesehatan terhadap saudara YA akan dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (9/2/2024).</p>
<p>"Di situ akan dilakukan pendalaman terhadap motif," sambungnya.</p>
<p>Ade Ary menjelaskan, YA ditangkap hari ini di kediamannya daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Dia menyebut, pelaku tidak melakukan perlawanan saat proses penangkapan.</p>
<p>"Tadi pagi sekitar jam 9 hari Jumat, 9 Februari. penyidik Subdit Jatanras telah melakukan penangkapan terhadap saudara YA. Saudara YA kekasih dari saudari Tamara," tuturnya.</p>
<p>"Saudara YA ditangkap di rumah kontrakan di daerah Pondok Kelapa, Duren Sawit. YA sedang tidur, di rumah kontrakan tersebut ada saudara YA dan seorang laki-laki pembantunya," imbuhnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Film Syur, Penyidik Ungkap Siskaeee Tak Alami Gangguan Kejiwaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kasus-film-syur-penyidik-ungkap-siskaeee-tak-alami-gangguan-kejiwaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kasus-film-syur-penyidik-ungkap-siskaeee-tak-alami-gangguan-kejiwaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65c343d7e1e99.jpg" length="90035" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 15:49:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya mengungkap hasil hasil tes kejiwaan Francisca Candra Novitasari atau Siskaeee, tersangka kasus film porno yang diproduksi di Jakarta Selatan. </p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, Siskaeee tak mengalami gangguan kejiwaan.</p>
<p>"Hasilnya adalah secara garis besar tidak ditemukan adanya gangguan kejiwaan," katanya kepada wartawan Rabu (7/2/2024).</p>
<p>Ade mengatakan, pemeriksaan kejiwaan Siskaeee meliputi psikologi dan psikiatri. Hasilnya, tak ada tanda-tanda gangguan kejiwaan terhadap Siskaeee.</p>
<p>"Yang bersangkutan mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jadi pemerikssan kejiwaan terhadap sudari FCN sudah selesai, hasilnya seperi itu," katanya.</p>
<p>Ade menambahkan, seusai hasil tes kejiwaan Siskaeee keluar, pihaknya bakal segera melengkapi berkas perkara kasus tersebut.</p>
<p>"Selanjutnya penyidik subdit siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melanjutkan kembali proses penyidikan guna melengkapi berkas perkaranya," ungkapnya.(red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Resmi Naikkan Kasus Tewasnya Anak Tamara Tyasmara ke Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-resmi-naikkan-kasus-tewasnya-anak-tamara-tyasmara-ke-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-resmi-naikkan-kasus-tewasnya-anak-tamara-tyasmara-ke-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65c34124ec8d3.jpg" length="76858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 15:37:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kasus kematian Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6), anak anak artis Tamara Tyasmara yang diduga tenggelam di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur memasuki babak baru. Saat ini, Polda Metro Jaya resmi menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.</p>
<p>"Pada hari selasa tanggal 6 Februari kami telah melakukan gelar perkara terhadap kasus meninggalmya putri ibu Tamara di kolam renang duren sawit," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra kepada wartawan Rabu (7/2/2024).</p>
<p>Wira menjelaskan, pihaknya menemukan unsur pidana terkait kematian Dante. Namun, Wira belum membeberkan secara rinci unsur pidana yang dimaksud.</p>
<p>"Hasil gelar perkara yg kita laksanakan kita simpulkan bahwa relah ditemukan dugaan peristiwa pidana sehingga tim penyidik sepakat untuk menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan," katanya.</p>
<p>Wira menambahkan, nantinya pihaknya bakal melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Selain itu, dia juga masih menunggu hasil rekaman CCTV di kolam renang tersebut.</p>
<p>"Pemeriksaan dari ekshumasi kemarin yang mana bagian dari organ yang diambil sdh kami periksakan di lab forensik di sentul demikian juga bukti digital CCTV saat ini dilakukan pemeriksaan forensik di bareskrim polri," katanya.(red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ekshumasi Anak Tamara Tyasmara Selesai, Polda Metro Jaya Segera Umumkan Hasilnya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ekshumasi-anak-tamara-tyasmara-selesai-polda-metro-jaya-segera-umumkan-hasilnya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ekshumasi-anak-tamara-tyasmara-selesai-polda-metro-jaya-segera-umumkan-hasilnya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65bf1debcd368.jpg" length="63896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 00:53:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya selesai melaksanakan proses ekshumasi terhadap jenazah putra artis Tamara Tyasmara, Dante (6) di TPU Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024).</p>
<p>"Tadi kami sudah melaksanakan kegiatan rangkaian (ekshumasi jenazah anak Tamara Tyasmara). Mulai dari penggalian kubur, sampai dengan dilaksanakan pemeriksaan," ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra.</p>
<p>Setelah proses ini, lanjut Wira, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama tim Kedokteran Forensik RS Polri untuk mengetahui hasil ekshumasi tersebut. Dia memastikan hasilnya akan segera disampaikan dalam waktu dekat.</p>
<p>"Untuk hasil ekshumasi kami nanti akan mencoba akan berkoordinasi dengan ketua tim yang melakukan pemeriksaan," jelasnya.</p>
<p>"Kami berharap dalam waktu cepat bisa mendapatkan hasil kegiatan ekshumasi hari ini. (Proses) itu harus dilakukan pemeriksaan secara laboratorium Puslabfor Polri," sambungnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, polisi masih menyelidiki penyebab kematian anak artis Tamara Tyasmara berinisial RA alias D, yang diduga tenggelam di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat ini, kasus tersebut diambilalih Polda Metro Jaya.</p>
<p>"Kasus kematian anak artis Tamara T. Sejak hari Kamis, 1 Februari 2024, proses penyelidikannya ditangani oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (5/2/2024).</p>
<p>Diketahui, kasus kematian tersebut sebelumnya ditangani di Polsek Duren Sawit. Menurut Ade Ary, Tamara Tyasmara sempat berkonsultasi dengan Polda Metro Jaya terkait kelanjutan kasus ini.</p>
<p>Ade Ary menjelaskan, pengambilalihan kasus tenggelamnya anak Tamara ini untuk memudahkan proses penyelidikan. "Untuk memudahkan dan mempercepat proses penyelidikan," ucapnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cabuli Anak Dibawah Umur, Seorang Kakek Berusia 61 Tahun Diringkus Polisi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/cabuli-anak-dibawah-umur-seorang-kakek-berusia-61-tahun-diringkus-polisi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/cabuli-anak-dibawah-umur-seorang-kakek-berusia-61-tahun-diringkus-polisi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65bf1f3c8aa8f.jpg" length="109973" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 04 Feb 2024 12:23:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>– Polres Metro Tangerang Kota berhasil meringkus seorang kakek berinisial H (60) yang melakukan pencabulan terhadap seorang anak yang masih di bawah umur di Larangan, Kota Tangerang. ditangkap pada Selasa (30/1/2024).</p>
<p>“Kasus ini terbongkar setelah polisi mendapatkan laporan dari orang tua korban,” ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, Kamis (1/2/2024).</p>
<p>Kapolres mengatakan, setelah pelaku melakukan pencabulan terhadap korban, korban mengadu ke ibunya.</p>
<p>Kemudian, Ibu korban langsung mendatangi pelaku dan mengkonfrontasi pengakuan anaknya soal pencabulan tersebut.</p>
<p>“Dari pengakuan pelaku setelah didesak diketahui juga bahwa pelaku sudah melakukan perbuatan cabul tersebut secara berulang kepada korban B, N, dan V,” ungkap Zain.</p>
<p>Kepada polisi pelaku mengaku bahwa dirinya terakhir kali melakukan pencabulan tersebut di sebuah rumah kontrakan kosong.</p>
<p>Saat itu, pelaku mencoba menyekap korban dengan mengunci pintu rumah kontrakan tersebut. Namun, korban berhasil melarikan diri.</p>
<p>“Usai melancarkan aksi pencabulan tersebut pelaku meninggalkan korban sendirian dan dikunci di dalam kontrakan kosong itu, tapi akhirnya korban berhasil melarikan diri,” ujarnya.</p>
<p>Setelah berhasil kabur, korban pulang dan menceritakan kejadian itu kepada ibunya dan membuat laporan ke polisi.</p>
<p>Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi atas kasus pencabulan.</p>
<p>“Pelaku sekarang sudah ditahan di Rutan Polres Metro Tangerang Kota, dari unit PPA juga telah berkomunikasi dengan instansi terkait seperti Komnas Anak, Dinas DP3AP2KB dan satgas P2TP2A kota Tangerang, untuk menangani dan mendampingi para korban,” pungkasnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 76 D UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 6 huruf c jo Pasal 15 huruf e dan g UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soal Penyitaan HP Aiman Witjaksono,  Dirreskrimsus Polda Metro Jaya:  Penyidik Sudah Kantongi Izin PN Jaksel</title>
<link>https://www.maximadaily.com/soal-penyitaan-hp-aiman-witjaksono-dirreskrimsus-polda-metro-jaya-penyidik-sudah-kantongi-izin-pn-jaksel</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/soal-penyitaan-hp-aiman-witjaksono-dirreskrimsus-polda-metro-jaya-penyidik-sudah-kantongi-izin-pn-jaksel</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b552124a726.jpg" length="84040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 20:16:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya mengungkapkan penyitaan ponsel milik Jubir Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono sudah sesuai prosedur karena telah mengantongi izin dari pengadilan.</p>
<p>"Pada tanggal 22 Januari 2024, penyidik telah mengajukan permintaan izin sita kepada ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan penyitaan," ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (2/2/2024).</p>
<p>"Tanggal 24 penetapan izin sita dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah terbit dan pada tanggal 26 itu yang menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan penyitaan terhadap HP saudara AW," sambungnya.</p>
<p>Selain handphone, penyidik Polda Metro Jaya juga menyita akun media sosial hingga e-mail Aiman Witjaksono. Menurut Ade, penyitaan yang dilakukan penyidik untuk membuat terang perkara yang ada.</p>
<p>"Bahwa kembali lagi pada penyidikan adalah upaya untuk mencari dan mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuang terang tidak pidana yang terjadi dan untuk menemukan tersangkanya," tuturnya.</p>
<p>Ade Safri menjamin penyidikan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia menyatakan penyidik siap mempertanggungjawabkan terkait aduan Aiman ke Kompolnas soal penyitaan tersebut.</p>
<p>"Kami jamin penyidikan yang dilakukan berjalan secara profesional transparan dan akuntabel, bebas dari segala bentuk intervensi ataupun apapun juga yang mengganggu jalannya penyidikan yang dilakukan dalam penanganan perkara a quo," jelasnya.</p>
<p>"Ya dipersilakan (aduan Kompolnas) itu hak konstitusional pak AW, dan kami penyidik siap untuk mempertanggungjawabkan," tukasnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi di PT SCC ke Tahap Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-naikkan-status-dugaan-korupsi-di-pt-scc-ke-tahap-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-naikkan-status-dugaan-korupsi-di-pt-scc-ke-tahap-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65bbbf97eff4a.jpg" length="47691" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 Feb 2024 22:58:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa PT Sigma Cipta Caraka (SCC) atau Telkomsigma naik ke tahap penyidikan.</p>
<p>"KPK telah menaikkan ke tahap penyidikan dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di PT SCC (Telkom Group) tahun 2017-2022," ujar Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (1/2/2024).</p>
<p>"Pengadaan kerjasama ini diduga fiktif dengan modus adanya kerjasama penyediaan financing untuk project data center," sambungnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ali memperkirakan kasus tersebut mengakibatkan kerugian negara hingga ratusan miliar. Menurut dia, angka itu berdasarkan perhitungan sementara dari Tim Auditor BPKP.</p>
<p>"Kami belum dapat menyampaikan detail lengkap konstruksi perkaranya, pihak siapa saja yang ditetapkan tersangka dan uraian unsur pasalnya hingga proses pengumpulan alat bukti dianggap cukup," jelasnya.</p>
<p>"Lengkapnya nanti akan kami informasikan saat dilakukan upaya paksa penangkapan ataupun penahanan. Perkembangannya akan kami sampaikan bertahap pada publik," imbuhnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Optimis Gerbong Narkoba Fredy Pratama Bisa Tertangkap Tahun 2024</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-optimis-gerbong-narkoba-fredy-pratama-bisa-tertangkap-tahun-2024</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-optimis-gerbong-narkoba-fredy-pratama-bisa-tertangkap-tahun-2024</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65bb902829596.jpg" length="92902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 Feb 2024 19:36:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Penyidik Bareskrim Polri masih melakukan pencarian terhadap gembong narkoba terbesar se-Indonesia, Fredy Pratama. Polisi meyakini Fredy Pratama masih berada di Thailand.</p>
<p>“Jadi kita tidak akan henti-hentinya untuk menangkap Fredy Pratama. Keberadaan Fredy Pratama masih kita yakinkan ada di Thailand,” kata Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan, Kamis (1/2/2024).</p>
<p>Fredy Pratama merupakan buron polisi sejak 2014. Pria yang memiliki nama samaran ‘The Cassanova’ ini juga telah dimasukkan dalam red notice oleh Interpol melalui Divisi Hubinter Polri.</p>
<p>Bareskrim Polri berkoordinasi intens dengan badan antinarkoba Amerika Serikat (DEA) serta Kepolisian Thailand (Royal Thai Police) untuk melacak keberadaan Fredy Pratama ini.</p>
<p>“Mohon doanya insyaallah di 2024 ini Fredy Pratama dan asetnya bisa diungkap,” imbuhnya.</p>
<p><strong>Sembunyikan Uang Pakai Crypto Currency</strong></p>
<p>Sebelumnya, Brigjen Mukti mengungkapkan modus operandi jaringan Fredy Pratama dala menyembunyikan uang hasil kejahatan. Bukan pakai rekening di bank, tapi menggunakan crypto currency.</p>
<p>“Memang banyak operandi baru seperti modus keuangan mereka sudah lakukan dengan cara lain tidak lagi melalui rekening, tapi jalur melalui crypto currency, ini kita sedang dalami kembali,” jelas Mukti Juharsa.</p>
<p>Polisi juga saat ini masih menelusuri aset-aset jaringan Fredy Pratama lainnya. Polisi meyakini masih banyak aset jaringan Fredy Pratama yang disembunyikan para pelaku.</p>
<p>“Tim ini tidak akan pernah berhenti untuk terus menghalau barang-barang yang masuk melalui jaringan Fredy Pratama, termasuk aset-asetnya akan kita tracing terus,” imbuhnya.</p>
<p>Mukti mengatakan pihaknya akan terus melacak aset kekayaan hasil penjualan narkoba jaringan Fredy Pratama, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.</p>
<p>“Kami mohon doanya insyaallah di tahun 2024 semua aset jaringan Fredy Pratama baik di dalam maupun luar kita akan lakukan penyitaan,” tuturnya.</p>
<p>Hingga saat ini Bareskrim Polri dan Polda jajaran telah menangkap 46 orang tersangka dalam jaringan Fredy Pratama. Fredy Pratama saat ini masih terus dikejar. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Polri Kirim Berkas Kasus Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan Cath Lab dan CT Scan ke Kejagung</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-kirim-berkas-kasus-korupsi-pengadaan-alat-kesehatan-cath-lab-dan-ct-scan-ke-kejagung</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-polri-kirim-berkas-kasus-korupsi-pengadaan-alat-kesehatan-cath-lab-dan-ct-scan-ke-kejagung</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202402/image_870x580_65bb46af00fbf.jpg" length="86834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 Feb 2024 14:23:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri melakukan pengiriman berkas perkara (tahap I), terkait dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Cath Lab dan belanja alat kedokteran CT Scan di RSUD dr Mohammad Soewandhie Surabaya, yang diduga dilakukan oleh tersangka drg RP.</p>
<p>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, perkara dugaan korupsi ini terjadi pada tahun 2012 dimana RSUD dr Mohammad Soewandhie Surabaya telah melakukan pengadaan alat kesehatan Cath Lab dan belanja alat kedokteran CT Scan, dengan menggunakan DPA SKPD tahun anggaran 2012, yakni rinciannya alat kesehatan Cath Lab Rp 17.050.000.000 dan CT Scan Rp 14.500.000.000.</p>
<p>Trunoyudo menuturkan, pengadaan alat kesehatan Cath Lab dan CT Scan itu sendiri diawali sejak tahun 2011 dimana mulai dari tahap perencanaan anggaran, perencanaan lelang, proses lelang, pelaksanaan pekerjaan dan pembayaran terdapat perbuatan melawan hukum yang terjadi dalam proses pengadaan barang dan jasa, diantaranya dengan menunjuk salah satu produk tertentu.</p>
<p>“Pada tanggal 10 November 2022 telah dilakukan pengiriman berkas perkara tahap I atas nama tersangka RP ke Kejaksaan Agung RI,” katanya.</p>
<p>Pada tanggal 25 November 2022, penyidik menerima pengembalian berkas dengan disertai beberapa kekurangan baik petunjuk formil maupun materil yang harus dipenuhi penyidik.</p>
<p>Setelah penyidik melengkapi petunjuk formil maupun materil, kemudian pada 16 Januari 2024 telah melakukan pengiriman kembali berkas perkara atas nama tersangka RP ke Kejaksaan Agung.</p>
<p>Tersangka RP dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahaan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.</p>
<p>Berdasarkan hasil perhitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan BPK RI adalah sebesar Rp 13.213.174.883. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dirreskrimsus KBP Ade Safri : Penyitaan HP Aiman Witjaksono untuk Pembuktian Penyelidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/dirreskrimsus-kbp-ade-safri-penyitaan-hp-aiman-witjaksono-untuk-pembuktian-penyelidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/dirreskrimsus-kbp-ade-safri-penyitaan-hp-aiman-witjaksono-untuk-pembuktian-penyelidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65ba7bbee2a28.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 21:52:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya menegaskan penyitaan ponsel milik Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono pada saat pemeriksaan sudah sesuai prosedur.</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan penyitaan dalam rangka pembuktian penyidikan.</p>
<p>"Tindakan penyidik dalam melakukan penyitaan terhadap alat komunikasi berupa handphone (HP) Aiman Witjaksono adalah untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan," ungkap Ade Safri dalam keterangannya, Rabu (31/1/2024).</p>
<p>Lebih lanjut Ade Safri menjelaskan, penyitaan barang milik Aiman Witjaksono tersebut sudah sesuai dengan Pasal 1 angka 16 KUHAP.</p>
<p>"Penyitaan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengambil alih dan atau menyimpan di bawah penguasaannya benda bergerak atau tidak bergerak, wujud atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan penuntutan dan peradilan," ucapnya.</p>
<p>Ade menambahkan, penyitaan juga sesuai dengan Pasal 38 ayat 1 KUHAP. Pasal itu menyebutkan penyitaan hanya dapat dilakukan oleh penyidik dengan surat izin ketua pengadilan negeri setempat.</p>
<p>Menurut Ade, penyidik sudah mendapatkan surat penetapan sita dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 24 Januari 2024 lalu. Dia menyebut ada pasal tambahan berupa Pasal 39 KUHAP ayat 1 huruf e.</p>
<p>"Permintaan izin penyitaan terhadap handphone yang di maksud tertanggal 22 Januari 2024," ujarnya.</p>
<p>"Penyitaan sudah sesuai dengan ketentuan perundangan. Dan saya jamin penyidik profesional, transparan, dan akuntabel bebas dari segala bentuk intimidasi maupun intervensi," umbuhnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bareskrim Usut Perkara Dugaan suap Pengurusan DID di Pemkot Balikpapan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bareskrim-usut-perkara-dugaan-suap-pengurusan-did-di-pemkot-balikpapan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bareskrim-usut-perkara-dugaan-suap-pengurusan-did-di-pemkot-balikpapan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b90d2c11bf2.jpg" length="61052" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 21:53:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> – Direktorat Tindak Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri tengah mengusut dugaan suap terkait pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran 2018 di Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur.</p>
<p>Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian sesuatu oleh penyelenggara negara pengurus DID adalah pengembangan kasus yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p>
<p>“Kasus ini pengembangan perkara dari terpidana YP dan RS keduanya ASN di Kementerian Keuangan yang proses penyidikannya ditangani oleh KPK RI, yang kemudian pada 16 Agustus lalu menyerahkan penanganan perkara pihak pemberi suap terkait pengurusan DID kepada Dirtipidkor Bareskrim Polri,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Selasa (30/1/2024).</p>
<p>Mengenai pelimpahan penanganan perkara pemberi suap dari KPK ke Polri kata Trunoyudo merupakan hal yang wajar dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. “Ini bentuk sinergitas antara KPK dan Polri khususnya dalam hal ini Direktorat Tindak Pidana Korupsi,” pungkas Trunoyudo.</p>
<p>Trunoyudo membeberkan bahwa kasus dugaan suap naik dari penyelidikan ke penyidikan pada 8 Januari 2024 lalu. Ia mengungkapkan pada Maret 2017 lalu, dimana RE selaku Walikota Balikpapan saat itu meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mencari cara untuk meningkatkan anggaran DID Kota Balikpapan untuk tahun 2018.</p>
<p>Akhirnya anak buah RE yaitu MM yang menjabat sebagai Kepala BPKAD meminta bantuan FI anggota BPK perwakilan Kaltim untuk meningkatkan anggaran DID. Akhirnya FI menghubungi YP yang merupakan ASN di Kemenkeu.</p>
<p>“Saudara YP akhirnya menghubungi RS yang juga ASN di Kemenkeu yang mengklaim bisa membantu mengurus dan mengarahkan agar Pemkot Balikpapan mengajukan surat usulan DID,” terang Trunoyudo.</p>
<p>Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan Pemkot Balikpapan mengirimkan surat usulan DID untuk nantinya digunakan kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum yang saat itu Kadis PU nya dijabat oleh TA. “FI menyampaikan kepada TA bahwa Kota Balikpapan mendapatkan dana Rp26 miliar,” kata Truno.</p>
<p>Namun dalam pengurusan tersebut, ada permintaan fee dari YP dan RS sebesar 5 persen atau sekitar Rp1,36 miliar dari jumlahDID yang diberikan. Apabila tidak diberikan, maka DID tersebut akan diserahkan ke daerah lain.</p>
<p>Akhirnya TA mengiyakan permintaan fee yang diminta oleh YP dan RS melalui FI sebagai imbalan pengurusan DID. “Uang tersebut ditaruh ke dalam dua buku tabungan, yang kemudian buku tabungan dan kartu ATM beserta PIN diserahkan ke YP dan RS melalui FI,” bebernya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Pengedar Dirungkus Polres Cimahi, Ganja 25 Kg Gagal Beredar di Bandung Raya!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/dua-pengedar-dirungkus-polres-cimahi-ganja-25-kg-gagal-beredar-di-bandung-raya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/dua-pengedar-dirungkus-polres-cimahi-ganja-25-kg-gagal-beredar-di-bandung-raya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b89912dd85f.jpg" length="88068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 13:37:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cimahi, Maximadaily.com</strong> - Sepandai pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Itu pepatah yang pantas dialamatkan kepada dua pengedar narkoba ES dan FM. </p>
<p>ES dan FM kini harus mendekam di balik jeruji besi usai kedapatan menerima paket ganja siap edar. Keduanya diamankan di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.</p>
<p>Dari tangan keduanya, anggota Satresnarkoba Polres Cimahi mengamankan barang bukti paket ganja siap edar seberat 25 kilogram.</p>
<p>"Sepanjang Januari 2024 ini, ada kasus menonjol yakni pengungkapan peredaran ganja seberat 25 kilogram. Kami amankan 2 tersangka, yakni ES dan FM," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono saat konferensi pers di Mapolres Cimahi, Senin (29/1/2024).</p>
<p>Polisi menangkap terlebih dahulu tersangka FM pada April 2023 lalu. Dari tangan FM, polisi menyita barang bukti ganja siap edar seberat 4 kilogram. Dari situ, polisi melakukan pengembangan.</p>
<p>"Dari FM itu merujuk satu nama yakni ES yang merupakan pengedar juga. ES diamankan Kamis 25 Januari di Jalan Baros. Dari ES awalnya kita amankan 2 kilogram ganja. Lalu kita geledah rumahnya dan ditemukan lagi 23 kilogram paket ganja," kata Kasat Resnarkoba Polres Cimahi, AKP Tanwin Nopiansah.</p>
<p>Tanwin mengatakan tersangka ES mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari wilayah Padang, Sumatera Barat yang dikirim melalui jalur darat.</p>
<p>"Dia ngaku dapat pasokan dari Padang, Sumatera Barat. Jadi pengirimannya itu menggunakan bus, nanti dia ambil sesuai arahan dari pengirimnya," ucap Tanwin.</p>
<p>Sementara barang haram itu kemudian dibagi-bagi lagi menjadi paket kecil siap edar. Paket ganja itu lalu diedarkan ke beberapa wilayah seperti Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).</p>
<p>"Transaksinya itu dilakukan dengan sistem tempel, dengan sistem COD atau transaksi langsung, dan media online," kata Tanwin.</p>
<p>Sementara itu, tersangka ES mengaku baru melakukan bisnis haram selama 2 bulan. Ia mendapatkan keuntungan Rp1 juta dari setiap satu kilogram ganja yang berhasil diedarkan.</p>
<p>"Baru 2 bulan, sebelumnya kerja di pabrik. Keuntungannya itu Rp1 juta setiap antar paket atau menjual barangnya," kata ES. Polisi terus mendalami dan mengembangkan kasus ini. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potong Insentif ASN, KPK Tetapkan Pejabat BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/potong-insentif-asn-kpk-tetapkan-pejabat-bppd-sidoarjo-jadi-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/potong-insentif-asn-kpk-tetapkan-pejabat-bppd-sidoarjo-jadi-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b7ced6dca9e.jpg" length="84260" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 23:14:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kasubag Umum dan Kepegawaian Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo, Siska Wati (SW) sebagai tersangka. Dia diduga memotong insentif pegawai hingga Rp2,7 miliar.</p>
<p>"Ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu SW, Kasubag Umum dan Kepegawaian BPBD Sidoarjo," ujar Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Senin (29/1/2024).</p>
<p>Ditambahkan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron bahwa Siska diduga melakukan pemotongan insentif pada 2023. Insentif itu seharusnya didapatkan oleh para pegawai BPPD Sidoarjo atas perolehan pajak Rp1,3 triliun. Namun, Siska diduga memotong 10-30 persen.</p>
<p>"Diduga pemotongan hak dari jasa pungut pegawai BPPD, di antaranya mereka punya tugas dan fungsi pemotongan pajak daerah dan retribusi. Di 2023 pendapat pajak Rp 1,3 triliun. Tiap ASN yang pungut pajak dan retribusi daerah dapat jasa pungut pajak," tutur Ghufron.</p>
<p>Dia menyebut uang hasil pemotongan ASN itu diserahkan secara tunai. Dalam OTT di Pemkah Sidoarjo, KPK menemukan uang Rp69,9 juta dari total Rp2,7 miliar yang dikumpulkan SW.</p>
<p>"Di tahun 2023, SW mampu mengumpulkan potongan dan penerimaan dana insentif dari para ASN sejumlah sekitar Rp2,7 miliar. Pemotongan dan penerimaan dari dana insentif dimaksud di antaranya untuk kebutuhan Kepala BPPD dan Bupati Sidoarjo," jelas Ghufron.</p>
<p>Atas perbuatannya, Siska dijerat Pasal 12 f UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD Sidoarjo itu juga sudah langsung ditahan KPK. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diperiksa Polda Metro, Aiman Witjaksono Dicecar 59 Pertanyaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/diperiksa-polda-metro-aiman-witjaksono-dicecar-59-pertanyaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/diperiksa-polda-metro-aiman-witjaksono-dicecar-59-pertanyaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b552124a726.jpg" length="84040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 28 Jan 2024 01:57:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor di kasus pernyataan 'polisi tak netral'. Aiman dicecar sebanyak 59 pertanyaan.</p>
<p>"Dari kurang lebih 12 jam ini ada memang istirahat dan ada 59 pertanyaan dan telah dijawab oleh Aiman berdasarkan fakta-fakta yang kita miliki," ungkap kuasa hukum Aiman, Finsensius Mendrofa di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/1/2024) malam.</p>
<p>Disisi lain, Aiman Witjaksono menambahkan ponsel miliknya sempat disita penyidik usai pemeriksaan. Dia pun keberatan dengan penyitaan ponsel yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya.</p>
<p>Aiman mengaku khawatir narasumber yang memberitahukan informasi terkait 'polisi tak netral' terungkap. Sebagai jurnalis, lanjut Aiman, dia mempunyai hak tolak untuk tidak memberitahukan narasumber tersebut.</p>
<p>"Saya berkomitmen untuk tidak menyebutkan siapa narasumber, karena saya meyakini mereka ini adalah orang-orang yang baik yang wajib dilindungi identitasnya. Bukan siapa yang penting, tapi isi pesannya itu yang kemudian harus disampaikan," tuturnya.</p>
<p>Sementara Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan penyitaan dilakukan dalam rangka kepentingan penyidikan. Dia menegaskan hal tersebut seusai dengan aturan yang ada.</p>
<p>"Penyitaan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengambil alih dan atau menyimpan di bawah penguasaannya benda bergerak atau tidak bergerak, berwujud atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan," jelas Ade Safri.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Dugaan Pencabulan Anak di Jaktim, Pelaku Beberapa Kali Nonton Video Porno</title>
<link>https://www.maximadaily.com/viral-dugaan-pencabulan-anak-di-jaktim-pelaku-beberapa-kali-nonton-video-porno</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/viral-dugaan-pencabulan-anak-di-jaktim-pelaku-beberapa-kali-nonton-video-porno</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b1455e398a8.jpg" length="62270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 00:15:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Sebuah video terkait dugaan tindak pencabulan anak di bawah umur viral di media sosial. Korban seorang bocah perempuan yang masih duduk di Taman Kanak Kanak (TK), sedangkan pelaku diduga remaja kelas dua SMP.</p>
<p>Dalam rekaman yang beredar luas, sejumlah warga menggeruduk kediaman terduga pelaku. Dinarasikan dugaan pencabulan ini terjadi di pinggir kali Cipinang, Ciracas, Jakarta Timur.</p>
<p>" Unit PPA merespon dan melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara yang ternyata benar bahwa ada terjadi pencabulan anak di bawah umur di mana pelakunya adalah anak umur 14 tahun dan korbannya adalah anak umur 6 tahun" ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Lilipaly.</p>
<p>Kejadian ini bermula dari saat korban sedang bermain dengan temannya di samping rumahnya dekat kali Cipinang. Selanjutnya pelaku yang sedang mencari ikan melihat korban sedang bermain. Korban saat itu dipanggil selanjutnya pelaku menurunkan celana yang dipakai oleh korban.</p>
<p>Setelah celana diturunkan pelaku langsung juga menurunkan celana yang dipakainya dan setelah itu dia tidur telentang dan selanjutnya pelaku mengajak korban untuk menaik di atas perutnya. </p>
<p>Selanjutnya langkah dari unit PPA Polres Metro Jakarta Timur adalah melakukan penyelidikan di TKP dengan membawa korban dan didampingi oleh orang tua korban. </p>
<p>Selanjutnya orang untuk korban membuat laporan polisi dan saat ini dilakukan penyidikan terhadap kasus tersebut dan untuk pelaku saat ini sudah diserahkan di Central Handayani Cipayung. </p>
<p>Hasil pemeriksaan pelaku melakukan aksinya karena beberapa kali nonton video porno.</p>
<p>" untuk saat ini pelaku sudah diperlakukan sebagai tersangka dan kita kenakan pasal 76 E juncto 82 undang-undang nomor 17 tahun 2016 terkait dengan kekerasan undang-undang perlindungan Anak dengan ancaman 5 sampai 15 tahun" sambung Kombes Pol Nicolas Lilipaly. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral di Media Sosial Bocah SMP cabuli Anak TK di Jaktim, Polisi Amankan Pelaku</title>
<link>https://www.maximadaily.com/viral-di-media-sosial-bocah-smp-cabuli-anak-tk-di-jaktim-polisi-amankan-pelaku</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/viral-di-media-sosial-bocah-smp-cabuli-anak-tk-di-jaktim-polisi-amankan-pelaku</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b12e065a434.jpg" length="83129" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 22:35:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Video amatir warga viral di media sosial pada rabu pagi tadi. Terlihat dalam video seorang pelajar SMP mencabuli bocah TK di pinggir kali Cipinang Cibubur, Ciracas, Jakarta timur.</p>
<p>Video direkam oleh seorang warga yang sedang hamil setelah warga tersebut menegur pelaku namun tidak diindahkan oleh pelaku. Karena tidak kuat untuk turun kebawah untuk menegur pelaku warga tersebut terpaksa memvideokan untuk membutikan bahwa terjadi perbuatan tidak senonoh terhadap bocah TK tersebut.</p>
<p>"Warga sekitar yang melihat video langsung mendatangi rumah pelaku yang berada di daerah Depok sementara korban warga Cibubur Jakarta Timur" ujar Deden salah satu warga setempat.</p>
<p>Orang tua pelaku setelah diperlihatkan video tersebut membenarkan bahwa pelajar tersebut anak mereka dan dipersilakan untuk memproses secara hukum.</p>
<p>Akhirnya pelaku diamankan ke kantor PPA Polres Jakarta timur untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kontak Senjata, Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Satu KKB di Intan Jaya Papua</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kontak-senjata-satgas-damai-cartenz-tembak-mati-satu-kkb-di-intan-jaya-papua</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kontak-senjata-satgas-damai-cartenz-tembak-mati-satu-kkb-di-intan-jaya-papua</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b12d1014f85.jpg" length="66106" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 22:31:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mimika, Maximadaily.com</strong> - Satgas Damai Cartenz-2024 Kembali berhasil menembak mati 1 anggota KKB wilayah Intan Jaya atas nama Harisatu Nambagani. Kronologisnya sebagai berikut pada hari Selasa tanggal 23 januari 2024 sekitar jam 16.27 WIT telah terjadi kontak tembak antara KKB dan Personil Satgas Damai Cartenz-2024 di pos tower Tigamajigi, Sugapa, Kab. Intan Jaya.</p>
<p>Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno saat dikofirmasi mengatakan, bahwa Sekitar pukul 16.27 WIT, telah terjadi kontak tembak antara Satgas Tindak Ops Damai Cartenz-2024 dari Brimob Resimen dengan KKB di Pos Tower Dusun Tigamajigi</p>
<p>"Dalam Kontak tembak itu, 1 anggota KKB atas nama Harisatu Nambagani tewas ditembak, namun jenazah dan senjatanya dibawa kabur oleh KKB lainnya ke arah Kampung Jalai.”, ujar Kasatgas Humas</p>
<p>Ka Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, pada kesempatan yang terpisah mengkofirmasi bahwa, Sebelumnya Aparat gabungan TNI-Polri telah berhasil menembak 5 anggota KKB dan hari Selasa tanggal 23 Januari 2024 satgas tindak Ops Damai Cartenz-2024 kembali lagi berhasil menembak 1 anggota KKB atas nama, Harisatu Nambagani.</p>
<p>Tertembaknya 1 anggota KKB atas nama Harisatu Nambagani itu juga turut dibenarkan oleh Penanggung jawab KKB Kodap VII Intan Jaya, Obet Japugau melalui seruan Duka Nasional melalui media sosial milik KKB.</p>
<p>Kaops menghimbau agar warga masyarakat di Sugapa, Intan Jaya agar tetap waspada dan jangan mudah terprovokasi oleh proganda dari KKB dan KKP</p>
<p>“Sampai saat ini situasi di Sugapa, Intan Jaya masih rawan terkendali. Saya himbau kepada masyarakat agar tetap waspada” pungkas Faisal.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi: Pelaku Pembunuhan Pacar di Depok, Pernah Hamili Wanita Lain</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-pelaku-pembunuhan-pacar-di-depok-pernah-hamili-wanita-lain</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-pelaku-pembunuhan-pacar-di-depok-pernah-hamili-wanita-lain</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65b0892c445a8.jpg" length="106318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 10:52:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus pembunuhan mahasiswi yang jasadnya ditemukan di rumah kontrakan kawasan Depok. Dalam kasus ini, penyidik telah menangkap pelakunya berinisial AA.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pria berinisial AA ternyata menghamili perempuan lain, yang masih di bawah umur. Namun, dia tidak merinci identitas korban.</p>
<p>“Ada temuan baru dalam proses penyidikan. Tersangka juga dilaporkan soal kasus persetubuhan anak atau terhadap pacarnya di Polres Metro Depok tertanggal 3 Januari 2024,” ungkap Ade Ary dalam keterangannya, Sabtu (20/1/2024).</p>
<p>Menurut Ade, temuan tersebut berdasarkan keterangan tersangka saat diperiksa oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.</p>
<p>“Tersangka mengakui bahwa pernah memaksa dan mengancam pacarnya untuk berhubungan badan,” ujarnya.</p>
<p>Ade menjelaskan, korban saat dipaksa melakukan hubungan badan masih belum dewasa atau di bawah 18 tahun. Dia menyebut korban saat ini telah hamil besar.</p>
<p>“Saat ini hamil 9 bulan dan dalam persiapan melahirkan,” tukasnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Firli Bahuri Gugat Praperadilan Kedua, Polda Metro Siap Hadapi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/firli-bahuri-gugat-praperadilan-kedua-polda-metro-siap-hadapi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/firli-bahuri-gugat-praperadilan-kedua-polda-metro-siap-hadapi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_65afe1d8235a4.jpg" length="66769" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 22:57:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Tersangka Firli Bahuri kembali melayangkan gugatan praperadilan keduanya atas status tersangkanya dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).</p>
<p>Polda Metro Jaya merespon atas apa yang dilakukan Firli Bahuri. Ditegaskan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, pihaknya yakin dapat kembali memenangkan gugatan praperadilan tersebut. Pasalnya, materi gugatan yang diajukan Firli Bahuri dinilai tidak berbeda dari yang pertama.</p>
<p>"Kembali kami tegaskan bahwa penyidik optimis, pengadilan kembali akan menolak gugatan praperadilan tersangka FB atau kuasa hukumnya," tegas Ade Safri, Selasa (23/1/2024).</p>
<p>"Penetapan status tersangka oleh penyidik terhadap saudara FB telah didasarkan atas minimal dua alat bukti yang sah, bahkan dalam penanganan perkara a quo penetapan FB sebagai tersangka didasarkan atas lebih dari dua alat bukti yang sah," sambungnya.</p>
<p>Polda Metro Jaya juga sudah siap melawan gugatan praperadilan Firli Bahuri di pengadilan PN Jaksel. Terlebih, seluruh proses hukum dilakukan secara transparan demi menuntaskan kasus korupsi, dalam hal ini pemerasan yang dilakukan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu terhadal eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>"Dan kembali saya tegaskan dan pastikan bahwa upaya penyidikan yang telah dilakukan oleh tim penyidik gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri yang menangani perkara a quo telah dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel," pungkas Ade Safri. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro: Sindikat Curanmor di Sidoarjo Raup Untung Rp4 Miliar Setahun</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-sindikat-curanmor-di-sidoarjo-raup-untung-rp4-miliar-setahun</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-sindikat-curanmor-di-sidoarjo-raup-untung-rp4-miliar-setahun</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_659ec3a42de28.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 23:20:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya dan Puspomad V/Brawijaya mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditampung Gudbalkir Pusziad di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.</p>
<p>Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan para tersangka mendapatkan kendaraan roda empat maupun roda dua dari hasil pencurian atau barang leasing. Rata-rata tidak dilengkapi STNK maupun BPKB.</p>
<p>"Modus operandi dari para tersangka ini dengan cara membeli dan menampung, baik kendaraan roda empat maupun roda dua, yang didapat dari debitur yang tidak memenuhi kewajibannya membayar cicilan," ungkap Wira Satya Triputra kepada wartawan, Rabu (10/1/2024).</p>
<p>“Kendaraan tersebut itu ditampung di sebuah gudang di Sidoarjo, untuk mempersiapkan kontainer yang akan dimuat nantinya melalui Pelabuhan Tanjung Perak dan diberangkatkan menuju ke Timor Leste. Di mana di Timor Leste ini sudah ada pemesan," sambungnya.</p>
<p>Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Wira, pengiriman kendaraan ke Timor Leste bisa dilakukan sebulan atau dua bulan sekali melalui Pelabuhan Tanjung Perak ke Timor Leste dengan pengiriman menggunakan kontainer.</p>
<p>"Tersangka menyewa lahan untuk menyimpan kendaraan barang bukti dengan membayar setiap jasa parkir kontainer Rp2 juta, hingga estimasi per bulannya membayar Rp20 juta sampai dengan Rp30 juta," tuturnya.</p>
<p>Wira mengatakan, aksi tersebut sudah dilakukan sejak awal 2022. Kendaraan roda dua rata-rata dibeli dengan harga Rp8-10 juta yang kemudian akan dijual ke Timor Leste pada seharga Rp15-20 juta.</p>
<p>Sementara untuk kendaraan roda empat bodong atau tanpa STNK dan BPKB dibeli dengan harga kisaran Rp60-120 juta. Kemudian akan dijual dengan harga Rp100-200 juta.</p>
<p>"Dari hasil tersebut, para tersangka setiap bulan diperkirakan mendapat penghasilan sekitar Rp 400 juta. Berdasarkan hasil penelitian sementara, kami mencoba menghitung besaran keuntungan dari pelaku per tahunnya bisa mencapai angka Rp3-4 miliar," tukasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Ungkap Penggelapan Kendaraan Untuk Dijual ke Timor Leste</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-ungkap-penggelapan-kendaraan-untuk-dijual-ke-timor-leste</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-ungkap-penggelapan-kendaraan-untuk-dijual-ke-timor-leste</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_659e621f8b3f6.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 16:24:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Penyidik Polda Metro Jaya membongkar penadah dan penjualan kendaraan hasil kejahatan oleh tersangka MY, EI, Mayor Czi BP, Kopda AS, dan Praka J. Perbuatan para tersangka terbongkar dari laporan dua korban.</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Wira Satya Triputra menjelaskan, kasus ini berawal dari adanya pengungkapan pencurian dengan pemberatan di wilayah Jakarata. Kemudian, korban mengaku bahwa adanya pengalihan sejumlah kendaraan yang menunggak kepada pihak lain.</p>
<p>“Beberapa kendaraan dialihkan ke pihak lain serta dikirim ke Jawa Timur dan ditemukan adanya kendaraan milik korban berupa Toyota Avanza yang rencananya mobil itu akan dikirim ke Pelabuhan Dili Port, Dili, Timor Leste,” jelas Direktur di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/24).</p>
<p>Direktur menerangkan, tim penyidik kemudian berkoordinasi dengan Puspom AD dan melakukan pengecekan ke gudang kosong Buduran Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga menjadi tempat penampungan. Lalu ditemukan 46 mobil dan 214 motor.</p>
<p>“Kendaraan tersebut diperoleh dari hasil kejahatan di Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, di gudang tersebut,” ungkap Direktur.</p>
<p>Dibeberkan Direktur, penyidik bersama Puspom AD kemudian bergerak dan menetapkan tersangka kepada lima orang tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan aksi tersebut sejak 2022 sampai dilakukan pengungkapan.</p>
<p>“Dalam setahun keuntungan para tersangka mencapai Rp3-Rp4 miliar,” jelasnya.</p>
<p>Kendaraan tersebut, ujarnya, dijual tersangka kepada empat orang Timor Leste yang dikenalnya dari facebook. Selanjutnya, penyidik akan berkoordinasi dengan Divhubinter untuk berkoordinasi dengan kepolisian Timor Leste apakah dapat dilakukan upaya hukum kepada mereka.</p>
<p>Para tersangka, ungkapnya, menjual kendaraan tersebut dengan harga yang bervariasi. Sementara, identitas kepemilikan kendaraan dipalsukan oleh para tersangka.</p>
<p>Selanjutnya, ujar Direktur, tim penyidik akan melakukan pengembangan untuk mencari pihak lain yang diduga terlibat. Terdapat juga satu DPO dalam pengejaran yang merupakan pihak dari lising.</p>
<p>“Bagi para korban yang merasa kehilangan unit kendaraan bisa berkoordinasi dengan Ditreskrimum melalui 081284232366 atau 08129188904,” ujarnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembunuh Pedagang Buah Semangka di Kramat Jati Jaktim Terancam 15 Tahun Penjara</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pembunuh-pedagang-buah-semangka-di-kramat-jati-jaktim-terancam-15-tahun-penjara</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pembunuh-pedagang-buah-semangka-di-kramat-jati-jaktim-terancam-15-tahun-penjara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_659d6ecb37171.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 23:06:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi mengungkapkan pria berinisial DJ (28), tersangka kasus pembunuhan sadis dengan menyiramkan air keras dan pembacokan terhadap pedagang buah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simamarta mengatakan tersangka akan dikenakan dengan pasal pembunuhan dan tindak penganiayaan.</p>
<p>"Ancaman hukuman Pasal 338 KUHP, ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Sedangkan Pasal 351 KUHP ancaman hukuman 7 tahun penjara," jelas Leonardus Simamarta dalam konferensi pers, Selasa (9/1/2024).</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan DJ (28) sebagai tersangka kasus pembunuhan pedagang semangka di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban tewas usai disiram air keras dan dibacok menggunakan senjata tajam.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simamarta mengatakan dalam kasus ini sejatinya ada dua orang menjadi korban. Satu di antaranya tewas dan satu lainnya mengalami luka.</p>
<p>"Tersangka satu orang inisial DJ berusia 28 tahun. Dengan korban Saudara Utomo (meninggal dunia) dan korban MB sedang dirawat di RS," ungkap Leonardus Simamarta dalam konferensi pers, Selasa (9/1/2024).</p>
<p>Leonardus menambahkan, korban yang dirawat di RS bukan target pelaku. Korban hanya terkena percikan air keras yang disiram pelaku ke pedagang semangka. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaku Penyiram Air Keras dan Pembacokan Terhadap Seorang Pedagang di Pasar Kramatjati Ditangkap di Pamulang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/pelaku-penyiram-air-keras-dan-pembacokan-terhadap-seorang-pedagang-di-pasar-kramatjati-ditangkap-di-pamulang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/pelaku-penyiram-air-keras-dan-pembacokan-terhadap-seorang-pedagang-di-pasar-kramatjati-ditangkap-di-pamulang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_659bfd4ce0332.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 20:49:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Pelaku pembacokan terhadap seorang pedagang semangka di pasar induk Kramatjati, Jakarta Timur ditangkap pihak Kepolisian.</p>
<p>Kapolsek Kramatjati Kompol Tuti Aini mengatakan pelaku berinisial DJ (28) ditangkap saat berada di kediaman keluarganya kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (8/1/2024).</p>
<p>Penangkapan tersebut dilakukan dengan kolaborasi Polsek Kramatjati, Jatanras Polres Metro Jakarta Timur, dan bantuan informasi dari rekan pasar induk Kramatjati.</p>
<p>DJ ditangkap dengan barang bukti sebuah senjata tajam (sajam) berjenis celurit yang dikenakan saat melalukan pembacokan.</p>
<p>“Pelaku tadi sudah melakukan pembacokan langsung kabur ke Pamulang ke tempat omnya,” kata Tuti, Senin (8/1/2024).</p>
<p>Tuti mengungkapkan penangkapan dilakukan tidak lebih dari 1 x 24 jam alias jangka waktu per satu hari.</p>
<p>Sebab ketika jajarannya mendapatkan laporan pada waktu subuh, pihak relevan langsung datang ke lokasi untuk melalukan pemeriksaan di lapangan.</p>
<p>“Belum satu kali 12 jam aja juga belum, karena kami dapat info tadi pagi jam 04.00 WIB subuh langsung kami ke tempat kejadian perkara (TKP) anggota Kanit Reskrim dan rekan-rekan ke TKP langsung pengembangan dan itu ketangkap di Pamulang,” lugasnya.</p>
<p>Namun Tuti mengungkapkan belum dapat mengetahui motif dari pembacokan pelaku terhadap korban bernama Sutomo.</p>
<p>Sebab hingga kini pihaknya masih melalukan pendalaman lebih lanjut. </p>
<p>“Motif masih kami dalami soalnya baru ketangkap tadi dan kami masih dalami,” pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya Sutomo tewas dibacok saat berjualan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (8/1/2024) sekira pukul 01.00 WIB.</p>
<p>Rekan korban yakni Imron mengatakan korban tewas usai mengalami luka berat akibat bacokan senjata tajam (sajam) di beberapa bagian tubuhnya hingga pendarahan.</p>
<p>Sebelum terjadi pembacokan, korban terlebih dahulu diduga disiram air keras oleh pelaku.</p>
<p>Kejadian tersebut bermula saat Sutomo tengah melayani pembeli dan secara tiba-tiba datang seorang laki-laki dengan langsung menyerang korban.</p>
<p>“Berdasarkan cctv itu korban lagi melayani pembeli, tiba tiba diserang sama pelaku satu orang, dan cirinya itu pakai slayer (penutup wajah) dan jaket kupluk,” kata Imron, Senin (8/1/2024).</p>
<p>Diduga air keras tersebut dijelaskan Imron disiram ke bagian leher, kepala, hingga pundak korban.</p>
<p>Setelah itu korban yang terkena siraman diduga air keras tersebut nampak menjerit kesakitan dan semangka yang berada di sekitar lokasi seketika melepuh terkena cipratan.</p>
<p>"Saya tidak tahu pasti itu air apa tapi kayaknya air keras. Karena kulit semangka saja pada melepuh. Sepertinya si pelaku ini sudah siapin semacam botol buat menyiram," lugasnya.</p>
<p>Ketika korban berteriak kesakitan, Imron menjelaskan rekannya tersebut hanya dapat duduk menahan sakit sembari melindungi kepala dengan tangannya.</p>
<p>Luka yang dialami korban dikatakan Imron pun cukup parah, sebab pelaku nampak secara membabi buta melakukan kekerasan tersebut.</p>
<p>“Pelaku nge bacok itu empat kali pakai celurit, sesudah itu pelaku kabur. Korban awalnya masih hidup, tapi pas dibawa pedagang lain ke Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda di sana meninggal. Kemungkinan kehabisan darah," tuturnya.</p>
<p>Imron pun belum mengetahui motif kekerasan hingga akhirnya korban meninggal dunia.</p>
<p>Namun ia memperkirakan pelaku sudah merencanakan aksinya tersebut.</p>
<p>Lalu jenazah Sutomo sudah dibawa jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kramat Jati ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi keperluan penyelidikan.</p>
<p>"Tadi pagi polisi sudah ke sini. Kalau jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Saya kurang tahu dia asal mana, tapi pokoknya dia itu ke sini kerja merantau," pungkasnya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tuduhan Soal Tiga Microfone Cawapres Gibran,  Bareskrim Polri Analisa Laporan Terhadap Roy Suryo</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tuduhan-soal-tiga-microfone-cawapres-gibran-bareskrim-polri-analisa-laporan-terhadap-roy-suryo</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tuduhan-soal-tiga-microfone-cawapres-gibran-bareskrim-polri-analisa-laporan-terhadap-roy-suryo</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_6596a66b54bc3.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 19:37:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> – Pakar telematika Roy Suryo dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait tuduhan soal tiga mikrofon yang digunakan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka saat debat cawapres yang digelar KPU RI di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 22 Desember 2023.</p>
<p>Terkait hal tersebut, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan, pihaknya menerima laporan dengan terlapor pemilik akun X bernama @KRMTRoySuryo1.</p>
<p>“Iya benar ada LP dari masyarakat yang melaporkan pemilik akun X bernama @KRMTRoySuryo1,” kata Erdi di Jakarta, Rabu, (3/1/2024).</p>
<p>Erdi menuturkan, setelah menerima laporan tersebut, penyidik akan menganalisanya kemudian akan mengklarifikasi pihak pelapor dan terlapor.</p>
<p>“Langkah selanjutnya setelah menerima laporan penyidik melakukan analisa dan klarifikasi terhadap pelapor dan terlapor,” katanya.</p>
<p>Dalam laporan tersebut, Roy Suryo disangkakan tindak pidana ujaran kebencian, berita bohong sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 KUHP dan/atau Pasal 15 KUHP dan/atau Pasal 207 KUHP.</p>
<p>“Jadi semua laporan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Tangkap Pelaku Penyebar Ujaran Kebencian Terkait Pemulangan Lukas Enembe</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-tangkap-pelaku-penyebar-ujaran-kebencian-terkait-pemulangan-lukas-enembe</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-tangkap-pelaku-penyebar-ujaran-kebencian-terkait-pemulangan-lukas-enembe</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202401/image_870x580_659572f0641bd.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 21:45:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kabar duka meninggalnya eks Gubernur Papua Lukas Enembe dimanfaatkan oleh segelintir pihak untuk membuat kegaduhan. Caranya dengan menyebarkan ujaran kebencian bernada ras dan etnis.</p>
<p>Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Jefri Dian Juniarta mengatakan, pihaknya menangkap seorang pria berinisial AB, 30, karena diduga menyebarkan ujaran kebencian (hatespeech) melalui media sosial TikTok.</p>
<p>“AB selaku pemilik akun media sosial TikTok dengan username @presiden_ono_niha ditangkap karena mengunggah konten video yang dapat menimbulkan rasa kebencian terhadap aksi yang dilakukan oleh pendukung Lukas Enembe pada saat pelaksanaan penjemputan dan pemakamanan Lukas Enembe di Papua,” kata Jefri dalam keterangannya, Selasa (2/1/2023).</p>
<p>AB ditangkap pada Sabtu, 30 Desember 2023 pukul 21.30 di Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Dia kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p>Dalam perkara ini, polisi turut menyita barang bukti berupa 1 unit handphone, wig, kaos, blazer dan kacamata yang digunakan oleh tersangka di dalam videonya.</p>
<p>Polisi menjerat tersangka dengan pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 16 Jo Pasal 4 huruf B angka 2 dan 2 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi RAS dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.</p>
<p>“Proses hukum ini adalah wujud komitmen Siber Polri dalam menjaga ruang siber dari konten negatif yang berpotensi merusak persatuan bangsa,” pungkas Jefri.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditemani Siti Atikoh, Ganjar Jenguk Dua Relawan Korban Penganiayaan Oknum TNI di RSUD Boyolali</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ditemani-siti-atikoh-ganjar-jenguk-dua-relawan-korban-penganiayaan-oknum-tni-di-rsud-boyolali</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ditemani-siti-atikoh-ganjar-jenguk-dua-relawan-korban-penganiayaan-oknum-tni-di-rsud-boyolali</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_659197bfb6fe0.jpg" length="74262" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 Dec 2023 23:33:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Boyolali, Maximadaily.com</strong> - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menjenguk relawan Ganjar-Mahfud yang menjadi korban penganiayaan oleh oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah.</p>
<p>Ganjar nampak ditemani oleh sang istri yakni Siti Atikoh saat ke RSUD Pandan Arang Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (31/12/2023) malam, untuk menjenguk Slamet Andono dan Arif Diva.</p>
<p>Raut muka Ganjar nampak sedih melihat keadaan korban. Bahkan, sang istri Siti Atikoh terlihat menangis lantaran tak kuasa melihat kondisi para relawan Ganjar-Mahfud ini.</p>
<p>“Saya datang kesini sebagai bentuk pertanggungjawaban karena dia pendukung saya. Dari tujuh anak yang mengalami, ada dua yang masih dirawat. Satu (korban) saya tidak sempat ngomong karena masih tidur, karena situasinya masih bengkak-bengkak, yang satu sudah bisa diajak bicara,” kata Ganjar usai menjenguk korban.</p>
<p>Dikatakan Ganjar dirinya sempat berdiskusi dengan pihak rumah sakit terkait kondisi dari Slamet Andono dan Arif Diva yang menjadi korban penganiayaan.</p>
<p>“Hasil pemeriksaan dokter baik dan bagus ya, tidak ada gegar otak. Tulang tengkoraknya bagus, terus kemudian otaknya bagus, satu memar patah gigi,” jelas Ganjar.</p>
<p>Lebih jauh, Capres berambut putih ini juga mengatakan bahwa dia mendengarkan langsung cerita dari para korban mengenai peristiwa penganiayaan.</p>
<p>“Memang mendengarkan cerita dari dia (korban). Jadi kejadiannya dia lagi berhenti di lampu merah. Tiba-tiba di pukul tidak ada cerita, jadi kalo ada penjelasan lain rasa-rasa harus pengadilan biar semuanya sama,” tegas Ganjar.</p>
<p>“(Yang) pertama menceritakan itu dia ditarik ke dalam dipukuli mereka berseragam,” tambah Ganjar.</p>
<p>Ganjar turut mengimbau kepada semua pihak dalam menyelesaikan masalah tidak boleh ada kekerasan bahkan sampai main hakim sendiri.</p>
<p>“Kalo ada yang melanggar kasih ke aparat, aparat yang harus menangani. Enggak cerita main hakim sendiri, ini cerita rakyat yang harus bisa diingatkan siapapun tidak boleh mengatasnamakan apapun dengan semena-mena kami akan urus itu dan kami konunikasi,” tutup Ganjar.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, peristiwa pengeroyokan terhadap relawan Ganjar-Mahfud viral di media sosial. Dalam video itu, bertuliskan relawan yang baru selesai mengikuti acara di Boyolali. </p>
<p>Mereka lalu dicegat sejumlah oknum TNI Tak lama setelahnya, para pelaku langsung menghampiri pemotor yang tengah melintas, kemudian menyeretnya dan melakukan pengeroyokan. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Slamet Pribadi: Aparat Perlu Lakukan Operasi Besar Besaran Cegah Peredaran Narkotika Jelang Tahun Baru 2024</title>
<link>https://www.maximadaily.com/slamet-pribadi-aparat-perlu-lakukan-operasi-besar-besaran-cegah-peredaran-narkotika-jelang-tahun-baru-2024</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/slamet-pribadi-aparat-perlu-lakukan-operasi-besar-besaran-cegah-peredaran-narkotika-jelang-tahun-baru-2024</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6590277486792.jpg" length="53490" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 Dec 2023 11:40:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Menjelang dan saat tahun baru masyarakat banyak melakukan pesta pesta, baik bersama keluarga ataupun bersama komunitas. Ditempat tertutup maupun ditempat terbuka.</p>
<p>Bagi pecandu dan penyalahgunaan narkotika moment ini menjadi kesempatan untuk berpesta untuk bersenang senang, termasuk dengan menggunakan miras dan narkotika.</p>
<p>Bagi para pengendar dan pelaku Kejahatan narkotika ini adalah potensi pasar yg cukup menggiurkan.</p>
<p>Maka pasar semakin digencarkan dan dimasifkan. Sesuai hukum ekonomi, semakin tinggi permintaan, makan semakin tinggi pula penawaran/penyelundupan.</p>
<p>Untuk memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika pengamat hukum Narkotika Kombes Pol (Purn) Dr. Slamet Pribadi meminta aparat terkait bergerak cepat dengan melakukan operasi besar besaran. </p>
<p>" Saya berharap dengan sisa waktu tinggal beberapa jam lagi dalam kegiatan masyarakat menyambut tahun baru, sebaiknya aparat meningkatkan operasi besar besaran penyelidikan dan penyidikan" ujar Slamet Pribadi dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menjelaskan Untuk meniadakan atau mengurangi gerakan gerakan peredaran yaitu dengan cara meningkatkan operasi tertutup maupun terbuka, operasi perbatasan di jalan2 tikus, di jalan jalan raya, terutama di malam hari. Mengingatkan tempat parti yg suka dikunjungi masyarakat agar tidak menggunakan narkotika.</p>
<p>"Aparatur negara harus tampil melindungi masyarakat atas kejahatan terhadap kemanusiaan ini. Melindungi anak anak dan remaja. Peredaran gelap ditekan sekeras kerasnya," tukas Slamet Pribadi.</p>
<p>Lebih dalam ia menyebut dampak jangka pendek dan jangka panjang penggunaan dan penyalahgunaan narkotika sangat dahsyat. Manusia bisa berpikiran lemot, absolut kecanduan, malas, sensitif, pembangunan lambat arena sumber daya manusia nya ogah berpikir dan bekerja keras.</p>
<p>"Aparatur negara wajib hadir mewakili negara dan melindungi masyarakat" tutup Slamet Pribadi. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri Ajak Masyarakat Waspadai Peredaran Narkoba yang Semakin Canggih</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polri-ajak-masyarakat-waspadai-peredaran-narkoba-yang-semakin-canggih</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polri-ajak-masyarakat-waspadai-peredaran-narkoba-yang-semakin-canggih</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_658efe8a11863.jpg" length="126880" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 Dec 2023 00:15:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> – Pemerintah Indonesia terus menggencarkan perang melawan narkoba. Hal ini dibuktikan melalui Polri dengan terus melakukan pengungkapan kasus narkoba. Pada tahun 2023, Polri berhasil mengungkap 11.828 kasus narkoba dengan jumlah barang bukti yang disita mencapai 3.936,07 kilogram.</p>
<p>Kasatgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) juga selaku Wakabareskrim Polri, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, mengatakan bahwa pengungkapan kasus narkoba di Indonesia adalah salah satu atensi nasional yang perlu perhatian khusus dari semua pihak.</p>
<p>“Peredaran narkoba di Indonesia merupakan salah satu atensi nasional yang memerlukan perhatian khusus dari kita semua,” ujar Irjen Asep dalam konferensi pers di Lobby Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2023).</p>
<p>Lebih lanjut Irjen Asep mengungkapkan, hal itu sejalan yang disampaikan oleh Bapak Presiden RI, dan Bapak Kapolri untuk serius dalam menangani peredaran narkoba di Indonesia.</p>
<p>“Sejalan yang disampaikan oleh Bapak Presiden RI, dan Bapak Kapolri bahwa kita terus serius dalam menangani peredaran narkoba di Indonesia,” ucapnya.</p>
<p>Irjen Asep mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi memerangi narkoba. Dia juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap peredaran narkoba di sekitar mereka.</p>
<p>“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran narkoba di sekitar kita,” tuturnya.</p>
<p>Irjen Asep menuturkan, bahwa modus yang dipakai dalam peredaran narkoba beragam. Narkoba tidak lagi diedarkan secara konvensional, melainkan sudah semakin canggih.</p>
<p>“Peredaran narkoba Indonesia tidak hanya gunakan cara konvensional, namun juga semakin berkembang dan semakin sulit untuk dideteksi keberadaanya,” jelasnya.</p>
<p><strong>Adapun barang bukti yang disita Polri dalam pengungkapan kasus narkoba di tahun 2023 adalah sebagai berikut:</strong></p>
<p>Sabu sebanyak 1.896,43 kg atau 1,896 ton</p>
<p>Ekstasi sebanyak 706.712 butir</p>
<p>Ganja sebanyak 815,35 kg</p>
<p>Kokain sebanyak 2 Kg</p>
<p>Tembakau gorilla sebanyak 115,3 kg</p>
<p>Heroin 1 gram</p>
<p>Ketamin 22,7 kg</p>
<p>Obat keras 3.112.204 butir</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Pastikan Penyelidikan Ledakan di Smelter PT ITSS Masih Berjalan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-pastikan-penyelidikan-ledakan-di-smelter-pt-itss-masih-berjalan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-pastikan-penyelidikan-ledakan-di-smelter-pt-itss-masih-berjalan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_65904f203bc85.jpg" length="68081" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 Dec 2023 00:11:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut penyelidikan kasus ledakan di Smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah, terus berjalan. Saat ini proses penyelidikan dilakukan tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Sulawesi Tengah.</p>
<p>"Sampai hari ini masih proses pemeriksaan, baik oleh Labfor demikian juga pemeriksaan oleh rekan-rekan reserse gabungan dari Polda dan Bareskrim," ungkap Kapolri Sigit kepada wartawan, Sabtu (30/12/2023).</p>
<p>Menurut Sigit, saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami insiden ledakan di Smelter tersebut. Dia meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.</p>
<p>"(Penyelidikan) masih berlanjut, jadi ditunggu saja hasilnya," ujarnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal ledakan yang terjadi di smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah. Dia meminta kepada para perusahaan yang mengoperasikan smelter agar memperketat pengawasan</p>
<p>"Urusan yang di tempat ada pemanasannya itu, ada peleburannya itu yang menurut saya paling rawan," ujar Jokowi kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023)..</p>
<p>"Paling rawan di situ, jadi harus auditnya, checking-nya harus didobelin, kalau perlu di-triple-in, biar kejadian yang sudah sekali-dua kali tidak terjadi lagi," sambungnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Proses Hukum Jubir Timnas AMIN Tak Terkait Politik</title>
<link>https://www.maximadaily.com/jaksa-agung-st-burhanuddin-tegaskan-proses-hukum-jubir-timnas-amin-tak-terkait-politik</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/jaksa-agung-st-burhanuddin-tegaskan-proses-hukum-jubir-timnas-amin-tak-terkait-politik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6590416ec78c3.jpg" length="64558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 Dec 2023 23:13:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan tidak ada politisasi dalam proses penegakan hukum terhadap Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Pemenangan A nies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Indra Charismiadji oleh Kejaksaan.</p>
<p>"Nggak ada, nggak ada (terkait politik)," ujar Burhanuddin saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (30/12/2023).</p>
<p>Burhanuddin menjelaskan, tidak ada moratorium atau penundaan dalam pengusutan kasus tersebut. Sebab, kasus yang menjerat Indra Charismiadji merupakan perkara di luar kejaksaan.</p>
<p>"Perkara ini kan dari luar bukan dari kejaksaan, dari Kementerian Keuangan, jadi ini morotoriumnya tidak berlaku ya," ucapnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Burhanuddin menyatakan Kejaksaan Agung netral dalam kontestasi Pilpres 2024. Dia pun membantah dengan sengaja mengungkit permasalahan atau kasus lama untuk menjerat hukum Indra Charismiadji.</p>
<p>"Ya (kejaksaan netral)," ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Tim Hukum Timnas AMIN Yusuf Amir mengonfirmasi bahwa Jubir Timnas AMIN Indra Charismiadji ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim). Indra ditahan atas dugaan penggelapan pajak. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks Aiman Witjaksono Naik Penyidikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kasus-dugaan-penyebaran-hoaks-aiman-witjaksono-naik-penyidikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kasus-dugaan-penyebaran-hoaks-aiman-witjaksono-naik-penyidikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_658f02377d869.jpg" length="81192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 Dec 2023 00:31:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya resmi menaikkan status kasus dugaan penyebaran hoaks yang menjerat Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono.</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan hasil gelar perkara pada Kamis (28/12/2023).</p>
<p>"Kami telah melakukan gelar perkara untuk kasus terlapor AW. Hasilnya naik sidik atau penyidikan," kata Ade Safri, Jumat (29/12/2023).</p>
<p>Namun, Ade Safri belum bersedia berkomentar lebih jauh mengenai perkembangan kasus ini, termasuk soal pemanggilan kembali Aiman Witjaksono setelah status kasusnya naik ke tahap penyidik. "Nanti kita update," ungkap Ade Safri.</p>
<p>Sebelumnya, polisi telah menerima 6 laporan terkait dengan dugaan penyebaran hoaks Aiman yang menyebut aparat kepolisian tidak netral pada pemilu 2024.</p>
<p>Dari enam laporan yang masuk, Aiman Witjaksono sebagai terlapor. Salah satu laporan dibuat oleh Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Demokrasi. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/6813/XI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Narkoba Polri Tangkap 11.828 Tersangka, Selamatkan 13,7 Juta Jiwa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/satgas-narkoba-polri-tangkap-11828-tersangka-selamatkan-137-juta-jiwa</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/satgas-narkoba-polri-tangkap-11828-tersangka-selamatkan-137-juta-jiwa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_658efe8a11863.jpg" length="126880" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 Dec 2023 00:15:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>– Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Polri yang dipimpin oleh Irjen Asep Edi Suheri menggelar konferensi pers terkait Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.</p>
<p>Dalam konferensi pers tersebut, Irjen Asep Edi juga sebagai Wakabareskrim Polri mengatakan, pihaknya telah menangkap 11.828 tersangka tindak pidana narkoba selama periode September hingga 29 Desember 2023.</p>
<p>“Hari ini sesuai atensi dari Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Kapolri Jend Listyo Sigit Prabowo kami Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Polri sejak dibentuk September 2023 sampai dengan akhir Desember 2023 selama periode tersebut Satgas Penanggulangan Narkoba di tingkat Mabes dan jajaran telah berhasil menangkap 11.828 tersangka,” kata Irjen Asep dalam konferensi pers tersebut di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, (29/12).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.628 tersangka saat ini dalam proses penyidikan, sedangkan 2.200 tersangka lainnya sedang dalam proses rehabilitasi. Selain itu, Satgas Penanggulangan Narkoba Polri juga telah menerbitkan 7.921 laporan polisi terkait tindak pidana penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Sejumlah barang bukti yang turut diamankan dan disita antara lain sabu 1.896,43 kg atau 1,896 ton; ekstasi 706.712 butir; ganja 815,35 kg; Kokain 26; tembakau gorila 115,3 kg; heroin 1gram; dan amphetamin 22,7 kg; dan obat keras 3.112.204 butir.</p>
<p>Irjen Asep mengatakan, penangkapan belasan ribu tersangka tersebut merupakan hasil kerja keras Satgas Penanggulangan Narkoba Polri yang didukung oleh semua pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi memberantas narkoba bersama Polri.</p>
<p>“Kami juga ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam beberapa pengungkapan kasus narkoba, baik di tingkat Mabes maupun Polda,” kata Asep.</p>
<p>Atas pengungkapan narkoba tersebut jika dikonversikan ada 13.735.212 jiwa yang berhasil diselamatkan. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Usut Kasus Harun Masiku, KPK Panggil Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/usut-kasus-harun-masiku-kpk-panggil-eks-komisioner-kpu-wahyu-setiawan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/usut-kasus-harun-masiku-kpk-panggil-eks-komisioner-kpu-wahyu-setiawan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_658dafc3eed7d.jpg" length="68674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 Dec 2023 00:26:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa menjadwalkan pemanggilan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan pada Kamis (28/12/2023) besok.</p>
<p>Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan pemanggilan Wahyu Setiawan terkait kasus dugaan suap penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024 yang menjerat Harun Masiku (HM).</p>
<p>"Sebagai tindaklanjut penyidikan dugaan suap penetapan anggota DPR RI dengan Tersangka HM, besok Kamis (28/12), tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi, Wahyu Setiawan," ungkap Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (27/12/2023).</p>
<p>Lebih lanjut Ali menjelaskan, surat pemanggilan kepada Wahyu Setiawan sudah dikirimkan. Wahyu sudah bebas pada 6 Oktober 2023 lalu dari Lapas Kedungpane, Semarang.</p>
<p>"Surat panggilan sudah dikirimkan tertanggal 22 Desember 2023," ujarnya.</p>
<p>Sebagai informasi, dalam kasus ini mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan divonis 7 tahun penjara. Wahyu terbukti menerima suap Rp600 juta dari kader PDIP Saiful Bahri dan Harun Masiku agar Harun terpilih menjadi anggota DPR 2019-2024 menggantikan Nazaruddin Kiemas. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Terbukti Memasuki Lahan Orang, 4 Warga Divonis Bebas Majelis Hakim PN Jakarta Timur</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tidak-terbukti-memasuki-lahan-orang-4-warga-divonis-bebas-majelis-hakim-pn-jakarta-timur</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tidak-terbukti-memasuki-lahan-orang-4-warga-divonis-bebas-majelis-hakim-pn-jakarta-timur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657ea188cc5fe.jpg" length="70661" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 Dec 2023 14:23:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Hakim Ketua Ardi Hakim Anggota Muhammad Djohan Arifin, Hakim Anggota Tri Yuliani memutus Perkara pidana nomor 446/Pid.B/2023 pada hari Rabu tanggal 13 Desember 2023.</p>
<p>Terdakwa terdiri dari Nimo alias Syamsul, Rudi alias Nana, Muti bin H. Gani dan Aslamiah binti H. Gani dinyatakan tidak bersalah dalam ruang persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur.</p>
<p>Dalam kasus ini para terdakwa didakwa memasuki lahan orang tanpa ijin. Namun berdasar fakta dan bukti bukti persidangan para terdakwa tidak terbukti memasuki lahan orang lain. </p>
<p>Kuasa hukum terdakwa Edy Wilson SH menyebut majelis hakim bijaksana dalam memutuskan perkara.Ia menilai tuntutan JPU tidak memiliki bukti yang kuat bahkan bisa dianggap salah sasaran.</p>
<p>“JPU salah sasaran terdakwa memang harus dibebaskan. Kalau diceritain banyak kejanggalannya contohnya saksi Sudirja katanya dalam persidangan tidak pernah dimintain keterangannya di BAP Polda Metro Jaya," ujar nya Edy Wilson. </p>
<p>Edy Wilson menyebut Junus Effendy pelapor kasus ini menggunakan dasar AJB No. 422 beli tahun 1995. Disuratnya tertera dialamat RT 01 RW 07 lokasinya di jalan Robusta Raya.</p>
<p>Sedangkan yang ditempati Sudirja itu ada di RT 05 RW 11, itupun punya Kinan bin Tekik berdasarkan Peta persil desa bhayangkari, bekasi sambung Wilson.</p>
<p>Edy Wilson menegaskan kasus ini menjurus fitnah terhadap para terdakwa. Wilson pun berencana melaporkan balik pihak yang merugikan kliennya tersebut. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku yang Diduga Serang Penjaga Rumah Dinas Kapolri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-tangkap-pelaku-yang-diduga-serang-penjaga-rumah-dinas-kapolri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-jaya-tangkap-pelaku-yang-diduga-serang-penjaga-rumah-dinas-kapolri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657bd0fce1698.jpg" length="77966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Dec 2023 11:07:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi menangkap pria berinisial JPP yang diduga melakukan penyerangan terhadap anggota polisi yang bertugas menjaga rumah dinas Kapolri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan penangkapan ini. Pria tersebut kini diamankan oleh tim dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya.</p>
<p>"Ditangani Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, masih pendalaman," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Kamis (14/12/2023).</p>
<p>Kendati begitu, Trunoyudo belum mengungkap secara detail kronologi dari aksi penyerangan terhadap anggota polisi yang bertugas di rumah dinas Kapolri tersebut.</p>
<p>Trunoyudo juga memastikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, diketahui pelaku tidak ada kaitannya dengan jaringan teroris.</p>
<p>“Selanjutnya Dit Reskrimum akan lakukan cek kejiwaannya terhadap yang bersangkutan,” ucapnya. (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hamil Tidaknya Jasad Wanita Dilakban Di Cikarang Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/hamil-tidaknya-jasad-wanita-dilakban-di-cikarang-polisi-tunggu-hasil-pemeriksaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/hamil-tidaknya-jasad-wanita-dilakban-di-cikarang-polisi-tunggu-hasil-pemeriksaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6579e4272f1ed.jpg" length="62452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 14:20:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan di laboratorium terhadap jasad perempuan berinisial JS (25) yang ditemukan tewas membusuk dalam kondisi terikat dan dilakban di kawasan Cikarang, Bekasi, oleh pria berinisial AMW (35).</p>
<p>Hal tersebut untuk menelusuri perihal adanya kabar bahwa korban tewas dalam kondisi tengah hamil.</p>
<p>“Terkait dengan kondisi korban apakah dalam kondisi hamil atau tidak, saat ini penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Samian kepada wartawan, Kamis (14/11/2023).</p>
<p>Pemeriksaan tersebut, lanjut Samian, yakni autopsi yang dilakukan terhadap jasad korban maupun secara laboratoris yang dilakukan pihak laboratorium forensik.</p>
<p>“Karena beberapa sampel darah ataupun DNA sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim labfor,” kata Samian.</p>
<p>Lebih lanjut Samian menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami lebih jauh perihal hubungan pelaku dengan korban dengan pemeriksa saksi-saksi.</p>
<p>“Terkait dengan hubungan dari pelaku dengan korban bagaimana sejauh mana hubungan, tentunya masih kita dalami. Kemudian betul bahwasanya pelaku sudah beristri dan punya 2 anak, tandasnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, polisi mengenakan sangkaan Pasal terhadap tersangka Pasal pembunuhan berencana yaitu Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Motif Pelaku Aniaya Balita 3 Tahun di Jaktim, Polisi: Pelaku Terganggu Tangisan Korban</title>
<link>https://www.maximadaily.com/motif-pelaku-aniaya-balita-3-tahun-di-jaktim-polisi-pelaku-terganggu-tangisan-korban</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/motif-pelaku-aniaya-balita-3-tahun-di-jaktim-polisi-pelaku-terganggu-tangisan-korban</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simarmata / foto ist" length="49398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 00:32:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap motif pelaku RA (29) melakukan penganiayaan terhadap anak berumur tiga tahun berinisial H di kawasan Condet, Kramat Jati.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan akibat tindak kekerasan ini korban mengalami patah tulang leher dan cedera otak.</p>
<p>"Pelaku RA merasa terganggu dengan tangisan korban padahal ketika pelaku ingin berhubungan intim dengan pacarnya berinisial S (17), yang merupakan tante korban di dalam kontrakan," jelas Leonardus Simarmata dalam konferensi pers, Selasa (12/12/2023).</p>
<p>Leonardus menambahkan, korban H adalah keponakan S, yang dititipkan oleh orang tuanya yang sedang bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW).</p>
<p>Menurut Leonardus, hubungan RA dan S belum resmi menikah. Namun, keduanya diketahui tinggal satu rumah dan keduanya sudah berhubungan layaknya suami istri.</p>
<p>"Tante korban (S) dan tersangka RA ini tinggal di dalam satu rumah di kontrakan layaknya suami istri. Korban sering rewel sehingga mengganggu hubungan asmara pelaku," tuturnya.</p>
<p>"Sehingga pelaku RA sering melakukan aksi terhadap H hingga kondisinya saat ini kritis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati," imbuhnya.</p>
<p>Kendati begitu, lanjut Leonardus, saat ini polisi belum menetapkan tante korban sebagai tersangka. Dia menyebut, S baru sebatas saksi dan masih berusia di bawah umur.</p>
<p>"S masih sebagai saksi. Tante korban masih intensif dilakukan pemeriksaan, statusnya masih saksi,” ucapnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, pelaku RA dikenakan Pasal 76 C dan Pasal 80 ayat 3 UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Adapun ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hutang Piutang Motif Pelaku Bunuh Wanita di Cikarang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/hutang-piutang-motif-pelaku-bunuh-wanita-di-cikarang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/hutang-piutang-motif-pelaku-bunuh-wanita-di-cikarang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6579e4272f1ed.jpg" length="62452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 00:05:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi mengungkap motif yang melatarbelakangi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh AMW (35) terhadap wanita berinisial JS (25) yang ditemukan tewas terikat dan dilakban di Cikarang, Bekasi.</p>
<p>Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Samian mengatakan bahwa tersangka memiliki hutang terhadap korbannya.</p>
<p>“Tersangka meminjam uang kepada korban. Kemudian seiringnya waktu semakin dekat dan pada saat tersangka berulang kali diminta untuk mengembalikan uang tersebut dan juga diminta pertanggung jawaban, tersangka tidak bisa menerima dengan baik permintaan daripada korban,” ujar Samian kepada wartawan, Rabu (13/12/2023).</p>
<p>Samian menuturkan pelaku mulanya meminjam uang sebesar Rp 2 juta kepada korban. Seiring waktu berjalan hutang pelaku kepada korban nominalnya meningkat.</p>
<p>“Bahwa pelaku AMW meminjam uang dari korban JS awalnya 2 juta dan pada akhirnya total pinjaman kurang lebih 6 juta,” katanya.</p>
<p>Kendati demikian, Samian menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap hutang tersebut dari yang mulanya Rp 2 juta bisa menjadi Rp 6 juga.</p>
<p>“Untuk pinjaman yang dipinjam oleh pelaku, bahwa awalnya 2 juta, kemudian menjadi 6 juta pada saat menjelang adanya peristiwa ini, pada saat ditagih masih kita dalami, apakah itu awal pinjaman 2 juta ditambah pinjaman-pinjaman berikut, tentunya nanti akan kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang bisa menjelaskan itu,” jelasnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, polisi mengenakan sangkaan Pasal terhadap tersangka Pasal pembunuhan berencana yaitu Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cemburu Jadi Motif Tersangka Panca Bunuh 4 Anaknya di Jagakarsa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/cemburu-jadi-motif-tersangka-panca-bunuh-4-anaknya-di-jagakarsa</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/cemburu-jadi-motif-tersangka-panca-bunuh-4-anaknya-di-jagakarsa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6572c26718d48.jpg" length="118309" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 Dec 2023 11:52:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi mengungkap motif terjadinya peristiwa pembunuhan Panca Darmansyah (41) terhadap keempat anaknya berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1).</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan motif tersangka Panca tega membunuh 4 anaknya yakni karena cemburu terhadap istrinya.</p>
<p>“Motif tersangka P ini melakukan perbuatan keji tersebut adalah karena cemburu, cemburu kepada istrinya saudari D,” ujar Ade Ary kepada wartawan, Selasa (12/12/2023).</p>
<p>Adapun fakta perihal motif tersebut diperoleh berdasarkan pemeriksaan terhadap 13 saksi dan juga barang bukti yang disita.</p>
<p>Kendati demikian Ade Ary belum menyampaikan lebih jauh perihal yang menyulut kecemburuan terhadap istrinya. Ade Ary hanya menyampaikan pihaknya masih fokus ke pemenuhan alat bukti dalam kasus tersebut.</p>
<p>Saudari D sendiri diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Panca berdasarkan adanya laporan polisi yang diterima Polsek Jagakarsa.</p>
<p>“Ya sementara kami masih fokus pemenuhan alat bukti kasus pembunuhan ya,” kata Ade Ary.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasubdit Jatanras Sebut Wanita Tewas Terikat Dilakban di Bekasi Sempat Minta Dinikahi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kasubdit-jatanras-sebut-wanita-tewas-terikat-dilakban-di-bekasi-sempat-minta-dinikahi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kasubdit-jatanras-sebut-wanita-tewas-terikat-dilakban-di-bekasi-sempat-minta-dinikahi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657862a47348e.jpg" length="47655" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 20:40:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi mengungkap salah satu motif dalam kasus pembunuhan perempuan berinisial JS (25) yang ditemukan tewas di dalam kontrakan di Cikarang, Bekasi, dalam kondisi dilakban dan tangan terikat.</p>
<p>Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan dalam kasus tersebut terdapat motif asmara. Dimana korban minta dinikahi oleh pelaku.</p>
<p>"Intinya ada motif masalah korban minta dinikahi, terus tersangka sudah punya istri," ujar Samian kepada wartawan, Selasa (12/12/2023).</p>
<p>Samian juga membenarkan soal adanya hubungan dekat antara korban dan tersangka. Meskipun keduanya memang tidak berstatus suami-istri.</p>
<p>"Intinya (pelaku dan korban) ada hubungan, ada hubungan teman dekat," ucap.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, polisi menyebut wanita yang ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ternyata diracun pria berinisial AMW (35).</p>
<p>Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan pelaku tega memasukan racun ke dalam makanan dan minuman korban berinisial JS (25).</p>
<p>"Pelaku merasa tertekan dan membunuh JS (korban) dengan cara memasukkan racun tikus ke dalam minuman dan makanan korban," ujar Samian kepada wartawan, Senin (11/12/2023).</p>
<p>"Racun tersebut dibeli di toko pangan burung yang berada di daerah Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi," sambungnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Balita yang Menjadi Korban Penganiayaan oleh Pacar Tantenya di Kramat Jati Masih Koma</title>
<link>https://www.maximadaily.com/balita-yang-menjadi-korban-penganiayaan-oleh-pacar-tantenya-di-kramat-jati-masih-koma</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/balita-yang-menjadi-korban-penganiayaan-oleh-pacar-tantenya-di-kramat-jati-masih-koma</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657804438070f.jpg" length="91298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 13:57:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Balita berinisial RA (3) yang menjadi korban penganiayaan oleh pacar tantenya berinisial RZ (29) alami cidera otak berat.</p>
<p>Kepala Rumah Sakit Polri (Karumkit RS Polri) Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto mengatakan sehingga kondisi RA hingga Selasa (12/12/2023) masih koma alias belum sadarkan diri.</p>
<p>Tidak hanya itu, Hariyanto bersama pihaknya juga menemukan beberapa kondisi tulang RA yang alami patah.</p>
<p>“Kondisi balita per hari ini masih belum sadar (koma) jadi ini kan kondisinya itu mengalami cedera otak berat kemudian pada tulang selangka ini patah, kemudian memar-memar dan gangguan gangguan pada sendi bahu kanan jadi kayaknya memang traumanya pada bahu kanan dan kepala,” kata Hariyanto saat doorstop di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/12/2023).</p>
<p>Hariyanto mengungkapkan adanya memar atau luka tersebut rupanya yang membuat pihaknya sebelumnya curiga terkait dugaan penganiayaan.</p>
<p>Sehingga pihaknya langsung melaporkan ke penyidik Polri.</p>
<p>Namun ia mengungkapkan belum dapat memastikan luka atau kondisi ciderq otak tersebut dipastikan karena penganiayaan, sehingga ia menyerahkan kepada penyidik yang akan mengambil keterangan pada tersangka.</p>
<p>“Jadi luka-luka itu yang menjadi jadikan kecurigaan dokter UGD RS Polri. Sebenarnya awalnya dibawa ke UGD untuk berobat untuk ditolong kondisinya, tapi apa yang disampaikan dengan kondisi yang ada berbeda. Ada kecurigaan penganiayaan, sehingga dilaporkan oleh penyidik bahwa terjadi seperti itu dan nanti oleh penyidik akan didalami,” pungkasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, Kanit PPA Polres Metro Jakarta Timur IPTU Sri Yatmini mengatakan penganiayaan tersebut dilakukan di sebuah kontrakan yang ditempati RZ, RA, dan juga tante korban pada kawasan Condet, kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.</p>
<p>“Kejadian kekerasan terhadap balita itu benar, mereka hanya bertiga karena korban itu dititipkan kepada tantenya karena sang ibu tengah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri, dan tantenya berusia di bawah umur pacaran sama pelaku,” kata Sri saat ditemui awak media di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (11/12/2023).</p>
<p>Berdasarkan keterangan pemeriksaan dari RZ yang sebelumnya dilakukan pihak Sri, motif pelaku tega melalukan hal itu lantaran kesal RA kerap rewel di hadapannya.</p>
<p>Kejadian penganiayaan terakhir pun dilakukan ketika RZ baru pulang bekerja.</p>
<p>Rupanya, aksi serupa tidak hanya baru dilakukan satu kali, melainkan sejak November 2023 persis waktu pertama mereka menempati kontrakan tersebut.</p>
<p>“Karena anak ini sering rewel untuk pengakuan tersangka, yang mana sehingga kejadian tersebut berulang yang dilakukan oleh tersangka,” imbuhnya.</p>
<p>Usai mendapatkan adanya laporan dari suatu pihak, Sri mengungkapkan jajarannya langsung datang ke lokasi dan menangkap RZ.</p>
<p>Selanjutnya RZ kini ditahan sementara di Mapolres Metro Jakarta Timur, sedangkan RA dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk dilakukan tindakan medis.</p>
<p>“Pelaku disangkakan pasal 76 C undang-undang nomor 35 tahun 2014 dengan pasal 80 ayat 3 tentang penganiayaan anak dan terancam hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Sebut Wanita Tewas Terikat Lakban di Bekasi Diracun</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-sebut-wanita-tewas-terikat-lakban-di-bekasi-diracun</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-sebut-wanita-tewas-terikat-lakban-di-bekasi-diracun</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6577e944f1fb9.jpg" length="55926" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 12:03:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi menyebut wanita yang ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ternyata diracun pria berinisial AMW (35).</p>
<p>Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan pelaku tega memasukan racun ke dalam makanan dan minuman korban berinisial JS (25).</p>
<p>"Pelaku merasa tertekan dan membunuh JS (korban) dengan cara memasukkan racun tikus ke dalam minuman dan makanan korban," ujar Samian kepada wartawan, Senin (11/12/2023).</p>
<p>"Racun tersebut dibeli di toko pangan burung yang berada di daerah Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi," sambungnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita yang mayatnya ditemukan dalam kondisi terikat lakban di kawasan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.</p>
<p>Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan, terduga pelaku yang ditangkap yakni berinisial AMW (34).</p>
<p>"Ya sudah (terduga pelaku ditangkap)," ujar AKPB Samian saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/12/2023).</p>
<p>Kendati demikian, Samian belum membeberkan lebih jauh perihal penangkapan terhadap terduga pembunuh tersebut. Dia menyebut polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap yang bersangkutan, termasuk motifnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sering Rewel, Seorang Balita Menjadi Korban Penganiayaan oleh Pacar Tantenya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sering-rewel-seorang-balita-menjadi-korban-penganiayaan-oleh-pacar-tantenya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sering-rewel-seorang-balita-menjadi-korban-penganiayaan-oleh-pacar-tantenya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_65768e63b46fa.jpg" length="91298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 11:23:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Nasib malang dialami seorang bayi lima tahun (Balita) berinisial RA (3). Ia menjadi korban penganiayaan oleh pacar tantenya berinisial RZ (29).</p>
<p>Kanit PPA Polres Metro Jakarta Timur IPTU Sri Yatmini mengatakan penganiayaan tersebut dilakukan di sebuah kontrakan yang ditempati RZ, RA, dan juga tante korban pada kawasan Condet, kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.</p>
<p>“Kejadian kekerasan terhadap balita itu benar, mereka hanya bertiga karena korban itu dititipkan kepada tantenya karena sang ibu tengah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri, dan tantenya berusia di bawah umur pacaran sama pelaku,” kata Sri saat ditemui awak media di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (11/12/2023).</p>
<p>Berdasarkan keterangan pemeriksaan dari RZ yang sebelumnya dilakukan pihak Sri, motif pelaku tega melalukan hal itu lantaran kesal RA kerap rewel di hadapannya.</p>
<p>Kejadian penganiayaan terakhir pun dilakukan ketika RZ baru pulang bekerja.</p>
<p>Rupanya, aksi serupa tidak hanya baru dilakukan satu kali, melainkan sejak November 2023 persis waktu pertama mereka menempati kontrakan tersebut.</p>
<p>“Karena anak ini sering rewel untuk pengakuan tersangka, yang mana sehingga kejadian tersebut berulang yang dilakukan oleh tersangka,” imbuhnya.</p>
<p>Usai mendapatkan adanya laporan dari suatu pihak, Sri mengungkapkan jajarannya langsung datang ke lokasi dan menangkap RZ.</p>
<p>Selanjutnya RZ kini ditahan sementara di Mapolres Metro Jakarta Timur, sedangkan RA dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk dilakukan tindakan medis.</p>
<p>“Pelaku disangkakan pasal 76 C undang-undang nomor 35 tahun 2014 dengan pasal 80 ayat 3 tentang penganiayaan anak dan terancam hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap Terduga Pembunuh Wanita yang Terikat Lakban di Cikarang</title>
<link>https://www.maximadaily.com/subdit-jatanras-polda-metro-jaya-tangkap-terduga-pembunuh-wanita-yang-terikat-lakban-di-cikarang</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/subdit-jatanras-polda-metro-jaya-tangkap-terduga-pembunuh-wanita-yang-terikat-lakban-di-cikarang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_65747ff16937d.jpg" length="69973" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 Dec 2023 21:57:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita yang mayatnya ditemukan dalam kondisi terikat lakban di kawasan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.</p>
<p>Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan, terduga pelaku yang ditangkap yakni berinisial AMW (34).</p>
<p>"Ya sudah (terduga pelaku ditangkap)," ujar AKPB Samian saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/12/2023).</p>
<p>Kendati demikian, Samian belum membeberkan lebih jauh perihal penangkapan terhadap terduga pembunuh tersebut.</p>
<p>Samian hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap yang bersangkutan, termasuk motifnya.</p>
<p>"Motif masih didalami," ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya, jasad wanita tersebut ditemukan dalam sebuah kamar kontrakan yang berlokasi di Kampung Citarik, RT 01/01, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.</p>
<p>Jasad korban ditemukan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah dan setelah dilakukan pengecekan ternyata terdapat mayat wanita dalam kondisi dilakban dalam kardus.</p>
<p>Atas temuan tersebut warga kemudian melaporkannya kepada pihak yang berwajib dan jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk kepentingan autopsi. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tetapkan Ayah Empat Bocah Tewas di Jaksel Jadi Tersangka Pembunuhan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-tetapkan-ayah-empat-bocah-tewas-di-jaksel-jadi-tersangka-pembunuhan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-tetapkan-ayah-empat-bocah-tewas-di-jaksel-jadi-tersangka-pembunuhan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657344647b317.jpg" length="77953" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 Dec 2023 15:57:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Polisi menetapkan pria berinisial PD (41) sebagai tersangka kasus pembunuhan empat anaknya yakni VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1), yang jasadnya ditemukan dalam rumah kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro mengatakan penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan polisi.</p>
<p>"Polres Metro Jakarta Selatan telah melaksanakan gelar perkara dalam rangka penetapan tersangka inisial P, dalam kasus pembunuhan empat orang anak yang terjadi di Kebagusan, Jakarta Selatan," jelas Bintoro kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).</p>
<p>Bintoro menuturkan, dalam gelar perkara tersebut polisi memiliki alat bukti yang memperkuat penetapan tersangka terhadap Panca. Salah satunya keterangan dari saksi-saksi yang sudah diperiksa.</p>
<p>"Untuk alat bukti yang diperoleh adalah keterangan saksi, ada 12 orang saksi yang telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polres Jakarta Selatan," tuturnya.</p>
<p>Kendati begitu, Bintoro mengungkapkan pihaknya masih mendalami lebih jauh terhadap motif dari tersangka membunuh keempat anaknya tersebut.</p>
<p>"Sementara masih kami dalami, untuk saat ini kami bekerja. Izinkan kami gunakan scientific crime investigation dalam rangka untuk pengungkapan perkara ini," tukasnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Sebut Ayah di Jagakarsa Rekam  Saat Membunuh Empat Anaknya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-sebut-ayah-di-jagakarsa-rekam-saat-membunuh-empat-anaknya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-sebut-ayah-di-jagakarsa-rekam-saat-membunuh-empat-anaknya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6572c26718d48.jpg" length="118309" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 Dec 2023 15:24:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro menyebut ayah berinisial PD (41) membunuh empat anaknya berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1) sambil merekam aksinya.</p>
<p>"Kami juga mendapatkan barang bukti berupa handphone dan juga laptop yang digunakan saudara P untuk merekam,” ujar Bintoro kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).</p>
<p>Bintoro menjelaskan, berdasarkan barang bukti yang disita tersebut pihaknya juga didapati rekaman tersangka sebelum melakukan aksi pembunuhan dan saat kejadian.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut Bintoro, tersangka juga merekam momen saat adanya permasalahan dengan istrinya berinisial D, yang saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu akibat adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).</p>
<p>"(Tersangka merekam) saat yang bersangkutan bermasalah dengan istrinya, Saudari D," ucapnya.</p>
<p>Kendati demikian, Bintoro mengaku pihaknya belum mengetahui motif dari tersangka merekam aksi kejinya itu. Dia hanya mengungkapkan polisi masih mendalaminya.</p>
<p>"Sementara masih kami dalami, untuk saat ini kami bekerja. Izinkan kami gunakan scientific crime investigation dalam rangka untuk pengungkapan perkara ini," tandasnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dalam kasus tersebut dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 340 KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mati atau maksimal seumur hidup.(red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kondisi Ayah Terduga Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa Membaik</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kondisi-ayah-terduga-pembunuh-4-anak-di-jagakarsa-membaik</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kondisi-ayah-terduga-pembunuh-4-anak-di-jagakarsa-membaik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657344647b317.jpg" length="77953" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 23:30:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati menyampaikan update terbaru kondisi terkini dari PD (41), terduga pembunuh empat anaknya berinisial VA (6), SA (4), AA (3) dan AK (1).</p>
<p>Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto mengatakan kondisi PD yang menjalani perawatan medis usai mencoba mengakhiri hidupnya kini sudah membaik.</p>
<p>"Saat ini setelah dua perawatan ini kondisinya berangsur membaik dan tadi malam penyidik mulai melakukan pemeriksaan pendahuluan ya," ujar Hariyanto kepada wartawan Jumat (8/12/2023).</p>
<p>Lebih lanjut Hariyanto menambahkan, ayah keempat bocah yang meninggal dunia itu sempat mengalami kondisi dehidrasi saat dibawa ke RS Polri akibat luka sayatan di tangan kiri.</p>
<p>"Kondisnya sangat lemah maka kita rawat ayah ini karena terjadi dehidrasi, ketidak seimbangan elektrolit adanya HB yang turun mungkin sebelumnya sudah ada ini," tuturnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, ayah empat bocah yang ditemukan tewas di dalam kamar berlokasi di Jagakarsa, PD (41), mengalami luka akibat mencoba bunuh diri usai diduga membunuh anaknya.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan Panca saat ini ditangani medis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.</p>
<p>“Orang tua laki-laki (ayah) dari ke-4 korban inisial P yang diduga sebagai pelaku juga dipindahkan ke RS Polri Kramatjati untuk memudahkan dalam proses penanganan perkaranya,” ujar Bintoro saat dihubungi, Kamis (7/12/2023).</p>
<p>Adapun untuk empat bocah diduga korban pembunuhan berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1) saat ini juga berada di RS Polri untuk diautopsi.</p>
<p>"Semalam empat mayat sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Sudah dilakukan pemeriksaan Visum dan autopsi," ucapnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rs Polri Akan Cek Kandungan Racun di Jasad 4 Bocah di Jagakarsa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/rs-polri-akan-cek-kandungan-racun-di-jasad-4-bocah-di-jagakarsa</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/rs-polri-akan-cek-kandungan-racun-di-jasad-4-bocah-di-jagakarsa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6572cfb442cd9.jpg" length="71012" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 15:13:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi melalui kedokteran forensik di RA Polri akan melakukan pemeriksaan toksikologi terhadap 4 jasad bocah berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1) untuk mengetahui apakah ada kandungan racun di dalam tubuh.</p>
<p>“Itu (hasil) sudah dibawa penyidik, sudah disampaikan ke Puslabfor nanti dikejar ke sana,”ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto seperti dikutip Jumat (8/12/2023).</p>
<p>Hariyanto menyebutkan bahwa untuk mengetahui kandungan racun di dalam tubuh, pihaknya memerlukan waktu sekitar dua minggu.</p>
<p>“Itu buat memastikan saja, apakah itu penyebab matinya itu karena racun-racun atau apa. Nanti kelihatan di situ,” katanya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, jasad empat bocah berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1) yang ditemukan tewas di dalam kamar rumah dalam keadaan membusuk. Saat ini korban berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi menyelidiki penyebab kematiannya.</p>
<p>Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di RS Polri, dari jasad para korban didapati adanya luka lebam di antara hidung dan mulut</p>
<p>“Luka iris, luka benda tajam nggak ada. Jadi hanya dicurigai, ada lebam di daerah mulut dan hidung,” ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto.</p>
<p>Kendati demikian, pihak kepolisian melalui kedokteran forensik masih mendalami lebih lanjut atas luka lebam tersebut lantaran luka itu hampir sama dengan lebam yang disebabkan karena pembusukan.</p>
<p>Seluruh jasad korban ditemukan berjejer di atas kasur dalam keadaan membusuk di dalam kamar rumah yang berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.</p>
<p>“Karena adanya lebam itu adanya pembusukan, jadi agak agak nggak jelas. Kalau kematiannya baru saja, lebam itu jelas kelihatan. Tapi karena ada pembusukan, warna-warnanya hampir sama,” katanya.</p>
<p>“Diperlukan pemeriksaan lanjutan yaitu pemeriksaan histopatologi. Ya itu tadi dicurigai (luka lebam), nanti kalau sudah tidak curiga lagi karena sudah diperiksa patologi anatomi hasilnya jelas, hasil toksikologi jelas, hasil DNA jelas, itu baru bisa dipastikan kan sekarang dicurigai,” jelasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Himbau Warga Sebarkan Foto 4 Bocah Tewas di Jagakarsa</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-himbau-warga-sebarkan-foto-4-bocah-tewas-di-jagakarsa</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-himbau-warga-sebarkan-foto-4-bocah-tewas-di-jagakarsa</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6572c26718d48.jpg" length="118309" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 14:15:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Polda Metro Jaya mengajak seluruh pihak untuk terlibat dalam kontrol sosial perihal kasus tewasnya 4 bocah di dalam kamar rumah yang berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau untuk tidak turut menyebarkan gambar yang berkaitan dengan jenazah 4 bocah berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1).</p>
<p>“Polda Metro Jaya menghimbau untuk tidak menyebarkan gambar 4 jenazah korban anak tersebut,” ujar Trunoyudo kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).</p>
<p>Trunoyudo menjelaskan bahwa terkait kasus tersebut diperlukan empati untuk sama-sama bijak menyikapi dengan tidak menyebarkannya.</p>
<p>“Karena ini membuat emosional yang tentu butuh empati kita bersama, dan kesadaran dari masyarakat untuk tidak menyebarkan hal tersebut,” ucapnya.</p>
<p>“Silakan sama-sama untuk melakukan pengawasan media dalam kontrol sosial penanganan kasus ini,” tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap empat orang bocah ditemukan tak bernyawa dan terkunci di dalam sebuah kamar rumah yang berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>RS Polri Sebut Ada Lebam di Jasad Empat Anak Tewas di Jaksel</title>
<link>https://www.maximadaily.com/rs-polri-sebut-ada-lebam-di-jasad-empat-anak-tewas-di-jaksel</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/rs-polri-sebut-ada-lebam-di-jasad-empat-anak-tewas-di-jaksel</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6571d18711b85.jpg" length="90687" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 21:07:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Jasad empat bocah berinisial VA (6), SP (4), AR (3), dan AS (1) yang ditemukan tewas di dalam kamar rumah dalam keadaan membusuk saat ini berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi menyelidiki penyebab kematiannya.</p>
<p>Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di RS Polri, dari jasad para korban didapati adanya luka lebam di antara hidung dan mulut</p>
<p>“Luka iris, luka benda tajam nggak ada. Jadi hanya dicurigai, ada lebam di daerah mulut dan hidung,” ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto, Kamis (7/12/2023).</p>
<p>Kendati demikian, pihak kepolisian melalui kedokteran forensik masih mendalami lebih lanjut atas luka lebam tersebut lantaran luka itu hampir sama dengan lebam yang disebabkan karena pembusukan.</p>
<p>Seluruh jasad korban ditemukan berjejer di atas kasur dalam keadaan membusuk di dalam kamar rumah yanh berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.</p>
<p>“Karena adanya lebam itu adanya pembusukan, jadi agak agak nggak jelas. Kalau kematiannya baru saja, lebam itu jelas kelihatan. Tapi karena ada pembusukan, warna-warnanya hampir sama,” katanya.</p>
<p>“Diperlukan pemeriksaan lanjutan yaitu pemeriksaan histopatologi. Ya itu tadi dicurigai (luka lebam), nanti kalau sudah tidak curiga lagi karena sudah diperiksa patologi anatomi hasilnya jelas, hasil toksikologi jelas, hasil DNA jelas, itu baru bisa dipastikan kan sekarang dicurigai,” jelasnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakil Ketua KPAI Datangi TKP Kasus KDRT dan Dugaan Pembunuhan 4 Anak di Jaksel</title>
<link>https://www.maximadaily.com/wakil-ketua-kpai-datangi-tkp-kasus-kdrt-dan-dugaan-pembunuhan-4-anak-di-jaksel</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/wakil-ketua-kpai-datangi-tkp-kasus-kdrt-dan-dugaan-pembunuhan-4-anak-di-jaksel</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657160d010554.jpg" length="129199" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 13:07:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> -Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menyambangi kediaman 4 anak meninggal di Jakarta Selatan jam 9.30. Seperti di ketahui adanya 4 anak di bunuh yaitu Viona Audrey 6 tahun, Sopiya 4 tahun, Arsa 3 tahun dan Aska 1 tahun.</p>
<p>" KPAI menyampaikan belasungkawa sedalam dalamnya atas tragedi kelam di dunia perlindungan anak. Saya kira hari ini akan dikenang terus menerus dunia perlindungan anak, setelah peristiwa keji Arie Anggara, seorang anak yang dipukuli orang tua hingga meninggal. Tentu hukuman maksimal menanti pelaku pembunuh 4 anak tersebut" jelas Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>KPAI bertemu sejumlah pihak di lokasi, dari Kepolisian, Wakil Camat, Sudin Perlindungan Anak, Ketua RT, pemilik kontrakan dan Satpol PP.</p>
<p>Dalam keterangan Jasra setiba di lokasi menyampaikan, bahwa kontrakan tidak jauh sekitar 50 meter dari Jalan Kebagusan Raya. Keterangan pemilik kontrakan yang masih saudara dengan RT, bahwa pelaku sudah 7 bulan tidak bayar kontrakan rumah yang berbiaya 1,5 juta. Pemilik kontrakan sudah berusaha mengusir.</p>
<p>KPAI juga mempertanyakan mekanisme penanganan kasus KDRT ketika didalamnya ada anak. Dalam keterangan yang berwenang masih melihat seputar anak yang tidak di apa apa kan orang tua pasca KDRT dua minggu yang lalu.</p>
<p>Ketua RT juga menyampaikan warga tidak curiga, meski memang anak anak tidak keluar rumah sudah beberapa hari. Yang akhirnya ketika muncul bau menyengat, warga mendobrak rumah tersebut, dan ditemukan 4 anak di bunuh dan pembunuhnya juga mencoba bunuh diri.</p>
<p>Keterangan Kepolisian, saat ini pelaku pembunuh anak yang merupakan ayahnya sendiri, telah dipindah kan oleh polisi ke Rumah Sakit Kramat jati, dan 4 anak korban sudah di otopsi juga di Rumah Sakit Kramat Jati. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ayah Diduga Bunuh 4 Anak di Jagakarsa Dipindah ke RS Polri Sukanto Kramat Jati</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ayah-diduga-bunuh-4-anak-di-jagakarsa-dipindah-ke-rs-polri-sukanto-kramat-jati</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ayah-diduga-bunuh-4-anak-di-jagakarsa-dipindah-ke-rs-polri-sukanto-kramat-jati</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_65715ed209405.jpg" length="62873" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 12:58:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Panca Darmansyah, ayah empat bocah yang ditemukan tewas di sebuah rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan kini dipindah ke RS Polri Kramat Jati.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro mengatakan, awalnya Panca dirawat di RS Aulia, Jagakarsa. Kini, Panca dipindah guna mempermudah proses penanganan perkara.</p>
<p>"Orang tua laki-laki (ayah) dari keempat korban inisial P yang diduga sebagai pelaku juga dipindahkan ke RS Polri Kramatjati untuk memudahkan dalam proses penanganan perkaranya," kata Bintoro.</p>
<p>Selain itu, sambung Bintoro pihaknya juga ingin fokus memproses laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Panca terhadap istrinya, D.</p>
<p>"Karena LP-nya di Polsek Jagakarsa, atas petunjuk bapak Kapolres penanganan perkara diambil alih oleh Polres," katanya.</p>
<p>Sebelumnya, sebanyak empat bocah ditemukan tewas dalam satu kamar di sebuah rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (6/12/2023). Kasus tersebut terungkap saat ada warga yang mencium aroma tak sedap.</p>
<p>Tersusun Rapi, Begini Kondisi 4 Bocah Tewas di Jagakarsa Saat Pertama Kali Ditemukan</p>
<p>Pihak kepolisian menemukan sebuah tulisan di lokasi. Tulisan tersebut diduga ditulis oleh P, ayah empat bocah yang diduga menjadi pelaku pembunuhan. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Empat Jenazah Anak Tewas di Jagakarsa Dibawa ke RS Polri Kramat Jati</title>
<link>https://www.maximadaily.com/empat-jenazah-anak-tewas-di-jagakarsa-dibawa-ke-rs-polri-kramat-jati</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/empat-jenazah-anak-tewas-di-jagakarsa-dibawa-ke-rs-polri-kramat-jati</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657096b911650.jpg" length="61592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 22:44:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Polres Metro Jakarta Selatan membawa empat jenazah anak yang tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Raya Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan (6/12). Empat jenazah bocah yang diduga dibunuh oleh Ayah kandungnya berinisial PD alias P itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Bintoro menyatakan, pihaknya masih akan mendalami terkait temuan empat anak tewas tersebut. Saat ini, terduga pelaku yakni P tengah dalam perawatan di rumah sakit.</p>
<p>"Ini masih dalam proses penyelidikan, saya mohon pengertian dipahami, kami masih bekerja dengan tim dalam hal ini Labfor, Inafis untuk mengungkap kasus ini," kata Bintoro ditemui di lokasi kejadian.</p>
<p>Bintoro memastikan, pihaknya segera mengungkap kasus yang menewaskan empat anak tersebut. "Saya mohon doa dan dukungan dari rekan-rekan sekalian," ucap Bintoro. (red)</p>
<p></p>
<p></p>
<p> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>4 Anak Tewas dalam Kamar di Jaksel,  Pelaku Diduga Orang Tua Sendiri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/4-anak-tewas-dalam-kamar-di-jaksel-pelaku-diduga-orang-tua-sendiri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/4-anak-tewas-dalam-kamar-di-jaksel-pelaku-diduga-orang-tua-sendiri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_657091478c6ec.jpg" length="64760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 22:21:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Empat orang anak ditemukan tewas dalam rumah di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku diduga orang tuanya sendiri.</p>
<p>"Sementara untuk (pelaku) orang tuanya sendiri. Sementara masih dugaan (korban) anaknya (pelaku)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat dihubungi, Rabu (6/12/2023).</p>
<p>Keempat bocah tersebut ditemukan tewas siang tadi. Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang tiba dilokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.</p>
<p>Keempat korban ditemukan sekitar pukul 14.45 WIB tadi di rumahnya di Jalan Kebagusan Raya Gang Roman RT 004/03 Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jaksel.</p>
<p>Bintoro mengatakan ada empat anak yang ditemukan di dalam kamar. Kamar tersebut dalam keadaan terkunci.</p>
<p>"Betul, empat orang (korban). Ada empat orang penemuan mayat di dalam kamar," imbuhnya.Kasus ini masih diselidiki polisi.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekitar 5 Jam Jalani Pemeriksaan , Aiman Mengaku Dicecar 60 Pertanyaan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sekitar-5-jam-jalani-pemeriksaan-aiman-mengaku-dicecar-60-pertanyaan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sekitar-5-jam-jalani-pemeriksaan-aiman-mengaku-dicecar-60-pertanyaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656fd2611af74.jpg" length="77789" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 08:46:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono, selesai menjalani klarifikasi terkait laporan polisi tudingan netralitas Polri di Polda Metro Jaya.</p>
<p>Dalam klarifikasi tersebut, Aiman mengaku menjawab puluhan pertanyaan selama pemeriksaan nyaris 6 jam pada Selasa (5/12/2023).</p>
<p>“Tadi sebagian bukti sudah diserahkan ke penyelidik. Jadi berita acara klarifikasi sudah saya jawab, ada sekitar 60 pertanyaan, sekitar 5,5 jam. Tadi ada istirahat juga untuk ishoma dan kemudian alhamdulillah malam ini selesai,” ujar Aiman kepada wartawan, Selasa (5/12/2023).</p>
<p>Kendati demikian dalam pelaksanaan klarifikasi sebanyak 60 pertanyaan itu, Aiman tidak merinci lebih jauh apa saja pertanyaan yang ditanyakan itu. Namun ia menyebutkan polisi mengajukan pertanyaan perihal pernyataannya yang berujung laporan.</p>
<p>“Ya materi-materinya tentu penyelidik ya yang kemudian nanti bisa menjelaskan,” ucapnya.</p>
<p>“Kita berharap demokrasi tetap tumbuh di negeri kita untuk kemudian kita terus kembangkan, jangan sampai tergerus apa lagi runtuh,” tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, hadir memenuhi panggilan polisi untuk diklarifikasi terkait sejumlah laporan polisi perihal tudingan netralitas Polri.</p>
<p>Aiman tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.12 WIB didampingi oleh tim kuasa hukumnya, yang turut dihadiri Ronny Talapessy, Wakil Direktur Hukum dan Advokasi TPN.</p>
<p>“Pagi ini kami dari penasihat hukum saudara Aiman memenuhi panggilan dari penyidik atas 6 laporan yang ditujukan kepada saudara Aiman,” ujar Ronny kepada wartawan, Selasa (5/12/2023).</p>
<p>“Hari ini kita akan menyampaikan surat kuasa, kemudian akan mengikuti segala proses dan taat terhadap hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Aiman juga menyampaikan bahwa apa yang dikatakannya perihal tudingan itu merupakan informasi yang diperoleh.</p>
<p>Saat itu juga Aiman berharap, dengan profesinya yang juga jurnalis, bahwa informasi yang diperolehnya soal netralitas Polri itu salah.</p>
<p>“Saya liputan, 22 tahun di lingkungan Polri, dan saya mencintai institusi Polri. Yang saya sampaikan itu untuk mengingatkan dan bukan institusi tapi terkait dengan oknum. Dan saya berharap mudah-mudahan informasi yang saya terima salah. Bagian dari mengingatkan,” kata Aiman.</p>
<p>“Tapi apapun itu, saya sebagai warga negara tentu akan patuh dan taat terhadap hukum, terhadap Undang-undang yang berlaku,” tandasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aiman Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Didampingi Tim Hukum</title>
<link>https://www.maximadaily.com/aiman-penuhi-panggilan-polda-metro-jaya-didampingi-tim-hukum</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/aiman-penuhi-panggilan-polda-metro-jaya-didampingi-tim-hukum</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656ed01505d8e.jpg" length="81192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 Dec 2023 14:24:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, hadir memenuhi panggilan polisi untuk diklarifikasi terkait sejumlah laporan polisi perihal tudingan netralitas Polri.</p>
<p>Aiman tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.12 WIB didampingi oleh tim kuasa hukumnya, yang turut dihadiri Ronny Talapessy, Wakil Direktur Hukum dan Advokasi TPN.</p>
<p>“Pagi ini kami dari penasihat hukum saudara Aiman memenuhi panggilan dari penyidik atas 6 laporan yang ditujukan kepada saudara Aiman,” ujar Ronny kepada wartawan, Selasa (5/12/2023).</p>
<p>“Hari ini kita akan menyampaikan surat kuasa, kemudian akan mengikuti segala proses dan taat terhadap hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Aiman juga menyampaikan bahwa apa yang dikatakannya perihal tudingan itu merupakan informasi yang diperoleh.</p>
<p>Saat itu juga Aiman berharap, dengan profesinya yang juga jurnalis, bahwa informasi yang diperolehnya soal netralitas Polri itu salah.</p>
<p>“Saya liputan, 22 tahun di lingkungan Polri, dan saya mencintai institusi Polri. Yang saya sampaikan itu untuk mengingatkan dan bukan institusi tapi terkait dengan oknum. Dan saya berharap mudah-mudahan informasi yang saya terima salah. Bagian dari mengingatkan,” kata Aiman.</p>
<p>“Tapi apapun itu, saya sebagai warga negara tentu akan patuh dan taat terhadap hukum, terhadap Undang-undang yang berlaku,” tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengagendakan kembali pemanggilan terhadap Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, untuk diklarifikasi terkait adanya 6 laporan polisi kepadanya. Rencananya, klarifikasi yang dilakukan terhadap Aiman diagendakan di Polda Metro Jaya dilakukan pada hari Selasa (5/12/2023) besok. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Istri Dibakar Suami Hidup&amp;Hidup di Jaksel Selamat dan Luka Bakar 70 Persen</title>
<link>https://www.maximadaily.com/istri-dibakar-suami-hidup-hidup-di-jaksel-selamat-dan-luka-bakar-70-persen</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/istri-dibakar-suami-hidup-hidup-di-jaksel-selamat-dan-luka-bakar-70-persen</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656dc152c604e.jpg" length="36348" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 19:10:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Sadis. Begitulah ungkapan yang layak disematkan kepada Jali Kartono. Ia tega membakar istri yang seharusnya ia lindungi berinisial AM. Polisi mengungkapkan bahwa korban AM yang dibakar suaminya, Jali Kartono, mengalami luka bakar mencapai 70 persen di tubuhnya lantaran cemburu.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan korban berlari keluar dari rumahnya untuk meminta tolong.</p>
<p>“Ya setelah pembakaran, langsung lari-lari keluar. Yang bersangkutan si korban kabur, terlihat ada kobaran api, di tubuh yang bersangkutan,” ujar Bintoro dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/12/2023).</p>
<p>Bintoro menuturkan, korban yang lari dari rumahnya mencari pertolongan akhirnya ditolong saksi yang juga tetangga korban menggunakan sarung basah yang kemudian diselimuti ke tubuh korban.</p>
<p>“Kebetulan itu dia ada di sekitar itu kan sekitar mesjid kan, lokasinya juga. Langsung diambil sarung, terus dikasih air dan langsung ditutupin pada si korban. Dengan menggunakan sarung yang basah dan diselimuti pada si korban ini,” ucapnya.</p>
<p>Pelaku yang juga penjual bensin eceran itu menyiram istri dan membakarnya lantaran cemburu melihat handphone istrinya yang berkomunikasi dengan pria idaman lain.</p>
<p>Kini, korban dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis atas luka bakar yang dialami korban.</p>
<p>Sementara untuk pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kini menjalani penahanan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan dengan sangkaan Pasal 44 ayat 1 dan atau ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT, yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tangkap Enam Terduga Pelaku Pengeroyokan Sopir Truk Saat Demo Buruh</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-enam-terduga-pelaku-pengeroyokan-sopir-truk-saat-demo-buruh</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-enam-terduga-pelaku-pengeroyokan-sopir-truk-saat-demo-buruh</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656d413f548f4.jpg" length="54459" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 10:03:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi mengamankan enam orang buruh yang diduga melakukan perusakan dan pengeroyokan terhadap sopir truk saat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan industri Ejip Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/11/2023) lalu.</p>
<p>"Ada enam orang buruh terduga pelaku yang sudah diamankan anggota unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan," ujar Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Rudi Wiransyah kepada wartawan, Minggu (3/11/2023).</p>
<p>Lebih lanjut Rudi mengungkapkan, keenamnya diamankan di salah satu warung kopi dekat kawasan Meikarta-Lippo Cikarang. Terduga pelaku ditangkap pada Sabtu (2/12/2023) siang.</p>
<p>"Keenamnya sudah dibawa ke polsek Cikarang Selatan untuk dilakukan penyelidikan berdasarkan saksi-saksi, serta motifnya apa," ucapnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, sejumlah massa buruh melakukan aksi anarkis saat menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/11/2023).</p>
<p>Dalam sebuah video yang beredar di media sosial dinarasikan terlihat beberapa orang yang merusak truk berwarna hijau dikarenakan menabrak massa aksi buruh. Bahkan sopir truk juga ditarik paksa untuk keluar dari truk dan dipukuli.</p>
<p>Terkait dengan hal itu, Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Rudy Wiransyah Setiono mengungkap fakta yang sebenarnya bahwa massa tersinggung dengan ucapan sang sopir.</p>
<p>“Itu ada pengerusakan dari massa buruh kepada sopir. Bukan, tidak ada yang ditabrak. Dari para pengendara jalan mengucapkan ‘terimakasih ya pak sudah membuat macet jalan’. Tidak terima, buruhnya ngejar,” ujar Rudy saat dihubungi, Kamis (30/11/2023).</p>
<p>Akibat pemukulan yang dilakukan tersebut, sopir truk mengalami luka-luka. “Terluka sopir truk dipukuli, pengeroyokan. Dipukuli juga,” ujarnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Razia Klub Malam di PIK Jakarta Utara, 9 Orang Positif Narkoba</title>
<link>https://www.maximadaily.com/razia-klub-malam-di-pik-jakarta-utara-9-orang-positif-narkoba</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/razia-klub-malam-di-pik-jakarta-utara-9-orang-positif-narkoba</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656c1f7553830.jpg" length="67035" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 03 Dec 2023 13:27:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penjaringan, Maximadaily.com</strong> - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri (Dirtipinarkoba) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai melakukan razia di klub malam Mantra di kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (3/12/2023) dini hari. Hasil razia menemukan sembilan orang pengunjung dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.</p>
<p>Kombes Pol Jean Calvin Simajuntak, Kasubdit 1 Dirtipinarkoba Bareskrim Polri, menyampaikan bahwa sembilan pengunjung tersebut positif menggunakan berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, morfin, metamfetamin, amfetamin, dan THC. Selain itu, tim bea cukai menemukan ratusan botol miras yang diduga menggunakan pita cukai palsu.</p>
<p>"Setidaknya ada 505 botol hasil pengecekan bea cukai diduga menggunakan pita cukai palsu," tambah Calvin.</p>
<p>Sembilan pengunjung yang positif narkoba itu kemudian dibawa ke Bareskrim untuk dimintai keterangan, sementara gudang penyimpanan ratusan botol miras dipasangi garis polisi. Tim gabungan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai akan melakukan verifikasi dan pendalaman ulang terhadap temuan tersebut.</p>
<p>Calvin menegaskan bahwa kegiatan razia rutin yang ditingkatkan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam. Ia juga menyampaikan bahwa semua barang bukti akan dibawa ke laboratorium forensik untuk proses penyidikan lebih lanjut.</p>
<p>Pada saat diwawancarai, Calvin menjelaskan bahwa kegiatan razia melibatkan pengecekan dokumen cukai, penggeledahan, dan pemeriksaan urine pengunjung. Ia menekankan pentingnya verifikasi ulang dengan menggunakan CCTV untuk memastikan proses pengecekan berjalan dengan benar dan tidak menimbulkan fitnah.</p>
<p>Razia ini menjadi langkah tegas dalam upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba dan perdagangan miras ilegal di tempat hiburan malam. Tim gabungan berharap kegiatan ini dapat memberikan efek jera dan meningkatkan keamanan di lingkungan klub malam.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Densus 88 Tangkap Satu Terduga Teroris Kelompok JI di Samarinda Kaltim</title>
<link>https://www.maximadaily.com/densus-88-tangkap-satu-terduga-teroris-kelompok-ji-di-samarinda-kaltim</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/densus-88-tangkap-satu-terduga-teroris-kelompok-ji-di-samarinda-kaltim</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656b081c0b21f.jpg" length="71230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 02 Dec 2023 17:34:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penindakan dan penegakan hukum dengan menangkap seorang orang tersangka kasus dugaan tindak pidana terorisme.</p>
<p>Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar membenarkan adanya seorang tersangka kasus terorisme di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur.</p>
<p>"Benar (penangkapan) satu tersangka," ujar Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Sabtu (2/12/2023).</p>
<p>Kendati demikian, Aswin belum menyampaikan secara rinci terkait penangkapan tersebut, baik itu kronologi maupun waktu penangkapannya.</p>
<p>Aswin hanya menyampaikan seorang terduga teroris yang ditangkap berinisial IAZ. Menurut dia, tersangka tergabung dalam Kelompok Jamaah Islamiyah (JI) sebagai bendahara.</p>
<p>"Tersangka dari kelompok JI. Yang bersangkutan salah satu pengurus atau bendahara di jaringan JI," tukasnya. (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jadi Tersangka, Firli Bahuri Minta Masyarakat Tak Menghakiminya</title>
<link>https://www.maximadaily.com/jadi-tersangka-firli-bahuri-minta-masyarakat-tak-menghakiminya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/jadi-tersangka-firli-bahuri-minta-masyarakat-tak-menghakiminya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_656ac1b1e31ac.jpg" length="59179" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 02 Dec 2023 12:34:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri selesai menjalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Kepada awak media yang dijumpainya di Bareskrim Polri usai beberapa kali menghindar dal pemeriksaan sebelumnya, Firli meminta dukungan masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang tengah berlangsung.</p>
<p>“Saya mohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia. Bahwa memang di dalam melakukan pemberantasan korupsi itu tidak mudah, tentulah banyak tantangan dan hambatan, bahkan jiwa raga harus kita korbankan,” ujar Firli kepada wartawan, Jumat (1/12/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, Firli juga meminta kepada semua pihak menghormati proses hukum dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan juga tidak menghakimi dirinya.</p>
<p>“Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, supaya tidak menebar mengembangkan ataupun menyusun narasi atau opini yang akan menyesatkan kita semua. Bahkan cenderung menghakimi kita semua,” ucapnya.</p>
<p>“Tentu kami berharap rekan-rekan semua mengawal seluruh proses hukum yang berjalan kita hormati asas praduga tak bersalah dan juga kita pastikan bahwa kepastian hukum akan berjalan,” jelasnya.</p>
<p>Firli Bahuri selesai menjalani pemeriksaan dengan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Firli menjalani pemeriksaan sekitar lebih dari 10 jam sejak pukul 09.00 WIB hingga keluar dari Gedung Bareskrim Polri pukul 19.31 WIB dan tidak menjalani penahanan.</p>
<p>“Tadi saya hadir, mohon maaf kepada rekan-rekan, lebih awal, karena saya ingin menyiapkan apa yang harus saya berikan kepada penyidik, dalam rangka memberikan keterangan saya hari ini, saya memberikan keterangan sampai malam hari ini,” ujar Firli kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jumat (1/12/2023).</p>
<p>Usai bertemu dengan awak media, Firli bergegas menuju mobil untuk meninggalkan Gedung Bareskrim Polri sembari dikawal anggota yang berjaga di sekitar lobi Bareskrim Polri.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekitar 10 Jam Diperiksa Bareskrim Polri, Firli Bahuri Akhirnya Temui Awak Media</title>
<link>https://www.maximadaily.com/sekitar-10-jam-diperiksa-bareskrim-polri-firli-bahuri-akhirnya-temui-awak-media</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/sekitar-10-jam-diperiksa-bareskrim-polri-firli-bahuri-akhirnya-temui-awak-media</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202312/image_870x580_6569f8910ae8d.jpg" length="67476" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 22:16:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri, selesai menjalani pemeriksaan dengan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Firli menjalani pemeriksaan sekitar lebih dari 10 jam sejak pukul 09.00 WIB hingga keluar dari Gedung Bareskrim Polri pukul 19.31 WIB dan tidak menjalani penahanan.</p>
<p>“Tadi saya hadir, mohon maaf kepada rekan-rekan, lebih awal, karena saya ingin menyiapkan apa yang harus saya berikan kepada penyidik, dalam rangka memberikan keterangan saya hari ini, saya memberikan keterangan sampai malam hari ini,” ujar Firli kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jumat (1/12/2023).</p>
<p>Usai bertemu dengan awak media, Firli bergegas menuju mobil untuk meninggalkan Gedung Bareskrim Polri sembari dikawal anggota yang berjaga di sekitar lobi Bareskrim Polri.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, untuk ketiga kalinya Firli Bahuri diam-diam sudah tiba di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Wadirtipidkor Bareskrim Polri Kombes Pol Arief Adiharsa mengatakan Firli yang sudah berstatus tersangka datang bersama dengan kuasa hukumnya.</p>
<p>“Saudara FB dan penasihat hukumnya tiba pukul 8.30 WIB,” ujar Arief kepada wartawan, Jumat (1/12/2023).</p>
<p>Arief tidak merinci lebih jauh perihal kedatangan Firli Bahuri bersama dengan kuasa hukumnya itu. Arief hanya menyampaikan bahwa pemeriksaan sudah dilakukan sejak pukul 09.00 WIB.</p>
<p>“Pemeriksaan oleh penyidik terhadap yang bersangkutan telah dimulai sejak 09.00 WIB di lantai 6 Dit Tipidkor,” katanya.</p>
<p>Kedatangan Firli Bahuri di Bareskrim Polri untuk ketiga kalinya ini tidak diketahui oleh awak media. Umumnya untuk pihak yang dipanggil untuk pemeriksaan di Mabes Polri melalui lobi Bareskrim Polri.</p>
<p>Namun untuk Firli Bahuri tidak diketahui melalui mana ia sudah berada di Bareskrim Polri. Diduga untuk pemeriksaan ketiga ini melalui Gedung Rupatama Mabes Polri.</p>
<p>Pada tanggal 24 Oktober 2023 lalu, Firli Bahuri tidak terlihat sama sekali batang hidungnya saat menjalani pemeriksaan pertama sebagai saksi saat datang maupun pergi.</p>
<p>Pun begitu juga pada pemeriksaan kedua sebagai saksi pada 16 November 2023, Firli Bahuri dikabarkan sudah berada di Bareskrim. Namun untuk sore harinya, keberadaan Firli diketahui dan ditunggu di pintu keluar saat hendak pulang.</p>
<p>Firli usai diperiksa pemeriksaan kedua sebagai masih menghindari awak media yang menunggu dengan bersembunyi di kursi belakang mobil menutupi wajahnya dengan tas. (red/ist)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Syahrul Yasin Limpo Komentari Status Tersangka Firli Bahuri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/syahrul-yasin-limpo-komentari-status-tersangka-firli-bahuri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/syahrul-yasin-limpo-komentari-status-tersangka-firli-bahuri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_65676768658a3.jpg" length="71957" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 10:34:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan tanggapannya atas penetapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.</p>
<p>Melalui kuasa hukumnya, SYL menghargai dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan penanganannya di Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.</p>
<p>“Tadi saya ini tanyakan ke beliau, kata beliau, ‘Pak Djamal, kita menghargai dan menghormati proses yang sedang berjalan. Itu kewenangan teman-teman penyidik, jadi harus kita hormati’,” ujar pengacara SYL, Djamaluddin Koedoeboen kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).</p>
<p>Djamaluddin melanjutkan, kliennya menyebut bahwa penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri lebih profesional dalam mengusut kasus.</p>
<p>Oleh karenanya, mengenai kasus tersebut, SYL menyerahkan seluruhnya penanganan proses hukum kepada penyidik.</p>
<p>“’Kan teman-teman penyidik pasti mereka lebih profesional, mereka tidak bisa kita lakukan kapasitasnya, kompetensinya. Jadi kita serahkan semuanya aja kepada penyidik’,” ucapnya.</p>
<p>“Beliau (SYL) menghormati apa yang menjadi kerja keras dari teman-teman penyidik di Polda Metro Jaya maupun di Bareskrim Mabes Polri, (SYL) memberikan pandangan seperti itu tadi terkait (penetapan Firli sebagai tersangka) itu,” jelasnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Metro Periksa 30 Saksi Usai Firli Bahuri Jadi Tersangka</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polda-metro-periksa-30-saksi-usai-firli-bahuri-jadi-tersangka</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polda-metro-periksa-30-saksi-usai-firli-bahuri-jadi-tersangka</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_656736ce5a996.jpg" length="66796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 20:04:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Sekitar 30 orang menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo usai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p>Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dilakukan di dua tempat.</p>
<p>“Diperiksa di Bareskrim maupun di Polda Metro Jaya,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Rabu (29/11/2023).</p>
<p>Ade Safri menuturkan, dari 30 saksi yang diperiksa hari ini, 19 orang menjalani pemeriksaan di ruang pemeriksaan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.</p>
<p>“Dan 11 orang saksi dimintai keterangan di ruang riksa Dittipidkor Bareskrim Polri,” kata Ade Safri.</p>
<p>Kendati demikian, Ade Safri tidak mengungkap siapa saja saksi-saksi yang diperiksa hari ini. Namun diketahui bahwa saksi yang diperiksa hari ini di Bareskrim Polri yakni SYL, mantan Sekretaris Jendral Menteri Pertanian Kasdi Subagyono dan eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lusa, Aiman Witjaksono Diminta Klarifikasi Soal Dugaan Kabar Bohong</title>
<link>https://www.maximadaily.com/lusa-aiman-witjaksono-diminta-klarifikasi-soal-dugaan-kabar-bohong</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/lusa-aiman-witjaksono-diminta-klarifikasi-soal-dugaan-kabar-bohong</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6566d9ad857fd.jpg" length="80561" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 13:27:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, disebut dipanggil hari Jumat (1/12/2023) lusa untuk datang ke Polda Metro Jaya.</p>
<p>Adapun pemanggilan terhadap Aiman dibenarkan yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasinya perihal dugaan penyebaran berita bohong perihal oknum Polri soal netralitas rangkaian kegiatan Pemilu 2024.</p>
<p>“Saya membenarkan pemanggilan kepada saya dari Polda Metro Jaya untuk klarifikasi,” ujar Aiman saat dihubungi, Rabu (29/11/2023).</p>
<p>Aiman menuturkan, pemanggilan terhadap dirinya diketahui berdasarkan surat yang diterima dari Polda Metro Jaya pada hari Selasa (28/11/2023) malam.</p>
<p>Lebih lanjut, Aiman menambahkan perihal agenda klarifikasi hari Jumat lusa di Polda Metro, ia menyerahkan kuasa sepenuhnya kepada Biro Hukum TPN.</p>
<p>“Terkait dengan pemanggilan ini saya serahkan sepenuhnya ke Biro Hukum TPN Ganjar-Mahfud,” ucapnya.</p>
<p>Polda Metro Jaya menerima sejumlah laporan polisi terhadap Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono terkait dugaan penyebaran berita bohong atau hoax perihal pernyataan aparat tidak netral Pemilu 2024.</p>
<p>Mengenai proses penyelidikan atas enam laporan polisi perihal kasus penyebaran hoax tersebut, Polda Metro membuka peluang untuk memanggil Aiman.</p>
<p>“Ya nanti ya. Jadi ada tahapan-tahapan ini ya,” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/11/2023).</p>
<p>Kendati demikian, Ade Safri menyebut pemanggilan terhadap Aiman nantinya akan dilakukan setelah tahapan penyelidikan dilakukan dengan klarifikasi terhadap pelapor maupun saksi-saksi.</p>
<p>“Dan langkah selanjutnya penyelidik juga akan mengundang klarifikasi terhadap beberapa saksi terkait dari dugaan tindak pidana yang terjadi,” tuturnya.</p>
<p>Total enam laporan yang diterima Polda Metro Jaya yakni berasal dari Front Pemuda Jaga Pemilu, Aliansi Masyarakat Sipil Indonesia, Jaringan Aktifis Muda Indonesia, Aliansi Gerakan Pengawal Demokrasi, Barisan Mahasiswa Jakarta, dan Garda Pemilu Damai. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Dalami 2 Lokasi Terkait Temuan Narkoba di Kafe KLOUD Sky</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-dalami-2-lokasi-terkait-temuan-narkoba-di-kafe-kloud-sky</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-dalami-2-lokasi-terkait-temuan-narkoba-di-kafe-kloud-sky</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6565d61d14076.jpg" length="53402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 19:00:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mendalami lebih jauh terkait pengusutan kasus temuan narkotika di Kafe KLOUD Sky Dining &amp; Lounge, Senopati, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kasubdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Calvijn Jean Simanjuntak mengatakan pihaknya akan mendalami dua lokasi yang berkaitan dengan tiga tersangka berinisial A, D, dan H yang ditangkap.</p>
<p>“Di salah satu hotel di Jakarta Selatan, di salah satu cafe di Jakarta Barat. Aku belum sampaikan dulu namanya karena aku masih mau cek, kita masih mau dalami di situ,” ujar Calvijn seperti dikutip Selasa (28/11/2023).</p>
<p>Usai melaksanakan penggerebekan di Kafe KLOUD itu dan menemukan adanya narkotika, polisi kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan razia di Kafe Code W Home.</p>
<p>Dari razia yang dilakukan itu, polisi kemudian mendapatkan 11 orang yang dinyatakan positif usai dilakukan tes urine.</p>
<p>Terbaru, penyidik melakukan rekonstruksi terkait temuan narkotika itu dengan melibatkan seluruh tersangka untuk menyesuaikan keterangan dan fakta di lokasi. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potensi Tersangka Baru di Kasus Pemerasan ke SYL, Kapolri:  Kita Lihat Saja</title>
<link>https://www.maximadaily.com/potensi-tersangka-baru-di-kasus-pemerasan-ke-syl-kapolri-ya-kita-lihat-saja-perjalanannya</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/potensi-tersangka-baru-di-kasus-pemerasan-ke-syl-kapolri-ya-kita-lihat-saja-perjalanannya</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_65644ef9c9a96.jpg" length="88030" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Nov 2023 15:11:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan tanggapannya perihal potensi adanya tersangka baru dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>“(Soal tersangka baru) ya kita lihat saja perjalanannya,” ujar Sigit kepada wartawan, Senin (27/11/2023).</p>
<p>Sejauh ini, tim penyidik gabungan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri menetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus tersebut.</p>
<p>Penetapan tersangka terhadap Firli Bahuri itu disampaikan oleh Dirreskrimsus Polda Metro Jaya pada hari Rabu (22/11/2023) malam. Selain itu Polda Metro Jaya juga sudah mengirimkan surat permohonan pencekalan Firli Bahuri ke Dirjen Imigrasi Kemenkumham.</p>
<p>Adapun dalam kasus tersebut, tersangka Firli Bahuri diduga melanggar Pasal 12 e dan atau Pasal 12B dan atau Pasal 11 UU Tipikor Juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana maksimal hukuman seumur hidup. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harapan Jokowi Usai Tunjuk Nawawi Pomolango Jadi Ketua KPK Pengganti Firli Bahuri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/harapan-jokowi-usai-tunjuk-nawawi-pomolango-jadi-ketua-kpk-pengganti-firli-bahuri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/harapan-jokowi-usai-tunjuk-nawawi-pomolango-jadi-ketua-kpk-pengganti-firli-bahuri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_65632c52b86fc.jpg" length="74569" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 18:30:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK pengganti Firli Bahuri yang telah menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>Dalam keterangannya, Jokowi enggan membeberkan alasan dirinya menunjuk Nawawi Pomolango menjadi Ketua KPK. Mantan Gubernur DKI ini menyebut ada banyak pertimbangan memilih Nawawi sebagai Ketua KPK.</p>
<p>"Ya banyak pertimbangan tapi enggak bisa saya sampaikan," kata Jokowi, Sabtu (25/11/2023).</p>
<p>"Banyak pertimbangan memang. Pilihannya ada empat (Wakil Ketua KPK), tetapi apapun kita harus memilih satu (Ketua KPK sementara). Enggak mungkin empat-empatnya kita memilih," lanjutnya.</p>
<p>Nawawi adalah satu dari empat Wakil Ketua KPK periode 2019-2023. Jokowi mengatakan bahwa pemilihan Ketua KPK sementara sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.</p>
<p>"Ya sudah saya tandatangani tadi malam (Keppres pengangkatan Ketua KPK sementara) dan saya kira sudah tahu semuanya memang aturannya seperti itu," urainya.</p>
<p>Jokowi pun berharap Nawawi bisa membawa KPK menjadi lembaga pemberantasan korupsi yang lebih baik.</p>
<p>"KPK bisa berjalan dengan baik sampai nanti terpilihnya ketua yang baru," tandas Jokowi. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diberhentikan dari Ketua KPK, Seluruh Akses Firli Bahuri Sudah Diputus</title>
<link>https://www.maximadaily.com/diberhentikan-dari-ketua-kpk-seluruh-akses-firli-bahuri-sudah-diputus</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/diberhentikan-dari-ketua-kpk-seluruh-akses-firli-bahuri-sudah-diputus</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6563211b9e308.jpg" length="74365" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 17:43:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Firli Bahuri sudah tidak menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah statusnya resmi menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Posisinya digantikan oleh Nawawi Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK yang baru ditunjuk Presiden Jokowi.</p>
<p>Terkait posisi Firli Bahuri yang telah diberhentikan, KPK memastikan sudah memutus seluruh akses Firli Bahuri. Firli Bahuri diberhentikan semetara sesuai Keputusan Presiden (Keppres) karena menjadi tersangka kasus korupsi.</p>
<p>"Pemutusan akses sejak adanya Keputusan Presiden, maka akses beliau sebagai pimpinan atau ketua itu terputus untuk sementara waktu sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," terang Wakil Ketua KPK Johanis Tanak dalam keterangannya dikutip Minggu (26/11/2023).</p>
<p>Dijelaskan Johanis, Firli sudah tidak lagi memiliki wewenang seperti mengambil keputusan terkait penanganan perkara di lembaga antirasuah.</p>
<p>"Kalau ke kantor sah-sah saja. Tugas dan kewenangannya itu diberhentikan, tidak boleh dia mengambil keputusan," ungkapnya.</p>
<p>Diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Nawawi Pomolango sebaga Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara. Ia menggantikan Firli Bahuri yang diberhentikan sementara sebagai Ketua KPK karena ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri.</p>
<p>Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan Jokowi telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pemberhentian Sementara Ketua KPK Firli Bahuri. Selain itu, Jokowi menandatangani Keppres Pengangkatan Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara.</p>
<p>"Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keppres Pemberhentian Sementara Ketua KPK Firli Bahuri, sekaligus menetapkan Nawawi Pomolango sebagai Ketua Sementara KPK," tanfad Ari, Jumat (24/11/2023). (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PPATK Sebut Traksaksi Judi Online dari 2017 Capai 500 Triliun</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ppatk-sebut-traksaksi-judi-online-dari-2017-capai-500-triliun</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ppatk-sebut-traksaksi-judi-online-dari-2017-capai-500-triliun</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6562fb9f4f58e.jpg" length="91486" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 15:03:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>-  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan nilai fantastis transaksi dari judi online yang tercatat dalam kurun waktu 2017-2023.</p>
<p>Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK, M Natsir Kongah mengatakan total analisa dalam kurun waktu tersebut mencapai nilai Rp 500 triliun.</p>
<p>“Dari hasil analisis PPATK terhadap transaksi keuangan yang terkait dengan perjudian online, total nominal transaksi yang dianalisis sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini lebih dari Rp500 Triliun,” ujar Natsir dalam keterangannya, Sabtu (25/11/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, Natsir menyampaikan bahwa dalam periode 2022-2023 tercatat 3.295.310 orang terlibat judi online dengan total deposit uang yang tercatat Rp34.512.310.353.834 atau Rp34,51 triliun.</p>
<p>Atas hal tersebut, PPATK sudah melakukan penghentian sementara aktivitas transaksi 1.322 pihak dari 3.236 rekening dengan nilai saldo yang dihentikan transaksinya mencapai Rp138 miliar.</p>
<p>“Perputaran dana ini meliputi uang taruhan, pembayaran kemenangan, biaya penyelenggaraan perjudian, transfer antar-jaringan bandar, serta transaksi yang ditengarai sebagai pencucian uang oleh jaringan bandar,” ungkapnya.</p>
<p>Fenomena judi online ini pun juga disebutnya saat ini dalam tahap mengkhawatirkan dengan aktivitas transaksi judi yang semakin meningkat tiap tahunnya, dengan berbagai modus untuk mengakali pemblokiran rekening.</p>
<p>“Saat ini masih ditemukan modus penggunaan rekening orang lain yang diperoleh dari praktik peminjaman rekening dan jual-beli rekening oleh masyarakat kepada pelaku perjudian online untuk dipakai sebagai rekening penampungan dana perjudian,” ucapnya.</p>
<p>Oleh karenanya, Natsir mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam judi online, apalagi meminjamkan rekeningnya yang memiliki potensi terlibat tindak pidana.</p>
<p>“Masyarakat diharapkan tidak memberikan rekening yang dimilikinya kepada orang lain dengan cara apa pun yang berpotensi digunakan untuk kegiatan tindak pidana,” tandasnya (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Firli Bahuri Jadi Tersangka, Polisi Bakal Periksa Kembali SYL Pekan Depan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/firli-bahuri-jadi-tersangka-polisi-bakal-periksa-kembali-syl-pekan-depan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/firli-bahuri-jadi-tersangka-polisi-bakal-periksa-kembali-syl-pekan-depan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ee17e4d427.jpg" length="67994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Nov 2023 23:26:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Tim penyidik gabungan akan kembali melanjutkan rangkaian penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka pada Rabu (22/11/2023) lalu.</p>
<p>Rencananya, pemeriksaan terhadap para saksi dan ahli dalam kasus tersebut akan dimulai Senin (27/11/2023) pekan depan, termasuk memeriksa Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>“Betul (termasuk SYL akan diperiksa lagi),” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi, Sabtu (25/11/2023).</p>
<p>Kendati demikian, belum diketahui secara pasti di hari apa pada pekan depan SYL akan diperiksa, termasuk lokasi pemeriksaannya.</p>
<p>SYL sendiri sebelumnya pernah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya dengan status sebagai saksi pada 5 Oktober 2023.</p>
<p>SYL juga menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada hari Selasa 31 Oktober 2023 juga sebagai saksi di tahap penyidikan kasus tersebut.</p>
<p>Rencananya, penyidik mengagendakan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi maupun ahli pada pekan depan usai penetapan Firli Bahuri sebagai tersangka mulai hari Senin (27/11/2023).</p>
<p>"Mulai tanggal 27 November 2023 Senin besok, seluruh rangkaian tindak lanjut kegiatan penyidikan terkait dengan permintaan keterangan keterangan baik terhadap para saksi maupun para ahli sudah mulai dilakukan sampai dengan satu minggu ke depan," ujar Ade Safri kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).</p>
<p>Pun begitu juga dengan Firli Bahuri yang akan dilakukan pemeriksaan pada pekan depan. Namun untuk jadwalnya akan dilaksanakan usai penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 4 pimpinan KPK lainnya yang menjabat sebagai Wakil Ketua KPK.</p>
<p>"Kita agendakan dalam agenda pemeriksaan minggu depan terkait dengan pemeriksaan terhadap para pimpinan KPK RI,” kata Ade Safri.</p>
<p>"(Pemeriksaan pimpinan KPK lainnya dilakukan) Sebelum pemanggilan terhadap saudara FB selaku tersangka dalam penyidikan perkara a quo,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara untuk jadwal Firli Bahuri, Ade Safri menambahkan, akan disampaikan dalam update selanjutnya usai memeriksa 4 pimpinan KPK lainnya, yakni Alexander Marwata, Johanis Tanak, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango.</p>
<p>"Untuk pemanggilan FB sebagai tersangka akan kita update kemudian,” tandasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>11 Orang Diamankan Saat Razia Kafe W Home Jaksel, Hasil Tes Urine Positif</title>
<link>https://www.maximadaily.com/11-orang-diamankan-saat-razia-kafe-w-home-jaksel-hasil-tes-urine-positif</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/11-orang-diamankan-saat-razia-kafe-w-home-jaksel-hasil-tes-urine-positif</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_656216e0d6933.jpg" length="67653" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Nov 2023 22:47:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Belasan orang diamankan polisi berkaitan dengan kegiatan razia yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama dengan tim bea cukai di Kafe W Home yang berlokasi di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kasubdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan belasan orang yang diamankan dari razia hari Sabtu (25/11/2023) dini hari itu lantaran tes urine diperoleh hasil positif.</p>
<p>“(Hasil) tes urine positif ada 11 (orang),” ujar Calvijn kepada wartawan, Sabtu (25/11/2023).</p>
<p>Calvijn menuturkan, mereka yang memiliki hasil tes urine tergolong menjadi 3 kategori, yakni positif mengandung narkotika, mengandung psikotropika, maupun mengandung benzo atau obat keras.</p>
<p>Calvijn tidak menyebutkan dalam razia yang dilakukan semalam apakah turut mengamankan sosok artis seperti penggerebekan yang dilakukan pada pekan lalu adanya artis berinisial N.</p>
<p>Ia hanya menyampaikan mereka seluruhnya masih diamankan polisi untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.</p>
<p>“Sampai tadi malam tidak ditemukan adanya publik figur, tapi aku nggak hafal ya kalau sosialitas, selebgram. Tapi kalau publik figur tidak ditemukan,” tuturnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama dengan tim dari Bea dan Cukai kembali melakukan razia yang berada di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, yang mana kali ini dilakukan di kafe W Home.</p>
<p>Kasubdit 1 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan razia yang dilakukan pada Sabtu (25/11/2023) dini hari tadi merupakan tindak lanjut dari penggerebekan yang dilakukan di Kafe KLOUD Sky Dining &amp; Lounge pekan sebelumnya.</p>
<p>“Hasil pemeriksaan para saksi dan tersangka minggu lalu kami melakukan hal yang sama di bilangan Senopati, itu keterangannya di tempat ini (W Home) para tersangka memperoleh barang narkotika dan menggunakannya,” ujar Calvijn kepada wartawan, Sabtu (25/11/2023).</p>
<p>“Sehingga kami melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran tempat ini,” sambungnya.</p>
<p>Bersama dengan razia tersebut, Calvijn melanjutkan, pihaknya kemudian melakukan tes urine kepada para pengunjung, sekuriti, maupun pelayan laki-laki dan perempuan.</p>
<p>Petugas juga melakukan pengecekan barang terhadap para pengunjung yang disaksikan oleh pihak netral yakni pelayan laki-laki dan perempuan, sekuriti, dan dari Provos.</p>
<p>“Hasil gabungan yang didapati pada malam dan dini hari pagi ini, untuk cek awal kita sudah melakukannya, positif, ada satu di bar, kemudian satu sisa pakai ada di sofa, dan satu juga sisa pakai yang ada di toilet,” ungkapnya.</p>
<p>“Hasil cek urine yang positif di antaranya ada yang mengandung narkotika, psikotropika dan obat keras,” imbuhnya. (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Kirim Surat Pemberitahuan Ketua KPK Tersangka ke Kejati DKI&amp;Setneg</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-kirim-surat-pemberitahuan-ketua-kpk-tersangka-ke-kejati-dki-setneg</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-kirim-surat-pemberitahuan-ketua-kpk-tersangka-ke-kejati-dki-setneg</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ebb159b7be.jpg" length="66796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 20:03:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya menetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Mengenai penetapan tersangka terhadap Firli Bahuri itu, Polda Metro Jaya mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.</p>
<p>“Telah dibuat surat pemberitahuan penetapan tersangka yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi pada kantor Kejati DKI Jakarta terkait dengan pemberitahuan penetapan tersangka saudara FB selaku Ketua KPK RI,” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).</p>
<p>Surat pemberitahuan penetapan tersangka Firli Bahuri itu, kata Ade Safri, dikirimkan Polda Metro Jaya pada hari Kamis (23/11/2023) kemarin.</p>
<p>Selain ke Kejati DKI Jakarta, Ade Safri menambahkan, pihak kepolisian juga mengirimkan surat pemberitahuan tersebut kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).</p>
<p>“Tim penyidik juga sudah membuat surat ke Mensesneg terkait dengan pemberitahuan penetapan tersangka FB selaku Ketua KPK RI,” ucapnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, tim penyidik melakukan pencekalan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan surat pencekalan tersebut ditujukan agar tersangka tidak ke luar negeri.</p>
<p>“Permohonan pencegahan ke luar negeri atas nama tersangka FB selaku Ketua KPK RI,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).</p>
<p>Ade Safri menuturkan surat tersebut dikirimkan oleh tim penyidik hari Jumat pagi ini dan telah diterima oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI.</p>
<p>Lebih lanjut, Ade Safri menyebutkan bahwa surat pencegahan ke luar negeri terhadap tersangka Firli Bahuri untuk 20 hari ke depan. :Untuk kepentingan penyidikan yang saat ini sedang dilakukan penyidikannya oleh tim penyidik," ucapnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan ke SYL, Ketua KPK Firli Bahuri Dicekal ke Luar Negeri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/jajadi-tersangka-kasus-dugaan-pemerasan-ke-syl-ketua-kpk-firli-bahuri-dicekal-ke-luar-negeri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/jajadi-tersangka-kasus-dugaan-pemerasan-ke-syl-ketua-kpk-firli-bahuri-dicekal-ke-luar-negeri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ee17e4d427.jpg" length="67994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 16:31:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>-Tim penyidik melakukan pencekalan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan surat pencekalan tersebut ditujukan agar tersangka tidak ke luar negeri.</p>
<p>“Permohonan pencegahan ke luar negeri atas nama tersangka FB selaku Ketua KPK RI,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).</p>
<p>Ade Safri menuturkan surat tersebut dikirimkan oleh tim penyidik hari Jumat pagi ini dan telah diterima oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI.</p>
<p>Lebih lanjut, Ade Safri menyebutkan bahwa surat pencegahan ke luar negeri terhadap tersangka Firli Bahuri untuk 20 hari ke depan.</p>
<p>“Untuk kepentingan penyidikan yang saat ini sedang dilakukan penyidikannya oleh tim penyidik,” ucapnya.</p>
<p>Adapun penetapan tersangka terhadap Firli Bahuri itu dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.</p>
<p>Dalam kasus tersebut, Firli Bahuri menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali di Bareskrim Polri sebagai saksi pada hari Selasa (24/10/2023) dan Kamis (16/11/2023).</p>
<p>Firli Bahuri diduga melanggar sejumlah pasal yakni Pasal 12 e atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 65 KUHP. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditetapkan Tersangka, KPK Hormati Proses Hukum Ketua KPK Firli Bahuri di Polda Metro</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ditetapkan-tersangka-kpk-hormati-proses-hukum-ketua-kpk-firli-bahuri-di-polda-metro</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ditetapkan-tersangka-kpk-hormati-proses-hukum-ketua-kpk-firli-bahuri-di-polda-metro</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_656000a2b4116.jpg" length="70694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 08:49:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menghormati proses hukum pasca penetapan Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>"Kami atas nama Komisi Pemberantasan Korupsi menghormati proses hukum (Ketua KPK Firli Bahuri) yang berlangsung di Polda Metro Jaya," ujar Alexander Marwata.</p>
<p>Alex juga menjelaskan, status Firli Bahuri berdasarkan UU KPK Pasal 32 ayat 2 dan 3 dapat diberhentikan sementara dari jabatannya melalui penetapan keputusan presiden.</p>
<p>"Sesuai Pasal 32 ayat 2 dan ayat 4 UU No 19 tahun 2019 tentang KPK, dalam hal pimpinan KPK menjadi tersangka tindak pidana kejahatan pimpinan KPK diberhentikan sementara dari jabatan, pemberhentian tersebut ditetapkan oleh presiden," tuturnya</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (22/11/2023) malam.</p>
<p>"Menetapkan saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya,” ungkap Ade Safri kepada wartawan.</p>
<p>Adapun penetapan tersangka terhadap Firli Bahuri itu dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. (Red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Ada Unsur Pidana, Penyelidikan Kasus Jasad Anak Terbakar di Halim Dihentikan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tak-ada-unsur-pidana-penyelidikan-kasus-jasad-anak-terbakar-di-halim-dihentikan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tak-ada-unsur-pidana-penyelidikan-kasus-jasad-anak-terbakar-di-halim-dihentikan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ffeb086776.jpg" length="58077" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 08:41:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Pihak kepolisian memastikan kasus temuan jasad yang tewas terbakar berinisial CHR anak dari Pamen TNI AU di sekitar Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tidak adanya unsur pidana.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan dengan tidak adanya unsur pidana dalam kasus, oleh karenanya penyelidikan kasus tersebut ditutup.</p>
<p>“Betul (penyelidikan kasus dihentikan),” ujar Leonardus saat dikonfirmasi, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>Adapun kepastian tidak adanya unsur pidana dalam kasus tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap saksi dan ahli lainnya.</p>
<p>Ahli yang turut dilibatkan dalam forensik gabungan yakni diantaranya kedokteran forensik dan juga Asosiasi Psikologi Forensik menyelidiki melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) dan bukti CCTV yang menyoroti TKP.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian merampungkan serangkaian proses penyelidikan perihal temuan jasad seseorang terbakar yang diketahui berinisial CHR (16) di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu (24/9/2023) lalu.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan menyeluruh dipastikan tidak adanya unsur pidana dalam kasus kematian CHR.</p>
<p>“Terhadap laporan polisi nomor LP/A/31/IX/2023/SPKT Polsek Makassar/Polres Metro Jakarta Timur/PMJ tanggal 24 September 2023 tidak ditemukan adanya peristiwa pidana,” ujar Leonardus dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>Adapun dalam rangkaian proses penyelidikan yang dilakukan yakni pemeriksaan terhadap 24 orang saksi oleh penyidik dan juga pemeriksaan terhadap 32 orang saksi oleh Tim dari Apsifor.</p>
<p>Lalu berdasarkan hasil visum et repertum dan autopsi perihal penyebab kematian korban yakni enam luka tusukan tiga di antaranya tusukan fatal di hati, dan Luka bakar di tubuh 91 persen.</p>
<p>“Saat korban terbakar dalam keadaan hidup sehingga terdapat jelaga pada tenggorokan,” ucapnya.</p>
<p>Selain itu, kepastian tidak adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut diperkuat dengan hasil kimia biologi forensik atas tidak adanya bercak dari di TKP dan tak ada DNA lain selain korban.</p>
<p>“Ditemukan adanya bahan bakar bensin di TKP. Yang kedua, tidak ada alat bakar lain selain bensin,” tandasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua KPK Firli Bahuri Jadi Tersangka, Menko Polhukam Minta KPK Tetap Jalan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ketua-kpk-firli-bahuri-jadi-tersangka-menko-polhukam-minta-kpk-tetap-jalan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ketua-kpk-firli-bahuri-jadi-tersangka-menko-polhukam-minta-kpk-tetap-jalan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655f864a1aa56.jpg" length="72596" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 00:06:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud Md meminta lembaga anti rasuah tetap jalan meskipun Ketua KPK, Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pemerasan Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>"Biar proses hukum berjalan. KPK-nya sendiri harus berjalan karena KPK itu selama lebih dari dua itu semua urusan mesti tetap berjalan," ujar Mahfud di Jakarta, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>"Komisionernya kan lima, satu mungkin tersangka yang belum tentu tidak aktif juga kan? Sebelum diputus mungkin saja. Mungkin saja dia masih akan ada di situ,"</p>
<p>Menurut Mahfud, empat orang komisioner di KPK masih sah untuk menjalankan tugas lembaga tersebut. Dia juga menekankan tidak mau banyak berkomentar, sebab proses hukum masih terus dilakukan.</p>
<p>"Tapi seumpama terpaksa harus non aktif, itu kan masih ada emapt, dan itu sah. Tiga saja pengambilan keputusan-keputusan untuk proses hukum," tuturnya.</p>
<p>"Ya kan proses hukum ya, biar aja diikuti prosesnya. Penetapan tersangka kan saya tidak boleh berkomentar pada substansi perkaranya, karena itu ada yang nanganin dan tentunya ada bukti-bukti yang bisa dipakai untuk itu," imbuhnya. (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Akan Kirim Surat Penetapan Tersangka Ketua KPK ke Setneg</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-akan-kirim-surat-penetapan-tersangka-ketua-kpk-ke-setneg</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-akan-kirim-surat-penetapan-tersangka-ketua-kpk-ke-setneg</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ee17e4d427.jpg" length="67994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 22:44:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Pihak kepolisian berencana untuk mengirimkan dokumen surat pemberitahuan perihal penetapan tersangka terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>Rencananya surat pemberitahuan penetapan tersangka Firli Bahuri akan diserahkan ke Sekretariat Negara (Setneg) hari ini Kamis (23/11/2023).</p>
<p>"Iya (bersurat ke Sekretariat Negara) surat pemberitahuan (soal penetapan tersangka Firli Bahuri) rencananya hari ini,” ujar Wakil Dirtipidkor Bareskrim Polri Kombes Pol Arief Adiharsa saat dikonfirmasi, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>Adapun untuk rencana pengiriman surat ke Sekretariat Negara itu merupakan bagian dari proses pelengkapan administrasi di tahap penyidikan ini.</p>
<p>Sementara itu dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sendiri saat ini masih menunggu surat pemberitahuan penetapan tersangka Firli Bahuri.</p>
<p>"Jika surat itu sudah diterima maka akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (22/11/2023) malam.</p>
<p>"Menetapkan saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya,” ungkap Ade Safri kepada wartawan.</p>
<p>Adapun penetapan tersangka terhadap Firli Bahuri itu dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.</p>
<p>Dalam kasus tersebut, Firli Bahuri menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali di Bareskrim Polri sebagai saksi pada hari Selasa (24/10/2023) dan Kamis (16/11/2023). (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Barbuk Tersangka Ketua KPK Firli Bahuri Disita Dokumen Valas Rp 7,4 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/barbuk-tersangka-ketua-kpk-firli-bahuri-disita-dokumen-valas-rp-74-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/barbuk-tersangka-ketua-kpk-firli-bahuri-disita-dokumen-valas-rp-74-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ee19a5d31b.jpg" length="66769" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 12:23:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penetapan tersangka terhadap Ketua KPK Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>Adapun salah satu barang bukti yang disita dalam kasus tersebut yakni dokumen dari penukaran valuta asing (valas) dalam rentang waktu Februari 2021 hingga September 2023 dengan total Rp 7,4 miliar.</p>
<p>“Dokumen penukaran valas dalam pecahan SGD dan USD dari beberapa outlet money changer dengan nilai total sebesar Rp 7.468.711.500 sejak bulan Februari 2021 sampai dengan bulan September 2023,” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (22/11/2023) malam.</p>
<p>Selanjutnya, barang bukti lain yang disita yakni sejumlah dokumen berupa salinan berita acara penggeledahan, berita acara penyitaan, berita acara penitipan temuan barang bukti, dan tanda terima penyitaan pada Rumah Dinas Menteri Pertanian RI yang di dalamnya berisi lembar disposisi pimpinan KPK dengan nomor agenda LD 1231 tanggal 28 April 2021.</p>
<p>“Yang ke-3, dilakukan penyitaan terhadap pakaian, sepatu, maupun pin yang digunakan oleh saksi SYL saat pertemuan di GOR Tangki bersama Saudara FB pada tanggal 2 Maret 2022,” ucapnya.</p>
<p>Barang bukti yang disita selanjutnya yakni 1 eksternal hard disk atau SSD yang diserahkan KPK berisi ekstraksi data elektronik yang sudah disita KPK sebelumnya, dan juga ikhtisar lengkap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) milik Firli Bahuri periode 2019-2022.</p>
<p>“Juga dilakukan penyitaan terhadap 21 unit HP dari para saksi. Kemudian 17 akun email, 4 unit flash disk, 2 unit kendaraan bermotor roda empat, 3 e-money, kemudian 1 buah kunci atau remote keyless warna hitam bertuliskan land cruiser, kemudian 1 buah dompet yang bertuliskan lady americana USA berwarna coklat yang berisikan 1 lembar holiday getaway voucher 100 ribu spiral care traveloka,” jelasnya.</p>
<p>Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan tim penyidik gabungan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri pada hari Rabu (22/11/2023) sekitar pukul 19.00 WIB. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berdasarkan LHKPN Segini Harta Kekayaan Ketua KPK Firli Bahuri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/intip-lhkpn-segini-harta-kekayaan-ketua-kpk-firli-bahuri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/intip-lhkpn-segini-harta-kekayaan-ketua-kpk-firli-bahuri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655edc297c4f3.jpg" length="74365" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 12:00:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengantarkan Ketua KPK Firli Bahuri menjadi tersangka.</p>
<p>Dilihat dari stus resmi elhkpn.kpk.go.id, ternyata harta kekayaan Firli Bahuri  tergolong cukup fantastis. Ia memiliki harta sebesar Rp22.864.765.633. Jumlah harta itu terdiri dari tanah bangunan.</p>
<p>Dalam LHKPN-nya, Firli juga memiliki 8 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Bandar Lampung dan Kota Bekasi. Jika di total, aset tanah dan bangunan milik Firli sejumlah Rp10.443.500.000.</p>
<p>Dalam laman itu juga tercatat, Firli memiliki aset alat transportasi senilai Rp1.753.400.000. Aset itu terdiri dari satu unit motor Vario 2007 senilai Rp2,5 juta. Kemudian satu unit motor Yamaha N Max 2016 senilai Rp15 juta, satu unit mobil Toyota Innova Venturer 2019 senilai Rp292 juta.</p>
<p>Termasuk juga satu unit mobil Toyota Camry 2021 senilai Rp593 juta dan satu unit mobil Toyota LC 200 AT 2012 seharga Rp850 juta. Tak hanya itu, Firli juga memiliki aset lainnya berupa kas senilai Rp10.667.865.633.</p>
<p>Total harta kekayaan Firli mencapai Rp22.864.765.633. LHKPN itu dilaporkan Firli pada 20 Februari 2023 dengan tahun pelaporan periodik 2022. Firli melaporkan LHKPN saat menjabat Ketua KPK.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tersangka Ketua KPK Firli Bahuri Terancam Pidana Seumur Hidup</title>
<link>https://www.maximadaily.com/tersangka-ketua-kpk-firli-bahuri-terancam-pidana-seumur-hidup</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/tersangka-ketua-kpk-firli-bahuri-terancam-pidana-seumur-hidup</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655ebb159b7be.jpg" length="66796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 09:39:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa tersangka dalam kasus tersebut terancam hukuman pidana seumur hidup sebagaimana termuat dalam Pasal 12B ayat 1.</p>
<p>“Terkait dengan Pasal 12B ayat 1, di ayat duanya disebutkan bahwa pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara sebagaimana yang dimaksud ayat 1, dipidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Rabu (22/11/2023).</p>
<p>Selain penerapan Pasal tersebut, Ade Safri melanjutkan, penyidik juga menerapkan Pasal lain yakni Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>
<p>“Dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau pidana paling denda sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta,” ucapnya.</p>
<p>Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan tim penyidik gabungan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri pada hari Rabu (22/11/2023) sekitar pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Kasus tersebut bermula dari aduan yang diterima Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023 terkait dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK soal penanganan perkara di Kementerian Pertanian tahun 2021.</p>
<p>Serangkaian proses hukum dilakukan hingga akhirnya penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menaikkan status kasus tersebut pada hari Jumat (6/10/2023) berdasarkan rekomendasi hasil gelar perkara. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan SYL</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ketua-kpk-firli-bahuri-ditetapkan-sebagai-tersangka-pemerasan-syl</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ketua-kpk-firli-bahuri-ditetapkan-sebagai-tersangka-pemerasan-syl</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655b0fa9ac2fb.jpg" length="53923" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 01:25:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Perkembangan terkini kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK kepada mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Polisi resmi menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus tersebut.</p>
<p>Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan penetapan tersangka tersebut dilakukan dalam gelar perkara yang dilakukan di Polda Metro Jaya pada Rabu (22/11/2023) pukul 19.00 WIB.</p>
<p>"Selanjutnya, berdasarkan fakta-fakta penyidikan maka pada hari Rabu hari ini 22 November 2023 sekira pukul 19.00 bertempat di ruang gelar perkara Ditreskrimsus dilaksanakan gelar perkara dengan hasil ditemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Saudara FB selaku ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya," kata Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (22/11/2023).</p>
<p></p>
<p>Firli ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau hadiah dan janji terkait penanganan permasalahan hukum di Kementan pada kurun waktu 2020-2023. Firli dijerat dengan Pasal 12e atau 12B atau pasal 11 Undang-undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 KUHP.</p>
<p></p>
<p>Sebagaimana diketahui, kasus tersebut diadukan ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023 yang lalu. Pengaduan masyarakat terkait dugaan pemerasan pimpinan KPK dalam penanganan perkara di Kementan tahun 2021.</p>
<p></p>
<p>Pihak kepolisian selanjutnya melakukan serangkaian penyelidikan dengan melakukan klarifikasi dan pengumpulan alat bukti dalam kasus tersebut. Setelah dilakukan gelar perkara, kasus tersebut naik ke tahap penyidikan pada Jumat (6/10).</p>
<p></p>
<p>Puluhan saksi sudah diperiksa sejak kasus tersebut naik ke tahap penyidikan, termasuk Firli Bahuri hingga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Selain Itu, ada Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo, hingga saksi ahli mantan pimpinan KPK Saut Situmorang dan Mochammad Jasin.</p>
<p>Pihak kepolisian juga sudah melakukan penggeledahan di rumah pribadi Firli yang berlokasi di Bekasi dan rumah rehat Firli di Kertanegara 46, Jakarta Selatan. Beberapa dokumen turut disita penyidik dalam kasus tersebut.</p>
<p>Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan ada 3 dugaan kasus yang ditemukan di antaranya pemerasan, penerimaan gratifikasi, atau penerimaan hadiah terkait penanganan kasus di Kementerian Pertanian (Kementan).</p>
<p>"Peningkatan status penyelidikan ke tahap penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait permasalahan hukum di Kementerian Pertanian RI pada sekitar kurun waktu 2020-2023," kata dia. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabur Usai Tusuk Pemuda Hingga Tewas di Jaktim, Pedagang Melon Diburu Polisi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kabur-usai-tusuk-pemuda-hingga-tewas-di-jaktim-pedagang-melon-diburu-polisi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kabur-usai-tusuk-pemuda-hingga-tewas-di-jaktim-pedagang-melon-diburu-polisi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655e0cf43100f.jpg" length="155744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 21:16:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Seorang pemuda berinisial BK (25) ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Haji Marta, RT 12/RW 10, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (21/11/2023) dini hari.</p>
<p>Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Harris Akhmat Basuki menduga korban tewas akibat ditikam kenalannya, seorang pedagang buah melon di Pasar Induk Kramat Jati berinisial SF (28).</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan awal, lanjut Harris, peristiwa bermula ketika korban dan pelaku bertemu sehingga terlibat cekcok di tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>"Pada awalnya terduga pelaku sedang berjalan, kemudian motor korban melintas hingga terjadi pergumulan (perkelahian)," ujar Harris Akhmat Basuki saat dikonfirmasi Rabu (21/111/2023).</p>
<p>Pelaku SF yang tersulut emosi, kata Harris, mengeluarkan sebilah pisau dapur lalu menusuk tubuh BK beberapa kali hingga korban terkapar dan meninggal akibat mengalami pendarahan berat.</p>
<p>"Beberapa saksi melihat korban tergeletak. Korban luka tusuk sementara terlihat di bagian dada dan perut. Akibatnya korban meninggal dunia," tuturnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pelaku SF yang tinggal mengontrak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian kemudian melarikan diri. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Pasar Rebo dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan pengejaran.</p>
<p>"Jajaran Polsek Pasar Rebo telah mengantongi identitas pelaku. Namun, pelaku kabur dan masih dalam pengejaran polisi," tukasnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Densus 88 Tangkap Empat Terduga Teroris di Riau</title>
<link>https://www.maximadaily.com/densus-88-tangkap-empat-terduga-teroris-di-riau</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/densus-88-tangkap-empat-terduga-teroris-di-riau</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655e054ecea7f.jpg" length="75822" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 20:46:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali melakukan penangkapan terhadap terduga terlibat tindak pidana terorisme terhadap 4 orang.</p>
<p>Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar membenarkan penangkapan yang dilakukan di wilayah Riau.</p>
<p>“Betul. (Penangkapan) 4 orang,” ujar Aswin saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/11/2023).</p>
<p>Kendati demikian Aswin belum menyampaikan lebih jauh perihal penangkapan tersebut, termasuk identitas maupun kronologi serta peran dari tersangka.</p>
<p>Aswin hanya menyampaikan bahwa mengenai penangkapan terduga teroris itu akan disampaikan secara lengkap melalui Divisi Humas Polri. “Nanti dari Humas Polri yang rilis,” katanya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Video Sopir Ambulan Dipukul di Jaktim, Polisi Sebut Sudah ada Laporan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/viral-video-sopir-ambulan-dipukul-di-jaktim-polisi-sebut-sudah-ada-laporan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/viral-video-sopir-ambulan-dipukul-di-jaktim-polisi-sebut-sudah-ada-laporan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655dd970b6da1.jpg" length="62093" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 17:37:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Beredar sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan adanya cekcok antara sopir ambulan dengan pengendara motor yang berujung ke pemukulan.</p>
<p>Video viral tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram dengan nama pengguna @lensa_berita_jakarta yang dinarasikan melibatkan oknum anggota TNI, dimana terduga pemukul merupakan yang dibonceng.</p>
<p>"SEORANG PENGEMUDI AMBULANCE MENGALAMI INTIMIDASI DAN KEKERASAN OLEH PENGENDARA MOTOR YG MENGAKU ANGGOTA TNI,” tulis keterangan di unggahan akun tersebut, dikutip Rabu (22/11/2023).</p>
<p>Kapolsek Matraman, Kompol Mobri Panjaitan membenarkan bahwa peristiwa yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Timur itu berujung adanya laporan polisi.</p>
<p>“Terkait berita tersebut benar dan untuk korban sudah buat laporan dan dimintai klarifikasi,” kata Mobri saat dikonfirmasi, Rabu (22/11/2023).</p>
<p>Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Mochamad Zen menambahkan, pihaknya melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk melakukan pendalaman.</p>
<p>"Ditempeleng. Sudah divisum diantar anggota nanti hasilnya 14 hari, kita belum tahu belum bisa menyimpulkan tapi hanya ditempeleng," jelas Zen.</p>
<p>"Kita lagi interogasi saksi-saksi belum lengkap belum terima laporannya, saksi diperiksa dua. Lagi penyelidikan, yang jelas masih ditindaklanjuti lagi penyelidikan," imbuhnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggota Dewas KPK Datangi Bareskrim, Koordinasi Pelanggaran Etik Kasus SYL</title>
<link>https://www.maximadaily.com/anggota-dewas-kpk-datangi-bareskrim-koordinasi-pelanggaran-etik-kasus-syl</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/anggota-dewas-kpk-datangi-bareskrim-koordinasi-pelanggaran-etik-kasus-syl</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655dc33574ab9.jpg" length="71957" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 13:31:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Salah satu anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Albertina Ho, diketahui mendatangi Bareskrim Polri pada hari Selasa (21/11/2023).</p>
<p>Wadir Tipidkor Bareskrim Polri, Kombes Pol Arief Adiharsa mengatakan bahwa kedatangan yang bersangkutan ke Bareskrim yakni hanya untuk koordinasi.</p>
<p>“Bukan pemeriksaan, melainkan kegiatan koordinasi biasa antara Dewas KPK dengan Dit Tipidkor Bareskrim. Terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas Dewas KPK,” ujar Arief kepada wartawan baru-baru ini.</p>
<p>Sementara itu dalam keterangan terpisah, Albertina Ho menyebutkan bahwa kedatangannya ke Bareskrim Polri yakni perihal koordinasi dugaan pelanggaran etik yang diterima pihaknya.</p>
<p>“Kami Koordinasi dengan Bareskrim sehubungan dengan laporan-laporan dugaan pelanggaran etik yang diterima Dewas,” katanya.</p>
<p>Ia juga tidak menampik bahwasanya salah satu pelanggaran etik yang dibahas yakni soal kasus yang melibatkan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.“Kasus SYL maupun kasus yang dilaporkan MAKI,” ucapnya.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buronan Kasus Mobil Jessica Iskandar Langsung Diperiksa Setiba di Indonesia</title>
<link>https://www.maximadaily.com/buronan-kasus-mobil-jessica-iskandar-langsung-diperiksa-setiba-di-indonesia</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/buronan-kasus-mobil-jessica-iskandar-langsung-diperiksa-setiba-di-indonesia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655cf5c14ff30.jpg" length="51191" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 01:25:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> -Tersangka kasus dugaan penipuan modus sewa mobil yang merugikan artis Jessica Iskandar, Christopher Sfefanus Budianto (CSB), telah ditangkap di Thailand.</p>
<p>Rencananya, tersangka berinisial CSB akan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya setibanya di Indonesia nanti.</p>
<p>“Yang pasti kita lakukan pemeriksaan dulu,” ujar Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Yuliansyah saat dihubungi, Selasa (21/11/2023).</p>
<p>Nantinya setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Yuliansyah, penyidik akan menentukan proses hukum selanjutnya terhadap tersangka Cristopher.</p>
<p>"Setelah itu baru tentukan sikap selanjutnya seperti apa," ucapnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, tersangka Christoper Steffanus Budianto alias Steven, buronan kasus dugaan penipuan modus penyewaan mobil yang merugikan artis Jessica Iskandar ditangkap di Thailand.</p>
<p>Rencananya, Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) akan menerbangkan tersangka ke Indonesia hari Selasa (21/11/2023) siang ini.</p>
<p>“Nanti siang terbang dari Bangkok,” ujar Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti saat dihubungi, Selasa (21/11/2023).</p>
<p>Sementara itu dalam keterangan terpisah, Kabagjatinter Sekretariat NCB Divhubinter Polri Kombes Audie S Latuheru menyebutkan bahwa untuk proses pemulangan tersangka masih merampungkan syarat administrasi.</p>
<p>“Sedang koordinasi dengan Royal Thay Police dan pihak Imigrasi Thailand,” ucapnya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PPATK Ungkap Perputaran Uang di Rekening Tersangka Ghisca Capai Rp40 Miliar</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ppatk-ungkap-perputaran-uang-di-rekening-tersangka-ghisca-capai-rp40-miliar</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ppatk-ungkap-perputaran-uang-di-rekening-tersangka-ghisca-capai-rp40-miliar</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655cc4ab007d4.jpg" length="85778" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Nov 2023 21:54:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya aliran perputaran uang berkaitan dengan tersangka kasus penipuan dan penggelapan tiket konser Coldplay, Ghisca Debora Aritonang (19).</p>
<p>Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa selama tahun 2023 hingga bulan November sebelum tersangka ditangkap nyaris mencapai Rp 40 Miliar di beberapa rekening miliknya.</p>
<p>"(Transaksi) ada di beberapa rekening. Tahun 2023 saja perputarannya hampir Rp40 M,” ujar Ivan Yustiavandana saat dihubungi wartawan, Selasa (21/11/2023).</p>
<p>Ivan menjelaskan, khusus di rentang waktu yang berkaitan dengan penjualan tiket Coldplay antara bulan Mei saat periode awal pembelian tiket hingga perhelatan konser di bulan November 2023, aliran transaksinya mencapai Rp30 miliar.</p>
<p>"Untuk Mei sampai dengan November saja di atas Rp30 M. Artinya kerugian masyarakat luar biasa besar memang,” kata Ivan.</p>
<p>Kendati begitu, Ivan menyebut pihaknya tidak bisa menyampaikan lebih rinci perihal transaksi dari beberapa rekening tersangka. Namun, dia memastikan beberapa rekening yang dimiliki tersangka sudah dilakukan pemblokiran.</p>
<p>"Ada beberapa (rekening). Detail tidak bisa saya sampaikan ya. Kami sudah bekukan rekening yang bersangkutan sejak minggu lalu,” tukasnya. (red) </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tangkap Dua Perampok Minimarket di Cilandak Jaksel</title>
<link>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-dua-perampok-minimarket-di-cilandak-jaksel</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/polisi-tangkap-dua-perampok-minimarket-di-cilandak-jaksel</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655c6881908b1.jpg" length="52242" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Nov 2023 15:22:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polres Jakarta Selatan menangkap dua dari tiga pelaku perampokan minimarket di kawasan Cilandak. Mereka menodongkan senjata tajam jenis celurit ke karyawan.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro mengatakan pelaku yang ditangkap berinisial KA (28) dan PR (27).</p>
<p>"Kami menangkap dua dari tiga tersangka perampokan minimarket. Keduanya ialah KA (28) dan PR (27)," ungkap AKBP Bintoro pada wartawan, Senin (20/11/2023).</p>
<p>Bintoro menjelaskan, kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda, KA ditangkap di wilayah Tangerang Selatan pada 14 November 2023 kemarin. Sedangkan PR ditangkap di daerah Cibinong, Jawa Barat pada 17 November 2023.</p>
<p>Menurut Bintoro, saat melakukan aksinya para pelaku meminta pegawai minimarket tersebut untuk membukakan brankas dengan cara menodongkan celurit. Pegawai yang merasa terancam akhirnya membuka brankas tokonya.</p>
<p>"Dalam aksinya mereka menggasak uang sebesar Rp12 juta dan handphone milik dua pegawai minimarket," ujarnya.</p>
<p>Atas perbuatannya KA dan PR akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancamannya hukuman penjara paling lama 12 tahun. (red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akui Salah, Mahasiswi Pelaku Penipuan Tiket Konser Coldplay Akan Ikuti Proses Hukum</title>
<link>https://www.maximadaily.com/akui-salah-mahasiswi-pelaku-penipuan-tiket-konser-coldplay-akan-ikuti-proses-hukum</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/akui-salah-mahasiswi-pelaku-penipuan-tiket-konser-coldplay-akan-ikuti-proses-hukum</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655b5a294204a.jpg" length="90769" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 20:08:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi menetapkan mahasiswi bernama Ghisca Debora Aritonang (19) sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tiket konser musik band asal Inggris Coldplay.</p>
<p>Kepada awak media dalam konferensi pers kasus tersebut di Mapolres Metro Jakarta Pusat, tersangka Ghisca mengakui telah melakukan tindak penipuan yang merugikan banyak orang.</p>
<p>"Saya Ghisca Debora Aritonang, saya mengakui kesalahan saya," ujar Ghisca kepada wartawan, Senin (20/11/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, Ghisca juga mengatakan akan menjalani dan mengikuti proses hukum yang menjeratnya saat ini. "Dan saya akan mengikuti proses hukum. Dan proses ini sudah saya serahkan ke pihak kepolisian," ucapnya.</p>
<p>Dalam kasus tersebut, Ghisca dilaporkan oleh enam orang dengan total kerugian Rp5,1 miliar untuk 2.268 tiket. Adapun rincian laporan pertama dengan total nilai kerugian sebesar Rp1,35 miliar untuk 700 tiket.</p>
<p>Sedangkan laporan kedua oleh korban AS dengan nilai kerugian Rp1,030 miliar untuk 600 tiket. Laporan ketiga yakni kerugian sebesar Rp1,3 miliar untuk 500 tiket.</p>
<p>Kemudian untuk Laporan keempat sebanyak 58 tiket dengan kerugian Rp73 juta. Lalu laporan kerugianRp 1,3 miliar untuk 400 tiket. Serta laporan terakhir dengan kerugian Rp230 juta.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dalam kasus tersebut dijerat dengan Pasal 378 tentang Penipuan dan atau Pasal 372 tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal masing-masing Pasal adalah 4 tahun. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raup Milyaran dari Menipu Tiket Konser Coldplay Mahasiswi Diamankan Polisi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/raup-milyaran-dari-menipu-tiket-konser-coldplay-mahasiswi-diamankan-polisi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/raup-milyaran-dari-menipu-tiket-konser-coldplay-mahasiswi-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655b1c32f1813.jpg" length="57776" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 15:44:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polisi menetapkan seorang mahasiswi bernama Ghisca Debora Aritonang (GDA) sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan atau penggelapan tiket konser Coldplay.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan penetapan tersangka terhadap Ghisca berdasarkan 6 laporan polisi yang diterima pihaknya.</p>
<p>“Sehingga, GDA status mahasiswa(i) umur 19 tahun, warga Cikupa, Kabupaten Tangerang, ini kami tetapkan tersangka,” ujar Susatyo dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023).</p>
<p>Susatyo menuturkan, laporan pertama yang diterima pihaknya yaitu total nilai kerugian sebesar Rp 1,35 miliar untuk 700 tiket. Laporan kedua oleh korban AS dengan nilai kerugian Rp 1,030 miliar untuk 600 tiket.</p>
<p>Laporan ketiga yakni kerugian sebesar Rp 1,3 miliar untuk 500 tiket. Laporan keempat untuk 58 tiket dengan kerugian Rp 73 juta. Lalu laporan kerugian Rp 1,3 miliar untuk 400 tiket. Serta laporan terakhir dengan kerugian Rp 230 juta.</p>
<p>“Sehingga total adalah Rp 5,1 miliar atau 2.268 tiket,” kata Susatyo.</p>
<p>Lebih lanjut, Susatyo menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi dalam kasus tersebut serta melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti milik tersangka.</p>
<p>“Total barang bukti ini kurang lebih ada 600 juta, dan sisanya hampir sekitar 2 miliar itu digunakan pribadi oleh tersangka dan saat ini kami masih melakukan pendalaman pengembangan terhadap uang atau barang hasil kejahatan yang dilakukan oleh tersangka,” jelasnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dalam kasus tersebut dijerat dengan Pasal 378 tentang Penipuan dan atau Pasal 372 tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal masing-masing Pasal adalah 4 tahun.(red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua KPK Ungkap Alasan Hindari Wartawan Usai Diperiksa di Bareskrim Polri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ketua-kpk-ungkap-alasan-hindari-wartawan-usai-diperiksa-di-bareskrim-polri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ketua-kpk-ungkap-alasan-hindari-wartawan-usai-diperiksa-di-bareskrim-polri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655b0fa9ac2fb.jpg" length="53923" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 14:50:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkap alasan menghindari wartawan hingga menutupi wajahnya dengan tas usai diperiksa di Bareskrim Polri.</p>
<p>Diketahui, Firli diperiksa di Bareskrim Polri pada Kamis (16/11). Pemeriksaan itu merupakan kali kedua Ketua KPK itu dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL)</p>
<p>"Saya paham rekan-rekan media waktu itu, saya sadar rekan-rekan menunggu. Dengan kesadaran saya sebagai pejabat publik tetapi juga sebagai manusia terkadang saya butuh waktu untuk jeda," jelas Firli Bahuri dalam konferensi pers, Senin (20/11/2023).</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Firli juga mengaku mobilnya hilang usai pemeriksaan di Bareskrim Polri. "Saya sungguh dikagetkan mengapa kendaraan pribadi saya, saya tidak tahu keberadaannya," ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, saat itu ada pihak yang menawari tumpangan untuk meninggalkan Gedung Bareskrim Polri. Dia pun bersedia diantar dengan mobil tersebut.</p>
<p>"Seseorang menyampaikan pada saya untuk meminjamkan mobil pribadinya kepada saya dan mengantar saya keluar dari tempat," tukasnya. (red/pn)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Naikkan Pangkat 13 Pati Polri Setingkat Lebih Tinggi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kapolri-naikkan-pangkat-13-pati-polri-setingkat-lebih-tinggi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kapolri-naikkan-pangkat-13-pati-polri-setingkat-lebih-tinggi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655a3ff8151ae.jpg" length="84449" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 00:04:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada 13 Perwira Tinggi (Pati) Polri.</p>
<p>Upacara kenaikan pangkat tersebut sebagaimana tertuang dalam surat telegram nomor: STR/1252/XI/KEP./2023 tertanggal 15 November 2023 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.</p>
<p>“Benar ada kenaikan pangkat ke dan dalam golongan pati,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Berikut ke-13 Pati Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi:</p>
<p>1. Hery Heryawan menjadi Irjen Pol untuk jabatan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri.</p>
<p>2. Azis Saputra menjadi Brigjen Polri sebagai Direktur Penyidikan Obat dan Makanan BPOM RI.</p>
<p>3. Raden Rudy Marfianto menjadi Brigjen Polri sebagai Kepala BNN Maluku.</p>
<p>4. Anak Agung Made Sudana menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Papua Barat.</p>
<p>5. Norman Widjajadi menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Papua.</p>
<p>6. Dicky Kusumawardhana menjadi Brigjen sebagai Inspektur II Ittama BNN.</p>
<p>7. Marzuki Ali Basyah menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Gorontalo.</p>
<p>8. Jemmy G. Paulus Suatan menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Sulawesi Barat.</p>
<p>9. Tri Julianto Djatiutomo menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Maluku.</p>
<p>10. Deni Dharmapala menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Maluku Utara.</p>
<p>11. Alexander Sabar menjadi Brigjen Pol sebagai Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN.</p>
<p>12. Joko Setiono menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Kalimantan Tengah.</p>
<p>13. Christ Reinhard Pusung menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Sulawesi Tenggara. (Red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyelidikan Laporan Terhadap Aiman, Polisi Uji Analisis Barbuk Elektronik</title>
<link>https://www.maximadaily.com/penyelidikan-laporan-terhadap-aiman-polisi-uji-analisis-barbuk-elektronik</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/penyelidikan-laporan-terhadap-aiman-polisi-uji-analisis-barbuk-elektronik</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_655a187b0cef4.jpg" length="71384" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Nov 2023 21:15:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan terkait dengan adanya sejumlah laporan polisi terhadap Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, perihal pernyataan adanya ketidaknetralan oknum polisi soal Pemilu 2024.</p>
<p>Dilansir PMJ News, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan terkait laporan tersebut.</p>
<p>“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kepada pelapor saksi-saksi dibawa pelapor, koordinasi para ahli,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Sabtu (18/11/2023).</p>
<p>Ade Safri menambahkan, pihaknya juga saat ini sedang menganalisis barang bukti elektronik yang disertakan dalam laporan tersebut.</p>
<p>Nantinya serangkaian kegiatan penyelidikan itu akan menentukan apakah terkait laporan tersebut ditemukan adanya unsur pidana atau tidak.</p>
<p>“Termasuk melakukan uji dan analisa terkait dengan barang bukti elektronik yang disampaikan oleh para pelapor pada saat melaporkan dugaan tindak pidana yang terjadi,” ucapnya.</p>
<p>“Nanti akan kita update perkembangannya namun saat ini tim penyelidik masih bekerja untuk melakukan rangkaian kegiatan penyelidikan untuk menentukan apakah terjadi peristiwa pidana atau tidak,” tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aiman Witjaksono dilaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya perihal postingan di Instagram miliknya soal pernyataan polisi yang diperintah komandan untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden 2024. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Temukan Ekstasi dan Happy Five, Ditnarkoba Bareskrim Polri Segel Kafe di Senopati</title>
<link>https://www.maximadaily.com/temukan-ekstasi-dan-happy-five-ditnarkoba-bareskrim-polri-segel-kafe-di-senopati</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/temukan-ekstasi-dan-happy-five-ditnarkoba-bareskrim-polri-segel-kafe-di-senopati</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6559bb7f377a0.jpg" length="92894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Nov 2023 14:41:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menemukan pil ekstasi dan Happy Five di kafe KLOUD Sky Dining, Senopati, Jakarta Selatan (Jaksel). Temuan itu membuat kafe tersebut dipasangi garis polisi.</p>
<p>Dilansir detikcom, Minggu (19/11), tampak pintu masuk KLOUD Sky Dining tertutup rapat. Di pintunya, melintang garis polisi berwarna kuning yang sudah dipasang.</p>
<p>"Iya betul. Penindakan operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan. Satu aja (disegel) yang ada ekstasinya, KLOUD," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa, Minggu (19/11/2023).</p>
<p>Mukti mengatakan penyegelan dilakukan lantaran ada barang bukti yang diamankan di kafe tersebut. Dari ekstasi hingga Happy Five.</p>
<p>"Iya, ada ekstasi delapan butir, Happy Five dua butir, 28 botol miras yang diduga langgar UU Kepabeanan," ujarnya.</p>
<p>Penggerebekan</p>
<p>Sebelumnya, Bareskrim Polri dan Bea Cukai menggerebek dua kafe di Senopati, Jaksel. Salah satunya di KLOUD Sky Dining &amp; Lounge pada Sabtu (18/11) malam kemarin. Sejumlah orang diamankan, salah satunya positif amphetamine.</p>
<p>"Tiga orang aja, 1 di antaranya positif amphetamine," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa</p>
<p>Mukti mengatakan barang bukti yang ditemukan itu telah dibuang. Polisi kini sedang mengecek CCTV untuk mengetahui pemiliknya.</p>
<p>"Ada yang dimintai keterangan, nanti," ujar Mukti.</p>
<p>Selain itu, Mukti mengungkap ada artis yang menggunakan obat keras. Namun, kata dia, artis itu mempunyai resep dokter.</p>
<p>"Ada artis itu dia make obat keras, inisial N di KLOUD. Ada resep dokter," ujar Mukti. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>91 Orang Sudah Diperiksa, Belum Ada Tersangka di Dugaan Pemerasan ke SYL</title>
<link>https://www.maximadaily.com/91-orang-sudah-diperiksa-belum-ada-tersangka-di-dugaan-pemerasan-ke-syl</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/91-orang-sudah-diperiksa-belum-ada-tersangka-di-dugaan-pemerasan-ke-syl</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6557b6e4ee2a9.jpg" length="70982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 01:55:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus bergulir penanganannya oleh penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dilansir PMJ News, </p>
<p>Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa kasus yang sudah naik tahap penyidikan itu melibatkan hampir 100 orang untuk dimintai keterangannya.</p>
<p>“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 91 orang saksi,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Kamis (16/11/2023).</p>
<p>Sementara saksi lain yang dimintai keterangannya yakni sebanyak 8 orang ahli dari berbagai bidang sudah menjalani pemeriksaan.</p>
<p>“8 orang ahli ini di antaranya adalah 4 orang ahli hukum pidana, kemudian 1 orang ahli hukum acara, kemudian 1 orang ahli ataupun pakar mikro ekspresi, kemudian 1 orang ahli digital forensik dan kemudian yang terakhir adalah 1 orang ahli di bidang multimedia,” ungkapnya.</p>
<p>Saksi-saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut di antaranya Syahrul Yasin Limpo di tahap penyelidikan dan penyidikan serta Ketua KPK Firli Bahuri di tahap penyidikan.</p>
<p>Selanjutnya saksi-saksi yang diperiksa di tahap penyelidikan dan penyidikan yaitu eks ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta. Lalu ada Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo, serta dua orang eks pimpinan KPK Saut Situmorang dan M Jasin.</p>
<p>Lalu juga ada eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta, yang diperiksa di Bareskrim Polri beberapa waktu yang lalu bersamaan dengan Syahrul Yasin Limpo.</p>
<p>Serta satu pegawai KPK yang diperiksa yakni Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Herda Helmijaya. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bungkam Usai Diperiksa, Firli Bahuri Sembunyi Sambil Tutupi Wajah Pakai Tangan dan Tas di Mobil</title>
<link>https://www.maximadaily.com/bungkam-usai-diperiksa-firli-bahuri-sembunyi-sambil-tutupi-wajah-pakai-tangan-dan-tas-di-mobil</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/bungkam-usai-diperiksa-firli-bahuri-sembunyi-sambil-tutupi-wajah-pakai-tangan-dan-tas-di-mobil</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_65562c456aace.jpg" length="34248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 21:52:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Ketua KPK Firli Bahuri bungkam dan sembunyi usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/11/2023).</p>
<p>Dilansir Kompas.com di Mabes Polri, Firli keluar dari Mabes Polri sekitar pukul 14.30 WIB. Firli keluar dari pintu Gedung Rupatama Mabes Polri. Gedung Rupatama sendiri memiliki akses untuk menuju ke Gedung Bareskrim</p>
<p>Firli terpantau memakai batik coklat dengan masker, kemudian menaiki mobil Hyundai warna hitam berpelat B 1917 TJQ.</p>
<p>Di dalam mobil itu, Firli seolah sedang bersembunyi dari awak media. Sambil bersandar, ia berupaya menyembunyikan badannya dari jendela kaca mobil.</p>
<p>Di situ, Firli turut menyembunyikan wajahnya dengan tangan dan tas berwarna hitam.</p>
<p>Sejumlah awak media pun tetap mengikuti mobil Firli. Namun, mobil tersebut tetap berjalan menuju pintu keluar Mabes Polri.</p>
<p>Bahkan, kaki salah seorang jurnalis sekaligus fotografer yang sedang meliput sempat terlindas ketika ingin mengambil foto Firli dari dalam mobil.</p>
<p>Secara terpisah, kuasa hukum Firli, Ian Iskandar, enggan mengatakan materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik.</p>
<p>"Yang bisa kami sampaikan bahwa dalam pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang sifatnya normatif. Hari ini juga Pak Firli menyerahkan LHKPN yang sempat diminta oleh penyidik polda dan kita sudah serahkan dokumen itu," ucap Ian.</p>
<p>Adapun pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan tambahan atau pemeriksaan kedua bagi Firli.</p>
<p>Ketua KPK itu sebelumnya telah diperiksa perdana di Bareskrim oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim pada Selasa (24/10/2023).</p>
<p>Sebagaimana diketahui, kasus dugaan pemerasan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ditangani oleh Polda Metro Jaya sudah menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan.</p>
<p>Dalam menangani kasus ini, Polda Metro Jaya menyelidiki pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo di sebuah lapangan badminton di Jakarta.</p>
<p>Foto momen pertemuan itu diketahui beredar luas di dunia maya. Puluhan saksi telah diperiksa oleh penyidik. Namun, Polda Metro Jaya belum menetapkan satu pun tersangka. (red)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MA Adili Gugatan Peraturan KPU Hasil Putusan MK soal Usia Capres&amp;Cawapres</title>
<link>https://www.maximadaily.com/ma-adili-gugatan-peraturan-kpu-hasil-putusan-mk-soal-usia-capres-cawapres</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/ma-adili-gugatan-peraturan-kpu-hasil-putusan-mk-soal-usia-capres-cawapres</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6554522cdb002.jpg" length="98167" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Nov 2023 12:08:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Mahkamah Agung (MA) mulai mengadili judicial review Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2023 yang diajukan dua pihak. Dilansir Detik.com peraturan itu berisi perubahan soal syarat capres-cawapres yang membolehkan kepala daerah di bawah usia 40 tahun bisa jadi capres-cawapres.</p>
<p>"Pemohonnya Aliansi Peduli Demokrasi Nomor 48P/HUM/2023 dan yang Pemohonnya LBH Yusuf Nomor 51 P/HUM/2023," kata jubir MA, hakim agung Suharto, kepada wartawan, Selasa (14/11/2023).</p>
<p>Aliansi Peduli Demokrasi dan LBH Yusuf sama-sama menguji soal syarat capres-cawapres.</p>
<p>"Keduanya, objeknya Pasal 13 ayat 1 huruf q PKPU Nomor 23 Tahun 2023 dan sudah dimohonkan penetapan majelis kepada Ketua Mahkamah Agung," ujar Suharto.</p>
<p>Pasal yang diuji itu berbunyi:</p>
<p>Berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui Pemilu termasuk pemilihan kepala daerah.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, KPU membuat PKPU Nomor 23/2023 pada 3 November 2023. Hal itu buntut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah tafsir UU Pemilu soal syarat capres/cawapres.</p>
<p>Belakangan, Majelis Kehormatan MK (MKMK) menjatuhkan hukuman sanksi berat kepada Ketua MK Anwar Usman karena dalam memutus perkara itu tidak mengundurkan diri sehingga memiliki konflik kepentingan dengan Gibran Rakabuming. Tak berselang usai putusan MK itu, Gibran mendeklarasikan sebagai cawapres mendampingi Prabowo. Anwar Usman tetap sebagai hakim MK tetap dicopot sebagai Ketua MK. (red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Tetapkan Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Gratifikasi</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-tetapkan-wamenkumham-eddy-hiariej-tersangka-gratifikasi</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-tetapkan-wamenkumham-eddy-hiariej-tersangka-gratifikasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654d1260efd69.jpg" length="91365" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 00:13:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi.</p>
<p>Dia menyebut surat penetapan sudah ditandatangani sekitar dua pekan yang lalu. Ada empat orang tersangka termasuk Eddy Hiariej.</p>
<p>"Penetapan tersangka Wamenkumham, benar itu sudah kami tanda tangani sekitar dua minggu yang lalu," kata dia, Kamis (9/11).</p>
<p>Alex mengatakan empat tersangka yang sudah ditetapkan antara lain tiga orang penerima dan satu pemberi gratifikasi. </p>
<p>"Empat orang tersangka, dari pihak penerima tiga, dan pemberi satu. Itu," kata Alex.</p>
<p>Dilansir dari CNN indonesia, laporan kasus itu dilayangkan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso pada pertengahan Maret lalu. Eddy dilaporkan ke KPK atas dugaan penerimaan gratifikasi Rp7 miliar.</p>
<p>Pemberian uang itu diduga melalui perantara asisten pribadi Eddy Hiariej berinisial YAR dan YAM. Sugeng menduga uang itu berkaitan dengan permintaan bantuan pengesahan badan hukum dari PT CLM oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham.</p>
<p>Dalam perjalanannya, Sugeng sempat memprotes KPK karena dinilai lambat memproses laporannya.</p>
<p>Terbaru, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan peningkatan status dilakukan usai melakukan gelar perkara dan menyelesaikan proses penyelidikan.</p>
<p>"Saat ini proses penyelidikan di KPK sudah selesai dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang diterima," kata Ali di Gedung KPK, Jakarta, Senin (6/11). (red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Suhartoyo Terpilih Jadi Ketua MK Gantikan Anwar Usman</title>
<link>https://www.maximadaily.com/suhartoyo-terpilih-jadi-ketua-mk-gantikan-anwar-usman</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/suhartoyo-terpilih-jadi-ketua-mk-gantikan-anwar-usman</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654c82d873b11.jpg" length="63016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 13:54:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Hakim Suhartoyo terpilih jadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Anwar Usman. Rapat pemilihan Ketua MK digelar tertutup di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (9/11).</p>
<p>"Yang jadi Ketua Mahkamah Konstitusi ke depan adalah Bapak Suhartoyo. Sementara saya tetap jadi wakil ketua," kata hakim konstitusi Saldi Isra dalam konferensi pers.</p>
<p>Dilansir CNN Indonesia, Saldi mengatakan keputusan itu disepakati secara musyawarah mufakat oleh hakim konstitusi lainnya.</p>
<p>Suhartoyo menggantikan Anwar Usman yang dicopot dari jabatan Ketua MK melalui putusan Majelis Kehormatan MK.</p>
<p>Anwar dinilai terlibat benturan kepentingan dalam memutus perkara 90 soal syarat usia minimal calon presiden dan wakil presiden. Sebab, putusan itu membuat Gibran Rakabuming Raka yang merupakan keponakan Anwar bisa melenggang di Pilpres 2024 meskipun belum memenuhi syarat usia minimal 40 tahun di UU Pemilu.</p>
<p>Lewat putusan perkara 90, mahkamah membolehkan seseorang berusia di bawah 40 tahun jadi capres atau cawapres selama berpengalaman jadi kepala daerah yang dipilih melalui pemilu.</p>
<p>Lewat putusan MKMK, selain diberhentikan sebagai Ketua MK, Anwar juga tidak berhak mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai pimpinan MK hingga masa jabatannya sebagai hakim konstitusi berakhir.</p>
<p>Ia juga dilarang terlibat dalam urusan sengketa hasil pemilu dan pilkada yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.</p>
<p>Selain putusan terhadap Anwar, MKMK juga menyatakan semua hakim konstitusi melanggar kode etik karena membiarkan kebocoran informasi mengenai rapat permusyawaratan hakim (RPH). Mereka dijatuhi sanksi teguran lisan secara kolektif.</p>
<p>Sementara itu, hakim konstitusi Arief Hidayat menerima sanksi tambahan berupa teguran tertulis akibat pendapatnya di ruang publik.(red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Divonis Belasan Tahun Penjara, Johnny Plate dan Achmad Latif Langsung Ajukan Banding!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/divonis-belasan-tahun-penjara-johnny-plate-dan-achmad-latif-langsung-ajukan-banding</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/divonis-belasan-tahun-penjara-johnny-plate-dan-achmad-latif-langsung-ajukan-banding</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654b624f2ab5a.jpg" length="51518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 17:29:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com </strong>- Eks Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johhny Gerald Plate langsung mengajukan banding atas vonis 15 tahun penjara yang dia terima dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023). </p>
<p>Adapun, Hakim menilai Plate secara sah terbukti melakukan tindak pidana korupsi di kasus BTS 4G BAKTI Kominfo. Namun, Johhny Plate menerangkan bahwa dia tidak terima dengan putusan tersebut. </p>
<p>"Banding Yang Mulia, hari ini juga," kata salah seorang Kuasa Hukum Plate menanggapi pembacaan putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Fahzal Hendri. </p>
<p>Tidak hanya Johnny, terdakwa lainnya, Anang Achmad Latif juga menempuh langkah serupa. Sebelumnya, Majelis Hakim menjatuhkan vonis berupa pidana kurungan 18 tahun penjara ke Mantan Dirut BAKTI Kominfo itu. </p>
<p>Sementara satu terdakwa lainnya, mantan Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia (Hudev UI), Yohan Suryanto yang divonis lima tahun penjara mengaku pikir-pikir terlebih dahulu menyikapi vonis dari majelis hakim. "Kami pikir-pikir," jelas penasihat hukum Yohan</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim PN Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 15 tahun penjara ke Eks Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerald Plate. Adapun Johnny dinilai bersalah dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Rabu (8/11/2023). </p>
<p>"Mengadili, menyatakan terdakwa Jhonny Gerald Plate telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primer," kata Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri di Ruang Sidang PN Jakarta Pusat. </p>
<p>"Menjatuhkan pidana terdakwa Jhonny Gerald Plate 15 tahun kurungan penjara miliar," sambung hakim. Plate juga dijatuhkan denda sebesar Rp 1 miliar. subsider 6 bulan kurungan. Dia divonis membayar uang pengganti Rp 15,5 miliar.</p>
<p>Hakim menyatakan Johnny melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP</p>
<p>Diketahui, kasus korupsi penyediaan menara BTS ini menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp 8 triliun. Jumlah tersebut berasal dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).</p>
<p>Hakim kemudian menghitung Rp 1,7 triliun yang telah dikembalikan kepada kas negara terkait kasus ini sebagai pengurang kerugian negara. Sehingga total kerugian negara menjadi Rp 6,2 triliun. (Red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tokk!! Eks Menkominfo Johnny Plate Divonis 15 Tahun Penjara</title>
<link>https://www.maximadaily.com/eks-menkominfo-johnny-plate-divonis-15-tahun-penjara</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/eks-menkominfo-johnny-plate-divonis-15-tahun-penjara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654b502d3a45f.jpg" length="81887" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 16:10:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 15 tahun penjara ke Eks Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerald Plate. Adapun Johnny dinilai bersalah dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Rabu (8/11/2023). </p>
<p>"Mengadili, menyatakan terdakwa Jhonny Gerald Plate telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primer," kata Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri di Ruang Sidang PN Jakarta Pusat. </p>
<p>"Menjatuhkan pidana terdakwa Jhonny Gerald Plate 15 tahun kurungan penjara miliar," sambung hakim. </p>
<p>Plate juga dijatuhkan denda sebesar Rp 1 miliar. subsider 6 bulan kurungan. Dia divonis membayar uang pengganti Rp 15,5 miliar.</p>
<p>Hakim menyatakan Johnny melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP</p>
<p>Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhkan vonis kepada terdakwa lainnya, yaitu Anang Achmad Latif selama 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 Miliar, subsider 12 bulan kurungan penjara, serta membayar uang pengganti sebesar Rp5 miliar. </p>
<p>Majelis Hakim juga menjatuhkan vonis lima tahun penjara ke Yohan Suryanto. </p>
<p>Sebelumnya, JPU menuntut Johnny G. Plate dengan hukuman pidana penjara selama 15 tahun, denda sebesar Rp1 miliar subsider satu tahun kurungan, dan membayar uang pengganti sebesar Rp17,8 miliar subsider 7,5 tahun kurungan penjara.</p>
<p>Dia dinilai secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan kesatu primer Pasal 2 ayat 1 jo. Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.</p>
<p>Di lain sisi, JPU juga menuntut pidana 18 tahun penjara ke Anang Achmad Latif, membayar denda sebesar sebesar Rp1 miliar subsider 12 bulan kurungan penjara, serta membayar uang pengganti sebesar Rp5 miliar subsider sembilan tahun kurungan penjara.</p>
<p>Anang dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan tipikor dan TPPU, sebagaimana dakwaan kesatu primer Pasal 2 ayat 1 jo. Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan dakwaan kedua primer Pasal 3 UU Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.</p>
<p>Terdakwa selanjutnya, Yohan Suryanto dituntut dengan pidana penjara selama enam tahun, denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan, dan membayar uang pengganti sebesar Rp399 juta subsider tiga tahun penjara.</p>
<p>JPU menilai Yohan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (RMA)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anwar Usman: Fitnah ke Saya soal Gugatan Capres&amp;Cawapres Sangat Keji!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/anwar-usman-fitnah-ke-saya-soal-gugatan-capres-cawapres-sangat-keji</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/anwar-usman-fitnah-ke-saya-soal-gugatan-capres-cawapres-sangat-keji</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654b48e517a90.jpg" length="86465" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 15:39:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Anwar Usman merasa difitnah dalam penanganan perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia capres-cawapres di Mahkamah Konstitusi (MK). Dilansir detik.com dia menyebut fitnah itu tidak berdasar.</p>
<p>"Fitnah yang dialamatkan kepada saya, terkait penanganan perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023, adalah fitnah yang amat keji, dan sama sekali tidak berdasarkan atas hukum," kata Anwar dalam konferensi pers di kantor MK, Jakarta, Rabu (8/11/2023).</p>
<p>Anwar mengatakan tidak akan mengorbankan diri, martabat, dan kehormatannya di ujung masa pengabdiannya sebagai hakim demi meloloskan pasangan calon tertentu.</p>
<p>"Lagi pula perkara PUU hanya menyangkut norma, bukan kasus konkret. Dan pengambilan putusannya pun bersifat kolektif kolegial oleh 9 orang hakim konstitusi, bukan oleh seorang ketua semata," ucap Anwar.</p>
<p>"Demikian pula dalam demokrasi seperti saat ini, rakyatlah yang akan menentukan, siapa calon pemimpin yang akan dipilihnya kelak, sebagai presiden dan wakil presiden," tambahnya.</p>
<p>Sebelumnya, Anwar Usman dijatuhi sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua MK. Dia dinyatakan melakukan pelanggaran etik berat.</p>
<p>Putusan tersebut terkait laporan dari Denny Indrayana, PEREKAT Nusantara, TPDI, TAPP, Perhimpunan Pemuda Madani, PBHI, Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia, LBH Barisan Relawan Jalan Perubahan, para guru besar dan pengajar hukum yang tergabung dalam Constitutional Administrative Law Society (CALS), Advokat Pengawal Konstitusi, LBH Yusuf, Zico Leonardo Djagardo Simanjuntak, KIPP, Tumpak Nainggolan, BEM Unusia, Alamsyah Hanafiah, dan PADI.</p>
<p>"Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan perilaku Hakim Konstitusi sebagaimana tertuang dalam Sapta Karsa Hutama, prinsip ketidakberpihakan, prinsip integritas, prinsip kecakapan dan kesetaraan, prinsip independensi, dan prinsip kepantasan dan kesopanan," ujar Ketua MKMK Jimly saat membacakan putusan, Selasa (7/11).</p>
<p>"Menjatuhkan sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi kepada hakim terlapor," sambungnya. (red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPK Cegah Febri Diansyah, Rasamala &amp;amp; Donald Fariz ke Luar Negeri</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kpk-cegah-febri-diansyah-rasamala-donald-fariz-ke-luar-negeri</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kpk-cegah-febri-diansyah-rasamala-donald-fariz-ke-luar-negeri</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654b33ca99b0b.jpg" length="76230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 14:08:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga advokat yaitu Febri Diansyah, Rasamala Aritonang dan Donal Fariz.</p>
<p>Pencegahan tersebut berkaitan dengan penanganan kasus dugaan pemerasan, gratifikasi dan pencucian uang mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>"Tim penyidik KPK kembali mengajukan cegah agar tidak melakukan bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang dan surat ini sudah diajukan ke Imigrasi. Pihak dimaksud adalah tiga orang advokat," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Kantornya, Jakarta, Rabu (8/11).</p>
<p>Pencegahan ke luar negeri tersebut berlangsung selama enam bulan dan dapat diperpanjang selama satu kali untuk jangka waktu yang sama. Ali meminta Febri dkk kooperatif membantu proses penyidikan yang sedang dikerjakan.</p>
<p>"Pencegahan agar tidak bepergian ke luar negeri sebagai bagian dari kebutuhan penyidikan di mana jika keterangan ketiga advokat ini dibutuhkan berada di dalam negeri dan tentu kelancaran berkas perkara SYL ini dapat selesai," terang Ali</p>
<p>Awak media telah menghubungi Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh untuk mengonfirmasi keterangan KPK tersebut, namun belum diperoleh jawaban.</p>
<p>Sementara itu, Febri, Rasamala dan Donal mengaku tidak mengetahui pencegahan tersebut.</p>
<p>"Saya belum tahu informasi tersebut. Yang pasti kalau kami tentu menjalankan tugas sebagai advokat dengan iktikad baik dan profesional," kata Febri saat dikonfirmasi.</p>
<p>KPK menetapkan SYL, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Muhammad Hatta, dan Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementan RI.</p>
<p>Teruntuk SYL, KPK juga menetapkan yang bersangkutan dengan sangkaan pencucian uang. Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan Pasal 12 huruf B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.</p>
<p>SYL juga disangkakan melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</p>
<p>Sejumlah saksi telah diperiksa dalam proses penyidikan. Di antaranya Koordinator Rumah Tangga Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementan Arief Sofian; Staf Biro Umum dan Pengadaan Kementan Tahun 2011-sekarang M. Yunus; Fungsional Medik Veteriner Maidaswar.</p>
<p>Kemudian Kasubag Rumah Tangga Pimpinan Biro Umum dan Pengadaan Kementan Tahun 2020-2021 Isnar Widodo; Kasubag Tata Usaha dan Rumah Tangga Sekretariat Direktorat Jenderal Prasarana &amp; Sarana Pertanian Kementan Lukman Irwanto; dan Staf Khusus Mentan Imam Mujahidin Fahmid. (red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MKMK Putuskan Anwar Usman Langgar Etik Berat, Diberhentikan dari Ketua MK!</title>
<link>https://www.maximadaily.com/mkmk-putuskan-anwar-usman-langgar-etik-berat-diberhentikan-dari-ketua-mk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/mkmk-putuskan-anwar-usman-langgar-etik-berat-diberhentikan-dari-ketua-mk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_654a3b04807f8.jpg" length="44578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Nov 2023 20:28:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) membacakan putusan nomor 2/MKMK/L/11/2023. Putusan itu terkait dugaan pelanggaran etik hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dengan terlapor Ketua MK Anwar Usman.</p>
<p>"Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat," kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie membacakan putusannya.</p>
<p>"Sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi kepada hakim terlapor," sambungnya.</p>
<p>Putusan itu dibacakan dalam sidang yang digelar di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (7/11/2023). Sidang ini dipimpin oleh majelis yang terdiri atas Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie serta anggota Bintan R Saragih dan Wahiduddin Adams.</p>
<p>Putusan ini terkait laporan dari Denny Indrayana, PEREKAT Nusantara, TPDI, TAPP, Perhimpunan Pemuda Madani, PBHI, Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia, LBH Barisan Relawan Jalan Perubahan, para guru besar dan pengajar hukum yang tergabung dalam Constitutional Administrative Law Society (CALS), Advokat Pengawal Konstitusi, LBH Yusuf, Zico Leonardo Djagardo Simanjuntak, KIPP, Tumpak Nainggolan, BEM Unusia, Alamsyah Hanafiah, serta PADI.</p>
<p>MKMK mengawali pembacaan dengan menjelaskan soal putusan MK yang bersifat final dan mengikat. MKMK berpendirian menolak atau sekurang-kurangnya tidak mempertimbangkan permintaan pelapor untuk melakukan penilaian, membatalkan, koreksi, ataupun meninjau kembali putusan MK nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengubah syarat usia capres-cawapres. </p>
<p>Putusan itu diketahui membuat warga negara Indonesia yang di bawah 40 tahun bisa menjadi capres atau cawapres asal pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih dalam pemilu atau pilkada. (red)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MKMK Bacakan Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Hari Ini</title>
<link>https://www.maximadaily.com/mkmk-bacakan-putusan-dugaan-pelanggaran-etik-hakim-mk-hari-ini</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/mkmk-bacakan-putusan-dugaan-pelanggaran-etik-hakim-mk-hari-ini</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6549a01b3e4e4.jpg" length="112163" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Nov 2023 09:27:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) akan membacakan putusan dugaan pelanggaran kode etik Ketua MK Anwar Usman dan hakim konstitusi lain. Dugaan pelanggaran etik dilaporkan setelah MK memutuskan kepala daerah berumur di bawah 40 tahun bisa maju pilpres.</p>
<p>"Iya (besok--dibaca hari ini)," kata juru bicara MK Fajar Laksono, saat dihubungi, Senin (6/11/2023).</p>
<p>Sebelumnya, MKMK menyatakan telah selesai menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Ketua MK Anwar Usman dan para hakim konstitusi lain.</p>
<p>"Jadi hari ini kami sudah tuntas mengadakan pemeriksaan semua hakim dan bahkan Ketua. Diakhiri dengan pemeriksaan kembali ketua, konfirmasi, mendengarkan pembelaan dirinya, tadi terakhir," ujar Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/11).</p>
<p>"Nanti putusan dibacakan hari Selasa, jam 4, sesudah jam 1 ada sidang pleno di MK. (Putusan) kita tidak di sini (gedung 2), gedung yang sana (gedung 1)," sambungnya.</p>
<p>MKMK menggelar rapat terkait putusan yang akan dijatuhkan terhadap Anwar dkk. Rapat digelar tertutup.</p>
<p>"Rapat internal tertutup," kata Ketua Sekretariat MKMK Fajar Laksono saat dihubungi, Senin (6/11). "Rencana pagi ini pukul 09.00 WIB," sambungnya.(red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Todung Mulya Lubis: MKMK Bisa Berhentikan Ketua MK</title>
<link>https://www.maximadaily.com/todung-mulya-lubis-mkmk-bisa-berhentikan-ketua-mk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/todung-mulya-lubis-mkmk-bisa-berhentikan-ketua-mk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_65490b4a5bcca.jpg" length="78614" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 22:51:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, mengatakan, wibawa Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini berada di bawah titik nadir terendah. Kepercayaan publik menipis.</p>
<p>Menurut Todung, masyarakat menanti keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) soal pelanggaran etik hakim MK.</p>
<p>"Putusan besok (Selasa, 6/11) jadi ujian MKMK adalah memulihkan trust pada MK. Apakah MKMK berani mengeluarkan keputusan yg bisa mengembalikan kepercayaan terhadap MK," kata Todung Mulya Lubis di Konferensi Pers dan Diskusi berjudul Menanti Putusan MKMK yang digelar Media Center TPN Ganjar-Mahfud di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 5 Oktober 2023.</p>
<p>Menurut Todung, untuk bisa mengembalikan wibawa MK maka MKMK bisa memutuskan bahwa Ketua MK diberhentikan dengan tidak hormat. </p>
<p>"Kalau MKMK mau lebih berani lagi maka bisa saja 3 hakim MK diberhentikan. Kalau Mau lebih berani lagi maka bisa juga 5 hakim MK diberhentikan dan diganti," kata Todung.</p>
<p>Todung mengatakan, di pundak MKMK trust atau kepercayaan masyarakat terhadap MK dipertaruhkan.</p>
<p>"Besok ada putusan MKMK, konon ada 9 hakim yang diadukan dan semua melanggar etika. Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie bilang pelanggaran etika sudah terbukti. Namun soal sanksi ini belum jelas. Sanksinya bisa berupa peringatan, peringatan tertulis dan pemberhentian dengab tidak hormat," kata Todung.</p>
<p>Todung mengatakan, dirinya tidak pernah melihat MK di titik nadir terbawah seperti saat ini. Terjadi degradasi wibawa MK.</p>
<p>"Dulu Akil Mochtar dan patrialis Akbar kasus korupsi. Apa yang terjadi sekarang bukan korupsi uang tapi korupsi konstitusi," kata Todung.</p>
<p>Menurut Todung, di dalam MK terlihat jelas ada konflik kepentingan. Sebab seorang hakim tidak boleh memutus perkara yang ada konflik kepentingan keluarga. Kalau hakim itu tetap memaksa ikut memutuskan dalam putusan perkara itu maka putusannya bisa disebut cacat hukum.</p>
<p>Todung menilai apa yang dilakukan Ketua MK bukan hanya soal pelanggaran etika tapi lebih dari itu apa yang dilakukannya adalah sebuah pelanggaran hukum.</p>
<p>"UU memberikan jalan pemberhentian karena perbuatan tercela. Jimly perlu memberhentikan dengan tidak hormat ketua MK Anwar Usman. Apakah mungkin? Kita tunggu dan lihat besok. Namun bila mengutip pernyataan Jimly disebut jelas ada pelanggaran etik Ketua MK," kata Todung.</p>
<p>Todung mengatakan, kepercayaan publik terhadap MK dirusak oleh putusan MK No.90/PUU-XXI//2023. Putusan ini telah merusak tatanan kehidupan bernegara.</p>
<p>"Kalau itu dibiarkan dan kita permisif maka ini jadi preseden buruk yang akan diulangi di masa depan," kata Todung.</p>
<p>Todung mengatakan, dirinya melihat perkara ini bukan soal konflik of interes tapi sebenarnya perkara itu tidak bisa diuji karena sudah diuji sebelumnya pada perkara yang sama di sidang MK pada lagi harinya. </p>
<p>"Banyak yang janggal misal soal legal standing yang tidak ditandatangani. Juga ketidakterbukaan Ketua MK yang tidak mengakui punya benturan kepentingan. Lalu soal Ketua MK sakit atau tidak sakit. What going on what wrong," ucap Todung.</p>
<p>Todung menilai apa yang terjadi saat ini Indonesia set back ke situasi sebelum 1998.</p>
<p>Jadi, kata dia, kalau bangsa Indonesia ingin merawat kehidupan bernegara maka harus mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga MK.</p>
<p>Soal kemungkinan apakah putusan MK No 90/PUU-XXI/2023 bisa dibatalkan, Todung menjawab bila melihat pandangan konservatif maka putusan MK tidak bisa diubah.</p>
<p>Namun, kata Todung, gugatan terhadap putusan MK No 90/PUU-XXI/2023 yang diajukan Deny Indrayana dan Zainal Arifin Mochtar bisa saja MK mengubah putusan MK tersebut.</p>
<p>Sebab seharusnya MK hanya bisa berfungsi sebagai negatif legislatif dan tidak bisa membuat norma baru.</p>
<p>"Namun apakah ada keberanian hukum dari hakim-hakim MK untuk melakukan itu? Pandangan konservatif tidak ada putusan MK yg bisa digugat. Tapi melihat proses dan kejanggalan maka itu bisa dilakukan," kata Todung.</p>
<p>Todung mengungkapkan saat ini indeks korupsi Indonesia sangat jelek yakni di urutan 34. Ditambah konflik of interest yang terjadi di MK maka itu sebuah tragedi.</p>
<p>Menurut Todung, dunia saat ini sedang melihat Indonesia. Indonesia sedang mengalami regresi demokrasi dan hukum yang menyedihkan sebagai sebuah bangsa. Demokrasi dan hukum mengalami alami kemunduran.</p>
<p>"Jangan bicara Indonesia emas kalo kita tidak bisa menegakkan penegakan hukum. Indonesia bisa jadi negara yang dekat dengan negara gagal," pungkas Todung. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Firli Bahuri Lantik Irjen Rudi Setiawan Jadi Deputi Penindakan KPK</title>
<link>https://www.maximadaily.com/firli-bahuri-lantik-irjen-rudi-setiawan-jadi-deputi-penindakan-kpk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/firli-bahuri-lantik-irjen-rudi-setiawan-jadi-deputi-penindakan-kpk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6548850b61522.jpg" length="50076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 13:20:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Ketua KPK Firli Bahuri hari ini melantik Irjen Rudi Setiawan sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK yang baru. Irjen Rudi sebelumnya menjabat Staf Ahli (Sahli) Kapolri di bidang sosial dan politik.</p>
<p>Pelantikan dilakukan di gedung KPK, Jakarta Selatan. Sejumlah pimpinan KPK dan perwakilan pejabat dari Mabes Polri hadir di lokasi.</p>
<p>"Saya dengan ini secara resmi melantik saudara Irjen Pol Rudi Setiawan sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia," kata Firli saat membacakan pelantikan Rudi Setiawan, Senin (6/11/2023).</p>
<p>Irjen Rudi Setiawan kemudian membacakan Pakta Integritas setelah diambil sumpah sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK. Salah satu bunyi Pakta Integritas itu terkait kewajiban menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan hukum.</p>
<p>"Saya yang bertandatangan di bawah ini, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan, jabatan Deputi Penindakan dan Eksekusi dengan ini menyatakan, satu, bersedia mematuhi dan melaksanakan secara sungguh-sungguh ketentuan perundang-undangan dan kode etik Komisi Pemberantasan Korupsi," ucap Rudi.</p>
<p>Jabatan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK sempat kosong. Posisi tersebut sebelumnya diisi Irjen Karyoto, yang saat ini telah menjabat Kapolda Metro Jaya.</p>
<p>Irjen Rudi tercatat pernah menjabat Kapolres Indramayu pada 2010. Jabatannya terus meningkat, ketika pada 2017 ia menjabat Kapolrestabes Surabaya.</p>
<p>Dua tahun berselang, Irjen Rudi menjabat Wakapolda Sumatera Selatan. Dia lalu dipercaya sebagai Staf Ahli (Sahli) Kapolri di bidang sosial dan politik sejak 2023.(red) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MKMK Sudah Simpulkan Kasus Etik Anwar Usman cs, Tinggal Susun Putusan</title>
<link>https://www.maximadaily.com/mkmk-sudah-simpulkan-kasus-etik-anwar-usman-cs-tinggal-susun-putusan</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/mkmk-sudah-simpulkan-kasus-etik-anwar-usman-cs-tinggal-susun-putusan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_65450de4c8d68.jpg" length="100272" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Nov 2023 18:07:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) telah mengambil kesimpulan dari pemeriksaan puluhan pihak, berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik hakim konstitusi dalam penyusunan Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 soal batas usia capres-cawapres.</p>
<p>Dikutip dari Kompas.com Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie menyatakan, dirinya telah rapat internal bersama anggota MKMK lain, yakni mantan Ketua Dewan Etik MK Bintan Saragih dan hakim konstitusi aktif Wahiduddin Adams. "Semuanya sudah kita dengar.</p>
<p>Akhirnya kami sudah rapat intern. Kita sudah buat kesimpulan," ujar Jimly, Jumat (3/11/2023) sore. "Tinggal dirumuskan menjadi putusan dengan pertimbangan yang mudah-mudahan bisa menjawab semua isu," lanjutnya. Jimly memastikan, putusan MKMK bakal dibacakan pada Selasa (7/10/2023) pukul 16.00, setelah sidang pleno MK.</p>
<p>Menurutnya, putusan itu kemungkinan besar akan cukup tebal. Pasalnya, ada 21 laporan yang diproses MKMK. Seluruh hakim konstitusi dilaporkan dengan jumlah laporan beda-beda. Ketua MK yang juga ipar Presiden Joko Widodo,</p>
<p>Anwar Usman, jadi hakim terbanyak dilaporkan (15), disusul Wakil Ketua MK Saldi Isra (4) dan hakim konstitusi Arief Hidayat (4). Wahiduddin Adams paling sedikit dilaporkan (1). Jimly berujar, putusan itu nanti akan dibacakan berdasarkan orang per orang selaku hakim terlapor.</p>
<p>"Semua laporan itu kan berisi tuduhan-tuduhan. Itu satu per satu mudah-mudahan nanti terjawab semua dengan bukti, kontra bukti," ujar Jimly. "Ada yang menuduh gini, jawabannya begini, itu nanti dibahas dalam putusan," jelasnya.</p>
<p>MKMK juga akan menentukan sifat putusan etik itu terhadap Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengatur norma baru bahwa anggota legislatif dan kepala daerah di segala tingkatan berhak maju capres-cawapres sebelum berusia 40 tahun.</p>
<p>Sebelumnya, banyak pihak, termasuk pakar hukum tata negara Denny Indrayana yang juga menjadi pelapor, mendesak agar putusan etik itu bisa mengoreksi putusan MK yang kadung jadi dasar hukum untuk pencalonan Pilpres 2024 di KPU RI.</p>
<p>Jimly menyampaikan, putusan MKMK akan memberi kepastian untuk itu, dan itu sebabnya putusan tersebut dibacakan pada 7 November 2023, sehari sebelum hari terakhir pengusulan bakal capres-cawapres pengganti. Total, MKMK telah memeriksa pelapor pada 21 perkara itu dalam persidangan yang digelar maraton sejak Selasa (31/11/2023).</p>
<p>MKMK juga telah memeriksa 9 hakim konstitusi secara terpisah dan tertutup, dengan Anwar diperiksa dua kali pada Selasa dan hari ini. MKMK juga telah memeriksa bukti rekaman video CCTV dan panitera terkait soal kejanggalan riwayat pendaftaran perkara 90/PUU-XXI/2023 itu. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik, Ketua MK Anwar Usman Kembali Jalani Pemeriksaan MKMK</title>
<link>https://www.maximadaily.com/terkait-dugaan-pelanggaran-kode-etik-ketua-mk-anwar-usman-kembali-jalani-pemeriksaan-mkmk</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/terkait-dugaan-pelanggaran-kode-etik-ketua-mk-anwar-usman-kembali-jalani-pemeriksaan-mkmk</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6544fdf174ff4.jpg" length="90857" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Nov 2023 15:25:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily -</strong> Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) kembali menggelar sidang dengan terlapor Ketua MK Anwar Usman terkait dugaan pelanggaran etik hari ini. Persidangan digelar secara tertutup.</p>
<p>Dikutip dari laman detikcom di Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023), pukul 13.50 WIB, tampak Anwar Usman berjalan menuju ruang sidang. Dia mengenakan kemeja cokelat.</p>
<p>Anwar tak banyak memberi keterangan soal pemeriksaannya sebagai terlapor kali ini. "Nggak ada (yang dipersiapkan). Biasa saja," kata Anwar. Anwar Usman sebelumnya sudah diperiksa dalam sidang MKMK pada Selasa (31/10).</p>
<p>Usai sidang, Anwar membantah dirinya melobi hakim MK lain terkait batas usia capres-cawapres."Nggak ada, lobi-lobi gimana. Sudah baca putusannya belum? Ya sudah," ujar Anwar.</p>
<p>Selain Anwar, MKMK juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap hakim konstitusi lain, yakni Arief Hidayat, Enny Nurbaningsih, Saldi Isra, Manahan Sitompul hingga Suhartoyo terkait dugaan pelanggaran etik ini.</p>
<p>Mereka diperiksa soal putusan yang dibacakan pada 16 Oktober lalu, yakni putusan atas gugatan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang</p>
<p>Pemilu mengenai batas usia capres-cawapres. Putusan itu memutuskan capres-cawapres usia di bawah 40 tahun bisa maju pilpres asalkan sudah punya pengalaman menjadi kepala daerah. Namun, putusan itu tak diputus dengan suara bulat oleh hakim MK. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejagung Tetapkan Anggota BPK Achsanul Qosasi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Terkait Proyek BTS 4G Kominfo</title>
<link>https://www.maximadaily.com/kejagung-tetapkan-anggota-bpk-achsanul-qosasi-tersangka-kasus-dugaan-korupsi-terkait-proyek-bts-4g-kominfo</link>
<guid>https://www.maximadaily.com/kejagung-tetapkan-anggota-bpk-achsanul-qosasi-tersangka-kasus-dugaan-korupsi-terkait-proyek-bts-4g-kominfo</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://www.maximadaily.com/uploads/images/202311/image_870x580_6544a0927eca1.jpg" length="94130" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Nov 2023 13:05:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>hendro</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Maximadaily.com</strong> - Kejaksaan Agung menetapkan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Achsanul Qosasi sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station 4G.</p>
<p>Ia langsung ditahan oleh penyidik Kejagung. Dikutip dari CNBC Indonesia di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, pukul 11.00 WIB, Achsanul tampak mengenakan rompi pink. Ia langsung digiring ke mobil tahanan dengan tangan diborgol.</p>
<p>Sebelumnya, Achsanul dipanggil sebagai saksi di kantor Kejagung, Jakarta, Jumat (3/10/2023). Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Kuntandi mengatakan, pemanggilan Achsanul sebagai saksi untuk memeriksa dugaan tindak pidana korupsi penerimaan uang sebesar kurang lebih Rp 40 miliar.</p>
<p>"Setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan dikaitkan alat bukti, tim berkesimpulan cukup alat bukti untuk menetapkan sebagai tersangka," kata Kuntandi dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Jumat (3/10/2023).</p>
<p>Selanjutnya, Achsanul akan ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Menurut Kuntadi, penerimaan uang terjadi di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, pada 19 Juli 2022 sekitar pukul 18.30.</p>
<p>Uang itu diterima dari saudara inisial I.H melalui W.P dan S.R. Namun demikian, Kuntadi belum dapat menjelaskan korelasi uang yang diterima Achsanul dengan kasus korupsi tersebut. Seperti diketahui, nama Achsanul muncul dalam sidang kasus korupsi BTS yang diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam sidang itu, terungkap ada uang yang diduga mengalir ke BPK. (red)</p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>