Satgas Operasi Damai Cartenz Berhasil Evakuasi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata di Jila

Satgas Operasi Damai Cartenz Berhasil Evakuasi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata di Jila
Kepala Satuan Tugas Humas ODC 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo. (Foto: Divhumas Polri)
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Timika - Satu dari sembilan perempuan yang dibawa kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akhirnya berhasil dievakuasi ke Timika setelah hampir 30 hari bertahan dalam kondisi sulit.

Evakuasi dilakukan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat. Korban berinisial DU dievakuasi dari Kampung Bela 1, Distrik Alama, menggunakan helikopter pada Senin (14/09/2026) pagi.

Kepala Satuan Tugas Humas ODC 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo saat dihubungi dari Timika, Senin (14/09/2026) membenarkan proses evakuasi tersebut.

"Iya benar, sudah dievakuasi ke Timika," kata Yusuf.

Berdasarkan keterangan resmi Satgas ODC 2026, DU berhasil dievakuasi setelah hampir 30 hari bertahan dalam kondisi sulit. Setibanya di Timika, korban langsung mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Timika.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi korban setelah melalui situasi sulit selama berada di wilayah tersebut.

Satgas ODC 2026 menyebut keberhasilan evakuasi DU merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan perlindungan serta memastikan keselamatan masyarakat sipil di Papua Tengah.

DU merupakan satu dari sembilan perempuan yang dilaporkan dibawa kelompok bersenjata dalam rangkaian aksi kekerasan di Distrik Jila pada pertengahan Agustus 2026.

Dalam rangkaian peristiwa tersebut, seorang warga bernama Neregingget Magai meninggal dunia setelah ditembak. Jenazah korban kemudian dikremasi oleh pihak keluarga.

Hingga kini, aparat TNI-Polri masih melakukan pencarian terhadap warga lainnya yang dilaporkan dibawa kelompok bersenjata. Aparat juga terus mengejar kelompok yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto sebelumnya mengatakan kelompok yang membawa warga sipil tersebut diduga berasal dari KKB Kodap III Ndugama.

Selain persoalan keamanan, kondisi masyarakat di Distrik Jila juga menjadi perhatian. Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Teuku Jozanda mengatakan warga Jila membutuhkan bantuan bahan pangan menyusul gangguan keamanan yang terjadi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Mimika kemudian mengirimkan bantuan bahan pangan ke Jila. Pemerintah juga melakukan evakuasi terhadap petugas kesehatan, guru, serta pegawai Pemerintah Distrik Jila ke Timika.

Evakuasi DU menjadi langkah penting dalam upaya menyelamatkan warga sipil yang terdampak gangguan keamanan di wilayah Jila. Aparat bersama pemerintah dan masyarakat masih berupaya memastikan warga lainnya dapat ditemukan dan mendapatkan perlindungan. (red/ist)

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)