Dua Truk Bertabrakan di Banjarbaru Akibat Asap Karhutla, Jalur Trans Kalimantan Macet 5 Km
Banjarbaru - Kecelakaan lalu lintas akibat kabut asap pekat terjadi di ruas Jalan Gubernur Syarkawi perbatasan Liang Anggang (Kota Banjarbaru) dan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Rabu pagi (19/8/2026).
Insiden ini melibatkan tabrakan beruntun adu banteng antara truk car carrier pengangkut puluhan sepeda motor baru bernomor polisi DA 8790 CO dengan sebuah truk fuso bernomor polisi KH 8294 SD.
Pekatnya kepulan asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat jarak pandang pengemudi di jalur Trans Kalimantan tersebut menurun drastis hingga tersisa 5 sampai 10 meter saja.
Akibat visibilitas yang buruk, kedua kendaraan besar gagal mengantisipasi ruang gerak aman. Hantaman keras membuat truk pengangkut sepeda motor oleng lalu terbalik ke bahu jalan, menyebabkan puluhan motor matik baru berserakan dan ringsek di sepanjang jalan.
"Ada dua truk yang mengalami insiden, kendaraan yang mengangkut motor terbalik sedangkan truk satunya ringsek di bagian depan," kata Kasat Lantas Polres Banjar Iptu Agung Iswahyudi saat diwawancarai wartawan.
Beliau menambahkan, "Kami memastikan tidak ada korban jiwa dari peristiwa laka itu, namun kedua sopir truk mengalami luka-luka dan langsung dilarikan petugas ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Banjarbaru."
Dampak dari kecelakaan ini sempat melumpuhkan total arus lalu lintas Trans Kalimantan.
Relawan setempat, Syahrani, menyebutkan evakuasi berjalan dramatis karena salah satu sopir sempat terjepit di dalam kabin kemudi. Antrean kendaraan dilaporkan mengular panjang hingga sepanjang 5 kilometer sebelum akhirnya polisi berhasil mengamankan jalur jalan.
Pihak Satlantas Polres Banjar mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi kawasan rawan karhutla agar selalu menyalakan lampu utama dan mengurangi kecepatan.(red)