Menhan Sjafrie: Indonesia Akan Kedatangan Lebih Banyak Pesawat Tempur dan Angkut
Tangerang - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberi sinyal kuat bahwa Indonesia akan segera mendatangkan armada pesawat militer baru dalam jumlah besar. Alutsista baru ini mencakup pesawat transportasi udara dan armada jet tempur modern untuk memperkuat kedaulatan TNI AU.
Rencana besar ini disampaikan Menhan usai menghadiri serah terima pesawat Hercules C-130H nomor ekor A-1319. Pesawat tersebut sukses menjalani modernisasi besar-besaran di dalam negeri oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Di tengah acara tersebut, Menhan menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pertahanan udara Indonesia di masa depan. "Ke depan kita akan mendapatkan jumlah pesawat transportasi dan juga pesawat tempur yang lebih besar," kata Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Hanggar GMF, Tangerang.
Menhan Sjafrie menjelaskan bahwa pengadaan alutsista masa depan tidak sekadar membeli unit fisik dari luar negeri. Pemerintah berkomitmen untuk membeli sistem utuh serta membawa pulang alih teknologi demi kemandirian bangsa."Jadi kita tidak hanya membeli alatnya, tapi kita beli sistemnya. Ini yang akan kita terapkan di Indonesia," jelas Sjafrie Sjamsoeddin lebih lanjut.
Langkah ini diambil agar Indonesia tidak lagi bergantung pada perusahaan asing untuk merawat jet tempur baru. Melalui keberhasilan proyek pesawat Hercules oleh GMF AeroAsia, teknisi lokal terbukti mampu mengemban tugas berat ini. Tahun depan, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) juga dijadwalkan meluncurkan hasil modernisasi alutsista buatan dalam negeri lainnya.(red)