Istana Bantah Kabar Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla di Kalimantan

Istana Bantah Kabar Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla di Kalimantan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto Biro Pers dan Media Presiden)
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Jakarta - Kabar burung yang beredar luas di berbagai platform media sosial mengenai penunjukan pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, sebagai koordinator penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pulau Kalimantan dipastikan hoaks. Istana Kepresidenan bergerak cepat memberikan klarifikasi demi meredam simpang siur informasi agar tidak memicu salah paham mendalam di kalangan masyarakat.

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)

Isu ini sempat memicu perbincangan hangat netizen setelah beberapa akun mengklaim adanya instruksi khusus dari kepala negara. Namun, Istana menegaskan tidak pernah ada surat keputusan resmi maupun penugasan informal yang dialokasikan kepada individu dari pihak swasta untuk memimpin operasi penanggulangan bencana skala nasional tersebut secara struktural kepemerintahan.

"Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu," tegas Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, saat meluruskan rumor tersebut di kompleks Istana Kepresidenan. Beliau mengimbau publik untuk selalu melakukan verifikasi terhadap isu-isu viral yang menyangkut kebijakan strategis negara agar tidak terjebak opini menyesatkan.

Meski membantah penunjukan khusus tersebut, Istana menyatakan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi dan membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha, untuk bahu-bahu membantu memadamkan kebakaran lahan. Namun, garis komando dan penegakan hukum dalam penanganan Karhutla tetap berada secara resmi di bawah kendali lembaga negara struktural, kementerian terkait, dan jajaran TNI-Polri guna memastikan penanggulangan berjalan optimal, transparan, dan sesuai prosedur.(red/ist)