Ketegangan Ruang Publik: Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL di Plaza Stadion Patriot
Bekasi — Suasana di kawasan Plaza Stadion Patriot Chandrabaga mendadak memanas pada Sabtu malam (22/8). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto turun langsung memimpin inspeksi mendadak (sidak) penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang nekat menggelar lapak liar di area utama fasilitas publik tersebut.
Langkah tegas ini sempat diwarnai aksi adu mulut antara petugas dan para pedagang. Sejumlah oknum PKL melayangkan protes keras karena merasa sudah membayar uang koordinasi kepada pihak tertentu agar bisa berjualan.
Namun, pemerintah daerah menyatakan tidak pernah memberikan izin resmi berjualan di zona steril olahraga tersebut.
Di tengah situasi yang memanas, Tri Adhianto dengan nada bicara yang tegas langsung meredam perdebatan di lokasi kejadian. Beliau menekankan bahwa aturan tata ruang kota tidak dapat ditawar oleh pihak mana pun.
"Angkat aja angkat! Cepat angkat aja! Kenapa? Karena nggak ada pengunjung di sini, nggak ada keramaian! Bayar sama siapa? Siapa-siapa yang bayar? Tidak ada hak yang ngatur pemerintah!" tegas Wali Kota Bekasi di hadapan para pedagang yang memprotes penertiban.
Sidak ini sengaja digencarkan demi mempersiapkan kenyamanan fasilitas publik menjelang gelaran besar Festival Olahraga Masyarakat Kota Bekasi (FORKOT) 2026.
Pemkot Bekasi menegaskan tidak melarang aktivitas ekonomi warga. Melalui dinas terkait, para pedagang diarahkan untuk menempati zona kuliner yang legal di sepanjang lorong luar stadion. Langkah relokasi ini diambil agar fungsi utama plaza sebagai tempat olahraga, bermain, dan rekreasi warga tidak terganggu oleh semrawutnya lapak liar. (red/ist)