Tragedi Subuh di Cikarang: Ledakan Gas LPG 3 Kg Tewaskan Ayah dan Anak
Bekasi – Insiden memilukan melanda satu keluarga di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Sebuah ledakan tabung gas LPG 3 kg mengakibatkan seorang ayah bernama Deni Setiawan (36) dan anak kandungnya, Raihan Alfarizky (7), meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis darurat akibat luka bakar ekstrem.
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, sang ibu (Enah) berniat menghangatkan nasi, namun kompor tidak kunjung menyala akibat diduga adanya kebocoran gas yang memenuhi ruangan. Ketika kerabat berusaha membantu memperbaiki tabung gas, seketika ledakan hebat satu kali terjadi dan menyambar seluruh anggota keluarga yang terjebak di dalam rumah.
Keluarga korban sekaligus saksi mata yang tinggal bersebelahan langsung mengonfirmasi suara dentuman keras tersebut saat fajar.
"Katanya itu gas ada yang bocor. Dia minta tolong sama mantunya, minta dibenerin. Tiba-tiba satu kali meledak. Pokoknya ngebledug gitu kedengarannya," ujar Tami (55), selaku bibi korban, menceritakan kembali kronologi awal insiden memilukan tersebut kepada pihak media.
Hingga kini, empat korban luka lainnya masih harus menjalani perawatan intensif. Sang ibu dilaporkan dalam kondisi kritis di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi karena mengalami luka bakar serius.
Sementara itu, jenazah ayah dan anak yang menjadi korban tewas kini telah dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum terdekat. Kasus ledakan ini kini tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi. (red/ist)
Redaksi