Identitas Pelaku Dikantongi, Pemprov DKI Buru Perusak CCTV Pejompongan

Identitas Pelaku Dikantongi, Pemprov DKI Buru Perusak CCTV Pejompongan
source: istimewa
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat merespons aksi vandalisme yang terjadi pasca-unjuk rasa warga Pati di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8) malam. Rekaman video amatir yang viral memperlihatkan sekelompok pemuda merusak fasilitas kamera pengawas (CCTV) di kawasan Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)

Dalam video tersebut, seorang pelaku berbaju abu-abu tampak memanjat tiang dan mencopot paksa dua kamera pengawas. Sementara pelaku lainnya yang berpakaian serba hitam memukul kamera menggunakan bilah bambu panjang berkali-kali hingga hancur dengan kabel terputus.

Merespons tindakan anarkis tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung menginstruksikan jajarannya untuk mengidentifikasi para pelaku. Pemprov DKI menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk pengrusakan fasilitas publik yang dibiayai oleh uang rakyat.

Saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Jumat (28/8) sore, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta memberikan keterangan resminya terkait langkah hukum yang diambil pemerintah daerah.

"Kami sangat menyayangkan aksi anarkis ini karena CCTV berfungsi vital untuk memantau lalu lintas dan keamanan warga. Atas arahan langsung dari Bapak Gubernur Pramono Anung, kami saat ini sedang mematangkan identifikasi wajah para pelaku dari rekaman yang ada. Begitu data lengkap, kami akan segera melaporkan dan menyerahkan barang bukti ini ke pihak kepolisian agar diproses hukum secara tegas," ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi.

Selain memburu pelaku, Pemprov DKI juga bergerak cepat memulihkan situasi. Sejak Kamis tengah malam, pasukan oranye dan hijau telah diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan puing-puing sisa kericuhan. Pihak Diskominfotik DKI juga memastikan perbaikan dan pemasangan kembali kamera pengawas di titik tersebut akan segera dilakukan demi menjaga keamanan kawasan Pejompongan. (Red)