Sempat Lumpuh Total Imbas Massa Demo, Jalur KRL Palmerah - Tanah Abang Kembali Beroperasi Normal Pagi Ini
Jakarta – Layanan KRL Commuter Line lintas Green Line (Rangkasbitung/Parungpanjang - Tanah Abang PP) yang sempat lumpuh dan tertahan hanya sampai Stasiun Palmerah sejak subuh akhirnya kembali beroperasi normal secara penuh. Kepastian ini diperoleh setelah petugas gabungan berhasil mengamankan jalur rel dari kerumunan massa sisa unjuk rasa.
Berdasarkan data terkini dari KAI Commuter, pembatasan rute sempat diberlakukan pada sejumlah jadwal operasional utama seperti KA 1613D (Parungpanjang - Tanah Abang) yang terpaksa memutar balik di Stasiun Palmerah menjadi KA 1614D tujuan Rangkasbitung. Langkah darurat ini diambil demi mengutamakan aspek keselamatan penumpang akibat adanya konsentrasi massa di sekitar perlintasan sebidang JPL 41 dan bawah Flyover Slipi sejak Kamis malam.
Pembatasan jalur tersebut sempat memicu kepanikan dan penumpukan ribuan kaum pelaju (anker) di peron Stasiun Palmerah dan Kebayoran pada jam berangkat kerja.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna pagi ini. Rekayasa pola operasi mutlak dilakukan demi menjaga keselamatan bersama di tengah situasi yang berkembang di sekitar lintasan," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangan resminya. "Mulai pukul 06.43 WIB, jalur dinyatakan sepenuhnya aman dan seluruh perjalanan KRL dari arah Rangkasbitung sudah bisa masuk kembali ke Stasiun Tanah Abang."
Meskipun jalur rel utama kini sudah dapat dilalui, pihak operator memperingatkan bahwa efek domino keterlambatan jadwal masih berpotensi terjadi di sepanjang lintas Green Line akibat antrean rangkaian kereta yang sempat tertahan sebelumnya.
Aparat keamanan gabungan dan petugas stasiun masih disiagakan secara ketat di sepanjang koridor Palmerah hingga Tanah Abang untuk mengantisipasi sisa-sisa pergerakan massa. Para pengguna jasa diimbau untuk tetap tertib, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta berkala memantau pergerakan jadwal kereta real-time melalui aplikasi C-Access.(red/ist)
Redaksi