Habib Bahar Naik Pitam, Tantang Pengeroyok Lansia dan Remaja di Pejompongan: "Lawan Ana!"
Jakarta – Ketegangan menyelimuti kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pasca-kerusuhan yang pecah pada Kamis malam (27/8/2026). Insiden tragis tersebut merenggut nyawa Bambang Setiawan (59), seorang pedagang cermin, serta menyebabkan Faturohman (18), siswa kelas 12 MA Jamiat Kheir, mengalami luka-luka berat akibat amukan massa.
Merespons tragedi ini, tokoh ulama Habib Bahar bin Smith langsung mendatangi rumah duka korban di Pejompongan untuk bertakziah sekaligus menjenguk Fatur yang tengah dirawat.
Berdiri di hadapan keluarga korban dan warga setempat, emosi Habib Bahar menyulut perhatian publik setelah video pernyataannya viral di media sosial.Dengan nada tegas dan berapi-api, ia melayangkan tantangan terbuka kepada kelompok preman maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diduga kuat menjadi dalang di balik aksi biadab tersebut.
"Tindakan itu bagian dari kurang ajar, biadab. Pelaku-pelakunya wajib ditangkap dan diadili, apalagi wajah-wajah para pelaku sudah beredar di media sosial," tegas Habib Bahar dengan nada tinggi di Pejompongan.
Ia melanjutkan tantangannya secara langsung kepada kelompok pelaku, "Heh, buat preman-preman itu semua, kumpulin mereka semua menjadi satu preman-preman. Siapa pun yang berbuat kemungkaran, kumpulin semuanya. Lawan ana (saya)! Jangan sasar rakyat kecil!" sambungnya.
Bambang Kurniawan dilaporkan diseret dari gang pemukiman ke jalan raya oleh sekelompok orang bersenjata bambu saat ia hanya berniat mematikan lampu tokonya. Sementara itu, Fatur yang tidak tahu-menahu soal demonstrasi di depan Gedung DPR RI, ikut menjadi korban penganiayaan brutal.
Habib Bahar mendesak aparat Polda Metro Jaya menerapkan pasal berlapis, termasuk Pasal 170 ayat (3) dan Pasal 338 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan kematian dan pembunuhan. Bersama Front Persaudaraan Islam (FPI) dan warga setempat, kasus ini dipastikan akan terus dikawal hingga seluruh pelaku diseret ke pengadilan tanpa pandang bulu. (red/ist)
Redaksi