Semai Awan di Langit Kalbar: Upaya Menghalau Asap dan Kebakaran Lahan

Semai Awan di Langit Kalbar: Upaya Menghalau Asap dan Kebakaran Lahan
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Barat (Kalbar) dilaksanakan oleh BNPB, BMKG, dan TNI AU untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta membasahi lahan gambut.( Source: Dispenau)
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Kubu Raya – Guna menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian mengancam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di langit Kalimantan Barat.

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)

Menggunakan pesawat taktis khusus, petugas menyemai ratusan kilogram garam atau Natrium Klorida (NaCl) ke dalam awan potensial hujan pada ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut.

Langkah cepat ini diambil menyusul penurunan curah hujan yang memicu kemunculan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah rawan gambut. 

Berdasarkan pantaun instrumen navigasi udara pada pertengahan Agustus, operasi ini difokuskan pada area yang memiliki tingkat kekeringan paling kritis agar hujan buatan dapat segera membasahi lahan.

Operasi udara ini didukung penuh oleh pangkalan militer setempat guna memastikan distribusi logistik bahan semai berjalan lancar dan aman. Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Jajang Setiawan, menyatakan bahwa sinergi lintas instansi ini sangat krusial demi keselamatan masyarakat.

"Kami mengerahkan seluruh personel pendukung dan fasilitas pangkalan secara maksimal agar pesawat penyemai bisa mengudara tepat waktu ke koordinat target. Keberhasilan operasi udara ini adalah kunci utama untuk membasahi kubah gambut yang mulai mengering sebelum api meluas," tegas Jajang saat meninjau kesiapan logistik di apron bandara.

Melalui intervensi teknologi ini, hujan dengan intensitas sedang mulai membasahi beberapa wilayah tangkapan air. 

Upaya preventif ini diharapkan mampu menjaga kelembapan tanah gambut dan mencegah bencana kabut asap yang kerap melumpuhkan aktivitas ekonomi serta kesehatan warga di wilayah Kalimantan Barat. (red)