Viral Wakil Ketua BEM UI Terlibat Perdebatan Panas dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat

Viral Wakil Ketua BEM UI Terlibat Perdebatan Panas dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat
Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra terlibat adu argumen dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung. Cekcok ini terjadi di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). (Source IG)
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Jakarta - Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, terlibat adu argumen sengit dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat di kawasan Bundaran HI. Momen ketegangan ini terjadi saat demonstrasi mahasiswa pada Selasa, 18 Agustus 2026. 

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)

Pengadangan Massa di Jantung Ibu Kota

Kawasan Bundaran Hotel Indonesia menjadi saksi bisu benturan antara aspirasi mahasiswa dan barikade ketat aparat kepolisian. Massa unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang bergerak dari arah Jalan Jenderal Sudirman mendadak tertahan. 

Langkah kaki seribu mahasiswa bermantel kuning itu terhenti karena polisi memblokade jalan masuk menuju pusat. Suasana yang awalnya tertib berubah menjadi penuh tekanan. Pekikan orasi dari atas pengeras suara mulai bersahutan dengan deru mesin kendaraan petugas yang berjaga.

Ketegangan memuncak saat jajaran kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat menghentikan laju mobil komando milik mahasiswa. 

Petugas dengan tegas memerintahkan sopir kendaraan tersebut untuk segera memutar balik. Perintah sepihak ini spontan menyulut protes keras dari barisan garda depan mahasiswa. Mereka merasa hak menyuarakan pendapat di ruang publik sedang dibatasi.

Perdebatan Sengit di Depan Barikade

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, selaku Wakil Ketua BEM UI langsung turun tangan. Perempuan berjaket kuning itu berjalan cepat menembus kerumunan massa. Ia langsung berdiri berhadapan langsung dengan Kapolres di depan barikade berlapis.

Adu mulut yang panas pun tidak terhindarkan di tengah riuhnya kepungan massa. Fathimah dengan nada tinggi mempertanyakan alasan pemblokiran jalan tersebut. Saking emosionalnya, ia bahkan sempat melepas paksa alat dengar (earpiece) yang menempel di telinga sang petugas kepolisian agar suaranya didengar jelas.

Berikut adalah petikan dialog ketegangan yang terjadi di tengah aksi:

Fathimah Azzahra: "Bapak bisa dengar saya enggak! Kenapa mobil komando kami diadang?"

Kapolres: "Kalian tidak boleh masuk ke area ini. Jalan ini harus steril, silakan mobilnya putar balik!"

Fathimah Azzahra: "Siapa yang terganggu, Pak? Kami ke sini untuk menyampaikan aspirasi rakyat secara damai!"

Kapolres: "Ini demi ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas jalan raya!"

Fathimah Azzahra: "Kami punya hak konstitusi untuk bersuara! Tolong jangan halangi kami!"

Tangis di Tengah Tekanan Massa

Adu argumen yang berjalan alot itu berlangsung selama beberapa menit. Tekanan situasi yang sangat masif, himpitan barikade polisi, serta tanggung jawab besar menjaga keselamatan rekan-rekannya membuat emosi Fathimah campur aduk.

Di tengah bentakan dan ketegangan tersebut, Fathimah tidak mampu membendung air matanya. Ia menangis spontan saat terus berdebat mempertahankan posisi mobil komando mahasiswa.

Meskipun matanya berkaca-kaca, ia tetap menolak untuk mundur. Fathimah tetap berdiri kokoh memegang mikrofon komando demi memastikan tidak ada tindakan represif dari aparat kepada barisan mahasiswa di belakangnya. 

Aksi berani sang Wakil Ketua BEM UI ini pun langsung viral di berbagai platform media sosial. Rekaman video tersebut menuai banyak simpati publik yang mengagumi keberanian mahasiswa dalam mengawal demokrasi. (red/ist)