Ibu Peluk Anak hingga Napas Terakhir dalam Reruntuhan Gempa NTT
Manggarai Timur – Duka mendalam menyelimuti Nusa Tenggara Timur setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang pada Sabtu (15/8) pagi. Di tengah puing bangunan Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, ditemukan pemandangan yang menyayat hati.
Seorang ibu ditemukan meninggal dunia dalam posisi memeluk erat buah hatinya di bawah reruntuhan rumah mereka yang roboh.
Ibu tersebut berusaha melindungi anaknya dari hantaman material beton saat guncangan hebat meruntuhkan tempat tinggal mereka. Upaya evakuasi oleh warga dan petugas berlangsung dramatis.
Namun, nyawa ibu dan anak tersebut tidak dapat tertolong akibat luka berat akibat tertimbun material bangunan.
Pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban. Otoritas setempat membenarkan adanya korban jiwa dalam kondisi memilukan tersebut. Warga sekitar pun histeris saat menyaksikan jasad kedua korban diangkat dari sela-sela beton yang runtuh.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, memberikan keterangan resmi mengenai tragedi ini.
"Kami mengonfirmasi bahwa telah ditemukan korban meninggal dunia akibat gempa, yaitu seorang ibu dan anaknya yang terjebak di dalam rumah. Saat dievakuasi, posisi sang ibu sedang memeluk erat anaknya di bawah runtuhan tembok. Anggota kami bersama warga langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya. (red)
hendro