Heboh Aksi Moshing Mahasiswa di Pendopo Agung, Pihak ISI Solo Angkat Bicara

Heboh Aksi Moshing Mahasiswa di Pendopo Agung, Pihak ISI Solo Angkat Bicara
Tangkapan layar video viral di Pendopo Ageng ISI Solo, Jumat (21/8/2026) malam (Dok Ist)
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Surakarta — Jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan video yang memperlihatkan aksi sekelompok mahasiswa berjoget ekspresif meniru suasana hiburan malam di area Pendopo Ageng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Rekaman berdurasi 52 detik yang viral sejak Sabtu (22/8/2026) tersebut memicu kecaman luas dari warganet karena dinilai mencederai marwah pendopo yang sakral dan lekat dengan nilai kebudayaan Jawa.

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, tepat saat penutupan acara Expo pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Sejumlah oknum tampak melakukan aksi moshing dan berjoget liar di dekat perangkat gamelan, tanpa mengindahkan etika tempat tempat cagar budaya tersebut. Menanggapi gelombang kritik publik, manajemen kampus langsung menggelar rapat pimpinan darurat dan memberikan klarifikasi resmi.

"Terus terang kami meminta maaf kepada semua pihak atas kejadian tersebut. Itu sebetulnya joget ekspresif spontan anak-anak karena riuh musik, tanpa mereka sadari bahwa tindakan itu memiliki konotasi makna dan adab yang keliru di ruang akademik," ujar Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan ISI Solo, Esha Karwinarno, saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8/2026).

Pihak ISI Surakarta menegaskan tidak akan langsung menjatuhkan sanksi berat, melainkan memilih jalur edukasi budaya terstruktur. Manajemen menjadwalkan agenda stadium general mengenai wawasan budaya, etika, dan tata krama cagar budaya bagi seluruh mahasiswa baru guna memulihkan kembali integritas institusi yang sempat terganggu. (red/ist)