Tak Terima Dinonaktifkan, Mantan Kadishub Gowa Ngamuk Minta Apel ASN Bubar

Tak Terima Dinonaktifkan, Mantan Kadishub Gowa Ngamuk Minta Apel ASN Bubar
Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gowa, Agus Salim Harahap, yang menerobos masuk ke tengah lapangan upacara dan mencoba membubarkan paksa barisan ASN. (Source IG)
Spot Iklan Tersedia (Posting Atas)

Gowa — Suasana apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak ricuh pada Senin (24/8/2026). Insiden ini dipicu oleh aksi nekat mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gowa, Agus Salim Harahap, yang menerobos masuk ke tengah lapangan upacara dan mencoba membubarkan paksa barisan ASN secara arogan.

Spot Iklan Tersedia (Artikel 1)

Aksi tersebut terekam dalam video amatir dan langsung viral di berbagai platform media sosial. Saat kejadian, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang tengah berdiri memimpin jalannya upacara. Secara tiba-tiba, Agus Harahap merebut mikrofon komando dan berteriak lantang ke arah peserta. "Bubar, bubar! Tidak usah dilanjutkan upacaranya!" serunya di hadapan ratusan ASN yang terkejut.

Melihat aksi sepihak tersebut, mayoritas ASN secara kompak menolak bubar dan memilih tetap bertahan di barisan sebagai bentuk loyalitas pada pimpinan daerah yang sah. Ketegangan sempat meningkat saat beberapa ASN membalas teriakan tersebut untuk membela Bupati. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan setelah sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggiring mantan Kadishub tersebut keluar dari area lapangan.

Langkah penertiban birokrasi ini ditegaskan kembali oleh pihak pemerintah daerah. Pembina Utama Muda (IV/c) sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, S.Sos., M.Si., memberikan pernyataan resmi terkait duduk perkara penonaktifan pejabat di lingkup Pemkab Gowa tersebut.

"Evaluasi dan penataan organisasi yang dilakukan oleh Ibu Bupati semata-mata demi menegakkan disiplin, efektivitas kinerja birokrasi, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan prima tanpa hambatan," ujar Sekda Gowa Andy Azis Peter saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Berdasarkan informasi internal, aksi Agus Salim Harahap diduga kuat merupakan bentuk kekecewaan spontan setelah dirinya masuk dalam daftar 16 pejabat eselon II dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinonaktifkan sementara oleh Bupati Husniah Talenrang akibat proses evaluasi penegakan disiplin. Pasca-insiden, aktivitas birokrasi di Kantor Bupati Gowa dilaporkan telah kembali berjalan normal dan kondusif. (red/ist)